Publication Search

67,742 articles from 584 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1701-1720 of 1,785

Analytics

Puspitasari, Febri Widya; Trisiana, Anita; Budiardhani, Fadilla

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Covid-19 berasal dari China lebih tepatnya di kota Wuhan.Covid-19 sekarang sudah semakin meluas.Bukan hanya itu,covid-19 juga sudah menjadi status darurat international.Covid-19 juga sudah ditetapkan oleh WHO.Nicholas Bequelin menyatakan wabah virus berpotensi mempengaruhi HAM di dunia,terpenting dalam kesehatan.Di suatu negara harus ada fasilitas untuk layanan kesehatan.Bahkan tidak hanya mengancam kesehatan tetapi juga mengancam perekonomian,pendidikan,sosial dan lainnya.Hal itu membutuhkan gotong royong masyarakat untuk melawannya agar tercapai tujuan kehidupan yakni aman dan sejahtera.Ancaman wabah covid-19 ini juga dapay membuat semua warga negara di dunia ini tidak mendapat kebebasan.Selain dalam segi kebebasan juga dalam segi mendapat informasi.Dalam pandemic ini sangat susah mengakses informasi karena dijaga sangat ketat privasi informasi tersebut.Hak asasi manusia semuanya sudah dijamin bukan hanya di Indonesia saja tetapi seluruh dunia sangat berpengaruh dalam Hak Asasi Manusia.Disaat seperti ini maka kita sebagai warga negara harus memiliki solidaritas yang tinggi untuk membantu pemerintah dalam usahanya untuk memusnahkan virus,seperti mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.Tidak hanya warga masyarakat namun juga berbagai perusahaan ataupun lembaga yang juga harus ikut melakukan langkah-langkah memusnahkan covid seperti halnya 3M,bahkan harus menghentikan kegiatannya.Setelah seluruh masyarakat di dunia mematuhi peraturannya pemerintah dan berusaha membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari buktinya terdapat penurunan pasien yang terinfeksi virus.Bahkan sudah tidak banyak lagi kekerasan yang terjadi di masyarakat dan di lingkungan keluarga. Kata Kunci : Covid-19, Hak Asasi Manusia,Warga Negara

Saputro, Erwan Adi; Mustofa, Arya; Putra, Rasendriya; Nopiyanti, Wiwin

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Dalam melakukan usaha tentunya seorang wirausahawan akan mencari keuntungan. Sebelum mendapat keuntungan, sebuah usaha harus mendapatkan hasil penjualan atau hasil usaha yang telah melewati BEP (break even point), sehingga usaha tersebut telah balik modal. Tujuan dari program ini adalah untuk menyusun program matlab perhitungan keuntungan usaha meubel yang dapat mencari berapa unit barang yang perlu dijual serta berapa nilai hasil penjualan yang harus dipenuhi agar suatu usaha dapat dikatakan telah balik modal dan mulai menghasilkan keuntungan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan membuat listing program yang akan menghasilkan prediksi unit yang harus terjual serta nilai hasil penjualan yang harus terpenuhi. Dalam listing ini, terdapat tiga pilihan, yaitu menghitung nilai BEP unit, menghitung nilai BEP rupiah, dan menghitung nilai keuntungan bersih. Untuk menghitung BEP unit dan BEP rupiah dilakukan dengan cara memasukkan nilai biaya tetap, harga per unit, dan biaya variabel per unit kemudian akan diproses dengan rumus sehingga memperoleh nilai BEP unit dan BEP rupiah. Sedangkan untuk mencari keuntungan bersih dilakukan dengan cara memasukkan harga jual barang dan biaya tetap, kemudian akan diproses dengan rumus sehingga mendapat nilai keuntungan bersih yang kemudian dilakukan perulangan untuk mengetahui berapa besar keuntungan untuk sekian produk terjual. Jika dilakukan secara manual, perhitungan ini akan cukup memakan waktu dan memerlukan ketelitian dalam menghitungnya, sehingga diperlukan program matlab untuk mempermudah serta meningkatkan akurasi nilai perhitungan BEP unit, BEP rupiah, dan keuntungan bersih.

Dewi, Nurul Puspa; Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Pencucian pakaian dan layanan dry cleaning, yang saat ini dapat dijalankan di rumah atau melalui bisnis yang tersedia, menjadi semakin populer. Hal ini telah menyebabkan persaingan sengit di industri ini. Untuk mengatasi persaingan ini, diperlukan usaha untuk memperkenalkan dan mempromosikan layanan pencucian pakaian dengan menggunakan metode Customer Relationship Management (CRM). Tujuan utamanya adalah menarik lebih banyak pelanggan, menjaga hubungan baik dengan pelanggan yang sudah ada, serta efektif mengelola data pelanggan dan keuangan bisnis pencucian pakaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi yang menggunakan metode CRM untuk meningkatkan interaksi yang positif dan nyaman dengan pelanggan. Dalam pengembangan sistem ini, bahasa pemrograman seperti PHP dan HTML digunakan, dengan penggunaan database PostgreSQL dan framework Laravel. Hasilnya adalah sebuah sistem informasi yang kompatibel dengan penerapan metode CRM, memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mencari informasi tentang layanan pencucian pakaian. Saran dari penelitian ini adalah untuk terus meningkatkan penggunaan metode CRM agar interaksi dengan pelanggan dapat lebih aktif dan efektif.

Zumrotus Sa'diyah; Farida Isroani

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) upaya pustakawan dalam meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat; (2) kendala yang dihadapi pustakawan dalam meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan petugas Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat dan observasi. Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa ringkasan. Diantaranya: (1) upaya pustakawan untuk meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat adalah, menyediakan sarana dan prasarana, memperbarui koleksi buku secara berkala, memberikan layanan khusus untuk anak, desain ruangan yang nyaman, kerjasama dengan sekolah, menambah pustakawan yang bekerja di bidang pelayanan anak; (2) Kendala yang dihadapi pustakawan untuk meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat adalah, meja dan kursi terbatas, tempat bermain anak belum tersedia, kurangnya minat baca anak, ruang kegiatan anak kurang memadai, warna cat kamar kurang menarik, kurangnya petugas perpustakaan pada pelayanan anak.

Bambang Agus Windusancono

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Dalam Upaya peningkatan stabilitas ekonomi masyarakat, peran UMKM sangat penting untuk menopang   kehidupan   bermasyarakat   prioritas   pada   industri   kecil   atau   home   industri. Khususnya  pada kondisi pandemi covid -19  yang  belum  berakhir.    Untuk mempertahankan pertumbuhan dan perkembangan usaha kecil (UMKM) adalah dengan membuat strategi baru tentang pemasaran dan penjualan baik secara online dam offline di era new normal. Dampak globalisasi  menyebabkan  persaingan  ketat  dalam  import  ekspor  barang  dan jasa, sehingga pertumbuhan perekonomian dan kemakmuran rakyat tercapai secara merata. Isue yang berkembang adalah upaya meningkatkan kemandirian UMKM masa yang akan datang, perlu strategi   baru   dalam   membangun   hubungan   antara   UMKM   dengan   Bank.   Agar   tujuan pemerataan ekonomi terlaksana perlu kebijakan pemerintah dalam mengatur regulasi pertumbuhan usaha UMKM dan percepatan perwujudan kemandirian usaha masyarakat, peran serta pemerintah dalam mendukung pertumbuhan UMKM modern perlu dituangkan dalam peraturan yang baru agar pemerataan ekonomi segera terwujud.

Indra Kertati

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi covid-19 yang berlangsung sejak awal 2020, telah berdampak pada Kesehatan, social dan ekonomi masyarakat. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang biasanya menjadi roda kehidupan keonomi masyarakat tidak mampu bertahan. Berbagai kebijakan yang diuluncurkan pemerintah suka tidak suka harus diterima demi Kesehatan sekaligus uasaha yang tidak berhenti. Deregulasi dan debirokratisasi menjadi tempat untuk menguatkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana deregulasi dan debirokratisasi mampu memberikan peluang bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Fokus penelitian ini meliputi respon kebijakan pemerintah dalam menyelesaikan masalah UMKM, dan kemampuan UMKM dalam meningkatkan kemampuan bertahan menghadapai pandemic covid-19. Lokus penelitian di Kota Surakarta. Hasil penelitian menunjukan deregulasi dan debirokratisasi mampu untuk mendorong usaha mikro kecil dan menengah menghadapi pandemic covid-19. Meskipun poeningkatannya masih cenderung melambat namun berbagai upaya telah membantu bangkit dan bekerja.

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Nopiyanti, Vivin; Sunarni, Titik; Harjanti, Reslely; Aisiyah, Siti; Suhartinah, Suhartinah

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Cairan pencuci piring merupakan cairan kental bening berwarna yang berfungsi untuk membersihkan peralatan makan seperti piring, gelas, sendok/garpu. Kecenderungan pemakaian produk pencuci cair dari waktu ke waktu semakin meningkat. Hal ini menunjukkan jika pola pencucian peralatan rumah tangga mulai bergeser dari cara yang lama/tradisional dengan abu gosok dan sabun colek menuju cara baru yang lebih praktis. Adanya bentuk beruipa cairan menjadikan praktis dan mudah digunakan serta aroma produk yang khas menjsdikan cairan pencuci piring mempunyai nilai lebih dibandingkan produk pencuci piring yang lain. Bahan tanaman kaya akan senyawa yang mempunyai aktivitas antibakteri di antaranya minyak lemon. Selain digunakan sebagai zat aktif antibakteri, minyak lemon juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan bau aromatic pada sediaan cairan pencuci piring.Bahan-bahan baku pembuatan cairan pencuci piring ini mudah diperoleh dengan bahan-bahan golongan sabun, garam, emulgator, pewangi dan pewarna. Cara pembuatannya juga sederhana dengan menggunakan prinsip melarutkan antar bahan yang digunakan. Oleh karena itu, berdasarkan dari uaraian di atas cairan pencuci piring mempunyai potensi dapatdikembangkan sebagai produk usaha mandiri yang dipasrkan secara komersial.Tujuan dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pembautan cairan pencuci piring kepada kader PKK lingkungan Suko Mulyo kelurahan Kadipiro Banjarsari Surakarta. Selain itu juga diadakan pelatihan terkait peluang untuk dikembangkan sebagai usaha mandiri warga. Kegiatan pengabdian dibagi menjadi beberapa tahapan dimulai dari survei dan observasi, dilanjutkan dengan pelatihan berupa tutorial kemuadian dilakukan pendampingan dari tim pengabdi dan diakhiri dengan evaluasi kegiatan.

Sumaryanto, Sumaryanto; Widajanti, Erni; Handayani, Asih

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

UMKM menghadapi persaingan yang ketat, era digitalisasi menuntut pelaku usaha bergerak secepat perubahan. Data, teknologi Smartphone dan aplikasi adalah satu paket. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah imooji. Bagi UMKM aplikasi imooji membantu mencapai tujuan usaha. Pemasaran Sosial digunakan untuk menarik empati, yaitu dengan mengelola sampah. Roti Andika adalah UMKM di daerah Tohudan, menghasilkan roti berbahan baku, peralatan dan cara operasional konvensional. Keunggulannya harga murah. Pegawai Roti Andika anak-anak muda yang familiar dengan smartphone, tetapi penggunaan smartphone tidak optimal. Fungsi Aplikasi imooji untuk memasarkan produk, kali ini kontennya berisi kepedulani lingkungan yaitu cara mengelola sampah yang benar. Target pelatihan meningkatkan penjualan melalui konten mengelola sampah dan meningkatkan kualitas hidup serta informasi yang ingin disampaikan kepada siapapun, dimanapun dan kapanpun dengan konten menarik.

Purnengsih, Iis; Pratama, Dendi; Amzy, Nurulfatmi; Pramudita, Pandu

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Seiring era adaptasi kebiasaan baru (new normal) akibat pandemi Covid-19. pelaku industri kecil menengah (IKM) selain mengedepankan fungsi pada umumnya juga harus dapat memperhatikan desain produknya agar dapat mendukung penerapan protokol kesehatan. Sebab, dengan desain yang menarik, daya saing dan nilai jual produk diyakini akan meningkat karena itu desain produk IKM mulai dituntut untuk bisa mendukung implementasi protokol kesehatan. Tujuan artikel ini adalah merancang model desain kemasan untuk para IKM kerupuk mie Karadenan Bogor di era new normal. metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian berbasis praktik (Practice Based Research) dalam upaya mencari informasi, menganalisa data dan memecahkan permasalahan. Dengan komposisi elemen grafis, tipografi, ilustrasi yang epiks sehingga menghasilkan model desain kemasan kerupuk mie yang menarik dan sesuai dengan protokol kesehatan.

Nugraeni, Nugraeni; Susilawati, Indah; Paramitalaksmi, Ratri

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kelompok Dasa Wisma adalah kelompok ibu-ibu yang ada di lingkungan Rukun Tetangga (RT) yang juga bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia terutama menyangkut kegiatan sosial dan ekonomi. Demikian juga ibu-ibu dasawisma di dusun Kunden, kelurahan Jogotirto, kecamatan Berbah, kabupaten Sleman. Pemilihan pedukuhan Kunden dikarenakan di pedukuhan ini terdapat banyak obyek wisata edukasi kelompok masyarakat seperti peternakan, pertanian, bank sampah dan pembuatan batik jumputan yang memiliki potensi usaha untuk dikembangkan lebih lanjut. Diantara beberapa wisata edukasi yang ada di pedukuhan Kunden, kami memilih satu kelompok masyarakat yang akan menjadi fokus kami dalam pelaksanaan pengabdian pada masyarakat, yakni kelompok masyarakat Dasa wisma Mawar Jaya yang fokus dalam pembuatan batik jumputan. Saat ini program sudah melakukan pelatihan tentang pembukuan dan promosi online bagi pengelola Dasa Wisma Mawar Jaya, juga melakukan pendampingan untuk kedua kegiatan tersebut.

Mohammad Debby Rizani; Teguh Imam Rahayu; Indra Permana

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah   yang   ditimbulkan   dengan   budidaya   ikan   lele   adalah      bagaimana mengatasi limbah lele yang semakin meresahkan masyarakat dan membuat kotor lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat secara umum dan menjadi pemicu timbulnya banjir sebagai akibat pembuangan limbah yang dialirkan di saluran air yang menimbulkan sedimentasi. Tujuannya adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan sanitasi saluran air yang  dilakukan oleh Pemerintah Desa Wonosari. Upaya yang dilakukan pemerintah desa untuk menanggulangi dan mungurai permasalahan yang ada, maka diterbitkanlah Peraturan Kepala Desa Wonosari Nomor 3 tentang Sanitasi Saluran Air, untuk mengatasi permasalahan- permasalahan yang ada. Berdasarkan pembahasan   dapat disimpulkan bahwa Implementasi Peraturan Desa Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Sanitasi saluran air Di Desa Wonosari belum berjalan dengan baik dan optimal, yang dapat diamati dengan fenomena Sumber daya, masyarakat pelaku usaha belum sepenuhnya memahami  sanitasi  dan  terutama  pihak  pemerintah  desa  belum  banyak  yang mendapat pelatihan pengolahan limbah, Anggaran juga minim. Karakteristik pelaksana, masih kurangnya kesadaran pada warga yang terkait dalam pembentukan Perkades. Sikap   pelaksana, kekurangsiapan pelaksana dalam memberikan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya sanitasi lingkungan, khususnya pembudidaya. Komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, dilihat  dari  aspek  sikap  (disposition)  dalam  variabel  ini  masih  terkait  dengan adanya  kelompok  kepentingan  yang  pro  dan  kontra  terhadap  peraturan  kepala desa ini. Lingkungan ekonomi, sosial dan politik, peraturan kepala desa tentang sanitasi saluran air perlu mendapatkan dukungan dari semua elemen masyarakat, sebagai lingkungan ekonomi produktif dengan nuansa ramah lingkungan.

Y. Setyohadi Pratomo; Wahyu Wirasati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pembangunan desa wisata berbasis   unggulan   lokal dan   potensi sosial budaya di   Jawa Tengah   menjadi pilihan kebijakan strategis dalam   percepatan pembangunan desa dan mengatasi  masalahan  desa, terutama penanggulangan kemiskinan, kapasitas pelaku usaha dan  pengelola desa wisata. Penelitian  ini  bertujuan  menggambarkan tentang  potensi  dan masalah serta peluang pengembangan Desa Widarapayung Wetan di Kecamatan Binangun memiliki potensi beragam menjadi desa wisata, baik potensi bahari, seni budaya, kuliner desa dan pembelajaran bagi desa tangguh bencana. Perlunya ditingkatkan promosi dan kerjasama dengan pemangku kepentingan agar pengembangannya semakin menarik.

Agus Susanti

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Babershop by Ponco merupakan usaha dalam bidang menjual jasa potong rambut. Babershop by Ponco berdiri  sejak tahun 2003, berada di Perumahan Pondok Raden Patah Blok C I No. 1 – 2 RT. 04 RW. 03 Sayung Demak. Pemiliknya bernama Bapak Ponco Novian Mustoro, S.E., M.M. Persaingan dunia usaha semakin ketat, maka pelaku usaha harus bisa mempertahankan usaha dan dituntut untuk dapat menghadapi persaingan, dengan mengembangkan usaha supaya lebih maju dan lebih besar. Dalam menghadapi persaingan dan mengembangkan usaha dibutuhkan strategi untuk pengembangan usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan usaha Babershop by Ponco, mendeskripsikan keadaan lingkungan internal (kelebihan, kelemahan) dan eksternal (peluang, ancaman) Babershop by Ponco, menganalisis strategi pengembangan yang dapat diterapkan pada usaha Babershop by Ponco. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.

Khasanah, Mufidatul; Suliantoro, Adi

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perlindungan konsumen yang menggunakan kosmetik yang tidak terdaftar izin edarnya di BPOM, akibat hukum bagi pelaku usaha kosmetik yang tidak mendaftarkan izin edar produknya ke-BPOM dan solusinya. Metode penelitian yang digunakan Yuridis Normatif, dengan spesifikasi penelitian bersifat Deskriptif Analitis. Perolehan data menggunakan Data Sekunder melalui studi kepustakaan dan Teknik wawancara sebagai pelengkap dari data sekunder yang kemudian dianalisa menggunakan Metode diskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian, diperoleh simpulan bahwa akibat hukum bagi pelaku usaha kosmetik yang tidak mendaftarkan izin edar produknya ke-BPOM yaitu sanksi administratif dan sanksi pidana sesuai dengan Pasal 45, pasal 60 dan 62 Undang- Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999, Pasal 47 Ayat (2) Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 12 Tahun 2020, Pasal 20 Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1175/Menkes/Per/XII/2010 Tentang Notifikasi Kosmetik, Pasal 98, 106, 196 dan 197, UUNomor 36Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Solusi dari masalah tersebut adalah bahwa pelaku usaha sebelum mengedarkan produk kosmetik yang dihasilkannya diwajibkan untuk mendaftarkan terlebih dahulu produknya ke- BPOM, agar tidak terjadi komplain, gugatan bahkan sanksi pidana.   Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Kosmetik, Izin edar, BPOM

Kusumajaya, Robby Andika; Kurniawan, Dendy; Huda, Haris Ihsanil; Siswanto, Eko

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2020 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

KSP (Koperasi Simpan Pinjam) Makmur Mandiri bergerak dalam usaha perkreditan yang menyediakan pinjaman atau kredit sebagai mana koperasi pada umumnya. Sistem penerimaan pinjaman dalam KSP Makmur Mandiri yang sedang berjalan dilakukan dengan cara calon peminjam datang ke lokasi koperasi dengan mengajukan peminjaman kemudian karyawan mendata peminjam ke dalam form rekomendasi anggota setelah itu form rekomendasi anggota tersebut diberikan kepada pimpinan koperasi. Masalah yang terjadi pada KSP Makmur Mandiri adalah kehadiran pimpinan koperasi yang sering tidak ada di koperasi, sehingga pengajuan pinjaman yang ada di koperasi menumpuk dan tidak dapat segera di tentukan hasil kelayakan pinjaman. Selain itu masalah yang juga terjadi di koperasi adalah penilaian yang dilakukan pimpinan dalam menentukan kelayakan pinjaman masih bersifat subyektif yaitu hanya memberikan keputusan layak atau tidak seorang peminjam, tanpa memperhitungkan persentase nilai kelayakan pinjaman  tersebut. Solusi untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah sebuah keputusan penentuan kelayakan yang mampu membantu pimpinan dalam proses penilaian dan memberikan perhitungan tepat dalam menilai kelayakan pinjaman. Metode yang dapat mendukung keputusan adalah Fuzzy logic, karena penilain yang bersifat subyektif atau non-linear dapat dimodelkan dan dihitung secara tepat.

Rabiatus; Badariatul Lailiah; Windu Gata; Muhammad Ifan Rifani Ihsan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2020 STEKOM PRESS

Dunia bisnis khususnya dalam industri penjualan dimana-mana tidak di ambil kemungkinan banyak resiko yang di hadapi pembisnis untuk bisa melangsungkan usaha yang telah di dirikan akan selalu ada dan mendapatkan konsumen yang tetap membeli barang yang telah disediakan maka dari itu seorang entrepreneur dituntut untuk memiliki strategi dalam membaca peluang. Untuk menyiasati hal tersebut, tentunya pihak manajemen harus mampu menganalisa data yang ada untuk dijadikan bahan acuan untuk strategi diperlukan untuk komputerisasi. Pencarian judul penelitian dan abstraknya dipermudah dengan kata-kata kunci tersebut. berbisnis selanjutnya. Meubel Master borneo merupakan salah satu perusahaan yang memiliki resiko mendapatkan konsumen yang tetap dan harus memberikan atau meyediakan barang yang memiiki kualitas tinggi dan memberikan pelayanan yang akan diberikan kepada pelanggan yang setia membeli produk yang telah disediakan. Dengan menggunakan data mining yang merupakan knowledge discovery dikarenakan bidang yang berupaya untuk menemukan informasi yang memiliki arti yang berguna dari jumlah data yang besar, untuk menemukan pola (pattern) data dan memprediksi kelakuan (trend) dimasa mendatang [7]. Untuk mengetahui produk yang sering terjual dalam periode bulan Januari sampai bulan Mei 2019 diperlukan algoritma apriori yang ada di data mining. Dengan melakukan analisa keranjang belanja menggunakan metode asosiasi dengan Algoritma Apriori, dimana kombinasi itemset transaksi penjualan barang pada meubel master borneo menghasilkan 6 rules dimana minimum confidence sebesar 41,6 % dan minimum support sebesar 0,08% berdasarkan 35 transaksi penjualan dari 63 jenis barang pada meubel Master Borneo.

Muhammad Ainun Nasihin; Salma Egita Fitri Subagyo; Shintiya Anggi Erfariani; Siti Ning Farida; Subagyo, Salma Egita Fitri Subagyo

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2020 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis strategi bisnis di Era Normal Normal yang diterapkan oleh Beby's Coffee. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis SWOT (Strengths, Weaknees, Opportunity, dan Threat). Jenis penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan teknik purposive sampling pada pemilik usaha, karyawan, pengunjung Beby's Coffee. Hasilnya kemudian dianalisis dengan menggunakan metode SWOT. Hasil analisis yang telah dilakukan oleh Beby's Coffee menunjukkan bahwa strategi bisnis di Era New Normal ini dapat berjalan dengan lancar dan seimbang di tengah banyaknya pesaing. Dengan adanya kompetitor tersebut, menjadi tantangan tersendiri bagi para pemilik usaha untuk menciptakan inovasi guna mengembangkan usahanya. Di tengah Era Normal Normal ini, Beby's Coffee terus melakukan inovasi terbaru dengan membuat produk “Kopi Seliter” untuk meningkatkan daya tarik konsumen.

Febri isnawati; Devi Riri Yuliyani; Duryati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengadakan pelatihan wirausaha rumahan, ini memberikan kesan yang baik bagi peserta. Salah satunya adalah kegiatan pada hari pertama yaitu tanggal 21 Juli 2020. Dimana kegiatan yang mengawali deretan jadwal kegiatan pelatihan wirausaha ini adalah dengan mengadakan acara sosialisasi tentang wirausaha rumahan dan produksi Citruk. Produk yang dibuat nantinya akan dipasarkan sesuai dengan arahan tim pelaksana, sehingga memberikan manfaat untuk masyarakat agar bisa berkembang dan berwirasusaha meskipun hanya berperan sebagai Ibu Rumah Tangga, serta membantu peningkatan finansial keluarga. Peserta dalam kegiatan tersebut terdiri dari 40 Ibu Rumah Tangga, 20 Perempuan Remaja, dan 20 Perempuan Dewasa. Berlokasi di desa Patimuan RT 1 RW 7 Kecamatan Patimuan Kabupaten Cilacap.

Fitrian Prila Wardani; Amalia Nurul Azizah; Fina Oktaviani

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Sebagian besar masyarakat sudah mengetahui apa itu kain perca, kain sisa potongan yang sudah tidak terpakai tersebut ternyata masih bisa dimanfaatkan. Bahkan di tangan - tangan kreatif, kain perca dapat disulap menjadi barang-barang kerajinan yang trendi dan tentunya bermanfaat. Membuat kerajinan kain perca, ternyata tidak serumit yang kita bayangkan, cukup sedikit ketelitian dan kreatifitas kita saja.Pelaksanaan pelatihan pembuatan bross dengan kain perca sebagai bahan dasat menggunakan metode sebagai berikut : 1. Sosialisasi kegiatan pelatihan dan pendampingan pembelajaran konsep-konsep ilmiah yang relevan terkait pemanfaatan dan pengelolaan kain perca menjadi kerajinan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi grup yaitu memberikan waktu untuk tanya jawab tentang materi yang telah diberikan. 2. Pendampingan pelatihan melalui beberapa metode. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan materi secara menyeluruh terkait kegiatan. Selain metode ceramah juga menggunakan metode demonstrasi dan latihan. Metode ini dilakukan dengan mempraktekkan dan memberikan pelatihan dalam pembuatan bross dari kain perca kepada masyarakat. Pelatihan dibimbing pemateri dan setiap kelompok juga berkesempatan untuk saling bertukar pikiran, ide dan mengadakan latihan bersama untuk berkreasi dalam menghasilkan bross dengan berbagai variasi. 3. Pendampingan pelatihan dan manajemen pengembangan usaha yang baik. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, metode diskusi, dan latihan. Masyarakat yang hadir cukup antusias dalam mengikuti pelatihan pemanfaatan kain perca. Masyarakat menirukan apa yang dicontohkan oleh tim pelaksana, kebanyakan masyarakat belum pernah membuat bross dari kain perca. Namun, Alhamdulillah dengan adanya pelatihan, masyarakat dapat membuat bross dari kain perca bahkan salah beberapa masyarakat bisa membuat bross dengan sangat bagus sehingga tim pelaksana memberikan hadiah sebagai penghargaan dan apresiasi agar merangsang masyarakat untuk menekuni pemanfaatan kain perca untuk dijual, sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Desa Sudagaran Kecamatan Sidareja.Program Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dapat memberikan sumbangsih positif bagi kemajuan dunia pendidikan. Dari kegiatan yang telah dilakukan yaitu "Pelatihan Pembuatan Bross dengan Bahan Dasar Kain Perca" dapat menambah pengetahuan, meningkatkan pemahaman, kreativitas, produktivitas dan keterampilan serta tingkat ekonomi masyarakat Desa Sudagaran Kecamatan Sidareja.