Publication Search

67,338 articles from 563 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 57

Analytics

Aurelius Gelu; Ines Genoveva Hane; Maria Regina Moi Pea; Natalia Imelda Seran; Marylin S. Junias +1 more

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2026 Universitas Muhamadiyah Manado

Keamanan dan kesehatan di tempat kerja adalah salah satu hal penting dalam membentuk suasana kerja yang aman, terutama bagi pekerja bongkar muat (TKBM) yang menghadapi risiko kecelakaan kerja yang cukup besar. Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) yang memenuhi standar merupakan salah satu langkah untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja di area pelabuhan. Namun, hasil pengamatan di Pelabuhan Tenau menunjukkan masih ada pekerja yang mengenakan APD tidak sesuai standar SNI dan tidak menggunakan APD secara lengkap saat bertugas. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pendidikan penggunaan APD terhadap pengetahuan keselamatan kerja pada pekerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Tenau. Penelitian ini mengaplikasikan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental yang menggunakan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian terdiri dari 28 responden dengan alat penelitian berupa kuesioner yang berisi 10 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan edukasi, rata-rata responden berhasil menjawab dengan benar 6 pertanyaan (60%) dan memberikan jawaban salah pada 4 pertanyaan (40%). Setelah mendapatkan edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan di mana sebagian besar responden dapat menjawab dengan benar sebanyak 9 pertanyaan (90%) dan jawaban salah berkurang menjadi 1 pertanyaan (10%). Berdasarkan hasil studi, dapat disimpulkan bahwa pelatihan penggunaan APD berdampak pada peningkatan pengetahuan keselamatan kerja bagi tenaga kerja bongkar muat (TKBM). Sehingga, diperlukan pengawasan dan pendidikan secara berkala mengenai pemakaian APD yang memenuhi standar SNI untuk meningkatkan keselamatan kerja di area pelabuhan.  

Regita Dwi Sufiana; Zaneta Ghea Azzahra; Rani Amelia; Masturoh

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam melanjutkan pembangunan Negara, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa remaja merupakan aset atau modal utama sumber daya manusia bagi pembangunan bangsa di masa depan. Oleh karena itu, kesehatan remaja perlu dijaga agar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, produktif dan berkualitas. Metode penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Metode PAR menggunakan beberapa teknik, antara lain; pertama, observasi, focus group discussion (FGD), Sharing Knowladge, wawancara mendalam, pelatihan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pertama, kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMADAN) tahun 2026 di Panti Asuhan Ma'had Tahfidz Al Anwar, Desa Tegalandong, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, berhasil memberikan edukasi kesehatan reproduksi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan gizi kepada 63 peserta anak dan remaja. Kedua, diskusi menekankan bahwa kesehatan reproduksi, PHBS, dan gizi merupakan aspek krusial bagi remaja, terutama dalam mencegah masalah seperti anemia, stunting, dan penyakit menular. Ketiga, secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menjadi pemicu bagi remaja untuk menerapkan pola hidup sehat, meskipun diperlukan evaluasi lebih lanjut dan penguatan bahan gizi untuk dampak yang maksimal.

Abdul Jalal; Achmad Farishy Firmansyah; Muhamad Arif; Uswatun Hasanah; M. Jadid Khadavi

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This community service activity was carried out to assist MSME (Micro, Small, and Medium Enterprises) actors in Jrebeng Kulon Village in understanding and utilizing affiliate programs as a digital marketing strategy. The training was conducted through material presentation, demonstrations, and practical mentoring to ensure participants could follow each step more easily. Before the training, most participants were unfamiliar with the concept of affiliation and lacked the technical skills to use affiliate platforms. After participating in the activity, a significant increase was observed, particularly in the participants' ability to create accounts, select products, understand the commission system, and embed affiliate links. This change indicates that a practice-based training method is effective in helping MSMEs adapt to the developments in digital marketing technology. Overall, this training provided tangible benefits in improving digital literacy and opening opportunities for MSMEs to grow their businesses through a more effective and relevant marketing strategy in the digital era.

Janti Soegiastuti; Nurhayati, Ema; Maliki Aji Prakoso

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir Kampung Tambak Lorok, Semarang, dalam pengendalian sampah plastik melalui inovasi teknologi berbasis gim edukasi digital bernama 'Marine Protector'. Permasalahan sampah plastik di kawasan pesisir telah menimbulkan dampak ekologis dan sosial ekonomi yang signifikan. Melalui pendekatan gamifikasi, kegiatan ini mengintegrasikan edukasi lingkungan, hukum, dan ekonomi sirkular ke dalam media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah plastik, keterlibatan aktif ibu-ibu PKK RW 14 Tambak Lorok, serta munculnya praktik pengurangan plastik sekali pakai di rumah tangga. Luaran kegiatan meliputi aplikasi gim edukasi, modul pelatihan, video dokumentasi, dan poster edukatif. Inovasi ini terbukti efektif sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dan memiliki potensi replikasi untuk wilayah pesisir lainnya di Indonesia.

Renteng, Septriani; Simanjuntak , Susi Roida; Mapaly, Heilbert Armando

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pendidikan seks kepada anak sejak dini dan pemilihan jenis tontonan yang sesuai dengan usia anak perlu menjadi perhatian orang tua sebagai upaya untuk mencegah kekerasan seksual yang terjadi pada anak. Namun faktanya pendidikan seksual kepada anak usia prasekolah belum dilakukan secara optimal oleh orang tua sehingga pemahaman seksual pada anak masih terbatas selain itu juga anak suka menonton video di aplikasi yang beresiko munculnya video tidak sesuai usia anak. Belum optimalnya orang tua dalam melakukan pendidikan seksual juga ditemukan di TK GMIM Alfa Omega dan TK Pembina, dimana orang tua mengungkapkan tidak mengetahui cara untuk melakukan pendidikan seksual dan anak suka menggunakan youtube untuk menonton. Berdasarkan hal tersebut dibentuk kegiatan pemberdayaan orang tua dalam bentuk kegiatan pelatihan metode story telling.dan pemanfaatan youtube kids. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam melakukan pendidikan seksua dengan metode story telling dan penggunaan youtube kids. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas 3 tahapan yaitu sosialisasi, pelatihan serta monitoring dan evaluasi yang diikuti oleh orang tua anak usia prasekolah di Tk GMIM Alfa Omega dan TK Pembina. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan orang tua dan keterampilan orang tua dalam melakukan pendidikan seks kepada anak usia prasekolah dan pemanfaatan aplikasi youtube kids. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini membawa dampak positif terhadap kemampuan orang tua melakukan pendidikan seksual dan pengunaan youtube kids sebagai alternatif tontonan bagi anak.

irsyad, irsyad; Trisiana, Anita; Wartoyo, Wartoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Smart Village dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan literasi digital di Desa Mlese, yang dikenal sebagai Desa Pelopor Pancasila. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi tersebut memberikan dampak positif berupa kemudahan administrasi desa, transparansi informasi, serta penguatan nilai-nilai Pancasila melalui kolaborasi antarwarga. Namun, masih terdapat tantangan seperti rendahnya literasi digital pada kelompok lanjut usia, keterbatasan akses internet, dan preferensi layanan tatap muka. Pemerintah desa berupaya mengatasi kendala ini melalui pelatihan dan pendampingan, meskipun perbaikan infrastruktur dan sosialisasi lebih intensif masih diperlukan. Kesimpulannya, Smart Village memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi digital dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila Kata Kunci : Smart Village, Literasi Digital, Desa Pelopor Pancasila.   ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of the Smart Village application in enhancing community empowerment and digital literacy in Mlese Village, known as a Pancasila Pioneer Village. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through field observations, in-depth interviews, and literature studies. The findings indicate that the application positively impacts village administration by simplifying processes, increasing information transparency, and strengthening Pancasila values through community collaboration. However, challenges remain, such as low digital literacy among the elderly, limited internet access, and a preference for face-to-face services. The village government is addressing these issues through training and assistance, although more intensive infrastructure improvements and outreach are still needed. In conclusion, Smart Village holds significant potential to support digital transformation and community empowerment in alignment with Pancasila values. Keywords: Smart Village, Digital Literacy, Pancasila Pioneer Village.

Putra Kembaren, Bastanta Eka; Riana Handayani Silalahi; Deafani Clara Sinaga; Ellyta E. Tambunan

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul “Peningkatan Kapasitas SDM dalam Pengelolaan Website sebagai Strategi Pemasaran Digital Desa Wisata River Side Juma Bulu, Ajibata” bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat lokal dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi pariwisata. Melalui pendekatan partisipatif berupa sosialisasi, pelatihan teknis pengelolaan website berbasis WordPress, serta pendampingan pembuatan konten digital, kegiatan ini berhasil menghasilkan website resmi Desa Wisata River Side Juma Bulu (https://riversidejumabulu.id/) yang berfungsi sebagai pusat informasi, promosi, dan reservasi wisata. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta menyatakan puas terhadap pelatihan, dengan dampak berupa meningkatnya kapasitas SDM lokal, terbentuknya tim pengelola digital desa, dan penguatan daya saing destinasi wisata

Zainuri Zainuri; Sebastiana Viphindrartin; Regina Niken W; Ra'iyatu Imadidin; Rachmania Nurul Fitri Amijaya +2 more

Jurnal Pengabdian Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Program pengabdian masyarakat bertajuk “Menenun Inovasi: Transformasi Kelembagaan dan Bisnis Digital Berkelanjutan bagi UMKM Batik Khas Jember di Desa Sumberpakem” bertujuan memperkuat daya saing UMKM batik melalui transformasi digital dan penguatan kelembagaan kolektif. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tiga tahapan terintegrasi: pelatihan Digital Marketing dan E-Commerce, penerapan Business Model Canvas (BMC) terpadu, serta inisiasi pembentukan Koperasi Batik Sumberpakem. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital, kemampuan promosi daring, dan pengelolaan bisnis peserta. Seluruh UMKM mitra kini memiliki akun aktif di berbagai platform digital (Instagram, TikTok, dan Shopee) serta mampu menghasilkan konten promosi yang kreatif dan profesional. Selain itu, terbentuknya tim inisiator koperasi menjadi langkah konkret menuju kemandirian ekonomi kolektif yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya mendorong adaptasi teknologi, tetapi juga membangun ekosistem kolaboratif antara akademisi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM. Dampak keberlanjutan diarahkan pada pendampingan koperasi, penguatan jejaring pasar, serta peningkatan infrastruktur digital desa.

Adam Syahidillah Pratama; Irvan Sebastian Iskandar

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Restrukturisasi organisasi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur merupakan dampak dari pemisahan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang melahirkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui proses restrukturisasi organisasi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur dengan fokus pada perubahan struktur, sistem, dan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restrukturisasi menghasilkan struktur yang lebih ramping dengan pembentukan ketua tim (KETIM) yang mempercepat proses pengambilan keputusan. Namun, ditemukan beberapa masalah yang muncul yaitu: 1) ketidaksiapan sumber daya manusia dalam menyesuaikan budaya kerja baru, 2) alur pelaporan yang belum sepenuhnya jelas, 3) resistensi pegawai terhadap perubahan, serta 4) sistem teknologi informasi seperti STAR ASN yang belum sepenuhnya terintegrasi sehingga menyebabkan inefisiensi administrasi. Penelitian ini menegaskan bahwa restrukturisasi memerlukan kebijakan pendukung berupa pelatihan pegawai, sosialisasi yang lebih intensif, serta penguatan integrasi sistem teknologi informasi agar tujuan reformasi birokrasi dapat tercapai secara optimal

Regina Putri , A. Ananta; Antong; Sultan

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Financial Anxiety, literasi keuangan, dan Self-control mempengaruhi pengambilan keputusan keuangan di kalangan warga Kota Palopo.Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei online yang melibatkan 80 responden berusia 18-35 tahun, dengan gaji bulanan kurang dari 10 juta rupiah dan tingkat pendidikan minimal SMA. Untuk analisis data, regresi linier berganda digunakan untuk menilai peran setiap variabel dalam pengambilan keputusan keuangan Temuan menunjukkan bahwa Self-control dan literasi keuangan secara signifikan meningkatkan pengambilan keputusan keuangan sementara kecemasan keuangan tidak memiliki dampak yang signifikan. Hasil ini menekankan betapa pentingnya pengendalian diri dan literasi keuangan untuk meningkatkan standar pengambilan keputusan keuangan. Temuan ini menyoroti pentingnya literasi keuangan dan pengendalian diri dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan keuangan. Oleh karena itu, program untuk meningkatkan literasi keuangan dan pelatihan pengendalian diri direkomendasikan sebagai langkah strategis untuk mendukung pengambilan keputusan keuangan yang lebih bijaksana di masyarakat. Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat memperluas ruang lingkup dan jumlah penelitian Responden juga memperhitungkan faktor-faktor tambahan yang dapat mempengaruhi hubungan antara kepedulian keuangan dan pengambilan keputusan keuangan, seperti tingkat pendapatan dan dukungan sosial.

Budi Santoso; KARTIKA WIJAYA

Amphibious Journal 2025 Akademi Angkatan Laut

Optimalisasi alat komunikasi dalam latihan praktek serbuan mekanis bagi taruna Korps Marinir merupakan aspek penting dalam memperkuat kemampuan taktis dan koordinasi di medan pertempuran modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan teknologi komunikasi terbaru guna meningkatkan efektivitas serbuan mekanis dan koordinasi antar unit dalam latihan lapangan Korps Marinir. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis data dari observasi lapangan, wawancara dengan personel militer, dan kajian literatur terkait. Hasil penelitian menyoroti pentingnya penggunaan alat komunikasi sejaring yang terintegrasi dengan teknologi terbaru seperti jaringan 5G, kecerdasan buatan, dan sensor canggih untuk memfasilitasi pertukaran informasi yang cepat dan akurat di antara unit-unit yang terlibat dalam serbuan mekanis. Penerapan teknologi komunikasi terbaru ini memberikan dampak positif dalam latihan praktek serbuan mekanis, termasuk peningkatan kecepatan pengambilan keputusan, koordinasi yang lebih baik antar unit, serta respons yang lebih cepat terhadap perubahan situasi di medan pertempuran. Namun, tantangan seperti keamanan informasi, ketahanan jaringan, dan kebutuhan pelatihan personel dalam penggunaan teknologi baru juga perlu diperhatikan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang pentingnya optimalisasi alat komunikasi dalam latihan praktek serbuan mekanis untuk meningkatkan kesiapan dan efektivitas Korps Marinir dalam menghadapi tantangan di medan pertempuran modern. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya investasi dalam pengembangan, pelatihan, dan penggunaan alat komunikasi sejaring yang canggih untuk mendukung misi militer yang kompleks dan dinamis.

Yuniarti, Nur Atika; Pramudya, Ryan Arya; Mutiarachim, Atika

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian masyarakat melalui penguatan manajemen bisnis telah dilaksanakan di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan pada 25 Mei 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial petani jamur melalui pelatihan manajemen usaha dan strategi pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi pencatatan keuangan yang belum optimal, ketiadaan standar pengemasan produk, dan minimnya pemanfaatan media digital untuk pemasaran. Kegiatan pelatihan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif, mencakup distribusi hasil panen, teknik pengemasan, dan pemasaran digital. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan: manajemen usaha sederhana naik 75%, penguasaan teknik pengemasan meningkat 80%, dan penggunaan media digital untuk pemasaran bertambah 70%. Dampak positif terlihat dari munculnya pembeli dari luar desa setelah petani mengunggah produk ke media sosial, mendorong terwujudnya wirausahawan mandiri yang mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.

Grace Septiana Putri; Rachmad Sukma Putranto

Jurnal Kendali Akuntansi 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan efektivitas penggunaan HPAI Sales Integrated Sistem (HSIS) dalam pencatatan transaksi sederhana pada Business Center (BC) Halalmart HNI Sidoarjo 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan pengelola dan staf, serta analisis dokumen terkait penggunaan HSIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi HSIS memberikan dampak positif signifikan dalam meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan transparansi proses bisnis. Sistem ini terbukti user-friendly dan mudah diadaptasi oleh pengguna, dengan fitur-fitur terintegrasi yang mencakup pencatatan transaksi, manajemen inventaris, dan pelaporan real-time. HSIS berhasil mengotomatisasi proses pencatatan transaksi, mengurangi human error, dan memberikan dukungan yang kuat untuk pengambilan keputusan manajemen melalui fitur analytics dan reporting. Namun, penelitian juga mengidentifikasi beberapa tantangan, terutama ketergantungan tinggi pada konektivitas internet, kebutuhan pelatihan pengguna untuk fitur-fitur advance, dan perlunya adaptasi proses bisnis dari sistem manual ke digital. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa HSIS efektif meningkatkan efisiensi waktu operasional dan kepuasan pelanggan, namun memerlukan langkah mitigasi untuk mengatasi tantangan teknis guna memastikan kontinuitas operasional yang optimal.

Hutri Rizki Amelia; Yulia Novita

SOSIAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Kebun strawberry Dzjikho Alahan Panjang merupakan salah satu kawasan  agrowisata yang semakin populer di Sumatera Barat. Keindahan alam pegunungan, suasana sejuk, dan pengalaman unik memetik strawberry langsung dari kebun menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Selain menawarkan pengalaman wisata yang menarik, keberadaan kebun ini juga memberikan peluang bagi masyarakat setempat untuk mengembangkan sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keberadaan objek wisata kebun strawberry Dzjikho terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptik kualitatif dengan teknik pengumpulan data meliputi pengamatan lapangan, wawancara mendalam terhadap informan kunci, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata di Alahan Panjang memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat lokal, menciptakan banyak peluang kerja disektor agrowisata, perdagangan, dan jasa. Pemerintah desa juga mendorong keterlibatan masyarakat melalui pelatihan dan penyuluhan. Kelompok tani dibentuk untuk berbagi ilmu, sementara kegiatan gotong royong rutin dilakukan untuk membersihkan kebun dan area sekitarnya. Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga mempererat hubungan antar warga. Namun, dampak negatif seperti polusi dan akulturasi budaya juga menjadi perhatian masyarakat setempat.  Masyarakat Alahan Panjang secara umum menerima perkembangan pariwisata dengan baik, meskipun ada kekhawatiran terkait masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan adat lokal.

Susanti Sundari; Carolina, Thabita; Athalah, Rafif; Suwarni, Putri Endah

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

SDN 1 Bumi Waras merupakan sekolah yang memiliki kerentanan bencana yang tinggi sehingga perlu dilakukan pelatihan pertolongan pertama, evakuasi, dan penanganan darurat secara berkala dalam membangun sekolah yang aman bencana. Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk kesiapsiagaan terhadap tingginya risiko bencana sehingga dapat meminimalisir dampak negatif bencana terhadap kehidupan di lingkungan sekolah, baik secara individu maupun kolektif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu Community Capacity Building atau Peningkatan Kapasitas Komunitas dalam meningkatkan kemampuan dan kapasitas masyarakat mengatasi masalah yang mereka hadapi. Dari observasi langsung pada kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan kapasitas warga SDN 1 Bumi Waras dalam pertolongan pertama, evakuasi, dan penanganan kedaruratan, cara penggunaan peralatan P3K yang umum, membentuk karakter siswa yang tangguh, mandiri, dan peduli. Dengan mengikuti pelatihan pertolongan pertama, siswa dan warga sekolah dapat menjadi agen perubahan dalam masyarakat dan berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan di lingkungan sekitar.

Vera Maria; Nisrina Khalda Turnip; Alya Malika Putri; Febri Haerurrohman

Journal Economic Excellence Ibnu Sina 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Leadership training and human resource (HR) development for students of the Faculty of Economics and Business (FEB) at Sultan Ageng Tirtayasa University (Untirta). Organizational culture has an effect on development programs, such as leadership training. this factor is very important in achieving success. This research method uses a descriptive quantitative approach by collecting data through questionnaires given to students who take part in leadership training programs at FEB Untirta. The analysis shows that organizational culture that supports collaboration, innovation, and openness has a positive effect on the effectiveness of leadership training programs. In contrast, organizational customs that tend to be hierarchical and unchangeable can hinder the development of students' human resources. This study assists training program managers at FEB Untirta in developing approaches that are in line with organizational culture to improve leadership training outcomes and student human resource development in the future.  

Hidayatullah, Mahdi; Hairul Hatami; Achmad Fauziannor

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2025 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini menyoroti tantangan retensi karyawan Generasi Z di Indonesia, yang memiliki preferensi kerja berbeda dari generasi sebelumnya. Dengan menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dari 35 penelitian antara 2013-2024, ditemukan bahwa fleksibilitas kerja, pengembangan karier, kompensasi yang kompetitif, dan budaya organisasi yang mendukung inovasi adalah faktor utama yang meningkatkan loyalitas Generasi Z. Perusahaan yang menawarkan lingkungan kerja fleksibel, sistem kompensasi berbasis penghargaan, serta program pelatihan dan mentoring berbasis teknologi lebih efektif dalam mempertahankan karyawan muda. Disarankan agar organisasi mengadopsi kebijakan retensi adaptif, termasuk program kesejahteraan mental, kepemimpinan transparan, dan optimalisasi teknologi digital. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi peran mentoring, kesejahteraan mental, dan dampak platform kerja digital dalam meningkatkan keterikatan karyawan Generasi Z.

J. Priyanto Widodo; Iman Subekti; Anggun Purnomo Arbi

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2025 CV. Aksara Global Akademia

Kurangnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, khususnya Google Earth, menjadi tantangan bagi para pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan Google Earth sebagai media pembelajaran melalui pelatihan berbasis praktik. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di SD Katolik Santa Maria Kota Blitar yang berlokasi di Jl. Sudanco Supriyadi No.21 Blitar pada tanggal 14 Desember 2024. Penelitian ini merupakan pengabdian masyarakat dan metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, dan pendampingan. Temuan kunci menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan fitur Google Earth untuk pembelajaran interaktif. Kesimpulannya, pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, meskipun masih diperlukan pendampingan lanjutan. Disarankan agar program pelatihan ini diterapkan secara berkelanjutan dan diperluas ke wilayah lain.

Wibowo, Muhammad Nanang Khilmi; Cholil, Saifur Rohman

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Penanganan bencana merupakan isu krusial dalam mengurangi dampak negatif bencana alam dan non-alam di Kota Semarang, yang memiliki potensi bencana seperti banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanganan bencana di Kota Semarang pada tahun 2024 dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan VIseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje (VIKOR), untuk menentukan prioritas tindakan yang paling efektif dalam mitigasi dan respons bencana. Metode AHP digunakan untuk memberikan bobot pada kriteria-kriteria yang mempengaruhi penanganan bencana, seperti kesiapsiagaan, infrastruktur, dan sumber daya manusia. Selanjutnya, metode VIKOR diterapkan untuk memilih solusi terbaik berdasarkan alternatif penanganan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas penanganan bencana di Kota Semarang sebaiknya difokuskan pada penguatan sistem peringatan dini dan pengembangan infrastruktur evakuasi, dengan memperhatikan kesiapsiagaan masyarakat sebagai faktor pendukung utama. Berdasarkan perhitungan AHP, kriteria "kesiapsiagaan masyarakat" memperoleh bobot tertinggi, sementara perhitungan VIKOR menunjukkan bahwa tindakan penguatan infrastruktur evakuasi adalah solusi terbaik untuk mengurangi dampak bencana. Penelitian ini merekomendasikan Pemerintah Kota Semarang untuk meningkatkan investasi pada infrastruktur penanganan bencana dan memperkuat pelatihan serta keterlibatan masyarakat dalam program kesiapsiagaan bencana.  

Gadis Deslinda, Gadis; Intan Ayu Saputri; Achmad Mufid Marzuqi; Muhammad Husin Al Fatah

Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Pengelolaan waktu yang efektif merupakan keterampilan penting bagi anak-anak untuk mencapai tujuan belajar dan aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan manajemen waktu melalui penggunaan jadwal harian yang dirancang khusus untuk anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi Pemaparan materi berkaitan dengan manajemen waktu, pelatihan pembuatan jadwal harian, dan wawancara singkat dengan peserta untuk mengevaluasi dampak kegiatan. Hasil dari wawancara menunjukkan bahwa anak-anak merasa lebih terorganisir dan mampu mengatur aktivitas harian mereka dengan lebih baik setelah mengikuti program ini. Selain itu, mereka juga melaporkan peningkatan dalam fokus dan produktivitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendidik anak-anak mengenai pentingnya pengelolaan waktu yang baik.