SciRepID - Scientific Publication Search


Publication Search

Complete collection of scientific articles — 15,551 publications available

15,551
Publications
385
Journals
1,447
Total Citations
33
Universities

Showing 1-20 of 51

Analytics

Gempar Al-Hadist; Arif Fajar Prasetiyo; Daniel Assetiawan Iriana

Student Scientific Creativity Journal 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan motivasi belajar penjas antara jurusan IPA dengan jurusan IPS di SMA Negeri 1 Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah non-eksperimen (ex post facto) dengan desain komparatif, yaitu penelitian diarahkan untuk membandingkan satu kelompok sampel dengan kelompok lainnya. Dalam penelitian ini, peneliti ingin membandingkan tingkat motivasi belajar jurusan IPA dengan jurusan IPS di SMA Negeri 1 Subang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA dan XII IPS SMA Negeri 1 Subang yang berjumlah 364 siswa dengan sampel yang diambil sebanyak 20% dari populasi yaitu 69 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi yang diadopsi dari Risyanto (2014) yang diuji validitas dan reabilitasnya oleh penulis dengan hasil 25 item soal valid dari 27 item soal yang ada dan tingkat reabilitasnya sebesar 0.902. Dalam penelitian ini uji hipotesis menggunakan rumus independent sample t-test dengan hasil 0,002 < 0,05 maka dengan hasil tersebut terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar penjas jurusan IPA dengan jurusan IPS di SMA Negeri 1 subang.

Yusnia Istikamah; Iltvia Iltvia; Rosnidar Rosnidar

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dan mengetahui hubungan self-efficacy dengan hasil belajar metematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ampek Angkek. Populasi berasal dari siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ampek Angkek dan diperoleh danpel sebanyak 31 siswa. Data diperoleh dengan mengumpulkan data dari kuesioner atau angket  tentang self-efficacy dan nilai HPTS untuk hasil belajar matematika siswa. Analisis data menggunakan uji asumsi, uji normalitas, uji linieritas dan uji korelasi Pearson Product Moment. Data analisis menggunakan teknik analisis tersebut menghasilkan ” self-efficacy berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa”. Menghasilkan kor  r = 0,528 dan p = 0,002 < 5%. Nilai dari self-efficacy 54% yang diperoleh dari 17 siswa  dengan kriteria “sangat kuat”, dan  hasil akademik dalam matapelajaran  matematika “sangat tinggi” dengan persentase 65% dari 20 siswa.

Hendra Sumantri; Yeti Irmayanti; Yeti Irmayanti

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berdasarkan pertanyaan tersebut, tujuan yang ingin dicapai dari permasalahan yang akan dikaji adalah: 1) Mengetahui hambatan belajar (learning obstacle) berdasarkan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal operasi hitung bilangan bulat. 2) Mengetahui desain didaktis untuk meminimalkan terjadinya hambatan belajar (learning obstacle) siswa dalam menyelasaikan operasi bilangan bulat.Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan model penelitian Desain Didaktis atau Didactical Design Research (DDR). Subjek penelitian pertama merupakan siswa kelas 8 yang telah mempelajari bilangan bulat. Sedangkan sunjek kedua adalah subjek observasi yang akan dilakukan pada siswa kelas 7 yang  sedang mempelajari materi bilangan bulat untuk melihat bagaiman proses pembelajaran dan situasi di kelas. Berdasarkan hasil pembelajaran dengan desain didaktis yang sudah peneliti susun dalam mencapai tujuan pembelajaran yaitu siswa dapat memahami dan menemukan konsep-konsep yang berkaitan dengan sub bab bilamgam bulat dapat tercapai meskipun belum sepenuhnya. Karena masih ada kelompok yang tidak menemukan konsep-konsep tersebut dalam mengerjakan kerja proyek. Berdasarkan data yang peneliti peroleh dalam penilaian validator melalui angket dan wawancara yang telah dipaparkan sebelumnya, dapat disimpulkan secara global bahwa bahan ajar ini dalam bentuk LAS dengan 3 kegiatan di dalamnya layak digunakan dengan beberapa perbaikan.

Silvia Permatasari; Tengku Hamid Darmawan; Rendy Rendy; Nabila Azzahra; Lola Zulaika +6 more

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The Industrial Revolution 4.0, which coincided with the presence of the Covid-19 pandemic, demanded that the world of education implement a different system. Classroom learning that involves students directly is now starting to switch to online learning. One of the learning media used is the Kahoot application. Interactive quizzes in this application can be implemented on an ongoing basis, including in face-to-face learning after the pandemic. Unfortunately, not all educational institutions know about the existence and benefits of this application. Sungai Putih High School, Kampar Regency, which is our service partner, is one of them. This dedication to introducing interactive learning through online media has had satisfactory results. From 38 respondents covering all classes and teachers at the high school, 100% of respondents felt interested in this learning and 96% of respondents agreed that learning evaluation using Kahoot was felt to be more effective than tests in general. For the continuity of implementation, the service team provided a Kahoot Usage Guide book which was designed directly by the service team.

Muhammad Nawafil Akbar; Siminto

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Salah satu unsur yang harus dilestarikan dan dijaga melalui kegiatan pendidikan adalah nilai, tradisi, budaya, keterampilan dan konsep yang berlaku pada masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah menggulirkan perubahan kurikulum dengan menambahkan mata pelajaran muatan lokal. Melalui pembelajaran muatan lokal diharapkan peserta didik, tidak saja memiliki pengetahuan akademis berupa pengetahuan yang bersifat global sebagaimana diharapkan, tetapi juga mempunyai kepedulian terhadap nilai-nilai sosio-kultural yang melingkupi pesertadidik. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian library research atau penelitian pustaka. Jadi yang dimaksud dengan pendidikan muatan lokal Baca Tulis Al-Qur'an adalah  kompetensi dan potensi daerah yang dituangkan kedalam suatu muatan pendidikan yang mempelajari tentang membaca dan menulis Al-Qur'an sesuai dengan ilmu tajwid. Di dalamnya juga diajarkan tentang adab-adab dalam membaca dan menulis Al-Qur'an

Ike Dian Fitri; Fenny Ayu Monia

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana besarnya pengaruh penggunaan media pembelajaran powerpoint terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bersama guru mata pelajaran SKI yang bernama Bu Zuheni, S.Ag di MTsN 2 Pasaman Barat yang ditinjau dari nilai pre test dengan nilai post test pada materi pokok Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW di Madinah tahun pelajaran 2022/ 2023. Populasi penelitian yaitu siswa kelas VII.2, VII.3, VII.4. Sementara sampel yang digunakan dalam penelitian ini simple random sampling, adapun kelas yang terpilih yaitu kelas VII.2 sebagai kelas eksperimen dan VII.3 sebagai kelas kontrol. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Instrumen penelitian berupa tes tertulis berbentuk soal pilihan ganda sebanyak 20 soal yang sudah diuji validitas menggunakan rumus korelasi point biserial dan reliabilitasnya menggunakan rumus KR-20 (kuder Richardson- 20). Untuk uji Prasyarat analisis data yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, menggunakan rumus Chi Kuadrat dan Uji-F. Teknik analisis data pengujian hipotesis menggunakan rumus uji-t Poled Varians. Adapun hasil penelitian diperoleh adanya pengaruh penggunaan media powerpoint terhadap hasil belajar SKI Siswa di MTsN 2 Pasaman barat.

Muhammad Ryan Lazuardi; Wedra Aprison; Syahrial Syahrial

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan medeskripsikan aktivitas dan kemampuan dalam melaksanakan shalat wajib lima waktu melalui strategi modelling the way pada siswa Kelas IV SD Islam AL-Ishlah Semester I tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap pengamatan/observasi dan refleksi. Melalui strategi modelling the way dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan melakukan shalat wajib pada siswa Kelas IV SD Islam Al-Ishlah Semester I tahun pelajaran 2022/2023. Aktivitas belajar dari siklus I ke siklus II terdapat peningkatan: aspek membaca rukun shalat (nilai rata-rata meningkat 1,1; persentase naik 21,8%; dari kategori baik menjadi amat baik), aspek membaca syarat shalat (nilai rata-rata naik 0,7; persentase naik 14,8%; dari katoegori baik menjadi amat baik), aspek membaca hal yang membatalkan shalat (nilai rata-rata meningkat 0,7; persentase naik 15,7% dari kategori baik menjadi amat baik), dan aspek praktek shalat (nilai rata-rata naik 0,9; persentase naik 18,3%; dari kategori baik menjadi amat baik). Hasil belajar siswa dari kondisi awal siklus I ke siklus II mengalami peningkatan, yaitu dari 2 siswa (30%) yang mendapat nilai tuntas menjadi 13 siswa (100%). Terjadi peningkatan sebanyak 11 siswa (70%) dan nilai rata-rata kelas dari 60,2 menjadi 85,0 meningkat sebesar 24,8%.

Sukinem Sukinem; Wasilah Wasilah; Musyarapah Musyarapah

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan penelitiannya terlihat kepala sekolah, selama ini kepala sekolah melaksanakan tugas supervisi akademiknya dengan menerapkan pendekatan supervisi langsung secara individual, dengan cara mendatangi guru yang sedang bertugas, mengamati kinerjanya dan melakukan penilaian. Pendekatan supervisi individual ini tidak terlalu efektif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya khususnya yang berkaitan dengan kompetensi profesionalnya. Hasil kajian empirik yang peneliti lakukan terhadap guru-guru di SD IT Al Manar   Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan kabupaten Kotawaringin Barat Pangkalan Bun Kalimantan Tengah  menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru masih rendah terutama pada kompetensi guru dalam mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Tujuan penelitinnya adalah  untuk mendeskripsikan supervisi kolaboratif  dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SD IT Al Manar   Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan kabupaten Kotawaringin Barat Pangkalan Bun Kalimantan Tengah . Rancangan penelitian yang akan dilakukan adalah menggunakan Penelitian Tindakan sekolah (PTS). Metode yang pengumpulan data melalui     observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah:    pelaksanaan tindakan    terdapat   peningkatan dalam kompetensi profesional guru  melalui proses perbaikan, yakni dari 61.81% menjadi 83.18%. Berarti ada peningkatan sebanyak 22% dari siklus I ke siklus II.  Dengan demikian  menunjukkan peningkatan yang signifikan, ketercapaian hasil penilaian kompetensi profesional guru sesuai dengan yang diharapkan yaitu  jika supervisi kolaboratif  dilakukan dengan maksimal, maka dapat kompetensi profesional guru   akan meningkat.

Wasilah Wasilah; Siminto Siminto

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan karakter semakin mendapatkan prioritas dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah no 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter yang merupakan gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab sekolah untuk memperkuat karakter siswa (Pasal 1 PP no.87/2017). Penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter dilaksanakan dengan prinsip manajemen berbasis sekolah yang merupakan tanggung jawab kepala sekolah dan guru, sebagai pemenuhan beban kerja guru dan kepala sekolah (Pasal 6 ayat 3,4,5 PP 87/2017). Sesuai arahan presiden Joko Widodo bahwa pendidikan karakter pada jenjang pendidikan dasar mendapatkan porsi yang lebih besar dibandingkan pendidikan yang mengajarkan pengetahuan, untuk Sekolah Dasar sebesar 70 persen sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama sebesar 60 persen. Ketertarikan peneliti untuk mengkaji pendidikan karakter didasari oleh adanya penurunan karakter siswa kelas tinggi dibanding karakter siswa kelas rendah. Fokus kajian utama penelitian ini adalah manajemen penguatan pendidikan karakter di Sekolah Dasar yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kajian dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan.  Hasil penelitiannya bahwa pertama, Perencanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar telah dilaksanakan dengan baik melalui penyusunan tujuan, strategi dan pemetaan kebijakan serta pemetaan prosedur dan penyempurnaan program menggunanakan rancangan RPP dan silabus; kedua, pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar berjalan dengan baik melalui kegiatan kegiatan bersifat religius, penanaman nasionalisme, peduli sosial dan kepedulian terhadap lingkungan; ketiga, evaluasi Perencanaan Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP IT Al-Manar Bun Kobar  melalui kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan dengan melaksanakan refleksi, analisis dan rencana tindak lanjut berbasis pendidikan kewarganegaraan.

Anida Nurlatifah; Khuzaimah Fadillah Rachman; Nazwa Arani; Muhammad Arif Rahmatullah; Raihan Dzakwan

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah membandingkan pemahaman siswa terhadap media pembelajaran yang digunakan serta mengetahui kelebihan dan keunggulan dari masing-masing media dalam proses pembelajaran di SMAN 1 Cisarua. Jenis penelitian yang peneliti lakukan adalah metode eksperimen, yang berbentuk intact group comparison. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA di SMAN 1 Cisarua sebanyak 30 orang di kelas berbeda dengan materi ajar yang sama. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif atau analisis statistik.. Berdasarkan hasil pengamatan lapangan metode yang disampaikan adalah metode pembelajaran menggunakan media bacaan dan media video animasi. Pada saat eksperimen metode pembelajaran yang menggunakan media video animasi lebih unggul dibandingkan menggunakan media bacaan. Penggunaan metode yang menggunakan video animasi menghasilkan nilai rata-rata kelas yang memenuhi standar ketuntasan sekolah. Sedangkan penggunaan metode video bacaan menghasilkan nilai rata-rata kelas yang tidak memenuhi standar ketuntasan sekolah.

Latifah Azmi; Iltavia Iltavia; Akmal Firdaus

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk: menguji dampak penggunaan media sosial siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XII MAN 3 Padang Panjang. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII MAN 3 Padang Panjang. Sampel penelitian terdiri dari 39 siswa yang dipilih melalui random sampling. Variabel yang diamati adalah: 1) Media sosial merupakan variabel bebas; (2) Hasil belajar merupakan variabel terikat. Angket digunakan untuk mengumpulkan data tentang dampak media sosial, dan hasil belajar matematika MID tahun pelajaran 2022/2023 digunakan untuk mendokumentasikan hasil belajar siswa. Hasil penelitian mengungkapkan: Media sosial memiliki dampak yang dapat diabaikan terhadap hasil belajar siswa.

Rachmadina Habibah, Disse

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Problematic Social Media Use (PSMU), namely being too busy with social media, having a strong or uncontrollable motivation to use social media, and spending too much time and effort on social media that causes disruption to social life, personal or other people, and health psychological and well-being. PMSB is complex and is formed by many factors, including biological, psychological, social, and cultural. In addition, interrelated factors such as personality, environmental factors, and behavioral systems can develop behavior problems such as PMSB. The purpose of this research is to find out whether there is a role of Dark Trait Personality (DTP) with Problematic Social Media Use (PSMU). The subjects in this study were 202 early adults who used social media. The instruments used were the Short Dark Triad Scale (SD3), Short Sadistic Impulse Scale (SSIS), and Bergen Social Media Addiction Scale (BSMAS). The analysis technique used is process by Hayes. The results of the study have a positive significance (0.00 > 0.05), which means that the higher the Dark Characteristics namely Psychopathy, Makiavelianism, /narcissism, and Sadism that a person has, then a person will tend to increasingly use his social media with bad or negative purposes so that have negative consequences for him. The results also show that there are a number of roles assigned by Dark Trait Personality (DTP) to Problematic Social Media Use (PSMU) of 27.1%, while the rest are influenced by other factors.

Muhartini, Muhartini; Amril Mansur; Abu Bakar

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pembelajaran Kontekstual  Dan Pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Pendekatan yang dipakai adalah penelitian murni kepustakaan (library research). Data diperoleh dari bahan bacaan yang diperoleh peneliti dari buku-buku, artikel-artikel yang termuat dalam cetak. Data dikumpulkan dan dipilah-pilah untuk mengisi jawaban dari pertanyaan penelitian yang dirumuskan. Analisa menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) untuk mendapatkan informasi terkait Pembelajaran Kontekstual  Dan Pembelajaran Problem Based Learning. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah Pembelajaran kontekstual merupakan suatu pembelajaran yang mengkaitkan kontekstual sehari-hari pada materi pembelajaran sehingga siswa mampu memaknai pengetahuan/ ketrampilan yang dipelajarinya serta secara fleksibel dapat menerapkan pengetahuan/ ketrampilan yang dimilikinya dari suatu permasalahan/konteks ke permasalahan yang lainnya. Pendekatan kontekstual melibatkan tujuh komponen utama pembelajaran kontekstual, yaitu : konstruktivisme (contruktivisme), menemukan (inquiri), bertanya (question), masyarakat belajar (learning comunity), pemodelan (modeling), refleksi, penilaian yang sebenarnya (aunthentic asesment). Pembelajaran berbasis masalah (Problem-based Learning) merupakan salah satu model yang tepat dikembangkan  dalam pembelajaran teknologi untuk merespon isu-isu peningkatan kualitas pembelajaran teknologi dan antisipasi perubahan-perubahan yang terjadi di dunia kerja. Karakteristik dan Tahapan Pembelajaran Model Problem-Based Learning. Pembelajaran berbasis masalah dikembangkan terutama untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan ketrampilan intelektual, belajar tentang berbagai peran orang dewasa dengan melibatkan diri dalam pengalaman nyata atau simulasi, dan menjadi pembelajar yang otonom dan mandiri.  

Pipit Irawati

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The most noticeable impacts of the Covid-19 pandemic are school closures and online distance learning (PJJ). Online learning uses the Internet to provide teaching materials to students. Barriers to online learning are felt by both teachers and students, with streaming learning via Zoom sometimes having unstable internet connections. Another obstacle to online learning between teachers and students is the teacher-student relationship. You look nervous because you get stuck in the Zoom application. A barrier to online learning between students and parents is that it is difficult for working parents to tutor their children because they are working. The impact of online learning itself takes the form of reduced learning ability and changes in student behavior. The purpose of this non-research journal is that schools need new strategies to meet their post-pandemic educational goals. In order to overcome this, it is necessary to develop human resources by implementing education that reflects the cultural characteristics of the country. Education must respond not only to global requirements, but also to developments in digital technology.

Yohanis Kristianus Tampani

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Isu Borderless dan Dual Nationalities : Pemicu disintegrasi bangsa di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yakni mengumpulkan atau melakukan studi dokumen terhadap sumber dan literatur-literatur yang terkait dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Isu Borderless merupakan suatu keadaan di mana batas-batas yang ada dalam suatu masyarakat kian memudar. Tak ada batasan-batasan yang mengatur perilaku-perilaku seseorang dalam bertindak dan menilai sebuah tindakan. Infrastruktur yang memadai, maka komunikasi menjadi sulit dan tidak akan tercipta dan perhatian yang diberikan oleh Pemerintah, kadangkala juga bisa membuat permasalahan yang terjadi di daerah perbatasan. Pemerintah lebih giat dalam menekankan program-programnya hanya pada wilayah tertentu hal tersebut sering menimbulkan kecemburuan sosial dari wilayah-wilayah lain yang belum terjangkau program dari pemerintah tersebut. Dari situlah, bibit-bibit konflik mulai muncul, bahkan jika konflik atau masalah tersebut tidak segera ditanggulangi, akan menjadikan suatu ancaman yang besar, dan justru membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di lain pihak banyak warga masyarakat Timor-Timur yang masih memegang paspor Republik Indonesia (RI) yang secara hukum masih berstatus WNI yang secara de facto merupakan warga negara Timor-Timur tapi secara de jure merupakan warga negara Indonesia (warga Indonesia pasif) sehingga dapat disimpulkan terdapatnya tiga kategori kewarganegaraan yakni kewarganegaraan ganda (dual nationalities), tanpa kewarganegaraan, dan kewarganegaraan pasif. Peran pembelajaran sejarah sebagai upaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme untuk memberi peringatan kepada kita tentang pentingnya memahami identitas kebangsaan yang kita miliki dengan cara menengok kembali kepada masa lalu waktu identitas tersebut terbentuk.    

Christin Yunita Maulani; Dewi Puspa Arum

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatarbelakangi dari kurangnya penelitian mengenai fatis bahasa dengan studi kajian Linguistik Bandingan. Selain itu, penggunaan data bahasa Jawa Timur dalam penelitian ini dapat memudahkan penemuan kekerabatan bahasa yang dimiliki oleh bahasa Jawa Timur dan bahasa Indonesia.  Penelitian ini memiliki tujuan untuk menemukan bahasa kerabat dari bahasa Indonesia dan bahasa Jawa Timur melalui fatis yang sering digunakan oleh masyarakat. Fatis merupakan salah satu cara untuk komunikasi dengan basa-basi guna membina komunikasi sosial atau individu agar tercipta kekerabatan. Penelitian ini menggunakan metode simak, libat, cakap, dan catat dan menggunakan observasi mendalam guna menemukan fatis yang ada di kalangan masyarakat. Sementara, metode penyajian data menggunakan metode deksiptif kualitatif dan studi kajian linguistik bandingan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan sebanyak sepuluh fatis yaitu Loh – Lho, Seh –Sih, Toh- Toh, Kan-Kan, Deh-Deh, Ah-Ah, Yah-Yah, Dong-Dong yang memiliki kesamaan atau kekerabatan dengan fatis bahasa Indonesia. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bahasa Indonesia dan bahasa Jawa Timur memiliki kekerabatan karena adanya fatis tersebut.

Sentikhe Tumanggor; Putri Amelia Siahaan; Jansen Surya Aruan; Wina Witara Sitorus; Ita Selviana Manik +2 more

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan agar kita dapat memahami tentang Sekolah Luar Biasa (SLB) apa itu pengertian dari Sekolah Luar Biasa dan  media pembelajaran seperti apa  yang digunakan para tenaga pengajar disana untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang tentunya  Pendidikan Luar Biasa atau Sekolah Luar Biasa(SLB)  merupakan  pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam  mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental sosial, tetapi memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa (suparno, 2007: 97). Dalam Encyclopedia of Disabilitytentang pendidikan luar biasa dikemukakan sebagai berikut: “Special education means specifically designed instruction to meet the unique needs of a child with disability”. Pendidikan luar biasa berarti pembelajaran yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan yang unik dari anak kelainan fisik.Setiap anak memiliki latar belakang kehidupan budaya dan perkembangan yang berbeda-beda, dan setiap anak dimungkinkan akan memiliki kebutuhan khusus serta hambatan belajar yang berbeda beda pula, sehingga setiap anak sesungguhnya memerlukan layanan pendidikan yang disesuiakan sejalan dengan hambatan belajar dan kebutuhan masing-masing anak, seperti halnya dengan anak berkebutuhan. Pada Anak Berkebutuhan Khusus penggunaan media pembelajaran sangat diperlukan. Sebab mereka merupakan anak-anak yang relatif mengalami hambatan dalam perkembangannya. Penggunaan media belajar yang melibatkan keaktifan siswa akan lebih mempermudah proses belajar mengajar karena mampu membantu daya ingat siswa terhadap materi yang dipelajari oleh anak berkebutuhan khusus dengan kemampuan yang kita miliki. Betapa pentingnya peran dari media pembelajaran dalam membantu para anak berkebutuhan khusus dalam memahami materi pelajaran. Sehingga mereka yang mengalami kebutuhan khusus dapat merasakan seperti apa yang dirasakan oleh anak-anak yang normal dan materi pelajaran yang diterima dapat diserap sempurna oleh siswa.

Dara Mida; Pipit Firmanti; Rahima Rahima

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan LKPD berbasis konstruktivisme pada materi transformasi geometri(translasi dan refleksi) terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D). Subjek penelitian adalah 29 siswa dengan 11 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan kelas XI MIPA. Instrument pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes. Dokumentasi berupa foto pelaksanaan belajar dan tes di kelas. Angket berupa tanggapan siswa terhadap penggunaan LKPD. Sedangkan tes berupa soal posttest yang terdiri dari lima soal uraian. Pada penelitian ini, LKPD dievaluasi terlebih dahulu oleh peneliti dan guru pembimbing agar dapat digunakan. Pada uji kepraktisan diperoleh rata-rata nilai 3,82 dari hasil analisis angket peserta didik dengan kategori praktis untuk digunakan. Sedangkan pada uji keefektifan menunjukkan LKPD efektif digunakan dalam pembelajaran dengan rata-rata nilai 84,62 dari hasil analisis posttest peserta didik dengan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis konstruktivisme ini berpengaruh terhadap meningkatnya hasil belajar peserta didik. Sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa penggunaan LKPD didalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Eko Santoso; Dewi Utami; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini yaitu untuk memaparkan kelayakan isi pada aspek kesesuaian materi, keakuratan materi, dan materi pendukung pembelajaran buku Buku Teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Karya Muhammad Nurzakun dan Joko Santoso berdasarkan BSNP. Penelitian ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research). Adapun penelitian dalam hal ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber data bersifat kepustakaan atau berasal dari berbagai literatur. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu Buku Teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Karya Muhammad Nurzakun dan Joko Santoso Tahun 2021. Sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai buku yang relevan, website, dan hasil penelitian. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah metode dokumentas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Hasil penelitian yang didapat berdasarkan analisis yang telah dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa pada buku teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Tahun 2021 termasuk dalam kategori sangat layak. Dari ketiga komponen kelayakan isi buku teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Tahun 2021, semuanya dapat dikategorikan buku teks ini sangat layak. Dengan begitu, buku teks tersebut bisa menjadi sumber buku ajar yang baik bagi guru maupun peserta didik.

Tiarma Fitri Malau; Yesika Lumiam Sinaga; Rut Lumayan Silitonga; Sartika Afrida Padang; Hartati Sepriani Gultom +1 more

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Vol. 1 (1) Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Aggressive behavior is dangerous when it causes intentional physical or psychological harm to another person. Adolescents who successfully complete developmental activities will be in a favorable state of social adjustment for the rest of their lives. However, if youth fail in the growth process, they run the risk of committing crimes and becoming more arbitrary in their power over others. Children engage in ways that often result in aggressive behavior, both individually and collectively. Fighting, forming convoys on the street to block traffic, skipping classes, and using unpleasant language such as swearing, insults, and ridicule are examples of aggressive behavior that are common among students. The research method uses a qualitative approach with case studies. The results of this study are discussed. is that there are students who have aggressive behavior, namely Physical Aggressive and Verbal Aggressive and are factored from External and Internal factors, then a form of handling can be carried out by researchers.