Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 61-80 of 217

Analytics

nugraheni, sri wahyuningsih; Eni Nur Rahmawati

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Assessment of the quality of service in hospitals can be done by determining the completeness of filling in medical record documents through quantitative analysis. Quantitative analysis of medical record documents is the study or review of certain parts of the contents of medical records with the aim of finding specific deficiencies related to recording medical records. Quantitative analysis of medical records includes four review components, namely identification review, recording review, reporting review, and authentication review. Rumah Sakit Umum Hidayah Boyolali has implemented electronic medical records since January 2023 in accordance with the mandate of the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation Number 24 of 2022 concerning medical records. The aim of PkM activities is to increase the knowledge and abilities of medical record officers regarding quantitative analysis of medical records and electronic medical records at Rumah Sakit Umum Hidayah Boyolali. The PkM implementation method includes material presentation, discussion, clinic and evaluation. The target of PkM consists of 13 medical record officers with the results of PkM being to increase the knowledge and ability of officers in analyzing the completeness of filling in medical records and electronic medical records.  

Choirul Amin; Khoirul Ashmanah

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Semarang memiliki potensi wisata yang banyak, lengkap dan baik untuk dikunjungi. Dimulai dari wisata alam hingga berbagai obyek wisata dan pariwisata yang tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai arsitektural. Untuk mempermudah wisatawan dalam melakukan kegiatanya harus didukung beberapa hal, seperti: alternatif jalur transportasi menuju Semarang hingga moda transportasi antar obyek wisata yang akan dikunjungi. kuliner juga bisa menjadi kegiatan pokok yang bersifat wisata arsitektural dengan informasi yang tepat. begitu pula dengan penginapan untuk beristirahat dengan aktifitas tidur dan juga dapat dinikmati secara nyaman sebagai bagian dari aktifitas wisata. Tujuan Penelitian konsep mapping desain pariwisata arsitektural di Semarang, yaitu: pertama menghasilkan jadwal tabel kegiatan wisata di Semarang khususnya wisata yang bernilai arsitektural beserta wisata pendukungnya, kedua menghasilkan alternatif jalur transportasi yang dapat dipakai dalam berwisata di Semarang, ketiga menghasilkan informasi arsitektural yang akurat terkait obyek wisata yang akan dikunjungi. Hasil yang diharapkan pada penelitian konsep mapping desain pariwisata arsitektural di Semarang, yaitu: pertama tabel harian yang berisi jadwal kegiatan wisata, kuliner, dll yang dilengkapi dengan alokasi waktu menuju serta selama di obyek wisata, kedua alternatif jalur transportasi menuju dan selama berwisata di Semarang, ketiga informasi arsitektural terkait obyek wisata yang akan dikunjungi sebagai bagian dari pertimbangan wisatawan berkunjung ke obyek wisata tersebut.

Purnomo, Sigit; Kartikawati, Diah; Hermanu, Bambang

Jurnal Agrifoodtech 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kue semprit adalah salah satu jenis kue kering jenis biskuit berlemak (rich biscuit) karena menggunakan lemak setengah dari berat tepung yang berbahan tepung, lemak, telur, dan gula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji karakteristik  fisik (nilai warna L*,a*,b*) dan sensoris (warna, aroma, tekstur dan rasa) kue semprit dari tepung pati garut dan tepung ubi jalar ungu. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan, yaitu S1 = (tepung pati garut 100% : 0% tepung ubi jalar ungu), S2 = (tepung pati garut 87,5% : 12,5% tepung ubi jalar ungu), S3= (tepung pati garut 75% : 25% tepung ubi jalar ungu), S4 = (tepung pati garut 62,5% : 37,5% tepung ubi jalar ungu), S5 = (tepung pati garut 50% : 50% tepung ubi jalar ungu). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Anova dan uji lanjut menggunakan DMRT. Hasil penelitian menunjukkan nilai warna kecerahan L* kue semprit berkisar antara 35,690-55,594. Warna a* kue semprit berkisar antara 11,213-18,181. Warna b* kue semprit berkisar antara 1,632-7,900. Adanya tanpa penambahan tepung ubi jalar ungu meningkatkan nilai warna L* (hitam-putih) dan b* (biru-kuning) kue semprit. Kadar abu kue semprit berkisar antara 1,000-1,750%, kadar air kue semprit pada kisaran 3,16 – 4,83 % dan berbeda nyata antar formulasi. Panelis menyukai warna dan aroma kue semprit pada formulasi tepung pati garut dan tepung ubi jalar ungu 50% dengan nilai skor berturut-turut 4,300 dan 3,600. Panelis menyukai tekstur dan rasa kue semprit pada formulasi tepung pati garut 75% dan tepung ubi jalar ungu 25% dengan nilai skor 3,800 dan 3,867.

Akmalina Ziadati Sukmaningtyas; Dwi Handayani

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Di Indonesia kesehatan mental adalah hal yang baru untuk dibicarakan, sebanyak 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan emosional dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi, data ini ditunjukan oleh Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018, pemerintah, NGO dan LSM banyak membuat inovasi dan program terbaru untuk mengurangi masalh kesehatan mental, salah satunya dengan cara mmebuat program konsultasi online atau e-counselling. Ruang bercerita Hereyugo menajdi salahsatu program yang diciptakan oleh Ousean Global, program yang sudah berjalan selama enam bulan ini belum pernah dilakukan evaluasi untuk mengetahui seberapa efektifnya program ini berjalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas dari layanan e-counselling Hereyugo pada program Ruang Bercerita. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Informan pada penelitian ini adalah klien yang pernah mengikuti program dan manajer produt development dengan teknik pengumpulan data wawancara online yang selanjutnya dianalisis menggunakan teori dari Arron T. Beck. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas e-counselling sama dengan atau bahkan melebihi efektivitas konseling tatap muka dalam menangani masalah-masalah kesehatan mental. Simpulan dari penelitian ini adalah memperhatikan perubahan jangka panjang dalam kesejahteraan psikologis klien dan mengukur dampak jangka panjang dari intervensi e-counselling, dapat memberikan pemahaman yang lebih lengkap tentang manfaat jangka panjang dari layanan e-counselling.

Deby Aura Aliffia; Ahlam Nugraha; Dhyah Nur Fitriana; Ghoniyah Zulindah Maulidya

Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Tindak pidana pencurian merupakan suatu perbuatan mengambil harta orang lain dengan cara sembunyi-sembunyi. Pencurian termasuk salah satu perbuatan yang dapat merusak hubungan antar masyarakat. Jika dibiarkan begitu saja maka akan sering terjadinya kerusakan hubungan masyarakat yang ditimbulkan.[1] Dalam hukum positif, tindak pidana pencurian diatur dalam pasal 362 sampai dnegan 367 KUHP. Dan Di dalam hukum islam, pencuri disebutkan sebagai sariqoh. Dan ancaman bagi sariqoh adalah potong tangan. Banyak tindak pidana yang dapat disangkut pautkan pada anak dibawah umur. Fatalnya jika subjek (pelaku) dari tindak pidana adalah dari kalangan anak dibawah umur yang masih belum mencukupi umur dalam hukum. karena anak merupakan masa depan negara, merekalah yang kelak akan menjadi penerus bangsa. Maka dari itu anak harus difasilitasi pendidikan yang berkualitas agar kelak negara dapat berkembang dengan baik. Tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh orang dewasa sudah sangatlah biasa dikalangan masyarakat, dan penangkapan serta menjalani proses hukumnya pun sudah sangatlah umum. Namun jika pelaku pencurian adalah dari kalangan anak dibawah umur, maka proses hukumnya berbeda.[2]  Maka dari itu hal ini sangatlah menarik untuk dilakukan penelitian dan ditemukan pemecahan masalah mengenai anak dibawah umur sebagai pelaku tindak pidana khususnya tindak pidana pencurian. Pasal 4 Undang-undang 3 Tahun 1997 Tentang Pengadilan Anak menegaskan bahwasanya seorang anak dapat diminta pertanggung jawaban perbuatannya adalah ketika berusia delapan belum mencapai delapan belas tahun dan yang belum menikah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kedudukan dan pemidanaan terhadap kasus anak dibawah umur sebagai pelaku tindak pidana pencurian dalam tiga perspektif, yaitu perspektif hukum positif, hukum islam, dan perspektif penologi. Penelitian ini menggunakan hukum normatif, yaitu penelitian perpustakaan yang mengkaji berbagai data sekunder sehingga membutuhkan bahan hukum sebagai data utama.   [1] Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, Ringkasan Fikih Lengkap, Jilid 1 Dan 2, ed. Penerjemah Asmu-ni (Jakarta: Darul Falah, 2005). [2] A. A. Al Rosyid, Y. Karismawan, H. R. Gumilar and and S. A. Setiawan Chabibun, ““Kajian Kriminologi Atas Kasus Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencurian” 5, no. 2, pp. 187–208. (2019).

Diana Karmila; Lidya Martha

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Keputusan Pendanaan dan Corporate Social Responsibility Pada  nilai perusahaan yang terdaftar Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2017-2021. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria sampel adalah perusahaan yang terdaftar di BEI dalam periode 2017-2021. Perusahaan yang memiliki laporan keungan lengkap dalam periode 2017-2021, yang membagikan keputusan pendanaan dalam periode 2017-2021 dan diperoleh sampel sebanyak 45 perusahaan. Sumber data adalah laporan keungan tahunan perusahaan yang diambil melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia ( www.idx.co.id). Pengujian menggunakan analisis regresi data panel dengan alat bantu Eviews. Keputusan Pendanaan diukur dengan menggunakan DER (Debt to Equity Ratio), sedangkan Corporate Social Responsibility diukur dengan (CSR) serta Nilai Perusahaan diukur dengan PBV (Price to Book Value). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Keputusan Pendanaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan, sedangkan Corporate Social Responsibility berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan.

Afifatul Faizah; Maulida Alfu Chusniyyah; Shaila Insyirah Medina; Denny oktavina radianto

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Limbah organik dari sisa makanan dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat pupuk organik cair (POC). Secara umum pupuk organik cair mengandung unsur hara seperti Nitrogen, Fosfor, Kalium serta C-Organik yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari pupuk organik cair dari limbah organik berupa sisa makanan terhadap pertumbuhan awal tanaman kangkumg darat dan konsentrasi POC yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan awal dari tanaman kangkung darat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deksriptif kuantitatif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan memberikan 3 perlakuan berdasarkan konsentrasi pupuk organik cair (POC) yang berbeda, yaitu P1= 50%, P2= 75%, P3= 100%. Penelitian dilakukan selama 1-2 bulan. Hasil penelitian pada perbandingan kosentrasi pupuk organik cair (POC) memperlihatkan terdapat beda signifikan terhadap pertumbuhan kangkung darat, yaitu pada tinggi batang, lebar daun dan panjang daun yang diberi perlakuan tidak sama. Perlakuan paling tepat yaitu perlakuan P1 dengan jumlah konsentrasi pupuk organik cair (POC) sebesar 50% (9,52 ml POC + 191,48 ml air) dengan hasil pengukuran tinggi batang 17,5 cm, lebar daun 1,1 cm, dan panjang daun 3,4 cm.

Subroto, Maria Atik Sunarti Ekowati; Kristyana Dananti; Sri Wening

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

This Community Service activity aims to optimize the use of environmentally friendly agricultural products in the home industry for processing aloe vera into nata de aloevera. The agricultural products used are rice straw waste and bagasse which are processed into biodegradable raw materials. The experiment was carried out using a completely randomized design (CRD) with three treatments namely A (50% waste rice straw + 50% bagasse), B (75% waste rice straw + 25% bagasse), and C (25% waste rice straw + 75% bagasse). Measurements were made of the parameters pH, total acid, water content, protein content, and organoleptic nata de aloevera. The results showed that treatment A gave the best results in terms of pH, total acid, and protein content. Meanwhile, C treatment gave the best results on water content and organoleptic. It is hoped that the results of this research can provide alternatives to the use of environmentally friendly raw materials in the home industry for processing aloe vera into nata de aloevera and can meet consumer needs for healthy and safe food products..  Keywords: Biodegradable agricultural products, Home industry, Aloe vera processing, Nata de aloevera, Green technology, Green technology   Abstrak_Indo. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan produk pertanian yang ramah lingkungan pada home industry pengolahan aloe vera menjadi nata de aloevera. Produk pertanian yang digunakan adalah limbah jerami padi dan ampas tebu yang diolah menjadi bahan baku biodegradable. Percobaan dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu A (50% limbah jerami padi + 50% ampas tebu), B (75% limbah jerami padi + 25% ampas tebu), dan C (25% limbah jerami padi + 75% ampas tebu). Pengukuran dilakukan terhadap parameter pH, total asam, kadar air, kadar protein, dan organoleptik nata de aloevera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A memberikan hasil terbaik pada parameter pH, total asam, dan kadar protein. Sementara itu, perlakuan C memberikan hasil terbaik pada kadar air dan organoleptik. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat memberikan alternatif pemanfaatan bahan baku yang ramah lingkungan dalam home industry pengolahan aloe vera menjadi nata de aloevera serta dapat memenuhi kebutuhan konsumen pada produk makanan yang sehat dan aman. Kata kunci: Produk pertanian biodegradable, Industri rumahan, Pengolahan lidah buaya, Nata de aloevera, Teknologi hijau, Teknologi hijau.

Yus Oktofianus Fanggi

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Dan Kejadian 12:1-9 memberikan penjelasan Panggilan Abraham adalah dasar dan penopang bangsa Israel dalam posisinya sebagai bangsa dan sebagai gereja. bersama Atas panggilan Abraham, bangsa dan gereja dapat bersatu dan seragam Artikel ini berfokus khusus pada sejarah satu orang, yaitu Abraham dan keturunannya. Tuhan tidak kehancuran ciptaannya. Tetapi Dia mulai bekerja dengan satu Umat ​​pilihan-Nya dan umat yang Dia pilih untuk direformasi Di dalam dunia.[1] Kejadian 12:1-9 menjelaskan panggilan Abraham untuk meninggalkan tanah nenek moyangnya dan pergi ke tanah yang akan ditunjukkan Tuhan kepadanya. Di sana Tuhan melindungi dan memberkatinya. Kejadian 12:1-3 adalah berita panggilan Abraham dan janji Tuhan yang akan diterima Abraham. Kejadian 12:4-9 adalah jawaban atau respon Abraham terhadap panggilan Tuhan. Metode yang digunakan untuk menghimpun data bagi penulisan ini didasarkan pada penelitian perpustakaan dan metode deskriptif. Pada teks Kejadian 12 ini pemanggilan Allah kepada Abraham secara tiba tiba. Pemanggilan itu datang kepada Abraham tanpa petunjuk mengenai waktu, tempat, juga tidak ada keterangan lengkap tentang Abraham selain hanya silsilah singkat dan data keluarga dari ayat-ayat sebelumnya.   [1] Sandy Lane West, Handbook to the Bible (Bandung: Kalam Hidup, 2015), 144.

Ikariyani Ikariyani

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatar belakangi oleh berlakunya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 tahun 2007 tentang Sertifikasi Pendidik Dalam Jabatan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Pendidik diwajibkan membuat RPP yang lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan peluang yang cukup bagi prakarsa, kreaifitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologi peserta didik. Metode Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan dengan model Stephen Kemmis. Strategi Kerja Praktek dengan Teknik Umpan Balik, dirancang dalam 3 (tiga) siklus. Hasil penelitian : 1). Terjadinya peningkatan komitmen pendidik-pendidik menyusun RPP inovatif, yaitu sebanyak 94% pendidik-pendidik mampu mencapai nilai 4,00-5,00 dalam skala 1-5, dan 2). Terjadinya peningkatan kemampuan pendidik-pendidik menyusun RPP Inovatif, yaitu sebanyak 88% pendidik mampu mencapai nilai 4,00-5,00 dalam skala 1-5. Kesimpulan penelitian ini, bahwa Strategi Kerja Praktek dengan Teknik Umpan Balik dapat meningkatkan kinerja pendidik-pendidik  menyusun RPP Inovatif.

Muhamad Ali Nursalim

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Model pembelajaran Complete Sentence secara sederhana dapat diartikan sebagai model pembelajaran yang dilakukan dengan cara berdiskusi kelompok dimana setiap kelompok diberikan lembar kerja yang berisi paragraf yang belum lengkap kalimatnya yang akan diisi oleh peserta didik. Indikator keberhasilan peningkatan pembelajaran peserta didik pada penelitian ini dilihat dari 75% peserta didik tuntas KKM (dengan nilai 75). Hasil penelitian yang didapat dari data tes memperlihatkan bahwa pada prasiklus terdapat 44% (14 orang) peserta didik tuntas KKM. Pada siklus I terdapat 63% (20 orang) peserta didik tuntas KKM sehingga siklus dilanjutkan. Kemudian pada siklus II terdapat 81% (26 orang) peserta didik tuntas KKM sehingga siklus dihentikan. Data tersebut memperlihatkan terjadi peningkatan dari prasiklus sampai siklus II. Keberhasilan penelitian sesuai dengan indikator keberhasilan didapat saat siklus II, yaitu 81% peserta didik tuntas KKM. Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik di setiap siklus mengalami kenaikan. Pada prasiklus nilai rata-rata peserta didik adalah 70,3 atau di bawah KKM. Pada siklus I nilai rata-rata peserta didik adalah 74,4 atau di atas KKM. Pada siklus II nilai rata-rata peserta didik meningkat menjadi 77,8. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Complete Sentence berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII-F MTsN 8 Sleman pada pelajaran Bahasa Indonesia materi Teks Berita semester gasal tahun pelajaran 2019/2020.

Denyndra Arga R W B K; Edy Pranoto

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Complete Systematic Land Registration (PTSL) is a Land Registration activity for the first time which is carried out simultaneously for all Land Registration objects throughout the territory of the Republic of Indonesia in one village/kelurahan area. The purpose of this study was to determine the implementation of the Complete Systematic Land Registration (PTSL) program in Sukorejo, Tunjungan District and to find out the factors that became obstacles in the implementation of the Complete Systematic Land Registration (PTSL) program. The method in this research is a juridical method. The normative juridical method is based on the main legal materials to conduct research on relevant theories, concepts, legal principles and laws and regulations. The specification in this research is descriptive analysis. Sources of data used in this study are primary data and secondary data. The results of this study The implementation of the Complete Systematic Land Registration (PTSL) program has been going well in terms of standards and targets. PTSL officers have followed the instructions in accordance with Standard Operating Procedures (SOP) and have been understood by the parties involved in the implementation of the Complete Systematic Land Registration (PTSL) program in Tunjungan District, Blora Regency. Factors that become obstacles in the implementation of the Complete Systematic Land Registration (PTSL) program at the Blora District Land Office are internal factors.

Muhamad Mukti Pranoto; Edi Pranoto; Muhammad Soleh

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine the Implementation of Complete Systematic Land Registration in Brabowan Village, Jiken District, Blora District, especially the implementation of land surveying by researchers, with the formulation of the problem posed is How is the implementation of land registration through Complete Systematic Land Registration (PTSL) in Brawoban Village, Sambong District Blora Regency and what factors or factors become obstacles or obstacles in the implementation of Complete Systematic Land Registration (PTSL) in Brawoban Village, Sambong District, Blora Regency. This research is included in normative juridical law research. The legal materials used are primary and secondary legal materials collected through direct observation by researchers and supported by literature. The analysis was carried out using qualitative methods. The approach used is descriptive analysis, namely research conducted in the field and then presented and compared with the applicable laws and regulations.

Jinan, Vika Nur; Wariyah, Chatarina; Pujimulyani, Dwiyati

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2023 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Isoflavon dapat ditemukan dalam berbagai kacang-kacangan, termasuk kacang hijau. Isoflavon adalah senyawa dengan antioksidan yang tinggi. Rempah-rempah seperti lempuyang memiliki senyawa kimia seperti kurkumin, flavonoid, fenol, saponin, dan minyak atsiri di dalamnya. Senyawa ini dapat berperan sebagai antioksidan. Manfaat kesehatan diharapkan dapat diperoleh dari kombinasi sirup dari dua bahan ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui sifat fisik, kimia, dan daya terima sirup ekstrak kacang hijau dengan lempuyang dan jumlah gula. Kandungan gula dan perbandingan ekstrak kacang hijau dengan lempuyang merupakan dua faktor yang digunakan dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) ini. Perbandingan ekstrak yang digunakan adalah 1:0; 1:0,2; dan 1:0,4 b/b untuk membuat sirup yang terbuat dari campuran kacang hijau dan ekstrak lempuyang. serta variasi kadar gula sebesar 50%, 60%, dan 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirup dengan akseptabilitas tinggi adalah sirup yang dibuat dengan rasio ekstrak 1:0,4 b/b dan jumlah gula 60% dengan karakteristik warna L* 32,42 ± 1,36; kekentalan 1,03 ± 0,06 cp, total padatan 70,21 ± 0,50%, total gula 65,75 ± 0,15% dan aktivitas antioksidan sebagai RSA (Radical Scavenging Activity) sebesar 3,34 ± 0,09%. Sehingga sirup dengan rasio 1:0,4 dengan penambahan gula 60% dapat dikembangkan lebih banyak lagi karena memiliki kualitas fisik dan kimia yang tinggi, serta lebih disukai oleh panelis.

Chandra Pustika, Dara; Mustofa, Akhmad; Suhartatik, Nanik

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2023 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Mi basah merupakan jenis mi yang proses pembuatannya dilakukan dengan perebusan sehingga kadar air cenderung lebih tinggi dan memiliki daya simpan relatif singkat. Bengkuang merupakan salah satu buah yang memiliki kadar serat tinggi sehingga baik untuk pencernaan. Bayam merah merupakan jenis bayam yang memiliki kandungan betalain tinggi dan cocok diaplikasikan sebagai pewarna makanan alami. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menentukan karakteristik kimia dan organoleptik mi dengan penambahan bengkuang dan bayam merah serta menentukan formulasi penambahan bengkuang dan bayam merah yang tepat sehingga diperoleh mi yang berkualitas dan disukai konsumen. Rancangan percobaan yang digunakan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial yaitu perbandingan tepung tapioka dan tepung terigu serta perbandingan bubur bengkuang dengan bubur bayam merah. Formulasi mi basah terpilih baik dari segi kimia dan organoleptik adalah mi basah dengan penambahan bengkuang:bayam sebanyak 10:90 dan perbandingan tepung terigu:tepung tapioka sebanyak 50:50, dengan kadar air 32,73%, kadar abu 2,55%, kadar lemak 0,81%, kadar protein 9,07%, kadar karbohidrat 54,84%, kadar serat 5,54%, tekstur 2,53 (cukup kenyal), warna 2,99 (cukup suka), flavor bengkuang 2,32 (cukup kuat), flavor bayam 2,81 (cukup kuat), dan kesukaan keseluruhan 2,57 (cukup suka). Mi dengan bahan tapioka, bengkuang dan bayam menghasilkan mi yang kaya gizi dan juga serat serta protein

Eko Permatasari, Heny; Widanti, Yannie Asrie; Karyantina, Merkuria

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2023 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Kue pukis merupakan kue tradisional Indonesia. Tepung tiwul memiliki potensi untuk dijadikan bahan dalam pembuatan kue yang aman dikonsumsi penderita celiac dan autisme. Bahan baku lokal seperti tepung kacang hijau dan wortel yang kaya akan serat dapat memenuhi kebutuhan serat dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan karakteristik fisikokimia dan sensori pukis bebas gluten dari tepung tiwul dan tepung kacang hijau dengan penambahan puree wortel serta menentukan formulasi pukis bebas gluten yang paling disukai konsumen. Rancanganlpercobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor penambahan puree wortel serta  perbandingan tepung tiwul dan tepung kacang hijau. Hasil penelitian formulasi pukis bebas gluten terbaik berdasarkan kandungan tinggi serat pangan adalah formulasi puree wortel 25% : tepung tiwul 18,75% : tepung kacang hijau 56,25% dengan kadar air 26,75%, kadar abu 1,20%, kadar lemak 15,37%, kadar protein 10,45%, kadar serat pangan 7,94%, kadar karbohidrat by different 46,23% dan kadar β-karoten 10,88 µg/g. Nilai sensoris perlakuan ini yaitu warna 3,33 (warna semakin coklat), flavor tepung tiwul 2,53 (flavor tepung tiwul semakin terasa), flavor tepung kacang hijau 3,10 (flavor tepung kacang hijau semakin terasa), flavor wortel 2,70 (flavor wortel semakin terasa), tekstur empuk 3,63 (tekstur semakin empuk), dan kesukaan keseluruhan 3,73 (pukis disukai secara keseluruhan). Pukis dengan bahan baku tiwul, kacang hijau dan wortel dapat menjadi alternatif makanan tradisional yang memiliki tinggi serat dan beta karoten.

Abdul Baasith; Niluh Putu Evvy Rosanty; Harnida Wahyuni Adda

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Optimalisasi pada kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal di antaranya seperti kurangnya partisipasi,dan motivasi untuk mencapai tujuan pemimpin. Layanan yang unggul (service excellent) akan menciptakan kepuasan, kesetiaan dan hubungan jangka panjang antara penyedia dan penerima layanan.Layanan yang unggul perlu dikelola dengan baik, sehingga dapat menjawab kebutuhan perusahaan yang ada secara cepat, tepat dan lengkap. Keunggulan layanan juga didukung dengan kapabilitas serta interaksi yang baik. Keunggulan layanan merupakan komponen yang penting dalam mendukung kesinambungan setiap organisasi, baik organisasi laba maupun nirlaba, Salah satunya pada perusahaan jual beli kendaraan beroda dua atau biasanya disebut dengan “Dealer”. Kendaraan beroda dua merupakan alat transportasi yang saat ini masih banyak diminati oleh sebagian besar masyarakat indonesia khususnya dikota palu, harganya pun relatif terjangkau bagi masyarakat. Kendaraan beroda dua juga mempunyai keunggulan dibandingkan alat transportasi lain seperti biaya operasionalnya dan perawatannya cukup murah bagi masyarakat. CV. Akai Jaya merupakan salah satu perusahaan bergerak di bidang otomotif.

Nurhidayanti, Nurhidayanti; Suhartatik, Nanik; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2023 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

  Mi kering tepung umbi talas cenderung memiliki tekstur kurang bagus dan mudah putus. Hal ini dikarenakan talas tidak mengandung gluten meskipun mengandung pati yang cukup tinggi yaitu sekitar 70-80%. Talas kimpul juga memiliki harga yang murah dan mudah dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kimia dan organoleptik mi dengan penambahan tepung talas dan ekstrak daun katuk sebagai pewarna alami. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor yaitu perbandingan tepung talas dan tepung terigu (90:10, 80:20, 70:30 g) serta konsentrasi ekstra daun katuk (10/100, 20/100, 30/100 ml). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah pada perlakuan perbandingan tepung talas: terigu 70:30g dengan ekstrak daun katuk 20/100ml. Perlakuan ini menghasilkan mi dengan karakteristik kadar air 8,73%, protein 7,67%, abu 2,56%, serat 4,49% dan 13,11% untuk aktivitas antioksidan.  Hasil uji organoleptik pada perlakuan ini menghasilkan warna setelah pengeringan 3,31 (hijau gelap), warna setelah perebusan 3,29 (hijau agak gelap), cukup kenyal (2,65), aroma talas nampak (2,73) dan cukup disukai (2,17). Mi kering talas dengan penambahan daun katuk dapat menjadi alternatif mi kering yang memenuhi standar yang ada dan memiliki nilai lebih yaitu memiliki aktivitas antioksidan.

sarofa, ulya

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2023 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Tepung sorgum termodifikasi dengan fermentasi menggunakan bakteri Lactobacillus plantarum FNCC 0027 dapat meningkatkan kadar amilosa, swelling power dan solubility serta menurunkan kadar tanin dan asam fitat. Flakes merupakan produk olahan yang dapat dibuat dari tepung sorgum termodifikasi. Tapioka ditambahkan pada pembuatan flakes untuk memperkuat daya rekat. Pengukusan dilakukan sebagai perlakuan untuk meningkatkan kualitas tekstur flakes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan proporsi tepung sorgum termodifikasi dan  tapioka serta lama pengukusan terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik flakes. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 9 kombinasi perlakuan, yaitu proporsi tepung sorgum termodifikasi dan  tapioka (70:30, 80:20, 90:10) serta lama pengukusan (10, 15, 20 menit). Analisis data dengan menggunakan ANOVA dan selanjutnya diuji  DMRT pada taraf 5% jika terdapat perbedaan nyata antara perlakuan. Hasil  terbaik diperoleh pada produk flakes dengan perlakuan proporsi tepung sorgum termodifikasi dan  tapioka (80:20) serta lama pengukusan 20 menit dengan karakterisyik sebagai berikut : kadar air 2,852%, kadar  abu 0,85%, kadar  protein 5,614%, kadar  lemak 4,079%, kadar  karbohidrat 86,6%, kadar  pati 66,765%, daya patah 3,651 N dan daya rehidrasi 110,536% serta uji sensoris yang menunjukkan nilai  warna 3,88  (suka), aroma  4,04 (suka), rasa  3,84  (suka) dan tekstur  3,6  (suka). Produk flakes berbahan dasar tepung sorgum termodifikasi dan tapioka berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan alternatif.

pratama, Melati Pratama; Sonjaya, Arief Marna

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2023 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Lemang Tanjung Sirih mudah mengalami kerusakan akibat mikroba sehingga hanya mampu bertahan selama satu hari pada suhu ruang. Penggunaan kemasan aktif adalah salah satu upaya untuk menambah waktu simpan Lemang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemakaian kemasan aktif silika gel terhadap kadar air dan jumlah bakteri pada Lemang. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan merekatkan silika gel pada ujung bambu lemang dengan berat 1 gram, 3 gram dan 5 gram, kemudian disimpan pada suhu ruang selama 3, 5 dan 7 hari. Lemang yang disimpan kemudian dihitung kadar air dan jumlah mikroba. Data kemudian dianalisis dengan RAFL ( Rancangan Acak Lengkap Faktorial ) dan dilakukan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan silika gel selama penyimpanan, berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air dan jumlah bakteri. Kadar air perlakuan silika gel 0 gram mengalami peningkatan, sedangkan perlakuan silka gel 1,3 dan 5 gram mengalami penurunan. Jumlah bakteri yang melebihi batas maksimum adalah pada perlakuan silika gel 0 gram adalah pada hari ke-3, sedangkan perlakuan silika gel 1, 3 dan 5 gram pada hari ke-5 penyimpanan. Sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan silika gel dapat menurunkan kadar air dan memperpanjang waktu simpan Lemang.