Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 12281-12300 of 12,983

Analytics

Iik Suryati Azizah; Tini Utami; Sulida Erliyana

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Komunikasi pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan di KPRI Eko Proyo Kecamatan Tembarak, sedikit terhambat karena tingkat kualitas sumber daya manusia karyawan yang belum maksimalDari latar belakang tersebut, maka permasalahan yang muncul adalah: Bagaimana proses komunikasi pengawasan dalam rangka efektifitas kerja pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Eko proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung. Sedangkan tujuannya untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi pengawasan dalam rangka efektifitas kerja pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Eko proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung.  Berdasarkan perumiusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini, maka bentuk dan strategi penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam rangka mencapai efektifitas organisasi sudah dilakukan langkah-langkah simultan  terhadap seluruh komponen organisasi KPRI Eko Proyo Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung. Tingkat efektifitas organisasi harus dimulai dari efektivitas individu, efektivitas kelompok dan secara komulatif akan terwujud efektifitas organisasi. Dalam rangka mencapai efektifitas organisasi juga perlu memperhatikan perkembangan usaha di luar koperasi. Dengan demikian wujud persaingan dunia usaha juga harus menjadi pertimbangan dalam rangka mempersiapkan organisasi dalam mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan anggota.

Utami Cahyaningtyas; Rini Werdiningsih

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis faktor lama penyembuhan kaki diabetes/ulkus diabetikum pada pasien DM Tipe 2. Ulkus kaki sebagai komplikasi dari diabetes melitus tipe 2 memberikan prevalensi pasien ulkus kaki diabetik (UKD) berkisar 41% dari populasi umumnya, dengan prevalensi yang lebih tinggi pada manula. Sekitar 14-24% pasien UKD memerlukan amputasi dengan rekurensi 50% setelah tiga tahun. Sekitar 15% pasien diabetes mengalami tukak kaki dan 15-20% dari ini memerlukan amputasi. Amputasi kaki diabetik cenderung terjadi seiring dengan kenaikan tingkat kematian atau morbiditas dari waktu ke waktu. Untuk mengurangi tingkat amputasi pada pasien diabetes melitus tipe 2, perlu adanya penyembuhan dengan mengetahui faktor yang mempengaruhi lama penyembuhan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dari beberapa buku dan jurnal. Didapatkan hasil bahwa penggunanaan antibiotik, faktor kebersihan ulkus kaki, faktor tingkat keparahan infeksi saat datang, dan faktor kondisi imunitas dan gizi pasien mempengaruhi lama penyembuhan pada pasien DM Tipe 2.

Berlinda Ayu Adeti; Charis Christiani

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Tujuan    pelaksanaan    reformasi    administrasi dan birokrasipemerintahan    daerah    adalah    untuk meningkatkan kualitas  layanan publik di daerah, untuk menjadikan kinerja organisasi pemerintah daerah yang lebih efektif, menyentuh kebutuhan masyarakat di daerah, memaksimalkan pengelolaan sumberdaya pembangunan berbasis kepentingan  masyarakat.Reformasi administrasi dan birokrasi pemerintah daerah dapat  diwujudkan  dalam  tiga  hal,  yaitu  pertama  adalah  a)  penguatan  pada  regulasi  dan  kebijakan pemerintah; b) penerapan e-government dane-governance dan c) kerjasama antar pemerintah bertujuan  pertama,memperkuat  pemerintahan  di  daerah,  meredifinisi hubungan  pusat  dan  daerah,  daerah  dengan  daerah  lainnya Kedua, reformasi mendorong  partisipasi  dan  kepercayaan  publik  kepada  pemerintah daerah melalui  system  kerja  yang trasfaran,efektif, efisien,responsif dan di dukung oleh akuntabilitas yang tinggi Rekomendasi, diperlukan sinergitas antar  pemerintah  yang  bertumpu  pada  kepentingan  nasional dan kepentingan masyarakat,   menyusun regulasi   dan   kebijakan   yang   bersifat   fleksibel,   adaptif,   kreatif   dan   dapat mendorong  peningkatan  kapasitas  daerah  dalam  mengelola potensi  daerah,  serta  mampu  bersaing  pada era kekinian dan di masa mendatang.

Anggit Saputro; Permadi Mulajaya

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Administrasi Pada Bagian Tata Usaha di Kantor Gubernur Jawa Tengah serta faktor penghambat. Fokus penelitian ini yaitu Kualitas Pelayanan Administrasi yang meliputi Prosedur pelayanan, Produk layanan, Waktu dan penyelesaian, Sarana dan prasarana dan Kompetensi petugas pelayanan. (1) Kualitas Pelayanan Administrasi Pada Bagian Tata Usaha di Kantor Gubernur Jawa Tengah sudah diterapkan dimensi kesederhanaan prosedur pelayanan, produk layanan yang sesuai dengan ketentuan, kepastian waktu penyelesaian pelayanan, ketersediaan sarana dan prasarana dan kompetensi petugas/aparatur yang sesuai dengan kebutuhan dalam memberikan pelayanan beserta indikatornya. Namun ada beberapa indikator yang belum berjalan sesuai dengan keinginan pegawai sekretariat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai penerima layanan, antara lain sarana dan prasarana yang belum lengkap, ketidakdisiplinan waktu pegawai/staf yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian dokumen dan minimnya tingkat kesadaran pegawai sekretariat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (2) Faktor penghambat pelaksanaan pelayanan Administrasi Pada Bagian Tata Usaha di Kantor Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah adalah kurangnya sarana prasarana seperti kursi, file kabinet, ruangan khusus arsip, komputer dan mesin scanner, ketidakdisiplinan waktu pegawai/staf yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian dokumen dan minimnya tingkat kesadaran pegawai sekretariat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai penerima layanan.

Wasis Tejo Leksono; Tri Lestari Hadiati

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Penyelenggaraan Keprotokolan merupakan salah satu elemen penting dalam penyelenggaraan pemerintahan guna mewujudkan tata pemerintahan yang baik. Unit kerja yang menangani keprotokolan adalah Sub Bagian Protokol pada yang masuk dalam bagian Humas dan Protokol, Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.. Bentuk kegiatan keprotokolan meliputi tata tempat, tata upacara dan tata penghormatan. Pelaksanaan tata tempat sudah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun belum seluruh pengaturan tata tempat maupun Lay Out dapat dilaksanakan secara optimal pada setiap kegiatan di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kendala-Kendala dalam penyelenggaraan keprotokolan meliputi faktor yang bersifat administratif dan faktor yang bersifat teknis. Faktor yang bersifat administratif berkaitan dengan anggaran, Peraturan pelaksana dan teknis, koordinasi antar instansi yang terkait, dan jumlah personil yang belum optimal. Sedangankan faktor yang bersifat teknis berhubungan dengan ketersediaan sarana dan prasarana di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Ito Marjuki Yuliyanto; Aris Toening Winarni

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

  Dampak Covid-19 yang dirasakan oleh seluruh dunia tidak hanya masalah kesehatan tetapi juga dirasakan oleh masyarakat adalah kerentanan ekonomi, terutama kelompok miskin dan terpinggirkan. Prediksi sebuah studi menunjukkan bahwa angka kemiskinan akan meningkat akibat Covid-19 dan berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi nasional. Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang sedang terjadi saat ini merupakan permasalahan dunia. Hal ini dibuktikan dengan ditetapkannya Covid-19 sebagai Pandemi Global oleh WHO. Tujuan penelitian ini adalah mendekripsikan dan menganalisis partisipasi masyarakat pada program Gubernur Jawa Tengah dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa pemerintah Jawa Tengah telah menguarkan program Jogo Tonggo dalam menangani wabah Covid-19, namun faktanya hingga saat ini permasalahan belum terselesaikan dengan baik. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat dan peran serta masyarakat terhadab bahaya wabah Covid-19, sehingga dibutuhkan beberapa tindakan seperti peningkatan kualitas anggota Jogo Tonggo, adanya evaluasi dan pemilihan media sosial.

Iin Ningsih

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

  Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi perencanaan dan program Penerima Bantuan Langsung Tunai ( BLT ). Evaluasi dan pengawasan terhadap penyaluran dan pencairan dana program Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta tanggapan masyarakat terhadap program Bantuan Langsung Tunai tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang, Penelitian ini adalah penelitian evaluatif atau ex post facto fokus penelitian ber subjek pada masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang, Dengan Tekhnik pengumpulan data dengan metode wawancara dengan berpedoman dan dokumentasi. Dengan teknik  pengambilan sample adalah cluster  random sampling, dengan sample 6 Desa dan 20 orang masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai responden. Dengan teknik Wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Proses perekrutan terhadap penerima BLT  di Kecamatan Wonotunggal masih belum tepat sasaran karena dengan menggunakan metode yang kurang tepat, sehingga mengakibatkan beberapa warga masyarakat  salah sasaran, yang seharunya tidak menerima BLT jadi penerima BLT; (2) Pencairan serta penyaluran dana berjalan dengan terbuka, transparan dan lancar, dengan penerimaan sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per tiga bulan per warga ,asyarakat penerima;(3) Dalam pelaksanaan penyaluran BLT di Kecamatan Wonotunggal telah dilakukan pengawasan pada proses rekrutmen  maupun pencairan dana; (4) Respon dan tanggapan masyarakat sangat senang dan posistif  terhadap adanya program pelaksanaan BLT karena sangat membantu warga masyarakat yang ekonominya dibawah sejahtera.

Riska Chyntia Dewi; Suparno Suparno

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Penyelenggaraan pelayanan publik merupakan upaya negara untuk memenuhi kebutuhan dasar dan hak-hak sipil setiap warga negara atas barang, jasa, dan pelayanan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Di Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan kepada negara agar memenuhi kebutuhan dasar setiap warganya demi kesejahteraannya, sehingga efektivitas suatu sistem pemerintahan sangat ditentukan oleh baik buruknya penyelenggaraan pelayanan publik. Penyelenggara pelayanan publik di Indonesia adalah semua organ negara seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten, Kota). Dalam hal ini, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pun pada aliena ke-4 secara tegas menyatakan bahwa salah satu tujuan didirikan Negara Republik Indonesia adalah untuk memajukan kesejahteraan publik dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Faktor yang mempengaruhi tidak berjalannya pelayanan publik dengan baik yaitu: Masalah struktural birokrasi yang menyangkut penganggaran untuk pelayanan publik. Yang mempengaruhi kualitas pelayanan publik adalah adanya kendala kultural di dalam birokrasi. Selain itu ada pula faktor dari perilaku aparat yang tidak mencerminkan perilaku melayani, dan sebaliknya cenderung menunjukkan perilaku ingin dilayani. Kondisi birokrasi Indonesia saat ini sudah tidak sesuai dengan tuntutan organisasional yang baru. Di Indonesia, birokrasi di departemen atau pemerintahan paling rendah, yang diutamakan adalah masukan dan proses, bukan hasil. Karenanya, yang selalu diperhatikan oleh para pelaku birokrasi adalah jangan sampai ada sisa pada akhir tahun buku.

Wahju Wibowo; Imam Nuryanto

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2022 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Measurement of customer satisfaction is something that should be done by a public service organization periodically, improving performance on the right attributes will have a positive impact, namely increasing satisfaction of public service users. This study aims to measure customer satisfaction of public service users by integrating the servqual model and the cartesian diagram model. The analysis tool uses SPSS, with a sample of 121 respondents. The results showed that the quality of public services at the Shipping Polytechnic of North Sulawesi was good, at an average performance score of 8.79 from the rating scale range, and was able to satisfy the expectations of service users. The main dimensions that must be improved immediately are reliability, assurance and tangible. At the attribute of service requirements information, service completion time period information and service supporting infrastructure facilities. With the findings of this study, it is hoped that public services can be improved and the attributes of services that are already good can be maintained.

Deandra Vidyanata

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2022 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Service quality and customer satisfaction are important predictors that shape customer loyalty in the hospitality industry. The fulfillment of these two things can maintain the sustainability of the organization in the long term. This study aims to examine the effect of service quality on customer loyalty, the effect of service quality on customer satisfaction, customer satisfaction on customer loyalty, and the mediating effect of customer satisfaction on the relationship between service quality and customer loyalty. The population of this research is all consumers of one of 5-star hotels in Jakarta, with purposive sampling method with the criteria of having stayed at the hotel more than 3 times. The results of this study indicate that all hypotheses are accepted,which means that service quality affects consumeraloyalty, service quality affects consumer satisfaction,customer satisfaction affects loyalty, and consumer satisfaction mediates the influence between service quality and consumer loyalty.

Sinaga, Riswanto; Sinaga, Riswanto; Aminah Aminah

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2022 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

To determine whether or not a business is feasible, a business feasibility analysis is needed. This study will analyze the feasibility of vannamei shrimp pond cultivation in Bumi Pratama Mandira Village, Ogan Komering Ilir Regency, South Sumatra Province which is carried out semi-intensively so that it can lead to the possibility of experiencing profits or losses. The purpose of the study was to determine the amount of investment costs, total production costs, income and income as well as a feasibility study using the calculation of Break Even Point (BEP), R/C Ratio, B/C Ratio, Return on Investment (ROI), and Payback Period. (PP) vannamei shrimp farming business. This research is a qualitative and quantitative research. The population in this study were people who worked as vaname shrimp cultivators in Bumi Pratama Mandira Village, so that in this study a sample of 3 vaname shrimp cultivators was used using purposive sampling technique as a sampling technique. Types of research data in the form of primary data and secondary data. The results of this study are the third effort of vannamei shrimp farmers in Bumi Pratama Mandira Village, Ogan Komering Ilir District, South Sumatra Regency.

Suharyadi

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2022 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

For an organization, speed and accuracy in obtaining information has become a necessity. The existence of an information system becomes a necessity to solve the problem of speed and accuracy in accessing information. XYZ Electronic Store before implementing the information system, had difficulty in knowing quickly and accurately about sales information and how much the store's debt had not been paid. The research method used in this research is observation, interviews and design and implementation of the system. Design system design with DFD, ERD and implementation with PHP programming language. Design system design with the prototype method. After implementing the sales accounting information system and debt recording, the problems faced by XYZ Electronic Store can be resolved. Information on the number of sales in a certain period can be quickly identified, and can schedule debt payments. Debt payment time can be set because the system records all complete debt lists along with the due date.

syafruddin; Sahur, Askariani

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) semakin lama semakin strategis dan bergerak mengikuti kebutuhan zaman. APIP  diharapkan menjadi agen perubahan yang dapat menciptakan nilai tambah  ada produk atau layanan instansi pemerintah. APIP sebagai pengawas  intern pemerintah merupakan salah satu unsur manajemen pemerintah yang penting dalam rangka mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance) yang mengarah pada pemerintahan/birokrasi  yang bersih (clean government). Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 (pasal 24) pengawasan terhadap urusan pemerintahan di daerah dilaksanakan oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) sesuai dengan fungsi dan kewenangannya. Aparat Pengawas Intern Pemerintah adalah Inspektorat Jenderal Departemen, Unit Pengawasan Lembaga Pemerintah Non Departemen, Inspektorat Provinsi, dan Inspektorat Kabupaten/Kota.

MALLAWI, M. NATSIR; NATSIR, NURASIA; MAPPISABBI, A.M. FADLI; Azis, Abdul

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan sebagai gambaran sikap kepemimpinan, motivasi, dan kinerja Dosen STIA YAPPI  Makassar, sikap kepemimpinan,dan motivasi secara simultan terhadap kinerja Dosen STIA YAPPI  Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Dosen STIA YAPPI Makassar,Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi atau 10 orang, Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Ukuran sampel tersebut sesuai dengan pendapat Roscoe (dalam Sugiyono,2008:74) yang menyatakan bahwa ukuran sampel dengan melakukan analisis multivariate (korelasi atau regresi ganda) maka jumlah anggota sampel minimal 10 kali dari jumlah variabel yang diteliti baik variabel independen maupun devenden (10x4=40). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kepemimpinan Pada Dosen STIA YAPPI Makassar berada pada kategori cukup baik, berarti pimpinan telah memiliki tingkat pengetahuan, perasaan dan kecenderungan bertindak dalam hal menyukai tantangan, memprakarsai visi bersama, memungkinkan orang lain bertindak dan membuat model pemecahan serta pemberian semangat. Budaya organisasi berada pada kategori cukup kondusif berarti pimpinan Pada Dosen STIA YAPPI Makassar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya berpedoman pada norma-norma, nilai-nilai dan asumsi-asumsi yang berlaku sehingga tercipta kondisi yang cukup kondusif. Motivasi berada pada kategori cukup tinggi berarti karyawan telah memiliki pikiran yang inovatif,kreatif, banyak gagasan,visioner dan menerima kritikan serta tindakan yang berani mengambil resiko,bertanggungjawab,bekerja keras dan sistematis. Sikap kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya jika sikap seseorang positif tentang kepemimpinan, maka ia memiliki kecenderungan kinerja yang tinggi. Jadi semakin baik sikap kepemimpinan maka semakin baik pula kinerja karyawan, Motivasi berprengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Jadi semakin tinggi motivasi karyawan maka semakin baik pula kinerja karyawan,Secara simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara sikap kepemimpinan, motivasi terhadap kinerja karyawan.Tingkat pengetahuan,perasaan dan kecenderungan bertindak yang baik dari karyawan.

Djuniarti Djuniarti

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk implementasi pada tahapan pemeriksaan tambahan oleh Kejaksaan pada kasus tindak pidana korupsi sebagai bagian dari proses prapenuntutan. Teknik pengumpulan data adalah melalui survey yaitu melakukan pengamatan secara langsung di lokasi penelitian. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk implementasi pemeriksaan pada tahapan pemeriksaan tambahan oleh Kejaksaan pada kasus tindak pidana korupsi sebagai bagian dari proses pra penuntutan dalam perkara tindak pidana korupsi, yakni bahwa implementasi pemeriksaan tambahan sebagai bentuk kewenangan jaksa penuntut umum dalam tahapan prapenuntutan belumlah secara optimal dapat terealisasi. Hal ini dapat diamati dari adanya beberapa berkas perkara yang bolak balik dari pihak penyidik ke penuntut umum.

Devi Putri Pratama; Lia Nirawati

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are business activities carried out by individuals or groups that aim to prosper individuals and groups. One of the problems faced by MSMEs Dapoer Cesky is a lack of knowledge and understanding of the benefits of branding, they do not have a good entrepreneurial spirit and they have not received training or assistance regarding technical branding strategies. Assistance and development through product re-branding is carried out in several steps, namely surveys and designing logos and supergraphics. It is important for MSMEs players to understand that the branding of a product is the single most important factor to ensure its successful use by the general public or other target markets. This is because according to marketing techniques, branding functions as a means to evoke positive consumer perceptions.

Fenty Zahara Nasution; Elvira Elvira

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

One of the learning characteristics related to absorbing, processing, and conveying this information is the learning style of students. Learning style is a very important learning modality. Information related to the characteristics of the learning styles of students to be taught is very important for lecturers to improve the quality of their learning. Students will also find it easier to motivate themselves in learning. There are 3 learning styles such as visual, audio and kinesthetic where each style gives characteristics to the child. , the task of parents is to observe the child and then learn how to deal with the pattern of educating him at home. When students face obstacles from learning, it is necessary for the role of parents to know the child's learning style in order to help identify and develop the potential in each child. Some parents of students do a checklist about each child's learning style so that in understanding the parents can help so that the learning style becomes potential for the child

Amirah Maritsa; Zahrawi Astrie Ahkam; Hasrini Hasrini; Aisyah AR; Zulkarnain Zulkarnain

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Tooth loss is an oral health problem that often causes disorders of the temporomandibular joint (TMJ), such as pain, clicking sounds, and difficulty chewing. This study aims to provide education and prevent TMJ disorders in the community of Rappocini District who experience tooth loss. The research method includes educational sessions through counseling and distribution of printed materials, as well as prevention through recommendations for the use of dentures and physical exercise. Evaluation was carried out by measuring changes in knowledge, attitudes, and symptoms of TMJ before and after the intervention. The results showed an increase in The research method includes educational sessions through counseling and distribution of printed materials, as well as prevention through recommendations for the use of dentures and physical exercise. Evaluation was carried out by measuring changes in knowledge, attitudes, and symptoms of TMJ before and after the intervention. Conclusion: The results of this study indicate that educational and clinical interventions can significantly improve the knowledge, attitudes, and behavior of diabetes mellitus patients towards their dental and oral health.

Zahrawi Astrie Ahkam; Amirah Maritsa; Hasrini Hasrini; Pariati Pariati; Zulkarnain Zulkarnain

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Children's dental health is an important aspect that needs special attention from parents, especially mothers, as the primary caregivers. Tooth growth in children aged 7-12 years is a crucial period where permanent teeth begin to replace milk teeth. However, mothers' ignorance or lack of knowledge about this process can lead to cases of persistence, which is when milk teeth remain in the oral cavity even though permanent teeth have begun to grow. This condition can cause various dental and oral health problems in children. This Community Service Program aims to increase mothers' knowledge about tooth growth and the importance of preventing cases of persistence in children in Rappocini District, Makassar City. The methods used include socialization and health education, accompanied by the distribution of educational materials and interactive discussions. The expected results of this activity are increased understanding of mothers regarding the stages of children's tooth growth, early signs of persistence, and preventive measures that can be taken at home. Thus, it is hoped that the number of cases of persistence in this area can be reduced, and children's dental health can be better maintained.

Hasrini Hasrini; Aisyah AR; Zulkarnain Zulkarnain; Zahrawi Astrie Ahkam; Amirah Maritsa

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Many factors, including parents' knowledge of how to guide their children to maintain oral health, cause school-age children to often experience oral problems. Although technological advances have helped people get more information about health, they can also cause mistakes. By holding counseling, community service-based activities aim to improve the knowledge of students and parents/guardians of grade 4 of Minasa Upa State Elementary School about oral health and disseminate information about oral health through the internet. The activity was successful, with students and parents/guardians of grade 4 of Minasa Upa State Elementary School gaining better knowledge about oral health.