Publication Search

70,713 articles from 616 journals · 1,760 citations tracked

Showing 161-180 of 3,031

Analytics

Nyethrea Baby; Yesita Ragil Kusuma Ningrum; Dela Tri Mulyani; Anandika Cahaya Putra Juliawan; Silvia Sindi Mareta +5 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Lingkungan rumah yang memiliki tempat penampungan air tanpa pengelolaan yang baik berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk vektor Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui penerapan perilaku 3M serta penggunaan larvasida abate pada wadah air yang sulit untuk dikuras. Kegiatan ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan Program GEMA (Gerakan Bersama Hapus Jentik) yang mengintegrasikan edukasi 3M dan pemberian abate sebagai langkah pengendalian jentik nyamuk di Desa Sambung. Program dilaksanakan pada tanggal 19–21 Januari dengan metode edukatif partisipatif melalui kunjungan rumah ke rumah. Tahapan kegiatan meliputi pemeriksaan keberadaan jentik, pemberian abate pada tempat penampungan air tertentu, serta edukasi mengenai penggunaan abate dan penerapan 3M. Evaluasi observasional dilakukan pada 22 Januari. Kegiatan ini menjangkau 1.360 rumah di empat dusun. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan lebih dari separuh rumah masih ditemukan jentik nyamuk. Setelah intervensi, persentase rumah yang berpotensi terdapat jentik mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa Program GEMA efektif dalam menekan potensi keberadaan jentik nyamuk serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan DBD.

Arshi Vinusia; Annura Sastri Aurasyifa; Muhammad Rakha Jidane Setiawan; Zidan Muhammad Zamzami; Farrah Suryaningtyas +2 more

The rise of reflective content on YouTube underscores the need for pragmatic research that investigates not only what is said but also the effects of speech on audiences (perlocution). This study aims to analyze the speech act forms associated with perlocutionary effects on Henny Kristianus’s YouTube channel, focusing on the theme of maturity of mind, and to map observable indicators in viewers’ responses. A qualitative descriptive approach with pragmatic content analysis was employed. Data were drawn from transcripts of two videos and corresponding audience comments. The analysis identified three dimensions: (1) types of illocutions (advice, invitation, warning, empathetic assertion), (2) rhetorical/multimodal devices (metaphor, personal narrative, reflective question, call to action), and (3) observable perlocution indicators (attitude change, behavioral intention, emotional support). The findings show that empathetic and reflective utterances most frequently produce perlocutionary effects such as cognitive clarification, behavioral intention, and social reinforcement among viewers. These results suggest that the perlocutionary strength in digital discourse is influenced by the harmony between linguistic strategy, message depth, and communicated maturity values. Theoretically, this research enriches Indonesian digital pragmatics studies. Practically, it provides educators and content creators with insights to design ethical, persuasive, and character-building educational discourse.

Yuniati Sangga; Nofriyanti Lindayan; Jelsika Yohanis Sonda; Syukur Bantuk

Damai : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Filsafat 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The purpose of this research is to examine how guidance and counseling instructors may help children in junior high get over their anxiety about speaking out in class. Students' lack of confidence and engagement in class might be exacerbated by the widespread problem of their fear of asking questions. In order to delve further into the issue, this study used a descriptive technique based on qualitative research. Students and instructors of guidance and counseling participated in interviews and observations to compile the data. The results highlight the important role that counseling and guidance instructors play in assisting students in coping with anxiety. Counseling sessions with individuals, group guidance exercises, and making an attempt to establish a welcoming classroom setting all contribute to this goal. Teachers also use excellent communication tactics and motivating initiatives to help pupils feel more comfortable expressing themselves. A more favorable classroom environment may also be achieved via collaboration between topic teachers and counseling instructors. Ultimately, the research demonstrates that students' anxiety of asking questions may be successfully reduced via the use of suitable counseling and guiding interventions. Consequently, students' self-esteem, classroom engagement, and academic performance are all much improved when guidance and counseling instructors are present.

Nur Fila, Faricha; Hima, Faiqotul; Nur Hajijah, Dea Siti; Fikriyyah, Nazhifatul; Dian Efendi, Mutiara Karunia Safitri +2 more

Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Etos kerja dan kewirausahaan ialah aspek penting dalam membangun kesejahteraan individu dan masyarakat, namun dalam praktiknya belum sepenuhnya berlandaskan nilai-nilai keislaman. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep kerja dan kewirausahaan yang bersumber dari ajaran Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep etos kerja dan kewirausahaan berdasarkan tafsir al-Qur’an dan hadits Nabi sebagai landasan moral dan spiritual dalam aktivitas ekonomi. Studi ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui penelaahan berbagai literatur berupa buku tafsir, kitab hadits, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik untuk menemukan nilai-nilai utama yang terkandung dalam ajaran Islam terkait aktivitas kerja dan usaha. Hasil kajian memperlihatkan bahwa Islam menekankan nilai kerja keras, kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, disiplin, serta orientasi keberkahan sebagai prinsip utama dalam bekerja dan berwirausaha. Kesimpulannya, etos kerja dan kewirausahaan dalam perspektif Islam tidak hanya berorientasi pada pencapaian materi, melainkan juga pada pembentukan akhlak mulia sekaligus kepatuhan kepada Allah sebagai tujuan utama kehidupan.

Helga Tsania Rahma Putri; Meca Chelsillia Ayunindar Putri; Herlina Novita Sari; Siti Anisa Priyanti; Syafina Izzatun Yazidahayu +2 more

This research explores assertive speech acts found on the Satu Persen YouTube Channel, particularly in the video titled “Strategies to Increase Productivity.” Assertive speech acts are considered significant as they serve to deliver information, clarification, and recommendations that can influence the audience’s perceptions and behaviors. The main objective of this study is to identify the forms of assertive speech acts that appear and explain their functions in reinforcing educational and motivational messages. This study employed a qualitative descriptive approach using observation and note-taking techniques. The data, taken from utterances in four purposively selected videos, were transcribed and categorized according to the types of assertive speech acts. The findings reveal a total of 194 assertive speech acts encompassing various forms, including stating, demanding, admitting, reporting, showing, mentioning, testifying, and speculating. Among these, the stating form appeared most frequently with 73 occurrences, followed by admitting, saying, and speculating. These results suggest that the creator focuses on delivering factual, logical, and structured information to facilitate audience comprehension. Overall, this study emphasizes the crucial role of assertive speech acts in conveying educational and motivational messages while demonstrating YouTube’s potential as an effective medium for academic communication and contributing to the advancement of pragmatic studies.

Avita Anggraeni; Tries Ellia Sandari

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG), Financial Risk, dan Capital terhadap Opini Audit, dengan Earning sebagai variabel intervening dan Reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai variabel moderasi, pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan data panel dari 15 bank yang dipilih secara purposive sampling, sehingga diperoleh 75 observasi bank-tahun. GCG diproksikan dengan jumlah Dewan Direksi dan Komite Audit; Financial Risk diproksikan dengan Non-Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR); Capital diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR); Earning diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE); dan Opini Audit diukur dengan skor 1–5 berdasarkan jumlah catatan tambahan auditor. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan SmartPLS dengan konstruk formatif dan prosedur bootstrapping 5.000 resample. Hasil penelitian menunjukkan Financial Risk dan Capital berpengaruh negatif signifikan terhadap Earning, sedangkan GCG tidak berpengaruh signifikan. GCG dan Capital berpengaruh signifikan meskipun dengan arah negatif terhadap Opini Audit, sementara Financial Risk dan Earning tidak berpengaruh signifikan. Earning tidak terbukti memediasi pengaruh variabel eksogen terhadap Opini Audit, dan Reputasi KAP tidak terbukti memoderasi hubungan Earning-Opini Audit, meskipun berpengaruh positif secara langsung terhadap Opini Audit. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada industri perbankan yang sangat teregulasi, opini audit lebih ditentukan oleh kewajaran penyajian laporan keuangan dan kredibilitas auditor dibandingkan kinerja profitabilitas semata.

Sasa Kirana Wulandari; Fachruddin Fachruddin; Jasmir Jasmir

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik 2026 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Freshwater fish diseases significantly affect aquaculture productivity and economic sustainability, while accurate visual classification remains challenging due to interclass similarity and image variability. This study presents a comparative evaluation of three deep learning architectures—DenseNet201, ResNet50, and EfficientNetV2-S—using a stepwise optimization strategy combined with Gradient-weighted Class Activation Mapping (Grad-CAM) for freshwater fish disease classification. Models were trained through three phases: baseline, optimized, and fine-tuned. Performance was evaluated using accuracy, precision, recall, F1 score, Matthews correlation coefficient (MCC), Cohen’s kappa, and per-class ROC–AUC. Results show consistent performance improvement across all architectures, with EfficientNetV2-S achieving the highest accuracy (97.14%), followed by ResNet50 (96.11%) and DenseNet201 (94.40%). High ROC–AUC values (>0.98) indicate strong discriminative capability. Grad-CAM analysis confirms that all optimized models focus on biologically relevant lesion regions, enhancing model transparency and reliability.

Mugiyanto; Abdul Haris Kuspranoto; Muslihun; Lutfiyah Rizqulloh

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengunaan peralatan elektromedik merupakan faktor krusial dalam pemantauan kesehatan bayi dan anak terutama pada akurasi hasil yang di peroleh. Sesuai dari data yang didapat bahwa mitra telah memiliki sarana medis dasar yang memadai, namun diperlukan standarisasi manajemen pemeliharaan untuk menjaga fungsionalitas alat dalam jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas teknis para pengasuh dalam pengoperasian dan perawatan peralatan medis secara mandiri. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kondisi alat (inventarisasi), sosialisasi prosedur teknis, serta simulasi praktik pemeliharaan preventif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman praktis pengasuh mengenai aspek teknis alat, seperti perawatan mandiri, perawatan sensor oximeter, dan manajemen penyimpanan perangkat elektronik. Sebagai bentuk keberlanjutan program, telah disusun "Buku Saku SOP Perawatan Peralatan Medis" yang berfungsi sebagai panduan operasional harian bagi staf pengasuh. Luaran dari pengabdian ini memberikan dampak positif bagi mitra berupa tersedianya panduan sistem perawatan yang lebih terorganisir. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi antara edukasi teknis dan penyediaan panduan tertulis mampu mengoptimalkan masa pakai alat medis serta menjamin validitas hasil pemeriksaan kesehatan anak. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga sosial dalam mewujudkan layanan kesehatan mandiri yang berkualitas

Zafi Zunaidi Aziz; Dihin Muriyatmoko; Eko Prasetio Widhi

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik 2026 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan penting bagi usaha jasa persewaan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Toko Akasa Teknik sebagai usaha persewaan mesin vacuum cleaner masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan data penyewaan, transaksi, dan pelaporan yang dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan dan keterlambatan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi persewaan berbasis web yang mampu mengintegrasikan seluruh proses bisnis secara terpusat. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan arsitektur Model–View–Controller (MVC) dan basis data MySQL. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan setiap fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data, mempercepat proses penyewaan, serta memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan dan memantau status sewa. Dengan demikian, sistem informasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta mendukung daya saing Toko Akasa Teknik di era digital.

Matsna Nurul Kholidah; Imam Mualim; Nuari Anisa Sivi

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2026 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Konflik manusia–gajah merupakan permasalahan serius di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung, yang berdampak pada kerugian ekonomi, gangguan sosial, dan ancaman keselamatan manusia serta satwa liar [1], [2]. Salah satu pendekatan mitigasi yang efektif adalah penerapan sistem peringatan dini berbasis teknologi telekomunikasi dan Internet of Things (IoT) [3], [4]. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan dan kinerja jaringan telekomunikasi yang sesuai untuk mendukung sistem peringatan dini konflik manusia–gajah. Metode meliputi analisis kebutuhan sistem, perancangan arsitektur jaringan, perbandingan teknologi komunikasi (GSM/4G, NB-IoT, dan LoRaWAN), serta simulasi skenario pengiriman data dari node sensor. Data empiris diperoleh dari simulasi performa jaringan (jangkauan, delay, konsumsi daya, dan packet delivery ratio). Hasil analisis menunjukkan bahwa LoRaWAN memiliki keunggulan dalam jangkauan dan efisiensi energi untuk wilayah konservasi yang minim infrastruktur [5], [6]. Sistem yang diusulkan mampu mengirimkan data deteksi keberadaan gajah secara near real-time ke pusat pemantauan dan selanjutnya didistribusikan sebagai peringatan kepada petugas dan masyarakat sekitar. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan sistem peringatan dini konflik manusia–gajah berbasis telekomunikasi di Indonesia.

Fajar Wisnu Ari Bowo; Arif Rahman Saleh; Sigit Mujiarto

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2026 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Pyrolysis is a biomass conversion method into fuel through heating at high temperatures under oxygen-limited conditions. The main factors influencing the pyrolysis process include temperature, residence time, pressure, particle size, reactor design, and the type of pyrolysis employed. This study aims to design an auger-type fast pyrolysis system based on previous research. The design and modeling of the fast pyrolysis equipment were carried out using Autodesk Inventor 2021 software. Based on the calculation and design results, a fast pyrolysis reactor with a multi-stage configuration and a capacity of 5.2 kg was developed. The system consists of a three-stage reactor made of Stainless Steel 304. The reactor is equipped with a screw conveyor for material transport, which is driven by an electric motor. Biomass heating inside the reactor is provided by a clamp heater with an electrical power requirement of 611 W, while biomass cooling is performed using a condenser with a cooling water capacity of 15.586 liters. Based on the structural simulation results, the maximum von Mises stress obtained was 35.4 MPa, the maximum displacement was 0.0528 mm, and the safety factor was 6.07 under loading conditions including an internal reactor pressure of 0.32 MPa, a torsional moment of 1,130 kg·mm, and an operating temperature of 700 °C. These values are within the allowable limits of the material, indicating that the designed reactor is structurally safe and feasible for use.

Windi Afriani; Terra Saptina Maulani

International Journal of Management and Strategic Business Leadership 2026 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This research is motivated by a significant decline in sales of herbal products/jamu (herbal medicine) from PT Martina Berto Indonesia during the 2021–2024 period, as reflected in the 2024 annual report. This downward trend indicates issues related to customer satisfaction and loyalty, changes in consumer perceptions of the product, and increased competition from other herbal brands. The continued decline in sales in 2024, reaching IDR 95 million, indicates a serious challenge to the product's sustainability in the market. This study aims to examine the influence of perceived value on customer loyalty of Sariayu Herbal Scrub through customer satisfaction in Bandung City. This study employs quantitative methods, incorporating verification approaches. The data used in this study consist of primary and secondary data. The sample consisted of 115 respondents. Data analysis was performed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with the assistance of SmartPLS 4 software, and the sampling method applied was the sample size technique. The results of this study indicate that perceived value has a positive and significant influence on customer satisfaction, customer satisfaction has a positive and significant influence on customer loyalty, and perceived value has a positive and significant influence on customer loyalty. However, perceived value influences customer loyalty indirectly through customer satisfaction. These findings offer practical insights for companies to improve perceived value and customer satisfaction, key strategies to enhance customer loyalty, and maintain business sustainability.

Hadi Karyono; Krismiyarsi; Mahmuda Pancawisma Febriharini; Kunarto

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penyuluhan hukum ini bertujuan membangun kesadaran hukum melalui penguatan “konstitusi batin”, yaitu kesadaran nilai moral, etika, dan tanggung jawab dalam diri individu sebagai dasar berperilaku dalam kehidupan pribadi dan sosial. Bagi anak-anak dan remaja di panti sosial, kesadaran hukum tidak cukup hanya melalui pemahaman aturan, tetapi perlu ditumbuhkan melalui pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penghargaan terhadap nilai-nilai Pancasila dan norma kehidupan bersama. Melalui pendekatan edukatif dan dialogis, kegiatan penyuluhan hukum oleh Fakultas Hukum UNTAG Semarang di Panti Sosial Pelayanan Anak Tawangmangu Karanganyar ini diharapkan mampu menanamkan pemahaman bahwa hukum hadir untuk melindungi, membimbing, dan menciptakan ketertiban serta keadilan. Dengan terbentuknya konstitusi batin yang kuat, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi berintegritas, sadar hukum, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Nining Tunggal Sri Sunarti; Reni Tri Lestari

Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Status gizi ibu dan anak merupakan indikator penting kesehatan masyarakat dan berperan besar dalam pencegahan anemia, kekurangan energi kronis (KEK), dan stunting. Rendahnya literasi gizi serta keterbatasan kemandirian ibu dalam melakukan deteksi dini status gizi masih menjadi tantangan di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu mengenai gizi seimbang serta kemampuan deteksi dini status gizi ibu dan anak melalui edukasi berbasis teknologi informasi. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan dilakukan melalui observasi awal dan pengembangan media edukasi digital. Pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan langsung, diskusi interaktif, serta pengenalan aplikasi edukasi gizi dan deteksi dini pertumbuhan anak. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Kegiatan ini melibatkan 22 ibu sebagai peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya jumlah peserta pada kategori pengetahuan baik dan tidak ditemukannya lagi peserta dengan kategori pengetahuan kurang setelah intervensi. Peserta menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk menerapkan prinsip gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi gizi seimbang berbasis teknologi informasi terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi ibu dan berpotensi mendukung deteksi dini masalah gizi secara mandiri. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program kesehatan ibu dan anak di tingkat komunitas.

Achmad Muhaimin, Nadzifurrohman; Aniq Barlian, Akhmad; Muldiyana, Tya

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penyimpanan obat merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan kefarmasian di apotek yang berperan besar dalam menjamin kualitas, stabilitas, dan keamanan obat sampai ke tangan pasien. Khususnya pada obat-obatan yang termasuk kategori High Alert dan Look-Alike Sound-Alike (LASA), penyimpanan yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat (medication error) yang berpotensi menimbulkan efek samping serius hingga membahayakan nyawa pasien. Oleh karena itu, diperlukan sistem penyimpanan yang sesuai dengan standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengocok penyimpanan obat High Alert dan LASA di Apotek Kaligelang, Kabupaten Pemalang, berdasarkan standar yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional langsung dan wawancara terstruktur kepada tenaga kefarmasian yang bekerja di apotek. Evaluasi dilakukan terhadap aspek identifikasi, penandaan khusus, dan pemisahan fisik pada penyimpanan obat High Alert dan LASA. Hasil pengamatan Kesesuaian penyimpanan obat High Alert dan obat LASA di Apotek Kaligelang yang mengacu pada Permenkes RI No. 73 Tahun 2016, diperoleh bahwa sebagian besar aspek penyimpanan telah sesuai. Untuk obat High Alert, diperoleh Jumlah Total Prosentase 80% sudah sesuai, Sedangkan untuk obat LASA, diperoleh Jumlah Total Prosentase 75% sudah sesuai. Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian penyimpanan obat High Alert dan LASA di Apotek Kaligelang mencapai rata-rata 77,5%, menunjukkan bahwa sistem pengelolaan obat berisiko tinggi di apotek ini telah berjalan dengan baik. Namun demikian, masih diperlukan beberapa perbaikan untuk meningkatkan keselamatan pasien (patient safety) serta mencegah terjadinya kesalahan pengobatan di lingkungan Apotek.

Amalia, Fitrah; Ramadhani, Azzahra; Nida Kaffiyah Sereang, Risya; Asrianti; Kartika Ayu Ridwan, Maretta +5 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Pemanfaatan tanaman obat sebagai sumber terapi berbasis bahan alam masih menjadi fokus penting dalam penelitian, khususnya pada tanaman yang telah lama digunakan secara empiris namun memiliki keterbatasan bukti ilmiah. Rambutan (Nephelium lappaceum L.) merupakan salah satu tanaman yang secara tradisional dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan, tetapi kajian farmakologis terhadap efek daun rambutan pada sistem saraf masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas neurofarmakologis serbuk simplisia daun rambutan terhadap sistem saraf pusat dan sistem saraf otonom pada berbagai konsentrasi. Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium yang menggunakan mencit sebagai hewan uji. Serbuk simplisia daun rambutan diberikan secara oral pada konsentrasi 1%, 2%, dan 3%. Parameter neurofarmakologis yang diamati meliputi aktivitas parasimpatomimetik, parasimpatolitik, simpatomimetik, simpatolitik, aktivitas analeptik, stimulasi dan depresi sistem saraf pusat, serta relaksasi otot. Pengamatan dilakukan berdasarkan perubahan perilaku dan respons fisiologis hewan uji.

bombing, mychellianien arkam runa; Buna, Nafila; Hadira; Ramadhani, Salsabila; Hafifah, Nurul +3 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Pemanfaatan tanaman obat sebagai sumber fitofarmaka terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan agen terapeutik berbasis bahan alam yang aman. Salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan adalah daun soliti (Wrightia arborea), yang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, terpenoid, dan glikosida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun soliti terhadap respons fisiologis dan perilaku mencit sebagai model hewan uji. Penelitian menggunakan desain eksperimental laboratorik dengan rancangan post-test only. Ekstrak daun soliti diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol dan dibuat dalam konsentrasi 1%, 2%, dan 4%. Hewan uji berupa mencit putih jantan dibagi ke dalam kelompok perlakuan, kemudian diamati respons fisiologis dan perilakunya. Parameter yang diamati meliputi parasimpatomimetik, stimulasi dan depresi sistem saraf pusat, simpatolitik, relaksasi otot, parasimpatolitik, serta analeptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun soliti memberikan pengaruh yang bervariasi terhadap respons fisiologis dan perilaku mencit dengan pola dosis-respons yang tidak linier. Konsentrasi 1% menunjukkan efek tertinggi pada beberapa parameter, konsentrasi 2% menunjukkan penurunan respons, sedangkan konsentrasi 4% meningkatkan kembali respons tertentu, khususnya sistem saraf otonom. Temuan ini mengindikasikan adanya efek bifasik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak daun soliti berpotensi dikembangkan sebagai kandidat fitofarmaka, namun diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji mekanisme kerja dan aspek keamanannya.  

ardila, fachria; delia Rois, Adelia; Afni Nurul Aliyah T; Annisa Idris Tana, Mutiara; Munsir, Ana +4 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Pemanfaatan tanaman obat sebagai sumber agen neurofarmakologis alami semakin mendapat perhatian seiring meningkatnya prevalensi gangguan sistem saraf dan keterbatasan penggunaan obat sintetis. Salah satu tanaman yang berpotensi namun masih terbatas kajian ilmiahnya adalah Kesambi (Schleichera oleosa), yang secara tradisional digunakan untuk berbagai keperluan pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi ekstrak daun Kesambi terhadap efek neurofarmakologi, serta mengidentifikasi pola respons dosis dan konsentrasi paling efektif dalam memodulasi sistem saraf pusat dan otonom. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan hewan uji yang dibagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Ekstrak daun Kesambi diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut akuades dan diberikan secara per oral pada konsentrasi 1%, 2%, dan 4%. Evaluasi efek neurofarmakologis dilakukan melalui skrining perilaku terhadap delapan parameter, yaitu parasimpatomimetik, stimulasi sistem saraf pusat, depresi sistem saraf pusat, simpatolitik, relaksasi otot, simpatomimetik, parasimpatiolitik, dan analeptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Kesambi menimbulkan variasi respons neurofarmakologis yang dipengaruhi oleh konsentrasi. Konsentrasi 4% memberikan efek paling dominan pada sebagian besar parameter, khususnya depresi sistem saraf pusat, relaksasi otot, dan modulasi sistem saraf otonom, sedangkan konsentrasi 2% menunjukkan efek stimulasi sistem saraf pusat yang optimal. Temuan ini menunjukkan potensi ekstrak daun Kesambi sebagai neuromodulator.  

Fadilawati Khairunnisa; Lia Rosmala Schiffer; Agus Dharma; Yonav Partana

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bentuk bukaan terhadap kondisi termal bangunan Masjid Jami Al-Hurriyah di Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sebagai data pendukung untuk memperkuat analisis kualitatif, bukan untuk pengujian statistik. Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, pengukuran suhu udara menggunakan termometer digital, serta analisis visual terhadap pola aliran udara pada setiap lantai bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bukaan yang terbatas di lantai dasar menyebabkansirkulasi udara tidak optimal dengan suhu berkisar antara 27,6–29,3°C; (2) penggunaan bukaan lebar berbahan kaca di lantai satu meningkatkan suhu ruang hingga 29,1°C akibat paparan radiasi matahari; dan (3) keberadaan bukaan vertikal berupa skylight di lantai dua mampu menciptakan mekanisme stack ventilation yang lebih efektif dengan suhu ruang berkisar antara 26,8–27,3°C. Meskipun demikian, seluruh lantai bangunan belum memenuhi standar kenyamanan termal berdasarkan SNI, yaitu 22,8–25,8°C. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penerapan strategi desain pasif, seperti optimalisasiventilasi silang, pengendalian radiasi matahari melalui elemen peneduh, serta pemilihan material bangunan yang mampu mengurangi perpindahan panas, guna meningkatkan kenyamanan termal pada bangunan masjid di iklim tropis.

Siti Mariyam; Masrkus Suryoutomo

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pesatnya perkembangan teknologi blockchain dan arus globalisasi telah mendorong penggunaan Bitcoin di Indonesia, yang kini diakui sebagai komoditas dalam perdagangan berjangka. Namun, karakteristik anonimitas dan desentralisasi mata uang digital ini membuka celah signifikan bagi kemunculan cybercrime, seperti pencucian uang dan peretasan, yang menuntut perhatian yuridis serius. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak teknologi tersebut terhadap risiko kejahatan siber serta efektivitas regulasi yang berlaku. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan untuk menelaah kerangka hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya dualisme regulasi di Indonesia, di mana Bappebti melegalkan Bitcoin sebagai aset investasi, sementara Bank Indonesia melarangnya sebagai alat pembayaran. Ketidaksinkronan ini, diperparah dengan sifat lintas batas blockchain, menciptakan tantangan dalam penegakan hukum terhadap kejahatan siber. Disimpulkan bahwa harmonisasi regulasi antara otoritas keuangan dan penguatan aturan keamanan siber sangat mendesak dilakukan guna memitigasi risiko kejahatan tanpa menghambat inovasi ekonomi digital.