Publication Search

72,550 articles from 668 journals · 2,111 citations tracked

Showing 61-74 of 74

Analytics

Chery Yanti

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Menumbuhkan motivasi belajar pada siswa bukanlah hal yang mudah sebab sebagian dari mereka belum menyadari akan pentingnya motivasi belajar bagi dirinya sendiri. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa dari 20 siswa kelas VI hanya ada 9 siswa (45%) yang mencapai ketuntasan belajar dengan motivasi belajar yang tinggi dan 11 siswa (55%) lainnya masih belum tuntas. Dari permasalahan tersebut, peneliti melakukan penelitian berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas dan penerapan pendekatan saintifik dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan terjadi peningkatan daya serap kelompok terhadap motivasi belajar siswa dengan menerapkan pendekatan saintifik yang terjadi pada Siklus I dan II masing-masing sebesar 69,91% dan 81,43%. Sedangkan peningkatan ketuntasan kelompok terhadap motivasi belajar siswa dengan menerapkan pendekatan saintifik yang terjadi pada Siklus I dan II masing-masing sebesar 60,00% dan 85,00%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dapat meningkatan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas VI MI Negeri 2 Gowa Kec. Bajeng Kab. Gowa tahun pelajaran 2019-2020. Selain itu juga, pendekatan saintifik sangat efektif diterapkan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas VI MI Negeri 2 Gowa Kec. Bajeng Kab. Gowa tahun pelajaran 2019-2020.  

Sukatiah, Sukatiah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

. Kita memahami bahwa media pembelajaran saat ini telah berkembang dengan pesat, namunkarena keterbatasan yang dimiliki SDN 22 Penjalaan maka guru kelas yang ada di sekolah tersebut harus pandai-pandai memanfaatkan sarana yang ada di sekitar sekolah untuk membuat pembelajaran lebih menarik. Namun belum semua guru mampu memanfaatkan sarana ynag ada disekitar sekolah untuk proses belajar mengajara bahkan cenderung tidak pernah digunakan dalam pembelajaran di kelas. Penulis merasakan dalam proses pembelajaran dengan mencoba beberapa metode yang ada. Pembelajaran kurang antusias dalam pembelajaran, ada yang ngobrol, melamun dan diam saja. Dari tes formatif yang dilakukan penulis pada akhir pembelajaran terlihat perolehan hasilnya. Sebagian besar (70%) siswa mendapatkan nilai dibawah KKM yang ditetapkan yaitu 70. Peneliti menawarkan alternatif pemencahan masalah dengan menerapkan pembelajaran mengguakan media lingkungan sekitar sekolah. Diharapkan dengan tidak selalu berada dikelas dan melihat lingkungan sekitar siswa jadi tidak merasa bosan dan jenuh akan media yang dipakai selama ini. Setelah melalui penelitian yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus tindakan kelas terjadi peningkatan perhatian belajar mengikuti perbaikan pembelajaran dengan mengunakan media lingkungan sekitar pada Mata Pelajaran IPA materi ciri-ciri dan kebutuhan mahluk hidup sebesar 42.5% yaitu sebelum penelitian sebanyak 50% dan sesudah siklus II Terjadi penelitian prestasi belajar setelah mengikuti penelitian tindakan perbaikan pembelajaran dengan mengunakan media lingkungan sekitar pada Mata Pelajaran IPA materi ciri-ciri dan kebutuhan mahluk hidup sebesar 67%. Sebelum penelitian sebanak 4 siswa (20% yang memperoleh nilai 65 dan setelah penelitian meningkatkan menjadi 19 siswa 95%)   Kata kunci: ,.

Leli Nurdari; Lusi Selvia Fitri; M. Supratman

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode pembelajaran cooperative script terhadap keterampilan berbicara oleh siswa kelas XI SMA Negeri 3 Kutacane Tahun Pembelajaran 2021/2022. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 3 Kutacane yang berjumlah 100 siswa. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 yang berjumlah 24 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan one group preetest and posttest design dengan analisis data menggunakan uji “t”. Adapun data yang diperoleh nilai rata-rata tes awal keterampilan berbicara adalah sebesar 59,58 dan termasuk dalam kategori kurang, dengan standar deviansinya sebesar 6,27 dan mengalami peningkatan pada hasil tes akhirnya dengan nilai rata – rata 82,83 dengan standar diviansinya sebesar 2,5. Berdasarkan hasil nilai tes awal dan tes akhir siswa tersebut dan jika dikaitkan dengan nilai KKM pelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 3 Kutacane sebesar 70, maka kemampuan siswa dalam dalam keterampilan berbicara  untuk tes akhir siswa termasuk dalam kategori baik. Dari pengujian hipotesis diperoleh thitung sebesar 16,30 dikonsultasikan dengan ttabel pada taraf signifikasi 5% adalah sebesar 2,064 dengan demikian thitung > ttabel atau 16,30 > 2,064 maka hipotesis diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penerapan metode cooperative script untuk meningkatkan keterampilan berbicara oleh siswa kelas XI SMA Negeri 3 Kutacane Tahun Pembelajaran 2021/2022.

Siti Rahmawati

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pencemaran lingkungan merupakan pokok bahasan pelajaran IPA dikelas VII. Hasil belajar siswa kurang, maka perlu adanya upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan model pembelajaran PBI(Problem Based Introduction).Tujuan penilitian ini adalah untuk meningkatan hasil belajar siswa tentang pencemaran lingkungan menggunakan model pembelajaran PBI (Problem Based Introduction) pada siswa kelas VIIA Mts-Sa Darul Ulum. Subjek peneliti adalah kelas VIIA Mts-Sa Darul Ulum. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yakni siklus 1, siklus 2. Pada siklus satu peneliti menggunakan model pembelajaran PBI (Problem Based Introduction), hasil evaluasi pada siklus satu 59% siswa yang dapat mencapai KKM. Pada  siklus dua peneliti menggunakan model pembelajaran PBI (Problem Based Introduction) dengan penambahan pemutaran video yang berkaitan dengan materi pembelajaran, hasil evaluasi pada siklus dua 100% siswa yang dapat mencapai KKM. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBI (Problem Based Introduction) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi pencemaran lingkungan.

Titi Anjarini; Suyoto

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

proses pembelajaran saat guru menyajikan pembelajaran masih menggunakan metode ceramah da belum inovatif , penjelasan guru kurang menarik, serta materi disajikan dengan melakukan praktik atau percobaan langsung namun kenyataan yang secara terjadi materi masih disajikan dengan metode penugasan yang hanya menggunakan ranah C1-C3, sedangkaan saat ini pada kurikulum merdeka pendidik dituntut untuk menyajikan perangkat pembelajaran yang lengkap yang di dalamnya ada berbasis proyek. 2)  Peserta didik lebih tertarik jika proses pembelajaran dilaksanakan dengan melakukan percobaan atau praktik langsung terutama di kelas IV khususnya pada mata pelajaran IPAS yaitu pada materi proses fotosistesis dan perubahan wujud zat. Tujuan penelitian ini: 1) mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis proyek terintegrasi HOTS di Sekolah Dasar, 2) mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran berbasis proyek terintegrasi HOTS di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode angket yang ditujukan kepada ahli media, materi, praktisi dan respon peserta didik. Hasil dari pengembangan mendapatkan penilaian ahli media mendapatkan rata-rata 3,6. Hasil penilaian ahli materi mendapatkan rata-rata 3,6. Hasil penilaian dari praktisi mendapatkan rata-rata 3,7. Sehingga dari ketiga uji kevalidan tersebut dikategorikan sangat valid. Uji coba skala terbatas mendapatkan rata-rata 3,6 dan dikategorikan sangat praktis. Pada uji coba luas mendapatkan rata-rata 3,7 dan dikategorikan sangat praktis. Sehingga produk sudah memenuhi yaitu sangat valid dan sangat praktis

Sisilia Watu

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan hasil belajar IPA materi Jenis Sumber Daya Alam pada siswa kelas IV melalui penggunaan media benda konkret. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA tentang jenis sumber daya alam. Sumber data penelitian ini adalah Siswa Kelas IV min 2 sikka dengan jumlah peserta didik sebanyak 18 siswa. Waktu penelitian dilakukan pada semester 2 tahun pelajaran 2018/2019. Data yang diperoleh kemudian dikonsultasikan dengan kriteria keberhasilan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa pada prasiklus hanya 4 siswa (40%) yang mendapat nilai di atas KKM. Pada siklus 1 meningkat menjadi 10 siswa (67%). Pada siklus II meningkat menjadi 18 siswa (100%) dan nilai rata-rata kelas pada siklus II adalah 83,88. Kesimpulan dari penelitian perbaikan pembelajaran penggunaan media benda konkret dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDI Habipada mata pelajaran IPA.

Diah Harmawati; Retno Wuri Sulistyowati; Beatus Tambaip

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Salah satu penyebab mata pelajaran IPA kurang diminati peserta didik di SD YPPK Hati Kudus Merauke adalah cara menyampaikan materi dari guru yang tidak menarik dan sifatnya kontekstual. Perlu pendekatan dan memerlukan media pembelajaran yang tepat sehingga peserta didik bisa memahami materi dan manfaatnya dalam konteks kehidupan nyata. Salah satunya adalah memanfaatkan melalui Kahoot diharapkan guru mampu menguasai perkembangan zaman dan selalu update informasi terkini dalam memberikan materi kepada peserta didik maupun penggunaan media. Aplikasi Kahoot hadir pada zaman sekarang dimana pada masa ini kecanggihan teknologi sangat cepat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru dapat menggunakan aplikasi Kahoot sehingga jika diaplikasikan ke peserta didik membuat peserta didik merasa senang karena bentuk soalnya berupa media interaktif yang bisa dikerjakan dan langsung mengetahui nilainya.

Andi Fatmawati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penggunaan berbagai pendekatan pembelajaran, metode dan media dalam pembelajaran mempunyai peran yang besar terhadap pencapaian tujuan pembelajaran. Salah satu bidang studi yag sulit dipelajari oleh siswa di sekolah dasar yaitu IPA. Fakta di lapangan ditemukan bahwa guru dalam menyampaikan materi hanya menggunakan metode konvensional sehingga proses pembelajaran menjadi belum optimal, pembelajaran fakta dan konsep masih mengandalkan guru sebagai satu-satunya sumber belajar, siswa kurang dilibatkan secara langsung dalam proses pembelajaran, motivasi belajar IPA siswa kelas VIII masih kurang, dan siswa mudah lupa terhadap pelajaran yang telah dipelajarinya karena hanya menghafal tidak secara langsung mengamati media belajar yang nyata sesuai materi. Berdasarkan hal tersebut, mendorong peneliti untuk melakukan suatu penelitian tindakan yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan penerapan metode eksperimen upaya peningkatan motivasi belajar IPA pada Kelas VIII MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun pelajaran 2021-2022. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan terjadi peningkatan daya serap kelompok pada Siklus I dan II sebesar 68,82% dan 84,49%. Sedangkan peningkatan ketuntasan kelompok pada Siklus I dan II sebesar 60,00% dan 90,00%. Dan peningkatan ketuntasan individu pada Siklus I dan II masing-masing sebanyak 12 dan 18 siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen memiliki efektivitas dan dapat meningkatkan motivasi belajar IPA pada siswa Kelas VIII MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun pelajaran 2021-2022.    

Reza Sukma Nugraha; Farhah, Eva; Yunus Anis, Muhammad; Arummi, Afnan; Nurul Hidayati, Tri Yanti

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Dalam pembelajaran bahasa Arab, keterampilan bahasa, yaitu menyimak (istima’), membaca (qira`ah), menulis (kitabah), dan berbicara (kalam) berkaitan dengan keterampilan penerjemahan. Penerjemahan sebagai proses pengalihan makna dari bahasa sumber ke bahasa sasaran perlu dimiliki oleh pembelajar bahasa, termasuk siswa-siswa madrasah yang mempelajari Bahasa Arab sebagai mata pelajaran wajib. Namun demikian, dalam proses pembelajaran dan praktiknya, pembelajar kerap menemukan masalah, yaitu kurangnya pemahaman mengenai ragam teks dan keterampilan penyuntingan teks. Hal tersebut yang dialami oleh siswa-siswa MAN 1 Karanganyar sehingga dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu pelatihan penyuntingan teks sastra terjemahan Arab-Indonesia oleh Tim Research Group Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS). Kegiatan berlangsung secara sinkron melalui media Google Meet dan Google Form dengan metode ceramah, demonstrasi, drilling, dan problem based learning (PBL). Melalui kegiatan pelatihan ini, peserta yang terdiri atas siswa kelas X IPA mempelajari teknik penerjemahan dan praktik menerjemahan teks cerita pendek. Setelah itu, mereka mempelajari penyuntingan teks berdasarkan hasil praktik penerjemahan yang dilakukan. Dengan demikian, para peserta mampu menerjemahkan teks sekaligus menyunting terjemahan tersebut.

Yanti, Mutiara Frida; Gusmaweti, Gusmaweti; Sari, Rona Taula

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peta konsep terhadap hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA SMAN 13 Padang Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitiannya adalah eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 64 orang diperoleh melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes hasil belajar ranah kognitif dan lembar observasi penilaian ranah afektif dan psikomotor. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kognitif pada kelas eksperimen memiliki mean 82,18 dengan persentase 65,625% dan kelas kontrol 70,46 dengan persentase 37,5%. Nilai rata-rata aspek afektif pada siswa kelas kontrol 83,43 dengan predikat sangat baik dan psikomotor 84,89 dengan predikat baik sedangkan nilai rata-rata afektif pada kelas kontrol 76,29 dengan predikat baik pada aspek psikomotor 73,03 dengan predikat cukup. Disimpulkan bahwa penggunaan peta konsep berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Saran diharapkan kepada guru mata pelajaran biologi agar dapat lebih menerapkan peta konsep dalam pembelajaran untuk meningkatkan daya pikir, kreativitas dan ide siswa.

Winatun, Istilah

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Biologi siswa keles VII A SMP Negeri 1 Prambanan tahun pelajaran 2019/ 2020 melalui model pembelajaran discovery learning. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari tiga siklus, setiap siklus terdiri tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Prambanan sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes untuk hasil belajar kognitif dan observasi untuk mengamati aktivitas belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Pada penelitian ini indikator kinerjanya adalah 85% dan siswa dapat mencapai nilai KKM 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan model pembelajaran discovery learning persentase ketuntasan hasil belajar IPA biologi siswa meningkat. Pada siklus I sebanyak 65,62%, siklus II sebanyak 81,25% dan pada siklus III 93,75%. Sedangkan untuk persentase aktivitas belajar biologi siswa juga meningkat pada setiap siklus, pada siklus I sebesar 59,37%, pada siklus II sebesar 65,62% dan pada siklus III 81,25%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar IPA biologi siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Prambanan tahun pelajaran 2019/ 2020.

Asiyah, Asiyah; Walid, Ahmad; Topano, Adrian

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

This study aimed to determine whether the science learning outcomes of grade V students who are taught using the NHT Model in SD Negeri 58 Bengkulu City. This study used two groups, namely class 5A with 31 people as the experimental group and class 5B with 31 people as the control group. The research variable consisted of independent variables, namely the Inquiry learning model and the NHT model, while the dependent variable was the science learning outcome. Based on the results of the study, it was found that the posttest results of class 5A students who used the Inquiry Learning Model, namely in the medium and high categories of 93% got a score of 60 to 100 while the learning outcomes of class 5B using the NHT Model were 81% getting a score of 50 to 90. shows that the science learning outcomes of grade V students who are taught using the Inquiry Learning Model are better than those using the NHT model in SD Negeri 58 Bengkulu City.

Wulansari, Bety; Hanik, Nur Rokhimah; Nugroho, Anwari Adi

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2019 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Biologi Pada Siswa Kelas X IPA 6 SMA Negeri 1 Tawangsari Tahun Pelajaran 2017/2018.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi/ pengamatan, tes/ teknik penilaian, dan dokumentasi. Setelah diadakan tindakan kelas, pada siklus I hasil belajar kognitif sebesar 57%, aspek afektif sebesar 41% dan aspek psikomotorik 33%. Dari siklus I ketuntasan belajar dari aspek kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotorik belum memenuhi kriteria tuntas, perlu dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II hasil belajar kognitif sebesar 71%, aspek afektif 46% dan aspek psikomotorik 51%. Pada siklus II telah mengalami peningkatan, tetapi hasil belajar kognitif dan aspek afektif belum mencapai ketuntasan, maka dilanjutkan pada siklus III. Pada siklus III mengalami peningkatan dengan hasil belajar kognitif sebesar 77%, aspek afektif 60% dan aspek psikomotorik 66%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model PBL disertai mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar biologi.Kata Kunci: Hasil Belajar Biologi, Mind mapping, Problem Based learning (PBL).

Sari, Widi Rahmah

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui peran media sosial sebagai media pembelajaran dalam prestasi belajar PPKn di MAN 1 Surkarta tahun ajaran 2016/2017. 2) Untuk menanggulangi dampak yang terjadi terhadap perubahan prestasi belajar siswa dalam penggunaan media sosial di lingkungan MAN 1 Surakarta tahun ajaran 2016/2017. 3) Untuk mengetahui dampak yang terjadi terhadap perubahan civic virtue dalam membentuk prestasi belajar PPKn di MAN 1 Surakarta tahun ajaran 2016/2017 yang beralamat Jl. Sumpah Pemuda No. 25 kode pos 57136 Surakarta dalam waktu 3 bulan mulai Desember 2016 – Februari 2017.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif ini adalah Wakil Kepala Sekolah bgagian kesiswaan, Guru PPKn dan siswa. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini berupa data primer dan skunder tentang efektifitas pengintegrasian pengaruh media sosial dan civic virtue terhadap prestasi belajar PPKn. Teknik pengumpulan data melalui cara Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Teknik analisis data dimulai dengan menetapkan seseorang informan kunci “Key Informant” yang merupakan informan yang berwibawa dan dipercaya mampu “membukakan Pintu” kepada peneliti dalam melakukan wawancara. Setelah itu, perhatian peneliti pada obyek penelitian dan memulai mengajukan pertanyaan deskritif. Jadi proses penelitian ini berangkat dari luas kemudian memfokuskan, dan meluas lagi dan di ambil sehinga dapat diambil kesimpulan kemudian disajikan dalam bentuk narasi. Sebelum melakukan penelitian terhadap narasumber, peneliti melakukan penelitian terhadap siswa kelas X IPA 1, X IPA 2 dan X IPA 3 dengan jumlah siswa 74 orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Media Sosial dapat digunakan sebagai media dalam proses belajar mengajar dan membawa dampak yang dominan terhadap perubahan prestasi belajar siswa. 2) pengaruh Media Sosial terhadap peningkatan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran PPKn dengan menggabungkan civic virtue di sekolah, masyarakat, berbangsa dan bernegara dalam upaya menjadikan siswa yang berprestasi yang bisa membanggakan orang tua dan sebagai penerus bangsa saat ini.Kata Kunci : Media Sosial, Civic Vircue, Mata Pelajaran PPKn.Â