Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-12 of 12

Analytics

Syaiful Hasan Abdullah; Zaehol Fatah

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Indonesia, dengan tanahnya yang subur, memiliki potensi besar dalam pertanian, terutama berkat letak geografisnya di wilayah tropis yang ditandai dengan curah hujan tinggi. Kondisi ini mendukung pertumbuhan berbagai jenis tanaman secara optimal, menjadikan Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Salah satu komoditas penting adalah cabai rawit, yang memiliki rasa pedas khas dan sering digunakan sebagai bahan masakan. Selain memberikan rasa pedas yang kuat, cabai rawit juga mempercantik tampilan hidangan dan mampu meningkatkan nafsu makan. Karakteristik ini menjadikan cabai rawit sebagai elemen penting dalam kuliner Indonesia. Cabai rawit adalah salah satu komoditas utama di Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk melakukan kajian mendalam terkait tingkat produksinya, termasuk upaya mengoptimalkan hasil produksi melalui analisis berbagai faktor yang memengaruhinya. Metode data mining memungkinkan penggalian pola-pola tersembunyi yang menarik dalam kumpulan data. Selain itu, metode ini dapat digunakan untuk mengurangi kesalahan pengguna dalam proses pengolahan data. Salah satu pendekatan data mining yang efektif untuk memetakan atau mengelompokkan data serupa adalah klastering. Klastering memiliki kelebihan unik dibandingkan metode lain karena mampu mengklasifikasikan data tanpa memerlukan pengetahuan awal. Teknik ini membagi data menjadi kelompok-kelompok berdasarkan kemiripan karakteristik. Ada berbagai algoritma yang digunakan dalam klastering, dan salah satu yang paling populer adalah algoritma K-Means

Syaiful Hasan Abdullah; Zaehol Fatah

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Indonesia, dengan tanahnya yang subur, memiliki potensi besar dalam pertanian, terutama berkat letak geografisnya di wilayah tropis yang ditandai dengan curah hujan tinggi. Kondisi ini mendukung pertumbuhan berbagai jenis tanaman secara optimal, menjadikan Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Salah satu komoditas penting adalah cabai rawit, yang memiliki rasa pedas khas dan sering digunakan sebagai bahan masakan. Selain memberikan rasa pedas yang kuat, cabai rawit juga mempercantik tampilan hidangan dan mampu meningkatkan nafsu makan. Karakteristik ini menjadikan cabai rawit sebagai elemen penting dalam kuliner Indonesia. Cabai rawit adalah salah satu komoditas utama di Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk melakukan kajian mendalam terkait tingkat produksinya, termasuk upaya mengoptimalkan hasil produksi melalui analisis berbagai faktor yang memengaruhinya. Metode data mining memungkinkan penggalian pola-pola tersembunyi yang menarik dalam kumpulan data. Selain itu, metode ini dapat digunakan untuk mengurangi kesalahan pengguna dalam proses pengolahan data. Salah satu pendekatan data mining yang efektif untuk memetakan atau mengelompokkan data serupa adalah klastering. Klastering memiliki kelebihan unik dibandingkan metode lain karena mampu mengklasifikasikan data tanpa memerlukan pengetahuan awal. Teknik ini membagi data menjadi kelompok-kelompok berdasarkan kemiripan karakteristik. Ada berbagai algoritma yang digunakan dalam klastering, dan salah satu yang paling populer adalah algoritma K-Means

Badra Maitri; Hery Haryanto

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Manajemen inventaris bahan baku yang efisien sangat penting bagi kelangsungan operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di industri kuliner. Artikel ini membahas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) dalam manajemen inventaris bahan baku di Moon Cafe, salah satu UMKM di kota Batam. EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan yang optimal, sehingga biaya pemesanan dan penyimpanan bahan baku dapat diminimalkan. Sementara itu, ROP berfungsi untuk menentukan titik pemesanan ulang bahan baku agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan stok. Melalui analisis data historis konsumsi bahan baku, penerapan metode ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional Moon Cafe, mengurangi pemborosan biaya, serta meningkatkan ketersediaan bahan baku secara tepat waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan EOQ dan ROP, Moon Cafe dapat mengoptimalkan proses pengadaan bahan baku, mengurangi biaya penyimpanan, serta memastikan kelancaran produksi dan pelayanan. Kata Kunci: Bahan Baku, Efisiensi, EOQ, Manajemen Inventaris, UMKM

Badra Maitri; Hery Haryanto

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Manajemen inventaris bahan baku yang efisien sangat penting bagi kelangsungan operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di industri kuliner. Artikel ini membahas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) dalam manajemen inventaris bahan baku di Moon Cafe, salah satu UMKM di kota Batam. EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan yang optimal, sehingga biaya pemesanan dan penyimpanan bahan baku dapat diminimalkan. Sementara itu, ROP berfungsi untuk menentukan titik pemesanan ulang bahan baku agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan stok. Melalui analisis data historis konsumsi bahan baku, penerapan metode ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional Moon Cafe, mengurangi pemborosan biaya, serta meningkatkan ketersediaan bahan baku secara tepat waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan EOQ dan ROP, Moon Cafe dapat mengoptimalkan proses pengadaan bahan baku, mengurangi biaya penyimpanan, serta memastikan kelancaran produksi dan pelayanan. Kata Kunci: Bahan Baku, Efisiensi, EOQ, Manajemen Inventaris, UMKM

Bristian Firdaus; Achmad Muftizar; Aris Munandar

Parlementer : Jurnal Studi Hukum dan Administrasi Publik 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mendeskripsikan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Implementasi Perwako No. 42 Tahun 2016 Bagian 3 Pasal 5 Tentang Tugas Dinas PUPR (Studi Kasus Dinas Pekerjaan Umum Kota Prabumulih). Penelitian Ini Dilakukan Selama Tiga Bulan Dengan Menggunakan Pendekatan Kualitatif Deskriptif. Pengumpulan Data Dilakukan Melalui Wawancara, Observasi, Dan Dokumentasi. Teknik Analisis Data Dilakukan Dengan Cara Penyajian Data, Reduksi Data, Dan Penarikan Simpulan. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Salah Satu Permasalahan Yang Dihadapi Pegawai PUPR Adalah Pada Kondisi Tertentu Tidak Selalu Dapat Mengikuti Aturan Atau Tugas Pokok Dan Fungsi Yang Ada, Terkadang Pegawai Harus Lebih Fleksibel Dalam Menyesuaikan Diri Dengan Kondisi Di Lapangan Dan Terkadang Tidak Mengikuti Tugas Pokok Dan Fungsi Yang Telah Dibuat. Perwako No. 42 Tahun 2016 Bagian 3 Pasal 5 Tentang Tugas Dinas PUPR Yang Kemudian Diubah Menjadi Peraturan Wali Kota (PERWALI) Kota Prabumulih No. 10 Tahun 2017 Merupakan Suatu Kebijakan Yang Baik, Hanya Saja Bagaimana Dalam Pelaksanaanya Sangat Tergantung Pada Pegawai PUPR, Karena Kebijakan Tersebut Hanyalah Sebuah Aturan Yang Dibuat Berdasarkan Kesepakatan Bersama Untuk Dipatuhi. Lingkungan Kerja Pada Kantor PUPR Sudah Cukup Baik, Hal Ini Dapat Dilihat Dari Sikap Kerja Para Pegawai Yang Ada Di Kantor Tersebut, Kemudian Didukung Dengan Sarana Dan Prasarana Yang Memadai, Hal Ini Mengindikasikan Secara Empiris, Lingkungan Kerja Kantor PUPR Sangat Mendukung Untuk Membentuk Dan Meningkatkan Kinerja Pegawai. Ruang Kerja Pegawai Cukup Luas, Bersih Dan Dilengkapi Dengan Fasilitas Lainnya, Dengan Adanya Dukungan Tersebut, Sudah Pasti Akan Memberikan Kenyamanan Bagi Pegawai Dalam Menyelesaikan Segala Pekerjaan Dan Tugas Kantor. Kemudian Didukung Dengan Kemampuan Pegawai Dalam Bekerja Sama Dalam Tim, Pegawai Mampu Memahami Karakter Masing-Masing Dengan Setiap Kekurangan Dan Kelebihannya Sehingga Pegawai Mampu Bekerja Sama Dalam Menyelesaikan Suatu Pekerjaan Yang Menjadi Tujuan Atau Sasaran Organisasi. Situasi Di Lapangan Yang Terkadang Berbeda Dengan Apa Yang Direncanakan Dan Ditargetkan Sejak Awal Membuat Pelaksanaan Tugas Pokok Dan Fungsi Pegawai PUPR Tidak Dapat Terlaksana Dengan Baik.

Muhammad Riza Aimar; Meriska Defriani; Muhamad Rafi Muttaqin

Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Setiap aplikasi tidak lepas dari yang namanya user interface dan user experience. User Interface (UI) adalah cara aplikasi berinteraksi dengan user. User interface mengandung beberapa elemen dari sebuah aplikasi seperti control, tombol, blocks, dan semua elemen yang ada pada aplikasi. Aplikasi Lazatto ditemukan bahwa terdapat masalah di aspek UI dan UX pada aplikasi mobile Lazatto, UI pada desain Lazatto masih memiliki masalah seperti ukuran icon yang tidak konsisten, button tambahkan pada fitur menu dengan tulisan yang sangat kecil sehingga user harus melihat lebih teliti, ada icon yang tidak diperlukan pada fitur menu "combo", ukuran, ketebalan, dan jenis font yang berbeda-beda, desain tampilan kurang menarik. Berdasarkan permasalahan yang telah dipaparkan diatas pada aplikasi mobile Lazatto untuk mengatasinya maka perlu dilakukan redesign (Desain ulang) tampilan aplikasi Lazatto dengan memperhatikan aspek UI/UX menggunakan metode Lean UX. Metode ini memiliki kelebihan seperti “Hemat Biaya, Hemat Waktu, User-centric, dan Data-driven”. Berdasarkan hasil kuesioner SUS pada evaluasi awal dengan tampilan aplikasi mobile Lazatto mendapatkan rating “Poor” dengan skor 40,667 grade scale “F”. Setelah dilakukan perancangan ulang desain tampilan aplikasi mobile Lazatto, hasil kuesioner pada evaluasi akhir menghasilkan skor 75,667 dengan rating “Good” dan grade scale “C”.

Rahardian Luthfi Prasetyo; Ahmad Nugroho Jati; I Made Adhi Wiryawan; Muhammad Ibkar Azki Himmawan

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Pemanfaatan spektrum gelombang radio telah meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir, namun tidak sejalan dengan ketersediaan frekuensi yang tersedia untuk pengguna. Fenomena ini diperparah oleh banyaknya pita frekuensi yang tidak digunakan oleh pemiliknya, yang menciptakan spectrum holes atau white spaces. Dalam konteks ini, teknologi Cognitive radio (CR) menjadi penting karena memungkinkan pengguna sekunder (secondary user) untuk mengakses dan menggunakan spectrum holes tanpa mengganggu pengguna primer (primary user). CR memungkinkan adaptabilitas perangkat radio dengan memanfaatkan cognitive cycle, dengan tahap utamanya adalah Spectrum sensing, di mana perangkat CR mencari spectrum holes dalam spektrum radio yang tersedia. Tahap berikutnya, Spectrum analysis dan Spectrum Decision, memungkinkan CR untuk mengoptimalkan penggunaan spektrum sesuai dengan kondisi yang ditemui. Paper ini bertujuan untuk melakukan tinjauan singkat terhadap implementasi CR, khususnya pada aspek spectrum sensing. Kami mengevaluasi berbagai teknik spectrum sensing, mengidentifikasi kelebihan, kekurangan, serta tantangan yang dihadapi. Dengan teknologi CR, pemborosan sumber daya spektrum dapat diminimalkan dan efisiensi komunikasi nirkabel dapat ditingkatkan. Paper ini memberikan pemahaman mendalam tentang pengembangan terbaru dalam spectrum sensing pada jaringan radio kognitif, serta memberikan panduan bagi penelitian dan implementasi di masa depan.

Ratih Eka Fitrianingrum; Ferry Diana Karmilasari

Jurnal ilmu Kesehatan Umum 2024 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

This research reviews the relationship between body weight and increased cholesterol levels. This research was carried out at the Kebun Jatirono Health Center, Kalibaru District, Banyuwangi using observational analytical research and using cross-sectional measurements because in this research the researcher aims to determine the existence of a relationship between the two variables being studied by only observing without intervention on the variables to be studied and measurements or observations of respondents who were overweight were 22 employees or 73.3%. Then, most of the employees at the Kebun Jatirono Health Center, Kalibaru Banyuwangi District who were respondents experienced increased cholesterol levels, namely 14 people or 46.7% had moderate cholesterol levels. And there is a relationship between employee overweight and increased cholesterol levels at the Kebun Jatirono Health Center, Kalibaru Banyuwangi District. Using the Spearman Rank Correlation statistical test, the calculated ρ value = 0.573 > from the table ρ value = 5% Error Degree = 0.363 and 1% Error Degree = 0.478.

Ifah, Khudzaifah Nuqia; Ervinatus Tri Wulansari; Sudarti; Firdha Kusuma Ayu Anggraeni; Firlya Ika Septiviana

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2024 Politeknik Negeri FakFak

Abstrak. Indonesia menjadi salah satu negara dengan kekayaan alam yang melimpah terutama dalam sektor pertanian. Faktor seperti cuaca yang tidak menentu dan curah hujan yang tinggi dapat mengganggu proses panen dan pengeringan hasil pertanian. Pengeringan merupakan salah satu langkah penting dalam pemrosesan hasil pertanian, terutama dalam menjaga kualitas dan mengurangi risiko kerusakan akibat kelembaban berlebih. Oleh karena itu, penggunaan mesin pengering hasil pertanian menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai pemanfaatan teknologi kelistrikan pada beberapa mesin pengering pertanian dengan metode pengumpulan data dari literatur yang telah kami peroleh. Hasil penelitian ini akan menjelaskan terkait prinsip kerja, kelebihan, serta kekurangan dari tiap mesin pengering pertanian serta membuktikan bahwa peran kelistrikan dalam penggunaan mesin pengering di pertanian dapat membantu proses pengeringan dari hasil pertanian dengan cara mengeluarkan atau menghilangkan sebagian besar kadar air dari bahan hasil panen dengan memanfaatkan energi panas.

Sumarmi, Kharis Triyono &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2024 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat ini telah dilakasanakan pada hari Rabu, 30 Agustus 2017 di Desa Wonorejo Kec. Gondangrejo Kab Karanganyar Jawa tengah. Pengabdian masyarakat ini berjudul “Pembuatan dan pemanfaatan Pupuk Organik Cair” yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan ketrampilan melalui penyuluhan dan pelatihan serta aplikasi pembuatan pupuk organik cair serta pemanfaatannya di bidang pertanian khususnya tanaman buah dan bunga-bungaan juga memahami mengenai keunggulan atau kelebihan pupuk organik.Kata kunci : pembuatan, pemanfaatan, pupuk organik cair

Sugianto Sugianto; Sriwahyuni Sriwahyuni

Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The study was conducted at Bank Syariah Indonesia KC. Kutacane with the aim of understanding the execution of the musyarakah reform at Bank Syariah Indonesia KC. Kutacane and the compliance of the musyarakah reform practice with the DSN-MUI No.08/DSN-MUI/IV/2000 fatwa on musyarakah. This study employs a deskriptif kualitatif method using the technique of gathering data through open communication with the parties involved in the musyarakah reform at Bank Syariah Indonesia KC.Kutacane. The study’s findings indicate that the musyarakah redevelopment practice implemented by Bank Syariah Indonesia KC. Kutacane’s implementation of this practice complies with the DSN-MUI/IV/2000 fatwa regarding musyarakah in several poins. However, the fourth poin’s remuneration is explained as follows: a mitra may declare that if the profit exceeds a certain amount, kelebihan or prosentase will be given to the individual. In practice at BSM, profit has already been determined by taking into account the modalities.

Salsabila, Unik Hanifah; Lailatul, Chairani; Aziza, Miftah; Nur, Ririn; Zakaria, Hazam

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perkembangan teknologi di era digital yang semakin pesat mengakibatkan perubahan gaya belajar dari yang dulunya tradisional menjadi gaya belajar modern. Penggunaan aplikasi Google Docs bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kolaboratif oleh pendidik semua mata pelajaran baik itu umum maupun agama. Memanfaatkan Google Docs sebagai media pembelajaran merupakan langkah tepat yang diambil, sebab aplikasi Google Docs bisa diakses kapan dan di mana saja, sehingga mempermudah koordinasi dan kolaborasi dalam pembuatan tugas kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan atau memaparkan manfaat aplikasi Google Docs sebagai media pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang kolaboratif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskripsi, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka dengan mengumpulkan beberapa jurnal, arikel, dan buku yang relevan dengan Pemanfaatan Google Docs dalam Diskusi Kolaboratif Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Analisis menggunakan literatur kepustakaan yang dijelaskan dalam teks naratif dan hasil pengamatan dari penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembaca dapat mengetahui cara memanfaatkan fitur kolaboratif Google Docs, kelebihan dan kekurangan Google Docs sebagai salah satu media pembelajaran, dan mengetahui bahwa aplikasi Google Docs dapat memaksimalkan diskusi kolaboratif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Berdasarkan hasil tinjauan, dapat disimpulkan bahwa Google Docs cocok digunakan sebagai media untuk berdiskusi kolaboratif pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam secara daring.