Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 18841-18860 of 19,097

Analytics

Diana Dayaningsih; Erni Suprapti; Lia Puji Lestari; Novia Ariani; Priyono +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Anak Bawah Lima Tahun (balita) adalah anak yang telah menginjak usia diatas satu tahun atau biasa digunakan perhitungan bulan yaitu 12 – 59 bulan. Usia balita sebagai usia yang rentan terhadap berbagai serangan penyakit, termasuk penyakit yang disebabkan oleh kekurangan atau kelebihan asupan nutrisi jenis tertentu. Gizi kurang dapat dilihat sebagai suatu proses kurang makan yang terjadi pada balita ketika kebutuhan normal terhadap satu atau beberapa nutrien tidak terpenuhi atau nutrien-nutrien tersebut hilang dengan jumlah yang lebih besar daripada yang didapat. Pola pengasuhan yang berkontribusi dalam status gizi anak salah satunya adalah keterjaminan makanan. Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh peran ibu untuk mengasuh dan mendidik anak agar tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berkualitas. Berdasarkan hasil pengkajian awal di wilayah RW IX Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang yang merupakan wilayah binaan Puskesmas Rowosari terdapat 64 balita yang terdaftar di Posyandu, terdapat 1 balita yang beresiko tinggi mengalami gizi kurang (bawah garis merah) serta pengetahuan Ibu dalam masalah nutrisi masih kurang. Tim Pengabdian Masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro mengadakaan kegiatan Parenting Class untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan nutrisi balita melalui pendekatan keluarga.    

Dwi Mulianda; Margiyati; Andre Dwi Susilo; Jeffri Riyan Mustakim; Nur Khasanah +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Peningkatan asam urat (hiperurisemia) didefinisikan sebagai peninggian kadar asam urat lebih dari 7,0 ml/dl dan 6,0 mg/dl. Hiperurisemia perlu dilakukan penatalaksanaan untuk membatasi serangan akut, mencegah kekambuhan, dan mencegah komplikasi yang terkait dengan pengendapan kristal urat di jaringan, serta mencegah kecacatan fisik. Penatalaksaan hiperurisemia selain dapat diselesaikan secara farmakologis menggunakan obat-obatan, namun dapat juga dilakukan secara non farmakologis dengan melakukan senam ergonomis, serta manajemen nutrisi. Kegiatan ini bertujuan agar lansia di Posyandu Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang dapat mengetahui penatalaksanaan peningkatan asam urat (hiperurisemia). Berdasarkan Evidance Based penatalaksanaan peningkatan asam urat dengan obat-obatan, senam ergonomis, dan manajemen nutrisi signifikan berpengaruh terhadap penurunan asam urat dalam darah. Hasil pengabdian masyarakat diantaranya adalah Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang yang hadir pada tanggal 10 Februari 2019 sebanyak 56 orang; Screening asam urat 16 orang (28,6 %) mengalami peningkatan asam urat, 33 orang (58,9 %) asam urat normal, dan 7 orang (12,5 %) asam urat low; terdapat peningkatan pengetahuan lansia   setelah diberikan pendidikan kesehatan penatalaksanaan peningkatan asam urat; terdapat peningkatan ketrampilan lansia   dalam melakukan senam ergonomic sebagai penatalaksanaan peningkatan asam urat; Lansia Setya Manunggal III Kabupaten Semarang sudah menerapkan penatalaksanaan peningkatan asam urat dalam kehidupan sehari-hari.      

Astono, Ari Dwi; Ristanto, Hesti; Haryanik, Dwi

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The purpose of this study was to find out and analyze the influence of role conflict and work stress on employee performance, the population in this study were employees of the sewing department of PT Glory Industrial  Semarang II, the study respondents consisted of 96 employees. Research data obtained from the results of questionnaires. The equation model is processed with the SPSS application, the results of the study can be concluded that: a) Role conflict positive and non-significant effect on employee performance, b) Job stress has a positive and significant effect on employee performance, c) Simultaneous role and work stress conflict have a significant effect on employee performance.

Susilawati, Endang Yuliana

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan hukum ini dilakukan karena tanggungjawab mensosialisasikan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya undangundangnomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia yang meski telah berusiadua puluh tahun namun belum banyak diketahui oleh masyarakat. Kegiatan ini bertujuanmemberikan pengetahuan dan menjadikan paham tentang adanya kewajiban kita sebagaiwarga masyarakat untuk turut berperan serta dalam meningkatkan kesejahteraan kaum lanjutusia sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang tersebut. Mitra kegiatan adalah PKKdesa Malangjiwan, kecamatan Colomadu, kabupaten karanganyar. Metode yang digunakanadalah ceramah dan diskusi. Hasilnya bisa dipahamkan bahwa upaya meningkatkankesejahteraan kaum lanjut usia merupakan tanggungjawab pemerintah, namun dukungan danperan serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujud nyatakannya.Kata kunci: upaya, peningkatan, kesejahteraan, lanjut usia

Irmade, Oka; Widjanarko, Paulus

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pendidik dituntut untuk selalu mengembangkan kompetensi pedagogik dan profesionalnya baik ditingkat PAUD, Sekolah Dasar, Sekolah menengah bahkan Perguruan tinggi. Salah satu bentuk kompetensi pedagogik dan profesional seorang pendidik adalah kemampuanya dibidang penguasaan (ICT) Information Communication Technologi. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan ke TK Rumah Pelangi, Dukuh Banukan RT.06/RW.09 DS. Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar penguasaan dan pemanfaatan guru terhadap ICT sangat minim terlebih lagi dalam proses pembuatan media karena masih melum terbiasa dan belum terlatih dalam membuat media berbasis ICT. Sehingga perlu diadakan pelatihan melalui program pengabdian kepada masyarakat. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan keterampilan membuat media pembelajaran berbasis ICT yang berupa Powerpoin menarik, Flipbook dan Comiclife yang di aplikasikan dalam proses pembelajaran.Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir.Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini telah mencapai target yang diharapkan, 9 guru yang mengikuti pelatihan, telah mampu membuat media pembelajaran berbasis ICT yang terdiri dari Powerpoin menarik, Flipbook, dan Comiclife. Luaran yang dihasilkan berupa media pembelajaran berbasis ICT serta implementasi media pembelajaran yang digunakan pada materi tertentu dan publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.Kata Kunci: Pembuatan Media, ICT

Sarafuddin, Sarafuddin; Winarto, Winarto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran guru dalam mendidik karakterpeserta didik melalui media tembang macapat pangkur di SDN 02 Gaum Tasikmadu Karanganyar. Peranguru di sekolah sangat berpengaruh pada kemajuan dan perkembangan karakter peserta didik untukmengenali dan mencintai seni dan budaya daerahnya. Selama ini kadang-kadang guru di sekolah hanyasekedar melaksanakan kewajiban mengajar dengan tuntutan ketercapai ketuntasan materi pembelajaran.Artinya bahwa guru di sekolah kurang maksimal dalam memanfaatkan media pembelajaran terutama mediaberbasis seni untuk mendidik karakter peserta didik. Kondisi ini diperoleh berdasarkan hasil survey yangawal yang dilakukan di SDN 02 Gaum Tasikmadu Karanganyar. Pengabdian ini dilakukan di SDN 02 GaumTasikmadu Karanganyar. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukanmulai tahap survei, dan perijinan, dan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahapsosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan dan kolaborasi, dan tahap evaluasi. Target luaran yang dihasilkanadalah 9 guru dari 12 guru yang mengikuti pelatihan ini mampu menyusun materi pembelajaran seni berbasiskearifan lokal. Luaran yang dihasilkan berupa materi pembelajaran seni tembang macapat pangkur sertapublikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan dapatmemberikan penguatan pemahaman pada guru-guru tentang betapa pentingnya pendampingan dalammenanamkan karakter peserta didik. Kondisi tersebut tidak bisa dipungkiri bahwa apabila peserta didikdidekatkan dan diajarkan tentang kearifan lokal seperti tembang macapat pangkur, maka pada diri merekaakan tumbuh karakter baik yaitu kecintaan terhadap seni dan budaya daerahnya.Kata Kunci: Peran guru, pendidikan karakter, media tembang macapat pangkur.

Yenni Yenni; Andi Tenri Angka

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

A Pap smear is an attempt to take fluid from the cervix to examine the presence of abnormalities in the cells around the cervix. In this examination, it can usually be determined whether the cells in the mouth of the uterus are still normal, have changed into cancer, or have become cancer cells. Apart from that, inflammation and infection of the cervix can be determined from this examination. The aim of the research is to find out the general picture of early detection of cervical CA with pap smears in couples of childbearing age at the Kesu Health Center. This research was carried out by the Kesu Health Center. The method in this research uses descriptive analytics by taking a sample of 100 centers, with an accidental sampling technique, namely taking samples by taking into account the researchers' considerations. The data used in the research is primary data with the variables studied namely early detection of cervical CA with pap smears. Based on 100 respondents who had good knowledge, 47 people (47%), had sufficient knowledge, 49 respondents (49%) and had sufficient knowledge, 4 people (4%). Based on 100 respondents who received information sources, 40 respondents (40%) from print, electronic and non-media media did not know where to get pap smears and 60 respondents (60%) who did not get information from print, electronic and non-media media did not know where to get pap smears. Based on 100 respondents, all of them did not know where to get a pap smear. The conclusion is that there are more PUS who have sufficient knowledge and less and do not know where to check pap smears. It is hoped that the midwives at the Kesu' Community Health Center will further increase their education to couples of childbearing age so that they are willing to carry out early detection examinations for cervical Ca.    

Epi Dusra

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

MP-ASI is additional food given to babies after the age of six months until the baby is 24 months old. The purpose of this study was to describe the knowledge and attitudes of mothers regarding early complementary breastfeeding to infants aged 0-6 months in the working area of ??the Namrole Nursing Health Center in 2019. The research approach is descriptive analytic with a descriptive approach. The population in this study were all mothers who had toddlers aged 0-6 months in the working area of ??the Namrole health center, totaling 257 people. The sample size used was 156 people. The results showed that the mother's knowledge about MP-ASI in the working area of ??the Namrole Nursing Health Center showed that out of 156 mothers under five, most had knowledge about early MP-ASI in the sufficient category, namely 61 mothers under five (39.1%). While the results for the attitude of mothers about MP_ASI in the working area of ??the Namrole Health Center show that out of 156 mothers of toddlers, most of them had attitudes about early MP-ASI in the less category, namely 101 mothers of toddlers (64.7%). It was concluded that the mother's knowledge about early MP-ASI was identified by giving early MP-ASI to infants aged 0-6 months with the most categories namely sufficient and for the mother's attitude about early MP-ASI by giving early MP-ASI to infants aged 0-6 months with the most less categories found in this study.

Tandroyatno Tandroyatno; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria E.W

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2019 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

The purpose of the study was to find out "The Role of Catechists inRegenating Worhisp Leaders for Sunday Service for People at St Theresia Talekoi Parish of Saint Paul Buntok Parish". The method used is a Qualitative Research method with data collection techniques, Observation, and Interview. The data obtained were analyzed using data analysis techniques. The data obtained by the authors from several informants consisting of 9 informants, among others: 4 fathers and 5 mothers from the St Theresia Talekoi station.

Yustina Wuri Wulandari, Roni Sanjaya, Nanik Suhartatik &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Es krim adalah salah satu produk olahan yang menggunakan susu sebagai bahan dasar dan berbentukbeku. Penelitian ini menggunakan kedelai hitam sebagai bahan dasar pembuatan es krim. Kedelai hitamkaya akan protein yang dapat menggantikan bahan baku pembuatan es krim berupa susu sapi. Penelitianini juga menggunakan lidah buaya sebagai bahan tambahan yang dapat meningkatkan kualitas es krim.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan es krim kedelai hitam dengan penambahan lidahbuaya terbaik ditinjau dari sifat sensorisnya. Selain itu juga untuk mengetahui karakteristik es krim kedelaihitam dengan penambahan lidah buaya meliputi: sifat fisik (overrun), sifat kimia (protein, lemak, dan totalpadatan), dan sifat fungsional (aktivitas antioksidan). Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap(RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi kedelai hitam (5, 15, 25 %)sedangkan faktor yang kedua variasi konsentrasi lidah buaya (1,5; 3; 4,5 %). Hasil penelitian menunjukanbahwa kombinasi perlakuan konsentrasi kedelai hitam dengan lidah buaya, dengan konsentrasi kedelaihitam 25% dan lidah buaya 4,5% merupakan perlakuan terbaik didasarkan pada kesukaan keseluruhanyang terdapat pada es krim. Pada perlakuan ini dihasilkan aktivitas antioksidan es krim kedelai hitamdengan penambahan lidah buaya sebesar DPPH 36,60%, kadar protein 9,42%, kadar lemak 4,62%,total padatan terlarut 29,33%, kecepatan meleleh 15,08 menit/10 gram, overrun 23,39% serta uji organoleptikterhadap warna 3,73 (kuning kehijaun), aroma langu 1,73 (tidak terlalu tinggi), tekstur 3,13 (lembut), dankesukaan keseluruhan 3,53 (paling disukai).Kata kunci: Es krim, kedelai hitam, lidah buaya.

Yustina Wuri Wulandari, Novita Sari Aryani, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Roti tawar adalah suatu jenis makanan yang dibuat dari minimal empat macam bahan yaitu tepung terigu,air, ragi dan garam yang dicampur menjadi satu membentuk suatu adonan dan selanjutnya difermentasi dandipanggang. Penelitian ini bertujuan mengetahui presentase rasio tepung komposit (terigu-kentang) denganpenambahan tepung kelor sehingga menghasilkan roti tawar yang memiliki protein paling optimal dandisukai konsumen. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri 2 faktor denganmasing-masing 3 ulangan. Faktor pertama yaitu tepung terigu dan tepung kentang sedangkan faktor keduatepung daun kelor sehingga diperoleh perlakuan 900:100:10, 900:100:20, 900:100:30, 800:200:10, 800:200:20,800:200:30, 800:200:30, 700:300:10, 700:300:20 dan 700:300:30. Hasil penelitian terbaik menunjukan bahwakombinasi perlakuan konsentrasi tepung terigu:tepung kentang:tepung daun kelor 900:100:20 g didasarkanpada kadar protein paling tinggi dan organoleptik terbaik yang terdapat pada roti tawar. Pada perlakuan inidihasilkan kadar air 41,53%, kadar abu 8,62%, kadar protein 8,62%, kadar lemak 2,26%, kadar karbohidrat46,39%, volume pengembangan 145,36%, serta uji organoleptik terhadap warna 1,97 hijau, flavor kelor 2,44terasa, flavor kentang 1,62 terasa, tekstur lembut 3,03 lembut dan kesukaan keseluruhan 2,51 disukai.Kata kunci: Roti tawar, tepung daun kelor, tepung kentang, subtitusi.

Yannie Asrie Widanti, Alfonsus Airnando Bahtiam Ananta, Merkuria Karyantia &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Sirup termasuk minuman instan yang memiliki rasa dan aroma tertentu. Beberapa tanaman dapatdimanfaatkan sebagai bahan baku untuk formulasi sirup herbal antara lain daun kelor dan bunga rosella.Sirup daun kelor dan bunga rosella merupakan salah satu potensi sirup herbal dengan kandungan aktivitasantioksidan yang mudah dikonsumsi dan baik bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukanformulasi sirup herbal daun kelor dengan ekstrak bunga rosella sebagai minuman kesehatan bagi konsumendengan aktivitas antioksidan yang tinggi. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL)faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu daun kelor (5, 10, 15 g) sedangkan faktor keduaekstrak bunga rosella (5, 10, 15 g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan konsentrasidaun kelor : bunga rosella 15:15 merupakan perlakuan terbaik didasarkan pada aktivitas antioksidan dan ujiorganoleptik terbaik yang terdapat pada sirup. Karakteristik sirup adalah pH 3,82, vitamin C 20,40 mg/100ml, total padatan terlarut 41,33%, aktivitas antioksidan DPPH 48,97%, gula total 13,82%, serta uji organoleptikterhadap warna 1,80 (merah muda), flavor kelor 2,56 (terasa kelor), flavor rosella 1,89 (terasa rosella), rasaasam 1,87 (terasa asam) dan kesukaan keseluruhan 1,72 (cukup disukai).Kata kunci: Formulasi sirup, daun kelor, rosella

Sumarmawati, Eka Dewi; Rachman, Arif Nugroho

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The purpose of this research is to test the influence gender differences, level of education and business age to income of Small Medium Enterprises (SMEs) in Solo Raya. This researcher will analyze the influence gender  differences, the level of education and business age towards the income of SMEs in Solo Raya. There are more than 960 SMEs managed by government of Solo Raya. In order to analyze the data, the collection of data is done through survey and interview to the owners of SMEs in Solo Raya. The researcher utilizes ordinary linier regression analysis SPSS program while the sample size is 150 owners of SMEs. Results show that gender, level of education and business age differences significantly influences the income of the SMEs.

Siti Rochmaedah; Maritje Seflin J Malisngorar; Ira Sandi Tunny

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Anemia gizi besi pada ibu hamil masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dimana angka kematian ibu hamil yang cukup tinggidata WHO menunjukkan bahwa sekitar 30% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia.Teh dapat menghambat penyerapan zat besi karena didalam teh ada tanin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan minum teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Dusun Telaga Piru Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2019. Desain penelitian yang akan digunakan adalah cross sectional. Populasi berjumlah 32 ibu hamil di Dusun Telaga Piru Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat.Sampel pada penelitian ini adalah seluruh populasi yang berjumlah 32 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji spearman rho.. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara kebiasaan minum teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Dusun Telaga Piru Kecamaatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat tahun 2019 (p-value : 0.022). Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat tentang kandungan dan bahaya mengkonsumsi teh pada waktu yang tidak tepat dan untuk ibu hamil agar meningkatkan gizi mereka terutama penyerapan unsur besi.

Wengky Deumanutu

Jurnal Visi Manajemen 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Human resources who work in organizations should have the ability to improve the quality of performance. Many things affect the performance of employees in an agency including work ability, work environment, workload, competence, how the organizational culture of the agency and employee work discipline in carrying out their activities while in an agency, especially the Office of Lamposi Tigo Nagori District Payakumbuh City. This type of research is quantitative. The population in this study included the State Civil Apparatus (ASN) Lamposi Tigo Nagori District Office Payakumbuh City, amounting to 44 people. Data management in this study will use the smartPLS software. The environment, discipline and organizational culture do not significantly influence performance. Competence has a significant effect on performance. T count was obtained for 2.891 with a p value of 0.004. The work environment, competence and work discipline do not have a significant effect on performance after intervening variables of organizational culture. The high performance demands on Lamposi Tigo Nagori Sub-district Office employees in Payakumbuh City must be balanced with better provisioning of competencies through various trainings as well as more appropriate and appropriate rewards.

Taufik Adi Putra

Jurnal Visi Manajemen 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This study aims to look at the effect of communication skills and organizational climate on work performance with job satisfaction as a moderating variable in all 24 Urban Village Offices in Bukittinggi City. The sample in this study was 94 civil servants consisting of 1 Village Secretary and 3 Section Heads in each Village Office in Bukittinggi City who were directly responsible to the Village headman. The data analysis method used is SEM (Structural Equation Modeling) analysis technique based on PLS (Partial Least Square) variance. Data collected through questionnaires, interviews, and documentation studies. The results of this study show that the variable communication skills and organizational climate both have a positive and significant effect on work performance variables in the Urban Village Offices in the City of Bukittinggi. So is the case with the variable job satisfaction which also has a positive and significant effect on the variable work performance. From the moderating variable used is the job satisfaction variable, it can be seen that job satisfaction strengthens the influence of communication skills on work performance, but conversely, the results obtained show that job satisfaction has a negative effect or weakens the relationship of organizational climate on employee job performance in Urban Village throughout Bukittinggi City.

Sri Yus Angelia

Jurnal Visi Manajemen 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This research was motivated by the results of the BPJS assessment of the Guguk Panjang Health Center where the impression value of the Guguk Panjang Health Center was 66.25%. The research method used is a quantitative approach. Data collection technique used is the distribution of questionnaires. Data analysis uses Outer Loading and Inner Loading Analysis, while data processing is assisted by using SemPLS software. Based on the research results, the authors conclude that the quality of basic health services is related to patient satisfaction. There is a relationship between the dimensions of service quality simultaneously. From the results of the study, it was found that the variable dimension of service quality that has the greatest effect on patient satisfaction is the Assurance (Skills) dimension with an Original Sample value of 0.222, the second is environmental comfort with hypothetical results (p value 0.017), while the smaller dimension is Empathy. (p.Value 0.50%). Whereas for the dimension of Staff Reliability there is no relationship with Patient Satisfaction with a hypothesis value of 0.449 > 0.05 as well as the Responsiveness and provision of information dimension has no relationship with patient satisfaction with a value of 0.535 > 0.04. Thus patient satisfaction with services at the Bukittinggi City Health Center is prioritized for an increase in the dimensions of Reliability and Responsiveness of Officers.

Ahda Ahda; Yulihasri Yulihasri; Dona Amelia

Jurnal Visi Manajemen 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Teacher profession requires certain expertise and skills, where expertise and skills can be obtained from an education or special education training. The reality is that there are still many teachers who have met the qualifications and certified of educators, but their competence is still far from being expected to be able to produce students who have integrative abilities. The purpose of this study was to determine the effect of work commitment, soft skills and spiritual quotient on teacher professionalismat SMA Negeri 5 Bukittinggi in 2020. This type of research is quantitative research. The study was conducted at SMA 5 Bukittinggi. The study population was all teachers, 63 people. Data management in this study will use the smartPLS software. The results of the t statistic test were found to be 2,727greater than the T-table of 1. 999 with a p value of 0.007 smaller than 0. 05. The results of the t-statistic test were 3,629, greater than the T-table 1. 999 with a p value of 0. 000 less than 0. 05. The t-test results obtained by 3,629greater than the T-table 1. 999 with a p value of 0. 039smaller than 0. 05. The demands of teacher professionalism in the modern era must be balanced with the provision of good competencies through various workshops, competency development and also trainings that are followed on an ongoing basis

Vidiya Arum Miftachul Jannah; Yuni Astuti

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Breast milk is the best food for babies, because breast milk contains nutrients and all the nutrients with the amount and composition needed by the baby. one of the obstacles in the process of lactation on the first day is the mother does not produce enough breast milk or the baby does not want to suck so that the mother does not want to breastfeed the baby. Way that can be done to increase milk production is by doing the technique  marmet. This case study aims to illustrate the increased production breast milk in post partum mothers after nursing with marine techniques in hospitals Bougenville Room TK III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama Semarang. The type of this research is descriptive by using case study approach method. Subjects in this study were two patients with postpartum mother with criteria of primiparous mother, postpartum mother who breastfeeding, mother who is willing to be respoden, babies performed nursing. The analysis was measured based on an observed sheet of fluid milk production. the results of case studies show an increase in milk production from a score of 12 categories not smooth to score 19 categories smoothly on subject I and score 13 categories not smooth to score 20 categories smoothly on subject II. Recommendations need to be consistent nurses in taking action marmet techniques to increase milk production in primipara mother.

Kodir Kodir; Margiyati Margiyati; Shania Nada; Rani Pratiwi

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

The increase in Life Expectancy (UHH) has an impact on the increase in the elderly population and the problems due to aging. One of them is the system for regulating blood sugar levels which is disrupted due to changes in the body composition of the elderly in the form of increased fat composition from the body 14% to 30%. Efforts to prevent the incidence of Diabetes Mellitus is to achieve good nutritional status with anthropometric measurements, namely the division of body weight in kg with height in meters squared expressed in body mass index or BMI. This study aims to analyze the relationship between BMI and blood sugar levels in the elderly at the Sabar Narimo Posyandu, Lempuyangan Hamlet, Gebugan Village, Bergas District, Semarang Regency. The research design used was descriptive observational with a cross sectional approach. The number of samples was 40 elderly who were taken by purposive sampling technique. The instrument used to measure BMI is a digital weight scale, and a microtoise that has been calibrated, while blood sugar levels are measured using a glucometer. Data were analyzed by Pearson Corellation test. The results of this study indicate the frequency distribution of blood sugar levels in the elderly at the Posyandu Sabar Narimo on average 139.92 mg/dl and an average BMI of 25.24 kg/m2. The results showed that BMI was related to the variable of blood sugar levels with a correlation coefficient (r) of 0.614 and a significance value (?) of 0.0234 then there is a relationship. The conclusion in this study is that there is a relationship between blood sugar and BMI in the elderly at the Sabar Narimo Posyandu, Lempuyangan Hamlet, Gebugan Village, Bergas District, Semarang Regency.