SISTEM PEMANTAUAN GAS BERBAHAYA PADA PETERNAKAN AYAM BERBASIS INTERNET OF THINGS

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Universitas Kristen Satya Wacana

📄 Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya kebutuhan para peternak akan adanya sistem pemantauan gas berbahaya untuk kandang peternakan ayam. Setiap harinya ayam mengeluarkan kotoran 0.1 kg/hari untuk setiap satu ekor ayam yang jika menumpuk dan tidak didaur ulang akan menyebabkan polusi udara, serta terbentuknya gas berbahaya yaitu amonia dan metana. Gas amonia yang berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan ayam dan juga manusia di sekitarnya. Sedangkan gas metana dapat mencemari udara serta merupakan salah satu gas rumah kaca. Dengan kondisi tersebut diperlukan sistem monitoring kondisi udara agar tidak kadar kedua gas berbahaya tersebut tidak berlebihan. Penelitian ini mengusulkan pemantauan gas berbahaya  tersebut menggunakan sensor dan berbasis Internet of Things (IoT). Tujuannya agar peternak dapat melakukan pemantauan dari jarak jauh dengan menggunakan perangkat smart phone. Perangkat yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensor MQ-4 untuk deteksi metana, sensor MQ-135 untuk deteksi amonia dan ESP8266 sebagai microcontroller untuk perangkat IoT. Hasil penelitian ini dapat membantu peternak untuk menjaga kualitas udara di lingkungan kandang peternakan ayam yang dikelolanya.

🔖 Keywords

#Internet of Things (IoT); deteksi amonia; deteksi metana; gas berbahaya

ℹ️ Informasi Publikasi

Tanggal Publikasi
30 October 2023
Volume / Nomor / Tahun
Volume 2, Nomor 3, Tahun 2023

📝 HOW TO CITE

Susilo, Tedi; David, Felix, "SISTEM PEMANTAUAN GAS BERBAHAYA PADA PETERNAKAN AYAM BERBASIS INTERNET OF THINGS," IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi, vol. 2, no. 3, Oct. 2023.

ACM
ACS
APA
ABNT
Chicago
Harvard
IEEE
MLA
Turabian
Vancouver

🔗 Artikel Terkait dari Jurnal yang Sama

📊 Statistik Sitasi Jurnal

Tren Sitasi per Tahun