Publication Search

67,429 articles from 569 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1161-1180 of 1,264

Analytics

Ahmad Zainuri; Yunita Yunita; Ibrahim Ibrahim; Ani Marlia; Mohammad Harist Al Agam +1 more

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas Kurikulum Pendidikan Muadalah Ula di Ponpes Darunur Al-Musthafa Palembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen dan implementasi Kurikulum Muadalah Tingat Ula. Jenis penelitian adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara langsung dengan pengurus dan juga pimpinan pondok beserta para asatidz pondok pesantren, serta dilakukan penggalian data melalui dokumentasi terkait kurikulum yang dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren Darunnur Almusthafa sudah menerapkan kurikulum Muadalah Ula dengan baik, kurikulum ini merupakan kurikulum penyetaraan dan telah ditetapkan sebagai lembaga yang setara dengan lembaga pendidikan formal lainnya oleh Kementerian Agama. Ini penting dilaksanakan oleh lembaga agar santri memiliki pengakuan dalam proses pendidikan dan ketika santri keluar dari Pondok Pesantren bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan ada pengakuan yang jelas.  

Rintis Uthita Hernanda; Mukhammad Ginanjar Fitrianto; Muhammad Gerald Arsy; Mahendradatta Yadi Wisnu Wardhana

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembagian warisan di antara para ahli waris secara adil sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam ditentukan oleh pengaturan hak waris menurut hukum Islam. Persoalan warisan saat ini terkait dengan warisan kepada anak kandung yang bukan muslim atau non muslim, hal ini dikarenakan peredaran harta warisan kepada anak non muslim atau berbeda agama jelas tidak diperbolehkan. mendapatkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang menitikberatkan pada pendekatan perundang-undangan dan produk perilaku hukum. Oleh karena itu, dalam prakteknya, hakim masih dapat menggunakan putusan pengadilan untuk menentukan hak waris berdasarkan wasiat wajib bagi anak kandung non muslim atau agama lain. Hal ini bertentangan dengan Pasal 171 huruf (c) Sidang Hukum Islam (KHI) yang memaknai bahwa pengaturan umum sebagai penerus utama adalah dia harus beragama Islam, segala sesuatunya sama, pilihan memberikan pemerataan dan keadilan. keuntungan bagi keluarga.  

Eko Santoso; Dewi Utami; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini yaitu untuk memaparkan kelayakan isi pada aspek kesesuaian materi, keakuratan materi, dan materi pendukung pembelajaran buku Buku Teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Karya Muhammad Nurzakun dan Joko Santoso berdasarkan BSNP. Penelitian ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research). Adapun penelitian dalam hal ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber data bersifat kepustakaan atau berasal dari berbagai literatur. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu Buku Teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Karya Muhammad Nurzakun dan Joko Santoso Tahun 2021. Sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai buku yang relevan, website, dan hasil penelitian. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah metode dokumentas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Hasil penelitian yang didapat berdasarkan analisis yang telah dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa pada buku teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Tahun 2021 termasuk dalam kategori sangat layak. Dari ketiga komponen kelayakan isi buku teks Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Kelas I Tahun 2021, semuanya dapat dikategorikan buku teks ini sangat layak. Dengan begitu, buku teks tersebut bisa menjadi sumber buku ajar yang baik bagi guru maupun peserta didik.

Runa Runa; Marthen Mau; Gianto Gianto

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Skripsi ini membahas tentang upaya guru PAK dalam meningkatkan spiritualitas peserta didik. Spiritualitas merupakan hubungan pribadi manusia dengan Allah. Spiritualitas peserta didik sangat perlu untuk terus ditingkatkan agar mampu bertumbuh dewasa dalam Yesus Kristus atau dewasa secara rohani. Oleh karena itu perlu adanya upaya guru PAK untuk membimbing peserta didik khususnya yang ada di SDN Manggam, sehingga peserta didik merasa tertolong spiritualnya tetap mengalami perubahan dan peningkatan spiritualitas ke arah yang semakin baik.  Penelitian dan penulisan skripsi ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta menggunakan teknik pengolahan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dan penulisan skripsi ialah supaya ada perubahan dan peningkatan spiritual melalui iman dalam pengenalan akan Allah yang semakin baik dari peserta didik. Dan untuk mencapai hal tersebut, upaya guru pendidikan agama Kristen sangat dibutuhkan dan berperan penting dalam membimbing, mengarahkan, serta menjadi teladan bagi peserta didik. Rumusan teori hasil penelitian ialah bahwa adanya upaya seorang guru pendidikan agama Kristen dalam meningkatkan spiritualitas peserta didik akan membawa peserta didik semakin mengenal Allah sehingga mencapai kedewasaan dalam Yesus Kristus. Kemudian kesimpulan yang didapatkan ialah guru pendidikan agama Kristen harus berupaya untuk meningkatkan spiritual peserta didik yang merupakan tugas utama dari guru pendidikan agama Kristen agar peserta didik menjadi pribadi yang beriman hingga mencapai kedewasaan spiritual yang semakin baik dalam Kristus.

Salman Hasan; Rofiatul Hasanah; Siti Wasifatul Jannah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Lembaga pendidikan pertama yang lahir dalam sejarah kehidupan bangsa Indonesia adalah pesantren. Awal mula pesantren muncul dan berkembang pada masa Walisongo di Jawa, ketika Sunan Ampel mendirikan sebuah padepokan di Ampel Surabaya dan menjadikannya sebagai pusat pendidikan. Pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional berbasis agama Islam yang dapat dijangkau oleh masyarakat Indonesia saat itu. Pesantren kemudian berkembang tidak hanya khusus untuk pendidikan agama, tetapi juga pendidikan umum, bahkan tokoh-tokoh dari pesantren pun turut serta memerangi penjajah guna mewujudkan nasionalisme. Pendidikan merupakan modal utama bagi setiap bangsa untuk membuka pintu ilmu pengetahuan guna meningkatkan kualitas hidup. Secara historis, pesantren tentunya telah memenuhi tugas luhur pendidikan yang melahirkan para intelektual Islam di Indonesia hingga saat ini. Pesantren juga dapat diharapkan menjadi lembaga yang mampu melahirkan santri sebagai pelaku utama pembangunan bangsa dengan memadukan beberapa muatan pembelajaran seperti ilmu pengetahuan, teknologi, seni, nilai, dan lingkungan dalam proses pembangunan individu masyarakat. Peranan pesantren dalam pendidikan yakni pesantren harus memerankan diri sebagai pengawal dan pelestari nilai-nilai agama. Pesantren sebagai lembaga pendidikan, tentu juga dituntut untuk memerankan diri sebagai pembaru pemahaman keagamaan dan sebagai lembaga pendidikan keagamaan dan pendidikan sosial-kemasyarakatan, pesantren juga dapat mengemban peranan, tugas, misi, dan fungsinya sebagai inspiratory, motivator, dan dinamistor pelaksanaan pembangunan pada tingkat lokal dan regional di daerahnya masing-masing.

Robingun Suyud El Syam; Salis Irvan Fuadi

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Sepakbola sangat digandurungi seantero dunia, terlebih saat ada Piala Dunia, jutaan pasang mata siap menikmatinya. Melalui kajian filosofis, penelitian menyimpulkan : turnamen Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar merupakan ekspresi ruang bagi tuan rumah untuk mempresentasikan wajah Islam yang penuh kesejukan. Posisi tawar sebagai penyelenggara dimanfaantkan untuk mengklarifikasi bahwa Islam yang selama ini dipersepsikan dunia Barat melekat dengan berbagai aksi kekerasan dan terorisme, dibantah dengan realitas melalui wajah sejuk Islam, meliputi : Opening Ceremony nuansa Islami, standart kesopanan suporter, mural hadis wajah sejuk Islam, area shalat dekat stadion, Quick response Code Islam di hotel, layanan informasi Islam, pameran benuansa Islam, muazin bersuara merdu, berbagi makanan gratis, memakaikan jilbab turis wanita, larangan minuman beralkohol, larangan simbol LGBT, dan larangan aktifitas perjudian. Lewat Piala Dunia, Qatar memperjuangkan posisi tawar dihadapan FIFA, membuktikan keindahan agama Islam dan sekaligus meruntuhkan stigma Barat. Implikasi penelitian, bahwa umat Islam mesti mempunyai posisi tawar didepan dunia Barat, agar tidak disalah pahami tentang ajarannya yang menentramkan dan damai. Promosi kesejukan Islam bisa melalui banyak pintu seperti telah dilakukan oleh Qatar.      

Nikodemus

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Pada hakikatnya pendidikan bagi kebanyakan orang adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan, atau suatu sarana untuk mengembangkan potensi diri, Zaim Elmubarok member pandangan bahwa Pendidikan adalah proses menanamkan dan mengembangkan diri pada peserta didik tentang hidup.  Pendidikan sangat penting bagi anak-anak karena dengan pendidikan anak-anak akan di ajarkan bagaimana menjadikan dirinya dewasa dan memeimpinnya kearah kedewasaan. Senada dengan itu Ester Putri Setiyowati mengatakan bahwa pendidikan juga merupakan upaya dan psikomotorik. Oleh karena itu membangun aspek kognisi, afeksi, dan dalam mengembangkan seluruh potensi siswa, potensi itu meliputi kognitif, afektif psikomotorik secara seimbang dan berkesinambungan adalah nilai pendidikan paling tinggi.

Rif’atul husnah; Tharikah Naqsyabandiyah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Jurnal ini mengulas tentang Ahlu As-Sunnah Wal Jama’ah Sebagai Doktrin Dan Faham Pesantren Zainul Hasan Genggong bertujuan untuk menggambarkan ahlu sunnah  wal jama’ah sebagai doktring faham dalam pondok pesantren zainul hasan genggong. Pesantren Zainul Hasan Genggong adalah salah satu lembaga pendidikan islam tertua di Indonesia. Berdirinya lembaga ini sebelum Indonesia merdeka,yaitu tepatnya pada tahun 1839,yang didirikan oleh kyai zainal abidin. Pesantren zainul hasan dikenal barokahnya dan kewaliannya. Pondok pesantren Zainul Hasan berkembang dengan begitu cepat, tidak sekedar ilmu agama yang diajarkan. Pesantren Zainul Hasan Genggong  dikenal sebagai suatu  lembaga pendidikan yang dibangun dan dikembangkan dengan lanndasan pandangan filosofis tentang berbagai aspek agama, moralitas, ilmu pengetahuan, lingkungan dan lain sebagainya, berkembang secara  continue  dalam pertumbuhan, kesinambungan, perubahan dan pembaharuan. Ciri khas pesantren yang menjadi sasaran berkembangnya dari sebuah pesantren yang dilakukan puslitbang pendidikan agama dan keagamaan yang dilakukan secara individu ataupun dilakukan lembaga lain. Dengan dikuatkan oleh SATLOGI SANTRI yang berarti Sopan santun, Ajeg Istiqomah, Nasehat, Taqwallah, Ridollah,Ikhlas lillahi ta'ala. Pesantren Zainul Hasan Genggong menganut faham Ahlu As- sunnah wal jama’ah yang mana mengikuti jejak sang maha guru KH. Hasan Sepoh Genggong.  

Hasan Hasan; Haryeni Haryeni; Muslimat Muslimat

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Kalindaqdaq merupakan salah satu tradisi adat yang berasal dari etnis suku Mandar, Sulawesi Barat. Tradisi ini berupa penyampaian perumpamaan saat hendak menyampaikan keinginannya kepada seseorang, berkarakteristik layaknya sebuah pantun juga puisi. Kalindaqdaq adalah sebuah ungkapan perasaan dari seseorang, sehingga juga disebut sebagai puisi mandar. Puisi Mandar ini biasanya bertujuan untuk merayu wanita, perjuangan, sindiran, ataupun motivasi.  Asal kata dari kalindaqdaq berasal dari suku kata Kali (Gali) dan daqdaq (dada), jadi secara bahasa, Kalindaqdaq dapat diartikan ’isi dada’ atau cetusan perasaan dan pikiran yang  dinyatakan dalam kalimat-kalimat yang indah. Kalindaqdaq yang merupakan ekspresi kreativitas masyarakat Mandar, pertama kali disyairkan oleh rakyatnya pada saat raja ke-empat kerajaan Balanipa, Daetta Tommuane dan Daetta Towaine diarak mengendarai kuda Pattudu. kalindaqdaq digolongkan dalam berbagai macam tema yang menyentuh berbagai aspek kehidupan, mulai dari tema agama yang bernuangsa syaria’ah maupun tasawuf, percintaan, patriotisme sampai ke-yang  jenaka (humor). Kalindaqdaq Mandar disampaikan oleh seorang penutur, biasanya pemuda, atau lelaki paruh baya, bahkan biasanya orang tua, singkatnya ia dilakoni oleh kaum pria. Kalindaqdaq dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari di daerah Mandar, utamanya dalam acara-acara khusus sepertia; Mettumae (melamar), Pelantikan Raja dan acara mappatammaq (orang khataman Al Qur’an menunggangi kuda penari).

Nur Soimah; Naufal, Naufal

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bentuk ekspresi dari pengalaman beragama dapat dilihat dari penganut suatu agama. Pada dasarnya pengalaman kegamaan dalam diri mereka timbul dari pemikiran tentang kepercayaan dan juga keyakinan terhadap adanya sesuatu di luar diri mereka. Yang kemudian dianggap sebagai realitas tertinggi, hal ini diperoleh melalui pengetahuan yang dipelajarinya serta ketika sedang melakukan sebuah interaksi sosial dari kegamaan yang ada didalam lingkunganya. Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui landasan dasar kebebasan beragama, untuk mengetahui sebuah kebebasan berekpresi dan berpendapat merupakan bentuk hak dan kebebasan negara, dan juga untuk mengetahui suatu agama sebagai kepercayaan. Metode penelitian pada makalah ini adalah dengan metode studi pustaka (library research). Data didapatkan dengan cara mengumpulkan sumber-sumber yang berkaitan dengan topik dari beberapa buku fisik, jurnal dan juga sumber lainnya. Untuk teori yang dipakai adalah teori konflik dari Ralf Dahrendorf. Dari beberapa data yang didapat, dapat diketahui kebebasan beragama di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Dasar 1945 begitu juga dengan pembatasannya. Tidak hanya itu kebebasan beragama juga diatur di hukum atau Undang-Undang Internasional. Selain itu kebebasan berekspresi dan berpendapat juga telah diatur dalam undang-undang dan ini merupakan sebuah hak warga negara dalam kehidupan bernegaranya. Untuk kepercayaan sifat dan sikapnya membenarkan sesuatu yang dianggap sebagai kebenaran, yang diyakini, dan diaplikasikan dalam kehidupan, pengalaman, dan mempengaruhi sifat mental yang menyakininya. Kepercayaan berarti keyakinan kepada tuhan diluar agama atau tidak termasuk kedalam agama. Berbicara mengenai agama atau keyakinan dan juga masyarakat memang tidak akan pernah selesai, karena dengan seiring perkembangan masyarakat itu sendiri akan ada dampak yang dirasakan.  

Mita Analisa Sipayung; Romauli Siagian; Tripena Engelina Manullang; Victoria Natalia Simanjuntak; Wenny Ariayani Sipayung +1 more

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

The delinquency of students towards the value of learning achievement in Sekolah Dasar Hidup Baru Batam is a problem posed in this study. Thepurpose of this study is to find out the extent of the relationship of student delinquency to the value of learning achievement in Sekolah Dasar Hidup Baru Batam. The research instruments used are student questionnaires, interviews  and observations, the samples used consist of class IV to class V which totals 55 people, sampling techniques using random techniques. In describing the results of the study, the collected data is entered into a table and then processed with data analysis techniques using the product formula  of the moment find percent rough numbers.  The effect of student delinquency on learning achievement is at more than 50%. The issue of student delinquency is a shared responsibility between the student's guardian and the student's guardian.

Nata bura, Restia; Arnita Tulak, Sindi; Iin, Iin

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Tujuan penelitian ini yaitu tentang teologi Paulus tentang makna salib. Paulus adalah satu-satunya penulis dalam Perjanjian Baru yang berulang kali menyebutkan salib dalam 1 Korintus 1:17-18; Galatia 5:11; Galatia 6:12, 14; Efesus 2:16; Filipi 2:8; Filipi 3:18 dan Kolose 1 :20; Kolose 2:14. Paulus berdasarkan 1 Korintus 1:23; 3:3,8; 1:23; 3:3,8; 2 Korintus 13:4 dan Galatia 2:20 juga berbicara tentang kematian Kristus. Bagi rasul Paulus, salib adalah yang terpenting karena itu adalah inti dari pesan Injil. Maka tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui makna salib yang sebenarnya berdasarkan teologi rasul Paulus, dan bagaimana orang Kristen saat ini memaknai salib Kristus. Kajian ini dapat memberikan kepada seluruh umat Kristiani ajaran tentang makna salib yang sebenarnya berdasarkan pemahaman teologis rasul Paulus. Adapun Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penulisan ini adalah metode penelitian kualitatif melalui penelitian teologis. Hasil dari penelitian ini adalah orang Kristen akan memahami makna salib dari perspektif teologi Paulus.

Muhammad Abdul Gofur; Muhamad Fahmi Ridho Auliya; Mukh Nursikin

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Indonesia adalah bangsa majemuk yang terdiri dari berbagai suku, ras, bahasa, adat istiadat, agama, dan budaya. Masyarakat Indonesia juga dikenal sebagai masyarakat multikultural dengan latar belakang budaya dan agama yang beragam. Secara konseptual, multikulturalisme mengacu pada profil negara sebagai bangsa yang majemuk dan masyarakat yang multikultural. Warga negara akan menghargai pluralitas dan multikulturalisme berdasarkan prinsip pemerataan. Multikulturalisme sebagai konsep keragaman dan pemerataan harus diakomodasi dalam sistem pendidikan nasional. Itu harus tercermin dalam kurikulum.      

Nikmatul Ula; Kamiliyatun Laila; Nanang Qosim

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses pembaruan pemikiran islam dicapai melalui kontak yang luas dengan negara-negara timur tengah yang menjadi pusat-pusat islam proses transformasi ini dilakukan oleh individu dan kelompok masyarakat yang ingin memperjuangkan identitas dan prinsip ajaran islam dalam kehidupan masyarakat indonesia.Hal ini terlihat tidak hanya ada tataran reformis pendidikan, tetapi juga dalam lingkup reformasi muhammadiyah yang lebih luas di berbagai bidang, seperti panti asuhan, rumah sakit, bank pengkredutan rakyat, dan merintis berdirinya baitul mal wa at – tamlil sebagai ciri masyarakat modern. Penciptaan Asosiasi Ilmuwan Gerakan Islam Indonesia (ICMI) adalah bentuk respon terhadap keterasingan masyarakat dan politik negara warga kelas menengah.Kesimpulan dari organisasi Muhammadiyah sebagaimana dalam AD/ART ialah menegakan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

SUHARTONO SUHARTONO

Observing the news of crime committed by minors today certainly raises concerns and unrest in social life. The disturbing behavior of children, such as the behavior of children away from religious teachings, disrespecting their parents, dressing inappropriately, saying dirty words, smoking, and the most troubling thing is that children are now involved in criminal acts. This issue has become a hot topic that is often reported on television, such as news about crimes committed by students, violence against friends, brawls, rape, and even murder. Responding to the negative behaviors of children that often appear in the news of child crimes need special attention. Therefore, as a form of attention, it is necessary to first understand the condition of the child himself and his relationship with the surrounding environment, both parents and family as well as the school as the smallest unit in society that has the responsibility to help children grow and develop optimally. Parents are the first people to be known by children, the first people to give life understanding to children, so parents play an important role in the formation of children's character. However, ironically, the family becomes a source of threat and unrest for children, because of the wrong treatment given by parents to children. Basically, the relationship between children and their parents is an emotional and cognitive source for children. These relationships provide opportunities for children to explore the environment, including school and social life, and children's early relationships can serve as models for later relationships. This initial relationship begins when the child is born into the world, in fact it has started since the fetus was in the womb (Sutcliffe, 2002: 15).1. Furthermore, the role of Christian Religious Education is an effort made by educators continuously to equip students with sources of faith. Character formation is very important in the educational process which is a process of internalizing the values ​​of the Christian faith through education. So that the personality or noble character of students is formed through habituation that is constantly practiced, without stopping.

SUHARTONO SUHARTONO

Observing the news of crime committed by minors today certainly raises concerns and unrest in social life. The disturbing behavior of children, such as the behavior of children away from religious teachings, disrespecting their parents, dressing inappropriately, saying dirty words, smoking, and the most troubling thing is that children are now involved in criminal acts. This issue has become a hot topic that is often reported on television, such as news about crimes committed by students, violence against friends, brawls, rape, and even murder. Responding to the negative behaviors of children that often appear in the news of child crimes need special attention. Therefore, as a form of attention, it is necessary to first understand the condition of the child himself and his relationship with the surrounding environment, both parents and family as well as the school as the smallest unit in society that has the responsibility to help children grow and develop optimally. Parents are the first people to be known by children, the first people to give life understanding to children, so parents play an important role in the formation of children's character. However, ironically, the family becomes a source of threat and unrest for children, because of the wrong treatment given by parents to children. Basically, the relationship between children and their parents is an emotional and cognitive source for children. These relationships provide opportunities for children to explore the environment, including school and social life, and children's early relationships can serve as models for later relationships. This initial relationship begins when the child is born into the world, in fact it has started since the fetus was in the womb (Sutcliffe, 2002: 15).1. Furthermore, the role of Christian Religious Education is an effort made by educators continuously to equip students with sources of faith. Character formation is very important in the educational process which is a process of internalizing the values ​​of the Christian faith through education. So that the personality or noble character of students is formed through habituation that is constantly practiced, without stopping.

Rindang Salsabila; Yayat Suharyat

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Tujuan dari pengabdian  ini yaitu untuk menerapkan metode pembelajaran Mind Mapping pada materi PAI di tingkat sekolah menengah. Metode penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif mengambil subjek 30 siswa kelas XI yang dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pemicu kebiasaan siswa menyukai hal yang selesai dalam berbagai aktivitas ternyata menjadi permasalahan bagi siswa saat meningkatkan daya kreatifitas pemikirannya sehingga berdampak pada kurangnya kreatifitas siswa dalam mengelola materi pembelajaran dan meningkatkan keaktifan siswa. Hasil penelitian ini menyajikan bahwa dengan metode mind mapping siswa mampu menuangkan kreatifitasnya dengan memahami materi pelajaran PAI sehingga proses nalar kreatifnya dapat meningkat. Metode tersebut sangat efektif dan menjadi rekomendasi untuk pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran PAI di dalam kelas.  

Robingun Suyud El Syam; Ahmad Guspul; Adi Suwondo; Ali Mu’tafi

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Laki- laki dan wanita memiliki peran dan fungsi berbeda, akan tetapi dalam aspek hak dan kewajiban keduanya setara. Seperti dalam perihal kepemimpinan, peran laki-laki lebih diutamakan daripada wanita. Dengan pendekatan teori, penelitian disimpulkan : istri galak merupakan berkah, dimana jodoh telah ditentukan Allah. Melalui sikap sabar maka akan tersingkap hikmah di dalamnya. Penelitian merekomendasikan dalam posisi suami yang mempunyai istri galak, jangan lari dari kenyataan, namun pahami dengan kacamata agama agar tersingkap hikmah didalamnya

Roni Rusmana; Yayat Suharyat

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Al-Qur'an dan Hadis sebagai pondasi umat Nabi Muhammad saw dan seluruh umat islam, Ilmu pengetahuan juga merupakan komponen utama dari isi Alquran juga hadis. karena keduanya tidak dapat dipisahkan, Al-Qur”an dan Hadis adalah sumber dari segala sumber ilmu. Sedangkan secara substansi, Islam adalah agama penerang dimana semua ilmu pengetahuan bisa berkembang karena islam memiliki al-qur’an dan hadis sebagai pedoman dan setiap manusia diberi hak untuk mengembangkan setiap wawasan ilmu pengetahuan yang mereka miliki karena allah sudah memberikan akal kepada setiap manusia, dan salah satu bukti manusia berakal yaitu berkeyakinan sebagai bentuk rasa syukur atas anugrah allah yang luar biasa, Ilmu yang allah berikanlah yang mebuat manusia bisa berkembang. Dengan ilmu lah manusia bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk sehingga manusia lebih terarah dalam menajalani hidup, Allah juga memberikan anugrah emosi kepada manusia untuk manusia bisa semangat dalam menjalankan segala sesuatu, Gabungan ilmu dan emosi lah yang membuat manusia bisa berkembang dan bermanfaat.dan fungsi ilmu pengetahuan dalam proses kehidupan manusia tidak akan pernah berjalan sesuai fitrah tanpa adanya suatu pedoman maka kita selaku umat islam harus meletekan segalal sesuatu berdasakan Al-qur’an dan Hadis.  

sari, ama farida

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The involvement of citizens in creating a harmonious society is important in this era of globalization. However, in reality, social and religious problems are still the background to the occurrence of conflicts to this day. Citizens' concern for interacting and maintaining communication between people is expected to be able to reduce the conflict axes that exist in society and this can be done by citizens, one of which is through religious dialogue. The purpose of this study is to find out how citizen involvement through religious dialogue is able to maintain community harmony. This research is a type of qualitative research with a phenomenological approach where data collection techniques are used, namely interview techniques, documentation studies and through Focus Group Discussion (FGD) activities. Test the validity of the data by using triangulation techniques and data analysis techniques by collecting data, reducing data, presenting data and drawing conclusions.The results of the study show that interfaith dialogue carried out by the community through interfaith communities can be said to be successful in efforts to increase citizen involvement to create a harmonious community life in the current era of globalization, seeing that there are still many conflicts in several areas that are motivated by social and religious issues. Interfaith dialogue also provides knowledge of the diversity of religions and beliefs adopted by the Indonesian people, all of which aim to maintain the unity and integrity of the nation with the existing diversity. Interfaith dialogue can also be used as an alternative in increasing civic engagement by directly involving people of different religions