Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 114

Analytics

Kurniawan, Rafi; Mulyawan, Budy; Widayat, Wisnu

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelayanan paspor bagi pemohon disabilitas di Indonesia, khususnya di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, masih menghadapi kesenjangan signifikan dalam implementasi prinsip pelayanan publik ramah Hak Asasi Manusia (HAM), termasuk hambatan fisik dan prosedural. Meskipun ada kebijakan afirmatif, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak pemohon disabilitas masih mengalami kesulitan. Kendala ini mencakup aspek normatif, kelembagaan, sumber daya, infrastruktur, dan budaya pelayanan yang belum sepenuhnya menjadikan HAM sebagai inti orientasi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan penerapan prinsip ramah HAM dalam pelayanan paspor bagi pemohon disabilitas di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) untuk menggali dan menganalisis urgensi implementasi prinsip pelayanan publik ramah HAM, didukung oleh studi kasus kontekstual dari analisis kebijakan, laporan lembaga, dan publikasi daring. Penerapan prinsip keselamatan, kemudahan, kegunaan, dan kemandirian di Kantor Imigrasi Semarang menunjukkan arah positif dalam pelayanan paspor yang selaras dengan semangat pelayanan publik ramah HAM. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan standar teknis, kurangnya petugas terlatih, fasilitas fisik yang belum universal, dan orientasi kinerja yang fokus pada efisiensi administratif. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang telah berada pada jalur pelayanan publik yang inklusif dan berdimensi HAM, namun memerlukan penguatan melalui standar operasional eksplisit, pelatihan SDM berkelanjutan, penataan fasilitas universal, dan reformasi budaya pelayanan untuk mewujudkan pelayanan yang manusiawi dan nondiskriminatif.

Bumi, Bumi Revaldo; Bumi, Bumi Revaldo; Zulfaedi, Zulfaedi Mahfudz; Afif, Farisi Afif; Army, Army Trilidia Devega

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Pesatnya kemajuan teknologi digital telah mempercepat adopsi *Internet of Things* (IoT) dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. IoT memungkinkan perangkat fisik untuk berkomunikasi dan bertukar data melalui konektivitas internet, sehingga proses menjadi lebih otomatis, efisien, dan responsif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan IoT dalam meningkatkan efisiensi kehidupan sehari-hari melalui pendekatan tinjauan pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah *Systematic Literature Review* (SLR), yang mengkaji dan menyintesis temuan dari berbagai studi terdahulu mengenai penerapan IoT di berbagai sektor, seperti rumah pintar (*smart home*), layanan kesehatan, transportasi, pertanian, dan pemantauan lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa IoT berkontribusi signifikan terhadap peningkatan efisiensi operasional, penghematan energi, perbaikan proses pengambilan keputusan, serta peningkatan kenyamanan pengguna. Terlepas dari berbagai manfaat tersebut, masih terdapat sejumlah tantangan, termasuk keamanan data, masalah privasi, interoperabilitas antarperangkat, biaya implementasi, dan ketergantungan pada infrastruktur internet yang stabil. Temuan studi ini menunjukkan bahwa IoT telah menjadi salah satu teknologi kunci yang mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas hidup. Pengembangan di masa mendatang diharapkan berfokus pada penguatan aspek keamanan, perluasan standar interoperabilitas, dan integrasi kecerdasan buatan (*artificial intelligence*) guna memaksimalkan efektivitas penerapan IoT dalam aktivitas sehari-hari.  

Nurcholisah Fitra; Syafrina Ulfah

VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum 2026 STIKES Columbia Asia Medan

The development of Artificial Intelligence (AI) has driven significant transformation in hospital management, particularly in operational efficiency, service quality, and patient safety. This study aims to analyze the implementation of AI in hospital management based on recent scientific evidence from 2020 to 2026. The method used was a systematic review guided by the PRISMA 2020 framework. Literature was retrieved from PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, Google Scholar, and ProQuest. From 360 identified articles, a stepwise selection process was conducted, resulting in 15 articles that met the inclusion criteria. The findings indicate that AI contributes to improved operational efficiency through patient flow optimization, operating room management, workforce scheduling, and electronic medical record management. AI also enhances service quality through predictive data analytics and supports patient safety through risk detection and early warning systems. In conclusion, AI has strong strategic potential to support modern hospital management. However, its implementation still faces several challenges, including human resource readiness, data security, algorithmic bias, system interoperability, and investment requirements. Therefore, AI implementation should be carried out in a planned, ethical manner and evaluated from a health economics perspective.

Puji P.M, Mostien Adi; Salim, Agus; Soebroto, Handoyo Ganda; Setyono, Endik Catur

Amphibious Journal 2026 Akademi Angkatan Laut

Wilayah perbatasan Ambalat merupakan kawasan strategis NKRI yang rawan terhadap pelanggaran kedaulatan dan ancaman keamanan. Satuan Tugas (Satgas) Ambalat Korps Marinir menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan teknologi pengawasan konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk meningkatkan efektivitas pengamanan perbatasan oleh Satgas Ambalat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan 4 narasumber (Komandan Skuadron Udara 700, pilot UAV, Dansatgas Ambalat, dan personel komunikasi Satgas Ambalat), serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Penelitian menunjukkan bahwa (1) UAV belum dimanfaatkan secara langsung oleh Satgas Ambalat, pengamanan masih mengandalkan patroli konvensional dan drone non-militer; (2) tantangan utama meliputi keterbatasan personel terlatih, belum adanya program pelatihan formal, keterbatasan sarana prasarana (Ground Control Station, sistem komunikasi), serta kekosongan regulasi operasional; (3) UAV tipe ScanEagle dan Camcopter S-100 dinilai paling sesuai untuk kebutuhan Satgas Ambalat karena daya tahan terbang lama dan sensor canggih. Pemanfaatan UAV dapat memperluas jangkauan pengawasan, menyediakan data real-time, mengurangi risiko personel, serta meningkatkan efisiensi operasional. Diperlukan pendekatan terintegrasi berupa penyusunan regulasi, pengadaan sarana dan pelatihan personel bertingkat dan berlanjut. Teknologi UAV memiliki potensi strategis untuk memperkuat sistem pengamanan perbatasan Ambalat. Rekomendasi meliputi dukungan kebijakan pemerintah, pengembangan doktrin TNI AL, pembentukan unit UAV Korps Marinir, serta pelatihan personel secara berkelanjutan.

Naomi Agustina, Amelia

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pemurnian vitamin E dari berbagai sumber bahan alami dan limbah agroindustri terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan industri pangan, nutraseutikal, kosmetik, dan farmasi. Berbagai metode pemurnian telah diterapkan meliputi saponifikasi, ekstraksi menggunakan pelarut, dan distilasi molekuler. Studi ini mengkaji secara sistematis perkembangan metode pemurnian vitamin E dari berbagai sumber serta mengevaluasi keunggulan, keterbatasan, serta prospek penerapan teknologi yang lebih berkelanjutan. Penelusuran literatur dilakukan terhadap publikasi dalam 10 tahun terakhir yang diperoleh dari jurnal nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa sumber alami vitamin E banyak terdapat pada minyak nabati, sedangkan sumber dari limbah agroindustri dengan kandungan vitamin E tertinggi diperoleh pada Palm Fatty Acid Distillate (PFAD). Kandungan vitamin E yang bervariasi tergantung dari jenis bahan baku, kondisi proses, dan metode pemurnian yang digunakan. Studi komparatif terkait potensi kandungan vitamin E pada bahan alam dan limbah agroindustri lokal Indonesia masih terbatas, khususnya yang mempertimbangkan variasi varietas genetik. Dari aspek teknik pemurnian, metode ekstraksi konvensional memerlukan beberapa tahapan proses sehingga perlu ditinjau dari sisi efisiensi operasional dan keekonomian. Hasil kajian menunjukkan penggunaan green solvent seperti ekstraksi dengan scCO2 dan DES yang berpotensi meningkatkan keamanan proses dan keberlanjutan lingkungan. Pengembangan metode pemurnian yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan menjadi kunci dalam mendukung pemanfaatan berbagai sumber vitamin E secara berkelanjutan.

Sharon Sheilla Shane; Wilmaya Firmandatiyas; Gabriella Paulita Morong; Febrina Lusianna Manik; Afifah Trista Ayunda

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Perkembangan teknologi informasi saat ini mendorong organisasi, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui penerapan sistem yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Enterprise Architecture (EA) pada UMKM Golden Spice menggunakan pendekatan The Open Group Architecture Framework (TOGAF) melalui metode Architecture Development Method (ADM). Permasalahan utama yang dihadapi adalah sistem penjualan dan manajemen stok yang masih dilakukan secara manual dan tidak terintegrasi, sehingga menyebabkan inefisiensi operasional, ketidaksesuaian data, serta keterbatasan dalam pengambilan keputusan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi literatur dengan referensi terbaru pada rentang tahun 2021-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan Arsitektur Perusahaan yang diusulkan mampu mengintegrasikan sistem penjualan dan manajemen stok secara terstruktur, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi data. Selain itu, sistem yang diusulkan juga mampu menyediakan informasi secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi UMKM dalam mendukung transformasi digital serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.

Prihartanto, Henry Dwi; Armin, Edmund Ucok; Apriliani, Trisna Ayu

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Wastewater Treatment Plant (WWTP) pada kawasan industri konvensional umumnya masih mengandalkan strategi pemeliharaan berbasis interval waktu yang tetap. Pendekatan tersebut berisiko menyebabkan penurunan performa pompa yang tidak teridentifikasi secara dini serta meningkatkan potensi pemborosan energi operasional. Penelitian ini mengembangkan Green Maintenance Framework berbasis machine learning untuk meningkatkan reliabilitas pompa sirkulasi pada sistem Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Analisis dilakukan menggunakan dataset telemetri multi-sensor yang mencakup parameter getaran, temperatur, tekanan, debit aliran, dan rotasi per menit (RPM). Proses rekayasa fitur diterapkan melalui pembentukan System Efficiency Index untuk meningkatkan sensitivitas model terhadap indikator degradasi kinerja pompa. Model prediktif dibangun menggunakan algoritma Random Forest Classifier dengan skema pembagian data 80:20 secara stratified. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model menghasilkan tingkat akurasi klasifikasi sebesar 100%, dengan variabel Vibration dan Temperature menjadi parameter yang paling dominan dalam proses prediksi. Analisis operasional memperlihatkan bahwa degradasi pompa menyebabkan penurunan flow rate meskipun nilai rotasi per menit (RPM) mengalami peningkatan, sehingga memicu kenaikan konsumsi energi dan meningkatkan risiko gangguan pada proses biologis Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Dari aspek ekonomi, kondisi tersebut menyebabkan pemborosan energi sebesar 5.623 kWh atau setara Rp6.271.236, - per bulan untuk setiap unit pompa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem predictive maintenance berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung efisiensi energi serta implementasi green manufacturing di kawasan industri.

Hanifah Khoirurizkyah Pertiwi Abidin; Ifan Hafiz Adyanto; Wandi Erniaman Ziliwu

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2026 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The rapid development of information technology drives various business sectors, including the beauty and health industry, to adopt digital systems in their operational management. A Beauty Clinic, a medium-scale aesthetic clinic, faces significant operational challenges in managing human resources, finance, and digital marketing in an integrated manner. This study aims to analyze the existing manual operational system of A Beauty Clinic using the PIECES framework (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, Service), design and configure an Odoo ERP Community Edition implementation integrating the HR, Invoicing/Point of Sale, and Social Marketing modules, and evaluate the operational efficiency improvements achieved. The research employed a qualitative descriptive approach with a case study method and Rapid Application Development (RAD) as the system development methodology. Data was collected through direct observation and semi-structured interviews. The results show that the manual system experienced critical problems across all six PIECES dimensions. Post-implementation evaluation indicates an estimated 80% reduction in the secretary's administrative workload (from 20–25 hours to 3–5 hours per month), over 90% reduction in payroll error frequency, and an 87% reduction in transaction processing time per cashier transaction. The implementation of role-based access control and complete audit trails fundamentally addressed the security vulnerabilities identified in the as-is analysis. This study demonstrates that Odoo Community Edition is an effective, comprehensive, and cost-efficient ERP solution for small and medium-scale beauty clinics seeking to transform from fragmented manual systems to integrated, data-driven information systems.

Maya Anastasia; Siti Sundari

Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to evaluate how petty cash management practices contribute to improving operational efficiency at PT Anugerah Langgeng Berkat Abadi. This research focuses on examining the implementation of the petty cash management system, applied procedures, and its impact on the smooth execution of daily operational activities. The study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, direct observation, and documentation during the internship period. The collected data were analyzed systematically to describe the actual condition of petty cash management within the company. The results indicate that PT Anugerah Langgeng Berkat Abadi implements a fluctuating fund system in managing petty cash. Expenditures are initially recorded manually and then re-entered into the company’s internal digital system to maintain control and accountability. Petty cash is used to finance routine and urgent operational needs, such as office stationery, transportation costs, and other short-term expenditures. The company has established standard operating procedures governing the use, recording, and accountability of petty cash. Several challenges were identified, including delays in the disbursement and reimbursement process, which may affect time efficiency. However, overall, the petty cash management system is considered effective in supporting short-term operational needs without disrupting the stability of the company’s main cash. This study concludes that systematic and well-controlled petty cash management plays an important role in the company’s cost efficiency strategy and supports daily operational activities. These findings align with strategic management principles, where appropriate financial decision-making contributes to the achievement of long-term organizational objectives.

Ahmad Alfan Al Azizi

Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Low financial literacy and managerial capability remain common issues faced by micro, small, and medium enterprises (MSMEs), particularly in the culinary sector, which consequently affects financial efficiency and business sustainability. Many business owners still maintain simple and unstructured financial records and often mix personal and business finances, leading to difficulties in determining profit and making appropriate business decisions. This community service activity aims to improve financial efficiency through operational management assistance for the MSME Warung Pecel Bu Nor located in Gading Fajar, Candi District, Sidoarjo Regency. The method used is Participatory Action Research (PAR), which actively involves business owners in every stage of the activity, including problem identification, action planning, implementation, evaluation, and reflection. Data collection techniques include observation, interviews, discussions, and joint reflection. The results indicate an improvement in the business owner’s understanding and skills in simple financial recording, separation of personal and business finances, and operational cost control. In addition, there is an improvement in the organization of business management and managerial awareness. This assistance contributes to increased financial efficiency, business stability, and the potential improvement of the economic welfare of business owners. Overall, this assistance has proven effective in supporting the sustainability of MSMEs; therefore, continuous assistance is needed so that business owners can consistently implement more professional business management practices.

Nabila, Tasya Alfia Salsa; Somadi Somadi

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya biaya penyimpanan dan meningkatnya stok mati pada Delyana Hijab, yang menunjukkan belum optimalnya pengelolaan persediaan bahan baku. Ketidaksesuaian antara jumlah bahan baku dan kebutuhan produksi menyebabkan pemborosan biaya serta menurunkan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan material yang optimal melalui pendekatan forecasting dan Material Requirement Planning (MRP). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis meliputi peramalan permintaan, penyusunan Master Production Schedule (MPS), Bill of Materials (BOM), perhitungan kebutuhan bersih (MRP), serta penentuan ukuran pemesanan melalui metode lot sizing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode regresi linier menghasilkan tingkat kesalahan peramalan terendah sehingga mampu memproyeksikan kebutuhan produksi dengan lebih akurat. Penerapan MRP menghasilkan perencanaan kebutuhan bahan baku yang lebih terarah dan sesuai dengan jadwal produksi. Pada tahap lot sizing, metode Lot For Lot (LFL) menjadi yang paling efisien dengan total biaya persediaan sebesar Rp108.669.000. Dalam penerapannya, jumlah pemesanan bahan baku mengikuti kebutuhan bersih tiap periode, misalnya kebutuhan kain katun berkisar 5-7 roll per minggu dan dipesan dalam jumlah yang sama tanpa kelebihan stok. Pola ini mampu menekan penumpukan persediaan dan mengurangi risiko stok mati karena bahan baku langsung digunakan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menentukan kebutuhan material yang optimal telah terjawab melalui penerapan metode Lot For Lot yang mampu menghasilkan kuantitas pemesanan yang tepat dan efisien.

Banafsyah Imanda Safa; Vidinia Nuansa Citra; Nicho Candra Hariyanto Putra; Titiek Rachmawati

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini menganalisis praktik akuntansi keberlanjutan pada Arif Barbershop, sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jombang, Jawa Timur, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana barbershop menerapkan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) dalam operasional sehari-hari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa Arif Barbershop telah menerapkan praktik lingkungan dasar seperti pengelolaan limbah rambut melalui kantong plastik ke tempat pembuangan sampah, serta efisiensi energi dengan mematikan peralatan listrik setelah jam operasional. Dari aspek sosial, barbershop menjaga kepuasan pelanggan melalui konsistensi kualitas layanan dan sistem bagi hasil (60:40) kepada karyawan. Praktik tata kelola, meskipun bersifat informal, mencakup pencatatan keuangan sederhana menggunakan buku biasa. Namun demikian, barbershop belum memiliki izin usaha formal dan belum menerapkan kerangka akuntansi keberlanjutan yang terstandar. Penelitian ini menyoroti bahwa UMKM dapat mempraktikkan akuntansi keberlanjutan secara intuitif, dan menyarankan perlunya program pelatihan serta alat pelaporan yang disederhanakan.

Tirta Pratama, Dandi Noval; Firza Agung

Penelitian ini mengkaji sinergi antara inovasi produk dan strategi pemasaran dalam memperkuat daya saing global PT Astra International Tbk. Dalam Menghadapi kompetisi pasar yang kian ketat di era globalisasi dan revolusi industri 4.0, perusahaan dituntut mampu menghadirkan produk inovatif sekaligus menyesuaikan strategi pemasarannya dengan kebutuhan dan preferensi konsumen internasional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan analisis sumber sekunder berupa jurnal, buku, dan artikel lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk meningkatkan nilai tambah, loyalitas konsumen, dan efisiensi operasional melalui pemanfaatan teknologi digital, sedangkan strategi pemasaran yang adaptif dan berbasis digital mempermudah penetrasi pasar global serta memperkuat citra merek. Kombinasi kedua aspek ini berkontribusi pada kinerja finansial yang stabil, diversifikasi lintas sektor, dan kemampuan perusahaan menghadapi disrupsi teknologi, sehingga menjadikan PT Astra International Tbk kompetitif dan tangguh di pasar internasional.

Aulia, Fira; Afifatus Sholikhah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi terhadap model bisnis dan pendapatan pada Donat Madu Cihanjuang cabang Cikarang Jababeka dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan manajer toko serta data sekunder dari literatur terkait periode 2020–2025. Analisis dilakukan dengan mengkaji sembilan elemen dalam BMC untuk melihat perubahan yang terjadi akibat penerapan digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan dampak pada elemen Channels melalui pemanfaatan platform pesan antar online dan media sosial, serta meningkatkan efisiensi operasional seperti kecepatan pelayanan, ketepatan pesanan, dan alur kerja yang lebih terorganisir. Namun demikian, digitalisasi belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan, karena kontribusi penjualan digital masih relatif rendah. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital karyawan, belum adanya strategi pemasaran digital yang terstruktur, serta kurangnya panduan operasional dan dukungan dari pihak franchisor. Dengan demikian, digitalisasi pada usaha ini lebih berperan dalam meningkatkan efisiensi operasional dibandingkan memperkuat model bisnis dan peningkatan pendapatan secara signifikan.

Ahmad Ahmad; Palupiningtyas, Dyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Industri manufaktur pangan di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam pengendalian biaya akibat ketidakefisienan operasional dan manajemen waktu yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efisiensi operasional dan manajemen waktu proyek terhadap pengendalian biaya pada PT. Macro Prima Pangan Utama. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential, mengintegrasikan analisis kuantitatif (regresi linear berganda, n=50) dan kualitatif (wawancara mendalam, n=15). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian biaya (β = 0,478; p < 0,01), demikian pula manajemen waktu proyek (β = 0,362; p < 0,01). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,602, mengindikasikan bahwa 60,2% variasi pengendalian biaya dapat dijelaskan oleh model. Temuan kualitatif mengkonfirmasi bahwa praktik preventive maintenance, standarisasi proses, dan monitoring jadwal produksi merupakan faktor kunci keberhasilan pengendalian biaya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur manajemen operasi di negara berkembang dan memberikan rekomendasi praktis bagi industri pangan untuk meningkatkan daya saing melalui efisiensi operasional dan manajemen waktu yang efektif.

Ade Lisa Matasik; Randi Tangdialla; Oktavianus Pasoloran; Agustinus Mantong

Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The retail grocery business is an important part of the traditional market economy. However, most micro-businesses still face limitations in financial management and inventory control. This community service activity aims to improve the capacity of retail grocery businesses in Bolu Market, Tallunglipu District, through assistance with simple financial record-keeping and inventory management based on sales data. The implementation methods included observation, socialization, training, and direct assistance to business partners. The results of the activity showed an increase in the partners' understanding of the importance of financial recording and inventory, as well as their initial ability to implement daily business recording. This activity contributed to improving business efficiency and supporting the sustainability of micro businesses in traditional markets. Furthermore, business partners have demonstrated improvements in more structured inventory management, resulting in reduced waste and stock discrepancies. This initiative is expected to have a long-term impact on developing the capacity of micro-entrepreneurs in traditional markets.

Marsshanda Kartika Sari; Tri Ratna Pamikatsih

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to review the perspectives of MSME owners in the Gonilan area, particularly regarding part-time workers and their use in improving operational cost efficiency. The Gonilan area is known to have many MSMEs operating in various sectors, making this study relevant for understanding the challenges they face. A qualitative method was chosen so that the researcher could conduct in-depth interviews with three MSME owners. The informants were selected because they employed both full-time and part-time workers. The interview results showed that part-time workers were effective in reducing operational costs, such as more flexible hourly wages, although there were some disadvantages. The main disadvantages of part-time workers included lack of experience and limited working hours, which could be overcome through extra training and clear task distribution so that they could focus and increase productivity. The study concluded that the use of part-time workers has a significant impact on the operational cost efficiency of MSMEs, helping owners navigate the market without excessive financial burdens and encouraging long-term business growth.

Marsshanda Kartika Sari; Tri Ratna Pamikatsih

Jurnal Transformasi Bisnis Digital 2026 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study aims to review the perspectives of MSME owners in the Gonilan area, particularly regarding part-time workers and their use in improving operational cost efficiency. The Gonilan area is known to have many MSMEs operating in various sectors, making this study relevant for understanding the challenges they face. A qualitative method was chosen so that the researcher could conduct in-depth interviews with three MSME owners. The informants were selected because they employed both full-time and part-time workers. The interview results showed that part-time workers were effective in reducing operational costs, such as more flexible hourly wages, although there were some disadvantages. The main disadvantages of part-time workers included lack of experience and limited working hours, which could be overcome through extra training and clear task distribution so that they could focus and increase productivity. The study concluded that the use of part-time workers has a significant impact on the operational cost efficiency of MSMEs, helping owners navigate the market without excessive financial burdens and encouraging long-term business growth.

Resya Dwi Marselina; Muhammad Fakhri Fakhrurozi; Muhammad Syahrul Pratama; Muhammad Vierman Subarkah; Rendy Tommy Fauzan

Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini 2026 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study aims to analyze the implementation of business networks in improving operational efficiency in small and medium-sized enterprises (SMEs) operating in the outdoor equipment sector. Increasing public interest in outdoor activities has intensified competition among SMEs, requiring them to develop effective collaboration strategies to maintain operational sustainability. This research employs a qualitative descriptive approach with a single case study design conducted at Misala Gear Outdoor, an SME engaged in outdoor equipment rental and sales in Ciwidey, Bandung Regency. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation, and analyzed using descriptive qualitative techniques. The results indicate that the implementation of business networks involving supplier partnerships, outdoor communities, tourism agents, and digital platforms contributes significantly to improving operational efficiency, particularly in inventory management, service delivery, and market reach. Moreover, business networks enable cost control, resource optimization, and service differentiation, which strengthen the enterprise’s competitive position. This study highlights the strategic role of business networks as an operational efficiency driver for SMEs in the outdoor industry and provides practical implications for SME managers in developing collaborative business strategies.

Safitri, Legy; Hambali, Hambali; Sirait, Zulkarnain

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem Supply Chain Management (SCM) dalam pengelolaan persediaan sembako di Toko Grosir Rohman guna meningkatkan efisiensi operasional dan mengatasi permasalahan kehabisan atau kelebihan stok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sistem SCM yang dirancang berbasis website menggunakan PHP dan MySQL, dengan pemodelan UML untuk menganalisis kebutuhan dan perancangan sistem. Hasil dari implementasi sistem menunjukkan peningkatan akurasi data stok, efisiensi dalam proses pemesanan, serta tersedianya informasi real-time yang membantu pengambilan keputusan. Dengan sistem ini, Toko Grosir Rohman mampu mengelola persediaan sembako secara lebih optimal, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan memperkuat daya saing usaha.