Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 781-800 of 806

Analytics

Norita Esra Yanti Sinaga; Iwit Prihatin; Muhamad Firdaus

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Truth Or Dare Math berbasis strategi heuristik dalam materi peluang pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Parindu yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini menggunakan model rancangan pengembangan 4D, yang terdiri atas define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Parindu sebanyak 30 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket, dan soal Posttest. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan truth or dare math berbasis strategi heuristic terhadap kemampuan pemecahan masalah dalam materi peluang pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Parindu tergolong valid, praktis, dan efektif untuk digunakan.    

Rr. Diana Insyafari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Percussion music is one of the musical art materials in Surakarta State SLB. Teaching percussion music to Deaf children is difficult because they cannot hear and speak. This research develops a strategy and method of learning percussion music that is easily understood by Deaf children. The strategies used are: 1) Creating Percussion Notation that can be understood by Deaf children, 2) Creating sign language for the basic techniques of playing percussion, 3) Creating lip movements about the basic techniques of percussion playing, 4) Making a summary of the material with sentences that simple that can be understood by Deaf children, 5) Using Kahoot for learning evaluation.

Awik Septyani; Agus Zaenul Fitri

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengorganisasian, penyampaian dan pengelolaan  blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar   Pendidikan Agama Islam di Era New Normal di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan studi multi situs. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: 1). wawancara, (2). observasi, (3). dokumentasi. Data yang terkumpul melalui ketiga teknik tersebut dianalisis dari situs tunggal dan analisis lintas kasus. Pada saat pengumpulan data, data yang telah diperoleh diuji dengan menggunakan metode triangulasi dan ketekunan pengamatan dan keabsahan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa   1) Strategi pengorganisasian  blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar   Pendidikan Agama Islam di Era New Normal   dilakukan dengan     a)  Strategi pengorganisasian  mikro dilakukan dengan metode pengorganisasian isi pembelajaran pada   Perencanaan penerapan metode blended learning meliputi perencanaan materi pembelajaran, memilih model pembelajaran yang tepat, pembuatan kelompok belajar dan perencanaan penataan kelas. b) Strategi pengorganisasian makro pembelajaran blended learning dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dilakukan dengan  membuat RPP, Promes,  Prota, silabus dan perencanaan-perencanaan lain. 2) Strategi   penyampaian   blended learning    dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal Normal   di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek yang dilakukan secara daring dan luring. a) Strategi   penyampaian    secara daring dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal dilaksanakan dengan  guru menyampaikannya dengan menggunakan aplikasi model, dimana saat kegiatan berlangsung menggunakan aplikasi model. b) Strategi   penyampaian    secara luring dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam  di Era New Normal dilakukan dengan   menggunakan metode diskusi dan metode ceramah, serta dengan menggunakan alat bantu pembelajaran berupa LCD, video animasi, dan sumber belajar berupa buku paket ataupun LKS,   3) Strategi pengelolaan blended learning  dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di Era New Normal   Normal   di   SMAN 1 Trenggalek dan SMAN 2 Trenggalek dilakukan   guru   dengan membuat catatan-catatan yang berisi tentang nilai-nilai dari keseharian siswa dan ada juga catatan yang diambil dari ulangan-ulangan siswa itu sendiri, penjadualan penggunaan strategi pembelajaran, pembuatan catatan kemajuan belajar siswa, pengelolaan motivasional  dan kontrol belajar.

Zenny Oktamia Rachman; Sonny Subroto Maheri; Beny Mahyudi Saputra

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Meningkatnya perkembangan  Pendidikan di Indonesia, membuat persaingan bisnis di bidang Pendidikan semakin ketat, Hal ini mengakibatkan semakin banyaknya peluang untuk mendirikan Lembaga Pendidikan sebagai wadah pembelajaran bagi setiap orang yang membutuhkan. Semakin banyak Lembaga Pendidikan yang berdiri menuntut manajemen lebih cerdik dalam menentukan strategi pemasaran agar dapat memenangkan persaingan yang dihadapi. Hal ini yang melatar belakangi dilakukannya penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi promosi pemasaran yang diterapkan oleh Kind English Course. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan menggunakan tiga Teknik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian yang sudah dilakukan penulis menunjukan bahwa strategi promosi pemasaran lembaga kursus Kind English Course adalah 1. Strategi pemasaran offline yaitu penyebaran brosur-brosur, pengajuan proposal ke lembaga-lembaga lain seperti sekolah dan dari mulut ke mulut (word of mouth). 2. Strategi pemasaran online yaitu dengan memanfaatkan media online yang ada seperti search engine yang meliputi google dan media sosial seperti instagram, facebook, Tik tok dan whatsapp. 3. Strategi pemasaran dengan word of mouth dan kualitas pelayanan dengan  membatasi jumlah murid dalam kelas di lembaga kursus Kind English Course dapat menambah konsumen di setiap tahunnnya.

Irsa Lina Aulia; Janah Mutmainah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu seberapa penting Google Classroom bagi Guru dan Siswa sebagai Media Pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Metode Studi Pustaka yaitu penelitian data sekunder yang dikumpulkan dari informasi artikel, buku dan jurnal. Penelitian. Masa Pandemi berdampak  pada sektor Pendidikan, sejak 2020 Sistem Pembelajaran diubah yang tadinya luar jaringan menjadi dalam jaringan. Hal tersebut tentu saja membuat banyak pihak terutama Guru dan Siswa harus menyiapkan segala hal untuk bisa menyesuaikan diri dalam perubahan ini. Dalam pembelajaran Online tentu saja media, metode, maupun strategi pembelajaran harus menyesuaikan dengan keadaan saat ini. Dalam Pembelajaran Jarak Jauh teknologi sangat dibutuhkan terlebih untuk Media Pembelajaran. Google Classroom  menjadi solusi untuk media pembelajaran karena aplikasi ini mempunyai fitur-fitur yang lengkap seperti absen, memberikan tugas dan memberikan penilaian, sehingga ini sangat bermanfaat untuk Guru maupun Siswa.

Indah Hafizhah; Ikhwan Aldi Wardana; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Strategi yang dilakukan oleh guru dalam menentukan metode pelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika salah satunya yaitu, dengan menggunakan metode quantum learning. Dengan metode ini guru dapat mencakup penanaman konsep matematika yang kreatif dan menyenangkan, sehingga proses pembelajaran yang dilakukan sangat bervariasi dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika menggunakan metode Quantum. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menyusun data yang terkumpul dari wawancara dengan reduksi data dan melakukan meta-analisis jurnal, melalui berbagai macam jurnal yang berhubungan dengan variabel penelitian dikumpulkan kemudian dikaji dan ditarik suatu kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika efektif jika menggunakan metode quantum learning dampaknya adalah adanya peningkatan belajar pada setiap siswa secara  garis besar, peningkatan yang terlihat adalah siswa lebih kritis, lebih berekspresi dan semangat ketika belajar, hal ini sangat berguna untuk meningkatkan psikomotorik pada anak. Namun, menurut narasumber metode ini penerapannya masih 90% untuk saat ini kendala yang dihadapi hanya alokasi waktu Karena di sekolah tersebut sangat terbatas dan membutuhkan waktu lebih lama agar anak dapat mengeksplorasi lebih banyak tentang konsep matematika yang diajarkan. Dan guru selalu berupaya untuk menggali informasi dan pengetahuan sebanyak-banyaknya agar dapat diterapkan dalam pembelajaran.

Eva Sundari; James Marudut; Irfan Johari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran laporan wacana berita melalui strategi papan memori pada siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Lawe Alas Satap Tahun Pembelajaran 2021/2022. Adapun yang menjadi populasi serta sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan one group pretest and postest design dengan analisis data menggunakan uji “t”. Dari pengelolahan data di peroleh nilai rata-rata tes awal pada pembelajaran laporan wacana berita oleh siswa sebesar 57 dan termasuk dalam kategori kurang, dengan standar deviasinya sebesar 4,70 dan mengalami peningkatan nilai hasil tes akhirnya dengan nilai rata-rata sebesar 83 dan termasuk dalam kategori baik, dengan standard deviasinya sebesar 5,71. Berdasarkan hasil nilai tes awal dan tes akhir siswa tersebut dan jika di kaitkan dengan nilai KKM mata pelajaran bahasa Indonesia untuk SMP sebesar 70 maka pembelajaran laporan wacana berita siswa termasuk dalam kategori baik. Dari pengujian hipotesis diperoleh nilai t hitung = 15,76 dan di konsultasikan dengan nilai   pada taraf signifikan 5% = 2,093 dengan demikian  >  atau 15,76 > 2,093 maka hipotesis di terima. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pembelajaran laporan wacana berita melalui strategi papan memori pada siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Lawe Alas Satap Tahun Pembelajaran 2021/2022.

Ulil Hamam

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan Strategi aktifitas guru dalam pembelajaran perubahan hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. (2) Mendeskripsikan Strategi materi ajar hasil ketrampilan siswas di SMK Negeri 1 Demak. 3) Mendeskripsikan Strategi interaksi pembelajaran ketrampilan di SMK Negeri 1 Demak.             Jenis penelitian ini kualitatif dengan desain penelitian menggunakan pendekatan etnografi. Hasil penelitian, (1). Strategi aktivitas guru dalam pembelajaran hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. Aktifitas guru dalam pembelajaran hasil ketrampilan telah berjalan sesuai peraturan yang berlaku di SMK Negeri 1 Demak. Guru-guru yang professional dan mempunyai kompetensi unggulan akan menghasilkan kulaitas lulusan yang diharapkan unggulan juga. Guru yang menguasai materi dan mempeunyai aktifitas yang memadai menjadi nilai tambah dan potensi positif bagi sekolah. Karena hasil ketrampilan tanpa ditunjang profesionalitas tenaga pengajar maka hasilnya akan kurang maksimal. Intinya guru yang kompeten di bidang hasil ketrampilan siswa relative akan menghasilkan lulusan yang kompeten pula. (2) Strategi aktivitas materi ajar dalam pembelajaran hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. Materi ajar pembelajaran hasil ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak sesuai dengan tujuanya sudah dikelola dengan standar mutu pendidikan diharapkan akan akan menghasilkan lulusan yang siap bekerja di dunia Industri, lulusan yang kompeten dan siap menghadapi persaingan dengan berbekal kemampuan hasil ketrampilan siswa. (3) Strategi interaksi pembelajaran ketrampilan siswa di SMK Negeri 1 Demak. Pembelajaran hasil ketrampilan interaksi dan hubungannya dengan pembelajaran hasil ketrampilan siswa dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar, standar kompetensi, standar kompetensi mata pelajaran, dan SKL hal ini akan menghasilkan system pembelajaran dan efiensi pembelajaran yang baik. Interaksi yang positif antara pembelajaran biasa dangan hasil ketrampilan siswa akan menghasilkan pembelajran hasil ketrampilan siswa yang lebih bermutu dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan di SMK negeri 1 Demak.

Stefanus Rikardus Dhajo; Paulina Maria; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kompetensi profesionalisme guru agama katolik dalam kemampuan proses belajar mengajar serta meningkatkan hasil pembelajaran  yang baik. Penelitian   ini   merupakan   penelitian    yang   menggunakan   pendekatan penelitiaan  kuantitatif    dengan  metode  deskriptif.  Data  diperolah  menggunakan angket tertutup. Responden penelitian yaitu guru agama katolik yang mengajar di sekolah dasar negeri kota Palangka Raya berjumlah 5 orang. Dari  hasil  penelitian   yang  telah  dilakukan   oleh   peneliti  kepada  guru pendidikan agama katolik di Sekolah Dasar Negeri Kota Palangka Raya dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru pendidikan agama katolik adalah baik.  Hal  tersebut  dilihat  dari  pencapaian  masing-masing  indikator  yaitu  pada indikator 1. kemampuan membuat perencanaan dan persiapan mengajar adalah 86,6% yang  masuk  pada  kriteria  baik.  Indikator  2.  penguasaaan  materi  yang  diajarkan kepada siswa adalah 65% yang masuk pada kriteria cukup baik. Indikator 3. penguasaan  metode dan  strategi  mengajar adalah  60%  yang masuk  pada kriteria cukup baik. Indikator 4. memberikan tugas-tugas kepada siswa adalah 73,3% yang masuk pada kriteria baik. Indikator 5. kemampuan mengelola kelas adalah 75% yang masuk pada kriteria baik. Indikator 6. kemampuan melakukan penilaian dan evaluasi adalah 80% yang masuk pada kriteria baik. Dari hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa kompetensi profesional guru pendidikan agama Katolik dalam proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Kota Palangka Raya berjalan dengan baik.

Ismail Ismail; Hasruddin Dute; Moh. Ali Mahmudi; Muhamad Thoif; Muh. Abdul Mukti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to analyze the principal’s efforts in improving the quality of Islamic Religious Education (PAI) learning at SMP Hikmah Yapis Jayapura. PAI learning plays a significant role in shaping students’ faith, morals, and personality in accordance with Islamic teachings derived from the Qur'an and Hadith, as well as the exemplary conduct of the Prophet Muhammad SAW. In this context, the principal, as an educational leader, holds a strategic role in managing, guiding, and enhancing the performance of PAI teachers to ensure that the learning process is carried out effectively and contributes positively to students’ spiritual and character development.This research employs a qualitative approach with a descriptive design. The subjects of the study include the principal, PAI teachers, and students of SMP Hikmah Yapis Jayapura. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation to obtain comprehensive and contextual information regarding the implementation of PAI learning. The data analysis process was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. To ensure the validity and reliability of the findings, source and technique triangulation were applied.The results indicate that PAI learning at SMP Hikmah Yapis Jayapura is not only conducted in the classroom through the delivery of materials related to aqidah, morals, fiqh, and the Qur'an and Hadith, but is also strengthened through various religious programs integrated into the school culture. The principal’s efforts to improve learning quality include conducting regular academic supervision, involving teachers in professional development programs, providing work motivation, and consistently monitoring the learning process. Additionally, religious activities such as Qur'an memorization programs, daily Qur'an recitation before lessons, and routine dhikr and salawat activities support the internalization of Islamic values.Supporting factors include the principal’s active leadership and professional experience, while inhibiting factors consist of limited infrastructure, administrative burdens, and varying levels of teacher competence. Overall, these efforts have contributed positively to improving the quality of PAI learning and fostering students’ character development.

Dominggus Umbu Dingu; Yublina Tefa; Yanto Tefa

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

The results of initial observations in class X of SMK Elpida Informatika showed that students' process skills were less trained. Although in the learning process the teacher had tried to apply inquiry learning, in its implementation the students depended on each other in their groups. In addition, the average PAK test score for class X had not met the KKM. The application of the inquiry strategy approach in the learning process will be centered on students who emphasize the ability to search for themselves or find themselves. This study aims to determine the improvement in student learning outcomes by applying process skills and discussions between group members can make students active in their learning activities which results in maximum results achieved. This study is a classroom action research carried out in three cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were students of class X of SMK Elpida Informatika. Data collection was carried out by observation. Based on the analysis of the research data, the average cognitive results of students in cycle I were 51.07, cycle II 60.5 and increased to 85.71 in cycle III. The affective learning outcomes of students obtained in cycle I were 85%, cycle II 95% and cycle III increased to 100%. Psychomotor learning outcomes in the form of process skills increased with the average learning outcomes of students obtained in cycles I, II and III respectively being 61.34; 84.10; and 93.4.    

Mochamad Riyanto

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan belajar mengajar tahun 2020 ini mengalami perubahan dikarenakan adanya wabah virus global yakni Covid-19 yang menyebabkan kegiatan belajar mengajar menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Permasalahan yang dihadapi dalam melakukan pembelajaran daring di jenjang PAUD adalah kerjasama yang dilakukan oleh guru dan orang tua peserta didik sebagai perantara pembelajaran anak selama dirumah. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring yang di hadapi oleh masing-masing orang tua peserta didik beragam, dimulai dari manajemen waktu orang tua yang juga sedang melakukan work from home (wfh) dan menjadi penghubung antara guru dan anak didik, tidak samanya kemampuan teknologi yang dimiliki tiap orang tua peserta didik. Strategi yang di terapkan Belajar di Rumah, Pembelajaran dalam Jaringan (Daring)/ Online, Pembelajaran Luar Jaringan (Luring)/ Offline.

Sutoyo, Sutoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

       Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa mengandung konsekuensi logis untuk dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,  berbangsa dan bernegara. Penelitian ini bertujuan untuk  : (1) menghasilkan profil   pembelajaran pendidikan Pancasila yang saat ini berlangsung; (2) Mengetahui penguatan karakter mahasiswa melalui pembelajaran pendidikan Pancasila ;(3) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran pendidikan Pancasila dalam penguatan karakter mahasiswa.          Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Strategi penelitian menggunakan sudi kasus tunggal. Subjek penelitian ini adalah para dosen Pancasila dan mahasiswa yang menempuh mata kuliah pendidikan Pancasila. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik trianggulasi. Data yang terkumpul  dinalisis dengan teknik interaktif.        Hasil penelitain dapat disimpulkan bahwa : (1). Pembelajaran pendidikan Pancasila dilaksanakan dengan baik sesuai ketentuan. Masih ada dosen yang mengajar belum seseuai dengan kompetensinya.. Pada umunya dosen dalam mengajar masih menggunakan model pembelajaran konvensional melalui metode ceramah bervariasi; (2) Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah memiliki peran yang strategis dalam pembentukan karakter mahasiswa; (3) Ada beberapa faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran pendidikan Pancasila dalam penguatan pendidikan karakter  yaitu : (a) dosen pengajar; (b) mahasiswa; (c) materi pembelajaran ;  (d) sarana  prasarana; dan (e) lingkungan.      Kata kunci : Pembelajaran,  Karakter, Pendidikan Pancasila

Suprapti Suprapti; Hendri Rasminto

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

This study used a classroom action research design which was carried out in three stages, namely the pre-cycle stage, cycle I, and cycle II with the research subjects being grade III students at SDN Kaliwungu 1. This study used two variables, namely intensive reading skills and intensive reading learning using the KWL strategy. . Pre-cycle data collection was done by using the test technique, while in the first cycle and the second cycle using the test and non-test technique. Non-test instruments in the form of observations, journals, interviews, and documentation. Data analysis includes quantitative and qualitative data. The results showed that after participating in intensive reading learning using the KWL strategy, the average value of intensive reading skills of third grade students at SDN Kaliwungu 1 increased. The average value of intensive reading using the KWL strategy achieved by students in the pre-cycle was 56 and in the first cycle it increased to 65 or 9% then in the second cycle it increased to 76 or 11%. Changes in attitudes and behavior of third grade students at SDN Kaliwungu 1 Kaliwungu District, Semarang Regency have increased towards a better direction, namely students are more active and enthusiastic in learning, because students are starting to enjoy and enjoy intensive reading learning using the KWL strategy.

Hartini, Sri; Suryanti, Hera Heru Sri; Utami, Ferisa Prasetyaning; Wiharko, Triyarsi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Adanya covid-19 mengubah strategi pembelajaran yang awalnya dilakukan secara tatap muka di sekolah berubah menjadi program pembelajaran secara daring. Tugas orang tua di masa pandemi ini memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan belajar kepada anak. Orang tua akan berperan seperti halnya guru disekolah untuk mengontrol dan mengawasi anak dalam proses pembelajaran dirumah. Kondisi orang tua di SDN Kestalan No.5 Surakarta memiliki kendala terkait strategi efektif untuk melakukan pendampingan belajar bagi anak dirumah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan Individual Learning-Centered (ILC). Pendekatan ini berfokusi pada aktivitas belajar anak yang memahami keunikan dan potensi anak dalam belajar. Metode yang dapat digunakan pada pendekatan ini adalah sharing information, experience based dan problem-solving based. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah orang tua telah memahami cara untuk melakukan pendampingan pembelajaran secara efektif ditinjau dari gaya belajar anak, kedekatan emosi anak, pemahaman kemampuan dan potensi anak dan komunikasi efektif.Kata kunci:Pendampingan belajar, invidividual learning centered

Wiyono, Bambang Dibyo; Purwoko, Budi; Winingsih, Evi

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar matakuliah Manajemen Bimbingan dan Konseling berorientasi higher order thinking skills (HOTS) yang memenuhi kriteria akseptabilitas yakni aspek kegunaan, ketepatan, dan kelayakan. Model pengembangan yang digunakan adalah model Dick Carey & Carey dengan sembilan tahapan yaitu: 1) mengidentifikasi kebutuhan untuk menentukan tujuan pembelajaran umum, 2) melakukan analisis pembelajaran, 3) melakukan analisis pebelajar dan konteks, 4) merumuskan tujuan pembelajaran khusus, 5) mengembangkan instrumen penilaian, 6) mengembangkan strategi pembelajaran, 7) mengembangkan dan memilih materi pembelajaran, 8) mendesain dan melakukan evaluasi formatif, 9) merevisi pembelajaran. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket penilaian akseptabilitas dan dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil pengembangan divalidasi oleh ahli isi, ahli media dan uji coba. Uji coba tersebut meliputi: 1) uji coba perorangan, 2) uji coba kelompok kecil, 3) uji coba lapangan. Berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa bahan ajar matakuliah Manajemen Bimbingan dan Konseling memenuhi kriteria sangat baik dan memperoleh alternatif keputusan dipakai.

Y. Setyohadi Pratomo; Wahyu Wirasati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pembangunan desa wisata berbasis   unggulan   lokal dan   potensi sosial budaya di   Jawa Tengah   menjadi pilihan kebijakan strategis dalam   percepatan pembangunan desa dan mengatasi  masalahan  desa, terutama penanggulangan kemiskinan, kapasitas pelaku usaha dan  pengelola desa wisata. Penelitian  ini  bertujuan  menggambarkan tentang  potensi  dan masalah serta peluang pengembangan Desa Widarapayung Wetan di Kecamatan Binangun memiliki potensi beragam menjadi desa wisata, baik potensi bahari, seni budaya, kuliner desa dan pembelajaran bagi desa tangguh bencana. Perlunya ditingkatkan promosi dan kerjasama dengan pemangku kepentingan agar pengembangannya semakin menarik.

Ismail, Syarof Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapanpembelajaran kontekstual tematik untuk meningkatkan partisipasidan hasil belajar peserta didik kelas X IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode pembelajaran kontekstual tematik pada siswa XIPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroomaction research).Penelitian tindakan yang dilaksanakan dalam penelitianini sebagai strategi pemecahan masalah untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dengan memanfaatkan tindakan melalui pembelajaran kontekstual tematikkemudian melakukan refleksi terhadap hasil tindakan. Manfaat yang dirasakan siswa dengan pembelajaran kontekstualtematik yakni mengaitkan materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa ke dalam kelas.

setiawati, beta; setyowati, ratini

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kemampuan Bahasa Inggris siswa-siswa SMK Mandala Bhakti Surakarta harus diperbaiki. Salah satu indikator rendahnya kemampuan Bahasa Inggris para siswa adalah skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC rata-rata masih berkisar 200 sementara nilai maksimalnya adalah 990. Pada umumnya, para siswa belum mengetahui strategi dalam mengerjakan English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang terdiri dari tujuh bagian yang berbeda yaitu (1) Listening: photos (2) Listening: question and response (3) Listening: short conversation (4) Listening: short talks (5) Grammar: Incomplete sentences (6) Grammar: text completion (7) Reading comprehension. Pelatihan sangat diperlukan oleh para siswa karena TOEIC adalah tes yang sekarang ini banyak dipakai untuk kepentingan bekerja di perusahaan multinasional maupun internasional.       Masalah rendahnya skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC para siswa di SMK Mandala Bhakti Surakarta diminimalisir oleh tim dengan cara memberikan pelatihan intensif TOEIC preparation serta memberikan strategi jitu untuk mengerjakan soal-soal TOEIC dengan cepat dan tepat pada para siswa. Sebelum melaksanakan kegiatan, tim terlebih dahulu melakukan studi pendahuluan melalui observasi dan wawancara, baik dengan guru- guru Bahasa Inggris maupun siswa-siswa SMK Mandala Bhakti. Observasi dilakukan dengan cara memberikan pre-test English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC untuk memperoleh data tentang kondisi kemampuan Bahasa Inggris mereka dan langsung menganalisis tingkat kesulitan tertinggi pada rata-rata siswa sehingga tim dapat mengetahui kebutuhan materi yang akan digunakan untuk pelatihan. Tim juga akan melakukan wawancara terhadap guru-guru Bahasa Inggris untuk mengetahui latar belakang secara umum siswa-siswa di SMK Mandala Bhakti dan kondisi kemampuan Bahasa Inggris para siswa. Studi pendahuluan ini dilakukan agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan kontribusi pada siswa-siswa SMK Mandala Bhakti dalam meningkatkan pemahaman dan ketrampilan Bahasa Inggris khususnya dalam mengerjakan TOEIC dengan hasil yang optimal. Hasil dari studi pendahuluan digunakan oleh tim untuk menyusun rencana pengajaran, materi, serta metode pembelajaran yang akan digunakan dalam pelatihan TOEIC.       Kegiatan pelatihan berlangsung selama dua bulan dengan intensitas pertemuan satu kali seminggu dalam durasi 100 menit tiap pertemuan. Lama waktu yang dibutuhkan ini terkait dengan pertimbangan agar kegiatan pelatihan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Peserta pelatihan berjumlah 100 siswa kelas XI yang terdiri dari siswa program keahlian farmasi dan keperawatan.       Setelah pre-test, pelatihan TOEIC, dan evaluasi berlangsung, diharapkan siswa-siswa SMK Mandala Bhakti khususnya kelas Farmasi XII-2 dan XII-3 dan Keperawatan XII-1 dan XII-2 memiliki kemampuan penguasaan dalam mengerjakan soal-soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang memadai terutama dalam tiga kemampuan dasar yang dilatihkan yaitu listening, structure, dan reading comprehension. Di samping itu, pelatihan ini juga ditujukan agar siswa-siswa terbiasa dengan tipe-tipe soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC dan mengenali strategi cepat untuk menjawabnya dengan cepat dan tepat. Kemampuan ini diharapkan akan menunjang pencapaian tujuan sekolah yang menggunakan hasil tes English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC sebagai sertifikat pendamping ijazah bagi para lulusan sekolah tersebut. Kata Kunci: Pelatihan,TOEIC, strategi, pre-test

Apriyanto, Ahmad

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Peran media pembelajaran ditengah pandemi Covid-19 sangat membantu dosen dan mahasiswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran meski dari rumah. Hypersay adalah salah satu contoh media pembelajaran yang dapat digunakan ditengah pandemi Covid-19. Media tersebut dapat memberikan presentasi interaktif dengan menggunakan file powerpoint biasa dan mengubahnya menjadi sesi langsung. Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisa strategi pembelajaran yang tepat menggunakan hypersay dalam membantu dosen menyampaikan presentasi di tengah pandemi; 2) mendeskripsikan peran hypersay dalam membantu dosen menyampaikan presentasi pembelajaran di tengah pandemi; dan 3) menganalisis dampak penggunaan hypersay dalam pembelajaran di tengah pandemi. Jenis penelitian ini adalah penelitian referensi. Keabsahan data pada penelitian ini dengan berbagai sumber dan perpanjangan waktu. Teknik analisis data penelitian ini dengan metode komparasi konstanta. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Dalam menyusun strategi pembelajaran harus memperhatikan beberapa aspek agar mahasiswa tidak terbebani dan dapat memahami materi pembelajaran secara maksimal; 2) Hypersay  berperan dalam membantu proses pembelajaran secara online. Salah satunya adalah membantu dosen untuk menyampaikan live presentasi dan memberikan penilaian kepada mahasiswa; 3) Penggunaan hypersay berdampak positif bagi pembelajaran online, karena memiliki banyak fitur yang mendukung.