Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 26

Analytics

Nur Miftakhan Ilmi Tsabitul Azmi; Owin Bambang Wijanarko; Khilmi Maulana Syifa

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Latar Belakang: Kehilangan seluruh gigi (complete edentulism) dapat menyebabkan gangguan fungsi mastikasi, fonetik, estetika, serta menurunkan kualitas hidup dan kepercayaan diri pasien. Gigi tiruan lengkap (GTL) berbahan resin akrilik masih menjadi pilihan rehabilitasi yang banyak digunakan karena memiliki sifat estetik yang baik, mudah dimanipulasi, dan relatif ekonomis. Laporan Kasus: Seorang pasien perempuan berusia 42 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri Surakarta dengan keluhan kehilangan seluruh gigi pada rahang atas dan rahang bawah sejak tiga tahun yang lalu. Pasien mengalami kesulitan mengunyah, berbicara, dan merasa kurang percaya diri terhadap penampilannya. Pemeriksaan klinis menunjukkan kondisi edentulous lengkap pada kedua rahang disertai penurunan dimensi vertikal wajah. Rencana perawatan berupa pembuatan gigi tiruan lengkap berbahan resin akrilik heat-cured. Tahapan perawatan meliputi pencetakan anatomis dan fisiologis, pembuatan sendok cetak individual, pencatatan hubungan rahang, penyusunan gigi tiruan, try-in, insersi, serta evaluasi pasca pemasangan. Hasil: Setelah pemasangan gigi tiruan lengkap, diperoleh retensi dan stabilisasi yang baik, oklusi yang harmonis, serta perbaikan fungsi mastikasi, fonetik, dan estetika. Pada evaluasi satu minggu pasca-insersi, pasien tidak mengeluhkan rasa sakit maupun ketidaknyamanan, kondisi jaringan pendukung dalam keadaan sehat, dan pasien menyatakan puas terhadap hasil perawatan. Kesimpulan: Rehabilitasi pasien edentulous lengkap menggunakan gigi tiruan lengkap resin akrilik memberikan hasil klinis yang baik dalam mengembalikan fungsi pengunyahan, bicara, dan estetika. Keberhasilan perawatan dipengaruhi oleh ketepatan prosedur klinis, kualitas pembuatan gigi tiruan, serta kerja sama yang baik antara dokter gigi dan pasien.

Aminah, Aminah

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Extreme changes in water quality, whether in the form of temperature fluctuations, exposure to detergents, pH decreases due to acetic acid, or changes in salinity, have the potential to cause complex physiological disorders in tilapia. The research aims to analyze the physiological responses of tilapia to changes in water quality in extreme environments given exposure to Temperature, Detergent, Acetic Acid, and Salinity. This research was conducted at the Wet Laboratory of Achmad Yani University, Banjarmasin. The physiological parameters observed included fish behavior, respiratory frequency measured by the number of openings and closings of the operculum per minute, gill condition, and mucus production on the body surface. Exposure to extreme environments in the form of high temperatures, detergents, acetic acid, and salinity caused physiological disorders in tilapia with varying levels of response. Exposure to acetic acid had the most rapid and severe impact, characterized by damage to scales and fins, impaired movement to the point of fish capsizing, and unstable breathing, while detergent and temperature triggered changes in external organs, heart rate, and behavior. Salinity treatment primarily affected osmoregulatory function as seen from increased respiratory frequency and heart rate. All treatments showed that extreme changes in water quality can cause significant physiological stress in tilapia.

Amalia, Fitrah; Ramadhani, Azzahra; Nida Kaffiyah Sereang, Risya; Asrianti; Kartika Ayu Ridwan, Maretta +5 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Pemanfaatan tanaman obat sebagai sumber terapi berbasis bahan alam masih menjadi fokus penting dalam penelitian, khususnya pada tanaman yang telah lama digunakan secara empiris namun memiliki keterbatasan bukti ilmiah. Rambutan (Nephelium lappaceum L.) merupakan salah satu tanaman yang secara tradisional dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan, tetapi kajian farmakologis terhadap efek daun rambutan pada sistem saraf masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas neurofarmakologis serbuk simplisia daun rambutan terhadap sistem saraf pusat dan sistem saraf otonom pada berbagai konsentrasi. Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium yang menggunakan mencit sebagai hewan uji. Serbuk simplisia daun rambutan diberikan secara oral pada konsentrasi 1%, 2%, dan 3%. Parameter neurofarmakologis yang diamati meliputi aktivitas parasimpatomimetik, parasimpatolitik, simpatomimetik, simpatolitik, aktivitas analeptik, stimulasi dan depresi sistem saraf pusat, serta relaksasi otot. Pengamatan dilakukan berdasarkan perubahan perilaku dan respons fisiologis hewan uji.

alja, Dzakiyyah-azizah; Nurica; Nadzifah, Nurul; Jannah, Miftahul; Adelia Daud, Suci +3 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Ekstrak tumbuhan dari famili Lauraceae diketahui memiliki potensi neurofarmakologi melalui kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, terpenoid, dan senyawa fenolik. Persea palustris (Swamp Bay) merupakan anggota genus Persea yang masih terbatas kajian ilmiahnya, khususnya terkait efek neurofarmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek neurofarmakologi ekstrak daun Swamp Bay (Persea palustris) terhadap mencit jantan pada berbagai konsentrasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium menggunakan ekstrak daun yang diperoleh melalui metode infusa dan diuji pada konsentrasi 1%, 2%, dan 4%. Hewan uji berupa mencit jantan dibagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, kemudian diamati respons sistem saraf pusat dan sistem saraf otonom melalui parameter perilaku dan fisiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun P. palustris memberikan efek neurofarmakologi yang bervariasi dan bersifat dose-dependent. Konsentrasi 1% cenderung menunjukkan efek stimulasi ringan, konsentrasi 2% menampilkan kecenderungan sedatif ringan hingga sedang, sedangkan konsentrasi 4% menghasilkan spektrum efek yang lebih luas, termasuk relaksasi otot dan aktivitas analeptik. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak daun Swamp Bay berpotensi sebagai agen neuromodulator alami dan layak untuk diteliti lebih lanjut secara fitokimia dan mekanistik.  

erny, Herniati; Indrawati, Sara; Nurjannah, Misbah; Alfizar, Faris; Sitorus, Rozesky Ronald Octavian +6 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Latar belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan kronis yang ditandai hiperglikemia persisten dan berisiko menimbulkan komplikasi jangka panjang. Aktivitas fisik merupakan salah satu intervensi non-farmakologis yang berperan penting dalam membantu pengendalian kadar glukosa darah pada penyandang diabetes melitus. Tujuan: Literatur review ini menganalisis pengaruh berbagai bentuk aktivitas fisik—termasuk senam kaki, senam diabetes, jalan kaki, senam Prolanis, serta aktivitas fisik harian intensitas sedang—terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Metode: Kajian dilakukan terhadap 16 artikel penelitian terbitan 2021–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar dan PubMed. Hasil: Seluruh penelitian menunjukkan hasil yang konsisten bahwa aktivitas fisik mampu meningkatkan sensitivitas insulin, memperbaiki metabolisme glukosa, dan menurunkan kadar glukosa darah puasa maupun sewaktu. Intervensi senam kaki dan senam diabetes menunjukkan penurunan signifikan rata-rata 29–160 mg/dL. Aktivitas jalan kaki terstruktur juga memberikan penurunan glukosa yang konsisten. Beberapa penelitian melaporkan bahwa kombinasi aktivitas fisik dan edukasi kesehatan meningkatkan kepatuhan pasien dalam pengelolaan penyakit. Kesimpulan: Aktivitas fisik merupakan pilar penting dalam manajemen DM tipe 2, memberikan manfaat fisiologis, perilaku, dan kualitas hidup yang melengkapi terapi farmakologis. Diperlukan penelitian lanjutan dengan durasi intervensi lebih panjang untuk mengevaluasi dampak jangka panjang terhadap HbA1c dan komplikasi diabetes.

bombing, mychellianien arkam runa; Buna, Nafila; Hadira; Ramadhani, Salsabila; Hafifah, Nurul +3 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Pemanfaatan tanaman obat sebagai sumber fitofarmaka terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan agen terapeutik berbasis bahan alam yang aman. Salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan adalah daun soliti (Wrightia arborea), yang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, terpenoid, dan glikosida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun soliti terhadap respons fisiologis dan perilaku mencit sebagai model hewan uji. Penelitian menggunakan desain eksperimental laboratorik dengan rancangan post-test only. Ekstrak daun soliti diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol dan dibuat dalam konsentrasi 1%, 2%, dan 4%. Hewan uji berupa mencit putih jantan dibagi ke dalam kelompok perlakuan, kemudian diamati respons fisiologis dan perilakunya. Parameter yang diamati meliputi parasimpatomimetik, stimulasi dan depresi sistem saraf pusat, simpatolitik, relaksasi otot, parasimpatolitik, serta analeptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun soliti memberikan pengaruh yang bervariasi terhadap respons fisiologis dan perilaku mencit dengan pola dosis-respons yang tidak linier. Konsentrasi 1% menunjukkan efek tertinggi pada beberapa parameter, konsentrasi 2% menunjukkan penurunan respons, sedangkan konsentrasi 4% meningkatkan kembali respons tertentu, khususnya sistem saraf otonom. Temuan ini mengindikasikan adanya efek bifasik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak daun soliti berpotensi dikembangkan sebagai kandidat fitofarmaka, namun diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji mekanisme kerja dan aspek keamanannya.  

masturoh, Masturoh; Siswati; Ike Putri Setyatama; Nurlaila

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Anemia merupakan suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin (Hb) seseorang kurang dari normal. Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (hemoglobin) tidak mencukupi kebutuhan fisiologis. Remaja putri dikatakan anemia apabila dari hasil pemeriksaan kadar Hb kurang dari 12 gr%. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mencegah anemia pada remaja dengan pemberian tablet penambah darah yang terintegrasi dengan olahraga pada remaja. Metode yang dipakai pada kegiatan ini adalah edukasi langsung dan diskusi kelompok terfokus, olahraga/senam terjadwal yang dipandu kader remaja, pembagian tablet Fe dan pemantauan kadar Hb berkala. Hasil dari kegiatan ini yaitu peserta yang hadir berumur 12 tahun dengan prosentase 30,43%, peserta dengan umur16 tahun  prosentase 21,74%, selebihnya peserta berumur 13 tahun (13,04%), 14 tahun (8,70%), 15 tahun (13,04%), 17 tahun (4,35%) dan 18 tahun (8,70%). Jumlah target posyandu remaja di Desa Randusari yaitu 35 peserta, tetapi yang hadir hanya 23 peserta. Hal ini terjadi karena ada beberapa peserta yang belum bisa menghadiri posyandu remaja karena teman sebaya tidak bisa hadir di posyandu remaja. Peserta posyandu di Desa Randusari memiliki kadar hemoglobin normal sejumlah 73,91%, anemia ringan 13,04% dan anemia sedang 4,35%.

Trisnani Widowati; Mia Hafizah Tumangger; Alfreeda Zaan Moira Dzulfikar; Elva Cinta Lamiis Susanto Putri; Taqiya Cantika As Salma +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Physical motor development is an essential and easily observable indicator of children’s growth. Parental involvement plays a crucial role in optimizing this development, particularly during the child’s golden age. This study aims to analyze the importance of motor development and examine how parents support children’s learning through a developmental psychology perspective. Using a literature review method, the findings reveal that child development is shaped by genetic and environmental factors, while active support from parents and teachers has long-term effects on children’s physical, emotional, and social readiness. Understanding developmental psychology enables parents to provide appropriate stimulation that maximizes children’s potential. Using literature review methods, it was found that motor development is influenced by genetic and environmental factors, while positive interactions between children, parents, and educators contribute to long-term physical, social, and emotional development. A deep understanding of developmental psychology enables parents to design appropriate stimulation strategies to maximize their children's potential.

Azibi, Ahmad Izzu; Hutabarat, Emy Priyanka; Tarigan, Juan Kevin Timothi; Sitorus, Zeremia Armando; HS, Christnatalis

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Deteksi nyeri objektif merupakan tantangan dalam dunia medis, terutama bagi pasien yang tidak mampu mengungkapkan rasa sakit secara verbal. Dengan kemajuan teknologi sensor dan kecerdasan buatan, sistem otomatis untuk mendeteksi nyeri berbasis sinyal fisiologis dan ekspresi wajah mulai dikembangkan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi tren, metode, dan kualitas metodologis dari penelitian yang menggunakan database publik seperti BioVid Heat Pain, UNBC-McMaster, dan SenseEmotion dalam pengembangan sistem deteksi nyeri berbasis sensor. Penelitian dilakukan dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan protokol PRISMA 2020 melalui pencarian artikel di Google Scholar dalam rentang tahun 2015–2024. Setelah seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, 26 studi dimasukkan ke dalam sintesis naratif. Data dianalisis berdasarkan jenis sensor, metode algoritma, akurasi, dan ukuran sampel, serta dievaluasi menggunakan pendekatan GRADE. Hasil menunjukkan bahwa BioVid dan UNBC-McMaster adalah database paling sering digunakan, dengan sensor EDA, EMG, dan ekspresi wajah sebagai modalitas dominan. Metode klasifikasi umum mencakup CNN, SVM, dan Random Forest. Studi menyimpulkan bahwa pendekatan multimodal dan deep learning meningkatkan akurasi deteksi nyeri, namun validasi klinis dan perhatian terhadap keragaman demografis masih dibutuhkan.

Zulia Lestari Nasution; Alfin Gimnastiar; Muhammad Wahyu Ramadhan; Rizky Abdillah

Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Designing a user interface (UI) requires a deep understanding of how users think and interact with systems. This study explores the psychological and physiological aspects that influence user interaction with UI, such as perception, cognitive load, reaction time, and ergonomic factors. Through literature analysis and UI usability testing, this paper identifies design principles that enhance user experience by aligning interface structures with human capabilities. The results show that interfaces built with attention to psychological factors like user memory and attention span, as well as physiological aspects such as eye movement and hand positioning, significantly improve user satisfaction and efficiency.

Anang Kurniawan; Setiawan Wisnu Aji; Dhionisius David Mario; Liss Dyah Dewi Arini

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Background: The endocrine system is a network of glands that produces body hormones to regulate various body functions, such as growth, metabolism, regulation reproduction, and homeostasis. This research aims to provide a comprehensive overview of the role of the endocrine system, the function of the hormones produced, and the impact of their disorders on health. The research was carried out using a literature study method of six relevant national journals published in the last five years. The results of the analysis show that the endocrine system plays an important role in maintaining body balance through feedback mechanisms and interactions with the nervous system. Disorders of glands such as the pancreas, thyroid and adrenals can lead to serious illnesses, including diabetes mellitus, hypothyroidism and Cushing's syndrome. This study emphasizes the importance of understanding the endocrine system for the development of early detection and intervention strategies for hormonal disorders. It is hoped that the research results can become a reference for medical personnel and scientists in improving the quality of public health.

Sri Tanjung Rejeki; Yuni Fitriani; Natiqotul Fatkhiyah; Sania Alifatimah

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kehamilan merupakan kondisi fisiologis yang sangat penting dalam kehidupan seorang wanita, namun kehamilan juga dapat menimbulkan berbagai risiko dan komplikasi, baik bagi ibu hamil maupun janin. Setiap tahun, sejumlah wanita meninggal dunia akibat masalah yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, atau komplikasi selama masa kehamilan. Komplikasi-komplikasi ini, baik yang bersifat fisiologis maupun patologis, dapat berpotensi meningkatkan AKI dan AKB. Oleh karena itu, deteksi dini terhadap faktor-faktor risiko kehamilan dan pemantauan kondisi ibu hamil sangat penting untuk menurunkan angka kematian tersebut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendeteksi potensi risiko pada ibu hamil adalah dengan menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR).. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pentingnya deteksi dini faktor risiko selama kehamilan. Metode yang digunakan adalah pengisian KSPR pada 31 ibu hamil. Dari 31 ibu hamil yang mengikuti kegiatan ini, sebagian besar (58%) dalam kategori Kehamilan Risiko Tinggi (KRT), jumlah 18 orang.

Nova Eka Ramadhani; Maryatun Maryatun

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Background: Low Birth Weight (LBW) is the weight of the baby less than 2500 grams, LBW can occur due to gestational age which is less than the normal age of 37 weeks and the baby's weight is also lower from babies in general. Nonpharmacological efforts to improve or stabilizing the baby's physiology, one of which is Nesting Therapy which has not yet been done ever given. Objective: Describe the results of implementing therapy nesting on heart rate in low birth weight babies at Wonogiri Regional Hospital. Method: This application uses the case study method by conducting intervention on two LBW respondents. The instrument used is with Look at the physiological observation sheets for both respondents. Result: Once done application for 24 hours with a frequency of therapy for 3 days consecutively. Showing an increase in physiological in both respondents, by looking at the observation sheet. Conclusion: Nesting therapy is effective for increase the heart rate of low birth weight babies.

Alifah Nur Solikhah; Egi Prawita

Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi. 2024 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Stres belajar merupakan respon yang tidak menyenangkan yang dialami individu dan dapat mempengaruhi kondisi fisiologis serta psikososial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun skala stres belajar dengan melalui tujuh tahapan sebagai berikut: (1) pemilihan konsep skala, (2) penciptaan indikator, (3) penyusunan aitem, (4) review eksternal dan uji keterbacaan, (5) validasi aitem melalui expert judgement, (6) uji coba, dan (7) uji reliabilitas. Subjek penelitian ini terdiri dari 97 individu, dengan rincian 20 subjek untuk uji keterbacaan, 5 subjek untuk expert judgement, 20 partisipan untuk uji coba, dan 52 partisipan untuk pengujian akhir. Hasil penelitian ini menghasilkan 24 aitem awal, yang setelah melalui proses diskriminasi, disaring menjadi 21 aitem dengan nilai reliabilitas sebesar 0,856. Nilai reliabilitas yang tinggi ini menunjukkan bahwa skala yang dikembangkan memiliki konsistensi internal yang baik dan layak dijadikan sebagai instrumen pengukuran stres belajar. Dengan demikian, skala ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi tingkat stres belajar pada individu dan memberikan dasar bagi intervensi yang lebih tepat dalam konteks pendidikan.

Imam Fauzan Arifin; Made Suandika

Journal Innovation in Education (INOVED) 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Gangguan kandung empedu, hati, dan pankreas eksokrin dapat terjadi sebagai gangguan primer. Fungsi satu organ sering mempengaruhi organ lainnya. Inflamasi atau obstruksi duktus dan perubahan menyebabkan dampak. Mendeskripsikan Penatalaksanaan Nyeri dengan Teknik Mobilisasi Dini ROM ( Range Of Motion ) di RSUD Kardinah Kota Tegal. Jenis rancangan penulisan dalam karya tulis ilmiah ini adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, evaluasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan penerapan terapi ROM ( Range Of Motion ) terbukti dapat mengatasi masalah diagnosa nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis, pelaksanaan asuhan keperawatan sendiri dilaksanakan selama 3 hari, dengan kriteria hasil nyeri berkurang.

Ateng Supriyatna; Aida Syakira Khoerunnisa; Alika Maulidina; Ilvi Maulidina; Indrianita D M Nur Azizah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Literature studies can examine the effect of gamma radiation on physiological aspects of soybean plants. Gamma radiation is known to impact genetic diversity, growth, morphology, seed size, weight and protein content of soybean plants. The aim of this literature study is to examine the effects of providing gamma rays on the physiology of soybean plants (Glycine max (L) Merrill). The method used is literature or literature study where the author uses several pieces of literature as references in the journal he created. Some studies show that gamma radiation can cause a decrease in the ability of soybean plants to survive and can cause slower growth. However, other research also shows that gamma radiation can be used to induce genetic mutations that have an impact on the physiology of soybean plants. The discussion topics taken range from the process of gamma radiation inducing genetic mutations in soybean plants, analysis of mutations that occur in soybean growth, the effect of gamma ray radiation on plant growth, and the effect of gamma radiation mutations on physiological parameters: photosynthesis of soybean plants.  

Harismayanti Harismayanti; Dewi Modjo; Yulfa S. Hamid

DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Introduction : Pain in labor is pain due to uterine contractions which can lead to increased activity of the sympathetic nervous system, changes in blood pressure, heart rate, breathing, and if not treated it will increase feelings of worry, tension, fear and stress. Warm and cold water compress therapy is a non-pharmacological method to meet the need for comfort and to treat pain. Objective : to determine the effectiveness of giving warm and cold compresses to reduce pain in active phase 1 infartu mothers at RSIA Siti Khadidjah Aisyiyah, Gorontalo city. Research Methods : One group of subjects will be used in this study with a pre-experimental research design with a one-group pre-post test strategy to determine cause and effect. Before the intervention, the subject group was monitored, and then after the intervention. Mothers who were in the early phase of the active phase of physiological labor in the VK room of RSIA Siti Khadijah Aisyiyah, Gorontalo City, were used as research subjects. Research Results : The results of this study found acute pain in the four patients, it was found that 2 patients were given warm water compresses, the pain level decreased to a pain scale of 4 (moderate) and in the administration of cold water compresses to 2 patients, the pain level decreased to a pain scale of 6 and 5 (currently). Conclusion : the conclusion of this study is seen from the level of pain that has decreased when given warm water or cold water compresses. Hot and cold compress therapy is a non-pharmacological method to treat pain.

Yuninda Tomayahu; Rona Febriyona; Andi Nur Aina Sudirman

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hipertensi merupakan tekanan abnormal tinggi di dalam arteri melebihi 140/90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk menstabilkan atau menurunkan tekanan darah. Desain penelitian equivalent control group design menggunakan metode kuantitatif eksperimen. Tehnik pengampilan sampel total sampling. Jumlah sampel 34. Rendaman kaki air hangat dengan campuran garam memberikan efek fisiologis terhadap jantung dan tekanan hidrostatik air terhadap tubuh mendorong aliran darah dari kaki menuju kerongga dada dan darah akan berakumulasi di pembuluh darah besar jantung. Hasil penelitian terdapat pengaruh rendaman kaki air hangat dengan campuran garam terhadap penurunan tekanan darah pada hipertensi dan terdapat perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi dan kontrol. Terdapat pengaruh Rendaman Kaki Air Hangat Dengan Campuran Garam Terhadap Penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Dunggala, Kecamatan Batudaa, didapatkan nilai signifikan atau p-value <0,05 artinya ada perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah padah kelompok intervensi dan kontrol. Diharapkan kepada masyarakat dapat menjadikan terapi ini sebagai alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi.      

Abd. Kadim Masaong; Harismayanti Harismayanti; Nur Huda Hatta

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

  Faktor ibu menjadi masalah dalam pemberian ASI adalah pengeluaran produksi ASI dipengaruhi oleh makanan yang dimakan ibu, apabila makanan ibu secara teratur dan cukup mengandung gizi yang diperlukan akan mempengaruhi produksi ASI selain status gizi faktor fisiologis merupankan hal yang harus diperhatikan .ibu yang mengalami kecemasan akan mengakibatkan terjadinyya let-down reflek yang mempengaruhi produksi ASI. Tujuan dari peneIitian ini untuk mengetahui tingkat kecemasan pada Ibu post section caesarea di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo status gizi pada Ibu post section caesarea di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo dan untuk mengetahui tingkat kecemasan dan status gizi secara bersama-sama. Metode penelitian ini merupakan peneIitian kuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan pengambilan Cross sectional. HasiI peneIitian terdapat nilai p < 0.05 dapat di ambil kesimpulan bahwa tingkat kecemasan memiliki hubungan dengan produksi ASI pada Ibu Post Section Caesarea Di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo dan hasil analisa data dengan uji chi square didapatkan nilai significancy 0.024. Berdasarkan nilai tersebut karena nilai p < 0.05 dapat di ambil kesimpulan bahwa status gizi ibu memiliki hubungan dengan produksi ASI pada Ibu Post Section Caesarea Di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo, Berdasarkan analisa multivariate uji regresi logistic dapat disumpulkan bahwa tingkat kecemasan diperoleh nilai OR 19,662 dan status gizi sebesar 18,557. dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan memiliki hubungan lebih tinggi dengan produksi ASI pada Ibu Post Section Caesarea Di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo.    

Wahdaniar; Ade Irma; Miladiarsi

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Pada tanggal 7 Desember 2022 telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan cara pembuatan Kombucha. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mayarakat Desa Moncongloe Bulu’ kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros tentang manafaat Kombucha dalam peningkatan fungsi fisiologi tubuh.Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu memberikan solusi dan pengetahuan khususnya di bidang kesehatan mengenai manfaat Kombucha. Peserta dalam program pengabdian ini sangat antusias dalam menerima dan melaksanakan tahapan yang dipaparkan. Peserta pada pengabdian ini adalah pegawai kantor desa, ibu PKK, KadeR Desa dan Mahasiswa KKN. Tahapan-tahapan yang dilaksanakan pada program pengabdian ini telah membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Moncongloe Bulu’  khususnya di Kacematan Moncongloe mengenai proses pembuatan Kombucha dan mengetahui manfaat kesehatan yang di hasilkan dalam mengkomsumi dan menggunakan Kombucha.