Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 170

Analytics

Nurmala Sari; Ernita Puspa Dewi; Hannisa Fitri Effendi; Ramadhan Fathur Rahman Syah; Ziada Filosofia

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

The low quality of Dasawisma administrative management remains a major challenge in supporting the effectiveness of the Family Empowerment and Welfare (PKK) programs at the community level. This problem is characterized by poorly organized family data records, weak documentation of activities, and limited understanding among administrators regarding the strategic role of administration as a basis for planning and decision-making. This Community Service Program (PKM) aims to improve the quality of Dasawisma administration through collaboration between higher education institutions and Dasawisma groups as an effort to strengthen community organizational governance. The method employed is a participatory community organizing approach, encompassing stages of joint planning, technical administrative assistance, training, and reflective evaluation. The results indicate an improvement in administrators' understanding and skills in managing administrative tasks, the establishment of more systematic data and activity recording systems, and increased participation and organizational ownership among Dasawisma members. Furthermore, the program encouraged the emergence of local leadership and collective awareness of the importance of as an instrument for institutional strengthening. Overall, collaboration with higher education institutions proved effective in promoting sustainable improvements in Dasawisma administrative governance.

Dewi Jannah; Lilis Wahyuni; Sulis Pratiwi

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Dasawisma groups have strategic potential in supporting family independence, but have not been optimally empowered. This Community Service activity aims to strengthen Dasawisma's capacity as agents of social change in enhancing family independence through the internalization of independence spirit values. The method used was a participatory and educational community organizing approach, implemented at Dasawisma Asoka RT.007, Bukit Timah Sub-district, Dumai City, on August 10, 2024. Activities included interactive material delivery, group discussions, work program preparation simulations, and reflective evaluations. The results showed increased understanding among Dasawisma members regarding their strategic roles, emergence of initiative and self-confidence, ability to formulate solutions based on local potential, and formation of more structured cooperation patterns and emergence of local mobilizer figures. The participatory approach based on independence values proved effective in driving Dasawisma's transformation from administrative implementers to subjects of independent and sustainable family and community development.

Kurniawati, Kurniawati

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui implementasi sistem manajemen organisasi dalam pengelolaan dana ZIS di Baznas Provinsi Bali. 2) Untuk mengetahui pengelolaan dana ZIS (Zakat, infak, dan sedekah) di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bali. Metode penelitian ini pendekatan kualitatif berupa deskriptif analisis dari hasil wawancara dan pengamatan kepada informan dan Muzakki serta dokumentasi yang diperoleh penulis dari Baznas Provinsi Bali dengan teknik analisis data yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Dari hasil pembahasan pada penelitian ini dapat diketahui bahwa manajemen organisasi di Baznas Provinsi Bali yaitu melalui 1) Perencanaan, perencanaan pekerjaan Baznas Provinsi Bali dilakukan akhir tahun sebelum tahun berikutnya, sebelum tahun berjalan dan sebelum kegiatan berlangsung. 2) Pengorganisasian, struktur tugas organisasi sudah dibentuk dari awal terbentuknya Baznas Provinsi Bali. 3) Pengarahan, pengarahan diberikan sebulan sekali atau setiap pimpinan mengadakan acara. 4) Pengawasan, ada dua yaitu pengawasan internal dan pengawasan eksternal. Baznas Provinsi Bali sudah menerapkan tiga prinsip dasar pengelolaan dana ZIS yaitu independen, netral, dan transparan. Dan dalam pengelolaan dana ZIS di Baznas Provinsi Bali melalui penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan, untuk pendistribusian dana ZIS Baznas Provinsi Bali melalui lima program, yaitu Bali Cerdas, Bali Sejahtera, Bali Peduli, Bali Taqwa, dan Bali Sehat.

Samyel Saragih; Fernaendi Girsang; Resnewi Sitanggang; Aulia Pranata Yusuf; Rully Marbun +1 more

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Festival dapat diartikan sebagai hari atau pekan gembira dalam rangka peringatan peristiwa penting atau bersejarah. tujuan dan maksud dari kegiatan ini yakni untuk mengembangkan tapai agar lebih dikenal oleh masyarakat luas dengan varian yang berbeda dan juga agar dapat dikembangkan kembali supaya masuk dalam UKM, dan juga membuka peluang bagi generasi millenial untuk mengenal usaha yang berpeluang besar.Dengan adanya festival sayembara atau perlombaan/kompetisi, maka para mahasiswa melakukan festival untuk melakukan perlombaan/kompetisi yang dilakukan antar SMA. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa/i dari Fakultas Ekonomi Prodi Pembangunan dan Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun Pematang Siantar. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 1 Desember 2022 di Universitas Simalungun. Adapun tujuan dan maksud dari kegiatan ini yakni untuk mengembangkan tapai agar lebih dikenal oleh masyarakat luas dengan varian yang berbeda dan juga agar dapat dikembangkan kembali tapai supaya masuk dalam UKM selain . Kegiatan perlombaan ini diikuti oleh 10 tim, di mana  1 tim terdiri dari 3 orang  dari SMA/SMK yang ada di Kota Pematang Siantar. Perlombaan yang dilakukan yaitu membuat makanan dari berbahan dasar tapai, dengan ini siswa/i ditantang untuk membuat makanan dari bahan dasar tapi dengan sekreatif mungkin. Tim dari pelaksana kegiatan ini berjumlah 18 orang dari Fakultas Ekonomi Prodi Pembangunan Universitas Simalungun.

Dila Erlianti; Lilis Wahyuni; Wagimin Wagimin; Sobirin Sobirin

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

This Community Service Program (PkM) was motivated by the low quality of administrative order in the bookkeeping and document management system of Dasawisma Anggur Merah 3 RT 08, Bukit Timah Village, characterized by unsystematic data recording, weak documentation practices, and limited understanding of accountable and organized administration. The objective of this program was to strengthen the capacity of Dasawisma in implementing orderly administration through the development of structured, transparent, and sustainable bookkeeping and documentation systems. The method applied was a participatory community organizing approach, implemented through socialization, technical assistance, simple bookkeeping training, hands-on documentation practices, and participatory evaluation. The results indicate a significant improvement in the understanding of Dasawisma members regarding the importance of administrative order, behavioral changes in record-keeping and document management, the establishment of a more structured bookkeeping system, and the emergence of collective awareness of administration as a foundation for program planning and decision-making. In addition, local leaders (local leaders) emerged as driving forces in strengthening administrative management and institutional capacity. This program contributes to the creation of more professional, accountable, and sustainable governance of Dasawisma organizations in community-based empowerment initiatives.

Lilisuryani Lilisuryani; Fatimah Fatimah; Sabariah Sabariah

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

This community service activity aims to enhance the human resource capacity of Dasawisma members in effective administration management as a family development data base at the sub-district level. The assistance was conducted using a participatory approach and hands-on practice, including socialization, technical administrative training, and reflective discussion. The results indicated an increase in Dasawisma members' understanding of the importance of orderly, systematic, and integrated administration in supporting social activities. Members' technical skills in managing family data, filling administrative books, classifying information, and preparing simple reports improved significantly. Furthermore, the assistance strengthened communication and coordination between Dasawisma and sub-district officials, promoted group independence, and strengthened Dasawisma's role as a key data source for family development. These findings confirm that planned and participatory higher education assistance plays a strategic role in community empowerment, supports good governance at the local level, and can serve as a replicable model for other community development programs.

Dila Erlianti; Irawati Irawati; Nurhaliza Nurhaliza; Tri Utami

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

This Community Service Program (PKM) was conducted as an effort to strengthen organizational capacity in improving the performance of Dasawisma in Bukit Timah Subdistrict, Dumai City, particularly in management and organizational practices. The main problems faced by the community partners included suboptimal organizational functions, limited understanding of organizational management, administration, and simple financial recording, which affected participation and program sustainability. This program aimed to enhance the knowledge, skills, and awareness of Dasawisma members regarding effective organizational management and administrative practices. The methods applied were participatory counseling and assistance through lectures, interactive discussions, and practical exercises on organizational management and basic bookkeeping. The results indicated an improvement in members’ understanding of organizational roles and functions, increased motivation and active participation, and the emergence of collective awareness about the importance of administration and collaboration. Furthermore, the program encouraged more structured and organized behavior, serving as an initial step toward strengthening Dasawisma’s institutional capacity.

Fitra Hadi Khaz; Refdi Refdi; Muhammad Arya Wijaya; Novier Jorgi

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Household environmental problems such as poor waste management, the practice of burning waste, and limited use of home yards remain major challenges in creating clean and healthy residential areas. Dasawisma, as the smallest unit within the PKK structure, holds a strategic role in fostering environmental awareness and pro-environmental behavior at the family level. This Community Service Program (PkM) aims to build an environmentally caring community through strengthening the role of Dasawisma, improving members' knowledge, and encouraging new habits in household environmental management. The method used a participatory approach consisting of problem identification, interactive counseling sessions, hands-on practice in waste management and yard utilization, and field mentoring. The results indicate an increase in members' understanding of environmental issues, behavioral changes in sorting organic and inorganic waste, simple composting practices, and the cultivation of plants in home yards. In addition, collective awareness and the emergence of local leaders helped sustain the environmental movement within the community. This program demonstrates that strengthening Dasawisma is an effective family-based empowerment strategy to support social transformation toward a cleaner, healthier, and more sustainable environment.

Ayu Sekar Dewanti

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Ketentuan Pasal 15 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia yang mengatur mengenai eksekusi objek jaminan fidusia oleh penerima fidusia (kreditur) yang dalam praktiknya dinilai hanya memberikan jaminan dan perlindungan hukum terhadap penerima fidusia (kreditur) untuk dapat melakukan eksekusi objek jaminan fidusia secara serta merta tanpa parameter, mekanisme dan prosedur hukum yang jelas telah dinyatakan inkonstitusional bersyarat melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 tanggal 6 Januari 2019 yang pada pokoknya dalam amar putusan menyatakan mekanisme dan prosedur hukum dalam pelaksanaan eksekusi sertifikat jaminan fidusia terhadap jaminan fidusia yang tidak ada kesepakatan tentang cidera janji (wanprestasi) dan debitur keberatan menyerahkan secara sukarela objek yang menjadi jaminan fidusia harus dilakukan dan berlaku sama dengan pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, serta cidera janji tidak ditentukan secara sepihak oleh kreditur melainkan atas dasar kesepakatan antara kreditur dengan debitur atau atas dasar upaya hukum yang menentukan telah terjadinya cidera janji. Rumusan masalah dalam penelitian ini masalah: (1) Bagaimana pertimbangan hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 terhadap pelaksanaan eksekusi objek jaminan fidusia?; (2) Hambatan-hambatan apa yang timbul dalam pelaksanaan eksekusi objek jaminan fidusia dan bagaimana cara mengatasi hambatan tersebut?; dan (3) Bagaimana akibat hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 terhadap pelaksanaan eksekusi objek jaminan fidusia? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan. Spesifikasi yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah studi kepustakaan dengan metode analisis data menggunakan teknik yuridis kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Mahkamah Konstitusi dalam pertimbangan hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 menyatakan ketentuan Pasal 15 ayat (2) dan ayat (3) UU Jaminan Fidusia belum bekerja dengan baik dalam mewujudkan kepastian hukum yang adil, jaminan dan perlakuan yang sama di hadapan hukum, perlindungan hukum bagi para pihak yang terikat dalam perjanjian fidusia, serta terdapat permasalahan konstitusionalitas yaitu ketidakpastian hukum yang berkaitan dengan tata cara pelaksanaan eksekusi dan kepastian tentang waktu kapan sesungguhnya pemberi fidusia (debitur) dinyatakan telah melakukan “cidera janji” (wanprestasi); (2) Hambatan dalam pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 adalah belum adanya parameter untuk menentukan kriteria dalam perjanjian fidusia mengenai apa yang disebut sebagai wanprestasi atau cidera janji, dan apakah pengajuan/penanganan sengketa di pengadilan berlaku untuk seluruh objek jaminan fidusia atau hanya untuk objek jaminan fidusia tertentu yang memiliki nilai yang besar; dan (3) Mekanisme dan prosedur pelaksanaan eksekusi sertifikat jaminan fidusia juga harus dilaksanakan dengan mengikuti tata cara pelaksanaan eksekusi sebagaimana yang diatur dalam ketentuan Pasal 196 HIR atau Pasal 208 RBg yaitu dengan mengajukan permohonan kepada pengadilan negeri.

Suroto; Adhi Gunawan

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini mengkaji mengenai putusan hakim dalam perkara pembatalan akta risalah lelang dikarenakan adanya kesalahan prosedur dalam penetapan nilai limit lelang dalam pelaksanaan lelang dengan menjadikan putusan pengadilan sebagai objek kajiannya. Dasar pertimbangan hakim dalam pembatalan akta risalah lelang didasarkan pada dua (2) hal, yaitu: (a) adanya perbuatan melawan hukum dari kreditur yang telah serta merta tanpa sepengetahuan debitur mengajukan permohonan lelang. (b) adanya kesalahan prosedur dalam penetapan nilai limit lelang dalam pelaksanaan lelang. Akibat hukum yang timbul dengan dibatalkannya akta risalah lelang ada 5 (lima), yaitu: (a) Obyek lelang harus dikembalikan kepada keadaan hukum semula, namun tetap dalam status barang jaminan yang tercatat atas nama kreditur. (b) Hak pemenang lelang atas objek lelang menjadi berakhir. (c) Kreditur harus mengembalikan hasil lelang sejumlah uang yang telah disetorkan kepada pemenang lelang. (d) Debitur tetap diharuskan memenuhi kewajibannya melunasi utangnya sebesar hutang pada posisi semula. (e) Akta risalah lelang dengan sendirinya batal demi hukum. Perlindungan hukum terhadap pemenang lelang atas adanya pembatalan akta risalah lelang oleh putusan pengadilan yaitu pemenang berhak mendapatkan kembali haknya atas sejumlah uang yang telah dibayarkan dalam pelaksanaan lelang tersebut.

Purnama, Mega Ulan; Hafizd, Khairul Anwar; Fathurrahmani, Fathurrahmani

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Berkah Bersama (BB) adalah sebuah Perusahaan inti kemitraan yang bergerak di bidang peternakan ayam broiler yang didirikan pada tanggal 26 November 2020 atas dasar keinginan bersama untuk mengembangkan potensi daerah sendiri dan dimiliki bersama oleh orang-orang daerah sendiri serta menjadi tuan rumah sendiri untuk mengembangkan usaha peternakan yang lebih maju dan unggul sesuai dengan potensi daerah Tanah Laut yang menjadi basis ayam broiler terbesar di wilayah Kal-SelTeng dan lebih mendekatkan hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan dan pendampingan usaha peternakan yang berkelanjutan. Pendataan logistik yang dilakukan oleh admin pada perusahaan berkah bersama masih bersifat sederhana dengan menggunakan Microsoft Excel, dari permasalahan tersebut akan membangun Sistem Informasi Berkah Bersama Berbasis Web (Studi Kasus: Divisi Logistik Perusahaan Berkah Bersama). Sistem informasi ini dibangun menggunakan model Incremental karena prosedure yang digunakan pada model ini dilakukan secara berurutan, sehingga dapat membantu dalam pembuatan sistem dan user yang akan menggunakan sistem.

Nafisah Nurulrahmatiah; Kartin Aprianti; Mulyadin, Mulyadin; Intisari Haryanti; Aliah Pratiwi +1 more

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

UMKM adalah salah satu sektor yang memberikan manfaat besar baik bagi daerah maupun masyarakat, dengan kemampuannya untuk menyerap banyak tenaga kerja, sektor ini menjawab ketimpangan antara pertumbuhan penduduk usia produktif dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, selain itu UMKM juga mempunyai kontribusi positif dalam meningkatkan PDB suatu daera. Adapun permasalahan prioritas yang mendasari kegiatan pelatihan ini adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang kewirausahaan mengingat sebagian besar diantara mereka masih berumur mudah. Secara khusus masalah dalam pengabdian ini adalah upaya-upaya apa yang dilakukan untuk memberikan bimbingan agar dapat mengetahui dan memahami kewirausahaan adalah bukan harus memulai suatu usaha dan mengelola usaha dengan baik, dengan kata lain harus memiliki usaha, akan tetapi juga mampu menjawab tantangan-tantangan dan memanfaatkan peluangpeluang yang ada. Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyrakat ini menambah pengetahuan masyarakat terkait kewirausahaan yaitu konsep dasar UMKM, pengembangan sumber daya manusia UMKM, dan upaya pemerintah untuk memajukan UMKM Indonesia.  

Istiqomah Farha Anisa; Eis Libiasenti; Fitri Safira Andini; Muhamad Renaldi; Nanda Rachmad Fauzi +1 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Macao's judicial system is rooted in the Portuguese judicial system (including Spain, Belgium and the Netherlands, all of which are rooted in the French judicial system), namely the inquisitor or non adversarial type of judiciary. is the term Magistrate is used in various systems of government and statutes to refer to the civil officers who administer the law. Both Indonesia and Macau adhere to the European continental legal system. However, in the role of the Prosecutor's Office and the Prosecutor's Office have differences and similarities in the implementation of their duties, functions and obligations. With this study of the role of the Prosecutor's Office, it is hoped that it can provide inspiration for the Attorney General's Office in Indonesia so that it can correct existing deficiencies. This research is a normative research (normative approach), that is, besides relying on normative research, the law is also coupled with a theoretical approach. Furthermore, in analyzing the data, a qualitative approach was used and it was also based on library-based studies, which means that the materials needed for research must be available in libraries, archives and databases, laws and other documents.

Tasya Nurhalyza; Hwihanus Hwihanus

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penerapan sistem informasi akuntansi penggajian pada cv anugrahprint kajian kuantitatif, menggunakan teori secara deduktif dan menempatkannya pada awal perencanaan suatu kajian. Di sisi lain, studi kuantitatif sering menggunakan ukuran standar. Penelitian kuantitatif sering menggunakan eksperimen untuk mengumpulkan data, dan jenis eksperimen, dalam studi kuantitatif, seseorang menggunakan teori secara deduktif dan menempatkannya di awal proposal penelitian. Sementara penelitian kuantitatif dapat memberi tahu Anda kapan, di mana, dan seberapa sering sesuatu terjadi, penelitian kualitatif melihat "mengapa" dan "bagaimana". Sistem informasi manajemen merupakan hal yang sangat penting, karena pada era sekarang ini segala sesuatu harus dilakukan secara efektif dan efisien. Sistem yang mendukung kegiatan akuntansi adalah sistem informasi akuntansi. Tujuan yang ingin diperoleh dalam penelitian mini ini adalah penerapan teori sistem informasi akuntansi dapat diimplementasikan pada cv anugrahprint dan dapat merubah operasional penggajian pada cv tersebut menjadi lebih baik dan efisien. Selain itu, akhirnya hasil penelitian mini ini untuk mengetahui operasi pembayaran di cv anugraprint kemudian dipadukan dengan teori sistem informasi akuntansi. Saat ini dibutuhkan kerjasama dalam suatu teori ilmu karena dapat memajukan suatu perusahaan menjadi lebih efektif. Pada dasarnya sistem informasi akuntansi adalah suatu sistem yang bertugas menangani formulir, laporan dan pencatatan, serta menyusun, menganalisis, mengklasifikasikan, dan kemudian mengolahnya menjadi informasi. Sia biasanya digunakan oleh manajemen untuk mengelola suatu organisasi atau perusahaan, serta melakukan pengembangan. Kesimpulan yang dapat diambil adalah penerapan teori ini sangat bermanfaat untuk operasional gaji di cv anugrahprint agar lebih tertata dan tidak tersesat dalam menjalankannya.  

Ghea Hapshah Loemongga Puspasari; Lisnawati Putri Anggraeni; Mochamad Alif Shihab Al-Farizqi; Najmi Syifa Febriani; Sahrul Juliana +1 more

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Aljabar memiliki peran penting dalam kehidupan sehari – hari di masyarakat, sebab aljabar memberikan metode untuk memecahkan persamaan dan mengekspresikan rumus yang lebih mudah (bagi mereka yang memahami konsepnya) daripada metode konvensional, yaitu menulis semuanya dalam kata-kata.Salah satu peran Aljabar dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk menentukan harga jual dalam berdagang.Penerapan aljabar pada  perdagangan digunakan untuk menghitung besar kemungkinan keuntungan dan kerugian yang didapat, serta dapat menentukan jumlah modal yang dibutuhkan untuk membeli dan menjual barang tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu dengan mewawancarai narasumber yakni beberapa pedagang ayam geprek yang ada di wilayah kelurahan Gegerkalong. Adapun hasil dari penelitian ini bahwa mengenai metode yang dipakai oleh para pedagang untuk menentukan harga jual, para pedagang umumnya menggunakan cara yang sama yang didasarkan pada tiga faktor utama. Yaitu : berdasarkan harga kompetitor dan pasar ; penentuan harga secara dinamis ; dan menghitung harga dasar. Nyatanya para pedagang tidak menyadari bahwa metode yang mereka pakai adalah metode perhitungan aljabar. Hal ini disebabkan para pedagang yang kurang mengetahui dan memahami tentang materi aljabar.

Layil Safitri

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Pendekatan saintifik (mengamati, menanya, menganalisis, menyimpulkan, mengkomunikasikan, dan mencipta) merupakan bagian dari Keterampilan Proses Sains (KPS). KPS terdiri dari Keterampilan Proses Sains Dasar (KPSD) dan Keterampilan Proses Sains Terintegrasi (KPST). Dalam melatihkan KPSD dan KPST pada siswa harus didukung oleh salah satunya adalah buku ajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis komponen KPS pada buku ajar IPA yang disusun oleh tim MGMP IPA dan diterbitkan tahun 2021. Tahapan dalam penelitian ini yaitu memilih buku ajar, pengambilan dan penetapan sampel, menganalisis komponen KPS dalam buku, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah komponen keterampilan porses sains pada buku ajar IPA siswa yang paling banyak ditemukan adalah KPSD mengamati dan melakukan komunikasi dan KPST merencanakan dan melakukan eksperimen. Sementara komponen KPS yang tidak ditemukan dalam buku tersebut adalah komponen KPST definisi operasional variabel

Vasco A.H. Goeltom; Christabel Sheren; Cindy Novianti; Lydia Kurnia

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Buah Alkesa (puteria campechiana) atau biasa disebut dengan buah “jigong”adalah jenis buah dari suku sawo-sawoan (sapotacea). Di Indonesia buah Alkesa biasa disebut Sawo mentega, buah ini sudah ada sejak jaman penajajahan Belanda. Tetapi buah ini belum banyak di budidayakan di Indonesia, dan pengolahannya juga belum banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah buah alkesa menjadi produk yang inovatif yaitu buah alkesa dijadikan, pie, Keripik Sale Kulit Alkesa, dan Pasta Tepung Biji Alkesa. Pengolahan alkesa menjadi produk tersebut agar tidak ada bagian dari buah alkesa yang terbuang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melakukan uji panelis. Penulis berharap agar pembaca dapat menemukan potensi besar pada buah alkesa sehingga buah ini dapat dijadikan sebuah inovasu baru yang dapat menarik minat masyarakat.

Fitri Nuraeni; Puji Rahayu; Buldan Hasyim; Debi Septiani; Den Ajeng Khuluqiyah +1 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Program Kreativitas Mahasiswa Layanan Masyarakat adalah cara bagi siswa untuk melakukan layanan masyarakat, dharma ketiga pendidikan tinggi. "Aplikasi Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif di sekolah dasar" adalah judul program yang kami usulkan kali ini. Format program ini adalah pertumbuhan pengetahuan tentang cara menggunakan Wordwall Learning Media. Program ini bertujuan untuk memberi guru kemampuan untuk menggunakan materi pembelajaran interaktif di kelas. Ceramah, diskusi, dan pertanyaan dan jawaban, serta bantuan untuk guru saat menggunakan media Wordwall, adalah beberapa metode yang digunakan dalam mencapai tujuan program yang dijelaskan di atas. Enam orang, yang semuanya adalah guru di SDN 2 Cipaisan, menghadiri seminar, yang diadakan pada 24 November 2022.

Wasilah Wasilah; Siminto Siminto

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan karakter semakin mendapatkan prioritas dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah no 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter yang merupakan gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab sekolah untuk memperkuat karakter siswa (Pasal 1 PP no.87/2017). Penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter dilaksanakan dengan prinsip manajemen berbasis sekolah yang merupakan tanggung jawab kepala sekolah dan guru, sebagai pemenuhan beban kerja guru dan kepala sekolah (Pasal 6 ayat 3,4,5 PP 87/2017). Sesuai arahan presiden Joko Widodo bahwa pendidikan karakter pada jenjang pendidikan dasar mendapatkan porsi yang lebih besar dibandingkan pendidikan yang mengajarkan pengetahuan, untuk Sekolah Dasar sebesar 70 persen sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama sebesar 60 persen. Ketertarikan peneliti untuk mengkaji pendidikan karakter didasari oleh adanya penurunan karakter siswa kelas tinggi dibanding karakter siswa kelas rendah. Fokus kajian utama penelitian ini adalah manajemen penguatan pendidikan karakter di Sekolah Dasar yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kajian dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan.  Hasil penelitiannya bahwa pertama, Perencanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar telah dilaksanakan dengan baik melalui penyusunan tujuan, strategi dan pemetaan kebijakan serta pemetaan prosedur dan penyempurnaan program menggunanakan rancangan RPP dan silabus; kedua, pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar berjalan dengan baik melalui kegiatan kegiatan bersifat religius, penanaman nasionalisme, peduli sosial dan kepedulian terhadap lingkungan; ketiga, evaluasi Perencanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar  melalui kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan dengan melaksanakan refleksi, analisis dan rencana tindak lanjut berbasis pendidikan kewarganegaraan.

Imam Hanafi; Mohammad Arsyi. O

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Hukum adat ialah salah satu sumber hukum yang penting dalam pembangunan hukum nasional yang bermuara pada peraturan perundang-undangan. Unsur-unsur psikologis hukum adat yang berintikan kepribadian bangsa Indonesia perlu dituangkan dalam peraturan hukum yang baru agar hukum yang baru itu sesuai dengan dasar keadilan dan perasaan hukum rakyat Indonesia. Salah satu unsur inti hukum adat bagi pembangunan hukum waris nasional adalah hukum waris adat. Dalam hukum adat Minangkabau didasarkan atas tatanan hukum ibu atau sering disebut dengan sistem matrilineal. Dalam masyarakat Minangkabau, pusaka terbagi menjadi pusaka tinggi dan pusaka rendah.