SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

18,135 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Maguna Eliastuti; Ambar Dalagati; Ratna Widianti; Khasina Fitri; Muhammad Andi Maulana

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Song lyrics are a series of words that form a song, consisting of several stanzas, refrains or choruses. Forming song lyrics is not as easy as compiling an essay, but it can be obtained in the form of one's expression such as experiences that have been experienced, things that have been seen or heard, and various inspirations. The writer will express his experience by doing word games and language so as to create interest and distinctiveness in the lyrics or verses. This research is qualitative research and uses qualitative descriptive methods, namely interpreting and describing data. The main object of his research was the song "By My Side" composed by David Choi and Dewi Dee Lestari. Using suposive sampling techniques, trianggulation of data and theory, descriptive analysis techniques and data collection, by reading and recording them.. Aims to know what languages are used and what message to convey. The result is that the code mix contained in the lyrics of the song is mix the code inward, which is Indonesian, and mix the code out, which is English.

M. Furqon Al Maarif; Kundharu Saddhon

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research focuses on code mixing that occurs in uploads to the Instagram account @ganjar_pranowo. Data were obtained from Instagram social media relating to multilingual and bilingual interaction processes that occur in society. All data was obtained and presented using a descriptive qualitative approach. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques using listening techniques. The method used to write data is the equivalent method with the translational equivalent technique. The data consists of uploading sentences in Indonesian, Javanese and English on the Instagram account of Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo). There are 11 data showing internal code mixing, consisting of 6 forms of words, 4 forms of phrases and 1 form of sentences. In internal code mixing, all data is in Javanese. There are 15 data showing external code mixing which are divided into 8 data in the form of words and 7 data in the form of phrases. External code mixing consisted of 14 data in English and only 1 data in another foreign language, namely Korean. The entire function of code mixing on the Instagram account @ganjar_pranowo is to familiarize and attract readers' attention.

Ummi Kultsum; Afnita Afnita

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini membahas kajian sosilinguistik, tepatnya analisis penggunaan campur kode pada laman Twitter Collegemenfess. Laman Twitter ini merupakan salah satu auto base dengan pengikut terbanyak di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan penggunaan campur kode pada cuitan di Collegemenfess. Data yang ditemukan berupa sepuluh campur kode ke luar dan lima campur kode ke dalam. Penggunaan campur kode yang ditemukan berupa kata dasar, frasa, istilah dan kalimat. Penggunaan campur kode ke luar yang ditemukan yakni pada bahasa Inggris, lalu penggunaan campur kode ke dalam ditemukan pada bahasa Jawa, Sunda, dan Medan. Dapat disimpulkan, pengguna auto base Collegemenfess dalam berinteraksi di Twitter sering kali menggunakan campur kode untuk menyampaikan maksudnya.        

Esha Levinia; Attari Najla

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini memaparkan  tentang campur kode dalam penggunan bahasa pada lirik lagu Kis Band. Tujuan penelitian ini untuk  membahas 1).  Bentuk-bentuk campur kode berdasarkan tata tingkat perangkat kebahasaan dan berdasarkan unsur bahasa serapan dalam lirik lagu dari Kis Band, 2). Unsur-unsur apa saja yang dicampur dalam lirik lagu dari Kis Band, dan 3) faktor apa sajakah yang memengaruhi terjadinya campur kode pada lirik lagu dari Kis Band. Penelitian ini dilaksanakan berlandaskan pada teori campur kode oleh Muysken (2000) dan Ju (2009). Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini antara lain: Metode simak dan  observasi. Data penelitian ini dianalisis menggunakan metode agih. Bentuk hasil analisis data menggunakan metode formal dan informal. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) jenis campur kode Insersi, alternasi, dan leksikalisasi kongruen adalah jenis jenis campur kode yang digunakan pada lirik lagu kis band; 2. Kata seperti playboy, frasa seperti jadi pemenang, kata yang terintegrasi secara morfologis dengan prefiks bahasa Bali nge- seperti ngekiss dan klausa lari dari kenyataan merupakan unsur-unsur yang dicampur dalam lirik lagu kis band 3) Beberapa faktor yang mempengaruhi campur kode yang terjadi di dalam lirik lagu Kis Band antara lain 1). Persepsi tentang latar belakang bahasa bicara, 2). dominasi bahasa, 3). sikap bahasa, dan 4). motivasi psikolinguistik untuk mengisi kesenjangan leksikal, dan pencampuran dalam kata atau frasa yang sering diakses. Kata Kunci: Campur Kode, Lirik Lagu, Faktor Campur Kode

Tepu Sitepu; Nurul Wahidah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Generally, people use the everyday language that they apply in their surrounding environment and it is not uncommon for the use of Indonesian to be tucked into their native language and foreign languages. This research only focuses on finding and determining the amount of code mixing used when reading short messages by broadcasters from RIS FM radio listeners. According to Suardi, there are 3 types of code mixing, namely inner code mixing, outer code mixing and hybrid code mixing. This research is a literature study so it does not require a special location for the research. This study aims to identify and describe the use of code mixing in the reading of short messages by broadcasters from RIS FM radio listeners. Based on the research results obtained from the tape recorder and notes, it was found that there was internal code mixing, external code mixing, and mixed code mixing in the form of words and sentences.

Aliya Dwi Nur Wakila; Salsabilla Ciptana Arti

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Lirik lagu merupakan ekspresi seseorang tentang suatu hal yang telah dilihat, didengar maupun dialaminya. Dalam mengekspresikan pengalamannya, pencipta lagu melakukan permainan kata dan bahasa untuk menciptakan daya tarik dan kekhasan terhadap lirik. Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis campur kode dalam lirik lagu “My Heart“ yang dinyanyikan oleh Acha Septriasa dan Irwansyah yang secara khusus untuk mendeskripsikan apa bentuk campur kode yang terdapat dalam lirik lagu dan untuk mendeskripsikan bagaimana faktor yang menyebabkan  terjadinya campur kode dalam lirik lagu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan studi kepustakaan. Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi, menyampaikan pikiran, gagasan, atau perasaan baik secara lisan maupun tulisan. Bahasa sangat diperlukan sebagai media berkomunikasi antar manusia. Kepentingan berbahasa dalam bersosialisasi dengan sesama manusia menimbulkan berbagai ilmu yang terkait, salah satunya adalah sosiolinguistik. Sosiolinguistik adalah bidang ilmu antar disiplin antar sosiologi dan linguistik, dua cabang ilmu yang mempelajari bahasa dalam kaitannya dengan penggunaan bahasa itu di dalam masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya wujud campur kode berupan penyisipan unsur kata sebanyak 3 data, penyisipan unsur frasa sebanyak 3 data, penyisipan unsur klausa sebanyak 7 data, penyisipan unsur baster dan pengulangan kata masing-masing ditemukan 1 data. Adapun faktor penyebab terjadinya campur kode, ditemukan dua faktor, yaitu faktor penutur dan bahasa. Wujud campur kode didominasi oleh penyisipan unsur klausa, sedangkan ragam bahasa dalam lagu tersebut lebih banyak menggunakan ragam bahasa Indonesia dan bahasa inggris..