Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1841-1860 of 1,863

Analytics

Sumarno Dwi Saputro, Rahayu Triastity

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Sangkar burung Kelurahan Mojosongo merupakan setra industri sangkar burung terbesar. Terdapat 55 pengrajin sangkar burung yang terbesar di 7 RW. 43 pengrajin diantaranya ada di RW 04. Berdasarkan analisis situasi di atas, maka secara umum permasalahan pokok yang dihadapi mitra adalah: (1) Belum mempunyai kemampuan mengelola keuangan dengan benar. (2) Belum mempunyai kemampuan membuat pembukuan keuangan usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi: (1) Ceramah (2) Diskusi (3) Tanya Jawab (4) Pendampingan. Sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta dalam kaitannya dengan kemampuan mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar, maka Program Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dalam bentuk transfer iptek yang dilakukan berupa sosialisasi dan penyuluhan kegiatan dilakukan melalui pembekalan wawasan pengetahuan, sehingga harapannya UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta yang diberi penyuluhan dapat memiliki kemampuan mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan yang telah dilakukan, maka akan dilakukan evaluasi minimal 3 (tiga) kali, yaitu evaluasi proses, evaluasi akhir dan evaluasi tindak lanjut. Setelah diberikan penyuluhan oleh Tim Pelaksana dari Universitas Slamet Riyadu Surakarta, UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta dapat memahami dengan jelas materi sosialisasi tentang mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar. Berdasarkan transfer Iptek yang telah dilaksanakan pada UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta ada beberapa saran yang perlu dipertimbangkan yaitu : Bagi UKM Sangkar Burung di Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta sebagai informan kunci penyebarluasan informasi, hendaknya mampu memberdayakan hasil pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh dari kegiatan P2M bagi masyarakat pentingnya bagaimana cara mengelola keuangan serta pembukuan dengan benar.

Teguh Yuwono, Sartono Joko Santosa

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar pada tanggal 29 Agustus 2017. Adapun sasaran dari Pengabdian ini adalah para pemilik pekarangan yang lahannya ditanami tanaman sukun, dengan metode yang digunakan yaitu ceramah dan tanya jawab. Tujuan yang hendak dicapai dalam Pengabdian ini yaitu untuk memberikan pengertian dan penjelasan agar para pemilik tanah pekarangan dapat meningkatkan pemanfaatan tanah pekarangan yang lebih intensif dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Hasil dari kegiatan ini yaitu para pemilik pekarangan tahu tentang bagaimana membudidayakan tanaman sukun sebagai tanaman pekarangan, sehingga hasilnya dapat dipergunakan untuk keperluan konsumsi keluarga bahkan kalau mungkin untuk usaha komersial.Kata kunci : pemanfaatan, tanah pekarangan, tanaman sukun

Maruanaya, Amelia; Suliantoro, Adi

DINAMIKA HUKUM 2017 Universitas Stikubank

Konsumen memiliki risiko yang lebih besar daripada pelaku usaha, dengan kata lain hak-hak konsumen sangat rentan. Hal ini disebabkan karena posisi tawar konsumen yang lemah, maka hak-hak konsumen sangat riskan untuk dilanggar. Hal ini dikemukakan oleh Edmon Makarim pada buku hukum perlindungan konsumen.  Terhadap posisi konsumen tersebut, ia harus dilindungi oleh hukum, karena salah satu sifat, sekaligus tujuan hukum adalah memberikan perlindungan (pengayoman) kepada masyarakat. Perlindungan kepada masyarakat tersebut harus diwujudkan dalam bentuk kepastian hukum yang menjadi hak konsumen. Dari latar belakang masalah diatas maka didapat perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :(1).Bagaimana kekuatan hukum putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)? (2). Apakah putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) dapat dilaksanakan eksekusinya? (3). Adakah hambatan yang muncul saat pelaksanaan eksekusi? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Dalam pendekatan yuridis, hukum dilihat sebagai norma atau das sollen, karena pendekatan yuridis merupakan suatu pendekatan yang mengacu pada hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.  Sedangkan pendekatan normatif dipergunakan untuk menganalisis hukum sebagai suatu perangkat aturan perundang-undangan yang bersifat normatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan dari hasil penelitian tersebut sebagai berikut : (1). Putusan BPSK yang diambil berdasarkan penyelesaian konsiliasi dan mediasi tidak memiliki kekuatan hukum. Sedangkan penyelesaian melalui arbitrase adalah yang memiliki kekuatan hukum.(2).Berdasarkan ketentuan Pasal 57 UUPK, pelaksanaan eksekusi putusan BPSK dilakukan dengan melalui penetapan putusan BPSK. BPSK tidak memiliki kekuasaan untuk melaksanakan eksekusi putusannya sendiri, sehingga diperlukan penetapan Pengadilan Negeri atas putusan arbitrase BPSK. (3).Hambatan yang muncul saat pelaksanaan eksekusi antara lain adalah BPSK berpendapat bahwa seharusnya konsumenlah yang mengajukan permohonan penetapan eksekusi kepada pengadilan negeri. Selain itu ada kerancuan dalam sisi aturan, dimana jika dalam permintaan pengesahan Pengadilan Negeri atas putusan arbitrase BPSK didapati adanya upaya hukum keberatan, maka Pasal3 UU No. 30 Tahun 1999 menyebutkan bahwa pengadilan negeri tidak berwenang untuk mengadili sengketa para pihak yang telah terikat dalam perjanjian arbitrase. Sementara pada Pasal 56 Ayat (2) UUPK membuka peluang pengajuan keberatan kepada pengadilan negeri terhadap putusan arbitrase yang dikeluarkan oleh BPSK. UU No . 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa.

Linda Kurniawati, Yunita Wulan Sari, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Antioksidan bermanfaat bagi kesehatan karena dapat menangkal radikal bebas yang menyerang jaringan tubuh dan berperan untuk mempertahankan mutu produk pangan. Tanaman sumber antioksidan salah satunya yaitu daun sirih merah, bunga rosela, dan jahe. Salah satu usaha yang akan dilakukan adalah mengolah daun sirih merah, bunga rosela, dan jahe menjadi sirup. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan formulasi sirup “sijala” yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi, berkualitas, dan disukai konsumen, serta mengetahui karakteristik kimia, fisika, dan sensori sirup “sijala” dengan variasi persentase kadar ekstrak sirih merah-bunga rosela dan kadar filtrat jahe. Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu persentase kadar ekstrak sirih merah-rosela (0,5-1,5 %; 1,0-2,5%; dan 1,5-3,5%) dan kadar filtrat jahe (0, 4, 8, dan 12%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan persentase kadar ekstrak sirih merah-rosela dan kadar filtrat jahe yang memiliki sifat fungsional dan lebih disukai panelis adalah perlakuan 1,5% sirih merah-3,5% rosela dengan kadar filtrat jahe 8%. Sirup tersebut memiliki karakteristik: aktivitas antioksidan 94,60% RSA DPPH ; kadar vitamin C 197,12 mg /100 g ; derajat keasaman 3,20 ; viskositas 25,12 dPas ; warna sirup merah muda (1,80) ; sedikit ada flavor jahe (1,66) dan rasa yang sedikit pahit (1,93).Kata kunci: Sirup, daun sirih merah, bunga rosela, jahe, antioksidan.

Linda Kurniawati, Lisa Rosalia, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Masyarakat Indonesia lebih suka mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung antioksidan karena dapat melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Tanaman sumber antioksidan salah satunya bunga rosela. Pigmen antosianin dalam rosela juga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami dalam makanan dan minuman. Salah satu usaha yang akan dilakukan adalah mengolah bunga rosela menjadi nata. Penelitian ini bertujuan menghasilkan formulasi nata de rosela yang memiliki aktivitas antioksidan maksimal, berkualitas, dan disukai konsumen, serta mengetahui karakteristik kimia, fisika, dan sensori nata de rosela dengan variasi lama ekstraksi dan berat bunga rosela. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu lama ekstraksi (5, 10, 15, dan 20 menit) dan berat bunga rosela (5, 10, dan 15 gram). Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan berat bunga rosela 15 gram dengan lama ekstraksi 5 menit menghasilkan nata de rosela yang mempunyai aktivitas antioksidan paling tinggi. Karakteristik nata de rosala tersebut adalah sebagai berikut: kadar air 87,94%; kadar abu 0,03%; kadar serat 2,06%; kadar gula yang dimanfaatkan dalam proses fermentasi 91,61%; aktivitas antioksidan 23,88%; ketebalan nata 0,96 cm, berat nata 1075 gram, tekstur 28,95 mm/g, cairan sisa fermentasi 30 ml, dan warna nata de rosela yaitu berwarna merah muda (2,27). Kata Kunci: nata de rosela, bunga rosela, berat bunga rosela, lama ekstraksi ABSTRACTIndonesian people were more likely to consume foods that contain antioxidants because

Mulyani, Sri; Sutanto, Felix Andreas; Yulianton, Heribertus

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Pemasaran online menjadi salah satu usaha yang dilakukan sebagian besar UMKM pada saat ini.Media web dan sosial media seperti BBM, Facebook, Twitter dan Instagram menjadi pilihan UMKMdalam menyebarluaskan informasi produknya. Namun cara ini juga tidak memecahkan masalah UMKMbegitu saja, masalah promosi media internet juga merupakan tantangan tersendiri. Penelitian ini akanmencoba suatu cara promosi lewat web melalui kolaborasi beberapa web yang dimiliki oleh UMKM. Carayang dimaksud adalah sindikasi web. Sindikasi web pada dasarnya akan mengambil informasi dari suatuweb untuk digunakan di web yang lain. Akan diatur mekanisme supaya antar website UMKM dapat salingbertukar informasi dengan mudah. Teknik yang dipakai adalah scrapping web menggunakan SimpleHTML DOM Parser. Teknik scrapping lazim digunakan untuk mengambil isi web apabila suatu web tidakmenyediakan format RSS (Really Simple Syndication). Simple HTML DOM Parser dapat mengambil isiweb dengan cara menemukan format atau tag HTML tertentu yang berisi informasi produk suatu UMKM.Hasil dari penelitian ini adalah suatu program yang dapat digunakan untuk kolaborasi antar web UMKM.Sehingga dapat digunakan untuk UMKM Handicraft dalam memasarkan produknya.

., Nurdhiana; Bodroastuti, Tri

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2015 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The rapid economic and business development affects business actors to enhance their awareness to manage the businessby implementing Good Corporate Governance (GCG). The implementation is aimed to avoid deceitfulness that endangerscompany’s assets. GCG becomes a key of success for a company to grow and earn profit in a long term, so it can winglobal competitiveness. The implementation of GCG in BUMN is not easy. So, it needs more independent and professionalmanagement to do its tasks. The role of independent internal auditors is important in implementing GCG. The internalaudits are required to provide information on sufficiency and affectivity of company’s internal control. An internal auditormust be one who has competency in finance because his role is to watch managerial activities. Besides knowledge onauditing, an auditor is expected to have knowledge on audited substance. Therefore, the competency of internal auditorsare needed to bridge the needs of Commissioner Board on auditing roles and internal controls with constraints absorptionof technical problems in accounting, auditing, and internal control. The result of this research showed that most BUMNs inbanking sector in Central Java have implemented GCG. The internal audits are in line with Commissioner Board, if so theBoard makes mistakes, it will be easily detected.Key Word : Internal audit, Good Corporate Government

Wahjudi, Djoko; Himawan, Arief

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2015 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aims to determine the condition of payment of income tax of SMEs in the Region of Semarang, how therecording of tax payments and whether taking notes in case of underpayment or overpayment. The population in this studyare all taxpayers SMEs located in the County of Semarang. While the sample studied through primary data by distributingquestionnaires to be addressed, direct interviews and secondary data through the office of the Department of Cooperativesand SMEs in Semarang. The sampling technique used is convenience sampling. Data analysis was performed usingdeskretif qualitative analysis to see how the map SMEs in the Region of Semarang on the condition of their businessactivities, capital and liabilities that can be known perpajakanya deficiency or excess. The research results in graphicalform shows that the conditions of tax payments made by the respondents most of the information obtained from pertugastaxes, the taxpayer has to pay taxes on time, taxpayers will determine tax rates and the calculation. Results show that theknowledge of the taxpayer, an understanding of the tax laws and benefits are fulfilled contributed to the reporting oftaxation, and SMEs have experienced an overpayment or underpayment in tax payments, SMEs also make adjustments incase of overpayment or underpayment although the adjustment is done not in accordance with Financial AccountingStandards for Small and Medium Enterprises.Keywords: UMKM, tax payment, registration tax, tax adjustment.

Hendriyanto, Asepta

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2015 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The development of a business unit can be affected by a variety offactors, both internal and external company factors. The purpose of thisresearch is to know the influence of the business network, and productinnovation against the performance of micro, small and medium enterprises.The research type is explanatory research. The population was 162 unitsfrom small and medium metal industries in Boyolali District with 85sample taken using disproportionate stratified random sampling and simplerandom sampling. Data collection using the questionnaire. Data analysisusing linear regression analysis. The results showed that the businessnetwork, and product innovation are jointly undertaking a positive andsignificant effect against performance of micro, small and mediumenterprises. Researchers suggest that UMKM constantly enhance cooperationwith various parties to build wider business network, andimprove productinnovation so that UMKM can continue to thrive in the midst of the currentcompetition.

Wahyudi, Eko Nur; Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Kebanyakan UKM memiliki permasalahan permodalan dan pemasaran, hal ini yang juga dialami oleh UKM di Kabupaten Kendal terutama usaha Batik dan usaha Tas yang menjadi sentra dengan jumlah UKM terbanyak. Usaha tersebut sulit memasarkan secara mandiri dengan brand sendiri, tergantung pada tengkulak dan broker yang membeli atau melakukan order tersebut dengan merk pemesan.  Padahal kedua produk tersebut menjadi produk unggulan dan bahkan menjadi percontohan usaha mikro daerah skala nasional. Penelitian ini bertujuan memberikan solusi pemasaran online (e-marketing) dengan model cyber-link antar pemilik usaha yang ada dengan komunitas yang dibentuk untuk mendukung pemasaran online, sehingga ketika pengguna internet mencari produk tersebut selalu mudah ditemui di internet dan selalu berada pada halaman pertama dan menjadi ranking teratas (To range). Manfaatnya adalah agar produk yang dipasarkan online mudah ditemukan, dan menjadi prioritas untuk diakses oleh pengguna internet, hal tersebut merupakan strategi pemasaran untuk memudahkan mendapatkan pelanggan.   Kata Kunci : UKM, pemasaran online, cyber-link

Eniyati, Sri; Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan usaha layanan masyarakat milik pemerintah, letaknya yang strategis dan dekat dengan masyarakat terutama di daerah pedesaan. Tidak hanya melakukan layanan kesehatan umum, namun strategis sebagai pintu utama pembangunan kesehatan keluarga utamanya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta Keluarga Berencana (KB). Pendataan, pemrosesan data, dan penyajian informasi selama ini masih banyak dilakukan manajemen konvensional. Akibatnya sering menjadi hambatan dan ketidak akuratan dalam pendataan dan pelaporan, sehingga fungsi pengambilan keputusan pada setiap level manajemen juga terkendala. Untuk itu penelitian ini bertujuan merekayasa sistem informasi KIA dan KB dalam usaha peningkatan manajemen layanan kesehatan masyarakat, yang nantinya dapat diimplementasikan di setiap Puskesmas. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis dan desain yang digunakan adalah analisis dan desain terstruktur. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan, pemrosesan, pengarsipan, serta penyajian informasi dan pelaporan, dalam rangka membantu manajemen dalam pengambilan keputusan bidang KIA dan KB di Puskesmas.   Kata Kunci : Sistem Informasi, KIA, KB, Puskesmas

Wibowo, Jati Sasongko; Razaq, Jefri Alfa; Murti, Hari

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Di Jawa Tengah jumlah penyuluh pertanian baru mencapai 6.434 orang dengan perincian 2.550 penyuluh pertanian, 113 perikanan, 759 kehutanan dan 3.012 tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian (THL-TBPP) serta terdapat 53.736 kelompok kelembagaan petani di Jawa Tengah yang terdiri dari 29.522 kelompok tani, 7.903 Gapoktan, 2.010 lembaga masyarakat Desa Hutan, 1.618 kelompok hutan rakyat 1.902 kelompok usaha budidaya perikanan. (solopos, 2010). Dengan banyaknya penyuluh dan petani ini di lingkungan bakorluh, hak penyuluh dan petani untuk memperoleh atau mengakses informasi layanan publik belum dapat dilakukan secara optimal karena masih dilakukan secara konvensional. Begitu juga dengan hak penyuluh dan petani untuk memberikan masukan, saran, kritik terhadap layanan pemerintah kepada masyarakat juga belum terdapat wadah yang memadai. Dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya yang luas, maka dibangun suatu Sistem SMS Gateway agar penyuluh dan petani dapat lebih mudah mendapat informasi mengenai layanan yang seperti layanan berita, peraturan, program-program penyuluh an dan perundang-undangan, pemberian saran, keluhan, kritik dan sebagainya berbasis SMS di lingkungan setbakorluh jateng. Kata kunci : SMS Gateway, Penyuluh, Bakorluh

Indrastuti, Lusia -

Wacana Hukum 2013 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstract:Licensing regulations on fishing effort is regulatory role in maintaining thesustainability of fish resources and the environment, and improve the welfare offishermen's economic contribution to the state in accordance with the objectives offisheries development.According to Law No. 31 of 2004 on Fisheries is distinguishedfisheries business license on fishing and fish breeding. Regulation of the Minister ofMarine Affairs and Fisheries No. 12 / MEN/2012 on Business fisheries on the high seasis concerned with conservation of fish resources, fishing license can be used as a toolto control fishing effort to pay attention to the fish resource conservation issues.Keywords: control, conservation, fish resources.

Suryanto HP, Eddy

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstrak Era kebangkitan konsumerisme telah nyata baik secara global maupun nasional dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Demokratisasi dan penguatan hak-hak sipil warga negara menjadikan konsumen berkehendak keras memperbaiki bergaining powernya di hadapan pelaku usaha dan pemerintah. Sudah bukan jamannya lagi pelaku usaha menempuh segala cara yang tidak jujur, mereka bisa digugat melalui class action. Kata kunci : Bergaining power konsumen.

Suryanto, HP., Eddy

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK  : Arah kebijakan pembangunan hutan rakyat diarahkan pada wilayah-wilayah prioritas yang mempunyai potensi tinggi untuk pengembangan hutan rakyat dan dengan sentra-sentra industri pengolahan kayu disamping lahan milik masyarakat, lahan terlantar dan kawasan hutan. Untuk menggali potensi hutan rakyat diperlukan suatu perencanaan dan strategi pembangunan pengelolaan hutan rakyat guna mendorong dan mewujudkan unit-unit usaha perhutanan rakyat di lingkungan petani.   Kata Kunci : Pengelolaan, Hutan Rakyat, Otonomi.

HARYANTO, TOTOK DWINUR

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstrak; Pesatnya laju pembangunan seiring pertumbuhan jumlah penduduk kebutuhan tanah meningkat, tanah bukan hanya untuk pertanian saja, tetapi juga sektor lain dengan harapan dapat memberikan kemakmuran, untuk mengurangi gejolak penggunaan tanah peretanian yang dialih fungsikan ke non pertanian diatur usaha-usaha pembatasan dan pencegahan, yang salah satunya melalui ijin lokasi, diharapkan perubahan penggunaan tanah pertanian ke non pertanian sesuai dengan peruntukan dan penggunaannya. Kata kunci :

TRILASSIWI, WORO

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstract: there are four factors influencing the law enforcement especially state administrative justice. They are the law (UU No 5 1986 jo UU No 9 2004), the law enforcers, the infrastructure and the society.  If they all work well, the law enforcement in state administrative justice will also work well. Keywords: law enforcement, state administrative justice

Sasongko, Jati; Diartono, Dwi Agus

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Banyak jumlah surat yang dibuat dan diterima dibagian administrasi tata usaha, sehingga pencarian dataakan menjadi tidak efisien dalam hal waktu dan tenaga dengan menggunakan sistem manual. Sehinggapada saat ini diperlukan suatu sistem administrasi manajemen surat yang lebih terstruktur agar dapatmempercepat pencarian data yang ada dan pembuatan laporan. Aplikasi kearsipan ini mempunyaikemampuan sebagai berikutb: aplikasi kearsipan ini dijalankan pada jaringan personal komputer padabagian ruang tata usaha, petugas tata usaha dapat mengakses aplikasi kearsipan ini dengan memasukkanlogin user yang benar, dapat melakukan menambah, mengedit, membatalkan, menghapus dan menyimpansurat masuk dan keluar, dapat melakukan pencarian surat masuk dan surat keluar berdasarkan pengirim danperihal, hasil pencarian dapat dilakukan pengurutan berdasar id surat atau tanggal surat, dapat mencetaklaporan berdasarkan hasil pencarian yang telah dilakukan berdasarkan id surat atau tanggal surat.

Murti, Hari

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemakaian perangkat teknologi informasi atau komputer pada UKM bukan tanpa resiko, apalagi jika perangkat tersebut terpasang dalam basis jaringan dan internet. Operasi pemanfaatan teknologi informasi pada UKM dimungkinkan terdapat perbedaan dibanding dengan bisnis dengan skala besar (enterprise). Perbedaan pendekatan penerapan TI dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh UKM. Namun keamanan komputer memiliki standar yang harus dipenuhi untuk menjamin keamanannya. Data atau informasi dianggap aman jika memenuhi persyaratan berupa kerahasiaan (confidentiality), integrasi (integraty), dan Otentikasi (othentication). Persyaratan tersebut merupakan bagian dari aspek keamanan yang harus dipenuhi. Model pengendalian resiko dan pembebasan dari bahaya ancaman keamanan terhadap sumber daya informasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pencegahan (preventive) dan penyembuahan atau perbaikan (recovery/corrective). Model pengendalian tersebut harus dapat diimplementasikan oleh UKM baik pada bagian front-office maupun back-office. Upaya perlindungan terhadap perangkat teknologi ionformasi harus dimulai dari atasan (top manjemen). Tanpa danya kemauan dari top manajemen maka tidak mungkin system keamanan dapat diimplementasikan. Top manajemen pada UKM dapat memutuskan prioritas manajemen atau manfaat keamanan sistem informasi. Setiap ukuran keamanan yang dirancang manajer usaha kecil dan menengah untuk menjaga keamanan komputer dan sistem informasi UKM harus diterapkan system keamanan secara yang komprehensif terhadap semua system yang berpotensi terhadap hilangnya keamanan computer. Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk pengendalian keamanan berupa pengendalian dan proteksi, melakukan  monitoring dan auditing, serta selalu memahami masalah-masalah yang muncul terhadap ancaman dan serangan. Kata kunci : UKM, implementasi, keamanan, dan pengendalian

Munawaroh, Siti

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Dengan berkembangnya teknologi komputer dan pengaplikasiannya memberikan dampak yang signifikan terhadap sistem informasi dan kehidupan masyarakat dunia. Salah satu contoh dampak yang sangat berpengaruh besar terhadap teknologi komputer dan pengaplikasiannya adalah Pelanggaran terhadap hak cipta kekayaan intelektual (HAKI). Perkembangan Teknologi informasi yang cepat juga diikuti oleh permintaan akan sistem informasi yang lebih baik, sehingga dampaknya akan mencakup pada bidang yang salah satunya adalah pada bidang HAKI. Sedangkan usaha untuk melindungi Hak cipta kekayaan intelektual sebenarnya sudah pernah dilakukan oleh beberapa negara yaitu persetujuan WIPO(Word Intellectual Property Organization) yang bernaung di bawah PBB. Namun hal itu tidak dapat menjamin Hak cipta kekayaan intelektual mereka aman, karena hanya beberapa negara saja yang membuat persetujuan (anggotanya terbatas).