Publication Search

70,604 articles from 612 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1781-1800 of 1,928

Analytics

Lulu Sopanda; Utin Desy Susiaty; Hartono Hartono

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain media e-booklet terintegrasi video pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis dalam materi relasi dan fungsi pada siswa kelas VIII di SMP Santo Fransiskus Asisi Pontianak. Metode penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang dalam prosedur penelitiannya menerapkan model pengembangan Thiagarajan yang dibatasi sampai pada tahap pengembangan produk (development). Subjek pengembangan dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang dosen IKIP PGRI Pontianak dan 1 orang guru matematika SMP Santo Fransiskus Asisi Pontianak yang bertugas sebagai validator. Adapun yang dinilai oleh validator adalah kevalidan materi dalam media e-booklet, kevalidan media e-booklet, dan  kevalidan lembar instrumen yang akan digunakan dilapangan. Lembar instrumen tersebut adalah angket lembar validasi dan angket respon terhadap penggunaan media  e-booklet. Sedangkan subjek uji coba produk adalah siswa kelas VIIIA  SMP Santo Fransiskus Asisi Pontianak sebanyak 18 orang siswa. Indikator kemampuan berpikir kritis dalam penelitian ini terdiri dari 4 indikator, yaitu: Interpretasi, Analisis, Evaluasi, dan Inferensi. Berdasarkan hasil validasi oleh 3 orang validator materi dan media terhadap desain media e-booklet terintegrasi video pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis dalam materi relasi dan fungsi pada siswa kelas VIII di SMP Santo Fransiskus Asisi Pontianak, setelah diakumulasikan diperoleh tingkat kevalidan sebesar 92,86% dengan kriteria sangat valid sehingga media tersebut layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Kemudian hasil angket respon siswa dan angket respon guru setelah diakumulasikan diperoleh tingkat kepraktisan media  e-booklet sebesar 92,07% dengan kriteria sangat praktis. Selanjutnya hasil pengerjaan posttest siswa subjek penelitian dari 17 siswa diperoleh 11 orang tuntas dengan skor diatas KKM (≥70) dan tingkat keefektifan produk sebesar 64,71% dengan kriteria efektif.    

Nurul Syamsiah; Marhadi Saputro; Yadi Ardiawan

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to develop a higher order thinking skill (HOTS) test instrument which is used to measure students' critical thinking skills on circular material. This research was conducted at SMP Negeri 7 Putussibau using the research and development method of the Borg and Gall research design with 10 stages, namely, potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product testing, product revision. , trial use, product revision and mass product. But in this study only up to stage 8, namely the use trial. Based on the results of the research that has been carried out, it was found that the results of the validation of the HOTS test instrument from the three experts were in the valid category. While the effectiveness of the HOTS test instrument based on the results of the analysis is included in the effective category. The final form of the product of this research is the HOTS test instrument as many as 3 essay questions which are used to measure students' critical thinking skills.    

Robin Raja Salomon Sipayung; Sahat Saragih

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP. Penelitian ini termasuk dalam kategori eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Medan dengan sampel kelas VIII-Terpadu 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-Terpadu 2 sebagai kelas control yang dipilih dengan metode random sampling. Pada kelas eksperimen diberikan pembelajaran berbasis masalah sedangkan pada kelas control diberikan pembelajaran langsung/konvensional. Instrumen tes yang digunakan berupa soal uraian berjumlah 3 soal kemampuan berpikir kritis matematis yang telah dinyatakan valid. Berdasarkan data posttest, kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 85,08 dan nilai rata-rata padaa kelas control sebesar 77,06. Melalui analisis uji statistik data terbukti berdistribusi normal dan homogen sehingga dilakukan uji hipotesis. Hasil dari uji hipotesis menggunakan uji independent Samples Test diperoleh hasil Sig (2-tailed) yaitu sebesar 0,001 hal ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang merujuk bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Untuk memperkuat hasil uji maka dilakukan uji t satu pihak yang menunjukkan  nilai  pada taraf nyata a =0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP

Winda Lestari; Muliawan Firdaus

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine : (1) The effect size of using mathematic learning media to students’ mathematical abilities as a whole, (2) The effect size of using mathematics learning media to students’ mathematical abilities based on level of education, (3) The effect size of using mathematics learning media to students’ mathematical abilities based on learning media used, (4) The effect size of using mathematics learning media to students’ mathematical abilities based on subject matter, (5) The effect size of using mathematics instructional media to students’ mathematical abilities based on quantified mathematical ablility. This research used meta analysis method. The sampling technique used purposive sampling and obtained 17 research that fit the criteria. Data collection techniques used documentation with the support of software publish or perish. The results of data analysis showed that : (1) Overall using the learning media has a large effect to students’ mathematical abilities as a proportion 0,972, (2) Based on level of education, the use of learning media has a largest effect size if applied at SMP/MTs as a proportion 1,039 (n=16, SD=0,754), (3) Based on learning media used, the visual media has a largest effect size to students’ mathematical abilities as a proportion 1,003 (n=13, SD=0,641), (4) Based on material that is taught, the use of learning media on a branch of logic material has a largest effect size to matematical abilities as a proportion 1,237 (n=2, SD=0,489), (5) Based on quantified mathematical abilities, the use of learning media has a largest effect size to students’ reasoning abilities as a proportion 1,303 (n=3, SD=0,353).

Unedo Samosir; Katrina Samosir

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This research is an experimental research which aim is to know whether Realistic Mathematics Education approach is effective on ability of students’ mathematical concept understanding or not. The population in this research is all the students of class VIII SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu. The sample is the students of class VIII-A as experimental group and the students of class VIII-B as control group. The instruments which are used consist of the ability of mathematical concept understanding test in α = 5% and df = 28 + 30 - 2 = 56, teacher’s observation notes, and student’s observation notes. Data analysis is done with t test, minimal mastery criteria , classroom activity and student response . The results of this research proves that Realistic Mathematics Education approach is effective on the ability of students’ mathematical concept understanding within score of t count is greater than t table . Classical mastery criteria accomplished by (85,7%) within individual mastery reach into 75,67. Class activity falls into the active category (76,7%), and student responses fall into the positive category (91,06%).

Sri Karmila Novita Sari; Muchtadi Muchtadi; Iwit Prihatin

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metodologi penelitian eksperimen. Yang digunakan untuk analisis data adalah hasil belajar siswa dengan ambang nilai KKM 80. Investigasi ini akan dilakukan di SMP Negeri 2 Pontianak. Peserta penelitian adalah siswa kelas tujuh. Siswa kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII B sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 29 dan 28 siswa yang menjadi sampel penelitian. Penyelidikan ini memanfaatkan materi pecahan kelas VII. Menurut hasil, pembelajaran problem posing mempengaruhi hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran tradisional. Jika disajikan dengan model pembelajaran konvensional, siswa mendapatkan skor rata-rata 62,32, namun jika disajikan dengan model pembelajaran problem posing, siswa mendapatkan skor rata-rata 81,97 lebih tinggi dari skor KKM..    

Fera Sumodiharjo; Jorry F. Monoarfa; James U.L. Mangobi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa lebih meningkat ketika menggunakan model pembelajaran matematika realistik dibandingkan dengan menggunakan model konvensional. Studi ini dilaksanakan pada Semester genap 2021/2022 di SMP Negeri 3 Tondano. Siswa kelas VII D sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII C sebagai kelas kontrol dijadikan sebagai subjek penelitian. Dalam penelitian ini, tes digunakan untuk pengumpulan data, dan uji-t pada rata-rata dua kelompok dilakukan untuk analisis data. Berdasarkan hasil analisis data, nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 74,96, dengan standar deviasi 13,98 dan varians 195,51. Sebaliknya, nilai rata-rata kelas kontrol adalah 67,07, dengan standar deviasi 12,27 dan varians 150,66.  = 2.24  dan = l.67 merupakan kesimpulan dari pengujian hipotesis. Hasil menolak , menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan model pembelajaran matematika realistik rata-rata lebih baik dalam menyelesaikan masalah matematika daripada siswa yang menggunakan model tradisional pada materi garis dan sudut.

Wildana Ikhsan; Alfi Rahmi; Gita Vania Utami

Permasalahan dalam penelitian ini ditemukan bahwa Broken home atau peristiwa perceraian dalam keluarga senantiasa membawa dampak yang mendalam. Kasus ini menimbulkan stres, tekanan dan menimbulkan perubahan fisik dan mental yang dapat dialami oleh semua anggota keluarga, ayah, ibu dan anak. Masalah yang dapat timbul oleh keadaan ini salah satunya adalah perilaku agresif yang ditunjukan oleh anak serta perubahan pada perilaku sosial lainya. Di SMPN 2 Lubuk Basung, di temukan masalah bahwasanya anak yang broken home ini banyak yang memiliki masalah setelah kedua orang tuanya berpisah, karna hal itu memicu anak remaja memiliki perilaku sosial yang sedikit bemasalah, baik itu perilaku nya di masyarakat, sekolah, maupun di dalam lingkungan keluarga sekalipun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku sosial remaja awal korban Broken Home di SMP N 2 Lubuk Basung. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  lapangan  yang bersifat Deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan kejadian-kejadian yang terjadi di lapangan atau penelitian yang menggambarkan, menuturkan dan menafsirkan suatu fenomena yang berkembang pada masa sekarang. Di mana penelitian ini memberikan suatu gambaran tentang perilaku sosial Remaja awal korban Broken Home di SMPN 2 Lubuk Basung. Informan dalam penelitian ini terdiri dari  informan  kunci  yaitu  Remaja awal yang menjadi korban broken home, bapak jorong, masyarakat dan orang tua remaja korban broken home. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang  dilakukan dapat dikemukakan bahwa perilaku sosial remaja korban Broken Home di SMPN 2 Lubuk Basung. Seperti menjadi anak yang suka melawan dari sebelumnya serta suka berkelahi dari yang sebelumnya, suka bereselisih dan bertengkar, suka menggoda, Serta menimbulkan perilaku yang agresif seperti meenjadi anak yang keras kepala suka berkelahi dan membangkang kepada orang tua. Memiliki tingkah laku berkuasa, serta suka mentingkan diri sendiri dari yang sebelumnya.  

Dona Despika Susanti; Fadhilla Yusri

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Salah satu cara menanggulangi masalah keterlantaran anak adalah melalui sistem dalam panti. Penanganan anak terlantar melalui panti merupakan alternatif terakhir apabila penanganan anak terlantar melalui panti  memang lebih praktis dan mudah sekaligus dapat menampung anak dalam jumlah yang besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas anak asuh panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh, untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan oleh pihak panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh, dan untuk mengetahui usaha-usaha yang dilakukan oleh pihak panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh dalam menunjang pendidikan anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan meliputi empat tahap , yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada peranan panti asuhan Aisyiyah Payakumbuh dalam menunjang pendidikan anak secara formal yaitu memberikan pelayanan pendidikan SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi selama sekolah tersebut berada dibawah naungan Muhammadiyah. Dapat disimpulkan mengenai Peranan Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh dalam menunjang pendidikan anak, pada umumnya pengurus panti melakukan sesuai dengan hak yang didapatkan anak dalam keluarganya sendiri.    

Hatika Mutiasari; Linda Yarni

Pada saat sekarang ini kasus tentang bullying sedang marak-maraknya terjadi pada kalangan siswa disekolah, bullying hampir terus hadir dalam dunia pendidikan seakan-akan tidak ada hentinya. Bullying merupakan perilaku yang menggunakan kekuatan yang digunakan untuk melukai seorang indivindu atau beberapa orang secara fisik atau secara psikologis. Para siswa yang menjadi korban dari bullying sering mendapatkan masalah sebagai dampak dari tindakan bullying yang dilakukan pelaku seperti masalah pada mental dan kesehatan fisik. Biasanya masalah yang sering dialami korban bullying adalah masalah mental yaitu merasa tidak aman saat berada dilingkungan sekolah dan selalu merasa takut dengan pelaku yang berpengaruh pada penurunan minat belajar siswa disekolah karena selalu merasa terancam. Berbagai hal sudah diupayakan dengan baik oleh guru-guru termasuk guru bk yang sangat berpengaruh dalam merubah perilaku sisiwa, dalam penanganannya memang sudah berhasil karena harus beberapa kali siswa yang menjadi pelaku bullying masuk keruang bk sehingga mereka sadar jika tindakan bullying itu tidak boleh dilakukan. Namun ketika satu pelaku sudah diamankan, muncul pelaku lainnya melakukan tindakan bullying dengan cara yang berbeda, sehingga pihak sekolah melakukan berbagai tindakan agar siswa-siswa menjadi sadar jika tindakan bullying termasuk dalam tindakan tercela dan tidak boleh dilakukan oleh siswa sebagai siswa yang terpelajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode penelitian adalah cara alamiah untuk bisa memperoleh data dengan maksud dan tujuan tertentu.

Dewita Sandri; Isnaniah; Tati Tisnawati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya minat belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran matematika di SMPN 1 Enam Lingkung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Narasumber wawancara terdiri atas 9 orang dengan 3 orang siswa kelas IX yang nilai matematikanya rendah sekaligus bertindak sebagai objek penelitian, 3 orang tua siswa, 2 guru wali kelas dan 1 orang guru BK. Dalam pengambilan data peneliti melakukan observasi langsung dan wawancara. Setelah mendapatkan hasil dari wawancara, peneliti mendapatkan bahwa faktor rendahnya minat belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran matematika, diantaranya: (1) tidak cukupnya waktu istirahat siswa, (2) kurangnya motivasi belajar siswa, (3) siswa tidak tertarik terhadap matematika, (4) adanya 2 kegiatan sekaligus yaitu sekolah dan pesantren, (5) adanya pengaruh dari efek pasca covid-19 atau pembelajaran daring.

Nurmala Hayati; Fadhilla Yusri

Kekerasan didalam dunia Pendidikan sangatlah banyak dan suatu hal yang fakta yang sudah sering sekali terjadi di lingkungan Pendidikan atau sekolah. upaya pencegahan bullying pada siswa smpn 1 enam lingkung. Salah satu yang tampak yaitu pada permasalahan bullying terhadap remaja, banyknya remaja yang melakukan pembulian terhadap temannya contohnya anak-anak smpn 1 enam lingkung yaitu kelas lX(Sembilan) melakukan pembulian atau pemerasan kepada siswa kelas Vll (tujuh). Penelitian ini bertujuan untuk upaya pencegahan bullying pada siswa di Desa Sarang Gagak Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis yaitu wawancara dan observasi. Hasil penelitian peneliti memberikan pengetahuan tentang membangun karakter anak, peneliti juga memberikan penerangan atau penjelasan tentang sikap terbuka pada siswa agar siswa terbuka kepada guru dan orang tua, peneliti memberikan penjelasan mengenai menjalin persahabatan dan percaya diri agar siswa lebih percaya diri dan tidak terjadinya pembullying. menunjukkan bahwa perilaku bullying yang ditemukan di lokasi penelitian berupa bullying verbal dan bullying relasional. Upaya pencegahan bullying dilakukan secara terpadu dengan melibatkan peran guru, siswa, serta orangtua.

Agisna Maulana; Nasywaa Nuur; Edelweis Yuniar; Indah Retnowati; Ahmad Fuadin

This research is aim to describe the difficulties in learning and solving Algebra problems experienced by class VII Students of SMP Negeri 7 Cimahi. This research method uses a descriptive method with a qualitative approach. The subjects used in this research were five Students of class VII H who were randomly selected, and the teacher concerned. The instrument used in this study were written tests, questionnaires and interview guides. The results of this research indicate the various difficulties experienced by Students and the factors that cause them. These difficulties include difficulties in identifying coefficients, determining like terms, and performing various arithmetic operations in Algebraic forms. The factors that cause Student difficulties are divided into two, namely internal and external factors. The internal factor is that Students don't understand the concept and don't master arithmetic operations on integers, while the external factor is the lack of Interest, talent and motivation of Students in learning Algebra.

Kartika Birawan; Amira Prameswati; Muhammad Gefika Abdulrafi; Siti Raina Az Zahra; Ahmad Fu’adin

Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menjelaskan kekeliruan yang dialami siswa serta menganalisis faktor penyebab kekeliruan siswa dalam mengerjakan soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini termasuk dalam jenis eksploratif bersifat kualitatif yang dilakukan di salah satu bimbingan belajar di Bandung. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah metode tes tertulis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 13 orang yang merupakan siswa kelas IX. Berdasarkan analisis data yang sudah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa kesalahan siswa dalam menentukan solusi dari soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel adalah: (1) Kekeliruan konsep, (2) Kesalahpahaman dalam memahami soal, (3) Kekeliruan hitung. Faktor penyebabnya adalah kurangnya pemahaman siswa mengenai konsep Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, kurangnya latihan menyelesaikan soa-soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dan kurangnya ketelitian dalam menentukan solusi dari soal.

Nafila Farina Gaib; Ichdar Domu; Rosiah J. Pulukadang

This study examined the average student mathematics learning outcomes when the Blended Learning Model was applied to learning integer material. The study design used was: Posttest Only Control Group Design. The population in this study was all of class VII at SMP Negeri 6 Tondano. In contrast, the samples in this study were class VII B, with 21 students as the experimental class and class VII A as the control class with 21 students. This study's analysis showed that the experimental class's average posttest score was 84,76, while the average posttest score for the control class was 74,28. The study results were analyzed using the T-test statistic at s significant level of 0,05, namely Tcount = 3,636 > Ttable = 1,725, so that H0 was rejected and H1 was accepted. The Blended Learning Model can improve student learning outcomes based on these results.

Rizky Handayani Pasaribu; Refnita Refnita; Liza Efriyanti

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pemanfaatan media pemberlajaran memiliki pengaruh yang besar terhadap kemauan para siswa dan siswi dalam belajar. Powtoon merupakan aplikasi web yang bisa dibuka siapa saja, aplikasi ini bisa digunakan untuk membuat media pembelajaran dikarenakan didalamnya banyak fitur-fitur yang yang membantu dalam membuat media pembelajaran seperti fitur animasi dan lainnya yang bisa di gunakan dengan mudah. Pemasalahan yang muncul adalah apakah media pembelajaran berbasis web ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Informatika kelas VII pada SMP Negeri 2 Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Dan berdasarkan penetitian dengan cara menyebar angket penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran dengan menggunakan powtoon dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.  

Ana Lestari; Rafi’ah Rafi’ah; Iga Maliga

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Kasus kesehatan reproduksi yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah kasus seks pra-menikah yaitu sebesar 15-20% dari total remaja. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan kemudahan mengakses media informasi yang tinggi mendukung remaja sering bersikap tidak tepat terhadap organ reproduksinya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada remaja tentang dampak media sosial dan pengetahuan kespro serta perilaku seksual beresiko remaja sebagai upaya preventif munculnya permasalahan kesehatan reproduksi di kalangan remaja. Target pengabdian kepada masyarakat ini adalah remaja di SMP Negeri 1 Moyo Utara. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah observasi, wawancara, pemutaran film pendek, penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab.

Sylviana Stefanie

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mengingat pendidikan karakter akan berjalan dengan baik jika sistem pendidikan nasional mendapat dukungan yang baik, maka nilai-nilai dalam pendidikan karakter dapat dilaksanakan secara berbeda berdasarkan metode pengajaran guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi guru bahasa Inggris SMP dan SMA dalam menyampaikan nilai-nilai karakter dalam pembelajarannya di sebuah sekolah swasta di wilayah Bandung. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif melalui kuesioner, wawancara dalam pengumpulan data, penelitian ini menghasilkan bahwa sebagian besar guru di sekolah menengah telah menerapkan pembentukan nilai karakter dalam cara mereka mengajar, dalam berbagai kegiatan di kelas. Kesimpulannya, meskipun implementasi dari implementasi character building bisa berbeda-beda untuk setiap guru bahasa Inggris, dan kemajuannya tidak dapat diketahui secara instan, upaya tersebut telah dilakukan secara efektif. Oleh karena itu, guru harus terus-menerus mengubah cara mengajarnya agar siswa tidak benar-benar “sadar” bahwa karakter mereka dibangun secara singkat, dan mengabaikannya sebagai pendidikan nilai yang diacu.

Winda Rahmasari Pangaribuan; Katrina Samosir

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis penelitian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan yaitu mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian yang bersifat kepustakaan. Metode studi kepustakaan atau studi literature adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka,membaca dan mencatat, serta mengelola bahan penelitian. Hasil temuan kepustakaan menunjukan adanya peningkatan setelah diberikan model pembelajaran Creative Problem Solving terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Hal tersebut dilihat dari hasil penelitian beberapa sumber data dalam penelitian ini.

Saskia, Annisa; Ulva Rahmi; Murmahdi Murmahdi

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Metode pembelajaran adalah proses untuk menyampaikan ilmu pengetahuan. Macam-macam metode pembelajaran itu banyak salah satunya yaitu metode demonstrasi. Pentingnya metode demonstrasi diterapkan dalam pendidikan agama islam, karena metode ini diharapkan bisa meningkatkan pemahaman anak didik materi pernikahan kelas XII di SMP Negeri 1 Kec Payakumbuh. Dengan dilaksanakannya metode demonstrasi ini diharapkan bagi pendidik berperan sebagai penggerak dan juga pembimbing. Dan anak didik sebagai penerima dan juga dibimbing.  Penelitian ini bertujuan supaya apakah menggunakan metode demonstrasi ini bisa meningkatkan hasil belajar PAI materi pernikahan pada anak didik kelas XII di SMA Negeri 1 Kec Payakumbuh . dalam penelitian ini menggunakan penelitian PTK yang mana mengguakan 2 siklus da nada 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas XII IPS 2 SMA Negeri 1 Kec Payakumbuh dengan jumlah 34 orang siswa. Memperoleh data dari hasil tes, hasil pengamatan pelaksanaan dalam pembelajaran. Dengan menggunakan metode demonstrasi ini pemahaman anak didik mengalami peningkatan dari siklus 1 sampai siklus 2. Rata-rata penilaian yang diperoleh siklus 1 70,17, siklus 2 80,23. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa metode demonstrasi ini bisa dibuktikan bahwa pemahaman anak didik meningkat setelah menerapkan metode demonstrasi yang terjadi di siklus 1 dan siklus 2.