Pengaruh Perubahan Suhu dan Kondisi Penyimpanan, Terhadap Stabilitas Sediaan Vaksin

Abstract
Vaksin merupakan produk biologis dengan karakteristik khusus yang membutuhkan penanganan secara hati-hati melalui sistem rantai dingin (cold chain) sejak tahap produksi di pabrik hingga digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan untuk mencapai efektivitas penggunaan yang optimal, ketersediaan vaksin harus dikelola dengan baik, dalam jumlah yang memadai, memiliki  mutu yang terjamin, serta tersedia tepat waktu, Penyimpanan vaksin merupakan bagian dari proses pengelolaan logistik yang dilakukan mengunakam sistem rantai dingin guna menjaga kualitas, melindungi dari kerusakan fisik maupun kimia, serta mempertahankan stabilitas mutu hingga vaksin diberikan kepada penerima. Berdasarkan sensitivitas terhadap suhu, vaksin dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu vaksin yang rentan terhadap pembekuan seperti Hepatitis B, DPT-HB-HIb, DPT-HB, IPV, DT, TT, dan Td serta vaksin yang sensitif terhadap panas seperti BCG, Polio, dan Campak.
Keywords
How to Cite

Rina, et al. (2025). Pengaruh Perubahan Suhu dan Kondisi Penyimpanan, Terhadap Stabilitas Sediaan Vaksin. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 3(3). https://doi.org/10.59841/jumkes.v3i3.2924

Rina, Rina; Nor Latifah, "Pengaruh Perubahan Suhu dan Kondisi Penyimpanan, Terhadap Stabilitas Sediaan Vaksin," Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, vol. 3, no. 3, 2025.

Rina, Rina; Nor Latifah. "Pengaruh Perubahan Suhu dan Kondisi Penyimpanan, Terhadap Stabilitas Sediaan Vaksin." Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, vol. 3, no. 3, 2025.

Rina, Rina; Nor Latifah. "Pengaruh Perubahan Suhu dan Kondisi Penyimpanan, Terhadap Stabilitas Sediaan Vaksin." Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 3, no. 3 (2025).

Rina, et al. (2025) 'Pengaruh Perubahan Suhu dan Kondisi Penyimpanan, Terhadap Stabilitas Sediaan Vaksin', Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 3(3). doi: 10.59841/jumkes.v3i3.2924.

Rina, Rina; Nor Latifah. Pengaruh Perubahan Suhu dan Kondisi Penyimpanan, Terhadap Stabilitas Sediaan Vaksin. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan. 2025;3(3).

Artikel Terkait

Gambaran Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Berdasarkan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) Di Puskesmas Mlati II Tahun 2026

Wahyuni, Adela Rahma; Yumei Santi, Mina; Meilani, Niken

Uji Toksisitas Ekstrak Metanol Batang Prasman (Peperomia pellucida) Terhadap Mortalitas Larva Udang (Artemia salina L.)

Haryanto; Fauzan Pratama, Ahmad; Roudhina, Arisya; Nur Athifah, Andi; Helendika Al Asyahra, Niska; Aulia A, Nur; Salsabila, Nur; Hairana Rori, Zahra

Karakterisasi Tingkat Toksisitas Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) Terhadap Larva Udang Renik Air Asin (Artemia salina) Berdasarkan Metode BSLT

Haryanto; Buna, Nafila; Hafifah, Nurul; Arrahmah, Muftiha; Febrianti, Febi; Aidil Pitrah, Muh

Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) terhadap Larva Udang Renik Air Asin (Artemia salina)

Haryanto; Auliya Alja, Dzakiyyah Azizah; Adzzariaat Zalza, Sysca; Munsir, Ana; Selviana, Murni; Isnaeni Tahir, Alifiah; Nur Hadra, Siti

Penentuan Nilai LC₅₀ Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) Menggunakan Metode BSLT sebagai Dasar Klasifikasi Toksisitas terhadap Larva Udang Renik Air Asin (Artemia salina)

Haryanto; Arkam Runa Bombing, Mychellianien; Nurica; Ramadhani Putri Syahyuti, Nia; Nurul Aliyah , Afni; Ardila Baharuddin, Fachria; Amalia, Nurul

Penilaian Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Trembesi (Samanea saman) terhadap Artemia salina Evaluasi Berbasis Metode BSLT

Haryanto; Passalowongi, A. Alya; Hadira; Ramadhani, Salsabila; Rois, Adelia; Arianti, Arini; Annisa Idris Tana, A. Mutiara

Tren Sitasi Jurnal