Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1481-1500 of 1,570

Analytics

Delfi Heni Susanti; Dastin Pratiwi; Farida Hani Sri Wahyuni

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pandemi Covid-19 ini telah banyak memakan korban jiwa dan tentunya membawa dampak yang buruk bagi keberadaan negara kita. Banyak sektor pemerintah yang terbengkalai dan mengakibatkan kerugian akibat pandemi ini. Namun, disamping itu pemerintah dalam tugasnya sebagaimana yang terdapat dalam tujuan NKRI pada alinea keempat UUD 1945 yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah dan memajukan kesejahteraan umum. Hal tersebut menjadi acuan pemerintah memberikan layanan kepada masyarakat walaupun dimasa pandemi yang menerjang. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang menjelaskan terkait implementasi program PKH di Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang dengan menggunakan teori implementasi Ripley (Purwanto, Erwan Agus & Sulistyastuti, 2012) yang menggunakan metode wawancara untuk mendapatkan data primer. Responden dalam penelitian ini merupakan penerima manfaat dari program PKH. Melalui wawancara ini diketahui bahwa implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) masih menunjukkan kekurangan yang perlu diperbaiki ditahun berikutnya, yakni adanya keterlambatan penyaluran dana kepada masyarakat dan adanya masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai penerima. Namun, tidak mendapatkan program tersebut. Sehingga, hal ini menyebabkan proses implementasi menjadi terhambat di era pandemi saat ini.

F.X. Sugiyana

Penelitian ini menelaah pandemi Covid-19 yang menjadi peristiwa dari kehidupan umat manusia di dunia dalam tiga tahun ini. Pemerintah meminta para kepala daerah kabupaten dan kota untuk membuat langkah-langkah strategis mengurangi penyebaran Covid-19. Pembatasan gerak dan mobilitas segera dibuat. Kebijakan untuk bekerja, belajar dan beribadat dari rumah telah dikeluarkan. Seluruh aktivitas keagamaan yang menimbulkan kerumunan segerak ditutup. Gereja yang semula identik dengan persekutuan umat mendadak hilang dan tidak tampak. Gereja sepi dengan aktivitas, termasuk perayaan ekaristi. Situasi itu menimbulkan macam-macam perasaan, tanggapan dan refleksi umat atas kondisi yang terjadi. Kecemasan dan kekuatiran terjadi. Dalam kegiatan keagamaan, imam dan umat juga mengalami kemandegan dalam berkegiatan. Tiba-tiba muncullah tradisi perayaan Ekaristi secara online, suatu perayaan yang diadakan dari gereja dan kemudian dihubungkan dengan chanel youtube, sehingga umat dari tempatnya masing-masing bisa mengikuti perayaan ekaristi tersebut secara online. Ada pergulatan sendiri untuk memaknai pengalaman iman mereka. Apakah Tuhan sungguh hadir dalam perayaan yang diselenggarakan secara online? Gambaran Tuhan yang seperti apa yang terbangun dalam diri umat beriman di masa pandemi ini? Apakah kecemasan di masa pandemi ini melulu pengalaman psikologis seseorang atau juga pengalaman spiritual? Melalui pendekatan survey, studi ini menunjukkan bahwa kecemasan dan ketakutan yang muncul di masa pandemi Covid 19 sungguh merupakan pengalaman eksistensial sebagian besar umat beriman. Pandemi bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga menyatakan seluruh keberadaan hidup mereka di hadapan Tuhan. Tuhan dirasakan hadir sebagai yang tetap mengasihi dan melindungi. Pengalaman doa menjadi kekuatan umat untuk menjalani hidup di masa pandemi. Perayaan Ekaristi online walaupun menyimpan kekurangan tetapi tetap memberi kekuatan dan bekal rohani dalam kehidupan umat. Mereka tetap merasakan kehadiran dan campur tangan Tuhan. Oleh karena itu beriman di tengah pandemi menjadi suatu pengalaman unik bagi setiap orang beriman.

F.X. Sugiyana

Penelitian ini menelaah pandemi Covid-19 yang menjadi peristiwa dari kehidupan umat manusia di dunia dalam tiga tahun ini. Pemerintah meminta para kepala daerah kabupaten dan kota untuk membuat langkah-langkah strategis mengurangi penyebaran Covid-19. Pembatasan gerak dan mobilitas segera dibuat. Kebijakan untuk bekerja, belajar dan beribadat dari rumah telah dikeluarkan. Seluruh aktivitas keagamaan yang menimbulkan kerumunan segerak ditutup. Gereja yang semula identik dengan persekutuan umat mendadak hilang dan tidak tampak. Gereja sepi dengan aktivitas, termasuk perayaan ekaristi. Situasi itu menimbulkan macam-macam perasaan, tanggapan dan refleksi umat atas kondisi yang terjadi. Kecemasan dan kekuatiran terjadi. Dalam kegiatan keagamaan, imam dan umat juga mengalami kemandegan dalam berkegiatan. Tiba-tiba muncullah tradisi perayaan Ekaristi secara online, suatu perayaan yang diadakan dari gereja dan kemudian dihubungkan dengan chanel youtube, sehingga umat dari tempatnya masing-masing bisa mengikuti perayaan ekaristi tersebut secara online. Ada pergulatan sendiri untuk memaknai pengalaman iman mereka. Apakah Tuhan sungguh hadir dalam perayaan yang diselenggarakan secara online? Gambaran Tuhan yang seperti apa yang terbangun dalam diri umat beriman di masa pandemi ini? Apakah kecemasan di masa pandemi ini melulu pengalaman psikologis seseorang atau juga pengalaman spiritual? Melalui pendekatan survey, studi ini menunjukkan bahwa kecemasan dan ketakutan yang muncul di masa pandemi Covid 19 sungguh merupakan pengalaman eksistensial sebagian besar umat beriman. Pandemi bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga menyatakan seluruh keberadaan hidup mereka di hadapan Tuhan. Tuhan dirasakan hadir sebagai yang tetap mengasihi dan melindungi. Pengalaman doa menjadi kekuatan umat untuk menjalani hidup di masa pandemi. Perayaan Ekaristi online walaupun menyimpan kekurangan tetapi tetap memberi kekuatan dan bekal rohani dalam kehidupan umat. Mereka tetap merasakan kehadiran dan campur tangan Tuhan. Oleh karena itu beriman di tengah pandemi menjadi suatu pengalaman unik bagi setiap orang beriman.

Irja Tobawan Simbiak

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Studi ini bertujuan untuk melakukan tinjauan menyeluruh terhadap mekanisme partisipasi masyarakat yang diisyaratkan oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 17 Tahun 2012 dalam pelaksanaan studi AMDAL. Studi ini juga bertujuan untuk mendiskusikan berbagai potensi permasalahan dan implikasi dalam implementasi PerMenLH 17/2012 termasuk pembahasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi. Studi ini mendapati bahwa PerMenLH 17/2012, secara garis besar, menyediakan mekanisme untuk keterlibatan masyarakat pada proses AMDAL. Lewat PerMenLH 17/2012, masyarakat berkesempatan untuk mendapatkan pemberitahuan mengenai usulan kegiatan/ proyek termasuk proses penyusunan dokumen AMDAL, serta mengenai permohonan dan penerbitan Izin Lingkungan. PerMenLH 17/2012 juga menyediakan prosedur yang memungkinkan masyarakat untuk dapat memberikan saran, pendapat dan tanggapan. Tidak kalah pentingnya, PerMenLH 17/2012 juga mensyaratkan partisipasi masyarakat lewat perwakilan mereka di Komisi Penilai AMDAl. Walaupun demikian, analisis studi ini memetakan adanya sejumlah potensi permasalahan yang dapat berimplikasi pada terbatasnya proses partisipasi itu sendiri. Berbagai mekanisme yang diberikan masih kurang mendetil dan merupakan faktor utama yang memicu sejumlah potensi permasalahan tersebut. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun PerMenLH 17/2012 telah memberikan ruang partisipasi pada proses AMDAL, berbagai kekurangan pada mekanisme yang tersedia dalam PerMenLH 17/2012 berimplikasi pada terbatasnya partisipasi masyarakat. Karenanya, keterlibatan masyarakat yang bersandar pada PerMenLH 17/2012 perlu dilengkapi dengan mekanisme yang lebih memadai agar manfaatnya menjadi lebih maksimal.

tataningtyas, luluk; tataningtyas, luluk; Tjahjaningsih, Endang

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2022 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The existence of the internet creates a new paradigm in word of mouth communication, the phenomenon of e-wom is considered an evolution from traditional interpersonal communication to a new generation. In a study conducted by Meybiani et al., (2019), the results showed that the e-WOM variable had no significant effect on consumer buying interest, while Lita & Auliya (2019) gave the result that online reviews had no significant effect on repurchase intentions, trust in consumers. web has a significant effect on repurchase intentions, online transaction security has a significant effect on repurchase intentions, privacy has a significant effect on repurchase intentions. Meanwhile, in a study conducted by Sari (2021), it was explained that E-WOM had a significant positive effect on repurchase intention. The purpose of this study is to analyze and explain the effect of online shopping experience and the effect of e-wom on repurchase intentions through e-trust. This study uses an explanatory research type, which tries to explain the relationship between the variables contained in the study. The variables in this study are online shopping experience, E-Wom, e-trust and repurchase intention. The minimum sample used is 89 respondents, the researchers will take a sample of 100 respondents. The Adjusted R² value of 0.295 means that the influence of the online shopping experience variable (X1) and the e-wom variable (X2) can explain the variation of changes in the e-trust variable (Y1) of 29.5%, the Adjusted R² value of 0.369 means the magnitude of the online influence shopping experience (X1), e-wom (X2) and e-trust (Y1) variables on repurchase intention (Y2) by 36.9%

Tuti Anggarawati; Yuni Astuti

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Ada sebagian kondisi yang menyulitkan orang tua dalam menghadapi buah hati sehingga tanpa disadari mengatakan atau melaksanakan sesuatu yang tanpa disadari melakukan kekerasan pada anak yang bisa membahayakan atau melukai anak, biasanya tanpa alasan yang terang. Kejadian seperti inilah yang disebut kekerasan pada anak. Unsur- elemen yang mendorong terjadinya tindak kekerasan pada anak antara lain immaturitas/ketidakmatangan orang tua, kurangnya pengetahuan bagaimana menjadi orang tua, kemauan yang tak realistis kepada kecakapan dan perilaku anak, pengalaman negatif masa kecil dari orang tua, isolasi sosial, permasalahan rumah tangga, serta permasalahan obat-obat terlarang dan alkohol. Semua bentuk kekerasan pada anak secara lahiriah/jasmani terjadi saat orang tua frustrasi atau naik pitam, kemudian melaksanakan tindakan-tindakan agresif secara lahiriah, bisa berupa cubitan, pukulan, tendangan, menyulut dengan rokok, membakar, dan tindakan – tindakan lain yang bisa membahayakan si kecil. Sering penyiksaan lahiriah yakni hasil dari hukuman jasmani yang bertujuan menegakkan disiplin, yang tidak sesuai dengan usia si kecil. Banyak orang tua mau menjadi orang tua yang bagus, tapi lepas kendali dalam memecahkan perilaku sang anak. Penyiksaan emosi dengan  perbuatan merendahkan atau meremehkan   orang   lain   akan   mengganggu   pengerjaan   perkembangan   buah   hati selanjutnya. Dampaknya buah hati merasa tidak berharga untuk dicintai dan dikasihi, bayi tumbuh dalam kecemasan dan rasa tidak aman, lambat perkembangannya, atau alhasil mempunyai rasa percaya diri yang rendah. Bila berlangsung berulang-ulang dalam bentang waktu lama akan memunculkan cedera serius terhadap anak, dan meninggalkan bekas baik jasmani atau pun psikis, si kecil menjadi menarik diri, merasa tidak aman, sukar memaksimalkan trust kepada orang lain, perilaku merusak, dan sebagainya, seperti kurangnya rasa percaya diri,  kesusahan  membina  persahabatan,  perilaku  merusak  seperti  tiba-tiba  membakar barang atau berperilaku kejam terhadap binatang, beberapa mengerjakan agresi, menarik diri, penyalahgunaan obat dan alkohol, maupun kecenderungan bunuh diri. Agar anak terhindar dari kekerasan maka perlu upaya dari pemberdayaan masyarakat untuk terlibat secara aktif menurunkan angka kejadian kekerasan pada anak di saat pandemic covid. Edukasi tentang kekerasan pada anak dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keluarga sehingga keluarga mampu berfungsi dengan baik dan mampu menciptakan keluarga yang sejahtera.  

Indrasmitha, Gustyana; Yuswono, Irawan; Rahmadhani, Sari

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Penelitian ini terkait dengan situasi pandemi covid-19 yang melanda Indonesia, membuat UMKM melakukan perubahan cara penjualan. UMKM melakukan upaya dengan metode pemasaran untuk memecahkan masalah. Cara pemasaran harus sesuai dengan kondisi masyarakat yang terkena dampak. Penelitian ini mengkaji penggunaan metode pemasaran offline dan pemasaran online apakah dapat meningkatkan penjualan. Objek penelitian ini adalah responden yang berasal dari konsumen UMKM di toko buah Pak Desaya. Dimana UKM yang bergerak di bidang pemasaran sayur dan buah mengalami penurunan omzet penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran offline dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan omset penjualan. Pemasaran offline menciptakan nilai bagi pelanggannya dan membangun hubungan pelanggan yang baik dan mengambil nilai lebih dari tanggapan pelanggan sebagai imbalannya. Demikian juga pemasaran online berdampak positif terhadap peningkatan omset, karena mampu membangun dan menjaga hubungan dengan pelanggan. Kegiatan penjualan online dapat memfasilitasi pertukaran ide, produk, dan layanan yang dapat memuaskan konsumen

Hersugondo, Hersugondo; Salsabilla, Talitha Sahda; Lesticya, Widya; Yuliastuti, Nur Rachmalina; Sidabutar, Maxsuel Herianto

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Corporate governance is an important aspect in the company. The impact and implementation of corporate governance has become interesting for various companies because it substantially controls the management of institutions. This study analyzes the impact of elements of corporate governance (CG) which includes the composition of the board on the performance of banking institutions listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The research population involved 25 banking institutions which are commercial banks in Indonesia. The data taken has a span of 4 years (2017, 2018, 2019, and 2020). Spearman correlation is used to identify the relationship between corporate governance and banking financial performance. The results of this study indicate that there is a positive relationship or correlation between the number of board personnel and the financial performance of commercial banks. The number of independent directors has a positive significant relationship with ROA, ROE and EPS, job duality has a positive significant relationship with ROA and EPS, and board meetings have no significant relationship with financial performance.

Ruki Ambar Arum

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian yang digunakan dalam Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Implementasi Literasi Keuangan Terhadap Proses Pengambilan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. Kantor Cabang Tamalanrea Makassar. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu metode deskriptif yaitu mendasarkan pada hasil interview dengan informan. Untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam  Literasi Keuangan Keuangan Terhadap Proses Pengambilan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. Kantor Cabang Tamalanrea Makassar, penulis menggunakan pengamatan langsung ke lapangan serta melakukan wawancara pada pegawai yang bertanggung jawab pada Literasi Keuangan pada Pengambilan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Setelah melakukan analisa dan pembahasan masalah, penulis memperoleh kesimpulan bahwa Literasi Keuangan dalam Proses Pengambilan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. Kantor Cabang Tamalanrea Makassar sudah efektif, karena dengan diterapkannya Literasi Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. Kantor Cabang Tamalanrea Makassar memperoleh peningkatan laba serta memberikan dampak yang baik bagi perusahaan.    

Zaenudin, Nurul; Rochmani, Rochmani

DINAMIKA HUKUM 2022 Universitas Stikubank

Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup. Manusia sebagai makhluk hidup yang memiliki akal untuk memanfaatkan sumberdaya akan menyebabkan perubahan pada lingkungan. Kegiatan yang dilakukan oleh pelaku usaha harus memiliki tanggungjawab terhadap keberlangsungan dan keberlanjutan lingkungan hidup. Kewajiban yang harus dilakukan juga diatur oleh pemerintah pada Undang-Undang No. 32 tahun 2009 dan selanjutnya diganti dengan Undang-Undang No. 11 tahun 2020. Perbedaan pengkajian dan jenis sanksi yang diterapkan apabila tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penerapan sanksi administratif yang ada pada kedua peraturan tersebut apakah akan memberikan dampak terhadap ketaatan pelaku usaha. Analisis hukum lingkungan yang disampaikan pada penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Penerapan sanksi administratif terhadap pelaku usaha yang tidak memiliki rekomendasi persetujuan lingkungan akan mendapatkan sanksi administratif dan setiap pelaku usaha yang melanggar atau melakukan pencemaran terhadap lingkungan akan dikenakan sanksi pidana. Setelah mendapatkan sanksi administratif, pelaku usaha yang tidak memiliki rekomendasi persetujuan lingkungan wajib menyusun dokumen DELH dan/atau DPLH sebagai komitmen dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup yang disebebkan oleh kegiatan yang dilakukan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2021, sanksi administratif terdapat tambahan jenis yaitu denda admnistratif yang besaran nominalnya ditentukan berdasarkan kesalahn yang dilakukan pelaku usaha. Pada peraturan terbaru tidak terdapat sanksi pidana kepada pelaku usaha yang melakukan pencemaran pada lingkungan hidup. Adanya integrasi pengurusan izin usaha akan memberikan dampak positif, karena sebagai kegiatan preventif. Hal ini akan mengurangi sengketa hukum lingkungan.     Kata Kunci : Lingkungan, Hukum, Sanksi Administratif, Pidana, Denda

Trustorini Handayani; Sabila Nurjamilah

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

There has been a lot of rapid growth in Micro, Small and Medium-sized Enterprises (MSMEs) in Indonesia in recent years. MSMEs are critical to the overall health of the national economy. They are responsible for creating jobs and generating profits, which in turn helps support other parts of the economy. The development of MSMEs is hoped to reduce the unemployment rate, which will result in an increase in people's purchasing power and growth in the country's economy. The purpose of the study is to see an overview of how business motivation and performance and the impact of business motivation on the performance of business actors. The population is 461 business actors. The sampling technique using the Slovin Formula was obtained by a sample of 81 people. The analysis method in this study uses descriptive and verificatif analysis consisting of regression analysis, correlation, coefficient of determination. The results of the descriptive analysis show that business motivation has a score of 81.36 which means that business actors have excellent business motivation with the lowest score on the expectation indicator and the highest score on the intensive indicator. As for the Business Performance variable, it has a score of 69.52 which means that business actors already have good business performance with the lowest score on the indicator of increasing sales and the highest score on the indicator of increasing profits. The results of the verificative  analysis Business motivation has a significant effect on business performance in the Sukaregang Kulit Industry Center, Garut Regency. Good business motivation is needed to support business performance.

Karmanis Karmanis

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Demokrasi mengamanatkan adanya persamaan akses dan peranserta penuh bagi laki-laki maupun perempuan, atas dasar prinsip persamaan derajat, dalam semua wilayah dan tataran kehidupan publik, terutama dalam posisi-posisi pengambilan keputusan. Platform Aksi Beijing dan Konvensi tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women atau CEDAW) merekomendasikan agar semua pemerintah di dunia agar memberlakukan kuota sebagai langkah khusus yang bersifat sementara untuk meningkatkan jumlah perempuan di dalam jabatan-jabatan appointif (berdasarkan penunjukan/pengangkatan) maupun  elektif  (berdasarkan  hasil  pemilihan)  pada  tingkat  pemerintahan  lokal  dan nasional. Kajian ini mengunakan pendekatan kualitatif,  Analisis data yakni: reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Keabsahan data: derajat kepercayaan, keteralihan, ketergantungan, kepastian. Hasil kajian, Organisasi-organisasi intrernasional yang  berkecimpung dalam  urusan perempuan di  dunia  politik.  Salah  satu  organisasi adalah Inter-Parliamentary Union (IPU) yang telah menjadi perintis upaya menggali informasi komparatif tentang perempuan yang terjun di dunia politik. Meskipun banyak tempat jumlah mereka sangat kecil, sesungguhnya para anggota parlemen perempuan dapat bekerja secara efektif dan menghasilkan dampak yang nyata. Perlu ada upaya meningkatkan jumlah perempuan di parlemen menuju strategi-strategi untuk memperkuat kemampuan mereka dalam membuat keputusan di parlemen. Kuota merupakan salah satu mekanisme yang paling efektif untuk menjamin akses perempuan menuju kekuasaan politik. Negara-negara yang memiliki massa kritis kaum perempuan (30 persen) di parlemen, dewan-dewan legislatif, membuktikan adanya pemberlakuan sistem kuota itu, baik yang diterapkan secara sukarela oleh partai-partai politik maupun yang digariskan oleh undang-undang.

Pratiwi Tedjo

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Indonesia mulai memperjuangkan hak-hak perempuan sejak era R.A. Kartini. Perjuangan tersebut  terus   dilakukan  untuk  memperjuangkan  hak-hak  bagi  perempuan  dalam kehidupan sehari-hari. Kini perempuan mendapat hak yang sama mulai dari pandangan hukum, pekerjaan, beban pekerjaan, maupun politik. Kehidupan politik menyangkut seluruh kegiatan yang mempengaruhi jenis kebijakan yang disesuaikan untuk masyarakat dan bagaimana penerapannya. Seseorang yang berpartisipasi dalam kehidupan politik maka akan memberikan dampak bagi pelaksanaan suatu kebijakan. Perjuangan politik di Indonesia berawal dari pengesahan konstitusi yang membuat peran perempuan semakin meningkat dalam kancah perpolitikan Indonesia. Mulai muncul tokoh- tokoh politik perempuan yang mengisi lembaga eksekutif maupun legislatif.

Diah Ayu Mawarti; Gunadi Agung Wibowo

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola asuh yang diterapkan  oleh orang tua pada keluarga buruh pabrik rokok terhadap anak  dan dampak pola asuh dalam membentuk perilaku sosial anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah keluarga buruh pabrik rokok. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, participant observation serta studi dokumen. Hasil penelitian  menunjukkan, Pola asuh anak yang dipraktekkan oleh keluarga buruh pabrik rokok pada anak usia dini di Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus antara lain pola asuh otoriter, demokratis, dan permisif. Dampak pola asuh yang dipraktekkan oleh keluarga buruh pabrik rokok membentuk perilaku sosial anak.

Ernawati Hatuwe

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kecemasan adalah suatu perasaan takut akan terjadinya sesuatu yang disebabkan oleh antisipasi bahaya dan merupakan sinyal yang membantu individu untuk bersiap mengambil tindakan menghadapi ancaman. Pengaruh bencana yang terjadi dalam kehidupan dapat membawa dampak terhadap kesehatan fisik dan psikologis. Tujuan penelitian mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi di Desa Kamarian Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional Study, Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling Purposive Sampling yang berjumlah 43 responden, Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini didapatkan ada hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi dengan uji statistic p=0,003<005, tidak ada hubungan antara usia dengan tingkat kecemasan pada masyarakat  pengungsian pasca gempa bumi dengan uji statistic p=0,020 <0,05, dan hubungan antara pengetahuan  dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi uji statistic p=0,865>0,05.

Eni Purwanti

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Anak Indonesia merupakan aset yang sangat besar sebagai potensi sumber daya manusia yang tak ternilai harganya. Anak jalanan adalah anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melakukan kegiatan hidup sehari-hari di jalanan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tindakan sosial anak jalanan yang berdampak pada  ketertiban di Kawasan Lima kota Semarang. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini yaitu  observasi, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian ini: 1) Anak jalanan cenderung bersikap tidak peduli dengan lingkungan disekitarnya, 2) kebiasaan anak jalanan dalam berinteraksi sering mendapat tanggapan negatif  dari masyarakat, 3) Tindakan spontan yang dilakukan komunitas anak jalanan dalam berinteraksi mengganggu ketertiban umum. Kesimpulan: Dampak Tindakan sosial anak jalanan yang mengganggu keamanan, kenyamanan dan ketertiban umum.

Robertus Surjoseto; Devy Sofyanty

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penyakit kanker serviks merupakan penyakit kronis yang mempunyai dampak negatif terhadap fisik maupun psikologis. Dampak psikologis yang terjadi yaitu kecemasan dan depresi. Biasanya respon terhadap kenyataan, ancaman kehilangan dan kesakitan dalam bentuk manifestasi suasana cemas berkepanjangan yang menetap atau timbul sewaktu waktu, timbul pula gambaran diri yang buruk dan merasa kehilangan harapan. Kualitas hidup pasien kanker dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti fisik, sosial dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kecemasan dan depresi terhadap kualitas hidup pasien kanker serviks di Rumah Sakit dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah 58 orang pasien di Rumah Sakit dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta,  pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kuesioner. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kecemasan dan depresi mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker serviks. Dari hasil penelitian ini peneliti mencoba merancang intervensi konseling kelompok dan support group agar pasien memiliki sarana berbagi dan mendapatkan dukungan social

R. Agrosamdhyo

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemasaran digital hasil pendanaan di Lembaga Filantropi Islam (Studi Kasus Dompet Sosial Bali Madani). Penelitian ini menggunakan sistem SPSS 24 dengan pendekatan kuantitatif dengan  observasi, penyebaran kuesioner, dan  validasi data. Populasi  penelitian ini adalah Muzakki dan para donatur dari Lembaga Amil Zakat Dompet Sosial Madani Bali, dan saat ini sampel penelitian menggunakan metode Slobin sebanyak 66 orang. Dari hasil survei, kami menemukan hal berikut. Pemasaran digital memberikan dampak positif dan signifikan terhadap hasil pendanaan NIS di LAZ Dompet Sosial Madani Bali.  ZIS Funding Officer LAZ Dompet Sosial Madani Bali akan dengan baik dan tepat meningkatkan perolehan produk layanan baik offline maupun online sehingga nantinya Muzakki dan donatur dapat memahami tujuan penggalangan dana ZIS.

Sawaluddin Siregar

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Pada tahun 2019 wabah virus melanda Negara cina wuhan yakni yang dimana virus tersebut dinamakan virus corona atau virus-19. Dan dinyatakan bahwa penyakit tersebut dikatakan sebagai pandemi.sehingga virus tersebut mulai masuk ke indonesia pada 2 maret 2020 bahkan tidak hanya di Indonesia bahkan seluruh dunia merasakan dampak covid-19 tersebut. Akibat wabah ini banyak yang merasa was-was  merasa takut dengan orang-orang sekitar, dan akibat wabah ini banyak orang-orang yang kehilangan pekerjaannya. Dan bahkan akibat covid-19 ini pemerintah menutup semua kegiatan yang diluar ruangan. Dan bahkan apabila keluar ruangan maka harus mematuhi peraturan 3M yaitu memakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak dengan orang-orang. Hal ini dilakukan guna untuk mencegah penyebaran covid-19. Bahkan covid-19 merupakan bencana yang tidak wajar karena disebabkan oleh serangkaian yang tidak wajar yakni yaitu berupa penyakit yang mematikan. Penyebaran covid-19 berdampak pada seluruh kegiatan hari-hari masyarakat contohnya seperti melakukang sholat berjamaah lima waktu dimasjid, karena munculnya penyakit atau virus tersebut masyarakat menghentikan pelaksanaan sholat berjamaah lima waktu dimasjid, dan menganjurkan sholat di rumah masing-masing hal ini disebabkan karena takut akan terpapar covid-19. Bahakan selurus masyarakat setempat melakukan hal tersebut.  

Lisdayani, Fitria; Selvia Putri, Shella; Desmawan, Deris

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Ketimpangan sosial adalah perkara tahunan yang ada pada negara berkembang misalnya Indonesia. Adanya kesenjangan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain ketidaksiapan masyarakat terhadap pandemi, kebijakan pemerintah, dan dampak globalisasi. Kesenjangan ini dapat menimbulkan kecemburuan sosial yang berdampak pada kehidupan masyarakat, putus sekolah dll. Ketimpangan sosial erat kaitannya dengan kemiskinan. Kemiskinan sendiri merupakan masalah yang seolah-olah sudah ada di masa lalu, namun berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasinya. Pandemi Covid-19 telah memberikan tekanan tambahan pada perekonomian negara, terutama populasinya yang kecil, karena semua kegiatan telah sangat dibatasi selama dua tahun terakhir. Para kurcaci semakin menyesali kurangnya kesempatan kerja, dan menjadi sulit untuk menemukan sesuap nasi untuk mereka. Pasal 34 ayat (2) UUD 1945 menetapkan bahwa negara menyelenggarakan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memperkuat masyarakat yang rentan dan diberkati sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. Anehnya, banyak pejabat telah melihat peningkatan aset selama pandemi. Hal ini ironis, mengingat masyarakat kesulitan mencari peti mati rupiah, namun rejeki pejabat justru meningkat.