Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Emie Oktavianie; Abbyzar Aggasi

Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Family has an important role in human life as the first place to learn. However, the Broken Home family has a negative impact on children, such as negative self-concept and difficulties in socializing. The film "Susah Signal" attracts the attention of the writer because it depicts the problems of Broken Home children and the disharmonious relationship between a child and his mother due to the mother's busy pursuit of a career. This study uses a qualitative descriptive research method with a content analysis approach, which involves both explicit and implied communication content. Primary data was collected through documentation in the form of signs obtained from the film "Susah Signal". The data collection method used was content analysis, in which the researcher conducted a descriptive analysis of the dialogues and shows shown in the film. In content analysis, the researcher explains each scene and dialogue that has been collected. In the film "Susah Signal", the lack of communication between mother and child makes Ellen have a control nature in applying rules that must be followed without exception. Poor communication leads to misunderstandings and sources of conflict. The impact of Broken Home children's problems seen in the film "Susah Signal" can be concluded that the analysis shows that children's problems in a Broken Home situation have a significant influence on family relationships and children's behavior.

Wildana Ikhsan; Alfi Rahmi; Gita Vania Utami

Permasalahan dalam penelitian ini ditemukan bahwa Broken home atau peristiwa perceraian dalam keluarga senantiasa membawa dampak yang mendalam. Kasus ini menimbulkan stres, tekanan dan menimbulkan perubahan fisik dan mental yang dapat dialami oleh semua anggota keluarga, ayah, ibu dan anak. Masalah yang dapat timbul oleh keadaan ini salah satunya adalah perilaku agresif yang ditunjukan oleh anak serta perubahan pada perilaku sosial lainya. Di SMPN 2 Lubuk Basung, di temukan masalah bahwasanya anak yang broken home ini banyak yang memiliki masalah setelah kedua orang tuanya berpisah, karna hal itu memicu anak remaja memiliki perilaku sosial yang sedikit bemasalah, baik itu perilaku nya di masyarakat, sekolah, maupun di dalam lingkungan keluarga sekalipun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku sosial remaja awal korban Broken Home di SMP N 2 Lubuk Basung. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  lapangan  yang bersifat Deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan kejadian-kejadian yang terjadi di lapangan atau penelitian yang menggambarkan, menuturkan dan menafsirkan suatu fenomena yang berkembang pada masa sekarang. Di mana penelitian ini memberikan suatu gambaran tentang perilaku sosial Remaja awal korban Broken Home di SMPN 2 Lubuk Basung. Informan dalam penelitian ini terdiri dari  informan  kunci  yaitu  Remaja awal yang menjadi korban broken home, bapak jorong, masyarakat dan orang tua remaja korban broken home. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang  dilakukan dapat dikemukakan bahwa perilaku sosial remaja korban Broken Home di SMPN 2 Lubuk Basung. Seperti menjadi anak yang suka melawan dari sebelumnya serta suka berkelahi dari yang sebelumnya, suka bereselisih dan bertengkar, suka menggoda, Serta menimbulkan perilaku yang agresif seperti meenjadi anak yang keras kepala suka berkelahi dan membangkang kepada orang tua. Memiliki tingkah laku berkuasa, serta suka mentingkan diri sendiri dari yang sebelumnya.  

Rahmi Anggun Pratiwi; Alfi Rahmi

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This study aims to determine the impact of full day school on student learning concentration at SMA Negeri 4 Pariaman. This type of research is descriptive qualitative research where researchers use observation and interview methods. It appears that students are not effective in adjusting themselves to extra hours throughout the day. One of them is the lack of school during the day, students are very tired. Schools that carry out full day school programs have an impact on students, namely physical exhaustion, mental fatigue, and emotional exhaustion. Students also feel bored and bored, bored in learning and arise boredom and fatigue resulting in a lack of student learning concentration during the learning process. Students who usually go to school in the afternoon now go home in the afternoon, plus the assignments or homework given by the subject teacher are too excessive, this has an impact on students being unable to concentrate and forget easily. At the beginning of the full day school program at school, many students complained, were tired, several weeks of full day school, many students did not attend due to illness and some were absent without explanation, each class must have been absent every day, more than five people . So the conclusion is that full day school has an impact on student learning concentration at SMA Negeri 4 Pariaman.

Annisa Khaira G; Yeni Afrida; Mawar Mustika Rahmi

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Broken home merupakan suatu hal yang tidak diinginkan oleh semua orang. Anak yang mengalami broken home akan berdampak terhadap perkembangan seorang anak. Broken home sendiri mengalami permasalahan akibat dari orangtua mereka, seperti orangtua mereka berpisah sehingga seorang anak tidak mendapatkan kasih sayang yang semestinya. Dalam mengatasi broken home, seorang anak harus memiliki kemampuan resiliensi, yaitu kemampuan untuk bangkit kembali serta mencari dan menemukan kebahagian mereka sendiri, karena setiap orang berhak untuk mencapai kebahagian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel 7 orang di SMAN 1 IV Koto pada kelas X dan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data nya berupa wawancara dan observasi dan teknik analisis datanya reduksi data. Dan penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimanakah dinamika siswa broken home dengan hasil penelitian siswa yang memiliki kemampuan resiliensi mendapatkan dinamika atau perubahan pada dirinya.