Publication Search

63,163 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1061-1080 of 1,584

Analytics

Slamet Widodo

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Sistem hukum Indonesia, termasuk juga hukum yang adat yang sejak awal sudah ada merupakan bangun sistem yang sudah kokoh dalam bangunan sistem hukum nasional. Oleh karenanya, artikel ini membahas tentang hal tersebut Termasuk juga pendapat filsuf hukum yang coba diketengahkan dalam kajian ini. Dari hasil penelitian ini dapat kami hasilkan sebua temua bahwa Sistem Hukum Indonesia harus sesuai dengan norma dan kaidah yang hidup di masyarakat. Hal ini dikarenakan hukum itu harus memandang keadaan dan kondisi masyarakat agar dapat menciptakan keadilan, kepastian dan kemanfaatan bagi masyarakat itu sendiri. Hukum positif akan berjalan efektif bila sesuai dengan hukum yang hidup di dalam masyarakat. Bahwasanya sejarah timbulnya hukum adat di Indonesia itu dapat dipisah-pisahkan dalam, Sejarah perkembangan hukum adat, sejarah perkembangan hukum adat hingga dikenal dalam ilmu pengetahuan, dan sejarah politik hukum adat dalam perundang-undangan di Indonesia. Ketiga hal tersebut adalah proses sejarah hukum adat yang sangat penting bagi bangsa Indonesia sebagai pemilik asli hukum adat tersebut.

Ali kurniawan; Masfar Gazali

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Ukuran keberhasilan suatu perusahaan adalah nilai perusahaan yang diwakili oleh harga saham. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana perencanaan pajak, profitabilitas, dan leverage mempengaruhi nilai perusahaan. Dalam penelitian ini, logaritma total aset digunakan untuk menilai ukuran perusahaan, sedangkan ETR, ROE, dan PBV digunakan untuk mengukur profitabilitas dan nilai perusahaan. Penelitian semacam ini bersifat kuantitatif. Purposive sampling digunakan selama proses pengambilan sampel. Sampel dari 20 bisnis barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk tahun 2017 hingga 2021 membentuk populasi penelitian sebanyak 75 perusahaan. Analisis regresi data panel dengan menggunakan program eviews 9 adalah teknik analisis yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, Perencanaan Pajak berdampak negatif minimal dan tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Nilai Perusahaan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh profitabilitas. Leverage memiliki dampak yang merugikan tetapi kecil terhadap nilai perusahaan.

Dewangga Andya Mahendra Putra

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Proyek Preservasi Jalan Raya Kanor – Semambung ini merupakan kegiatan yang berkaitan dengan  peningkatan kenyamanan serta kelancaran dalam berlalu lintas. Hal ini dilakukan agar mempermudah Mobilitas Masyarakat yang bertempat tinggal di daerah tersebut. Dengan meningkatnya jumlah penduduk dan perkembangan suatu daerah, maka kebutuhan pada daerah tersebut pun akan bertambah juga, oleh karena itu diperlukan Peningkatan jalan. Peningkatan jalan Kanor - Semambung Bojonegoro, Jawa Timur ini merupakan jalan yang menghubungkan daerah Kanor menuju arah Semambung dengan panjang 4,375 km. Dengan adanya pembangunan jalan tersebut dapat menunjang kelancaran transportasi dan perekonomian yang mempermudah menuju daerah tersebut. Pada penulisan jurnal ini akan membahas mengenai bahan yang digunakan, alat yang digunakan, serta tahapan pada proses pekerjaan Rigid Pavement. Metode yang digunakan yaitu mengumpulkan studi literatur yang berkaitan dengan proses Rigid Pavement, serta mempersiapkan materi. Dari metode tersebut juga meliputi lokasi penelitian. Pengumpulan data dan pengolahan data pada penulisan ini didapatkan langsung melalui kegiatan magang di lokasi kegiatan proyek pada kurun waktu kurang lebih 5 bulan. Proses Rigid Pavement terdiri dari beberapa tahapan yaitu proses Perencanaan (Planning), Pemograman (Programming), Pelaksanaan Kegiatan (Activating), Pengendalian (Controlling). Bahan yang digunakan pada proses pengaspalan antara lain, Beton readymix, Agregat kelas A dan S dan lain-lain. Selain bahan juga ada alat dan bahan yang digunakan yaitu, Truck Mixer, Dump truck, Bekisting, Vibrator, dan Besi Wiremesh Ø 8 mm.    

Endang Swastuti; Emiliana Sri Pudjiarti; Honorata Ratnawati Dwi Putranti

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pembelajaran di Kampus Merdeka menawarkan tantangan dan peluang untuk pengembangan kreativitas, kapasitas, kepribadian dan kebutuhan baik mahasiswa maupun dosen, dengan menuntut kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan baru melalui kenyataan dan dinamika lapangan. Sebagai perwujudan dari Kriteria IKU ke 2 dan IKU ke 3 adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan antara dosen, mahasiswa dan mitra (masyarakat). Pengabdian masyarakat ini dilakukan di desa Susukan Kabupaten Semarang, yang penduduknya mayoritas sebagai petani. Sasaran Mitra adalah perempuan dan remaja Putri. Metode yang diberikan adalah dengan memanfaatkan pekarangan sempit menjadi lahan produktif dengan penanaman jahe merah. Pengabdian masyarakat dilakukan mulai proses dengan menyiapkan lahan dengan menggunakan polybag yang di dalamnya diberikan tanah yang telah diberikan pupuk. Proses pemeliharaan dengan memberikan pupuk non kimia (ramah lingkungan), dan selanjutnya pengolahan hasil panen jahe dengan diolah menjadi aneka produk. Pengabdian ini dilakukan secara bertahap selama tiga kali setiap hari minggu dari tanggal 7-21 Januari 2022. Melibatkan sepuluh dosen dan lima mahasiswa. Hasil penelitian ini dapat memberikan tambahan penghasilan dan memanfaatkan pekarangan yang sempit menjadi lahan produktif, sehingga para perempuan tidak perlu bekerja di ladang Perempuan bisa bekerja di rumah dengan hasil tambahan.      

Lily Nefertari; Jelita Kirani

Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Hal ini dimaksudkan untuk memberi tuntunan pada dunia perbankan agar beroperasi lebih berhati-hati dalam ruang lingkup perkebangan kegiatan usaha dan operasional perbankan yang semakin pesat. Bank harus mengelola berbagai jenis resiko keuangan secara efektif, salah satunya resiko kredit macet yang sering di alami oleh dunia perbankan, agar dampak negatif kerugian kredit dapat diminimalisir. Dampak negatif yang terjadi menimbulkan kerugian besar terjadi karena akibat sistem pengendalian internal tidak dilakukan secara baik dan efisien. Disinilah perlunya bank menetapkan sistem pengendalian iternal yang merupakan suatu proses dimana Bank secara metodik menghubungkan resiko kredit yang melekat pada kegiatan dengan tujuan untuk mempertahankan dan memperbesar keuntungan dari setiap aktifitas dan lintas portofolio dari semua kegiatan

Vriandi Hapsara; Calvin Daniel Prasetio; Vinsensius Ferrer Joeng

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Pengolahan makanan dasar merupakan salah satu mata kuliah yang ada di program studi pengelolaan perhotelan fakultas pariwisata Universitas Pelita Harapan dimana pada proses pembelajarannya terdapat rotasi menu makanan dari berbagai daerah di mancanegara. Makanan Indonesia memiliki beragam bumbu khas dari setiap daerah di Indonesia. Di mulai dari Aceh sampai Papua. Makanan dari setiap daerah memiliki ciri khasnya sendiri dan membuat daya tarik sendiri bagi wisatawan. Beberapa diantaranya sudah mendunia dan menjadi incaran banyak wisatawan mancanegara. Makanan Indonesia menjadi salah satu rotasi makanan yang dipelajari pada mata kuliah ini. Pengimplementasian rotasi menu makanan Indonesia menjadi fokus dalam penelitian ini, dimana rotasi ini diperlukan dalam mata kuliah pengolahan makanan dasar. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan diikutsertakan uji panelis terbatas padarotasi menu makanan Indonesia yang telah dirancang dapat digunakan untuk bahan ajar mata kuliah pengolahan makanan dasar. Dihasilkannya rotasi menu makanan Indonesia yang baru, dapat menjadi panduan bahan ajar yang digunakan untuk tahun ajaran kedepannya.   

Putri, Findi Listiyono; Kartikawati, Diah

Jurnal Agrifoodtech 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kacang tunggak termasuk salah satu jenis leguminosae yang dapat diolah menjadi produk tempe dan dapat menjadi bahan baku alternatif pengganti kedelai. Tujuan penelitian adalah mengkaji proses pembuatan tempe kacang tunggak melalui optimasi konsentrasi ragi dan jenis bahan pembungkus dalam pembuatan tempe kacang tunggak. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap  yang terdiri dari 2 faktor, yaitu konsentrasi ragi (K) (0,15%; 0,25%; 0,35%) dan jenis pembungkus (P) (plastik dan daun pisang), dengan tiga kali pengulangan. Parameter yang diukur meliputi berat tempe, kadar proksimat, total asam, nilai pH dan nilai formol serta skor kesukaan panelis pada warna, rasa, aroma dan tekstur tempe. Selanjutnya dilakukan analisis pengaruh kedua faktor tersebut terhadap nilai gizi, berat tempe, nilai formol, pH dan sensoris tempe kacang tunggak.  Data dianalisis dengan Uji Sidik Ragam dan uji lanjut DMRT untuk mengetahui beda nyata antar perlakuan pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ragi 0,25%-0,35% dan jenis pembungkus plastik dan daun pisang dapat menghasilkan tempe kacang tunggak dengan pertumbuhan kapang yang baik, sedangkan nilai gizinya adalah kadar air 27,95-28,65% , abu 0,96-1,16%, lemak 1,73-3,94%, protein 25.03-26.01%, karbohidrat 42,61-43,84%, serat 0,31-0,38% dengan nilai pH 4,33-5,00, nilai formol 0,46-0,70% dan total asam tertitrasi 0,21-0,53%. Tidak terdapat interaksi antara konsentrasi ragi dan jenis pembungkus terhadap kandungan gizi, berat tempe, nilai formol, dan nilai pH tempe kacang tunggak.

Prastama Errian Apteda; Muhammad Royyan; Hafizuddin Alfin Putra Yuwanto; Mohammad Hendrik Saputra Romadhon; Ahna Mayhella Putri

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Jalan merupakan infrastruktur transportasi darat meliputi segala bagian jalan termasuk bangunan pelengkapnya yang nantinya akan diperuntukkan untuk lalu lintas kendaraan darat terkecuali jalan dari rel kereta api. Umumnya struktur perkerasan jalan di Indonesia terdapat 2 jenis yaitu perkerasan kaku atau rigid dengan material utamanya beton, kemudian perkerasan lentur dengan material utamanya adalah beton aspal atau Asphalt concrete. campuran aspal terdiri dari beberapa agregat dengan ukuran tertentu dan aspal sebagai pengikatnya. Aspal pada umumnya terbuat dari proses penyulingan minyak bumi, namun ketersediaan minyak bumi semakin lama akan menipis dan semakin mahal. Permasalahan tersebut membuka ide pengembangan aspal modifikasi polimer dengan menambahkan bahan polimer untuk mengurangi penggunaan minyak bumi dan menambah kualitas aspal. Kementerian PUPR melalui Dirjen Bina Marga menerapkan aturan mengenai aspal dengan modifikasi polimer PG70 melalui Spesifikasi Umum 2018. Dalam studi ini dilakukan pengujian marshall pada aspal modifikasi polimer PG70 yang digunakan untuk proyek preservasi jalan Sidoarjo - Malang dengan aspal minyak pen 60-70 sebagai perbandingan. Hasil diperoleh beton aspal dengan aspal modifikasi polimer PG70 memiliki nilai marshall quotient yang lebih besar membuktikan bahwa aspal modifikasi polimer PG70 memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan beton aspal dengan aspal minyak pen 60/70.    

V. Nonot Yuliantoro; Juliana; Indriany Sartjie Tanakotta; Jennifer Aurelia Tanuwihardja; Rut Susanto

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Pelatihan pembuatan dessert untuk masyarakat Desa Curug Wetan dilandasi oleh motivasi pengembangan kewirausahaan masyarakat desa. Dessert merupakan sesuatu yang terbilang baru sehingga dapat membuka peluang yang baru pula untuk dipasarkan. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat dan pemerintah desa menyambut rencana perealisasian kawasan wisata di desa itu dengan membekali keterampilan kuliner. Metode yang sedianya akan digunakan dalam penelitian sekaligus pelatihan ini adalah metode ceramah, dialog interaktif atau tanya jawab. Selain tanya jawab para fasilitator pelatihan mendemonstrasikan secara langsung bahan yang akan dibuat. Metode lain yang dapat diterapkan dalam pelatihan adalah pembentukan kelompok dalam forum pelatihan. Hasil dari pelatihan dan penelitian ini adalah 1) peserta merasa proses pembuatan menu dessert yang diajarkan dalam pelatihan mudah untuk dikuasai. Hal ini menujukkan bahwa materi pelatihan dapat diterima dengan baik oleh peserta; 2) peserta memiliki ketertarikan terhadap ciri khas menu dan proses pembuatannya; 3) peserta telah menemukan sesuatu yang baru proses pelatihan yang didapatnya. merasakan manfaat dari proses pelatihan yang dilakukan oleh tim pelaksana; 4) materi yang diajarkan menarik dan mudah untuk dibuat bagi peserta; 5) peserta merasa tertarik untuk menjadikan menu dessert sebagai salah satu menu unggulan dalam bisnis kulinernya, peserta merasa tertarik untuk menjadikan menu dessert sebagai salah satu menu unggulan dalam bisnis kulinernya.

Kamal Fikkri

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini mengkaji tentang melakukan kajian terkait terkait peningkatan efisiensi penggunaan baja pada bangunan beton bertulang. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah penelitian kualitatif yang dijabarkan secara deskriptif. Berbagai sumber diolah dalam penelitian ini seperti buku, hasil penelitian, jurnal dan artikel penelitian. Hasil dari penelitian yang didapatkan adalah diketahui bahwasannya beton bertulang merupakan salah satu bahan konstruksi yang banyak digunakan dalam proses konstruksi. Menjadi salah satu bahan yang penting, menjadikan perlu adanya pertimbangan dampak lingkungan yang diakibatkan dari penggunaan beton bertulang sehingga tujuan utama pembangunan yang berkelanjutan bisa tercapai. Dalam prosesnya, berbagai penelitian yang meneliti tentang penggunaan baja atau serat baja pada struktur beton bertulang sudah banyak dilakukan. Hasil yang didapat sangat bervariasi diantaranya menyebutkan bahwasannya penggunaan serta baja pada beton bertulang ini bisa meningkatkan sifat dari beton bertulang secara keseluruhan, daya dulung dari beton bertulang pun juga mengalami peningkatan, adanya penambahan serta baja membuat beton bertulang lebih kuat terhadap retakan yang terjadi di kolom betonnya serta meningkatnya kinerja dari kolom bertulang. Yang paling adalah jika ditinjau dari perspektif sisi kelayakan, serta baja mampu menggantikan tulangan melintang yang ada pada struktur beton bertulang.    

Kornelia Ramayana; Dwi Oktaviana; Rahman Haryadi

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

. Penelitian ini menggunakan penelitian metode deskriptif. Dengan bentuk penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII berjumlah 23 siswa. tempat penelitian di SMPN 2 Sebangki Kecamatan Sebangki, Dusun Senunuk, Desa Agak. Dalam penelitian ini hanya mengambil tiga kelompok peserta didik kelompok tinggi, sedang dan rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis, angket, dan wawancara. Berdasarkan perhitungan angket didapatkan hasil kelompok tinggi dengan kriteria X ≥ 77,49 yaitu ada 2 siswa, kelompok sedang dengan kriteria 67,29 ≤ X < 77,49 yaitu ada 16 siswa, dan kelompok rendah dengan kriteria X < 67,29 yaitu ada 5 siswa. Sedangkan pada perhitungan hasil tes, kelompok tinggi dengan kriteria X ≥ 11,64 yaitu ada 9 siswa, kelompok sedang dengan kriteria 9,56  ≤ X < 11,64 yaitu ada 5 siswa, dan kelompok rendah dengan kriteria X < 9,56 yaitu ada 9 siswa. berdasarkan hasil wawancara, responden siswa yang memiliki proses berpikir kritis siswa motivasi tingkat tinggi lebih baik dalam menyelesaikan soal dibandingkan siswa yang memiliki proses berpikir kritis motivasi tingkat sedang dan rendah.    

Serbiadventa, Gabriella Wirasendy; Bezaleel, Michael; Prestiliano, Jasson

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2023 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Secara fungsional, website sekolah di SMP Pangudi Luhur Ambarawa telah dapat memenuhi kebutuhan sekolah, siswa, dan masyarakat. Namun, antarmuka tampilan yang digunakan masih belum mampu mendukung sisi fungsionalitas website secara baik. Untuk itu, dilakukanlah perancangan antarmuka website SMP Pangudi Luhur Ambarawa menggunakan pendekatan user centered design. Perancangan antarmuka website tersebut menempatkan orang tua siswa selaku target pengguna utama sebagai pusat dari proses perancangan antarmuka. Berdasarkan identifikasi kebutuhan dan perilaku pengguna utama, dibuatlah user persona, model wireframe, dan alur interaksi yang kemudian diterapkan dalam antarmuka website. Metode perancangan yang akan digunakan dalam penelitian ini mengacu kepada metode perancangan User Centered Design dalam ISO 9241-210. Hasil dari penelitian ini adalah meningkatnya kemudahan penggunaan website melalui antarmuka yang baru dimana hal tersebut mempengaruhi pandangan pengguna menjadi lebih baik terhadap pihak sekolah.

I Made Raditya Mahardika

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

. Hukum pidana adalah salah satu alternatif dalam menyelesaiakn masyarakat dalam menghadapi permasalahan yang menyangkut hak asasi manusia. Hukuman pidana itu sendiri harus adanya pembuktian baru bisa menentukan hukum pidana. Pembuktian adalah bagian yang sangat  terpenting guna untuk menetapkan apakah seseorang yang disangkakan melakukan suatu tindak pidana bersalah dalam hal penganiayaan. Visum Et Repertum adalah suatu keterangan dokter yang memuat kesimpulan suatu pemeriksaan yang telah dilakukan misalnya atas penganiayaan seseorang untuk menentukan sebab penganiayaan dan lain sebagainya, keterangan mana diperlukan oleh hakim dalam suatu perkara. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis keberadaan Visum Et Repertum dalam proses pengadilan kasus penganiayaan. Metode penelitian menggunakan jenis  penelitian yuridis normative, maka pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan Pendekatan konseptual (conceptual approach).Data penelitian akan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian Proses pengadilan Hakim lebih mengutamakan keterangan Saksi-saksi dan Terdakwa, kemudian hakim membutuhkan alat bukti. Alat bukti yang dimaksud bukan hanya Visum et repertum bisa bukti yang lain dalam kasus ini pisau. Visum et repertum dalam proses pengadilan sebagai pendukung jadi bukan alat bukti utama, karena tanpa Visum et repertum, pengadilan tetap berjalan. Hal tersebut Keterangan terdakwa saja tidak cukup untuk membuktikan kesalahan yang didakwakan kepadanya, prinsip batas minimum pembuktian, pasal 183 KUHAP, harus disertai alat bukti lain pasal 189 ayat (4) KUHAP. Pasal 189 ayat (1) KUHAP menyatakan bahwa yang menjadi alat bukti yang sah adalah keterangan terdakwa dalam sidang pengadilan. Pemyataan terdakwa diluar sidang pengadilan dapat dipergunakan untuk menemukan bukti disidang pengadilan (pasal 189 ayat (2) KUHAP), asalkan keterangan diluar sidang tersebut didukung oleh alat bukti yang lain yang sah dan mengenai hal yang didakwakan kepadanya. Kesimpulannya keberadaan Visum et repertum dalam proses pengadilan sebagai alat bukti pendukung untuk menilai kebenaran yang dihubungakan dengan keterangan terdakwa dan saksi. Pengadilan lebih diutamakan bukti dari keterangan terdakwa dan sanksi.    

Yulifah Salistia Budi; Elita Endah Mawarni; Roudlotun Nurul Laili; Muhammad Nashir

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Tiga komponen utama yang saling berpengaruh dalam pembelajaran yaitu kondisi, metode, dan hasil pembelajaran. Oleh sebab itu guru harus mengupayakan supaya kegiatan belajar mengajar bisa berjalan sesuai harapan, dan dapat mencapai hasil yang optimal. Beradsarkan hasil wawancara para guru masih mengalami kesulitan mengembangan model pembelajaran bagi peserta didik yang menyebabkan siswa bosan dan cenderung kurang tertarik mengikuti pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi guru melalui metode Quantum learning model SHINE (Spiritual, Humanis, Intelligence, Nasionalis, dan Emosional). Sasaran program ini adalah para guru TPQ, SD/MI, dan SMP/Mts se kabupaten Banyuwangi sejumlah 150 orang. Kegiatan workshop Smart Teaching ini menambah wawasan dan referensi bagi para guru untuk membuat model pembelajaran lebih bervariasi sehingga para siswa tidak bosan dan lebih tertarik mengikuti proses pembelajaran.    

Dara Fitrah Dwi; Sujarwo Sujarwo

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mengajar disekolah maupun diperguruan tinggi merupakan usaha nyata dalam menyebarluaskan pengetahuan hasil dari proses berfikir yang dilakukan selama melaksanakan proses pembelajaran. Proses berfikir sangat ditekankan bagi peserta didik dari mulai masuk kelas hingga keluar kelas melalui informasi yang diterima. Karena, dari proses berfikir inilah akan menunjukkan apakah peserta didik berhasil memiliki pengetahuan atau belum. Proses berfikir yang diharapkan adalah proses berfikir dari mengingat, memahami, melakukan, menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Proses inilah yang menunjukkan peserta didik melakukan proses berfikir yang berdampak pada pencapaian pengetahuan baik pengetahuan fakta, konsep, prosedural maupun metakognitif. Keterkaitan proses berfikir dengan pengetahuan dinamakan dengan tabel taksonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan disain penilaian proses kognitif dan pengetahuan menggunakan tabel taksonomi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan mendisain penilaian proses berfikir dan pengetahuan dengan tahapan dari model Dick dan Carey dalam Pramita, dkk. (2016) yang terdiri dari: (1) mengidentifikasi tujuan pembelajaran, (2) melaksanakan analisis pembelajaran, (3) mendesain penilaian penilaian proses berfikir dan pengetahuan dengan beberapa tahapan tambahan yaitu menyusun dan mengevaluasi RPS. Disain penilaian proses kognitif dan pengetahuan dibangun dalam bentuk tabel yang memiliki empat (4) kolom induk dan sebelas (11) kolom rincian. Empat (4) kolom induk terdiri dari kolom nomor dengan inisial A, kolom kompetensi yang diharapkan dengan inisial B, kolom pengetahuan dengan inisial E dan kolom proses kognitif dengan inisial F. Disain penilaian proses kognitif dan pengetahuan digunakan untuk menilai proses kognitif dan pengetahuan, menilai proses kognitif dan pengetahuan didasarkan pada kompetensi yang diharapkan pada perangkat pembelajaran.    

Weny Septiani; Amril Amir

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perancangan model E-LKPD berbasis discovery learning, bagaimana mengembangkan E-LKPD berbasis discovery learning, dan menganalisis kelayakan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi untuk dikembangkan SMA Negeri 1 Sarolangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi pengembangan 4D (Define, Design, Developmet, Disseminate) dengan modifikasi, tanpa tahap disseminate (penyebaran). Langkah penelitian dan pengembangan tersebut yaitu Identifikasi dan analisis masalah, perancangan, pengembangan, dan validasi produk. Instrument penelitian berupa lembar wawancara guru, angket analisis kebutuhan siswa, lembar validasi ahli materi, ahli media yang dianalisis menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) telah dirancang E-LKPD berbasis discovery learning dengan pengembangan pada aspek materi teks negosiasi, (2) setelah dilakukan perancangan maka selanjutnya dikembangkan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi melalui palatform liveworksheets, (3) kelayakan pengembangan E-LKPD berbasis discovery learning  yang dinilai oleh ahli materi berada pada kategori sangat valid (91,2%) atau dinyatakan layak untuk digunakan dan menurut ahli media E-LKPD yang dikembangkan berada dalam kategori valid (87,5%) atau dinyatakan layak digunakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis discovery learning dapat digunakan dalam proses pembelajaran di SMA

Weny Septiani; Amril Amir

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perancangan model E-LKPD berbasis discovery learning, bagaimana mengembangkan E-LKPD berbasis discovery learning, dan menganalisis kelayakan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi untuk dikembangkan SMA Negeri 1 Sarolangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi pengembangan 4D (Define, Design, Developmet, Disseminate) dengan modifikasi, tanpa tahap disseminate (penyebaran). Langkah penelitian dan pengembangan tersebut yaitu Identifikasi dan analisis masalah, perancangan, pengembangan, dan validasi produk. Instrument penelitian berupa lembar wawancara guru, angket analisis kebutuhan siswa, lembar validasi ahli materi, ahli media yang dianalisis menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) telah dirancang E-LKPD berbasis discovery learning dengan pengembangan pada aspek materi teks negosiasi, (2) setelah dilakukan perancangan maka selanjutnya dikembangkan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi melalui palatform liveworksheets, (3) kelayakan pengembangan E-LKPD berbasis discovery learning  yang dinilai oleh ahli materi berada pada kategori sangat valid (91,2%) atau dinyatakan layak untuk digunakan dan menurut ahli media E-LKPD yang dikembangkan berada dalam kategori valid (87,5%) atau dinyatakan layak digunakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis discovery learning dapat digunakan dalam proses pembelajaran di SMA

Dwi Putriana Naibaho

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu strategi pembelajaran yang berorientasi kepada kebutuhan belajar peserta didik. Arti dari diferensiasi adalah proses belajar mengajar untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik dalam memahami materi pembelajaran berdasarkan karakteristik, kemampuan, minat, gaya belajar, dan kekuatan mereka sehingga sukses dalam proses pembelajarannya. Guru diharapkan mampu menanggapi atau merespon kebutuhan belajar tiap peserta didik, menciptakan lingkungan belajar, manajemen kelas yang efektif, dan penilaian berkelanjutan sesuai dengan profil belajar mereka. Dalam pembelajaran berdiferensiasi terdapat empat aspek yang dapat dikendalikan oleh guru yaitu konten, proses, produk, dan lingkungan atau iklim pembelajaran di kelas. Guru dapat mengkategorikan kebutuhan belajar peserta didik berdasarkan tiga aspek yaitu kesiapan belajar, minat, dan profil belajar peserta didik. Peserta didik akan menunjukkan kinerja yang lebih baik apabila penugasan yang diberikan guru sesuai dengan keterampilan dan pemahaman yang mereka miliki sebelumnya dan memicu keingintahuan atau hasrat dalam diri mereka serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk bekerja dengan cara yang mereka sukai.

Cici Puspa; Pendi Hasibuan; IswantirM; Arman Husni

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di Ponpes Darussalam Pinagar. Berdasarkan observasi yang telah penulis lakukan bahwa guru Al-Qur’an Hadits sebelum menerapkan metode Wahdah dan Kitabah siswa banyak kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an dengan alasan tidak ada waktu untuk menghafal bahkan ada siswa yang memang belum bisa membaca Al-Qur’an, sehingga saat pembelajaran ada beberapa siswa yang memang tidak masuk karna takut pada hafalan, sedangkan pada saat guru menyampaikan materi mereka sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing seperti, tidur dikelas, meribut serta ada yang membaca novel dikelas sehingga tidak tercapailah hasil dari pembelajaran. Tujuan penelitian ini agar penulis dapat mengetahui bagaimana penerapan metode Wahdah dan Kitabah dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits  di Ponpes Darussalam Pinagar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (file research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi di lapangan secara sistematis. Penelitian ini menggambarkan bagaimana penerapan metode Wahdah dan Kitabah dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits  di Ponpes Darussalam Pinagar. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Yang menjadi informan pada penelitian ini adalah guru Al-Qur’an Hadits sebagai informan kunci, siswa dan waka kurikulum sebagai informan pendukung. Dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan, penulis dapat menggambarkan bahwa guru Al-Qur’an Hadits telah menerapkan metode Wahdah dan Kitabah sesuai dengan langkah-langkahnya. Guru Al-Qur’an Hadits mengacu pada langkah-langkah yang ditemukan oleh Wiwi Alawiyah Wahid dan Muhammad Fadhly Ilyas. Metode Wahdah dimulai dari menghafal satu persatu terhadap ayat-ayat yang hendak dihafalnya dan di ulang-ulang sebanyak 3-5 kali ketika siswa merasa sudah hafal ayat maka dilanjutkan dengan metode Kitabah yaitu menulis ayat yang dihafal ke dalam buku catatan tanpa melihat teks. Pada proses pembelajaran anak-anak sudah menampakkan hasil dalam proses pembelajaran dan tercapailah tujuan pembelajaran tersebut.

Ade Sugiawan; Yanti Rut Susanti; Rochmat Tri Sudrajat

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Bahasa sebagai alat komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dengan bahasa, manusia dapat berinteraksi baik dengan sesamanya, lingkungannya, maupun dengan penciptanya. Kemampuan berbahasa erat hubungannya dengan kemampuan berpikir. Semakin terampil seseorang berbahasa, semakin jelas jalan pikirannya. Keterampilan ini diperoleh melalui latihan-latihan yang intensif dan bimbingan yang sistematis. Demikian pula dengan kemampuan berbahasa, khususnya berbicara dan menulis. Kemampuan berbicara dan menulis berhubungan pula dengan penguasaan kaidah-kaidah bahasa, di antaranya penguasaan kosakata, penguasaan kata baku dan tidak baku unsur serapan, penguasaan proses morfofonemik dan pembentukan kata. Morfofonemik adalah ilmu yang mempelajari perubahan-perubahan fonem yang timbul sebagai akibat pertemuan morfem dengan morfem lain. Kata-kata serapan yang mengalami proses morfofonemik, terkadang membuat kita sulit untuk membedakan mana yang baku dan mana yang tidak. Kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Oleh karena itu, perlu adanya pembahasan mengenai pengimbuhan yang benar khususnya tentang unsur serapan dari bahasa asing.