Publication Search

68,705 articles from 589 journals · 1,699 citations tracked

Showing 81-100 of 111

Analytics

Arya Yudha Dhipa; Siska Lisanda; Hasan Sazali

Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Media komunikasi yang efektif menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan metode analisis interpretatif. Sesuai dengan perumusan masalah penelitian yaitu bagaimana pemaknaan lirik lagu “Taylor Swift “ The man” sebagai musisi untuk menyampaikan suatu pesan dalam berkomunikasi sosial dalam analisis semiotika Ferdinand de Saussure, maka yang diteliti atau yang menjadi objek penelitian ini adalah lirik lagu “The Man” Hasil penelitian ini kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika yang mengacu pada analisis semiotika dengan menggunakan teori yang dikemukakan oleh Saussure. Dalam teori Saussure dijelaskan bahwa tanda memiliki unsur yang saling berhubungan yaitu penanda (signifier) dan petanda (signified). Signifier adalah elemen fisik dari tanda dapat berupa tanda, kata, image, dan suara. Sedangkan Signified menunjukkan konsep mutlak yang melekat pada tanda fisik yang ada. Dari hasil penelitian ini, peneliti menemukan bahwa analisis semiotik Saussure ada 5 pandangan dan salah satunya adalah penanda (signifier) dan petanda (signified). Peneliti akan menanyakan beberapa pertanyaan yang mengangkat tentang lirik lagu berjudul “The Man” yang dinyanyikan oleh Taylor Swift.  

Bonar Tinambunan

GARUDA : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) mengkaji makna yang terdapat pada lirik lagu “Hanya Rindu” pada album anmesh kamaleng (2) penggunaan stilistika yang terkandung di dalam lirik lagu “ hanya rindu” pada album  Andmesh Kamaleng. Peneliti tertarik menganalisis diksi dan stilistika pada lirik lagu  hanya rindu ini karena ingin mengetahui apa makna yang terkandung dalam lirik lagu tersebut.dan anmesh kamaleng ini dia adalah salah satu penyanyi dan pencipta lagu yang  mempunyai cara tersendiri atau ciri khas tersendiri dalam menyampaikan atau mengarang sebuah lagu. Makna adalah pengertian yang diberikan kepada suatu bentuk kebahasaan,setiap kata saling berkaitan satu sama lain. Stilistika adalah  pemanfaatan kekayaan bahasa dalam berbicara maupun menulis guna untuk memperoleh efek efek tertentu yang membuat sebuah karya sastra semakin hidup dan untuk mempengaruhi atau meyakinkan seorang pembaca atau penyimak tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Sumber data yang digunakan berupa dokumen yang berisi tentang lirik lagu hanya rindu dari album Andmesh Kamaleng.Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik menyimak dan mencatat. Dalam lirik lagu hanya rindu ini mengandung tiga macam makna yaitu makna denotasi,konotasi dan mitos. Stilistika yang digunakan oleh pengarang yaitui 3 ragam stilistika yang masuk pada lirik lagu ini, yakni: stilistika perbandingan, stilistika pertentangan, dan stilistika perulangan.

Muhammad Nafis Shiddiq; Zhilan Aulia Firmansyah

GARUDA : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

The language of song lyrics is often used as a means of expression in music. Lyric language has special characteristics that distinguish it from everyday language, because lyrical language can combine artistic elements such as rhyme, rhythm, and repetition to create sounds and that touch the listener's feelings.The use of lyrical language in songs is very important to convey an emotional or narrative message in a way that is easy for listeners to remember and absorb. Lyrical language can be used to create nuance, describe situations or feelings, and to describe the character or personality of someone or something.Songs can also carry different tones meanings for listeners, depending on how they interpret the lyrical language used. This makes the use of lyrical language a very effective tool for communicating important messages that may be difficult to explain in ordinary words. In the context of popular music, lyrical language can also help in creating an artist's or band's identity, and can be a determining factor in the success of a song or album. For example, strong and memorable song lyrics can help the song become a hit and make the artist or band famous. However, the use of lyrical language in songs can also be controversial. Some lyrics may be considered to contain inappropriate or unethical messages, and may cause controversy or protest from the public.

Abdul Malik Azis; Mia Rahmawati Yuwita

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Bahasa kiasan seringkali ditemukan pada karya sastra seperti puisi, drama ataupun lagu. Penelitian ini penulis menganalisis beberapa lagu dengan tema patah hati yang menggunakan jenis Bahasa kiasan metaphor, repetition, hyperbole dan personification. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif karena penelitian ini berasal dari lirik lagu yang mengandung banyak jenis Bahasa kiasan dan menjelaskan hasil analisis data berupa deskripsi. Objek dari penelitian ini adalah Bahasa kiasan yang ada dalam lirik lagu Taylor Swift bertemakan patah hati. Ada beberapa jenis Bahasa kiasan yang memiliki ciri-ciri yang berbeda, yaitu: hyperbole, metaphor, personification dan repetition. Pengumpulan data dengan cara mengelompokkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas, baik website maupun beberapa sumber, jurnal, buku dan arsip. Penulis memilih lagu bertemakan patah hati.  Hasil penulis menyimpulkan bahwa tiga lagu Taylor Swift bertemakan patah hati, gaya bahasa digunakan ialah gaya bahasa methapore pada lagu “Dear John”, repitition pada lagu “This Love” dan personification pada lagu “Back To December”.

Uut Utmawati

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) mengkaji makna yang terdapat pada lirik lagu “Hanya Rindu” pada album anmesh kamaleng (2) penggunaan gaya bahasa yang terkandung di dalam lirik lagu “ hanya rindu” pada album  Andmesh Kamaleng. Peneliti tertarik menganalisis diksi dan gaya bahasa pada lirik lagu  hanya rindu ini karena ingin mengetahui apa makna yang terkandung dalam lirik lagu tersebut.dan anmesh kamaleng ini dia adalah salah satu penyanyi dan pencipta lagu yang  mempunyai cara tersendiri atau ciri khas tersendiri dalam menyampaikan atau mengarang sebuah lagu. Makna adalah pengertian yang diberikan kepada suatu bentuk kebahasaan,setiap kata saling berkaitan satu sama lain. Gaya bahasa adalah  pemanfaatan kekayaan bahasa dalam berbicara maupun menulis guna untuk memperoleh efek efek tertentu yang membuat sebuah karya sastra semakin hidup dan untuk mempengaruhi atau meyakinkan seorang pembaca atau penyimak tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Sumber data yang digunakan berupa dokumen yang berisi tentang lirik lagu hanya rindu dari album Andmesh Kamaleng.Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik menyimak dan mencatat. Dalam lirik lagu hanya rindu ini mengandung tiga macam makna yaitu makna denotasi,konotasi dan mitos. Gaya bahasa yang digunakan oleh pengarang yaitui 3 ragam gaya bahasa yang masuk pada lirik lagu ini, yakni: gaya bahasa perbandingan, gaya bahasa pertentangan, dan gaya bahasa perulangan.

Ayu Yuliani; Shafira Amalia Muflihah

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dan menjelaskan mengenai makna yang ada di dalam lirik lagu “takut” dalam album semoga sembuh.Yang dinyanyikan oleh Idgitaf dengan menggunakan metode studi pustaka. Dalam penelitian ini menghasilkan sebuah makna dalam lirik lagu yang berisikan berbagai ketakutan dalam fase dewasa. Dalam lagu “takut” juga terdapat gaya bahasa penegasan. Selain itu, periset tertarik untuk mengenali majas apa yang terkandung dalam lirik lagu itu,karena dalam lirik lagu ini memiliki makna dan harapan yang mau di informasikan secara langsung dan tidak langsung. Setelah itu tata cara yang digunakan dalam riset ini merupakan tata cara deskriptif kualitatif ialah suatu  tata cara dengan metode menganalisis informasi serta hasil informasinya setelah itu di proses ke dalam wujud teks deskripsi. Subjek yang di analisis berbentuk lirik lagu bertajuk “Takut”. Hasil analisis lirik lagu ini menunjukkan adanya majas personafikasi, majas retorika, majas paradoks. Makna dan arti yang terkandung dalam lirik lagu “Takut” adalah cerita seseorang yang piawai menyembunyikan luka meski sering terlihat tertawa.

Salma Salsa Billa

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian jurnal ini untuk mengetahui gaya bahasa dan makna yang terdapat pada lirik lagu “Dunia Tipu-Tipu” Yura Yunita. Riset terhadap penelitian ini menggunakan analisis data, yaitu dengan mendengarkan lagu yang akan dianalisis, memahami isi lirik tersebut kemudian, mencari kata-kata yang mengandung majas atau gaya bahasa lalu mendeskripsikan makna dari lagu ini yang tertuju kepada teman, keluarga dan orang terdekat maka dari itu kami menemukan beberapa majas yang ada didalam lirik lagu tersebut, penelitian yang kami dapatkan adalah beberapa majas yaitu majas hiperbola, majas paradoks, majas eufimisme, majas metafora, dan majas personifikasi.

Ayo Suwaryo

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

This article contains a stylistic analysis of the lyrics of the song “Asmalibrasi” by Soegi Bornean. The discussion of this article focuses on the aspects of connotative diction and the use of figure of speech in the lyrics. The research method used to analyze the lyrics of the song is a qualitative descriptive method. The data analysis techniques used in this study are (1) selecting data; (2) code; (3) classifying data; (4) data description; and (5) data interpretation. The object of this research is the lyrics of the song "Asmalibrasi" by Soegi Bornean. From the analysis carried out, it shows that the diction contained in the lyrics of the song is mostly connotative. The connotative diction that is widely used in the lyrics of the song is a manifestation of the songwriter's creativity when creating the lyrics to his songs. In addition, the lyrics of the song also use a lot of figure of speech including, metaphorical figure of speech, allegorical figure of speech and hyperbole figure of speech.

Aji Jehan Fellani

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

In a literary work, especially poetry or song lyrics, figure of speech is very common to appear so that the poem or song lyrics become more beautiful. One of the figures of speech that is often used is hyperbole. This figure of speech serves to give a great impression by exaggerating sentences. The lyrics of the song, This Is Me, which is the original sound tract from the film The Greatest Showman, is very thick with the use of hyperbole figure of speech. This is because the moral message of the song is to inspire the listeners.

Ayu Nurani Kosasih

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kemajuan teknologi modern secara  kilat berdampak pada perubahan segala aspek di kehidupan manusia. Hal yang sangat terdampak akan hal ini ialah kebudayaan. Adanya budaya modern yang masuk telah merubah identitas budaya Indonesia. Banyak terjadi percampuran kebudayaan di dunia global ini. Budaya kolaborasi sulit untuk dibedakan dengan budaya asli. Munculnya kebudayaan campuran seringkali  susah dimengerti dan begitu mengagetkan. Unsur yang paling penting dalam bduaya ialah bahasa. Banyak sekali penggunaan bahasa Indonesia campur bahasa Inggris. Pemakaian bahasa Indonesia campur bahasa Inggris tersebut dapat diketahui dengan mudah melalui lirik sebuah lagu. Lagu dapat diartikan sebagai produk budaya ataupun alat untuk berkomunikasi. Melalui bahasa, dapat melihat dan menguraikan perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Pemakaian bahasa Indonesia campur bahasa Inggris sangat menarik untuk dilakukannya suatu  penelitian karena dapat melihat situasi sikluk sosial budaya pada masyarakat sekarang.  Pendekatan culture studies kritis posmodern dengan metode pisau  analisis wacana dipakai dalam menguak ideologi, latar belakang dan motif pemakaian bahasa Indonesia campur bahasa Inggris  pada lirik sebuah lagu.  Penelitian ini dapat dipelajari tentang adanya pergulatan budaya Indonesia dengan budaya modern. Hegemoni maupun dominasi simbolik menjadi bahaya dan ancaman laten untuk harmoni pada budaya yang beragam.

Esha Levinia; Attari Najla

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini memaparkan  tentang campur kode dalam penggunan bahasa pada lirik lagu Kis Band. Tujuan penelitian ini untuk  membahas 1).  Bentuk-bentuk campur kode berdasarkan tata tingkat perangkat kebahasaan dan berdasarkan unsur bahasa serapan dalam lirik lagu dari Kis Band, 2). Unsur-unsur apa saja yang dicampur dalam lirik lagu dari Kis Band, dan 3) faktor apa sajakah yang memengaruhi terjadinya campur kode pada lirik lagu dari Kis Band. Penelitian ini dilaksanakan berlandaskan pada teori campur kode oleh Muysken (2000) dan Ju (2009). Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini antara lain: Metode simak dan  observasi. Data penelitian ini dianalisis menggunakan metode agih. Bentuk hasil analisis data menggunakan metode formal dan informal. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) jenis campur kode Insersi, alternasi, dan leksikalisasi kongruen adalah jenis jenis campur kode yang digunakan pada lirik lagu kis band; 2. Kata seperti playboy, frasa seperti jadi pemenang, kata yang terintegrasi secara morfologis dengan prefiks bahasa Bali nge- seperti ngekiss dan klausa lari dari kenyataan merupakan unsur-unsur yang dicampur dalam lirik lagu kis band 3) Beberapa faktor yang mempengaruhi campur kode yang terjadi di dalam lirik lagu Kis Band antara lain 1). Persepsi tentang latar belakang bahasa bicara, 2). dominasi bahasa, 3). sikap bahasa, dan 4). motivasi psikolinguistik untuk mengisi kesenjangan leksikal, dan pencampuran dalam kata atau frasa yang sering diakses. Kata Kunci: Campur Kode, Lirik Lagu, Faktor Campur Kode

Laila Nur Hasbillaah; Andhiny Avrilia Rachmaningtyas

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan Penelitian Lirik lagu Dewa 19 yang berjudul “Roman Picisan“ tujuannya adalah mencari Majas pada lirik tersebut, setelah melakukan penelitian kami mendapatkan Majas atau gaya bahasa, terdapat Empat Majas pada Lirik lagu Dewa 19 yaitu Majas Hiperbola, Majas Alegori, Majas Sarkasme dan Majas Klimaks. Karena di setiap bait mempunyai majas yang berbeda- beda. Metode yang kami gunakan untuk penelitian Majas di dalam Lirik lagu Dewa 19 “Roman Picisan”  bersumber dari internet dan kami mendengarkan lagu tersebut menggunakan Aplikasi  “Spotify”  agar kami bisa memahami lirik lagu tersebut dan  memudahkan mencari majas di dalam lagu. Selanjutnya kami mengklasifikasikan dan mengurai kan lirik lagu ini agar kami dapat mengetahui makna yang terdapat pada lagu ini. Hasil penelitian lirik lagu ini, banyak sekali lirik yang menggunakan Majas Hiperbola karena yang kita ketahui Majas Hiperbola sendiri adalah Majas yang berlebihan atau tidak masuk di akal dan Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sedang patah hati walaupun dia masih mencintai akan tetapi dia tidak dapat memilikinya.  

Aulia Safira Maulida; Fida Hifdiyanti

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini bertujuan untuk menelaah atau meneliti makna dan majas lagu dari Tulus berjudul ‘Monokrom’. Peneliti memilih artikel dengan tema ini dikarenakan  pemakaian majas bisa menjadi salah satu daya tarik untuk mendengarkan lagu. Materi penelitian ini ialah lirik lagu yang berjudul ‘Monokrom’ yang dinyanyikan oleh Tulus. Teori yang digunakan penelitian ini adalah penelitian kualitatif atau bias disebut dengan penelitian dengan cara menganalisis. Hasil dari penelitian lagu ini adalah menemukan majas hiperbola dan makna dari lirik lagu tersebut. Hal tersebut dapat dibuktikan adanya majas pada bait ke-empat. Jika dari makna lagu, si pencipta lagu tersebut mensyukuri atas kehadiran orang yang hebat dalam merawatnya hingga ia menjadi seorang penyanyi terkenal. Dengan lagu ini, si pencipta lagu ingin mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang orang terdekat yang sudah merawat dan mendukungnya.

Shadrina Kaysa Mazaya; Dea Putri Ananda

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The purpose of making this journal is to analyze the figure of speech and the meaning contained in the lyrics of Nadin Amizah's song entitled "Like Bones". Researchers are interested in analyzing the lyrics of the song "Like Bones" because it contains words that are both unique and beautiful and have meanings that can be interpreted. In addition, researchers are interested in identifying what figure of speech is contained in the lyrics of the song, because the lyrics of this song have meanings and expectations that want to be informed directly and indirectly. After that, the procedure used in this research is a qualitative descriptive procedure, which is a procedure with the method of analyzing information and the results of the information after it is processed into the form of descriptive text. The subjects analyzed were in the form of song lyrics titled "Like Bones". The results of the analysis of the lyrics of this song show that there are personifications, rhetorical figures of speech, and paradoxical figures of speech. The meaning and meaning contained in lyrics of the song "Like Bones" is the story of someone good at hiding wounds even though he is often seen laughing.

Sri Sulihingtyas Drihartati; Endah Dwi Hayati

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pemahaman lintas budaya bagi orang yang belajar bahasa asing atau orang yang bekerja dengan orang asing sangatlah penting, karena dengan begitu eseorang dapat berkomunikasi dengan baik dan terhindar dari kesalahpahaman akibat ketidakmengertian mereka terhadap dua budaya yang berbeda. Lagu adalah salah satu media yang dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran bahasa asing. Selain itu dengan lagu pembelajar bahasa asing juga dapa mempelajari budaya yang berlaku di kelompok masyarakat asal lagu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wujud budaya apa saja yang dapat dipelajari melalui empat lagu berbahasa Belanda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan dilakukan dengan mencatat semua unsur budaya yang terdapat dalam empat lagu tersebut untuk kemudian dideskripsikan dengan menggunakan kata-kata. Wujud budaya yang terdapat dalam keempat lagu itu adalah konsep penggunaan sapaan formal, pola kegiatan orang Belanda, bahasa Belanda, sepeda dan berita prakiraan cuaca. Melalui lirik lagu yang disampaikan, pembelajar bahasa Belanda dapat mengenal dan belajar bahasa Belanda sekaligus budaya yang berlaku.

Kamila Salsabila; Virna Aulia

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Lirik lagu adalah ekspresi seseorang untuk mengungkapkan tentang suatu hal yang di dengar,dilihat,ataupun yang pernah dialaminya.penyair atau pencipta lagu bermain dengan Bahasa dan kata-kata untuk menciptakan kekhasan dan daya Tarik terhadap syair atau lirik tersebut.Adapun tujuan dalam peneltian ini antara lain untuk mendapatkan pengetahuan baru dan untuk mengetahui adanya campur Bahasa pada lirik lagu JKT48.metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.metode kualitatif deskriptif bersangkutan dengan menguraikan data dan penafsiran.,yaitu penelitian dengan menguraikan lirik lagu.hasil dari penelian ini ialah ditemukannya campur Bahasa ke luar,yaitu Bahasa Indonesia ke jepang.salah satu faktor penyebab adanya campur Bahasa adalah tidak di kata yang tepat untuk mengungkapkan makna tersebut.

M. Mirza; Rakka Dita

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian jurnal ini untuk mengetahui gaya bahasa dan makna yang terdapat pada lirik lagu” Rumpang Nadin amizah” . Riset terhadap penelitian ini menggunakan analisis data, yaitu dengan mendengarkan lagu yang akan dianalisis, memahami isi lirik tersebut kemudian, mencari kata-kata yang mengandung majas atau gaya bahasa lalu mendeskripsikan makna dari lagu ini yang tertuju kepada teman, keluarga dan orang terdekat maka dari itu kami menemukan beberapa majas yang ada didalam lirik lagu tersebut, penelitian yang kami dapatkan adalah beberapa majas yaitu Majas Hiperbola, Majas Alegori, Majas Sarkasme, Majas Sindiran, Majas Klimaks.

Dariah Meilana; Raisha Netamarsa

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan untuk melihat makna dari sebuah lagu yang sering kita dengar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Dari lagu yang sering kita dengar kita tidak tau apa makna lagu tersebut, pesan yang akan disampaikan, dan gaya bahasa yang digunakan dalam lagu tersebut. Jika kita tidak mengetahui hal tersebut, kita hanya menganggap lagu sebagai hiburan saja tanpa mengetahui makna dan gaya bahasannya.

Ibrahim Habib Anshari

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The purpose of making this article is to find out what the lyrics of the title "Jakarta Today" mean. And also to find out what are the styles of language or figure of speech contained in the lyrics of the song "Jakarta Today" as well as some of our goals, especially in this song, especially for people who are in a position between advancing or retreating from a choice and also about heartbreak. what he wrote is an illustration of a different level of heartbreak because it tells the relationship between humans. Jakarta is an interesting setting to take up because it brings a deep impression on the vocalist's life. Jakarta teaches many things to be human The theory we use according to some well-known experts. The method we use in this journal is by listening to the song and reading the lyrics to the song. The result of our analysis is that every lyric of the song “Jakarta Hari Ini” contains many meanings that we must learn. Our recommendation to establish a relationship should lower each other's ego so that they complement each other's shortcomings.

Suci Namira; Tepu Sitepu

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ungkapan gaya bahasa metafora menurut Michael C. Halley dan makna gaya bahasa metafora yang terkandung dalam lirik lagu pada album Inti Bumi karya Rasukma yang terdiri dari 9 lagu. Adapun data penelitian adalah ungkapan gaya bahasa metafora dan makna gaya bahasa metafora. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data, mendeskripsikan data, dan selanjutnya menganalisis data. Instrumen penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman dokumentasi dengan penabelan dan check list dan ditambah dengan keterangan makna. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah membaca berulang-ulang dengan cermat, menghayati, memahami lirik lagu, mengumpulkan data, menggarisbawahi pada isi lirik lagu, mendeskripsikan hasil temuan, dan menyimpulkan isi penelitian. Hasil penelitian ini ditemukan beberapa ungkapan gaya bahasa menurut Michael C. Halley yang terdiri dari metafora being (keadaan), metafora cosmos (kosmos), metafora energic (energi/tenaga), metafora substance (substansi), metafora terrestrial (permukaan bumi), metafora object (benda), metafora living (kehidupan), metafora animate (hewan/makhluk bernyawa), dan metafora human (manusia), serta makna yang terkandung dalam gaya bahasa metafora tersebut.