Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 81-100 of 107

Analytics

Robingun Suyud El Syam; Bambang Sugiyanto

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Telah banyak peringatan tentang bahaya merokok, bahkan setiap kemasan rokok pabrikan wajib mencantumkan dampaknya. Realitasnya, perokok tidak berkurang. Artikel ini hadir untuk mengungkap bagaimana fenomana itu terjadi melalui penyelaman udud dalam filosofi bayani. Melalui penelitan kualitatif dengan pendekatan library research, disimpulkan: bahwa udud bagi para pencintanya merupakan kebutuhan bukan gaya hidup. Bagi mereka setiap hisapan udud dapat melahirkan ide dan sarana hadirnya kenyamanan hidup. Secara komunal rokok menjadi perekat persaudaraan dan pertemanan.  Dalam bingkai filosofis bahan udud tembakau asal kata ‘iki tambaku’ (ini obatku). Udud berasal dari kata ‘uwale yen didudud’ (lepasnya jika ditarik secara perlahan). Maka udud mampu melepas stres serta membatu rileksnya pikiran, sehingga inspirasi mudah hadir, muncul ide brilian, jiwa seni muncul dan bisa menyelesaikan problem hidup. Sisa udud disebut ‘tegesan’ mengacu maneges karso marang Gusti pangeran (menghadap kepada Gusti Yang Maha Kuasa). Saat udud sudah ada, harus dinyalakan dengan api, mengacu ‘Urip Iku Urup’ (Hidup itu Nyala). Manusia dilahirkan ke dunia untuk saling menolong, memberi dan membantu sesama tanpa rasa pamrih, disinilah hidup terasa bermanfaat.

Natasha Bilqies Andriyani; I Wayan Arsana

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

This research is based on the philosophical values ​​contained in the Majapahit architecture house in the village of Sentonorejo, Mojokerto. The aims of this research are: 1) To find out what symbols are contained in the Majapahit architectural house; 2) To find out the meaning of the philosophy contained in the symbol of the Majapahit architectural house. The method used in this research is qualitative method. Data collection techniques used are interviews, documentation, observation. The results of this study that the architecture of the Majapahit house is part of the building using pressed red bricks. The meanings in the symbols of the Majapahit architectural house in the village of Sentonorejo, Mojokerto include ridge (the existence of a person's belief in the house), ukel (the crown or in the Javanese language has the philosophical meaning of an oversized hat), bricks (contained in a stone). brick is part of the sacred building material).

Siti Nurhasanah; Rani Febrianni; Muhammad Saleh

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pemikiran Muhammad Natsir tentang pembaruan pendidikan di pesantren Al fatah tanjung Pura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library reseach) dengan pendekatan pendekatan filosofis. Metode yang digunakan untuk menganalisa data adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammad Natsir mengemukakan pemikirannya tentang pembaruan pendidikan Islam, yaitu Pertama, peran dan fungsi pendidikan Islam yang pada intinya memberi perhatian lebih pada aspek afektif peserta didik serta menjauhkan setiap hal yang dapat menghambat potensi yang dimilikinya, Kedua, Integrasi ilmu umum dengan ilmu pendidikan agama Islam dalam satu kurikulum, Ketiga,  Tauhid sebagai landasan pendidikan Islam serta mewujudkan manusia yang mengabdi kepada Allah swt. sebagai tujuan pendidikan Islam, 4) Pendidikan kepemimpinan dalam lembaga pendidikan. Adapun implementasi pemikiran Muhammad Natsir tentang integrasi ilmu umum dengan ilmu agama Islam dalam satu kurikulum telah berjalan dengan baik. Indikatornya adalah dalam penyusunan kurikulum, pesantren Al fatah tanjung Pura  menggunakan tiga kurikulum yang disatukan, dari tiga kurikulum tersebut terdapat mata pelajaran umum serta mata pelajaran agama Islam seperti tahfidz dan mentoring.  

Syarifatunnisa; Ahmad Fuadi

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

penurunan akhlak peserta didik masa kini ya ng menyebabkan kasus kekerasan kepada guru maupun kepada sesama murid yang muncul di pemberitaan media.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan di buku  Ash-Shuffah pada masa Nabi Muhammad dan relevansinya terhadap pembentukan akhlak peserta didik masa kini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Teknik analisis isi (content analysis) dan menggunakan pendekatan historis-filosofi. Metode pengumpulan data diperoleh dari buku Ash-Shuffah karya Yakhsyallah Mansur,    jurnal, dan sumber lain yang berhubungan dengan jawaban rumusan masalah. Data  dianalisa dengan memilih data dan mengambil data yang diperlukan, menyajikan data dalam bentuk tulisan, mengklasifikasi data dan mengaitkan antara data konsep pendidikan buku Ash-Shuffa dengan teori-teori pembentukan akhlak. Hasil menunjukkan bahwa didalam konsep pendidikan dalam buku Ash-Shuffah terdapat relevansi terhadap pembentukan akhlak diantaranya ialah relevansi tujuan pendidikan, kurikulum pendidikan, lingkungan pendidikan, dan metode pendidikan Ash-Shuffah terhadap teori pembentukan akhlak peserta didik masa kini.

Nurmala Sari; Ernita Puspa Dewi; Hannisa Fitri Effendi; Ramadhan Fathur Rahman Syah; Ziada Filosofia

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

The low quality of Dasawisma administrative management remains a major challenge in supporting the effectiveness of the Family Empowerment and Welfare (PKK) programs at the community level. This problem is characterized by poorly organized family data records, weak documentation of activities, and limited understanding among administrators regarding the strategic role of administration as a basis for planning and decision-making. This Community Service Program (PKM) aims to improve the quality of Dasawisma administration through collaboration between higher education institutions and Dasawisma groups as an effort to strengthen community organizational governance. The method employed is a participatory community organizing approach, encompassing stages of joint planning, technical administrative assistance, training, and reflective evaluation. The results indicate an improvement in administrators' understanding and skills in managing administrative tasks, the establishment of more systematic data and activity recording systems, and increased participation and organizational ownership among Dasawisma members. Furthermore, the program encouraged the emergence of local leadership and collective awareness of the importance of as an instrument for institutional strengthening. Overall, collaboration with higher education institutions proved effective in promoting sustainable improvements in Dasawisma administrative governance.

Robingun Suyud El Syam; Salis Irvan Fuadi

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Sepakbola sangat digandurungi seantero dunia, terlebih saat ada Piala Dunia, jutaan pasang mata siap menikmatinya. Melalui kajian filosofis, penelitian menyimpulkan : turnamen Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar merupakan ekspresi ruang bagi tuan rumah untuk mempresentasikan wajah Islam yang penuh kesejukan. Posisi tawar sebagai penyelenggara dimanfaantkan untuk mengklarifikasi bahwa Islam yang selama ini dipersepsikan dunia Barat melekat dengan berbagai aksi kekerasan dan terorisme, dibantah dengan realitas melalui wajah sejuk Islam, meliputi : Opening Ceremony nuansa Islami, standart kesopanan suporter, mural hadis wajah sejuk Islam, area shalat dekat stadion, Quick response Code Islam di hotel, layanan informasi Islam, pameran benuansa Islam, muazin bersuara merdu, berbagi makanan gratis, memakaikan jilbab turis wanita, larangan minuman beralkohol, larangan simbol LGBT, dan larangan aktifitas perjudian. Lewat Piala Dunia, Qatar memperjuangkan posisi tawar dihadapan FIFA, membuktikan keindahan agama Islam dan sekaligus meruntuhkan stigma Barat. Implikasi penelitian, bahwa umat Islam mesti mempunyai posisi tawar didepan dunia Barat, agar tidak disalah pahami tentang ajarannya yang menentramkan dan damai. Promosi kesejukan Islam bisa melalui banyak pintu seperti telah dilakukan oleh Qatar.      

Rif’atul husnah; Tharikah Naqsyabandiyah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Jurnal ini mengulas tentang Ahlu As-Sunnah Wal Jama’ah Sebagai Doktrin Dan Faham Pesantren Zainul Hasan Genggong bertujuan untuk menggambarkan ahlu sunnah  wal jama’ah sebagai doktring faham dalam pondok pesantren zainul hasan genggong. Pesantren Zainul Hasan Genggong adalah salah satu lembaga pendidikan islam tertua di Indonesia. Berdirinya lembaga ini sebelum Indonesia merdeka,yaitu tepatnya pada tahun 1839,yang didirikan oleh kyai zainal abidin. Pesantren zainul hasan dikenal barokahnya dan kewaliannya. Pondok pesantren Zainul Hasan berkembang dengan begitu cepat, tidak sekedar ilmu agama yang diajarkan. Pesantren Zainul Hasan Genggong  dikenal sebagai suatu  lembaga pendidikan yang dibangun dan dikembangkan dengan lanndasan pandangan filosofis tentang berbagai aspek agama, moralitas, ilmu pengetahuan, lingkungan dan lain sebagainya, berkembang secara  continue  dalam pertumbuhan, kesinambungan, perubahan dan pembaharuan. Ciri khas pesantren yang menjadi sasaran berkembangnya dari sebuah pesantren yang dilakukan puslitbang pendidikan agama dan keagamaan yang dilakukan secara individu ataupun dilakukan lembaga lain. Dengan dikuatkan oleh SATLOGI SANTRI yang berarti Sopan santun, Ajeg Istiqomah, Nasehat, Taqwallah, Ridollah,Ikhlas lillahi ta'ala. Pesantren Zainul Hasan Genggong menganut faham Ahlu As- sunnah wal jama’ah yang mana mengikuti jejak sang maha guru KH. Hasan Sepoh Genggong.  

Herwindo Chandra

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2022 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Fokus penelitian yaitu memahami sifat adikodrati rahmat bagi hidup konkret orang Katolik. Adapun tujuan penelitian untuk memperoleh pemahaman agar rahmat yang adikodrati bukan dinilai  sebagai  realitas di  luar hidup  konkret  tetapi  nyata  dapat  dialami.  Penelusuran literatur digunakan untuk mengali pemahaman akan rahmat dalam gagasan Karl Rahner. Gagasan rahmat dalam sejarah teologi Katolik terlalu menampilkan sifat metafisis alih-alih realitas konkret dalamjiwa manusia. Pendasaran perkembangan gagasan filsafat Rahnerian menjadi suatu terobosan bagiteologi rahmat Katolik. Panorama karya-karya filosofis dan teologis Rahnerian diuraikan untuk memahami bahwa realitas antropologi modern membuka suatu  cakrawala  baru  penghayatan  iman secara  khusus  integrasi  dimensi  kodrat  dan adikodrati manusia. Kebaruan penelitian menampilkangagasan menterjemahkan rahmat ke dalam hidup konkret.

Simplesius Sandur

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2022 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Kebebasan manusia terungkap dalam suatu pilihan dan pilihan adalah elemen fundamental hidup manusia. Konsep kebebasan memiliki sejarah yang panjang. Hal itu telah ditafsir oleh para pemikir dalam sejarah filsafat dan agama. Para pemikir religius-filosofis tidak memiliki kesatuan pandangan tentang hal ini. Variasi penafasiran tentang kebebasan telah melahirkan cara pandang yang berbeda tentang kebebasan. Ada yang melihatnya sebagai hal yang tidak dapat dipisahkan dari intelek dan kehendak karena kebebasan mengalir dari kedua fakultas ini. Sementara yang lain melihatnya sebagai fakultas dari mana akal budi dan kehendak mengalir. Dalam hal ini kebebasan adalah suatu ekspresi yang paling esensial martabat manusia sehingga melahirkan suatu kebebasan mutlak. Variasi penafsiran ini membawa akibat pada cara pandang tentang hidup dan bagaimana hidup ini dijalankan. Pandangan tentang kebebasan melahirkan pertarungan yang tiada henti antara dua gerakan di dunia modern yaitu pro-life dan pro-choice. Artikel ini menghadirkan suatu penafsiran polemik mengenai kebebasan dari perspektif filsafat moral.

Tiara Indriarti; Yazida Ichsan; Wahyu Sugiarto; Rahma Sabilla; Fuad Dirahman

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Seni merupakan sebuah karya yang mengandung nilai estetika, sedangkan seni tari merupakan suatu gerakan yang berirama dan salah satu bentuk dari ekspresi tubuh. Pendidikan Islam yaitu proses memanusiakan manusia agar menjadi hamba yang sebenar-benarnya menurut Al Quran dan Sunnah. Pendidikan Islam memandang seni sebagai suatu kebolehan dan tidak diharamkan, dengan syarat tidak melanggar apa yang telah dijelaskan dalam Al-Quran maupun Sunnah.  Penelitian ini mengkaji mengenai nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam kesenian Tari Piring dan Lilin dengan menggunakan metode kualitatif, kajian literatur berupa studi pustaka. Adapun alasan peneliti perlu mengkaji mengenai nilai-nilai pendidikan Islam dalam kesenian Tari Piring dan Lilin adalah peneliti ingin lebih mengenalkan kesenian tradisional asli Indonesia yang ternyata dapat diaplikasikan dalam pembelajaran pendidikan Islam. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa seni Tari Piring dan Lilin dapat dijadikan sarana atau media bagi pendidikan Islam, melalui kajian filosofis nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalam kedua seni tari tersebut.  

Lestari Purwaningsih

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Batik is a global cultural heritage of the Indonesian nation. Various kinds of Indonesian batik motifs, one of which is the Javanese Lurik Motif. In Philosophical-Sociological-Phenomenological Studies, Lurik Motives are very close to the human life cycle. Using a critical discourse analysis approach, Philosophical-Sociological-Phenomenological studies, this paper describes the relationship between the Javanese Lurik Motifs and their spiritual meanings. Javanese lurik motifs have different meanings and uses in every traditional ceremony in society. It is hoped that this writing will be able to awaken the nationalism and love of the younger generation for Javanese Lurik Batik Motifs, their preservation in the future and increase our piety to the Creator, God Almighty.

Geofani Milthree Saragih

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Menjelang akhir tahun 2019 yang lalu, muncul suatu peristilahan yang asing dikalangan teoritisi maupun praktisi hukum di Indonesia secara umum, yaitu Omnibus Law. Peristilahan tersebut mulai muncul sejak pidato yang disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam kesempatan pidato di sidang paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tanggal 20 Oktober 2021 dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024. Pada intinya, Presiden Jokowi mengajak kerja sama kepada DPR dalam rangka mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja dengan menggunakan metode Omnibus Law. Perkembangan dari penerapan penggunakan metode Omnibus Law ini menjadi polemik, karena tidak dikenal di dalam hukum positif Indonesia. Banyak desakan dari berbagai golongan untuk menolak pemberlakuan UU Cipta Kerja tersebut karena dianggap melanggar hak-hak asasi manusia. namun pada faktanya, undang-undang tersebut tetap berlaku. Beberapa waktu yang lalu, UU Cipta Kerja telah diputus inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVII/2020. Yang pada intinya putusan Mahkamah Konstitusi tersebut mengarahkan agar pemerintah memperbaiki UU Cipta Kerja selama dua tahun kedepan, dan akan otomatis tidak berlaku apabila dalam jangka waktu dua tahun tidak ada perubahan. Peneliti akan menganalisis, bagaimana paradigma yang digunakan oleh pemerintah dikaitkan dengan teori Jhon Austin yaitu positif analitis (analytical jurisprudence).

Agus Abdurohim; Ade Sugiawan

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Learning to write observation reports in grade 6 SDN Harjasari 2 shows a problem. These problems were found in the assessment of student activities and learning outcomes. This is because when delivering learning materials, teachers use learning methods that do not train students' thinking skills. The corrective action taken is to apply the project method. The project method is a way of teaching by providing learning activities to students, by providing opportunities for students to choose, design and lead their thoughts and work. This research is classroom action research. The initial data explained that 15 students had completed or 54% of the total number of 28 students. The action was carried out in three cycles because the target was only achieved in the third cycle. From the research results obtained, it can be concluded that the project method is able to improve the skills of writing observation reports, and philosophically students have been able to think scientifically with the project method steps.

Yustina Wahyu Wulandari; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum; Titi Christiana

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kejadian konflik etnis yang pernah terjadi di Bumi Kalimantan Tengah pada tahun 2001. Dari latar belakang tersebut,  penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara-cara yang digunakan untuk meminimalisir gesekan konflik etnis di Kalimantan Tengah dengan melihat pada filosofi Huma Betang dan melihat lebih jauh pendekatan humanis yang dilakukan sehingga diperoleh hasil musyawarah mufakat untuk menerima kembali etnis yang terlibat konflik untuk hidup berdampingan kembali bersama di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan Data menggunakan wawancara dan Dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles and Huberman theory yang mencakup tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Huma Betang sebagai filosofi menjadi patokan bagi semua masyarakat baik itu masyarakat asli dayak maupun masyarakat pendatang. Prinsip “dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung harus menjadi prinsip yang digunakan oleh semua pihak dalam hidup berdampingan dengan orang lain. Proses rekonsiliasi yang terjadi pasca konflik menjadi salah satu cara yang baik dalam menyelsaikan permasalahan.  

Kencana, Kartika Cahya; Suryantoro, Bambang; Jason, Jason

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Pengendalian internal terhadap sebuah sistem informasi merupakan hal yang penting dan bersifat strategis. Oleh karena itu pemahaman dan kesadaran akan hal ini sangat perlu diperhatikan oleh segenap pemilik serta pengguna aplikasi. Dengan pengendalian internal yang memadai maka diharapkan hal ini akan menjamin informasi yang dihasilkan memang bermutu dan sesuai dengan apa yang diharapkan. Sebagai sebuah perusahaan yang berkomitmen melakukan filosofi Continous Improvement atau Kaizen, CV. Tama Joga Raya berencana untuk memperbaiki sistem informasi perusahaan dengan mengimplementasikan program yang bernama SQL Trade. maka penulis melakukan penelitian mengenai keberadaan pengendalian internal menurut CobIT dari masing-masing subsistem pada pengendalian umum dan pengendalian aplikasi, yaitu boundary control, input control, process controldan output control. Penelitian dalam Skripsi ini adalah kualitatif deskriptif sehingga tidak perlu menggunakan hipotesis dan statistik. Hasil penelitian pada CV. Tama Joga Raya berdasarkan CobIT adalah Qualified.

M. Zaki Alfriandi; Fitria Dwi Astuti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbol romantisisme pada salah satu puisi karya Heri Isnaini yang berjudul “Aku Membawa Angin”. Konsep romantisisme ini dilatarbelakangi oleh salah satu tokoh romantik dari Belanda yaitu Williem Kloos sebagai aliran filosofi atau konsep kesenian yang mengunggulkan perasaan, intuisi, dan imajinasi yang cenderung pada fenomena dan reaksi alam. Sumber data dalam penelitian ini adalah pada buku “Montase Sepilihan Sajak”. Dalam metodologi penelitiannya menggunakan metode deskriptif analisis dan bersifat kualitatif. Adapun prosedur langkah-langkah yang digunakan untuk pengumpulan data (1) membaca puisi tersebut, (2) mengidentifikasi nilai romantisme dalam puisi, (3) mencatat dan mendeskripsikan nilai romantisme puisi berdasarkan interpretasi dengan pendekatan semiotik yang digagas oleh Charles Sanders Peirce dan terakhir (4) menyusun hasil analisis. Hasil analisis puisi secara tekstual, simbol diksi angin dapat diartikan sebagai media pengirim pesan/perasaan yang diciptakan oleh Tuhan untuk membawa jiwa atau ingatan orang yang sedang kita pikirkan. Jika dikorelaskan dengan salah satu ciri romantisisme berkaitan dengan prinsip kembali ke alam sebagai ekspresi untuk mengemukakan perasaan romantik melalui lanskap imajinasi yang mengerucut pada reaksi-reaksi alam.  

Hafidz Syuhud; Kawakib

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Philosophically about the concept of mashlahah al-Ghazali, is not just an effort to gain benefits or avoid mafsadat. But more than that, the real key to maslahah lies in maintaining maqashid al-syari'ah al-khamsah, namely the guarantee of safety or preservation of religion, soul, mind, lineage, and property. The meaning of freedom from the perspective of maslahah al-Ghazali is a person's mental attitude that describes a sincere and sincere acceptance in carrying out an obligation as a manifestation of his religious awareness. Freedom has absolutely nothing to do with choice, because it is a positive response from an individual in carrying out his duties as a servant of Allah, whether he chooses it or not. So the essence of freedom here is sincerity. Namely, the ability to carry out the provisions of the Shari'ah without feeling any pressure. This is the freedom of fiqhiyah, a nuance of freedom that releases a person from fear, anxiety and worry, as well as all forms of worldly 'miracle' bonds, which are born as a psychological effect of one's loyalty in carrying out divine values ​​sincerely and correctly.    

Mohammad Hilman Fauzi; Djoko Darmawan; Choirul Amin

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Masjid biasa diartikan tempat sujud, dan sebutan masjid di Indonesia adalah musala, langgar, atau surau, yang diperuntukkan bagi masjid yang tidak digunakan untuk salat Jumat, dan biasanya berukuran kecil. Potensi dalam perancangan Masjid Raya di Pulau Madura diantaranya banyaknya Masyarakat yang mayoritas beragama Muslim juga banyaknya pondok pesantren yang tersebar di Pulau Madura, kemudian dengan menanggapi adanya potensi wisata religi juga wisata alam. Pendekatan filosofi terhadap Masjid Raya Jawa Timur di Pulau Madura yaitu merupakan bangunan yang menjadi pusat dari pelaksanaan ibadah berjamaah yang berisi ruang lapang yang berisi shaf luas sebagai tempat untuk ibadah. Mempunyai tujuan memberikan wadah kepada masyarakat Indonesia khususnya wilayah Provinsi Jawa Timur di Pulau Madura dalam memfasilitasi kegiatan peribadatan. Dengan menggunakan Konsep Arsitektur Modern dan Arsitektur Islam membuat desain Masjid Raya ini memberikan kesan yang elegant dan simetris, serta penggunaan material batu alam dari kearifan lokal menjadi desain Masjid Raya ini semakin terlihat sederhana dengan mementingkan fungsi agar terlihat kontekstual dan ikonik. Masjid Raya ini mewadahi sebuah kegiatan ibadah islami pada masyarakat sekitar yang berfungsi untuk melakukan kegiatan peribadatan juga menjalin ukhuwah Islamiyah dan insaniyah. Pengaplikasiannya dilakukan baik secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini dapat berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Annisa, Hannah; Ulfatun Najicha, Fatma

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Konflik antar budaya di Indonesia saat ini masih menjadi problematika yang belum terselesaikan. Indonesia sebagai negara kepualauan melahirkan keragaman ras, suku, dan budaya yang melandasi konsep kebudayaan nasional. Potensi akan konflik kebudayaan tidak dapat kita hindari. Pada dasarnya keterkaitan antara Geopolitik Indonesia, wawasan nusantara, dan kebudayaan nasional sangat erat, akan tetapi masyarakat Indonesia masih belum menyadari hal tersbut. Melalui studi literatur kita mempelajari kembali konsep dasar kewarganegaraan sehingga di dalam kehidupan nyata dapat kita implementasikan sebagai solusi dari adanya fenomena konflik antar budaya di Indonesia. Konflik antar budaya yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh banyak hal seiring perubahan zaman, namun apabila kita cermati maka faktor utama dari konflik budaya tersebut adalah rendahnya kesadaran masyarakat sebagai bagian dari kesatuan Bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-cita dan mempertahankan keutuhan Negara Indonesia. Dari hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa suatu bangsa dalam menyelengarakan kehidupannya tidak terlepas dari pengaruh lingkungannya, yang didasarkan atas hubungan yang saling berkaitan antara filosofi bangsa, idiologi, aspirasi, dan cita-cita yang dihadapkan pada kondisi sosial masyarakat, budaya dan tradisi, keadaan alam dan wilayah serta pengalaman sejarah.

Muhammad Fahmi Syarofi; Eko Nursanty; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Perencanaan arsitektur mencakup berbagai jenis proyek pembangunan. Salah satunya pembangunan museum. Museum merupakan tempat untuk menyimpan benda-benda bersejarah. Museum memiliki peran penting dalam suatu peradapan salah satunya sebagai pusat untuk penelitian terkait benda yang dikoleksi sehingga dapat dikembangkan dari masa ke masa. Museum sasatra indonesia merupakan museum khusus yang menyimpan benda mengenai sastra. Kota Surakarta dipilih sebagai tempat berdirinya museum sastra indonesia karena di kota ini menyimpan berbagai peninggalan sastra kuno yang masih terjaga namun belum ada tempat khusus untuk menyimpan sastra kuno ini sehingga jarang diketahui oleh masyarakat khususnya peneliti sastra. Memiliki fungsi utama sebagai tempat untuk menyimpan dan memamerkan benda-benda bersejarah, upaya pelestarian, penelitian, konservasi dan rekreasi. Penekanan konsep desain yang direncanakan pada Museum Sastra Indonesia adalah menerapkan konsep arsitektur neo vernakular dengan bentuk yang diolah secara simbolis dan memiliki nilai filosofi terhadap kebudayaan dan tradisi lokal yang ber-akulturasi dengan perkembangan  zaman di era modernKonsep Arsitektur Neo-Vernakular menjadi dasar konsep arsitektur pada perancangan Museum Sastra Indonesia ini yang dimana fasad pada bangunan menggunakan atap joglo yang merupakan rumah ada khas jawa dan penggunaan material bata ekspos, kayu, serta ukiran kearifan lokal. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.