Publication Search

68,163 articles from 587 journals · 1,699 citations tracked

Showing 101-120 of 213

Analytics

Ully Prisandini; Arjunaidi Viky Rifandi; Muhammad Yasin

CiDEA Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Prosperity is always the main target of every government. However, methods to measure prosperity are debatable. Several people argue that the poverty standard from United Nations is valid-enough to decide if people have fulfilled their needs. This measurement does not acknowledge that people also have wants and need to fulfill them. I decided to research Surabaya to understand the prosperity issues by using Purchasing Power Parity theory, the ability of people in Surabaya to fulfill their secondary wants by measuring the total marketing of housing and automobiles, and comparing the economic growth indicator of Surabaya.    

Burhani, Shidik; Amir, Syamsul Marlin; Humaerah, Andi Ana

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2023 Politeknik Negeri FakFak

Kinerja pelayanan pelabuhan adalah indikator untuk menilai hasil kerja suatu pelabuhan pada periode tertentu dan menggambarkan tingkat pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa yang meliputi pelayanan kapal dan pelayanan barang. Kinerja pelayanan dimulai pada saat kapal akan bersandar, kapal melakukan bongkar muat dan kapal lepas sandar dari pelabuhan. Kunjungan kapal di Pelabuhan Parepare terus meningkat dengan rata-rata peningkatan dalam 5 tahun terakhir sebesar 9,9%. Peningkatan kunjungan kapal ini harus diikuti dengan peningkatan pelayanan. Salah satu indikator pelayanan kapal adalah pemanduan kapal (approach time), dimana semakin lama waktu pemanduan kapal di pelabuhan maka semakin rendah tingkat pelayanan di suatu pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pelayanan pemanduan kapal (approach time) terhadap standar pelayanan di Pelabuhan Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Data primer berupa proses dan lama pelayanan pemanduan kapal di lapangan. Data sekunder berupa data pelayanan pemanduan kapal pada periode tertentu; dan standar waktu pelayanan pemanduan kapal. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode peta kendali. Tahapan analisis dimulai dengan penentuan jumlah sampel, menentukan garis pusat/tengah (center line, CL), menentukan batas kendali bawah (lower control limit, LCL), menentukan batas kendali atas (upper control limit, UCL), dan mengevaluasi waktu pelayanan pemanduan kapal terhadap standar waktu pelayanan pemanduan. Hasil penelitian diperoleh beberapa kegiatan pemanduan kapal di Pelabuhan Parepare berada di bawah standar waktu yang ditetapkan Direktur Jendral Perhubungan Laut tentang Standar Pelayanan Operasional Pelabuhan untuk Pelabuhan Parepare sebesar 2 jam atau 120 menit. Rata-rata waktu pelayanan pemanduan (approach time) kapal di Pelabuhan Parepare membutuhkan waktu selama 120 menit (in & out). Waktu pemanduan kapal dibawah standar yakni Kapal Tanker 131 menit dan Kapal General Cargo 123 menit, sedangkan Kapal Kontainer dan Kapal Penumpang masing-masing 120 menit dan 105 menit masih diatas standar waktu pelayanan operasional pelabuhan.

Sohilait, Emy; I Kharisudin; Masnia

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis literatur yang terkait dengan kemampuan berpikir kritis dalam kurikulum pembelajaran melalui tinjauan literatur yang sistematis. Artikel ini menganalisis literatur melalui database elektronik yang diperoleh dari Scopus. Perangkat lunak yang digunakan pada  tinjauan literatur sistematis adalah Microsoft Excel, VOSviewer, dan Harzing's Publish or Perish. Berdasarkan dari hasil pencarian artikel dengan menggunakan Harzing's Publish or Perish diperoleh 759 publikasi yang diterbitkan tahun 1944 hingga 2021 untuk analisis lebih lanjut. Hasil penelitian ini disajikan dengan menggunakan indikator bibliometrik umum seperti produktivitas penelitian dalam hal tahun publikasi, jenis dokumen, bidang subjek, analisis kata kunci, kepengarangan, dan analisis kutipan. Secara keseluruhan, jumlah peningkatan tulisan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran menunjukkan bahwa sangat penting dalam pembelajaran abad ke-21. Guru dapat menggunakan pendekatan dan strategi pembelajran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

Arjun Try Setiadi; Faruq Lamusa

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Rendahnya tingkat literasi di suatu daerah di karenakan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi, serta akses pada buku bacaan yang sulit dijangkau terlebih untuk bacaan buku populer. Kehadiran toko buku di suatu daerah atau kawasan ikut mempengaruhi aktivitas literasi suatu daerah atau kawasan tersebut. Di Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu Buku Djarita hadir sebagai toko buku yang menjajakan buku-buku populer yang di minati kawula muda Kota Palu yang umumnya tidak di jual di toko buku major seperti Gramedia dan Ramedia.rancangan penelitian meliputi disain penelitian, populasi/ sampel penelitian, teknik dan instrumen pengumpulan data, alat analisis data, dan model penelitian yang digunakan.   Dalam upaya peninggkatan sistem pelayanan dalam aspek kecepatan pelayanan tentu masih harus ada perbaikan, hal ini diupayakan untuk kepuasan anggota Klub Baca, pengelola harus disiplin dengan jam operasional dan responsif terhadap keluhan anggota, dan menambah koleksi buku bacaan. Untuk tetap menjaga kesejahteraan anggota pengelola harus terus memperhatikan aspek-aspek tersebut serta tetap melakukan inovasi untuk peningkatan kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan atau anggota.Sistem pelayanan yang baik mempunyai 4 indikator yaitu kecepatan pelayanan, kualitas pelayanan, efesiensi biaya, dan kepuasan pelanggan, dalam aspek kecepatan pelayanan klub baca buku djarita mendapat respon tidak baik, sebab kurang responsifnya pengelola klub baca dan cenderung sulit untuk berkomunikasi dengan pengelola via media sosial.

Muhtar Lutfi; Dedy Rusmiyanto, S.Tr., M.T; Sunu Arsy pratomo, S.T., M.T

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Kebakaran merupakan salah satu resiko yang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja dalam setiap kegiatan pelayaran kapal laut. Kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran kapal ini pun menimbulkan kerugian finansial yang cukup besar bahkan bisa sampai memakan korban jiwa yang tidak sedikit. Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 186/KepMen/1999 tentang unit penanggulangan kebakaran di tempat kerja, pasal 2 ayat 1 dan 2 mewajibkan kepada pengurus dan pengusaha untuk mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran dan wajib memiliki unit penanggulangan kebakaran dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Berdasarkan uraian tersebut maka diperlukanlah suatu sistem penanggulangan kebakaran di atas kapal yang mencakup sarana proteksi kebakaran, sarana pemadam kebakaran dan manajemen kebakaran di atas kapal. Variabel sarana proteksi kebakaran, sarana pemadam kebakaran dan manajemen kebakaran di atas kapal digunakan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap sistem pemadam kebakaran pada kapal secara keseluruhan. Metode Penelitian yang dilakukan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan software SPSS. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 42 orang dihitung menggunakan rumus slovin.  Hasil menunjukkan  bahwa  variabel  sistem proteksi kebakaran, peralatan pemadam kebakaran dan manajemen kebakaran secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kesesuaian sistem pemadam kebakaran dengan kontribusi sebesar 64,4%, sedangkan faktor-faktor lain diluar variable penelitian ini yang berpengaruh sebesar 35,6%.

Alviyah, Erlin Nisa; Meilani Meilani; Muhammad Fawwaz; Aprilia, Sri Nanda; Salma Adriyani Putri Saptaji +2 more

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan menjadi kebutuhan dasar setiap individu, namun pada kenyataannya masih banyak individu yang belum mengenyam pendidikan dengan baik karena permasalahan biaya pendidikan yang tergolong mahal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pemerintan Indonesia mengeluarkan program beasiswa KIP-K. Kami melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui motivasi belajar mahasiswa penerima beasiswa KIP-K di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data ini menggunakan kuesioner terbuka melalui google form, dengan kuesioner terbuka memungkinkan responden untuk mengemukakan pandangan pribadi mereka terhadap serangkaian pertanyaan atau pernyataan yang terdapat di dalamnya. Setelah data diperoleh kami melakukan pengolahan data dengan tiga tahapan yaitu, tabulasi data, deskripsi dan analisis data, serta pembahasan yang kemudian ditarik kesimpulannya. Hasil dari penelitian ini motivasi belajar mahasiswa penerima beasiswa KIP-K di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggunakan 3 indikator yaitu perolehan IP per semesternya, motivasi dan prestasi belajar, serta hambatan dalam perkuliahan. Bedasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa beasiswa KIP-K memotivasi mahasiswa, hal ini dibuktikan dengan perolehan IP yang stabil dan meningkat di setiap semesternya, motivasi tersebut disebabkan dengan adanya aturan IP minimum 2.75 yang harus diperoleh mahasiswa penerima beasiswa KIP-K. Mahasiswa penerima KIP-K juga harus bertanggung jawab pada program beasiswa dengan cara mengelola penggunaan dana hidup dengan bijak.

Ahmad Fachrurrozi; Dimas Ageng Prayogo; Dety Mulyanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Mutu pelayanan kesehatan merupakan hal yang sangat penting terhadap kualitas kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan dapat diketahui dari segi bentuk, penampilan, performa suatu jasa, dan juga bisa dilihat dari segi fungsinya serta segi estetisnya. Peningkatan mutu pelayanan kesehatan juga dibutuhkan strategi agar dapat mempertahankan ataupun tingkat performa layanan kesehatan. Tujuan dari literature review ini untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Literature yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menetapkan artikel yang sesuai kriteria inklusi. Data base yang digunakan yaitu Google Scholar. Tahun publikasi sumber literature yang diambil yaitu 5 tahun terakhir antara tahun 2017 sampai dengan 2022, Sumber literature menggunakan bahasa Inggris atau Indonesia.  Hasil 5 artikel diperoleh bahwa strategi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit yaitu dengan meningkatkan patient safety, Kerjasama lintas sektoral atau pemerintah, kebijakan standar prosedur operasional, Kualitas Sistem Manajemen Informasi Rumah Sakit (SIMRS), dan peran komite keperawatan. Dapat disimpulkan bahwa mutu pelayanan kesehatan sebagai suatu derajat atau tingkat indikator pelayanan kesehatan yang diselenggarakan sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku. Strategi dapat dilakukan secara optimal dan dengan monitoring serta evaluasi.

Nigina Galuh Saputri; Ida PW

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Infak merupakan pemberian atau sumbangan berupa harta yang dimiliki selain dari zakat untuk kebaikan. Agama Islam juga menganjurkan ke setiap umat muslim untuk berinfak, karena Islam mempunyai tujuan tersendiri seperti pemerataan kesejahteraan hidup dalam bermasyarakat dapat terwujud, sehingga tidak adanya penumpukkan harta dalam satu tempat. Kotak Infak Nahdlatul Ulama (Koin NU) merupakan program MWCNU Karangmoncol, Purbalingga yang dilakukan oleh seluruh masyarakat nahdliyin dengan memanfaatkan para jaringan struktural yang tersedia, dana koin NU digunakan  untuk membangun klinik kesehatan supaya bermanfaat untuk membangun sumber ekonomi organisasi dan kemaslahatan umat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas pengelolaan koin NU untuk pembangunan klinik kesehatan di Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan pendekatan kualitatif yang mana teknik pengumpulan datanya melalui wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukan bahwa hasil dari pengelolaan koin NU untuk pembangunan klinik kesehatan di Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga masih belum efektif. Hal tersebut dapat dilihat dari enam kriteria efektivitas yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini yaitu indikator kriteria ketepatan dan objektivitas, akuntabilitas sudah efektif, sedangkan kriteria kegunaan, ruang lingkup, efektivitas biaya, dan ketepatan waktu masih belum efektif.

Fadhilah Hafidz; Ida Farida; Putri Kiki Lestari; Ratna Sari Dewi

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dibuatnya artikel ini memiliki tujuan agar kita bisa tahu bagaimana pentingnya pendidikan karakter dalam menciptakan sekolah berkarater. Dalam menjalankan roda pendidikan, seperti yang diketahui peranan penting, dan tentunya didukung dengan fasilitas guru yang berkompeten juga. Kendala pendidik dalam menciptakan sekolah berkarakter yaitu sekolahnya belum mampu memilih terkait nilai karakter didalam menyesuaikan terhadap visi serta tujuan untuk melakukan berbagai hal yang terbaik, indikator yang representatif, pengembangan atau pembentukan karakter jni penting dan perlu diyakini untuk menjadi pijakan dalam penyelenggaraan pendidikan kembangkan disekolah. Tentunya hambatan ini perlu diselesaikan satu persatu supaya apaa yang mejadi tantangan dan hambatan dalam menciptakan sekolah yang berkarakter ini kedepannya bisa diperbaiki sehingga generasi bangsa ini memiliki kualitas sumber daya manusia yang berkompeten dalam setiap masing masing bidangnya. Dalam penelitian kali ini menggunakan metode kualitatif, data sekunder, data yang diambil berdasarkan studi literatur yang meliputi buku - buku, jurnal - jurnal , makalah-makalah, serta studi literatur - literatur lain yang tentunya membahas mengenai pendidikan karakter. Proses-proses baik itu analisis data-data berupa reduksi data-data serta display data-data, pemverifikasi dan berbagai penarikan kesimpulan-kesimpulan yang tentunya sudah jelas kebenarannya. Berdasarakan data hasil dari penelitian yang telah kami lakukan dapat disimpulkan bahwasannya pentingnnya pendidikan karakter dalam mengembangkan sekolah berkarakter.

Tania Dea Alvita Tambunan; Mukhtar Mukhtar

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah kemampuan literasi matematis siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan dapat meningkat setelah diterapkannya model pembelajaran problem based learning berbantuan geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan jumlah subjek adalah 36 siswa kelas X SMA Negeri 4 Medan. Pembelajaran problem based learning berbantuan geogebra merupakan objek penelitian.. Penelitian ini terlaksana dalam dua siklus. Siklus pertama dan siklus kedua teridri dari dua pertemuan. Data dikumpulkan melalui tes awal, observasi, tes kemampuan literasi matematis I dan II dan dokumentasi. Perolehan skor rata-rata siswa pada tes kemampuan awal adalah 51,53 berada pada kriteria rendah dan presentase ketuntasan sebesar 30,56%. Namun meningkat setelah diberikannya tindakan pada siklus I. perolehan nilai rata-rata siswa adalah 69,18 berada pada kriteria baik dan presentase ketuntasan sebesar 61,11%. Telah terjadi peningkatan, tetapi penelitian ini belum memenuhi indikator keberhasilan sehingga dilaksanakan siklus kedua. Perolehan nilai rata-rata siklus I adalah 79,40 berada pada kriteria baik dan presentase ketuntasan 88,89%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa setelah model pembelajaran problem based learning berbantuan geogebra diterapkan, kemampuan literasi matematis dan presentase ketuntasan mengalami peningkatan.

Fita Endah Pratiwi; Supriyono; Rintis Rizkia Pangestika

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa dalam mengerjakan soal pecahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan subjek dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Subjek yang diambil 3 siswa. Pengumpulan data menggunakan lembar tes berupa soal pecahan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis dari Miles & Huberman yang meliputi tiga aktivitas yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa dalam mengerjakan soal pecahan telah mampu menyelesaikan permasalahan serta mampu menjawab dengan benar. Subjek S1 termasuk ke dalam TKBK 3 (Kreatif) karena mampu mencapai indikator kelancaran (fluency) dan indikator fleksibilitas (flexibility). Untuk Subjek S2 termasuk ke dalam TKBK 1 (Kurang Kreatif) karena hanya mampu mencapai indikator kefasihan (fluency). Sedangkan Subjek S3 termasuk ke dalam TKBK 3 (Kreatif) karena mampu mencapai indikator kelancaran (fluency) dan indikator fleksibilitas (flexibility).  

Nadia Dwi Irmadiani; Mochamad Hangga Novian; Erna Silviana

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Sesuai Undang – Undang Dasar 1945 pasal 28 H ayat (1) setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, ketersediaan pelayanan kesehatan yang merata, bermutu dan berorientasi kepada kepuasan pasien merupakan tuntutan yang harus dipenuhi rumah sakit. Hal ini berarti bahwa rumah sakit dituntut untuk memiliki kinerja yang baik. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis,  menguji,  dan  mengukur  kinerja Rumah Sakit Daerah K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang dengan menggunakan Balance Scorecard. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data yang dikumpulkan adalah data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi laporan keuangan, laporan rekam medik dan laporan SDM tahun 2019 – 2021. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pasien dan pegawai rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja rumah sakit dari perspektif keuangan pada tahun 2019 – 2021 secara umum baik, namun untuk total assets turnover ratio dan CRR masih dibawah standar. Kinerja rumah sakit dari perspektif pelanggan pada tahun 2019 – 2021 sudah baik. Kinerja dari perspektif  proses bisnis  internal  tahun  2019  –  2021  kurang  baik,  dimana  persentase  nilai BTO, GDR,  dan  NDR  sesuai  dengan  standar  Permenkes  Nomor  1171  Tahun 2011. Kinerja dari perspektif pertumbuhan dan pembelajaran pada tahun 2019 – 2021 menunjukkan kinerja yang baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kinerja RSD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang dilihat dari 4 perspektif Balance Scorecard adalah cukup baik. Manajemen perlu memberikan perhatian khusus terhadap pengukuran indikator yang kurang baik maupun cukup baik agar dapat ditingkatkan, dan mempertahankan penilaian terhadap indikator yang baik guna meningkatkan kinerja rumah sakit di masa yang akan datang.

Ega Aprilia; Muliawan Firdaus

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan mendapatkan E-LKPD dengan menggunakan pendekatan matematika realistik yang valid, praktis, dan efektif sehingga meningkatkan kemampuan peserta didik dalam komunikasi matematis pada materi sistem persamaan linear dua variabel.                                                                                                  Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar validasi E-LKPD, tes kemampuan komunikasi matematis (pretest dan posttest), dan lembar validasi instrumen tes. Setelah instrumen dan E-LKPD dinyatakan valid oleh dosen validator ahli media dan juga ahli materi, kemudian dilanjutkan uji keterbacaan dan uji coba lapangan. Penjelasan temuan penelitian, yaitu: (1) E-LKPD dengan pendekatan matematika realistik yang dikembangkan memenuhi persyaratan kevalidan dari validator dengan persentase rata-rata validasi E-LKPD pada ahli materi sebesar 3,64 dan ahli media sebesar 3,86 dengan kategori sangat layak (SL), (2) E-LKPD dengan pendekatan matematika realistik yang dikembangkan memenuhi persyaratan kepraktisan berdasarkan hasil angket respon siswa dan guru yang berada pada kategori rentang 76%-100% dan dikategorikan sangat praktis, (3) E-LKPD dengan pendekatan matematika realistik yang dikembangkan telah memenuhi kriteria keefektifan yaitu (a) hasil belajar siswa memenuhi ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 90,63%, (b) rata-rata ketuntasan belajar individual sebesar 87,5 yang artinya telah tercapai indikator/ketuntasan tujuan pembelajaran, (c) waktu pembelajaran menggunakan E-LKPD sama dengan waktu pembelajaran biasa, juga respon siswa positif, dan (d) kemampuan komunikasi siswa setelah mengaplikasikan E-LKPD mengalami peningkatan dari rata-rata nilai pretest sebesar 48,26 menjadi 87,5 pada rata-rata nilai posttest dan hasil analisis N-Gain memaparkan bahwa keterampilan pemecahan masalah matematis siswa mengalami kenaikan sebesar 0,78 dengan kategori tinggi.

Agustinus Rangga

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru yang datang dan pulang tidak tepat waktu, guru masih menggunakan pembelajaran konvensional, guru tidak membuat perangkat pembelajaran dan kualitas pembelajaran masih rendah. Tujuan khusus dari kegiatan PTS ini adalah untuk: a) Meningkatkan pemahaman guru dalam mengembangkan PAIKEM; b) Meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan PAIKEM; dan c) Meningkatkan disiplin guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik. Adapun manfaat dari kegiatan penelitian tindakan sekolah ini, antara lain: a) bagi guru, kemampuan menerapkan PAIKEM akan memberi kemudahan dalam melaksanakan tugas mengajarnya, karena yang lebih aktif adalah siswa, sedangkan guru akan lebih banyak berperan sebagai fasiliator; b) bagi siswa, dengan penerapan pendekatan PAIKEM akan termotivasi semangat belajarnya sehingga akan menambah keberanian untuk bertanya, menjawab, melakukan sesuatu tindakan yang berpola terstruktur, menemukan dan mengembangkan ide-ide baru, sehingga aktivitas dan antusias belajar siswa lebih meningkat. Dengan demikian melalui supervisi yang lebih bersahabat terhadap guru kelas di SDI Bidara diperoleh hasil sebagai berikut :(a) Kedisiplinan guru dalam melaksanakan tugas kedinasan semakin meningkat, (b) Penyusunan perangkat pembelajaran meningkat dari 64,29% pada siklus I menjadi 83,86% pada siklus II. (c) Pada pelaksanaan proses pembelajaran meningkat dari 60,91% pada siklus I menjadi 82,73% pada siklus II. Dengan demikian hasil siklus II sudah menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran yang diharapkan yakni melebihi indikator 80%.

Muhamad Ali Nursalim

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IX-A MTsN 8 Sleman pada tahun pelajaran 2020/2021 berjalan dengan kurang efektif. Peserta didik kurang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dan ramai di kelas. Hal tersebut berakibat pada rendahnya nilai peserta didik yang hanya mencapai 44% tuntas KKM. Peneliti melihat diperlukannya sebuah penelitian untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Peneliti memilih sebuah model pembelajaran Student Recap. Student Recap adalah model pembelajaran mudah dan sederhana di mana peserta didik belajar melengkapi paragraf yang belum sempurna dengan menggunakan kunci jawaban yang tersedia. Indikator keberhasilan penelitian ini dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar peserta didik ditandai  75% peserta didik lolos nilai KKM dengan nilai 75. Hasil peningkatan dapat terlihat dari data sebagai berikut: prasiklus 47%; siklus pertama 66%; siklus kedua 78%. Hasil tersebut dikatakan berhasil karena sudah mencapai indikator keberhasilan penelitian sebesar 75%. Hasil peningkatan dapat terlihat dari nilai rata-rata peserta didik sebagai berikut: prasiklus 71,3; siklus pertama 75,9; siklus kedua 80,3. Hasil tersebut dikatakan berhasil karena sudah melebihi indikator keberhasilan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Recap mampu meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia materi Buku Fiksi dan Nonfiksi pada peserta didik kelas IX-A MTsN 8 Sleman di semester genap tahun pelajaran 2020/2021.

Muhamad Ali Nursalim

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Model pembelajaran Complete Sentence secara sederhana dapat diartikan sebagai model pembelajaran yang dilakukan dengan cara berdiskusi kelompok dimana setiap kelompok diberikan lembar kerja yang berisi paragraf yang belum lengkap kalimatnya yang akan diisi oleh peserta didik. Indikator keberhasilan peningkatan pembelajaran peserta didik pada penelitian ini dilihat dari 75% peserta didik tuntas KKM (dengan nilai 75). Hasil penelitian yang didapat dari data tes memperlihatkan bahwa pada prasiklus terdapat 44% (14 orang) peserta didik tuntas KKM. Pada siklus I terdapat 63% (20 orang) peserta didik tuntas KKM sehingga siklus dilanjutkan. Kemudian pada siklus II terdapat 81% (26 orang) peserta didik tuntas KKM sehingga siklus dihentikan. Data tersebut memperlihatkan terjadi peningkatan dari prasiklus sampai siklus II. Keberhasilan penelitian sesuai dengan indikator keberhasilan didapat saat siklus II, yaitu 81% peserta didik tuntas KKM. Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik di setiap siklus mengalami kenaikan. Pada prasiklus nilai rata-rata peserta didik adalah 70,3 atau di bawah KKM. Pada siklus I nilai rata-rata peserta didik adalah 74,4 atau di atas KKM. Pada siklus II nilai rata-rata peserta didik meningkat menjadi 77,8. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Complete Sentence berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII-F MTsN 8 Sleman pada pelajaran Bahasa Indonesia materi Teks Berita semester gasal tahun pelajaran 2019/2020.

Mutiara Nastasya; Febri Yuliani

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Sipenduduk yaitu singkatan dari sistem pelayanan terpadu kependudukan yang merupakan salah satu program yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru dalam membantu masyarakat mendapatkan dokumen kependudukan. Program ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan, karena masyarakat tidak perlu datang ke kantor capil. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori efektivitas Campbell (1989) dalam Mutiarin (2014) dengan 5 (lima) indikator : Keberhasilan Program, Keberhasilan Sasaran, Kepuasan terhadap program, Tingkat output dan input, Pencapaian tujuan menyeluruh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas sistem pelayanan terpadu kependudukan (sipenduduk) dan faktor penghambat Efektivitas Sistem Pelayanan Terpadu Kependudukan (Sipenduduk) Kota Pekanbaru. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang penulis dapat yaitu pelaksanaan program sistem pelayanan terpadu kependudukan (sipenduduk) masih memiliki beberapa faktor yang menjadi hambatan yang dialami oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru sehingga menyebabkan pelaksanaan program tersebut belum efektif.    

Lestari Puspaningrum Kadir; Sabirin B. Syukur; Fadli Syamsuddin

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kepuasan pasien merupakan keadaan dimana pasien mendapat pelayanan, perhatian dan kesehatan sebagaimana yang mereka harapkan. Semakin baik pelayanan yang diberikan maka tingkat kepuasan pasien semaki tinggi dan sebaliknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan perawat dalam memberikan pelayanan dengan segera, tepat dan memuaskan, daya tanggap, jaminan pelayanan, dan fasilitas yang memadai di RSUD Tombulilato. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan secara cross sectional study. Dalam penelitian ini populasi adalah pasien rawat jalan di Rumah Sakit Tombulilato pada saat dilakukan penelitian. Hasil lima indikator kualitas pelayanan yang diteliti yaitu reliabilitas (41 responden reliabel dan 4 responden yang non reliabel), daya tanggap (tanggap 37 responden dan kurang tanggap 8 responden), jaminan (baik 33 respoden dan kurang baik 12 responden), empati (30 responden empati dan 15 responden kurang empati) dan bukti fisik (baik 38 responden dan kurang baik 7 responden). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan keperawatan ditinjau dari indikator reliabilitas, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik berhubungan dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Tombulilato, sehingga sangat perlu diperhatikan dalam hal meningkatkan kualitas pelayanan.    

Alzatira Chantika Rumagit; Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah adalah upaya untuk memperdayakan peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam mewujudkan sekolah sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mengidentifikasi gambaran perilaku hidup bersih dan sehat di SD Muhammadiyah 1 Limboto. Desain penelitian yang digunakan secara kuantitafif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 60 orang yang terdiri dari siswa kelas 1-6 SD. Teknik pengambilan sampel secara cluster sampling.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di SD Muhammadiyah 1 Limboto rata-rata cukup, dimana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada indikator mencuci tangan dengan air mengalir dan memakai sabun  berada pada kategori cukup (46,7%), mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi berada pada kategori cukup (55,0%), penggunaan jamban sehat berada pada kategori baik (63,3%), melakukan aktivitas fisik setiap hari  berada pada kategori cukup (45,0%), membrantas jentik nyamuk berada pada kategori kurang (50,0%), tidak merokok di sekolah berada pada kategori baik (100%), menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan berada pada kategori kurang (46,7%).  

Sabirin B. Syukur; Andi Nur Aina Sudirman; Sindi Rafliani Harun

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam proses keperawatan perawat memiliki berbagai peran, salah satunya adalah sebagai advokasi pasien. Advokasi merupakan tindakan profesional perawat untuk melakukan dukungan dan perlindungan kepada pasien.sehingga asuhan keperawatan yang diberikan sesuai dengan prosedur tindakan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi peran advokasi perawat di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian perawat berjumlah 42 responden dengan jumlah sampel 42 responden menggunakan teknik total sampling. Analisa data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa perawat yang memiliki kualitas peran advokasi baik berjumlah 35 responden (83,3%) penilaian ini termasuk pada indikator membela hak pasien, mediator antara pasien dengan tenaga kesehatan lain, bertindak atas nama pasien dan melindungi keputusan pasien. Perawat dapat bekerja profesional dan fokus pada perlindungan hak-hak pasien dan keluhan pasien didengar. Diharapkan instansi rumah sakit dapat ,e,berikan seminar atau pelatihan untuk menambah pengetahuan perawat mengenai hak dan kewajiban pasien.