Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 101-120 of 493

Analytics

Ardiansyah, Reza; Roidah, Ida Syamsu; Syah, Mirza Andrian

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Produksi padi di Indonesia, termasuk Kabupaten Sidoarjo, menghadapi berbagai tantangan seperti alih fungsi lahan, perubahan iklim, dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi produksi padi secara spasial di Kabupaten Sidoarjo dengan memanfaatkan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan meliputi analisis spasial untuk menggambarkan sebaran luas baku sawah, tanam, panen, irigasi, dan produktivitas di tingkat kecamatan, serta analisis deskriptif untuk menafsirkan hasil pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan sistem irigasi teknis dan luas baku sawah yang masih terjaga, seperti Kecamatan Tarik, Sukodono, dan Wonoayu, memiliki produktivitas yang relatif tinggi. Pemetaan spasial berbasis SIG terbukti efektif dalam mengidentifikasi wilayah potensial yang mendukung pengelolaan produksi padi secara lebih terarah. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan SIG sebagai alat strategis dalam perencanaan pertanian dan pengambilan kebijakan yang berbasis data spasial untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Sidoarjo.

Intan Pijar Azzahra; Veralianta Br Sebayang

Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The low proportion of Grade A harvest quality in Hokkaido corn farming remains a challenge for horticultural agribusiness practitioners. This study aims to develop an operational strategy based on a managerial evaluation of key production factors to improve technical efficiency and harvest quality. The research was conducted at PT Agricole Indonesia Makmur, Cianjur, using data from 24 planting periods in 2024. Six production input variables were analyzed to identify the most influential factors on yield quantity and quality. The results show that only three variables watering frequency, organic fertilizer, and plant age at harvest consistently contributed significantly to the production of Grade A output. Although these variables are inelastic, they play a critical role in maintaining quality. The proposed strategy includes a 10% increase in harvest quantity and a 30% conversion from Grade B to Grade A. Simulation results indicate an additional 7.67 kg of Grade A yield per planting period, generating a value increase of IDR 239,490. The strategy is considered feasible with a positive Return on Investment (ROI) of 14.04% assuming a Grade A selling price of IDR 35,000/kg.

Nur Laili Rahmawati; Yoniv Erdhianto

Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

In global competition, companies must be able to set competitive selling prices. Production cost components such as raw material costs, direct labor costs, and factory overhead costs are all included in the cost of goods manufactured. This study analyzes the COGS with Job Order Costing at PT. XYZ, a make-to-order company. The study was conducted by comparing COGS with Job Order Costing between Box Roller Conveyor and Bag Stop & Go Belt Conveyor as well as material usage and outsourcing. The results of the study indicate that Job Order Costing at PT.XYZ accurately traces the contribution of material costs and outsourcing to total production costs, and evaluates efficiency and cost control on each project with different characteristics. The use of Job Order Costing shows that Bag Stop & Go Belt Conveyor has a higher COGS of Rp299,655,813 than the COGS of Box Roller Conveyor of only Rp209,740,142. The cost structure shows that outsourcing is the most dominant component, reaching more than 98% of HPP on Bag Stop & Go Belt Conveyor, while raw material costs contribute less than 3%, so it can be concluded that the outsourcing vendor management strategy greatly affects the efficiency of production costs at PT. XYZ.

Uswatun Nur Auliya; Raihani Khairunissa Barni; Ayu Maulani; M. Raka Harsyarudin; M. Ibnu Muhadzib Zaki Nurachman +2 more

Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Sampah plastik menjadi masalah krusial di dunia mengingat jumlahnya terus bertambah hingga mencapai 14 juta ton setiap tahunnya. Sampah plastik yang tidak terurai menimbulkan masalah lingkungan, sehingga diperlukan penanganan yang signifikan dalam mengatasi masalah sampah tersebut. Di negara-negara berkembang , masalah sampah plastik masih menjadi tantangan, seperti di Thailand yang tercatat pada tahun 2024 sebagai salah satu negara dengan produksi sampah plastik tertinggi hingga mencapai 45kg/kapita/tahun, sedangkan Indonesia sebesar 15kg/kapita/tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan kebijakan pengelolaan sampah plastik di Indonesia dan Thailand, guna mengidentifikasi program-program yang dilaksanakan kedua negara tersebut untuk mengurangi volume sampah plastik. Metode penelitian ini menggunakan library research yang bertujuan untuk menganalisis dan memahami kebijakan pengelolaan sampah plastik di Indonesia dan Thailand. Penelitian ini relevan untuk dilakukan mengingat masih terbatasnya studi banding yang secara khusus membahas kebijakan pengelolaan sampah plastik di negara-negara berkembang, khususnya antara Indonesia dan Thailand. Padahal, kedua negara tersebut menghadapi tantangan yang cukup berat terkait dengan meningkatnya volume sampah plastik setiap tahunnya. Minimnya penelitian sejenis menjadi alasan utama pemilihan topik ini, guna mengisi research gap yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua negara memiliki kebijakan nasional sebagai langkah penanggulangan permasalahan sampah plastik, di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 dengan prinsip 3R, sedangkan Thailand dengan Peta Jalan Pengelolaan Sampah Plastik 2018-2030. Melalui pendekatan studi pustaka, penelitian ini mampu memberikan sumbangan akademis berupa pemetaan kebijakan dan evaluasi implementasi program yang telah dilakukan di masing-masing negara, sebagai dasar penyusunan strategi pengelolaan sampah plastik yang lebih efektif dan berkelanjutan.  

Ita Purnama; Aida Zulwahidah; Dwi Rahmadani Kadiri

Jurnal Manajemen Kewirausahaan dan Teknologi 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

UMKM Bakso 43 located in Jatiwangi Village is one of the micro businesses in the culinary field that sells meatball products at home. This business experiences obstacles in production consistency and limited marketing strategies. This study aims to analyze the production and marketing strategies of UMKM Bakso 43 and provide solutions and directions for future development. The research method used is descriptive qualitative through observation, interviews, and direct assistance. The marketing strategy focused on in this study is through the Facebook social media platform. The results show that production efficiency can be increased through production rescheduling and recording raw materials, while digital marketing through Facebook can significantly increase consumer reach. This study concludes that collaboration between strengthening production management and simple digital marketing can be the main driver of UMKM development

Nur Hidayatillah; Muhammad Yasin

Jurnal Maisyatuna 2025 STAI Denpasar Bali

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan berkesinambungan menuju kondisi yang lebih baik, diwujudkan melalui kenaikan kapasitas produksi dan pendapatan nasional. Di Jawa Timur, permasalahan utama pembangunan daerah adalah ketidakmerataan distribusi sumber daya manusia (SDM) yang terpusat di kota-kota industri, menghambat optimalisasi pengelolaan kekayaan alam dan kebijakan pemerintah daerah. Untuk mendorong pembangunan ekonomi, diperlukan informasi mengenai potensi daerah dan keterkaitan antara sektor ekonomi yang kurang maju dengan sektor unggulan. Salah satu sektor yang memiliki peranan krusial adalah industri manufaktur, khususnya industri logam, yang secara konsisten menjadi penyumbang signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur dan menjadi penggerak industrialisasi serta penciptaan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran industri manufaktur logam dalam pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, dampaknya terhadap sektor lain, serta prospek dan kendala yang dihadapi. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data deret waktu dari BPS, penelitian ini mengidentifikasi sektor-sektor unggulan dan kendala struktural yang perlu diatasi untuk pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Muhammad Ilham Januarta; Muhammad Yasin

Jurnal Maisyatuna 2025 STAI Denpasar Bali

Industri kerajinan kulit di Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah lama dikenal sebagai sentra produksi yang signifikan, berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini menganalisis peran, tantangan, dan strategi pengembangan UMKM kerajinan kulit di Tanggulangin terhadap penyerapan tenaga kerja. Metode penelitian kuantitatif deskriptif berbasis data sekunder digunakan, dengan pengumpulan data dari kuesioner, wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri ini mendominasi dalam hal hasil produksi kerajinan kulit dan penyerapan tenaga kerja di Sidoarjo, dengan keahlian yang diwariskan secara turun-temurun dan kualitas produk yang mampu bersaing di pasar internasional. Namun, industri ini menghadapi tantangan besar seperti kesulitan akses permodalan, persaingan produk pabrikan/impor, keterbatasan akses pasar digital, kurangnya inovasi desain, kualitas SDM yang terbatas, akses bahan baku tidak stabil, kurangnya dukungan teknologi, dan minimnya regenerasi pelaku usaha. Penelitian ini merumuskan strategi pengembangan UMKM yang meliputi fasilitasi bahan baku, pelatihan tenaga kerja, perluasan akses pasar dan permodalan, peningkatan keterampilan manajerial, penyederhanaan perizinan, dan peningkatan kualitas produk. Dukungan pemerintah melalui pemberian modal, fasilitas rantai pasok, bantuan peralatan modern, perlindungan usaha, serta pelatihan SDM sangat krusial untuk keberlanjutan industri ini sebagai pilar ekonomi lokal dan nasional.

Zabadi, Fairus; Ahmad Fatoni

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

The use of heavy equipment is an important factor in facilitating and accelerating the process of a job, especially on large-scale projects and limited time. Work with the use of heavy equipment aims to facilitate the work, so that the expected results can be achieved more easily in a relatively shorter time. The study uses qualitative descriptive. The source of research data was obtained from secondary data and primary data. Data collection was obtained from literature reviews, interview results and observations. The data analysis used was to find the value of production capacity based on the provisions of PUPR Regulation No. 1 of 2022. In this study, what was observed were the factors that determined the value of the production capacity of each heavy equipment in the Madupat - Camplong Road Structure Improvement project, Camplong District. The results of the analysis obtained were, for excavation work, using excavator heavy equipment with a production capacity of 189 m³ / day, a work period of 5 days, and a rental price of Rp. 15,500,000, Dump Truck with a production capacity of 77.77 m³ / day, a work period of 11 days, and a rental price of Rp. 6,600,000, while for aggregate foundation layer work using excavator heavy equipment with a production capacity of 378 m³/day, work duration of 4 days, and equipment rental price of Rp. 10,800,000, Wales (Three Wheel Roller) with a production capacity of 246.96 m³/day, work duration of 6 days, and equipment rental price of Rp. 6,100,000.

Sindhu Rakasiwi; Candra Irawan; Cahaya Jatmoko; Lalang Erawan; Suprayogi Suprayogi

Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The COVID-19 pandemic has triggered a transformation in online learning, requiring teachers and lecturers to adapt to educational technology, including Virtual Reality (VR) Tour. However, limited understanding and motivation are the main challenges in implementing this technology. This community service aims to provide practical training in developing VR Tour as an interactive learning media for teachers and lecturers at Rumah Diklat Indonesia. The implementation method involves an online workshop using the Zoom application, which includes a tutorial on creating 360° panoramic photos via Google Street View and processing VR Tour via the Theasys.io platform. Participants also receive technical guidance and hands-on practice sessions. The results show that participants are able to produce VR Tour content for learning, as well as improve their understanding of technology integration in education. This training equips participants with basic skills to develop virtual learning media, expand students' learning access creatively and innovatively. In conclusion, the use of VR Tour has the potential to improve the quality of distance learning, while encouraging educators to continue to adapt to technological developments in the digital era.

Fiece Aya, Eliani; Rafill, Fadiya; Gigih Pandu Pangestu

Jurnal Agrifoodtech 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Minyak nabati merupakan sumber lemak esensial yang memiliki nilai gizi dan manfaat kesehatan tinggi, namun kualitasnya sangat dipengaruhi oleh proses ekstraksi. Metode konvensional seperti ekstraksi pelarut dan mekanik memiliki berbagai keterbatasan, termasuk waktu proses yang lama, penggunaan pelarut tinggi, serta degradasi senyawa bioaktif. Oleh karena itu, sonikasi atau Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) menjadi alternatif teknologi modern yang efektif dan ramah lingkungan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil ekstraksi minyak nabati. Teknologi ini memanfaatkan gelombang ultrasonik yang menghasilkan efek kavitasi, sehingga mempercepat pemecahan dinding sel dan pelepasan senyawa target. Kajian ini bertujuan untuk menelaah efektivitas teknologi sonikasi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil ekstraksi minyak nabati dari berbagai bahan sumber, berdasarkan analisis literatur terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa sonikasi mampu meningkatkan rendemen, memperpendek waktu ekstraksi. Dengan demikian, sonikasi merupakan teknologi prospektif dalam produksi minyak nabati berkualitas tinggi.

Amanda, Annisya Rekha; Munambar, Siwitri; Nalinda, Rika

Jurnal Agrifoodtech 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Di era modern, eksistensi minuman tradisional mulai tergeser oleh minuman modern, termasuk wedang uwuh yang merupakan minuman khas Yogyakarta. Salah satu upaya pelestarian wedang uwuh adalah melalui inovasi dan difersifikasi produk, seperti pengembangan produk coklat bar dengan rasa wedang uwuh. Cokelat dipilih karena memiliki daya tarik tinggi di berbagai segmen pasar serta nilai komersial dan khasiat yang baik untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis cokelat yang paling sesuai sebagai bahan dasar utama dalam pengembangan produk coklat bar wedang uwuh dengan membandingkan cokelat hitam dan cokelat putih berdasarkan atribut visual, khasiat, dan nilai komersial. Metode yang digunakan adalah Focus Grup Discussion (FGD) bersama perusahaan yang bergerak di bidang produksi wedang uwuh, dengan melibatkan 9 orang peserta. Hasil kajian menunjukan bahan dasar untuk produk cokelat bar wedang uwuh, cokelat hitam lebih unggul baik dari aspek visual, kandungan, dan nilai komersilnya. Secara visual, uji organoleptik seperti warna, bau, rasa masih lebih unggul cokelat hitam. Cokelat hitam kaya akan flavonoid, polifenol, teobromin, asam askorbat, zat besi, magnesium, dan serat sehingga lebih memberikan khasiat yang lebih baik untuk tubuh. Margin harga cokelat hitam lebih tinggi tetapi tidak signifikan bedanya dengan cokelat putih, sehingga penggunaan cokelat hitam sebagai bahan dasar produk cokelat bar wedang uwuh sangat direkomendasikan.  

Muhammad Farhan; Luthvia Aprilliza Utami; Putri Khofifah Rambe; Siti Salamah Br Ginting

Bilangan : Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Sensitivity analysis is an important method in linear programming used to evaluate the impact of parameter changes on optimal solutions in production optimization. This study aims to identify and analyze various sensitivity analysis methods applied in previous studies. Through a systematic literature review approach, the research finds that sensitivity analysis provides valuable insights into solution stability and the effects of parameter changes on optimal outcomes. The findings indicate that this method can support better strategic decision-making in industrial contexts. The results of this research are expected to offer practical recommendations for practitioners to enhance production efficiency and effectiveness.

Dwiasnati, Saruni; eliyani, Eliyani; Arif, Sutan Mohammad; Avrizal, Reza

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2025 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

The research was intended to cluster the production areas of Indonesia's fishery products especially Skipjack Tuna, Tuna, Mackarel Tuna, and shrimp using data science techniques. The algorithm used was K-means Clustering. The data used was annual production data for each province for the last 3 years (2019 – 2021). Determination of the number of clusters using the Elbow Method. For each commodity, three clusters were obtained, namely clusters with low production, medium production, and high production. For Skipjack Tuna, there were 19 provinces belonging to the low cluster, 13 provinces being medium, and 2 provinces being high. For Tuna, there were 22 provinces in the low cluster, 9 provinces in the middle, and 3 provinces in the high cluster. For Mackarel Tuna, low was 19 provinces, medium was 12 provinces, and high was 3 provinces. For shrimp, 23 provinces were low, 7 provinces were medium, and 4 provinces were high. High production clusters for Skipjack Tuna were North Sulawesi and North Maluku Provinces, Tuna were North Sulawesi, North Maluku and Maluku Provinces, for Mackarel Tuna were Aceh, East Java and Maluku Provinces, and for shrimp were North Sumatra, West Kalimantan, South Kalimantan and East Kalimantan Provinces.

Rina, Rina; Nor Latifah

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Vaksin merupakan produk biologis dengan karakteristik khusus yang membutuhkan penanganan secara hati-hati melalui sistem rantai dingin (cold chain) sejak tahap produksi di pabrik hingga digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan untuk mencapai efektivitas penggunaan yang optimal, ketersediaan vaksin harus dikelola dengan baik, dalam jumlah yang memadai, memiliki  mutu yang terjamin, serta tersedia tepat waktu, Penyimpanan vaksin merupakan bagian dari proses pengelolaan logistik yang dilakukan mengunakam sistem rantai dingin guna menjaga kualitas, melindungi dari kerusakan fisik maupun kimia, serta mempertahankan stabilitas mutu hingga vaksin diberikan kepada penerima. Berdasarkan sensitivitas terhadap suhu, vaksin dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu vaksin yang rentan terhadap pembekuan seperti Hepatitis B, DPT-HB-HIb, DPT-HB, IPV, DT, TT, dan Td serta vaksin yang sensitif terhadap panas seperti BCG, Polio, dan Campak.

Anjelita Pajiri; Radia Hafid; Ardiansyah, Ardiansyah; Roy Hasiru; Fatmawaty Damiti

Journal Economic Excellence Ibnu Sina 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

This research aims to investigate whether production costs and selling price influence the income of corn farmers in Ilomata Vilage, Atinggola Sub-District, Gorontalo Utara Regency. Employing using a linier regression. The findings indicate a positive in Ilomata Village, Atingggola Sub-disctrict, Gorontalo Utara Regerency. The findings further confirm that production sosts and selling price exert a statistically significant influence on the income of these corn farmers in Ilomata Village, Atinggola Sub-district, Gorontalo Utara Regerency. Additionally, these findings demonstrate the value of coefficient of correlation (R) which further confirms that contribution of variable of production costs and selling price, simultaneously, elucitade corn farmers’ income 0.415 or 41.5%.

Felisia Wati Delta Fika; Muhamad Maulana; Ramadhan Agyat Wigunawan; Resha Moniyana Putri; Mega Mariska

Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study examines the dilemma of rice import policy in Indonesia within the context of international trade and food security challenges. Rice, as a strategic commodity, holds significant social, economic, and political value, making import policies highly influential on price stability, farmers’ welfare, and national food security. The research identifies that import policies are often misaligned with domestic needs due to weak inter-institutional coordination, data inaccuracies, and pressures from political and business interests. As a result, import policies frequently create imbalances between the interests of consumers, traders, and local farmers, while also reducing the competitiveness of domestic rice due to inefficiencies in the distribution chain and post-harvest infrastructure. This study emphasizes the importance of data-based, transparent, and farmer-protective governance of rice import policies to strengthen national food security amid global trade liberalization pressures. hain, trade liberalization.

Tahir, Muh. Zulkifli; Mustapa, Mustapa

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to determine Community Participation and Factors Influencing Community Participation in Reducing Damage to Production Forest Areas in Polobangkeng Utara District, Takalar Regency. The type of research used is descriptive qualitative research. It is said to be qualitative because the main data source in this study is in the form of approaches and actions of people who are observed and interviewed. The location of this research is in Polombangkeng Utara District, Takalar Regency. The research informants are sources who are considered to have extensive knowledge related to the problems being studied, namely the Head of Polombangkeng Utara District, Head of Barugaya Village, Head of Ko'mare Village, Head of Kale Ko'mare Village, Community. The results of the study are Community participation in preventing production forest fires is good, this is evidenced by the involvement, support and responsibility of the community in reducing forest fires. Factors that influence community participation are Community knowledge is more aware of the dangers of forest fires in the environment. Community awareness is good because more people care about production forests.

Efana, Amalia; Madra, Syahira Luqna Aqilla; Sudarti, Sudarti; Mahmudi, Kendid

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2025 Politeknik Negeri FakFak

Kopi menjadi salah satu komoditas unggulan sektor pertanian yang berperan besar dalam membantu perekonomian Indonesia dan menyediakan lapangan pekerjaan. Faktor pengupasan kulit dari biji yang lama dapat mengganggu proses pengolahan kopi. Pengupasan kulit dari biji merupakan tahap paling krusial dalam pemrosesan biji kopi, terutama dalam mengurangi kerusakan produk dan menjaga kualitas mutu biji kopi. Oleh karena itu, penggunaan mesin pulper kopi menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengupasan biji kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai konsep mekanika pada berbagai jenis mesin pulper kopi dengan metode pengumpulan data dari literatur yang telah kami peroleh. Diperoleh lima jenis mesin pulper kopi yaitu mesin pulper motor listrik, pisau silinder berputar, rol ganda, TEP-JLL 2015, dan mesin pulper-huller dua fungsi. Prinsip momen gaya diterapkan saat putaran motor dialihkan melalui sistem transmisi untuk menghasilkan torsi yang cukup besar untuk menggerakkan komponen pengupas. Selain itu, mesin portabel juga menerapkan mekanika roda dan poros dalam sistem mobilisasi untuk memudahkan perpindahan di medan menanjak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemilihan mesin pulper perlu disesuaikan dengan kondisi geografis, skala produksi, dan jenis kopi yang diolah agar diperoleh hasil pengupasan yang optimal.

Karina Amanda Larasati; Faturohman, Muhammad Iqbal

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2025 Politeknik Negeri FakFak

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi penerapan komponen teknologi khususnya pada industri kecil menengah atau dikenal dengan istilah IKM Cokro Tela Cake, dengan memenuhi Standar Nasional (SNI) 01-4309-1996 untuk produk kue lapis. Model pengukuran yang digunakan adalah tingkat kesiapan teknologi dan modifikasi House of Quality (QFD) yang digunakan untuk mengidentifikasi kontribusi komponen technoware (fasilitas teknologi) dan humanware (kemampuan manusia), sehingga proses produksi berjalan lebih spesifik. Penelitian ini turut mengacu pada persyarakatan kualitas SNI. Adapun, hasil penelitian menunjukan adanya gap pada proses pembuatan khususnya bahan baku, serta tahap finishing. Analisis turut menunjukan bahwa perusahaan banyak memenuhi standar, namun faktanya area memerlukan peningkatan, khususnya pada pemanfaatan teknologi dan pelatihan kerja. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada IKM untuk bisa meningkatkan kualitas teknologi yang jauh lebih baik dalam pengelolaan produk, dan meningkatkan sumber daya manusia yang optimal.

Synta Maharrany; Susi Aulia; Arlan Dhani Armansyah; Arjuna Bintang Pratama; Desya Amanda +1 more

Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study aims to analyze the extent to which the production budget and operational budget influence business growth at Gilingan Bakso Margi Utomo in North Bekasi. The research is motivated by the increasing importance of effective financial management and budgeting in navigating the challenges of a highly competitive and dynamic business environment. A quantitative approach was used in this study, with data collected through observation, intervies, and the distribution of questionnaires to 28 respondents directly involved in the business management. The variables analyzed include Production Budget (X1), Operational Budget (X2), and Business Growth (Y). Data analysis was conducted using multiple linear regression, preceded by tests for validity, reliability, and classical assumption testing (normality, multicollinearity, and heteroscedasticity). The results reveal that both production and operational budgets significantly affect business growth, both individually and collectively. These findings highlight the critical role of sound budget management as a fundamental driver of stable and sustainable business development. Moreover, the study provides strategic insights for small business owners seeking to enhance their competitiveness and financial efficiency.