Publication Search

80,083 articles from 753 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 23

Analytics

Astuti, Lutfia Andi; Zainuddin , Asnia; Pratiwi, Arum Dian

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kelelahan mata (astenopia) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh pekerja yang menggunakan komputer dalam waktu yang lama. Penggunaan komputer secara terus-menerus dapat menyebabkan berbagai keluhan seperti mata perih, mata kering, mata berair, penglihatan kabur, dan sakit kepala yang dapat memengaruhi kenyamanan serta produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata (astenopia) pada pekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025 yang meliputi usia, jarak monitor, masa kerja, lama paparan komputer, dan istirahat mata. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2026. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dengan jumlah sampel sebanyak 188 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji Spearman Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia (p-value = 0,000) dan masa kerja (p-value = 0,000) dengan kelelahan mata (astenopia), sedangkan jarak monitor (p-value = 0,051), lama paparan komputer (p-value = 0,056), dan istirahat mata (p-value = 0,452) tidak menunjukkan adanya hubungan dengan kelelahan mata (astenopia).  Kesimpulan: Usia dan masa kerja berhubungan dengan kelelahan mata (astenopia) pada pekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, sedangkan jarak monitor, lama paparan komputer, dan istirahat mata tidak berhubungan dengan kelelahan mata.  

Dina Hakiki; Sudi M. Al Sasongko; Made Sutha Yadnya

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study investigates the performance of Internet of Things (IoT)-based monitoring systems using a mobile hotspot and IoT sensors for temperature and humidity data transmission. The research is based on the IoT concept, which enables electronic devices to communicate and exchange data through internet networks without direct human intervention. System performance was evaluated using standard Quality of Service (QoS) parameters, including throughput, packet loss, delay, and jitter. The experimental setup utilized a NodeMCU ESP32 microcontroller and a DHT22 sensor, with measurements conducted at various transmission distances through wireless communication media. The objective was to determine the reliability of hotspot connectivity and sensor communication in supporting IoT applications. The results indicate that the optimal performance was achieved at a distance of 20 meters using a 40-lambda variation. Furthermore, the communication signal between the ESP32 device and the mobile hotspot remained detectable up to a maximum distance of 32 meters. These findings demonstrate the effectiveness of the proposed IoT system for environmental monitoring applications within specific transmission ranges.

Ardana , Denny Fachreza; Setiadi , Teguh; Muthohir, Moh; Ardana , Denny Fachreza; Setiadi , Teguh +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Perkembangan teknologi mendorong penerapan sistem otomatis dalam bidang pertanian, termasuk pada proses penyiraman tanaman. Kelembapan tanah merupakan faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, namun pada Persemaian RBC Perhutani BKPH Bawang, penyiraman masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi tidak terkontrol dan menyebabkan kelebihan air. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring serta penyiraman tanaman otomatis berbasis ESP8266 dengan sensor kelembapan tanah. Sistem ini menggunakan sensor kelembapan tanah sebagai input, ESP8266 sebagai pengendali utama, relay untuk mengontrol pompa air, modul RTC sebagai penjadwalan, serta aplikasi Blynk untuk monitoring jarak jauh. Metode penelitian meliputi perancangan, pembuatan, dan pengujian sistem. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja dengan baik, di mana pompa aktif saat kelembapan tanah di bawah 60% V/V dan berhenti saat di atas 60% V/V, serta dapat melakukan penyiraman terjadwal dua kali sehari. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam penyiraman tanaman.

Walidin, Adamsyach Prana; Kiswanto, Dedy; Zai, Tri Sapta Warman; Sagala, Fafmi; Walidin, Adamsyach Prana +3 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Peningkatan kasus gangguan kardiovaskular menuntut adanya sistem pemantauan detak jantung yang tidak hanya akurat, tetapi juga mampu memberikan respons cepat terhadap kondisi abnormal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan detak jantung berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost) untuk mendeteksi pola detak jantung abnormal secara real-time serta memicu respons otomatis melalui Miniature Medical Car. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode simulasi, di mana data denyut jantung dikumpulkan menggunakan Pulse Armband berbasis ESP32-C3 Mini dan sensor MAX30102, kemudian dikirim ke server untuk diproses melalui pipeline data mining. Dataset penelitian terdiri dari 800 sampel yang dibagi menjadi kelas normal dan abnormal, kemudian diolah menjadi 14 fitur statistik dan variabilitas detak jantung untuk proses pelatihan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model XGBoost mencapai akurasi 94%, precision 93,3%, recall 93,3%, F1-score 0,933, serta ROC-AUC 0,96, yang mengindikasikan kinerja tinggi dalam membedakan pola detak jantung normal dan abnormal. Integrasi model dengan miniature car memungkinkan sistem memberikan respons fisik secara otomatis saat mendeteksi kondisi berisiko. Kontribusi penelitian ini mencakup pengembangan sistem IoT–ML real-time yang efisien, penggunaan fitur statistik ringkas untuk data fisiologis, serta implementasi respons berbasis robotik. Implikasi penelitian membuka peluang penerapan pada sistem monitoring medis jarak jauh, lingkungan publik, maupun perangkat asistif berbiaya rendah.

JOHANNES, CHERYL

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2026 Institut Teknologi Indonesia

Adanya risiko pencemaran lingkungan dan ledakan yang disebabkan oleh tekanan balik pada aliran gasbuang sehingga diperlukan pembuatan sistem pengapian (ignitor) otomatis dimana gas buang dapatterbakar sebelum dilepaskan ke lingkungan. Perangkat ini menggunakan modul MAX6675, sensortermokopel tipe-K, mikrokontroler ESP32, aktuator ignitor elektrik, tampilan LCD I2C, dan platformBlynk untuk monitoring jarak jauh. Pipa Ignitor yang berfungsi untuk menghasilkan api kecil suhunyaakan dideteksi oleh sensor termokopel, dimana besar kecilnya temperatur akan diberikan oleh termokopelmelalui modul MAX6675 kepada mikrokontroller, lalu diolah oleh mkrokontroller. Hasil dari pengolahanmikrokontroller akan diberikan kepada ignitor untuk memerintahkan apakah ignitor On atau Ignitor Off.Suhu dan status ignitor ditampilkan melalui LCD dan Blynk pada monitoring jarak jauhnya. Rentang suhuuji 0°C-100°C, pengujian mengukur waktu respons ignitor, akurasi suhu, dan efektivitas pembakaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor sangat akurat (selisih <1%), sistem dapat mengaktifkanignitor secara Otomatis (SUHU1 untuk pembacaan sensor) sesuai ambang suhu yang ditetapkan (ignitorON di bawah 100 °C dan OFF di atas 100 °C), Serta terdapat sistem Manual (SUHU2) yang dapat disebutjuga sistem bypass yang mengaktifkan ignitor hanya dengan mengaktifkan tombol FIRE. Jarak antara busidan elektroda pemantik ssebesar 50 mm merupakan jarak untuk mendapatkan nyala api terbaik. Sistemotomatis maupun manual dari ignitor ini dapat dimonitor melalui LCD, Blynk dan pembacaan faultnyadapat bekerja sesuai dengan perancangan.

Sulaeman, Eman

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2026 Institut Teknologi Indonesia

Boiler merupakan komponen vital dalam operasional Pemnagkit Listriik Tenaga Sampah, Dimana sampahmenjadi bahan bakar Utama yang diolah menjadi panas yang dipergunakan untuk mendidihkan airdidalam boiler. Operasional boiler memerlukan pengawasan ketat terhadap parameter suhu, tekanan, danlevel air untuk mencegah risiko kecelakaan kerja dan inefisiensi energi. Namun, sistem pemantauankonvensional seringkali masih bergantung pada pengecekan manual yang berisiko terjadi kesalahanmanusia (human error). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistemkontrol otomatis boiler berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai unitpemroses utama. Sistem ini dilengkapi dengan sensor suhu, sensor tekanan, dan Level Switch untukmendeteksi level air secara real-time. Data dari sensor dikirimkan ke aplikasi Blynk melalui jaringan Wi-Fi, yang memungkinkan operator melakukan pemantauan dan pengendalian jarak jauh melaluismartphone. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengotomatisasi pengisian air danpengeluaran uap dengan tingkat akurasi yang tinggi serta latensi pengiriman data yang minimal.Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan standar keselamatan kerja, efisiensi operasional,dan memperpanjang usia pakai komponen boiler melalui pemeliharaan preventif yang lebih akurat.Kata Kunci: Boiler, IoT, ESP32, Sistem Kontrol Otomatis, Monitoring Real-time.

Mase, Elfrida Melania; Witi, Ferdinandus Widang; Bhae, Benediktus Yoseph; Mase, Elfrida Melania; Witi, Ferdinandus Widang +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pemantauan ketinggian air pada tangki penampungan air di Universitas Flores dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Pada era digital saat ini, pemantauan air secara manual masih banyak diterapkan, sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan dan ketidakakuratan dalam pengelolaan sumber daya air. Sistem yang dirancang mampu melakukan pemantauan ketinggian air secara otomatis dan real-time, menyediakan data yang akurat bagi pengelola fasilitas, serta mengurangi risiko terjadinya pemborosan air. Dengan memanfaatkan sensor ultrasonik dan mikrokontroler, sistem ini dapat mengendalikan pompa air secara otomatis berdasarkan ketinggian air yang terdeteksi. Sistem ini juga mengintegrasikan transmisi data wireless sehingga informasi pemantauan dapat diakses dari jarak jauh melalui perangkat yang terhubung. Pendekatan ini mampu meminimalkan kesalahan manusia dan meningkatkan keandalan pengamatan ketinggian air dalam jangka waktu yang panjang. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan air di lingkungan Universitas Flores serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dalam penerapan teknologi IoT pada manajemen sumber daya air. Dengan sistem ini, pengelola fasilitas dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat serta mengurangi ketergantungan pada pemantauan manual yang kurang efisien. Selain itu, sistem ini mendukung penggunaan air yang sustainable dengan mencegah terjadinya luapan maupun kekurangan air. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat menjadikan Universitas Flores sebagai pelopor dalam penerapan sistem pemantauan air yang efisien dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan.

Marzuarman; Abidin, Zainal; Nofiar Am, Andri; Azizul; Baidillah, Desqi +2 more

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2025 Politeknik Negeri FakFak

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi keberadaan dosen dan karyawan di Gedung Elektro Politeknik Negeri Bengkalis menggunakan metode face recognition berbasis Haar Cascade untuk deteksi wajah dan Local Binary Pattern Histogram (LBPH) untuk klasifikasi wajah. Sistem memanfaatkan ESP32-CAM sebagai perangkat akuisisi citra dan aplikasi Python untuk antarmuka grafis (GUI) secara real-time. Pengujian dilakukan pada variasi jarak (0,5 m, 1 m, dan 2 m) serta kondisi pencahayaan (terang, sedang, gelap). Hasil menunjukkan akurasi deteksi wajah rata-rata mencapai 83%, dengan pencahayaan terang dan sedang menghasilkan akurasi 100%, sedangkan kondisi gelap turun hingga 50%. Akurasi pengenalan wajah rata-rata sebesar 60%, dengan rincian 92% pada jarak 0,5 m, 50% pada 1 m, dan 33% pada 2 m. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan informasi keberadaan cdosen dan karyawan secara real-time, meskipun kinerja masih terbatas oleh kualitas kamera 2 MP, kondisi pencahayaan, dan jumlah dataset terbatas. Penelitian ini memberikan kontribusi pada implementasi monitoring keberadaan berbasis face recognition di lingkungan kampus serta menjadi dasar pengembangan lebih lanjut dengan kamera resolusi tinggi, metode deep learning, dan integrasi sistem absensi.

Supriyanto Supriyanto; supriyanto supriyanto; Nuris Dwi Setiawan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Pemantauan suhu dan kelembaban secara real-time merupakan kebutuhan penting dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, pertanian, industri, dan pengelolaan lingkungan, guna menjaga stabilitas kondisi ruangan dan mencegah kerusakan pada peralatan elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring suhu dan kelembaban berbasis mikrokontroler ESP32 dengan sensor DHT22. Sistem dirancang untuk menampilkan data secara langsung melalui layar OLED dan aplikasi Blynk sehingga memungkinkan pemantauan jarak jauh secara real-time. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pengujian pada dua skenario, yaitu ruang tertutup dan area terbuka, dengan titik kendali kelembaban relatif (RH) sebesar 65%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja secara efektif dalam kondisi ruang tertutup, di mana kelembaban meningkat dari 54,5% menjadi 65% RH dalam waktu 10 menit dan kemudian dapat dipertahankan stabil melalui mekanisme kendali otomatis. Namun, pada area terbuka, sistem tidak menunjukkan peningkatan kelembaban yang signifikan karena adanya sirkulasi udara bebas yang mempercepat dispersi uap air. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sistem monitoring berbasis ESP32 ini efektif digunakan pada ruang dengan kondisi lingkungan yang terkontrol, serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada aplikasi rumah pintar (smart home) dan sistem industri berbasis Internet of Things (IoT).

Al Qurniafan Hadi Jaya; Zakiyah Amalia

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

A 300 kVA generator set is an important tool as a backup power source in many sectors. Manual monitoring of generator set performance is often inefficient and can cause delays in detecting problems. Various advances in Internet of Things (IoT) technology have enabled the design of remote monitoring systems to overcome these limitations. This study aims to develop an IoT-based monitoring tool capable of monitoring important generator set parameters such as voltage, current, power, and engine temperature in real-time. This will enhance generator set management efficiency and reduce the risk of damage. The method used is an experimental approach involving the creation of an IoT-based monitoring system prototype. Operational data from the generator set is collected using sensors and then transmitted to an IoT platform for analysis. This research uses PZEM-004T sensors to monitor parameters such as power, current, and voltage. RTD PT100 sensors monitor parameters such as engine temperature, oil temperature, and turbo temperature. Honeywell PX3 sensors monitor oil pressure. Honeywell 1GT101DC sensors monitor engine speed. The results of the study show that the device works well with an average error of 0.76% from the sensors used. The greater the distance between the Wi-Fi modem and the device, the slower the data response speed.

Nurhanif, Nurhanif; Nurhanif Nurhanif; Yanti, Yeni; Baihaqi, Baihaqi; Maghfirah, Geubrina

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Proses budidaya jamur tiram sangat tergantung dengan kestabilan pada kondisi lingkungan, terutama suhu ruangan dan kelembapan yang harus di perhatikan oleh para petani.  Hal ini menjadi permasalahan ketika proses pemantauan dan pengendalian lingkungan secara manual dilakukan, membutuhkan tenaga yang kuat dan waktu yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan Mendesain rancangan sistem monitoring dan kendali suhu ruangan budidaya jamur tiram secara otomatis dan jarak jauh berbasis teknologi Internet of Things (IoT) untuk para petani. Dalam proses sistem ini penelitian ini memanfaatkan sensor suhu dan kelembapan DHT11 sebagai input, mikrokontroler Arduino Uno sebagai pemroses data, dan modul ESP8266 sebagai pengirim data nirkabel ke aplikasi Android berbasis Blynk.  Adapun metode dalam penelitia ini digunakan pengembangan yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) model waterfall, dan menganalisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga pemeliharaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca suhu dan mengaktifkan blower (kipas) secara otomatis ketika suhu melebihi ambang batas, serta menampilkan data suhu dan status kipas secara real-time melalui aplikasi Blynk. Dengan adanya sistem ini, pemantauan dan pengendalian lingkungan budidaya jamur dapat dilakukan lebih efisien dan fleksibel dan mendukung produktivitas budidaya secara optimal.

Mu’alimah Hudatwi; La Ode Wahidin; Aditya Pamungkas; Irma Akhrianti; Eva Utami +5 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2025 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The industrial revolution 4.0 has begun to develop in aquaculture activities by utilizing the internet of things (IoT) in the last decade. The increase in intensive shrimp farming on Bangka Island in recent years is still conventional witfar from the use of digital and internet-based technology, especially vaname shrimp farming, including the Bio Ebi Micro Pokdakan in Air Mawar Village. This activity aims to design a water quality monitoring system that can be used in vaname shrimp aquaculture ponds. The main components in designing a remote-based pond water quality monitoring system consist of sensors, processing, data transmission, data storage and display. The activity has started with the design of a water quality monitoring tool in October - November 2022 in the Instrumentation and Acoustics Section of the Marine Science Laboratory at Bangka Belitung University which is then used by partners to monitor water quality conditions in shrimp ponds at Pokdakan Mikro Bio Ebi partners

Mukhlison Mukhlison; Andiko Dodik Nurjaya

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The high rate of motorcycle theft in Indonesia is a serious issue requiring an innovative, technology-based solution. This study aims to design and develop a motorcycle security system that integrates biometric authentication using a fingerprint sensor, real-time GPS tracking, and remote control based on the ESP32 microcontroller. The system allows users to start or stop the engine using registered fingerprints only, monitor vehicle location via GPS Tracker EV02, and control the motorcycle remotely through an internet-based application. Test results show that the system can accurately recognize fingerprints within 2 seconds, activate a buzzer for one minute upon unauthorized access attempts, and display the vehicle's location with an accuracy of 3–12 meters. Additionally, the use of the waterproof R503 fingerprint sensor ensures the system functions reliably in wet conditions. This integrated system has proven effective in enhancing the security of two-wheeled vehicles and offers a viable alternative to traditional security mechanisms.    

MHD Micho Januar Prananta; Akim Manaor Hara Pardede; Melda Pita Uli Sitompul

Repeater : Publikasi Teknik Informatika dan Jaringan 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The increasing waste problem requires innovative solutions that are efficient and sustainable. This study aims to design and build an Internet of Things (IoT) based garbage cleaning robot that can be monitored and controlled remotely. This system is designed by utilizing a microcontroller as the main brain, sensors to detect the presence of garbage, and an IoT-based communication module that allows monitoring and control of the robot via mobile devices or the web. Based on the results of the analysis and testing carried out, this study shows that the use of ESP8266 in the RC Trans Robot motor control with the Blynk application has succeeded in significantly increasing system efficiency. The system successfully responds to user input via a mobile application and can control the movement of the robot in real-time. The performance of the robot system controlled via a WiFi network shows good stability in various test scenarios. The robot can operate effectively within a distance that matches the range of the WiFi network, with fast control response and reliable communication.

Dewi, Nurul Aulia

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Kucing merupakan tipe hewan yang mudah dalam pemeliharaan. Dalam pemeliharaan hewan, memiliki aspek penting yang perlu diperhatikan yaitu terkait pemberian pakan. Tetapi, kadang kala aktivitas pemberian pakan sulit dilakukan jika pemilik hewan sedang sibuk dalam aktivitas atau sedang berada di luar rumah. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi Internet of Things yang dapat mempermudah manusia dalam memantau sesuatu dari jarak jauh, penelitian ini memberikan solusi untuk membuat alat pakan kucing otomatis yang dapat dipantau melalui aplikasi Android dari serta dapat membuat penjadwalan pemberian pakan. Adanya sistem ini, dapat memudahkan pemilik kucing untuk melakukan aktivitas pemberian pakan pada kucing sesuai waktu yang telah ditentukan, dan juga dapat melakukan penjadwalan pemberian pakan dengan menetapkan waktu pemberian pakan dan takaran porsi pakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ADDIE. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan setelah melewati pengujian menunjukkan bahwa alat pemberian pakan otomatis yang dibangun dapat mengeluarkan pakan dengan tingkat keberhasilan 95,62%, dengan rata-rata error 4,38% atau selisih sekitar 1-3 gram dari berat porsi pakan yang dimasukkan pengguna. Aplikasi Android yang dibangun juga dapat menerima informasi mengenai berat pakan, notifikasi aktivitas alat, serta melakukan pengaturan jadwal dan notifikasi.

Randy Rahmanto; Belinda Ayuningtyas; Sulistyo Widodo

Uranus: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Indonesia's aerospace sector plays a crucial role in maintaining national sovereignty. However, the country's airspace is often infiltrated by irresponsible parties, necessitating an effective monitoring system. Unmanned radio-controlled helicopters are a potential solution, although they are limited in range. This study aims to design a long-range control system for radio-controlled helicopters using satellite phone communication, which offers wide coverage and can reach remote areas. The system comprises a remote control, a radio converter circuit, an audio mixer, and a satellite phone. The radio converter functions to transform the radio control signal frequency into its original frequency without a carrier frequency, which is then re-converted to be compatible with satellite phone input for signal transmission. Test results indicate that the system can transmit control signals with adequate frequency stability within the expected range. Despite minor oscillator instability at certain stages, the system overall operates as designed. In conclusion, this satellite phone-based control system effectively extends the operational range of radio-controlled helicopters and serves as a strategic solution for monitoring Indonesia's airspace.

Aji Nugraha; Diana Alia; Eddi Eddi

Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

The remote-control system on this Unmanned Surface Vessel (USV) or unmanned ship uses Long Range (LoRa) technology. LoRa was chosen because of its ability to transmit data over long distances with low power consumption, making it very suitable for applications in the maritime environment. The control system on the USV is responsible for controlling movement, so it involves several technologies and components that work together to ensure the USV can operate efficiently. The way a USV works involves several systems working together to allow the autonomous vehicle to operate on the water surface unmanned or without direct human intervention. Under Line of Sight (LOS) conditions, the range of LoRa-02 to control unmanned is success rate up to a distance of 100 meters and achieved a 100% for data transmission. However, in the Non-Line of Sight (NLOS) test, there was a decrease in the range of only 70 meters due to obstacles such as trees or other objects. The transmitted data comes from the wireless camera in the form of images with timestamp displayed in real-time. The display from the wireless camera is utilized for visual field monitoring and can be monitored remotely.

Richard John Octavianus S; Subairi, Subairi; Rifki Hari Romadhon

Uranus: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Pengelolaan energi listrik yang tepat merupakan faktor penting dalam mengelola konsumsi energi listrik secara lebih efisien, konsep yang sangat penting di fasilitas-fasilitas seperti Gedung Teknik Elektro Universitas Merdeka Malang. Penelitian ini menggabungkan penggunaan energi listrik yang dipantau dengan bantuan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) melalui komunikasi Modbus-LoRa WAN. SCADA adalah sistem integratif dan waktu nyata untuk pemantauan dan pengendalian, Modbus cocok untuk kolaborasi yang andal, sementara LoRaWAN unggul dalam menyediakan sistem nirkabel jarak jauh. Sistem ini terdiri dari sensor energi listrik, unit kontrol, dan peralatan komunikasi yang semuanya digunakan untuk memantau, memproses, dan menyampaikan informasi terkait penggunaan listrik. Makalah ini juga mengungkapkan hasil implementasi di Gedung Teknik Elektro UNMER, di mana sistem yang diidentifikasi dapat menyediakan informasi waktu nyata tentang konsumsi energi listrik. Implementasi ini sebaiknya digunakan sebagai referensi untuk mencapai cara yang lebih cerdas dan berkelanjutan dalam mengelola energi di gedung-gedung lainnya.

Susilo, Tedi; David, Felix

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2023 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Latar belakang penelitian ini adalah adanya kebutuhan para peternak akan adanya sistem pemantauan gas berbahaya untuk kandang peternakan ayam. Setiap harinya ayam mengeluarkan kotoran 0.1 kg/hari untuk setiap satu ekor ayam yang jika menumpuk dan tidak didaur ulang akan menyebabkan polusi udara, serta terbentuknya gas berbahaya yaitu amonia dan metana. Gas amonia yang berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan ayam dan juga manusia di sekitarnya. Sedangkan gas metana dapat mencemari udara serta merupakan salah satu gas rumah kaca. Dengan kondisi tersebut diperlukan sistem monitoring kondisi udara agar tidak kadar kedua gas berbahaya tersebut tidak berlebihan. Penelitian ini mengusulkan pemantauan gas berbahaya  tersebut menggunakan sensor dan berbasis Internet of Things (IoT). Tujuannya agar peternak dapat melakukan pemantauan dari jarak jauh dengan menggunakan perangkat smart phone. Perangkat yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensor MQ-4 untuk deteksi metana, sensor MQ-135 untuk deteksi amonia dan ESP8266 sebagai microcontroller untuk perangkat IoT. Hasil penelitian ini dapat membantu peternak untuk menjaga kualitas udara di lingkungan kandang peternakan ayam yang dikelolanya.

Koromari, Balvin Immanuel; David, Felix

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2023 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Abstrak - Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan potensi kelautan dan perikanan sehingga banyak sekali masyarakat yang gemar memelihara ikan hias.  Meski demikian, dalam pemeliharaan ikan hias masih ditemui beberapa kendala. Salah satunya adalah kesulitan dalam mengontrol pakan ikan secara realtime, terutama ketika pemelihara tidak bisa melakukan secara langsung di lokasi. Demikian juga dengan pengontrolan kualitas air yang cukup menyulitkan. Dengan adanya teknologi informasi yang semakin berkembang, dapat membantu peternak dalam melakukan kontrol jarak jauh menggunakan Internet of Things (IoT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem pakan otomatis serta monitoring Total Disslove Solid  (TDS), sehingga kualitas air akuarium dapat dipantau secara remote dengan memanfaatkan IoT. Hasil dari pengujian  menunjukkan bahwa sensor TDS dapat mengidentifikasi kualitas air akuarium, terutama terkait dengan tinggi rendahnya larutan kadar TDS di dalam air. Sedangkan pemberian pakan pada ikan hias dapat diberikan secara otomatis sesuai dengan jadwal pemberian pakan yang telah diatur sebelumnya.