SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

37,137 articles from 395 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Laila Vina Lita; Sri Mawaddah

Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Demonstration method in improving the ability to read and write Arabic Malay (Jawi) in Madrasah Tsanawiyah. Arabic Malay writing is a cultural heritage of the Archipelago that is important to preserve, especially in Islamic education environments. The demonstration method combined with lectures and demonstration methods allows students to learn concretely through direct explanations and demonstrations, so that they are able to understand the letter forms, pronunciation, and structure of Arabic Malay writing better. This study found that the demonstrative approach gave positive results in improving students' ability to read and write Arabic Malay, and was an effective method in fostering interest in learning and preserving local cultural scripts.  

Hasnah Faizah; Syabrina Wahyudin; Cahaya Eka Juniarti; Karmila Karmila; Nazhifah Al-Adawiyah Tenrisau +1 more

Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan 2023 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

One of the skills that requires understanding is writing. Social life is never separated from activities that require writing. Writing even becomes a culture in a region such as the Malay land, one of which is Riau which has Arabic Malay writing. Malay Arabic which is a cultural treasure is preserved by the implementation of local content of Malay Arabic lessons from elementary school level. This study aims to determine the understanding of Indonesian Language and Literature Education Study Program Batch 2021 A Riau University Students towards Malay Arabic Writing. This research uses descriptive method with quantitative approach. Quantitative descriptive research method is a method that aims to create a picture or descriptive of a situation objectively using numbers, starting from data collection, interpretation of the data and the appearance and result. The results of the research showed that the understanding of Arabic Malay writing was good with a percentage of 90%, the ability to understand Arabic Malay writing was adequate with a percentage of 60%, and the ability to understand Arabic Malay writing was poor with a percentage of 50%. Overall, Indonesian Language and Literature Education Study Program students' understanding of Malay Arabic Writing is in the poor category with an average percentage of 67%.    

Hanna Kartika Sari; Mia Audina; Sekar Maulida Sunarso; Hasnah Faizah

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bagaimana penulisan Arab Melayu di berbagai tempat. Penulisan Arab Melayu ini juga dapat dijumpai di tugu-tugu. Penelitian ini berfokus pada penulisan Arab Melayu yang terdapat pada tugu nama balai bahasa provinsi Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penulisan Arab Melayu yang terdapat pada tugu nama balai bahasa provinsi Riau serta mengetahui kesalahan apa saja yang terdapat dalam penulisan Arab Melayu pada tugu nama balai bahasa provinsi Riau. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang analisis datanya menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada beberapa kata terdapat opsi lain dalam penulisan Arab Melayunya. Seperti pada kata balai. Pada kata balai yang terdapat pada tugu, dituliskan dengan menggunakan huruf ا yang mewakili huruf a pada suku kata pertama. Namun karena letak ا sebagai saksi a terletak di awal kata maka penulisan tersebut mendapat opsi lain, yaitu saksi a tidak perlu diwakili huruf ا melainkan cukup menggunakan huruf ب saja.

Hasnah Faizah; Ory Dwi Oktanur; Mutia Novaska; Yana Lisa Warni

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tulisan Arab Melayu pada hakikatnya adalah tulisan yang menggunakan Aksara Arab ditambah Aksara Non Arab dengan tidak berharakat seperti ; fathah, katsrah, dhommah, tasydid dan sebagainya. Tulisan Arab Melayu kerap kali dikembangkan menjadi rangkaian teks bacaan. Bahan bacaan teks Arab Melayu menjadi wadah pembelajaran budaya Melayu. Penulisan yang salah dapat menyebabkan kekeliruan bagi pembacanya. Maka dari itu, penulis melakukan kajian terhadap kesalahan penulisan Arab Melayu yang terdapat dalam teks bacaan Tanjung Pinang Kota Pantun. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi perkembangan dan kemajuan dalam penulisan Arab Melayu yang baik dan benar.

Monalisa Putri; Rahma Yulia Ningsih; Raja Bani Firmansyah; Hasnah Faizah AR

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Writing can be said as an activity that forms symbols. But writing is more than producing graphic symbols, just as speaking is defined not only as the production of sound. These symbols must be arranged, according to certain conventions, to form words and words arranged to form sentences. The ability to write is not an ability that can be obtained automatically. The aim of teaching Arabic-Malay writing is to recognize, train, and develop the ability to understand and carry out how to read and write properly and correctly according to Arabic-Malay regulations, as well as express simple ideas or impressions orally and in writing. In conducting this research the authors used a type of quantitative research. In this study the data collection method was carried out by testing the ability to write Malay Arabic words in the questionnaire given. After conducting research on the ability to write Malay Arabic words for students in grade 4a at SD Negeri 148 Pekanbaru, it was found that the students in grade 4a at SD Negeri 148 Pekanbaru as a whole had the ability to write Malay Arabic words in the low category with a percentage of 18.62%. In two-syllable Malay Arabic words, students in grade 4a SD Negeri 148 have a low ability category with a percentage of 7.93% and for Malay Arabic words with more than two syllables are also in the low category with a percentage of 19.31%. This proves that students do not understand how to write Arabic Malay words in two or more syllables.

Alma Nur Atika; Rista Syahrida; Hasnah Faizah

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Arab Melayu merupakan aksara yang dimodifikasi dari aksara Arab yang disesuaikan dengan bahasa Melayu. Pada penulisannya terdapat kaidah penulisan Arab Melayu Klasik dan Arab Melayu Modern atau penulisan Arab Melayu Riau saat ini. Pada kaidah penulisan Arab Melayu Klasik, kosa-kata yang berasal dari bahasa Arab ditulis sesuai tulisan bahasa Arab. Namun, pada kaidah penulisan Arab Melayu Modern atau Arab Melayu saat ini semua kosa-kata ditulis sesuai dengan konsonannya tanpa membedakan kosa kata tersebut berasal dari bahasa Arab atau bukan bahasa Arab. Implikasi dari perbedaan penulisan ini, banyak kosa-kata yang berasal dari serapan bahasa Arab penulisannya berbeda dari bentuk aslinya. Perbedaan penulisan ini menyebabkan banyak kesalahan dalam menulis, nama sendiri, nama jalan, nama instansi, nama gedung, dan kosa-kata lainnya yang berasal dari bahasa Arab. Akibat dari kesalahan tersebut tidak hanya salah dalam penulisan kaidah, namun juga dapat merubah makna ketika dibaca. Jika hal ini tidak dikaji ulang, maka akan menyulitkan dalam pengajaran, pemahaman, dan penulisan Arab Melayu.

Hasnah Faizah; Nuraini Nuraini; Sandra Julia; Ennida Sari Panggabean

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kaedah penulisan Arab Melayu itu sendiri berkosa-kata yang berasal dari Arab Melayu harus di tulis sesuai dengan tulisan bahasa Arab. Implikasi dari pergeseran kaedah penulisannya,  banyak kosa kata yang diadobsi dari bahasa Arab berbeda penulisan dari bentuk asalnya. Penelitian ini berfokus pada kesalahan bentuk penulisan Arab Melayu yang ditemukan dalam buku panduan baca tulis Arab Melayu untuk MDTA dan kesalahan-kesalahan bentuk penulisan Arab Melayu juga sering terjadi di sekitar kita kita. Contohnya pada nama jalan, bangunan, buku, bahan ajar dan masih banyak lagi. Akan tetapi peneliti akan memfokuskan penelitian pada bahan ajar atau buku panduan yang bersumber dari web online http://online.anyflip.com/yyyfv/nkwt/mobile/. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan penggunaan huruf ڨ، ي، و dalam buku panduan baca tulis Arab Melayu untuk MDTA yang bersumber dari web online. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang analisis datanya menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, simak dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kesalahan dalam bentuk penulisan Arab melayu, seperti penggunaan huruf ڨ، ي، و yang tidak tepat sehingga akan mempengaruhi fungsi huruf dan arti dalam penulisan Arab Melayu itu sendiri.