Publication Search

64,198 articles from 521 journals · 1,579 citations tracked

Showing 81-100 of 109

Analytics

Nur Azzira; Charles Charles; Iswantir Iswantir; Wedra Aprison

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penulisan ini dilatarbelakangi oleh fenomena dari hasil observasi penulis tentang melakukan kegiatan masih ada sebagian siswa yang kurang menghargai gurunya, bertutur kata yang tidak baik kepada guru atau kepada orang yang lebih tua. Kemudian disaat bel masuk telah dibunyikan masih banyak dari siswa yang belum masuk ke ruangan kelas. Disaat jam istirahat sudah berakhir masih ada dari siswa yang berkeluyuran di luar kelas, jajan dan sibuk bermain dengan teman-temannya. Penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penulisan ini diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penulisan ini  yaitu informan kunci guru Pendidikan Agama Islam Mata Pelajaran Akidah Akhlak, dan informan pendukung adalah tiga orang siswa. Teknik analisis data yang penulis lakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Kemudian teknik keabsahan data menggunakan Triangulasi Data.Berdasarkan hasil penulisan dapat dipahami bahwa penerapan karakter disiplin di MTs TI Koto Tuo Kumpulan berupa mengerjakan tugas tidak secara individu, mereka mencontek, dalam bentuk pengumpulan tugas tepat waktu masih kurang. Sikap siswa di dalam kelas kurang baik, seperti siswa yang tidak memperhatikan saat guru mengajar di kelas, mereka menguap, mengantuk bahkan menganggu teman di sebelahnya,  keluar kelas, pergi ke kantin, ke luar gerbang, adanya siswa yang datang terlambat datang ke sekolah serta telat masuk ke dalam kelas, masih banyak siswa tidak mematuhi peraturan berpakaian seperti tidak memasukkan baju ke dalam celana, dan membuang sampah sembarangan. Faktor pendukung penerapan karakter disiplin di MTs TI Koto Tuo Kumpulan adalah kerja sama semua guru di MTs TI tersebut dalam menerapkan disiplin kepada siswa, faktor penghambatan dalam penerapan karakter disiplin siswa adalah perilaku siswa itu sendiri yang tidak mau mendengarkan dan menaati aturan-aturan yang telah ditetapkan di sekolah baik itu peraturan di dalam kelas maupun peraturan di lingkungan sekolah.

ROSI ASTRIANINGSIH; Solihun

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bentuk pendidikan kewiraushaan di kelas IX SMK GAGAS Wanareja, (2) Implementasi pendidikan kewirausahaan, (3) Hasil dari implentasi pendidikan kewirausahaan dalam membentuk sikap wirausaha pada siswa kelas XI SMK GAGAS Wanareja. Penelitian dilaksanakan di SMK GAGAS Wanareja. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian terdiri dari kepal sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara pemngumpulan data, reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triaangulsi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian: (1)Bentuk kegiatan pendidikan kewirausahaan di SMK GAGAS Wanareja dapat diinternalisasikan melalui beberapa aspek, yaitu dapat di integrasikan melalui mata pelajaran, melalui kegiatan ekstrakurikuler, melalui kegiatan-kegiatan sekolah, melalui muatan lokal, dan melalui buku atau bahan ajar. (2) Implementasi pendidikan kewirausahaan dalam membentuk sikap siswa di SMK GAGAS Wanareja adalah dengan menggunakan kurikulum 2013, model pembelajarannya menggunkan (discovery learning, inquiry learning,problem based learning,project based learning).(3)Hasil Implementasi Prndidikan Kewirausahaan  di SMK GAGAS Wanareja sudah menunjukan hasil yang baik. Dimana siswa sudah menunjukan sikap seorang wirausaha, minat berwirausaha dan mampu memproduksi barang yang mempuanyai nilai jual.

Firli Friyani Ahmad; Pipin Yunus; Dewi Modjo

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bencana bisa kapan saja terjadi tanpa diduga hal ini menjadikan masyarakat selalu berupaya berprilaku tanggap bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan audio visual terhadap pengetahuan dan sikap siswa dalam siaga banjir. Jenis penelitian pre eksperimen design dengan one-group pretest-posttest design. Jumlah populasi 209 siswa, sampel 42 orang siswa, tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian sebelum diberikan pendidikan kesehatan mayoritas siswa berpengetahuan kurang sebanyak 36 orang dan bersikap positif sebanyak 41 orang, setelah diberikan pendidikan kesehatan mayoritas siswa berpengetahuan baik sebanyak 39 orang dan bersikap positif sebanyak 42 orang, hasil analisis uji wilcoxon untuk pengetahuan nilai ρvalue sebesar 0,000 dan uji paired sample t test untuk sikap ρvalue sebesar 0,000. Sehingga disimpulkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan audio visual terhadap pengetahuan dan sikap siswa dalam siaga banjir. Saran diharapkan kepada siswa agar tetap siaga terhadap banjir terutama pada musim penghujan hal ini untuk mengurangi dampak banjir di masyarakat baik dari segi ekonomi maupun kesehatan.  

Meri Syafitri; Alfi Rahmi

Sekolah pada hakikatnya mempunyai perasaan yang cukup penting dalam membentuk kepribadian dan tingkah laku dan berakhlak karimah. Sekolah juga mempunyai peranan penting untuk memberikan pemahaman dan benteng pertahanan agar terhindar dari jeratan negative perkembangan arus globalisasi. Seks bebas itu sifatnya negative karena melanggar norma yang ada di lingkungan sekolah dan masyarakat. Hasil yang dilakukan peneliti melihat perkembangan siswa terhadap lingkungan disekolah dan peneliti melakukan kegiatan sudah sebanyak beberapa kali dalam kondisi lingkungan serta proses pembelajaran hasil yang didapat siswa semangkin hari semangkin baik dan mulai terjaga yang namanya jauh dari penyimpangan seks bebas dan peningkatan terhadap siswa semangkin terjaga namun yang belum bisa di perbaiki tentang sikap dan etika siswa di SMA SWASTA TUNAS BANGSA. Tujuan dari kegiatan tersebut agar peneliti mengetahui bagaimana perkembangan siswa apakah mereka tahu penyimpangan itu sangat bahaya untuk mereka maka dari itu peneliti mengambil lokasi tersebut untuk dijadikan penelitian. Kata kunci :sikap siswa penyimpangan seks bebas, lingkungan sekolah

Meri Syafitri; Alfi Rahmi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Sekolah pada hakikatnya mempunyai perasaan yang cukup penting dalam membentuk kepribadian dan tingkah laku dan berakhlak karimah. Sekolah juga mempunyai peranan penting untuk memberikan pemahaman dan benteng pertahanan agar terhindar dari jeratan negative perkembangan arus globalisasi. Setiap orang juga memilki persepsi dan perilaku ketika interaksi dengan suatu objek tertentu dan mental kita juga ikut menentuka kecendrungan seseorang. Sekolah ini cukup menarik untuk diteliti karena masalah yang peneliti angkat tentang sikap dan perilaku siswa terdapat terdapat disekolah ini. Seperti berkelahi merokok pacaran, tetapi masih banyak pula siswa yang berkelakuan baik. melalui penelitian ini bermaksud untuk mengetahui apa factor yang mempengaruhi sikap dan perilaku siswa serta apa saja upaya mengatasinya. Sikap terbentuk melalui hasil belajar dari interaksi dan pengalaman seseorang dan bukan factor bawaan ( factor intren) seseorang. Sikap terbentuk oleh adanya interaksi social tang dialami oleh individu. Pada intinya seks bebas tersebut bisa terjadi nya karena lemahnya kontrol dari perilaku seks bebas tersebut dan juga lemahnya control yang berada di masyarakat setempat karena ada pergeseran nilai dan noorma yang ada dimasyarakat sekitar. Seks bebas itu sifatnya negative karena melanggar norma yang ada di lingkungan sekolah dan masyarakat. Hasil yang dilakukan peneliti melihat perkembangan siswa terhadap lingkungan disekolah dan peneliti melakukan kegiatan sudah sebanyak beberapa kali dalam kondisi lingkungan serta proses pembelajaran hasil yang didapat siswa semangkin hari   semangkin baik dan mulai terjaga yang namanya jauh dari penyimpangan seks bebas dan peningkatan terhadap siswa semangkin terjaga namun yang belum bisa di perbaiki tentang sikap dan etika siswa di SMA SWASTA TUNAS BANGSA. Tujuan dari kegiatan tersebut agar peneliti mengetahui bagaimana perkembangan siswa apakah mereka tahu penyimpangan itu sangat bahaya untuk mereka maka dari itu peneliti mengambil lokasi tersebut untuk dijadikan penelitian.

Nurmala Hayati; Fadhilla Yusri

Kekerasan didalam dunia Pendidikan sangatlah banyak dan suatu hal yang fakta yang sudah sering sekali terjadi di lingkungan Pendidikan atau sekolah. upaya pencegahan bullying pada siswa smpn 1 enam lingkung. Salah satu yang tampak yaitu pada permasalahan bullying terhadap remaja, banyknya remaja yang melakukan pembulian terhadap temannya contohnya anak-anak smpn 1 enam lingkung yaitu kelas lX(Sembilan) melakukan pembulian atau pemerasan kepada siswa kelas Vll (tujuh). Penelitian ini bertujuan untuk upaya pencegahan bullying pada siswa di Desa Sarang Gagak Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis yaitu wawancara dan observasi. Hasil penelitian peneliti memberikan pengetahuan tentang membangun karakter anak, peneliti juga memberikan penerangan atau penjelasan tentang sikap terbuka pada siswa agar siswa terbuka kepada guru dan orang tua, peneliti memberikan penjelasan mengenai menjalin persahabatan dan percaya diri agar siswa lebih percaya diri dan tidak terjadinya pembullying. menunjukkan bahwa perilaku bullying yang ditemukan di lokasi penelitian berupa bullying verbal dan bullying relasional. Upaya pencegahan bullying dilakukan secara terpadu dengan melibatkan peran guru, siswa, serta orangtua.

Rena Fauziah; Fasya Nur Sa’bani

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dewasa ini penggunaan bahasa Indonesia baik dan benar dalam komunikasi siswa dirasa semakin berkurang. Menurunnya semangat untuk menggunakan bahasa secara baik dan benar saat ini menjadi topik yang penting untuk dikaji. Maka dari itu, sebagai pemakai bahasa Indonesia selayaknya memiliki rasa kebanggaan menggunakan bahasa Indonesia. Namun di lingkup perguruan tinggi, sikap berbahasa yang positif belum sepenuhnya dimiliki oleh sebagian besar mahasiswa. Kesadaran rasa setia, bangga memiliki, dan memelihara bahasa Indonesia tampaknya masih kurang. Hal ini disebabkan mahasiswa cenderung bersikap lebih percaya diri ketika menggunakan Bahasa Asing dibandingkan dengan Bahasa Indonesia. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, tugas tersebut malah hanya dibebankan kepada para guru dan dosen Bahasa Indonesia. Paradigma seperti ini semestinya dapat diubah karena membiasakan menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar akan menuai hasil maksimal dalam peningkatan prestasi akademik mahasiswa. Pemahaman bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar diperlukan bagi mahasiwa agar mempunyai sikap positif dalam menggunakan bahasa Indonesia. Sikap berbahasa Indonesia yang positif dapat ditunjukkan dalam bentuk kesetiaan berbahasa, kebanggaan berbahasa, dan kesadaran adanya norma bahasa.

Ade Sugiawan; Agus Abdurohim

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerjasama, berkomunikasi, dan mengidentifikasikan diri. Bahasa merupakan cermin identitas bangsa. Hal ini berhubungan erat dengan karakter, sikap, maupun kepribadian dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu karena bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi di antara suku bangsa yang berbeda-beda. Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi merupakan bahasa kesatuan, bahasa penghubung, bahasa pergaulan dalam kehidupan, dan digunakan dalam dunia pendidikan. Keberadaan bahasa gaul pada saat ini, memberikan kekhawatiran pada eksistensi penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar, oleh karena itu diperlukan pendidikan karakter di sekolah, agar eksistensi bahasa indonesia bisa tetap terjaga. Berdasarkan latar belakang diatas maka dirumuskan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh bahasa gaul terhadap karakter siswa SMKN 3 Bogor. Karena bahasa sangat berpengaruh terhadap etika dan karakter seseorang karena hal ini mencerminkan sebuah kepribadian.

Annisa Nurhayati Hidayat; Dina Kholifah; Indah Nurfazriah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pendahuluan: Berdasarkan profil kesehatan provinsi Banten (2020), diketahui bahwa jumlah kasus baru HIV/AIDS pada tahun 2020 yaitu sebanyak sebanyak 448 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada siswa di SMKN 1 Cirinten tahun 2022. Metode : Jenis penelitian ini kuantitatif korelasional, dengan menggunakan pendekatan cross sectional sampel penelitian diambil dengan menggunakan rumus slovin dengan jumlah populasi 96 dan sampel 78 siswa. Hasil : Hasil penelitian menggambarkan tingkat pengetahuan yang kurang sebanyak 44 (56,4%), sikap yang negatif sebanyak 42 (53,8%), perilaku yang kurang baik sebanyak 40 (51,3%), Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p = 0,032 dan Hubungan Sikap dengan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS dengan nilai p = 0,043. Simpulan : Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada siswa kelas XII di SMKN 1 Cirinten tahun 2022.    

Khofifatun Rohmah; Nur Ngazizah; Titi Anjarini

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penilaian dalam dunia pendidikan terdiri dari berbagai macam penilaian yang harus terpenuhi salah satunya yaitu penilaian karakter sains siswa namun masih ada sekolah yang belum menerapkan penilaian pada karakter sains siswa dalam pembelajaran di kelas padahal hal ini sangat penting. Adanya penilaian karakter sains siswa ini membantu anak agar lebih aktif dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangankan instrument penilaian karakter sains siswa dengan berbasis metode ilmiah pada pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode ADDIE. Asumsi dari penelitian ini adalah karena pada umumnya guru melakukan penilaian pada siswa secara kognitifnya saja, pada penilaian karakter sains siswa belum dilakukan. Penelitian ini mengembangkan sebuah instrumen penilaian karakter sains siswa pada mapel tematik kelas IV sekolah dasar. Kajian penelitian yang relevan dengan penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Ferdinandus Bele Sole,dkk yang meneliti tentang mengembangkan instrumen penilaian sikap ilmiah sains siswa sekolah dasar dengan berbasis pendidikan karakter.

Ana Yunitasari; Yayat Suharyat

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran Team Games Tournament pada penyampaian materi pembelajaran PAI di jenjang sekolah menengah. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek 55 siswa kelas XI yang dijalankan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Permasahalan yang dihadapi di sekolah menengah saat pembelajaran tatap muka pasca Covid-19 adalah kurangnya tingkat kepercayaan diri siswa untuk saling berkomunikasi antar teman saat menyampaikan materi dan tingkat motivasi belajar siswa yang menurun. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta didik memiliki sikap saling berjuang mempertahankan dan memenangkan masing-masing kelompoknya, melatih tingkat kepercayaan diri siswa untuk mengutarakan jawaban dan informasi yang tepat dari materi yang dipelajarinya melalui pertanyaan yang berhasil dijawab, menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan sehingga siswa tidak merasa bosan saat belajar, dan mengapresiasi siswa untuk senantiasa semangat dalam belajar. Model tersebut menjadi salah satu rekomendasi yang efektif untuk digunakan bagi para pendidik saat menyampaikan pembelajaran di ruang kelas.

Faisal, Faisal; Aida Imtihana; Wasilah, Wasilah

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Artikel ini membahas Penerapan pendekatan saintifik dan penilaian autentik dalam pembelajaran PAI pada Kelas VI di SMP Daarul Aitam Palembang mulai dari perencanaan pendekatan saintifik, pelaksanaan pendekatan saintifik dan penilaian autentik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan subyek penelitian Guru PAI, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum dan siswa. Adapun teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan telaah dokumen sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman dengan tahapan Data Reduction (Reduksi data), Data Display (Penyajian data), dan Conclusion Drawing/verification (Penarikan kesimpulan dan verifikasi) serta teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian yakni aspek perencanaan diwujudkan dalam pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dengan mengkaji silabus, merumuskan indikator pencapaian kompetensi, menentukan materi pembelajaran yang berasal dari buku teks, menjabarkan kegiatan pembelajaran yang lebih operasional berupa pendekatan saintifik yang sesuai. Aspek pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan langkah mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan mendapati kesuliatan pada mengumpulkan informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi. Pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik masih dirasa kurang optimal dikarenakan guru dan siswa perlu penyesuaian dengan kurikulum 2013. Aspek penilaian autentik perlu peningkatan pemahaman tentang pembuatan pedoman penilaian, intrumen penilaian dan format penilaian baik pada penilaian sikap, pengatahuan dan keterampilan.  

Fuadi, Salis Irvan; Feri Tulistiyono

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kualitas pendidikan yang baik dipengaruhi salah satunya standar pendidik dan tenaga kependidikan. Kualitas tenaga pendidik mempunyai peranan yang cukup penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran, karena tenaga pendidiklah yang berhadapan langsung dengan peserta didik, mengelola kelas, membimbing siswa dan memberikan ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi positif peserta didik terhadap guru praktik pengalaman lapangan PAI FITK UNSIQ di SMK Darunnajah Banjarnegara. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa PPL PAI FITK UNSIQ tahun 2022. Metode peneliatian dengan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara . Hasil penelitian ini adalah 1). Dalam proses pembelajaran dikelas atau saat praktik mengajar, Guru PPL secara keseluruhan sudah sangat baik. Hal ini mencakup sikap, membuka dan menutup pembelajaran serta penguasaan materi yang cukup bagus. 2) Dalam Personal Sosial yang meliputi Kepemimpinan, Tanggungjawab, Sosialisasi, Kedisipilinan dan Kerapian Guru PPL PAI FITK sudah mendapat respon dan pengamatan yang baik dari peserta didik.    

Hieronymus Par

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penerapan pembelajaran aktif memberikan kesempatan bagi siswa untuk ikut terlibat secara aktif sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik. Supervisi klinis yang dilakukan oleh Kepala Sekolah terhadap para guru dapat meningkatkan keterampilan mengajar dan sikap profesional guru. Latihan mengajar dengan supervisi klinis membantu guru untuk mengembangkan dirinya agar kesenjangan antara tingkah laku mengajar yang nyata dan tingkah laku mengajar yang ideal akan semakin mengecil. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengajar para guru SDI Ahuwair dalam  menerapkan pembelajaran aktif (active learning) melalui supervisi klinis. Penelitian tindakan sekolah ini melibatkan para guru SDI Ahuwair sebagai objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran aktif setelah supervisi klinis melalui kunjungan kelas dalam kategori baik; 2) setelah disupervisi melalui kunjungan kelas, prapembelajaran berupa kemampuan menyusun perencanaan pembelajaran diikuti adanya  peningkatan kemampuan melaksanakan pembelajaran. Peningkatan kemampuan guru dalam pra pembelajaran/perencanaan pembelajaran tersebut sekaligus diikuti dengan peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran mencapai nilai rata-rata sebesar 71,35 pada siklus I dan 83,7 pada siklus II. Dengan demikian, terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 12,35 %.

Didik Lestari

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

: Sikap kedisiplinan siswa sangat rendah, dikarenakan pergaulan anak sekarang berbeda dengan anak zaman dulu, dan di sini guru dituntut agar dapat mengembangkan sikap disiplin, dengan cara menjelaskan hal-hal yang menarik agar siswa dapat semakin terpacu untuk belajar, selain itu pola asuh orang tua yang tidak tepat dapat menyebabkan turunnya sikap disiplin siswa, sehingga diperlukan kerjasama yang baik antara guru dan orang tua. Salah satu bentuk yang dianggap paling efisien untuk meningkatkan sikap disiplin siswa adalah melalui pola asuh orang tua. Dari hasil analisis data terbukti  bahwa 1) Implementasi pola asuh orang tua dalam penerapan sikap disiplin siswa dengan jalan: siswa diberi beberapa aturan-aturan seperti harus bantu orang tua, siswa bisa membagi waktu belajar dan bermain, dan pemberian sangsi apabila siswa melanggar untuk aturan yang sudah ditentukan. 2) Faktor pendukung pola asuh orang tua dalam penerapan sikap disiplin siswa yaitu diberi pengarahan-pengarahan yang positif, adanya pengajaran dari orang tua dan guru ngaji tentang kedisiplinan, jadi anak bisa disiplin, pengawasan dari kedua orang tua dan saudara (kakak) agar memonitoring untuk disiplin,  adanya suatu aturan-aturan agar berdisiplin. Faktor penghambat pola asuh orang tua dalam penerapan sikap disiplin siswa yaitu siswa kurang memperhatikan mengenai kedisiplinan, siswa kadang kurang mendengarkan nasehat orang tua, keluarga kurang harmonis, kurang memberikan arahan yang positif dalam perkembangan anak-anaknya.  

Marsidi Marsidi; Ina Martha; Lukas Budi

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Upaya Guru PAK Dalam Mengatasi Persoalan-persoalan etika pada peserta didik yang ada di sma pak kasih sidas. Permasalahan yang kompleksdalam dunia pendidikan menuntut upaya dari para guru pak agar dapat membantu para siswa untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Persoalan etika adalah persoalan yang menyangkut tentang kepribadian, sikap serta tingkah laku sesorang dalam kehidupan sehari-hari.

Dayaningsih, Diana; Septediningrum W.I

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar belakang: Remaja perempuan mengalami serangkaian perubahan biologis, baik dari anatomis maupun fungsional. Salah satu perubahan biologis pada remaja perempuan adalah pada organ reproduksi yang dipengaruhi oleh perubahan hormon. Keputihan dapat bersifat normal dan tidak normal. Keputihan tidak normal perlu diwaspadai karena merupakan gejala suatu penyakit  reproduksi. Keputihan sering dianggap sebagai hal yang umum dan sepele bagi wanita apalagi remaja. Penyebab keputihan berkaitan dengan cara kita merawat organ reproduksi. Pengetahuan mengenai keputihan sangat diperlukan untuk menentukan sikap yang akan dilakukan. Pendidikan kesehatan perlu diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan dapat mengubah sikap. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengetahuan dan sikap siswi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian operasional dengan rancangan penelitiannya adalah one-group pratest-posttest design. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebagai instrumen penelitian. Sampel penelitian ini meliputi 120 siswi di SMP Kristen Gergaji Semarang dengan menggunakan cluster sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Analisa data yang digunakan adalah analisa bivariat Wilcoxon Match Pair Test. Hasil Penelitian: menunjukkan peningkatan jumlah responden yang memiliki pengetahuan tinggi sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan sebesar 67,5% dengan p value 0,000, dan terdapat peningkatan jumlah responden yang memiliki sikap baik sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan yaitu sebanyak 40,83 % dengan p value 0,000. Hal ini menunjukkan pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan merubah sikap.

wijianto, wijianto; triastuti, rini; raharjo, raharjo; Nuryadi, Muhammad Hendri; haryati, sri

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pembelajaran online dampak pandemi memberi kesulitan terhadap guru dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran sikap kewarganegaraan. Ditambah perkembangan tekhnologi dan kebijakan perlu ditindaklanjuti dengan tindak nyata di lapangan. Kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa guru guru masih mengalami kendala dalam menyikapi kebijakan yang ada terkait konstruksi rencana pelaksanaan pembelajaran. Solusi yang ditawarkan terhadap permasalahan tersebut adalah workshop dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun desain instruksional berdasarkan kebijakan terbaru (RPP 3 Komponen) menggunakan aplikasi guna penguatan sikap kewarganegaraan siswa. Diakhir pelatihan diharapkan guru dapat menghasilkan satu RPP berupa e-RPP yang berdasar pada oreintasi sikap kewarganegaraan. Metode kegiatan berupa workshop secara  daring menggunakan web meeting zoom,channel youtube, google classroom, dan aplikasi  e RPP. Luaran pengabdian berupa prosiding isbn/ jurnal issn, video dan publikasi  media online.

Karningsih Karningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program Indonesia Pintar bertujuan untuk    menjamin semua  anak usia sekolah  untuk menempuh pendidikan ,  dan kesempatan belajar.Bantuan dana Program Indonessia Pintar ini sangat membantu siswa untuk memenuhi kebutuhan sekolah, apalagi ketika munculnya wabah pandemi covid-19 berdampak pada semua sektor kehidupan, termasuk sektor pendidikan yang mengharuskan siswa belajar di rumah, hal ini tidak  selalu menguntungkan bagi siswa dari keluarga miskin, karena tuntutan biaya hidup yang tinggi orang tua menyebabkan pemanfaatan dana PIP tidak digunakan untuk biaya sekolah  siswa,  melainkan  untuk  memenuhi  kebutuhan  keluarga  .  pembelajaran  selama  pandemi Covid -19 secara  online bisa dilakukan dengan fasilitas  internet, pulsa dan gadget,   Pendekatan penelitian adalah deskriptif kualitatif,   fokus penelitian yaitu komunikasi, sumber daya, struktur birokrasi,  dan  disposisi..  Hasil  penelitian  menunjukkan    bahwa    implementasi  Program  Indonesia Pintar di SMP Negeri 1 Japah Kabupaten blora   belum optimal   dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan  siswa  ,).  Komunikasi  program  PIP  dilakukan  melalui  sosialisasi  pemanfaatan  bantuan dana PIP, dan   tidak ada pengawasan dalam pemanfaatan bantuan   dana. Struktur birokrasi sederhana  oleh pihak sekolah kepada orang tua siswa,Sumber daya manusia sudah melaksanakan tanggung jawabnya, tetapi sumber   dana mengalami masalah pendistribusian karena kurang tepat waktu,  dilihat dari disposisi (sikap) implementor memberikan pelayanan dengan baik.

Suardin Suardin; Muhammad Yusnan; Wa Ode Dian Purnamasari

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri 4 Lakudo adalah untuk membantu mahasiswa menjadi lebih mahir dalam mengelola kegiatan Program Pengenalan Lapangan Prasekolah. Mahasiswa akan berlatih melakukan observasi langsung terhadap budaya sekolah, observasi untuk mengembangkan kompetensi, dan observasi langsung terhadap proses pembelajaran di kelas selama kegiatan pengabdian ini. Guru, staf dan dosen pembimbing di SD Negeri 4 Lakudo turut membimbing mahasiswa dalam melakukan kegiatan obsevasi ini sehingga dapat direalisasikan dalam kegiatan selanjutnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan metode survey lapangan. Program ini melibatkan kepala sekolah dan guru SD Negeri 4 Lakudo. Hasil pengabdian ini menunjukkan pencapaian yang sangat baik dari indikator yang ditetapkan untuk observasi, sikap, dan kedisiplinan. Dengan bobot skor 1048,34 dan nilai rata-rata 87,37,  Hal ini menandakan bahwa siswa dipersiapkan untuk melaksanakan praktik mengajar di SD Negeri 4 Lakudo dalam pelaksanaan Pengenalan Lapangan Prasekolah (PLP).