SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

49,117 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-20 of 84

Analytics

Aminatu Rokmah; Najwa Dewi Oka; Mario Mario; Olitia Pran Kuncoro Tarigan; Da’i Muhamad Rizkan +1 more

Student Scientific Creativity Journal 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine the implementation of quality standard-based health laboratory management at UPTD LABKESDA Kota Serang. The focus of the study includes planning, implementation, supervision, and evaluation of quality standards in health laboratory services. This research employed a qualitative method with an observational study approach. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation involving parties engaged in laboratory management. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that health laboratory management at UPTD LABKESDA Kota Serang has implemented quality standards in various aspects of service, including administrative management, quality control of examinations, management of facilities and infrastructure, and improvement of laboratory personnel competencies. However, several obstacles were still identified, such as limited human resources, supporting facilities that are not yet optimal, and the need for periodic supervision and evaluation improvements. The implementation of quality standard-based management is considered capable of improving the effectiveness of laboratory services and maintaining public trust in health examination results. Based on the findings, it can be concluded that the implementation of quality standard-based health laboratory management at UPTD LABKESDA Kota Serang has been carried out fairly w, although further improvements and developments are still needed to optimize the quality of laboratory services.

Arie Martuty; Fadhilah Latief; Musfira Musfira; Sri Sufliati Romba

Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service activity aims to improve the knowledge and skills of Aisyiyah Kindergarten teachers in developing their potential and professional competence related to the implementation of inclusive education. Inclusive education requires teachers to have a sufficient understanding of the characteristics of children with special needs (ABK) and the ability to manage diverse students in the classroom. This activity was implemented in the form of systematically designed and applicable workshops and seminars. The training materials covered four main components: recognizing the characteristics of children with special needs, the concepts and principles of inclusive education, curriculum accommodations and assessments in inclusive classrooms, and techniques for identifying and evaluating learning for children with special needs. The results of the activity showed a significant increase in teachers' understanding and skills in managing inclusive classrooms, particularly in developing Individual Learning Plans (ILPs) tailored to the needs of the children. Teachers also became more confident in implementing adaptive and responsive learning strategies to the diversity of students. However, the sustainability of the program still faces several challenges, including limited supporting resources and minimal parental involvement and support. Therefore, ongoing synergy between schools, parents, and other stakeholders is needed to support the optimal implementation of inclusive education.

Oktavia, Putri Eka; Auliq, Muhammad A'an; Fitriana; Fitriana

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Suhu dan kelembaban merupakan parameter lingkungan yang harus dijaga pada ruang kubikel untuk memastikan peralatan distribusi listrik tetap bekerja secara optimal. Pada multi-kubikel, perbedaan fungsi dan beban menyebabkan karakteristik suhu dan kelembaban pada tiap ruang kubikel tidak sama, sehingga pemantauan secara manual menjadi kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototype sistem monitoring dan kontrol suhu-kelembaban pada multi-kubikel berbasis Internet of Things (IoT) yang terdiri dari tiga buah kubikel. Sistem ini menggunakan ESP8266 sebagai mikrokontroler utama dan sensor DHT20 sebagai sensor suhu dan kelembaban yang masing-masing dipasang pada kubikel dengan kondisi lingkungan berbeda. Sistem dilengkapi dengan aktuator kipas dan lampu, serta notifikasi real-time melalui LCD dan Telegram. Meskipun kontrol dan monitoring dilakukan secara terpisah pada tiap kubikel, notifikasi kondisi seluruh kubikel terintegrasi pada satu kanal Telegram yang sama. Pengujian kinerja sistem dengan memberikan variasi suhu dan kelembaban yang berbeda untuk tiap kubikel. Kubikel 1 diberi kondisi normal (suhu 35°C-40°C dan kelembaban 50%-70%), kubikel 2 diberi kondisi overheat (suhu di atas 40°C), sedangkan kubikel 3 diberi kondisi overhumidity (kelembaban > 70%). Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu melakukan kontrol suhu dan kelembaban dalam ruang multi-kubikel serta mengirimkan notifikasi melalui Telegram dengan tingkat keberhasilan 100% dan rata-rata delay 5,6 detik.

I Gede Pramana Ade Saputra; Prastyadi Wibawa Rahayu; Gerson Feoh

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Penjualan berbasis web untuk Gerai Oleh-Oleh Bali yang selama ini masih menggunakan pencatatan manual dengan buku besar dan perhitungan menggunakan kalkulator. Sistem manual tersebut menyebabkan risiko kesalahan pencatatan, lambatnya proses pencarian data, serta kesulitan dalam pengarsipan data penjualan, pembelian, pemesanan, dan pengelolaan stok barang. Penelitian menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall dengan pendekatan pemodelan Unified Modeling Language (UML). Tahapan yang dilakukan meliputi analisis kebutuhan melalui wawancara dengan pemilik gerai, perancangan sistem (Use Case Diagram dan Class Diagram), implementasi, pengujian unit, pengujian sistem menggunakan metode black-box testing, serta tahap pemeliharaan (maintenance). Sistem yang dibangun mencakup fitur login, dashboard, pengelolaan data master (supplier dan barang), transaksi penjualan dengan dukungan scan barcode, transaksi pembelian, laporan penjualan dan pembelian, serta pengelolaan user. Hasil pengujian black-box menunjukkan seluruh test case berstatus Valid dan sistem berfungsi sesuai harapan. Pada tahap maintenance dilakukan contoh corrective maintenance dengan perbaikan bug pada query laporan penjualan harian.Sistem informasi penjualan berbasis web yang dihasilkan mampu mempercepat proses transaksi, mengurangi kesalahan manusia, meningkatkan akurasi data, serta memudahkan pengelolaan stok dan pembuatan laporan secara real-time. Implementasi sistem ini memberikan solusi efektif bagi Gerai Oleh-Oleh Bali dalam meningkatkan efisiensi operasional dan interaksi dengan pelanggan.

Raihan Sulaiman Payapo; I Wayan Restu; Suprabadevi Ayumayasari Saraswati; I Ketut Wija Negara

Jurnal Manajemen Bisnis Era Digital 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Fishermen are an essential group in supporting national food security; however, their lives are still characterized by various social and economic challenges, such as unstable income, low education levels, and high household expenditure burdens. This research aims to provide an overview of the socio-economic conditions and welfare of Bouke Ami fishermen in the Nusantara Fisheries Port (PPN) Muara Angke, North Jakarta, through the Fishermen’s Exchange Rate (NTN) and Fishermen’s Exchange Rate Index (iNTN). The study was conducted in May–June 2025 using a descriptive method with quantitative and qualitative approaches. Data collection techniques included observation, interviews, and questionnaires distributed to 100 Bouke Ami crew members (ABK). The results showed that the majority of crew members were aged 30–39 years, had completed only junior high school education, received health services through community health centers (puskesmas), had three family dependents, and most lived in their own homes. The average total monthly income of Rp5.733.500 is considered high as it exceeds the 2025 DKI Jakarta minimum wage (UMP) of Rp5.367.381. Meanwhile, the average total expenditure of Rp5.396.761 remains below income, indicating manageable household finances. The NTN value was 1,06 in April and 1,07 in May, resulting in an iNTN of 101%, indicating that Bouke Ami fishermen in PPN Muara Angke, North Jakarta, are at a level of economic welfare classified as prosperous with slight improvement. This increase reflects a modest rise in fishermen’s purchasing power between the two months and can serve as basis for formulating policies aimed at empowering coastal fishermen.

Husni, Maulana; Umardani, Maulana Husni; Otong Saiful Bachri; Nur Ariesanto Ramdhan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Tahapan seleksi anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) memiliki peran penting dalam menjamin kualitas pengawasan pemilu di tingkat lokal. Penelitian ini memanfaatkan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk menyusun proses seleksi yang objektif dan bebas dari konflik kepentingan. AHP digunakan karena kemampuannya dalam merancang hierarki keputusan, menentukan bobot kriteria dan subkriteria, serta memastikan konsistensi hasil. Data diperoleh melalui wawancara dengan Bawaslu Kabupaten Brebes yang mengidentifikasi lima kriteria utama: integritas, kompetensi, pengalaman, kesehatan, dan netralitas politik, masing-masing terdiri dari tiga subkriteria. Penilaian terhadap kandidat menghasilkan calon A1 sebagai pilihan utama dengan bobot 0,41, disusul A2 dan A3. Analisis konsistensi menunjukkan nilai CR < 0,1, yang menandakan hasilnya valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil ini menunjukkan bahwa metode AHP dapat diandalkan dalam mendukung seleksi Panwascam secara transparan dan sistematis

Anin, Anindia; Anindia Ardiani; Otong Saeful Bachri; R.M Herdian Bhakti

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penentuan siswa terbaik di lingkungan sekolah seringkali menghadapi tantangan dalam hal objektivitas dan konsistensi. SMP Negeri 3 Tanjung mengalami kesulitan dalam memilih siswa terbaik secara sistematis karena belum adanya sistem penilaian terstruktur yang mempertimbangkan berbagai kriteria secara kuantitatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pendukung keputusan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam pemilihan siswa terbaik. Metode AHP dipilih karena mampu menguraikan permasalahan kompleks menjadi hierarki dan melakukan perbandingan antar kriteria serta alternatif secara berpasangan. Kriteria yang digunakan meliputi nilai akademik, sikap dan kedisiplinan, keikutsertaan dalam organisasi sekolah, serta prestasi dalam kejuaraan. Hasil perhitungan menunjukkan nilai akademik memiliki bobot tertinggi yaitu 0.5345, diikuti oleh nilai sikap dan kedisiplinan sebesar 0.2775, keikutsertaan organisasi sebesar 0.1236, dan kejuaraan lomba sebesar 0.0642. Dengan hasil perhitungan akhir menggunakan metode AHP, siswa bernama Ajeng Malica Aura Madura mendapat nilai tertinggi sebesar 0.1539 dan ditetapkan sebagai siswa terbaik peringkat pertama. Sistem ini terbukti memberikan hasil penilaian yang lebih transparan, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan oleh pihak sekolah.

Sismawati Sismawati; Armida Armida; Idariyanti Idariyanti

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to identify and analyze the strategies implemented by the head of administration in improving the quality of administrative services at Madrasah Tsanawiyah Laboratorium, Jambi City. Improving the quality of institutional administrative services aims to support the overall quality of the madrasah. Based on national education standards set by the Ministry of Education and Culture, good school quality must also be reflected in the aspect of administrative services. Therefore, the leadership role of the head of administration is very important in designing and implementing strategies that support the achievement of the institution's vision and goals. This study uses a qualitative descriptive approach from an educational perspective. The main objectives of this study are to explore the process of strategic planning, implementation, strategy evaluation, and supporting and inhibiting factors in improving administrative services. Data collection was carried out through interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques used include data reduction, data presentation, and verification, with data validity guaranteed through triangulation of sources, methods, and data. The results of the study indicate that the planning strategy used by the head of administration focuses on the principle of "the sooner the better," through friendly, innovative service, process simplification, service acceleration, and planning the use of ABK (Workload Analysis) guidelines. The strategy implementation is carried out in an integrated manner through regular meetings, active coordination with the head of the madrasah, the use of digital applications, and an effective work system. Evaluations are carried out daily by the head of the madrasah directly or online via WhatsApp, and using SWOT analysis to assess service progress. Supporting factors include staff training, open communication, and regular evaluations. Meanwhile, the main inhibiting factor is the shortage of administrative staff, which causes an excessive workload on the head of administration who also has teaching duties.

Fadia Miralda; Farid Ridwan; Fathimah Azzahra Hafis

Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service project aims to enhance the fine motor skills of children with special needs (CWSN) at SLB C YPALB Perwari Kuningan through a beading-based art therapy approach. The program was conducted using a participatory and enjoyable educational method. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through direct observation, informal interviews, and documentation of students' creative outputs. The results showed a significant improvement in hand-eye coordination, concentration, and perseverance among the participants. Children with intellectual disabilities, hearing impairments, autism, and Down syndrome successfully created rings and bracelets, both independently and with guidance. This activity not only contributed to fine motor development but also enhanced social interaction and self-expression. With its inclusive and adaptive approach, beading as a form of art therapy proved effective in supporting the learning process and holistic development of children with special needs in special education settings.

Fadia Miralda; Farid Ridwan; Fathimah Azzahra Hafis

Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service project aims to enhance the fine motor skills of children with special needs (CWSN) at SLB C YPALB Perwari Kuningan through a beading-based art therapy approach. The program was conducted using a participatory and enjoyable educational method. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through direct observation, informal interviews, and documentation of students' creative outputs. The results showed a significant improvement in hand-eye coordination, concentration, and perseverance among the participants. Children with intellectual disabilities, hearing impairments, autism, and Down syndrome successfully created rings and bracelets, both independently and with guidance. This activity not only contributed to fine motor development but also enhanced social interaction and self-expression. With its inclusive and adaptive approach, beading as a form of art therapy proved effective in supporting the learning process and holistic development of children with special needs in special education settings.

Eko Fikriando; Ramadhi Ramadhi; Relifra Relifra; Al Shaffaat Ronvy; Barkhia Yunas +2 more

Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The creative industry holds significant potential in providing economic opportunities, especially for children with special needs (CSN), who often face limitations in independently utilizing their skills after graduating from school. A community service program at SLB 1 Payakumbuh aims to empower CSN through training in creative skills, managerial reinforcement, and product marketing. Using a practice-based approach, this training includes crafting production, graphic design, and introducing digital marketing platforms. The results indicate an improvement in technical skills and self-confidence, enabling CSN to produce high-quality products with competitive market value. Nevertheless, challenges remain, particularly in accessing capital, equipment, and business network support. This program also seeks to connect CSN with local communities and business actors to foster collaborations that support the sustainability of their creative enterprises. Through entrepreneurship training, mentorship, and adequate facilities, CSN are expected to contribute independently to the creative economy while inspiring other communities to empower similar potential.

Adrestia Rifki Naharani; Rina Febri Wahyuningsih; Ike Putri Setyatama; Siswati

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Asuhan masa nifas pada ibu bayi setelah melahirkan membutuhkan perawatan khusus yang ditentukan berdasarkan adanya komplikasi pada masa nifas, tingkat pendidikan ibu, maupun pekerjaan ibu nifas. Tanda bahaya masa nifas merupakan suatu tanda abnormal yang mengindikasikan adanya bahaya atau komplikasi yang dapat terjadi selama masa nifas, apabila tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu. Pemberin KIE tentang tanda bahaya masa nifas bertujuan memberikan edukasi kepada ibu nifas sehingga ibu nifas dapat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami salah satu tanda bahaya nifas tersebut.Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Harjosari Kidul diikuti oleh 15 ibu nifas. Setelah diberikan KIE tentang tanda bahaya ibu nifas  didapatkan evaluasi bahwa ibu nifas sudah mengetahui dan memahami apa saja yang termasuk tanda bahaya ibu nifas beserta  tanda dan gejalanya dan bersedia untuk ke tenaga kesehatan jika mengalaminya.

Yopie Irawan

Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The development of the freight forwarding industry is increasing rapidly due to the culture of society that wants everything to be practical. Developing technology has had a major impact in bringing changes to various areas of people's lives over time. Research objects include quality, price perception, and consumer purchasing decisions, Population is not just the number of objects or subjects studied, samples are part of the population that is expected to represent the entire population, To obtain respondents' perceptions related to Service Quality, Price Perception, and Purchasing Decisions, researchers distributed questionnaires online The service quality indicator table shows that the points that must be set are mainly facilities and consumer needs to continue to increase consumer desires. The price perception indicator table shows that the points that must be set by sellers to determine a suitable price so that consumers can enjoy price affordability where the relationship with price affordability is the quality of the product whether it is appropriate The development of the freight forwarding industry is increasing in the era of globalization due to the practical demands of society. Service Quality and Price Perception determine the consumer's desire to buy the product being sold, the points determined by the consumer are usually: 1. Consumer facilities and needs 2. Price affordability 3. Product quality   Keywords: Consumer, Quality, Product, Technology   Abstrak. Perkembangan industri jasa pengiriman barang meningkat dengan semakin pesat disebabkan oleh budaya masyarakat yang menginginkan serba praktis. Teknologi yang berkembang sudah memberikan dampak besar dalam membawa perubahan pada berbagai macam bidang kehidupan masyarakat seiring berjalannya waktu. Objek Penelitian meliputi kualitas, persepsi harga, dan keputusan pembelian konsumen, Populasi bukan sekedar jumlah yang ada pada obyek atau subyek yang dipelajari, sampel adalah bagian dari populasi yang diharapkan dapat mewakili keseluruhan populasi, Untuk mendapatkan persepsi responden berkaitan dengan Kaulitas Layanan, Persepsi Harga, dan Keputusan Pembelian, peneliti menyebarkan kuesioner by onlinePada tabel indicator kualitas pelayanan menunjukan bahwa point yang harus ditetapkan terutama fasilitas dan kebutuhan konsumen untuk terus meningkatkan keinginan konsumen. Pada tabel indicator persepsi harga menunjukan bahwa point yang harus ditetapkan penjual untuk menentukan harga yang cocok agar dapat dinikmati konsumen keterjangkauan harga dimana yang ada hubungan dengan keterjangkauan harga yaitu kualitas produk apakah sesuaiPerkembangan industri jasa pengiriman barang meningkat dalam era globalisasi karena tuntutan praktis masyarakat. Kualitas Layanan dan Persepsi Harga menentukan keinginan konsumen untuk membeli produk yang dijual, point yang ditentukan oleh konsumen biasanya : 1. Fasilitas dan Kebutuhan konsumen 2. Keterjangkauan harga 3. Kualitas Produk    

Robinaria Nainggolan; Fadiyah Hani Sabila

Maeswara : Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The process of issuing the Port Health Quarantine Clearance (PHQC) document for vessel health at the Class I Quarantine Health Office by PT. TarunaCipta Kencana Dumai Branch ensures that every ship entering a port is in a healthy condition, free from diseases and pests. The issuance of the vessel health document is handled by the Quarantine Health Office. Before docking at Dumai port, PT. TarunaCipta Kencana acts as an agency representing the ship owner/principal in handling all matters related to the vessel’s interests. The company can also appoint other sub-agents to serve other vessels. PT. TarunaCipta Kencana Dumai Branch collaborates with various related agencies at Dumai port, providing services for the ship and crew (ABK) before, during, and after docking. The issuance of the vessel health quarantine document begins with a submission by the agent to the Quarantine Health Office (BKK), followed by an inspection by health officers, and finally issuing the Certificate of Free Pratique (COP) and PHQC. The data collection methods used were Field Research and Library Research, ensuring that the process of issuing PHQC documents adheres to established procedures.

Marya Ulfa; Muslimah; Sony Junaedi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Potensi masalah pada mitra terdapat pada fasilitas sekolah terutama perpustakaan di SMP ISLAM DARURROHMAN memiliki perpustakaan tetapi tidak terawat dan berdebu sehingga, mahasiswa diawal kegiatan melakukan revitalisasi serta merapikan buku-buku. Selain itu, ketersediaan buku-buku yang tidak memadai antara buku fiksi dan non fiksi mengarahkan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan donasi buku tetapi tidak berjalan lancar. Rendahnya minat dan motivasi literasi dan numerasi siswa yang rendah, dibuktikan dengan hasil Pre Test AKM yang rendah di numerasi disebabkan karena beberapa hal, sehingga meminta mahasiswa untuk mendekati siswa dan menanyakan sesuai dengan kebutuhan siswa seperti pelaksanaan private class agar siswa tidak malu dan semangat untuk belajar dan terbiasa beradaptasi dengan hadirnya kakak mahsiswa. Kekurangan tenaga pendidik guru, salah satunya di SMP ISLAM DARURROHMAN, membuat mahasiswa masuk ke kelas tanpa pengawasan dan pembimbingan. Dalam hal ini mahasiswa dipercaya langsung untuk melakukan pengajaran di sekolah. Sehingga sebagai DPL meminta siswa untuk berkoordinasi dengan guru pamong untuk membimbing mahasiswa dalam proses mengajar tersebut. Hal tersebut biasanya terjadi di hari Minggu karena sekolah penugasan 2 liburnya hari Jumat. Berdasarkan permasalahan yang dialami mitra, maka solusi yang telah ditawarkan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi: (1) Observasi lapangan untuk memperoleh data awal tentang permasalahan yang dihadapi oleh mitra, (2) Analisis kebutuhan mitra dan menawarkan solusi penyelesaian, (3) Membuat perancangan pelatihan dan pendampingan, (4) Membuat materi yang berkenaan dengan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi (5) Melakukan pelatihan pengenalan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi, (6), Melakukan workshop tentang Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi, (7) Melakukan pendampingan pada mitra dalam Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi. Berdasarkan hasil dan pembahasan dari kegiatan pengabdian ini maka dapat diperoleh simpulan bahwa Kegiatan kampus mengajar angkatan 6 ini merupakan program yang baik untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus dan belajar sambil berdampak serta program-program yang sudah disusun mahasiswa dapat diimplementasi dengan dukungan pihak sekolah penugasan. Pengalaman kampus mengajar 6 ini, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh siswa sekolah penugasan tetapi juga pihak sekolah serta mahasiswa.

Yulies Tiena Masriani; Ridho Pakina; Mieke Anggraeni Dewi; Agnes Maria Janni Widyawati

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Peningkatan angka penyelenggaraan perkawinan anak, khususnya pada pedesaan merupakan salah satu dasar utama melakukan pengabdian masyarakat, dalam hal ini dengan bentuk sosialisasi dan edukasi terkait dampak perkawinan anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang turun langsung ke lapangan untuk secara aktif melakukan sosialisasi dan edukasi dengan warga dan perangkat desa Kelurahan Wonopolo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang sebagai upaya preventif peningkatan perkawinan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Perguruan tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat, termasuk menyediakan sosialisasi dan penyuluhan untuk mencegah pernikahan anak. Perkawinan anak dianggap melanggar hak anak dan merupakan bentuk kekerasan terhadap anak. Praktik ini sering kali disebabkan oleh kemiskinan, ketidaksetaraan gender, dan ketidakadilan sosial. Dampaknya sangat signifikan, dengan sebagian besar partisipan penelitian harus putus sekolah dan menghadapi kekerasan fisik dan psikologis. Di Indonesia, faktor-faktor yang menyebabkan pernikahan anak antara lain kondisi ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, keinginan pribadi, pergaulan bebas, dan tradisi adat. Pada daerah pedesaan, pernikahan anak masih sering dianggap wajar, terutama jika didukung oleh adat istiadat atau budaya. Kurangnya akses terhadap pendidikan dan informasi tentang kesehatan reproduksi juga menjadi faktor utama, serta masalah ekonomi dan perasaan malu akan pandangan dan stigma dari lingkungan sekitar.

Aini Hutagalung; Eva Mailsari; Niken Rahmanti; Lubi Nugraha

Jurnal Elektronika dan Komputer 2024 STEKOM PRESS

Bantuan Pangan Penting Contoh Program Non Tunai (BPNT) adalah program subsidi pangan sebagai wujud upaya pemerintah meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan perlindungan kepada keluarga miskin melalui pendistribusian beras. Setiap keluarga akan menerima Rp. 110.000,-/bulan titik penyalurannya. Peneliti mengambil fokus di Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan. Kenyataannya, implementasi kebijakan BPNT tidak selalu mempertimbangkan kebijakan yang full on procedure karena tergantung pada kondisi dan situasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan program Bantuan Pangan Penting Contoh Non Tunai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dari berbagai informan yang telah ditentukan. Dalam penelitian kualitatif, data diambil dari berbagai sumber dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang beragam (triangulasi) dan terus menerus hingga jenuh. Hasil penelitian ini adalah faktor penentu pelaksanaan program BPNT di Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan disebabkan oleh faktor sikap (disposisi) yang kurang berhasil dalam kualitas beras, sasaran rumah tangga penerima bantuan bantuan pangan krusial Contoh Non Tunai (BPNT), jumlah rumah tangga penerima manfaat sasaran beras.

Satrio Budi Prakoso; Uus MD Fadli

Pajak dan Manajemen Keuangan 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Menganalisis rasio kemandirian daerah, rasio efektivitas, dan rasio efisiensi untuk melihat bagaimana kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Karawang. TujuanMenganalisis kinerja fiskal pemerintah daerah Kabupaten Karawang. Pemerintah melakukan analisis kinerja keuangan untuk mengukur efisiensi mereka, mengidentifikasi bidang-bidang yang perlu ditingkatkan, menilai kesehatan keuangan mereka saat ini dan di masa depan, menentukan apakah mereka dapat memenuhi kewajibannya, dan memantau kepatuhan terhadap rencana pengeluaran. Para peneliti dalam penelitian ini mengandalkan teknik kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian dan dianalisis secara kuantitatif dan statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan, seperti yang dijelaskan oleh Sugiyono (Kuantitatif, 2016). Metode penelitian ini berlandaskan pada filsafat positivisme..tahun anggaran 2020 sebesar 72.01% 2021 rasio kemandirian keuangan daerah 68,14% dengan tahun anggaran 2022 persentasenya mengalami kenaikan 70,80% rasio efektifitas 2020 sebesar 119,22% 2021 115,74% dikategorikan sangat efektif 2022 99,76% dikategorikan cukup Efektif.efisiensi badan pendapatan daerah Kabupaten Karawang tahun anggaran 2020 sebesar 95,31% 2021 rasio efektifitas mengalami penaikan 94,32% anggaran 2022 mengalami penaikan signifikan yaitu 100,09% dikategorikan tidak efisienDari tahun 2020 hingga 2022, persentase pasien dengan RKKD pada lutut adalah 2020 72,01% ,2021 68,14% & 2022 70,80%,REPAD secara berurutan: 119,22%, 115,74% & 99,76% dari tahun 2020 hingga 2022 Dari tahun 2020 hingga 2022, angka REKD adalah 95,31%,94,32%dan 100,09%. Hal ini disebabkan karena dengan PAD, Realisasi Belanja Daerah Pemerintah pemerintah kabupaten karawang dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022  

Sri Wahyuning Tiyas; Nova Estu Harsiwi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2024 Universitas Maritim AMNI Semarang

This research aims to describe the problems of children with special needs (autism) studying at the Keleyan Bangkalan State Special School. Autism is a type of child with special needs (ABK). The type of research used in this study is qualitative research with a descriptive approach. In this research, data was obtained by researchers by conducting interviews, observation, and documentation. The research subjects were children with special needs (autism) at the Keleyan Bangkalan State Special School. The results of the research show that the problems of children with special needs (autism) in studying at the Keleyan Bangkalan State Special School include difficulties in communicating, limited social interaction, behavioral problems, and difficulty concentrating and paying attention. The solution provided to overcome this problem is that the teacher takes an in-depth and structured approach. The teacher creates a friendly learning environment, minimizes environmental stimuli that disturb students, and uses teaching techniques that are adapted to the needs of autistic children.    

Sani Susanti; Anugrah Setiawan; Delli Suci; Fatma Pane; Marisa Nabila +2 more

Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This research examines problems in institutional management that cause low learning motivation among students at PKBM Permai. Motivation to learn is one form of success in the learning process. The research method used is qualitative, with a descriptive method with data collection through observation, namely making direct observations at PKBM Permai, then conducting in-depth interviews with heads of institutions, and documentation to record and maintain accurate and organized records about an event, process or information. certain. The findings reveal that one of the causes of low motivation to learn is due to age factors, inadequate facilities and infrastructure and tutors not being suitable in their field. This study also shows that tutors who are not suited to their field can cause problems, so there is a need for continuous professional development for tutors to improve the quality of education