Publication Search

70,713 articles from 616 journals · 1,760 citations tracked

Showing 141-160 of 3,031

Analytics

Amelia, Ivana; Fachruzzaman, Fachruzzaman; Fadli, Fadli; Hanif, Padlim

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Pengelolaan anggaran daerah memerlukan sistem pengendalian internal yang efektif serta penerapan manajemen risiko yang terintegrasi untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan secara optimal. Namun, pada praktiknya masih banyak pemerintah daerah menghadapi persoalan berupa rendahnya kualitas perencanaan, lemahnya pengawasan, ketidaktepatan prioritas belanja, serta belum optimalnya pemanfaatan sumber daya fiskal. Penelitian terdahulu umumnya membahas pengendalian internal dan manajemen risiko secara terpisah, sedangkan kajian mengenai sinergi keduanya dalam pengelolaan anggaran daerah, khususnya pada daerah dengan kapasitas fiskal terbatas, masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi antara internal control dan manajemen risiko dalam pengelolaan anggaran pada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internal control telah berjalan secara normatif melalui fungsi pengawasan APIP. Namun, penerapan manajemen risiko masih bersifat administratif dan belum menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan anggaran. Temuan ini menunjukkan kebaruan bahwa integrasi pengawasan internal berbasis risiko menjadi model penting dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Meli Ira Ferawati; Supriadi Supriadi; Syafrizal Syafrizal

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam keberhasilan organisasi, namun dalam praktiknya masih terdapat variasi kinerja yang dipengaruhi oleh faktor psikologis dan kondisi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, kesejahteraan kerja, dan semangat kerja terhadap kinerja pegawai pada CV Berkah Sarana Anugerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif, dengan populasi sebanyak 30 pegawai yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, kesejahteraan kerja, dan semangat kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh faktor psikologis dan kondisi kerja yang mendukung. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya peran organisasi dalam meningkatkan motivasi, kesejahteraan, dan semangat kerja pegawai guna mencapai kinerja yang optimal dan berkelanjutan.

Dewi Lestari, Olivia; Fitriani, Fitriani; Lisa Fitriana; Mochammad Isa Anshori

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Transformasi digital menuntut organisasi untuk meningkatkan kompetensi karyawan melalui program pelatihan, namun tingkat partisipasi karyawan sering kali masih rendah meskipun fasilitas telah tersedia secara memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Nudge Theory sebagai strategi dalam memengaruhi perilaku karyawan terhadap partisipasi program pelatihan, dengan fokus pada penerapan Choice Architecture dalam konteks manajemen sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur dengan strategi integrative review yang mengkaji berbagai publikasi ilmiah bereputasi terkait Behavioral Economics, human resource development, dan pembelajaran karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis nudge, seperti pengaturan default, penyederhanaan pilihan, dan penggunaan pengingat kontekstual, secara konsisten mampu meningkatkan partisipasi pelatihan karyawan secara sukarela. Selain itu, efektivitas intervensi tersebut dipengaruhi oleh integrasi dengan faktor motivasi intrinsik yang selaras dengan prinsip Self-Determination Theory. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa kerangka integratif yang menggabungkan perspektif Behavioral Economics dan human resource development, serta menawarkan implikasi praktis bagi HR leaders dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan berbasis perilaku.

Sri Yulianty Mozin; Sesilia U. Taidi; Marsha Oktaviani Sila; Fija Ahaya

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2026 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This study examines the relationship between organizational culture and the sustainability of public service innovation within government bureaucracy. Although many public service innovations show positive results in the initial stages, many do not sustain in the long term. This indicates the presence of fundamental factors affecting innovation sustainability, one of which is organizational culture. Organizational culture plays a role in shaping the behavior, values, and work methods of civil servants in providing services to the public. This study aims to analyze the role of organizational culture in supporting or hindering the sustainability of public service innovations. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this study analyzes 20 relevant scientific articles from 2002 to 2025. The results indicate that hierarchical, rigid, and administratively-oriented organizational cultures hinder innovation sustainability. Other factors such as low leadership support, limited incentives, and resistance to change also strengthen these barriers. Conversely, an open, collaborative, and adaptive organizational culture to change enhances the likelihood of innovation sustainability. In conclusion, the success of public service innovations is greatly influenced by the organizational culture underlying the behavior of civil servants. Therefore, transforming organizational culture to be more innovative and adaptive is a strategic step to strengthen the sustainability of innovation.

Syifa Ilmi Beandira Putri; Ari Khusumadewi

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Di PPK Alif Laam Miim, observasi menunjukkan bahwa santri kelas 7 dan 9 terus mengalami masalah mengelola waktu, seperti menunda tugas dan bingung karena jadwal bertabrakan. Dengan menggunakan triangulasi dan analisis tematik, studi kasus ini menggunakan wawancara dan observasi terhadap lima santri dan satu guru BK. Hasil menunjukkan bahwa budaya pesantren, disiplin, dan interaksi dengan layanan BK dipengaruhi oleh manajemen waktu. Guru BK berperan penting dalam menetapkan prioritas, membuat rutinitas, dan mendorong disiplin. Perubahan, seperti jadwal yang lebih terorganisir, sangat membantu santri. Meskipun penelitian terbatas pada sampel kecil dan satu lokasi, keberhasilan lebih dipengaruhi oleh kualitas interaksi konselor daripada disiplin semata.

kautsar, Lugan; Yitawati, Krista; Nugroho, Sigit Sapto

DINAMIKA HUKUM 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini menganalisis efektivitas hukum pelaksanaan lelang kendaraan dinas melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dalam memperkuat transparansi pengelolaan aset pemerintah. Permasalahan penelitian difokuskan pada bagaimana implementasi empiris mekanisme lelang berkontribusi, apakah pelaksanaan telah memenuhi Peraturan Menteri Keuangan, serta faktor kelembagaan yang memengaruhi efektivitasnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji kesesuaian antara kerangka regulatif dan praktik administratif dalam pelaksanaan lelang kendaraan dinas. Penelitian hukum empiris serta pendekatan kualitatif diaplikasikan sebagai metode dengan melaksanakan wawancara dan studi dokumen di KPKNL Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lelang elektronik meningkatkan transparansi prosedural melalui keterbukaan informasi, mekanisme yang terstandar, dan proses yang dapat ditelusuri. Namun, transparansi substantif masih dipengaruhi oleh kesiapan administrasi, koordinasi antar instansi, serta literasi digital masyarakat. Dengan demikian, lelang kendaraan dinas efektif secara prosedural, tetapi memerlukan penguatan kelembagaan guna mewujudkan tata kelola aset yang transparan dan akuntabel secara optimal.

Ulya, Iza Nikmatul; Nugroho, Sigit Sapto; Subadi, Subadi

DINAMIKA HUKUM 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 13 Tahun 2019 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani serta mengidentifikasi faktor penghambat pelaksanaannya dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris yang mengkaji hukum tidak hanya sebagai norma tertulis, tetapi juga sebagai praktik pelaksanaannya dalam masyarakat. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan aparatur Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, penyuluh pertanian, serta petani. Selain itu, penelitian juga menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi pemerintah daerah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan membandingkan ketentuan hukum dengan kondisi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah dilaksanakan melalui beberapa program perlindungan dan pemberdayaan petani, seperti bantuan sarana produksi berupa benih unggul, pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian, pelaksanaan program Asuransi Usaha Tani Padi, perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, serta kegiatan pelatihan dan penyuluhan bagi petani. Namun pelaksanaan kebijakan tersebut masih menghadapi beberapa hambatan, antara lain belum diterbitkannya Peraturan Bupati sebagai regulasi turunan, keterbatasan anggaran daerah, rendahnya partisipasi petani, serta koordinasi antarinstansi yang belum optimal sehingga pelaksanaan kebijakan belum berjalan secara maksimal dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Hakim, Feri Khoirul; Putranti, Honorata Ratna Dwi; Mardiyono, Aris; Suprapti, Sri

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik, kompensasi, dan work-life balance terhadap job embeddedness pada pekerja perempuan di Kawasan Industri Candi (KIC) Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 96 responden yang dipilih melalui teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap job embeddedness, sedangkan kompensasi dan work-life balance berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel juga berpengaruh signifikan terhadap job embeddedness. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor eksternal lebih dominan dalam meningkatkan keterikatan karyawan. Oleh karena itu, organisasi perlu meningkatkan sistem kompensasi yang adil serta mendukung keseimbangan kehidupan kerja guna memperkuat job embeddedness karyawan.

Ahmad Ahmad; Palupiningtyas, Dyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Industri manufaktur pangan di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam pengendalian biaya akibat ketidakefisienan operasional dan manajemen waktu yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efisiensi operasional dan manajemen waktu proyek terhadap pengendalian biaya pada PT. Macro Prima Pangan Utama. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential, mengintegrasikan analisis kuantitatif (regresi linear berganda, n=50) dan kualitatif (wawancara mendalam, n=15). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian biaya (β = 0,478; p < 0,01), demikian pula manajemen waktu proyek (β = 0,362; p < 0,01). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,602, mengindikasikan bahwa 60,2% variasi pengendalian biaya dapat dijelaskan oleh model. Temuan kualitatif mengkonfirmasi bahwa praktik preventive maintenance, standarisasi proses, dan monitoring jadwal produksi merupakan faktor kunci keberhasilan pengendalian biaya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur manajemen operasi di negara berkembang dan memberikan rekomendasi praktis bagi industri pangan untuk meningkatkan daya saing melalui efisiensi operasional dan manajemen waktu yang efektif.

Floren Sartika Ayu Humendru; Palupiningtyas, Dyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Transformasi digital dalam sistem pembayaran telah mengubah lanskap pengelolaan keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh penggunaan pembayaran digital terhadap praktik pengelolaan arus kas dan transparansi keuangan UMKM. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multipel diterapkan, melibatkan 14 pemilik/manajer UMKM di Kota Semarang yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembayaran digital mentransformasi pengelolaan arus kas melalui percepatan settlement (85,7%), otomatisasi pencatatan (92,8%), dan peningkatan efisiensi biaya (78,6%). Transparansi keuangan meningkat melalui ketersediaan audit trail digital (100%), pemisahan keuangan pribadi-usaha (71,4%), dan akurasi pencatatan (85,7%). Permintaan pelanggan dan kemudahan penggunaan menjadi pendorong utama, sementara gangguan konektivitas dan keterbatasan literasi digital menjadi penghambat. Penelitian ini memperkaya literatur adopsi fintech dengan perspektif kualitatif mengenai dampak pasca-adopsi pembayaran digital terhadap pengelolaan keuangan UMKM.

mugiyanto; Lutfiyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Transformasi digital menuntut pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memiliki kesiapan pemasaran digital agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Namun, kesiapan tersebut pada UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan masih bervariasi terutama pada aspek literasi digital, pemanfaatan infrastruktur, strategi pemasaran, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kesiapan pemasaran digital dengan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada seluruh anggota UMKM binaan kelurahan sebanyak 34 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Spearman untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur digital, strategi pemasaran digital, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan memiliki hubungan positif dengan daya saing usaha lokal UMKM, sedangkan literasi digital pemasaran tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Dukungan kelembagaan melalui pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi pemasaran digital terbukti memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi untuk promosi dan perluasan pasar. Kesiapan pemasaran digital yang lebih baik berkontribusi terhadap peningkatan visibilitas produk, akses pasar, dan keberlanjutan usaha lokal. Disimpulkan bahwa kesiapan pemasaran digital merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program pemberdayaan UMKM berbasis digital melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur digital, serta pendampingan kelembagaan yang terintegrasi di tingkat kelurahan

Nafisah, Aisyatun; Damayanti, Damayanti; Listiani, Nur

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Perilaku keuangan mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas YPPI Rembang diteliti untuk mengidentifikasi dampak fintech, literasi keuangan, dan gaya hidup hedonis. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data memakai kuesioner. Dengan memakai teknik pemilihan acak bert stratified proporsional, 75 partisipan dipilih sebagai sampel. Regresi linier berganda digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian memperlihatkan perilaku keuangan mahasiswa terpengaruh secara positif bersignifikan oleh fintech dan literasi keuangan, tetapi terpengaruh secara positif dan tidak signifikan oleh gaya hidup hedonis. Mahasiswa dengan tingkatan literasi keuangan yang tinggi dan kemampuan memakai fintech lebih cenderung bertindak secara metodis dalam hal keuangan mahasiswa. Selain itu, mahasiswa tidak membiarkan gaya hidup hedonis mendikte keputusan keuangan mahasiswa. Di sisi lain, fintech, literasi keuangan, dan gaya hidup hedonis semuanya memengaruhi perilaku keuangan dengan cara yang berbeda.

Yut Indah Sitohang; Suratni Ginting; Lilis Lilis

Logistics and Supply Chain Insights 2026 Indonesian Maritime Researchers and Lecturers

Ship berthing and departure planning is one of the crucial aspects in supporting the operational effectiveness of shipping companies. This study aims to analyze the important role of planners in ship berthing and departure activities in supporting marketing activities at PT. Nusantara Pasifik Sentosa Belawan. The method used in this research is a descriptive qualitative approach through observation and documentation study. The findings indicate that well-planned and coordinated ship berthing and departure activities provide a significant contribution to customer satisfaction, delivery punctuality, and the company’s image in the eyes of business partners. Effective planning also helps the company maintain service reliability and improve operational efficiency in port activities. However, several obstacles were identified, including lack of coordination between departments, limited information flow, and schedule disruptions caused by external factors such as weather conditions and port congestion. These challenges can affect the smoothness of operational activities and indirectly influence the company’s marketing performance. Therefore, strategies are required to improve human resource competencies, enhance digital communication systems, and strengthen cross-sector collaboration. With a well-structured planning system, PT.Nusantara Pasifik Sentosa is expected to improve its service quality and increase its competitiveness in the national shipping industry.

Eza Olivia; Deta Elisa; Nuzulla Aurora Brilian; M.Yusuf Bahtiar

Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study exaimines whether today’s youth represent a “saving generation” or a “forced generation” in respondingto rising inflation.the increasing cost of living has significantly affected young people’s consumption patterns,financial planning,and lifestyle choices.this researchaims to analyze how inflation influences the economic behavior of young people and to identify whether their frugality is driven by financial awereness or economic pressure.the study employs a qualitative descrective approach,using interviews and literature analysis to explore the experience of young individuals in managing their finances amid economic uncertainty.the findings indicate that although some young people demosntrate improved financial literacy and budgeting skills,many are compelled to reduce concumption,postpone personal goals,and limit social activities due to limited income and rising prices.Inflation has reshaped priorites,encouraging survival-oriented financial strategies rather than long-term wealth planning.the study concludes that the current generation reflects a combination of both conscious constraint.therefore,policy interventions,financial educations programs,and employment opportunities are essential to strengthen youth economic resilience.the implications of supporting young people in  developing sustainable financial habits while addressing structural economic challenges that influence their financial stability.

Davis Gufron; Mumu Zainal Mutaqin; Siti Yumsinah

Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study discusses the implementation of the concept of Islamic insurance in the Amanah Card product at Amanah Takaful Banten. In Indonesia, there are various economic activities such as trade, savings and loans, and Islamic financial institutions. Currently, the insurance sector is growing rapidly in Indonesia. There are two types of insurance in Indonesia, namely Islamic insurance and conventional insurance. However, conventional insurance poses concerns for Muslims due to the presence of elements such as riba (interest), gharar (uncertainty), and maysir (gambling). Therefore, Islamic insurance emerges as a risk protection system that prioritizes Sharia principles. The objectives of this study are: (1) to identify the concept of the Amanah Card product at Amanah Takaful Banten, (2) to examine the implementation of Islamic insurance principles in the Amanah Card product, and (3) to analyze how Amanah Takaful Banten improves the accessibility of the Amanah Card product. This research employs a qualitative approach using a field study method (direct observation in the field). Data were collected through interviews with informants, as well as observation and documentation methods. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Relevant literature includes theories on insurance, Amanah Card, and zakat management institutions, as well as previous studies that examine the implementation of Islamic insurance concepts in insurance products such as Amanah Card. The results show that the Amanah Card product is categorized as a microinsurance product. It implements Islamic insurance principles, including the use of contracts (akad) and management practices that comply with Sharia principles and do not violate existing regulations. The Amanah Card product can be accessed offline through registration with Duta MT Bertaawun and online through social media and the Amanah Takaful website. In conclusion, the Amanah Card product is considered compliant both from a Sharia perspective and regulatory standards.

Manafe, Yunus

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Misi gereja tidak hanya terbatas pada penginjilan dan pelayanan sosial, tetapi juga mencakup pendidikan. Pendidikan Agama Kristen menjadi alat penting dalam mewujudkan misi tersebut. Tujuan dari Pendidikan Agama Kristen bukan sekadar menanamkan nilai keimanan, tetapi juga sebagai manifestasi nyata dari misi gereja di dunia. Artikel ini memahami misi gereja sebagai pemberitaan Injil, pemuridan, dan pelayanan kasih yang dapat direalisasikan melalui pendidikan, terutama melalui karakter dan spiritualitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami misi gereja dalam konteks pendidikan agama Kristen dengan metode studi pustaka dan analisis data deskriptif. Hasil studi pustaka menunjukkan bahwa makna misi gereja dalam konteks pendidikan agama Kristen dipengaruhi oleh peranan pendidikan agama Kristen dalam mendukung misi tersebut.

Rayden Soegiarto; Elvira Wijaya

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Bangunan Landhuizen Kelengan di Kota Semarang, merupakan salah satu bangunan yang memiliki arsitektur Indische Empire Style. Arsitektur Indische Empire Style merupakan arsitektur yang bukan murni arsitektur Belanda, tetapi sudah beradaptasi dengan iklim setempat. Arsitektur Indische Empire Style hadir melalui karya arsitek Belanda dan diperuntukkan bagi bangsa Belanda yang tinggal di Indonesia, pada masa sebelum kemerdekaan Indonesia. Bangunan Landhuizen Kelengan dibangun pada awal abad ke 18, tetapi tidak ada data pasti mengenai tahun berdirinya bangunan tersebut. Fungsi awal bangunan ini merupakan sebuah rumah tinggal dari seorang pejabat VOC (Vereeniging van Oost-Indische Compagnië) yang bernama Tuan Klein, kemudian berpindah tangan kepada Be Biauw Tjoan, seorang pedagang, pebisnis, serta pemimpin masyarakat Tionghoa (opsir) di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya karakter arsitektur Indische Empire Style pada bangunan Landhuizen Kelengan di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu dengan melakukan observasi, pengukuran, pengambilan foto, serta dokumentasi  secara langsung di lapangan. Hasil penelitian pada bangunan Landhuizen Kelengan berupa temuan elemen penyusun fasad pada bangunan yang berarsitektur Indische Empire Style.

Malelak, Wilsye; Rissi, Marci

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Artikel ini bertujuan untuk memberikan suatu pemahaman tentang bagaimana peran dan tanggung jawab seorang guru dalam mempersiapkan peserta didik menjadi individu-individu yang sesuai dengan kehendak Allah. Peran guru juga sangat penting dalam membentuk karakter spiritual dan perkembangan peserta didik. Dalam konteks pendidikan Agama Kristen, tugas guru tidak hanya terbatas hanya pada aspek akademik, akan tetapi juga mencakup pembentukan moral dan spiritual peserta didik Yang  Berdasarkan Roma 12:2, yang mendorong umat untuk tidak hidup dengan pola dunia ini, tetapi mengalami pembaruan pikiran yang  dapat berkeadaan sesuai dengan kehendak Allah, guru memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan peserta didik agar mampu menghadapi tantangan dunia dengan nilai-nilai Kristiani melalui pembaharuan pikiran. Tanggung jawab guru ini dapat meliputi pendampingan dalam pengembangan pribadi, serta pembentukan karakter yang sesuai dengan ajaran agama kristen.  Dengan demikian, guru tidak hanya  sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual yang menuntun peserta didik untuk hidup sesuai dengan prinsip-prinsip moral yang benar yang sesuai dengan pengajaran Alkitab.

Putriana, Julisa; Dewi, Ester Yunita

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penulisan ini bertujuan guna untuk mengkaji peran teknologi dalam penyusunan desain pembelajaran di kelas pada era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi pembelajaran telah berkembang menjadi sistem yang terintegrasi, mencakup perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis. Pemanfaatan teknologi digital seperti Learning Management System, aplikasi desain kreatif, kecerdasan buatan, serta pula augmented reality terbukti mampu meningkatkan interaktivitas, fleksibilitas, dan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Selain memberikan kemudahan akses dan efisiensi, teknologi juga mendukung pembelajaran berbasis kompetensi melalui pemantauan dan evaluasi yang lebih akurat. Kendati, integrasi teknologi dalam desain pembelajaran memerlukan kesiapan guru, dukungan institusi, serta infrastruktur yang memadai agar pelaksanaannya berjalan optimal. Maka demikian dengan perencanaan yang tepat dan pendekatan yang adaptif, teknologi dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan mutu dan efektivitas pembelajaran di kelas.  

Nyethrea Baby; Yesita Ragil Kusuma Ningrum; Dela Tri Mulyani; Anandika Cahaya Putra Juliawan; Silvia Sindi Mareta +5 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Lingkungan rumah yang memiliki tempat penampungan air tanpa pengelolaan yang baik berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk vektor Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui penerapan perilaku 3M serta penggunaan larvasida abate pada wadah air yang sulit untuk dikuras. Kegiatan ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan Program GEMA (Gerakan Bersama Hapus Jentik) yang mengintegrasikan edukasi 3M dan pemberian abate sebagai langkah pengendalian jentik nyamuk di Desa Sambung. Program dilaksanakan pada tanggal 19–21 Januari dengan metode edukatif partisipatif melalui kunjungan rumah ke rumah. Tahapan kegiatan meliputi pemeriksaan keberadaan jentik, pemberian abate pada tempat penampungan air tertentu, serta edukasi mengenai penggunaan abate dan penerapan 3M. Evaluasi observasional dilakukan pada 22 Januari. Kegiatan ini menjangkau 1.360 rumah di empat dusun. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan lebih dari separuh rumah masih ditemukan jentik nyamuk. Setelah intervensi, persentase rumah yang berpotensi terdapat jentik mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa Program GEMA efektif dalam menekan potensi keberadaan jentik nyamuk serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan DBD.