Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 81-100 of 436

Analytics

Abdullah Ali; Dwi Aryanti; Erita Oktasari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Urban farming tidak hanya menjadi strategi ketahanan pangan perkotaan, tetapi juga pendekatan spasial dalam menata ruang mikro di kawasan padat penduduk. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi urban farming dalam optimalisasi ruang sempit melalui pendekatan arsitektur mikro dan pemberdayaan komunitas. Lokasi penelitian adalah Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan, yang memiliki karakter spasial padat dan terbatas namun aktif mengembangkan kebun komunitas berbasis rumah tangga. Pendekatan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus digunakan untuk mengidentifikasi pola adaptasi ruang dan transformasi fungsi ruang residual menjadi produktif secara ekologis dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urban farming berperan sebagai penghubung antar-ruang, media ekologis pasif, serta wadah rekreasi mikro komunitas. Penataan ruang mikro dilakukan melalui partisipasi warga dikoordinir oleh tim penggerak PKK, pemrograman urban farming berbasis komunitas, dengan pengelolaan air limbah rumah tangga sederhana. Penelitian ini memperkuat urgensi integrasi arsitektur lanskap mikro dan strategi ketahanan komunitas dalam penataan ruang kota yang berkelanjutan dengan pendekatan urban farming.

Haswindah; Adam, Arlin; Alim, Andi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam peningkatan kualitas hidup perempuan usia subur, terutama di lingkungan kerja perkotaan. Studi ini bertujuan untuk memahami persepsi wanita usia subur terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang (KJP) dan sikap mereka terhadap deteksi dini kanker serviks. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi terhadap lima informan di lingkungan kerja BUMN Kimia Farma jakarta pusat. Hasil menunjukkan bahwa persepsi terhadap KJP masih dipengaruhi oleh mitos, ketakutan efek samping, serta peran pasangan dalam pengambilan keputusan. Sementara itu, sikap terhadap pemeriksaan pap smear masih rendah karena rasa takut, miskonsepsi, dan kurangnya dukungan institusi. Budaya organisasi yang individualistis dan minimnya program edukasi internal turut memperkuat sikap pasif terhadap kesehatan reproduksi. Studi ini menegaskan perlunya pendekatan edukasi yang partisipatif, dukungan institusional, dan pemahaman budaya dalam merancang intervensi yang kontekstual guna meningkatkan literasi serta akses layanan reproduksi bagi perempuan usia subur di lingkungan perkotaan.

Aulia, Asa Safia; Yuliana, Lia

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini menganalisis manajemen program pertukaran pelajar di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 dan SD Muhammadiyah Sokonandi Yogyakarta yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui pertukaran budaya dan pembelajaran global. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, pengelola program, guru pendamping, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program dilaksanakan melalui empat fungsi utama: (1) perencanaan, termasuk seleksi peserta dan pelatihan pra-keberangkatan; (2) pengorganisasian melalui tim kerja berbasis struktur manajemen sekolah; (3) pelaksanaan melalui interaksi langsung dengan mitra sekolah luar negeri; dan (4) evaluasi berkala melalui laporan dan jurnal peserta. Tantangan utama meliputi keterbatasan pendanaan, komunikasi lintas budaya, dan akses teknologi. Keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan manajemen hubungan publik yang efektif. Rekomendasi mencakup perluasan kemitraan, penguatan dukungan orang tua, dan inovasi dalam pelatihan siswa.

Novitasari, Ade; Suparjo; Sulistiyani

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh employee engagement dan motivasi intrinsik terhadap kinerja pegawai, dan menguji employee engagement dan motivasi intrinsik terhadap pembelajaran organisasi, serta menguji employee engagement dan motivasi intrinsik terhadap kinerja pegawai melalui pembelajaran organisasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 84 pegawai Pasar Randudongkal Kabupaten Pemalang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif dan inferensial. Pengujian 7 hipotesis menggunakan Structural Equation Modelling Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan employee engagement terhadap kinerja pegawai, motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, employee engagement pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelajaran organisasi, motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelajaran organisasi, employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui pembelajaran organisasi, motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui pembelajaran organisasi.

Wati, Vera; Wati, Vera; Nugrahantoro, Achmad; Irawan, Joko; Yusuf, Arif Maulana +1 more

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penerapan konsep kota cerdas menjadi arah strategis dalam mengelola kompleksitas urbanisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih adaptif dan kompetitif. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai permasalahan seperti keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi masyarakat, serta belum optimalnya integrasi teknologi dalam tata kelola kota. Kesenjangan ini dapat menghambat upaya membangun SDM yang berdaya saing tinggi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat mendukung transformasi kota cerdas dalam kerangka peningkatan daya saing manusia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif berbasis studi literatur, dengan fokus pada pemetaan peran kecerdasan buatan dalam mendukung pilar smart city: smart governance, smart economy, smart people, smart mobility, smart environment, smart society, dan smart living. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan mampu mendorong efisiensi layanan publik, memperkuat sistem pendidikan berbasis personalisasi, mendukung analitik data untuk pengambilan keputusan, serta menciptakan ekosistem inovatif yang merangsang pengembangan kompetensi SDM. Selain itu, sinergi antara pemerintah, sektor industri, dan lembaga pendidikan menjadi kunci dalam memastikan bahwa transformasi digital yang dilakukan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil dan berkelanjutan. Dengan pemanfaatan kecerdasan buatan secara inklusif dan etis, kota cerdas tidak hanya menjadi solusi teknologi, tetapi juga platform strategis dalam mencetak manusia yang unggul dan siap bersaing dalam era global.

Utami, Anggita Fadhila; Supron, Muhamad; Triono, Triono; Setiyanto, Rudi

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong adopsi layanan cloud storage sebagai solusi utama dalam penyimpanan dan pengelolaan data digital. Kemudahan akses, skalabilitas, dan efisiensi biaya menjadi alasan utama banyak individu maupun organisasi beralih ke layanan ini. Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis perbandingan antara dua layanan cloud storage populer, yaitu Google Drive sebagai layanan komersial berbasis cloud publik, dan Nextcloud Server sebagai solusi open-source berbasis self-hosted. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif deskriptif, dengan fokus pada pengujian parameter teknis seperti kecepatan unggah dan unduh, efisiensi penggunaan bandwidth, kestabilan koneksi, serta estimasi biaya operasional tahunan. Pengujian dilakukan dalam tiga skenario akses: jaringan lokal (intranet), akses publik melalui layanan Cloudflare, dan koneksi ke cloud komersial. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Google Drive unggul dalam performa kecepatan dan kemudahan penggunaan, didukung oleh infrastruktur global dan optimisasi jaringan. Sementara itu, Nextcloud lebih menonjol dari sisi fleksibilitas konfigurasi, kontrol data secara penuh, serta efisiensi biaya jangka panjang. Berdasarkan analisis Total Cost of Ownership (TCO), Nextcloud menjadi pilihan ekonomis untuk penggunaan jangka panjang, terutama bagi institusi pendidikan dan organisasi dengan infrastruktur lokal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengguna dalam memilih layanan cloud storage yang paling sesuai dari sisi teknis, ekonomi, maupun kebijakan privasi data.

Yuliandri Yuliandri; Mario Pratama

Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

The purpose of the study was to determine the description of juvenile delinquency behavior that occurs in students. The study used a descriptive research method in which the author tried to reveal and describe how Juvenile Delinquency in Students of SMAN X Lengayang in Pesisir Selatan. Descriptive research is one type of research that aims to describe systematically, factually, and accurately about the facts and characteristics of a particular population. From the tests that have been carried out, the results obtained are that the level of juvenile delinquency is included in the moderate category. In the gender category, 27 male students have a moderate level of delinquency and 36 female students have a moderate level of delinquency. As for the class category, class 10 has 22 people, class XI 17 people and class XII 24 people with a moderate level of delinquency. The highest level of delinquency is in class XII, this is due to the feeling of being the most senior in school.

Adel N.Tafuli; Irma Ninu; Sakti N.U.Saingu; Aplonia S.Liu; Christofel Saetban

Sukacita : Jurnal Pendidikan Iman Kristen 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan karakter Kristen dalam keluarga di era kontemporer yang menghadapi berbagai tantangan globalisasi. Menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menganalisis landasan teologis, konsep teoretis, dan strategi implementasi pendidikan karakter Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter Kristen memiliki fondasi yang kuat dalam konsep Imago Dei dan mandat Alkitabiah, khususnya Ulangan 6:6-7 dan Efesus 6:4. Keluarga berfungsi sebagai ecclesia domestica yang menjalankan fungsi kerygma, koinonia, leiturgia, dan diakonia dalam pembentukan karakter anak. Nilai-nilai fundamental seperti buah Roh (Galatia 5:22-23) menjadi karakteristik utama yang perlu ditanamkan melalui metodologi keteladanan, pendekatan naratif, disiplin redemptif, dan ritual keluarga. Namun, tantangan kontemporer seperti sekularisasi, relativisme moral, teknologi digital, perubahan struktur keluarga modern, dan pluralisme agama memerlukan strategi adaptif. Penelitian ini memperkenalkan Teori Transformasi Karakter Holistik (TKTH) yang mengintegrasikan dimensi teologis-antropologis, psiko-sosial, pedagogis-metodologis, dan komunal-ekosistemik. Revitalisasi pendidikan karakter Kristen dalam keluarga menjadi kebutuhan mendesak untuk membentuk generasi dengan fondasi moral dan spiritual yang kuat di tengah dinamika perubahan sosial yang cepat.

Nurrohmah, Faiza Intan; Wartoyo, Wartoyo; Sari, Ama Farida

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk kegiatan yang dilakukan ekstrakurikuler KIR SMK Negeri 1 Mojosongo yang dapat menguatkan kreativitas dan berpikir kritis pada anggota KIR. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Strategi penelitian ini menggunakan pendekatan studi analisis. Subjek penelitian ini adalah waka kesiswaan, pembina, dan anggota ekstrakurikuler kelompok ilmiah remaja. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk kegiatan yang dilakukan di ekstrakurikuler KIR meliputi kegiatan penelitian dan perlombaan. Dalam tahapan kegiatan penelitian telah memuat kelima indikator penguatan berpikir kritis yaitu ketrampilan menganalisis pada kegiatan pengujian, ketrampilan mensintesis/menggabungkan pada kegiatan perolehan informasi dari jurnal, ketrampilan memecahkan masalah, ketrampilan menyimpulkan serta ketrampilan mengevalusi pada setiap tahapan penelitian. Selain itu kreativitas para anggota selalu diasah dengan kegiatan penemuan ide/tema penelitian yang akan dilakukan. Kata Kunci : Kreativitas, Berpikir Kritis, Kelompok Ilmiah Remaja ABSTRACT The purpose of this study was to determine the form of extracurricular activities carried out by SMK N 1 Mojosongo KIR which can strengthen creativity and critical thinking in KIR members. This research method was a qualitative descriptive method. The research strategy used was an analysis study. The subjects of this study were the vice principal of student affairs, the supervisor, and members of the extracurricular youth scientific group. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The validity test of the data used was by using source triangulation and method triangulation. The research data was analyzed using qualitative descriptive techniques with an interactive analysis model. The results of this study could be concluded that the forms of activities carried out in the KIR extracurricular were research and competition activities. In the research activity stage, there are 5 indicators of strengthening critical thinking such as analytical skills in testing activities, synthesis skills/combining information acquisition activities from journals, problem-solving skills, conclusion skills and evaluation skills for each stage of the research. In addition, the creativity of the members is always honed through activities to find ideas/themes for research to be carried out. Keywords : Creativity, Critical Thinking, Youth Scientific Group

Muhammad Ilham Januarta; Muhammad Yasin

Jurnal Maisyatuna 2025 STAI Denpasar Bali

Industri kerajinan kulit di Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah lama dikenal sebagai sentra produksi yang signifikan, berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini menganalisis peran, tantangan, dan strategi pengembangan UMKM kerajinan kulit di Tanggulangin terhadap penyerapan tenaga kerja. Metode penelitian kuantitatif deskriptif berbasis data sekunder digunakan, dengan pengumpulan data dari kuesioner, wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri ini mendominasi dalam hal hasil produksi kerajinan kulit dan penyerapan tenaga kerja di Sidoarjo, dengan keahlian yang diwariskan secara turun-temurun dan kualitas produk yang mampu bersaing di pasar internasional. Namun, industri ini menghadapi tantangan besar seperti kesulitan akses permodalan, persaingan produk pabrikan/impor, keterbatasan akses pasar digital, kurangnya inovasi desain, kualitas SDM yang terbatas, akses bahan baku tidak stabil, kurangnya dukungan teknologi, dan minimnya regenerasi pelaku usaha. Penelitian ini merumuskan strategi pengembangan UMKM yang meliputi fasilitasi bahan baku, pelatihan tenaga kerja, perluasan akses pasar dan permodalan, peningkatan keterampilan manajerial, penyederhanaan perizinan, dan peningkatan kualitas produk. Dukungan pemerintah melalui pemberian modal, fasilitas rantai pasok, bantuan peralatan modern, perlindungan usaha, serta pelatihan SDM sangat krusial untuk keberlanjutan industri ini sebagai pilar ekonomi lokal dan nasional.

Nuraida Rezeki Fadhilah; Budiaman Budiaman; Nandi Kurniawan

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

This study analyzes the perceptions of ninth-grade students at SMP Negeri 236 Jakarta regarding the use of smartphones as a learning medium in the 21st-century era, where digital technology advancements have transformed the educational landscape and made smartphones a relevant tool for learning. The research aims to identify student perceptions and the obstacles they face. Employing a quantitative descriptive method with questionnaires and interviews involving 139 respondents, findings reveal positive perceptions across cognitive (especially creativity), affective (comfort), and conative (active engagement) aspects. However, challenges such as rapid battery drain, internet data consumption, notification distractions, and misunderstandings with teachers persist. The implications of this research emphasize the need for regulations, guidance, and solutions to support responsible and effective smartphone use in learning.

Purwaningrum Rahayu; Marja Marja; Murni Winarsih

Misterius: Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual 2025 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

This study aims to obtain data on the music learning process using the Learning By Doing method with the melodica as a musical instrument for visually impaired sixth-grade students at SLB-A Pembina Tingkat Nasional (Special School for the Blind). Learning By Doing emphasizes the active involvement of students in the learning process. This is particularly relevant for visually impaired students, as they rely more heavily on their sense of hearing and touch to receive information. To gain a clear understanding of the stages of music learning using this method, the researcher employed a descriptive approach. Several data collection techniques were used, including interviews, observation of learning activities, document analysis, and field notes. The study was conducted over the course of one semester. The results of the research show that the implementation of the Learning By Doing method in music education involves three main stages: the planning stage (lesson plans and syllabus), the implementation stage (interactive learning and hands-on practice), and the evaluation stage. The application of Learning By Doing increased student engagement and understanding of basic musical tone concepts, and also supported their musical skills, auditory abilities, and experience in recognizing expression through sound. Thus, the Learning By Doing method is effective in teaching music to visually impaired students because it provides a concrete and meaningful learning experience.

Nur Hidayatillah; Muhammad Yasin

Jurnal Maisyatuna 2025 STAI Denpasar Bali

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan berkesinambungan menuju kondisi yang lebih baik, diwujudkan melalui kenaikan kapasitas produksi dan pendapatan nasional. Di Jawa Timur, permasalahan utama pembangunan daerah adalah ketidakmerataan distribusi sumber daya manusia (SDM) yang terpusat di kota-kota industri, menghambat optimalisasi pengelolaan kekayaan alam dan kebijakan pemerintah daerah. Untuk mendorong pembangunan ekonomi, diperlukan informasi mengenai potensi daerah dan keterkaitan antara sektor ekonomi yang kurang maju dengan sektor unggulan. Salah satu sektor yang memiliki peranan krusial adalah industri manufaktur, khususnya industri logam, yang secara konsisten menjadi penyumbang signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur dan menjadi penggerak industrialisasi serta penciptaan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran industri manufaktur logam dalam pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, dampaknya terhadap sektor lain, serta prospek dan kendala yang dihadapi. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data deret waktu dari BPS, penelitian ini mengidentifikasi sektor-sektor unggulan dan kendala struktural yang perlu diatasi untuk pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Anita Mariana Parulian

Perkembangan zaman yang pesat telah memberikan pengaruh signifikan terhadap perilaku dan cara pandang generasi muda. Sayangnya, kemajuan tersebut tidak selalu dibarengi dengan peningkatan kualitas moral, yang justru menyebabkan terjadinya dekadensi moral seperti menurunnya empati, meningkatnya perilaku menyimpang, serta melemahnya nilai-nilai etika dalam kehidupan sehari-hari. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan berbasis Ketuhanan sebagai solusi terhadap persoalan tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Ketuhanan mampu memberikan arah pembentukan karakter yang utuh, tidak hanya mengembangkan kecerdasan intelektual, tetapi juga spiritual dan moral. Nilai-nilai Ketuhanan mendorong tumbuhnya rasa tanggung jawab, integritas, serta kesadaran sosial pada peserta didik. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai spiritual dalam kurikulum dan praktik pendidikan menjadi kunci dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan global secara bermartabat.

Mostien Adi Puji Pembayu Muattininggar; Rana Karyana

Amphibious Journal 2025 Akademi Angkatan Laut

Penelitian ini membahas konsep pembentukan Batalyon Komposit Korps Marinir di Pulau Natuna Utara dalam rangka mendukung validasi organisasi Korps Marinir. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya dinamika geopolitik di kawasan Laut Natuna Utara yang rawan pelanggaran batas wilayah oleh kapal asing, sehingga menuntut kehadiran satuan tempur yang lebih permanen dan siap siaga. Permasalahan utama yang diangkat adalah belum optimalnya peran Kompi Komposit Korps Marinir yang masih berstatus sebagai satuan tugas yang kerap melakukan rotasi terhadap satuannya, disertai kendala infrastruktur, logistik, dan jumlah personel. Untuk itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan research and development model Borg and Gall, melalui studi pustaka, wawancara ahli, observasi, dan kuesioner. Analisis dilakukan terhadap struktur organisasi, kesiapan alutsista, serta efisiensi sistem operasi dalam mendukung validasi organisasi Korps Marinir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan Batalyon Komposit yang bersifat permanen sangat dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan pertahanan strategis, mempercepat reaksi terhadap ancaman, serta mengefektifkan tugas pengamanan wilayah perbatasan. Penelitian ini bermanfaat secara teoritis untuk memperkuat doktrin pertahanan laut berbasis pulau-pulau terluar, dan secara praktis sebagai masukan bagi pimpinan TNI AL dalam merumuskan kebijakan validasi organisasi yang berkelanjutan dan berdaya guna tinggi.

Artiningsih, Ni Komang Ayu; Sri Subekti; Nurtekto

Jurnal Agrifoodtech 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pasar tradisional memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, namun sering menghadapi permasalahan lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana pengelolaan sampah pasar jangli Kota   Semarang telah berjalan, dengan mengutamakan fokus pada partisipasi masyarakat dan pedagang,  ketersediaan  fasilitas,  serta dampak  lingkungan   yang  ditimbulkan.  Pendekatan  yang digunakan berupa  deskriptif  kualitatif,  dengan  data  dikumpulkan  melalui  observasi  serta   wawancara. Hasil   penelitian menunjukan bahwa tingkat partisipasi pedagang dalam menjaga kebersihan pasar masih rendah, sebagian besar hanya mengandalkan petugas kebersihan. Selain itu, fasilitas pengelolaan sampah masih terbatas, seperti jumlah tempat sampah yang tidak memadai, ketiadaan sistem pemilahan, dan jadwal pengangkutan yang tidak konsisten. Kondisi ini berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan pasar, aroma yang menyengat, kehadiran lalat, dan potensi penyebaran penyakit. Implikasi dari kajian ini merekomendasikan peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat, penyediaan fasilitas yang lebih baik, serta penguatan peran pemerintah dalam pengawasan dan penegakan aturan, melalui pendekatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat (community-based waste management).

Davina Az-Zahra; Indah Permatasari; Suyuti Suyuti

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

The objective of this research is to assess the use of discovery learning techniques in enhancing students' engagement and critical thinking abilities in Pancasila and Citizenship Education courses. Discovery learning is a teaching method that encourages students to learn on their own by observing, exploring, and verifying what they learn. The study's findings suggest that the implementation of discovery learning may enhance students' engagement in debates, facilitate inquiry, and encourage the expression of viewpoints. Also, students' critical thinking abilities became better because they could examine material, come to conclusions, and solve issues in a logical way. However, there were several problems with its use, such as not having enough time, students being at different levels of preparation, and problems with managing the classroom. With careful preparation, good time management, and a lot of help for students, these problems may be solved. The discovery learning technique has been shown to be beneficial in enhancing the quality of learning. It is also particularly useful for helping students become active, critical thinkers who can solve issues on their own.

Hidayati, Risky Nur; Bian Avrilibel, Yolanya; Aisyah Siswandi, Alfina; Warda Fauzia, Aisya

Zakat fitrah adalah salah satu kewajiban utama dalam ajaran Islam yang memiliki aspek spiritual dan sosial. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis zakat fitrah dari sudut pandang fiqih Islam, dengan menitikberatkan pada tiga pokok bahasan: kewajiban, waktu pelaksanaan, dan mekanisme penyalurannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode studi pustaka, yang merujuk pada literatur klasik (kutub al-turats) maupun kontemporer dalam fiqih Islam dari berbagai mazhab. Temuan menunjukkan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban individu (fardhu ‘ain) yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim yang mampu, sebagai bentuk pembersihan diri serta solidaritas sosial. Waktu pelaksanaannya telah ditentukan secara khusus, dimulai sejak awal bulan Ramadhan hingga sebelum salat Idulfitri, dengan waktu terbaiknya adalah malam hingga pagi hari sebelum salat dilaksanakan. Dalam distribusinya, mayoritas ulama berpendapat bahwa zakat fitrah harus disalurkan kepada pihak yang berhak (mustahik), terutama fakir dan miskin, dalam bentuk bahan makanan pokok sesuai kebiasaan masyarakat setempat, meskipun sebagian ulama memperbolehkan dalam bentuk uang. Studi ini menekankan pentingnya pemahaman fiqih yang mendalam agar zakat fitrah dapat berfungsi secara optimal sebagai sarana keadilan sosial dan penyucian jiwa dalam kehidupan masyarakat.

Didiek Sutamaji; Widyarini Indriasti Wardani

Jurnal Akta Notaris 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini mengkaji implementasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Reban, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan fokus pada aspek regulasi dan pembiayaan. Program yang bertujuan memberikan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat ini menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan anggaran desa dan ketidaksesuaian biaya dalam SKB 3 Menteri Nomor 34 Tahun 2017 dengan kondisi ekonomi terkini. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dan metode deskriptif analitis, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan studi kepustakaan. Landasan teori mencakup efektivitas hukum, sistem hukum, hukum responsif, dan kepastian hukum, yang memberikan kerangka analisis dalam konteks pertanahan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PTSL di Desa Reban telah sesuai dengan Pasal 19 UU No. 5/1960 dan Peraturan Menteri ATR/BPN No. 6/2018. Program ini mencapai keberhasilan signifikan dengan 349 sertifikat yang berhasil diterbitkan dari 448 bidang tanah yang didaftarkan. Pelaksanaan melibatkan tahapan sistematis mulai dari sosialisasi hingga penerbitan sertifikat, dengan koordinasi yang baik antara pemerintah, BPN, dan masyarakat. Kendala utama yang ditemukan adalah ketidaksesuaian biaya dalam SKB 3 Menteri yang menetapkan Rp150.000 per bidang tanah, yang tidak mencukupi biaya operasional akibat inflasi. Hal ini mendorong panitia PTSL di beberapa daerah mengambil inisiatif menetapkan biaya yang lebih tinggi melalui musyawarah.

Eko Santosa; Lastini Lastini; Harun Yahya

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The purpose of this study is to describe and compare the literary structures of Sindhunata's novel Anak Bajang Menggiring Angin and S. Sularso's Ramayana using an objective-structural approach. The study's focus is on intrinsic factors, specifically themes and penokohan, as well as reflections of the social values of Jawa culture that are present in both karyas. This study uses a kualitatif deskriptif method with the content analysis technique applied to two novel texts as the primary data. The study's findings indicate that both karyas have a common interest in discussing traditional topics such as the relationship between kebaikan and kejahatan, cinta sejati, pengorbanan, and nilai kepemimpinan. However, there are differences in alur kelengkapan, narasi kedalaman, and tokoh penggambaran. Anak Bajang Menggiring Angin presents the Ramayana in a more precise and symbolic manner, while Sularso's version of the story emphasizes the traditional forms of ungkapan and Jawa symbols. The results of this study are presented in a clear and concise manner by comparing two contemporary adaptations of the classic Ramayana story with objective-structural analysis that has not yet been widely discussed. This study aims to shed light on how modern sastra might serve as a local reflection of culture through traditional epik.