Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 161-180 of 488

Analytics

Alif Ramadhan; Fadhil Ardiansyah; Muhammad Ryan Harmawan; Asty Adelia; Egi Vatia +1 more

Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis 2024 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

This study aims to assess the potential development of beef cattle farming businesses for farmers in Perbaungan District, Serdang Bedagai Regency. The variables used in this research are beef cattle production and beef cattle prices as independent variables, and farmers' income as the dependent variable. The analysis approach utilizes a quantitative method with a multiple linear regression model using time-series data sourced from the Central Statistics Agency (BPS) of Perbaungan District for the period 2019–2023. The results indicate that the development of beef cattle farming businesses in Perbaungan District has significant potential to increase farmers' income and improve their welfare. The variables of beef cattle production and beef cattle prices collectively have a significant influence on farmers' income.

Syaiful Hasan Abdullah; Zaehol Fatah

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Indonesia, dengan tanahnya yang subur, memiliki potensi besar dalam pertanian, terutama berkat letak geografisnya di wilayah tropis yang ditandai dengan curah hujan tinggi. Kondisi ini mendukung pertumbuhan berbagai jenis tanaman secara optimal, menjadikan Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Salah satu komoditas penting adalah cabai rawit, yang memiliki rasa pedas khas dan sering digunakan sebagai bahan masakan. Selain memberikan rasa pedas yang kuat, cabai rawit juga mempercantik tampilan hidangan dan mampu meningkatkan nafsu makan. Karakteristik ini menjadikan cabai rawit sebagai elemen penting dalam kuliner Indonesia. Cabai rawit adalah salah satu komoditas utama di Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk melakukan kajian mendalam terkait tingkat produksinya, termasuk upaya mengoptimalkan hasil produksi melalui analisis berbagai faktor yang memengaruhinya. Metode data mining memungkinkan penggalian pola-pola tersembunyi yang menarik dalam kumpulan data. Selain itu, metode ini dapat digunakan untuk mengurangi kesalahan pengguna dalam proses pengolahan data. Salah satu pendekatan data mining yang efektif untuk memetakan atau mengelompokkan data serupa adalah klastering. Klastering memiliki kelebihan unik dibandingkan metode lain karena mampu mengklasifikasikan data tanpa memerlukan pengetahuan awal. Teknik ini membagi data menjadi kelompok-kelompok berdasarkan kemiripan karakteristik. Ada berbagai algoritma yang digunakan dalam klastering, dan salah satu yang paling populer adalah algoritma K-Means

Aisyah Zahra Apriladianti; Chabib Musthofa

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2024 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Desa Burno in Lumajang has experienced a significant surge in cardamom cultivation in line with evolving agricultural trends. While initially boosting farmers' incomes, this production explosion has led to a drastic decline in cardamom prices in the market. This phenomenon is exacerbated by the dominance of middlemen who control pricing and marketing, making it difficult for farmers to obtain fair prices. This article explores the dynamics of the cardamom market in Desa Burno, including the impact of mass planting trends on prices and the limitations faced by farmers due to middlemen influence. Through qualitative analysis, market data, and structured interviews, this research uncovers the challenges faced by cardamom farmers and provides recommendations for fairer marketing strategies. Additionally, the FOMO (Fear of Missing Out) behavior among farmers has contributed to the increased cultivation of cardamom, further worsening the market situation. This study aims to provide deeper insights into the relationship between cardamom agriculture, middlemen dominance, and FOMO behavior, while offering solutions to enhance the welfare of farmers in Desa Burno.

Syaiful Hasan Abdullah; Zaehol Fatah

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Indonesia, dengan tanahnya yang subur, memiliki potensi besar dalam pertanian, terutama berkat letak geografisnya di wilayah tropis yang ditandai dengan curah hujan tinggi. Kondisi ini mendukung pertumbuhan berbagai jenis tanaman secara optimal, menjadikan Indonesia dikenal sebagai negara agraris. Sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Salah satu komoditas penting adalah cabai rawit, yang memiliki rasa pedas khas dan sering digunakan sebagai bahan masakan. Selain memberikan rasa pedas yang kuat, cabai rawit juga mempercantik tampilan hidangan dan mampu meningkatkan nafsu makan. Karakteristik ini menjadikan cabai rawit sebagai elemen penting dalam kuliner Indonesia. Cabai rawit adalah salah satu komoditas utama di Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk melakukan kajian mendalam terkait tingkat produksinya, termasuk upaya mengoptimalkan hasil produksi melalui analisis berbagai faktor yang memengaruhinya. Metode data mining memungkinkan penggalian pola-pola tersembunyi yang menarik dalam kumpulan data. Selain itu, metode ini dapat digunakan untuk mengurangi kesalahan pengguna dalam proses pengolahan data. Salah satu pendekatan data mining yang efektif untuk memetakan atau mengelompokkan data serupa adalah klastering. Klastering memiliki kelebihan unik dibandingkan metode lain karena mampu mengklasifikasikan data tanpa memerlukan pengetahuan awal. Teknik ini membagi data menjadi kelompok-kelompok berdasarkan kemiripan karakteristik. Ada berbagai algoritma yang digunakan dalam klastering, dan salah satu yang paling populer adalah algoritma K-Means

Badra Maitri; Hery Haryanto

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Manajemen inventaris bahan baku yang efisien sangat penting bagi kelangsungan operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di industri kuliner. Artikel ini membahas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) dalam manajemen inventaris bahan baku di Moon Cafe, salah satu UMKM di kota Batam. EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan yang optimal, sehingga biaya pemesanan dan penyimpanan bahan baku dapat diminimalkan. Sementara itu, ROP berfungsi untuk menentukan titik pemesanan ulang bahan baku agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan stok. Melalui analisis data historis konsumsi bahan baku, penerapan metode ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional Moon Cafe, mengurangi pemborosan biaya, serta meningkatkan ketersediaan bahan baku secara tepat waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan EOQ dan ROP, Moon Cafe dapat mengoptimalkan proses pengadaan bahan baku, mengurangi biaya penyimpanan, serta memastikan kelancaran produksi dan pelayanan. Kata Kunci: Bahan Baku, Efisiensi, EOQ, Manajemen Inventaris, UMKM

Badra Maitri; Hery Haryanto

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Manajemen inventaris bahan baku yang efisien sangat penting bagi kelangsungan operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di industri kuliner. Artikel ini membahas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) dalam manajemen inventaris bahan baku di Moon Cafe, salah satu UMKM di kota Batam. EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan yang optimal, sehingga biaya pemesanan dan penyimpanan bahan baku dapat diminimalkan. Sementara itu, ROP berfungsi untuk menentukan titik pemesanan ulang bahan baku agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan stok. Melalui analisis data historis konsumsi bahan baku, penerapan metode ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional Moon Cafe, mengurangi pemborosan biaya, serta meningkatkan ketersediaan bahan baku secara tepat waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan EOQ dan ROP, Moon Cafe dapat mengoptimalkan proses pengadaan bahan baku, mengurangi biaya penyimpanan, serta memastikan kelancaran produksi dan pelayanan. Kata Kunci: Bahan Baku, Efisiensi, EOQ, Manajemen Inventaris, UMKM

Joana Ruth Paulin Saragih; Roberto Haulion Turnip; Elfina Okto Posmaida Damanik

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun kalkulasi biaya standar sebagai alat pengendalian manajerial pada usaha jahit Frinof di Pematangsiantar. Biaya standar adalah estimasi biaya yang telah ditentukan sebelumnya untuk berbagai aktivitas produksi, yang berfungsi sebagai tolok ukur dalam pengendalian biaya dan evaluasi kinerja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalu2i observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kalkulasi biaya standar membantu usaha jahit Frinof dalam mengidentifikasi komponen biaya utama seperti biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik. Dengan adanya perbandingan antara biaya aktual dan biaya standar, pihak manajemen dapat mendeteksi variansi yang terjadi, baik positif maupun negatif, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih efektif dan efisien.

Dudung Dudung; Apdan Pebriana; Rina Nuryati; Candra Nuraini

Mikroba : Jurnal Ilmu Tanaman, Sains Dan Teknologi Pertanian 2024 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Al-kautsar 561 Islamic Boarding School Agriculture in carrying out the program to provide agricultural production facilities has problems in the procurement and distribution process of agricultural production facilities. The purpose of this paper is: (1) To examine the saprotan supply program and the saprotan procurement planning system in agriculture at Al-kautsar 561 Islamic Boarding School, (2) To study the saprotan procurement system in agriculture at Al-kautsar 561 Islamic Boarding School, and (3) To study the saprotan distribution system in Al-kautsar 561 Islamic Boarding School. The data collection method used is the method of active participation, observation, and active role in agricultural activities at the Al-kautsar 561 Islamic Boarding School. Using primary data and secondary data and using qualitative descriptive analysis. The process of procurement of agricultural production facilities uses a centralized system, namely by the Supply Chain Officer, the process of distributing agricultural production facilities uses a direct distribution system.

Ema Aulina Silitonga; Yessy Febriani; Elfina Okto Posmaida Damanik; Purnama Yanti Purba

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kalkulasi biaya standar sebagai alat pengendalian manajerial pada usaha Penjahit Vina di Pematangsiantar. Biaya standar digunakan untuk mempermudah perencanaan, pengendalian, dan evaluasi kinerja keuangan, serta mendukung pengambilan keputusan strategis dalam operasional usaha. Penelitian ini mengelompokkan komponen biaya menjadi biaya tetap, seperti sewa tempat, gaji karyawan tetap, dan penyusutan alat, serta biaya variabel yang mencakup bahan baku, benang, dan aksesori produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan biaya standar membantu usaha dalam mengidentifikasi penyimpangan biaya aktual dari standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pemilik usaha dapat lebih efektif mengontrol biaya p2roduksi, meningkatkan efisiensi, dan menetapkan harga jual yang kompetitif. Kesimpulan ini memberikan rekomendasi praktis bagi usaha kecil di sektor konveksi untuk memanfaatkan biaya standar sebagai alat manajerial yang mendukung keberlanjutan bisnis.

Alya Triana Putri Nasaru; Shalimar Syifa Gnosis; Yuni Astuti Tri Tartiani

Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This research aims to calculate the cost of goods produced at Rumah Tempe Indonesia, a local tempe producer classified as a Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) in Bogor City. The primary focus of this research is to calculate the production cost per unit produced. A case study method with a qualitative approach was employed, involving direct observation and interviews with the management. The findings of this study are expected to provide valuable insights for the company in understanding the cost calculation using both full-cost and variable-cost methods.

Nurul Aulia; Mashudi Mashudi; Dahruji Dahruji

Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah 2024 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The milkfish pindang business in Junok Village, Sreseh District, Sampang Regency, is one of the leading businesses that is in great demand by the local community. However, this business has not developed optimally and is still limited to this area. For this reason, efforts are needed to optimize village downstreaming and access to sharia microfinance to support pindang milkfish production so that it can develop more widely and provide a greater economic impact for the community. This research aims to analyze the role of village government in optimizing these two things, as well as contributing to sustainable local economic development. The research method used is qualitative, with data collection techniques through in-depth interviews and observation. The research results show that the Junok village government has made various efforts to optimize village downstreaming, including training in milkfish cultivation, setting harvest schedules, and also plans to facilitate financing from sharia microfinance institutions (LKMS). Even though there are several obstacles, such as a lack of financial knowledge among farmers and limited equipment, the village government continues to try to overcome this problem through assistance and education. Overall, the efforts made are quite optimal and have the potential to support the development of the milkfish pindang business in the future.

Fahmi Fachrudin; Ari Zaqi Al Faritsy

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

PT Primayudha Mandirijaya merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang pemintalan benang yang terletak di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Pada data produksi benang cotton pada bulan Februari 2024 cacat yang paling sering terjadi yaitu cacat kotor sebanyak 21 unit, cacat stitching sebanyak 15 unit dan cacat non standar sebanyak 8 unit. Studi ini menggunakan metodologi Six Sigma yang bertujuan untuk mengurangi tingkat cacat dengan mendorong pemahaman, pengukuran dan perbaikan proses. Lima fase Six Sigma adalah Define, Measure, Analize, Improve dan Control. Upaya yang dilakukan untuk menurunkan ambang batas kecacatan pada PT Primayudha Mandirijaya, memberikan pemahaman mengenai penggunaan mesin dan perawatan mesin, melakukan pengecekan dan lebih meningkatkan kebersihan mesin, SOP di share ke operator dan di tempel di mesin, dan memberikan pemahaman bagaimana menciptakan kenyamanan lingkungan saat bekerja.

Fahmi Fachrudin; Ari Zaqi Al Faritsy

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

PT Primayudha Mandirijaya merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang pemintalan benang yang terletak di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Pada data produksi benang cotton pada bulan Februari 2024 cacat yang paling sering terjadi yaitu cacat kotor sebanyak 21 unit, cacat stitching sebanyak 15 unit dan cacat non standar sebanyak 8 unit. Studi ini menggunakan metodologi Six Sigma yang bertujuan untuk mengurangi tingkat cacat dengan mendorong pemahaman, pengukuran dan perbaikan proses. Lima fase Six Sigma adalah Define, Measure, Analize, Improve dan Control. Upaya yang dilakukan untuk menurunkan ambang batas kecacatan pada PT Primayudha Mandirijaya, memberikan pemahaman mengenai penggunaan mesin dan perawatan mesin, melakukan pengecekan dan lebih meningkatkan kebersihan mesin, SOP di share ke operator dan di tempel di mesin, dan memberikan pemahaman bagaimana menciptakan kenyamanan lingkungan saat bekerja.

Rita Youfa; Dinda Asyifa

International Journal of Mathematics and Science Education 2024 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Bioscrubber merupakan separator yang dapat digunakan untuk menurunkan konsentrasi hidrogen sulfida (H2S) pada biogas. Permasalahan yang mempengaruhi kinerja bioscrubber diantaranya yaitu jumlah oksigen berlebih (excess oxygen) dan suhu yang tidak sesuai dengan kebutuhan operasi sehingga menyebabkan tidak maksimalnya kinerja bioscrubber dalam menurunkan konsentrasi hidrogen sulfida (H2S). Untuk meminimalisir permasalahan ini maka dilakukan analisa data terkait kebutuhan jumlah oksigen berlebih dan suhu operasi yang optimal. Pada penelitian ini dilakukan pengumpulan data secara langsung yaitu dengan pengambilan data produksi biogas di Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei yang kemudian dilakukan pengolahan data terkait kebutuhan excess oxygen dan suhu operasi pada proses separasi H2S. Dari penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa proses penurunan konsentrasi H2S menggunakan bioscrubber yang ada di PLTBg Sei Mangkei membutuhkan excess oxygen sebanyak 363,4% dari kebutuhan oksigen teoritis dan suhu operasi 38oC untuk dapat menurunkan konsentrasi H2S hingga 97,5%.

La Ode Alibin Akbar Tuminda; Endang Hartiningsih; Rahmat Indrajati; Frans Simbol Tambing

Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Based on Ministry of Energy and Mineral Resources data, regarding the target achievement of mechanical equipment performance in mining companies, PT Bumi Nikel Nusantara has a level of achievement value of equipment performance less than the value set in the Minister of Energy and Mineral Resources Decree No.1827/2018. A mechanical equipment performance value can be achieved by examining ongoing mining activities on one mining front that includes loading and transportation activities. One of the efforts is to know the productive time, calculate the obstacle time and repair time of the equipment in case of damage. The results of the performance for the Use of Availability (UA) parameter of the EHJ Block Mawar pit loading equipment is 74% (not achieved), 71% Pit Mawar transport equipment, pit 3 loading excavation equipment 75% (achieved), and Pit 3 transport equipment 71% (not achieved). While the results of the study of the achievement of productivity of the loading and unloading equipment show the achievement with a value for loading equipment of 76,71% (not achieved) and transport equipment of 65,63% (not achieved). 

Angga Saputra; Ahmad Fadhly; Hisni Rahmi; Zella Navtalia; Diah Wully Agustine

Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

PT. Pebana Adi Sarana targets monthly production operations of 20,000 tons/month while actual production is only around 15,000 tons/month, which means that the production target has not been achieved. The factors that cause the failure to achieve the production operation target can be due to ineffective equipment performance, Low equipment performance is one of the things that cause production not to be achieved, so it needs to be studied. The purpose of the study to be achieved is to analyze the actual productivity of loading and unloading equipment and transportation equipment after repairs and conduct improvement analysis using the Quality Control Circle (QCC) method. The data taken for the research is in the form of Excavator and dump truck cycle time data, effective working time, tool specifications. The actual productivity of loading and unloading equipment and transportation equipment at PT. Pebana Adi Sarana for dump trucks of 19,146 tons/month. trucks are 16,351 tons/month while for the Quality Control Circle (QCC) method. The company only needs to carry out the number of tools needed for 3 units of Scania p380 dump trucks and 1 unit of komatsu PC 300 excavator with a production of 21,295 tons/month has exceeded the production target set by the company.

Teofilus Kharisma Bagus Setiawan; Bayu Setiawan

SENIMAN: Jurnal Publikasi Desain Komunikasi Visual 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

Mitrabrand as a company in the field of branding design has the Herodise brand as part of its product label. As a branch company and brand label that is still relatively new, Herodise under the auspices of Mitrabrand needs more media to support its existence. One method is to increase orders or production of clothing from Mitrabrand. For this reason, with the connections it has, Mitrabrand through Herodise created an internal project, namely the production of Gus Mus t-shirts. Using Instagram as marketing media, as an effort to increase revenue while expanding Mitrabrand promotions. This journal discusses the design of Gus Mus t-shirt design products which are influential in supporting the promotion of the Mitrabrand company. This design uses a qualitative method based on secondary data, namely by analyzing mass media and Gus Mus's Instagram posts. Through this process, the Gus Mus t-shirt design product labeled Herodise was produced. Mitrabrand sebagai perusahaan di bidang desain branding memiliki merek Herodise sebagai bagian dari label produk. Sebagai cabang perusahaan dan label merek yang masih terbilang baru, Herodise di bawah naungan Mitrabrand membutuhkan lebih banyak media untuk menunjang eksistensinya. Salah satu metodenya dengan memperbanyak pesanan atau produksi pakaian kepada Mitrabrand. Oleh karena itulah, dengan koneksi yang dimiliki, Mitrabrand melalui Herodise membuat proyek internalnya yaitu produksi kaos Gus Mus. Menggunakan Instagram untuk media pemasaran, sebagai upaya meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas promosi Mitrabrand. Jurnal ini membahas mengenai perancangan produk desain kaos Gus Mus yang berpengaruh dalam menunjang promosi perusahaan Mitrabrand. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif yang berdasar pada data sekunder, yaitu dengan menganalisis media massa dan postingan Instagram Gus Mus. Melalui proses tersebut, menghasilkan produk desain kaos Gus Mus berlabel Herodise.

Muhammad Irfan Maulana; Ferida Yuamita

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

PT Primayudha Mandirijaya adalah perusahan manufaktur pemintal benang yang pada setiap kegiatan produksinya mesin sangat berperan penting. Salah satu mesin produksi pengolah material rayon menjadi sliver yaitu mesin carding. Penelitian ini membahas mengenai perawatan dan perbaikan unit mesin carding di spinning 3 PT Primayudha Mandirijaya yang menyebabkan penurunan kinerja produktivitas pada tahap selanjutnya yaitu drawing menjadi tidak optimum. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komponen mesin carding yang memiliki nilai RPN (Risk Priority Number) paling tinggi dan melakukan evaluasi pada komponen tersebut. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Kegagalan dari setiap komponen akan dilakukan perankingan dengan menghitung nilai RPN untuk menentukan komponen prioritas perbaikan. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode FMEA diperoleh nilai rata-rata skala Risk Priority Number (RPN) yaitu 161,6, dan komponen yang menjadi pritoritas utama adalah Mounting Doffer sebesar 360, kemudian Stationary Flat dengan RPN sebesar 280, delivery roll dengan RPN sebesar 175, dan Belt Cylinder dengan RPN sebesar 168. Faktor penyebab kegagalan setiap komponen adalah lifetime tercapai, kelalaian manusia, dan perbedaan antara komponen import dan lokal.

Rafika Chairani; Indy Ramadhani Putri Pountung; Susan Leoni; Yuni Astuti Tri Tartiani

Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze the cost structure of production and the cost of goods sold (COGS) at Sari Gurih Baru 568 Tofu Factory. The research employs a qualitative descriptive method, gathering data through in-depth interviews and non-participant observation. Using this approach, the study explores cost components that influence production efficiency and COGS determination. Through this analysis, the research provides in-depth insights into cost allocation, resource management, and opportunities to enhance cost-efficiency in production. The findings are expected to support improved decision-making in cost management and pricing strategies within the Small and Medium Enterprises (SME) sector.  

Abdullah Ariq Akbar; Dehan Akramann; Erland Ahmad Daniyal; Yuni Astuti Tri Tartiani

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the calculation of Cost of Goods Manufactured (COGS) and sales strategies at MSME Boembu Rumah Catering. Using a direct interview method with the business owner, this research explores the components of production costs which include raw materials, labor, and overhead costs. The results showed that Boembu Rumah Catering was able to determine a competitive and efficient selling price, thus achieving a profit of 98%. In conclusion, accurate COGS calculation and proper understanding of cost components can improve the efficiency and profitability of MSME businesses, while strengthening competitiveness in the catering market.