Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 61-80 of 188

Analytics

Sri Rahayu Ningsih; Ikaputra

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini membahas transformasi morfologi Desa Sesua, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, sejak masa awal pembentukannya pada tahun 1932 hingga tahun 2024. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, dokumentasi visual, dan wawancara dengan masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa morfologi desa mengalami tiga fase utama: fase pembentukan dengan hunian rumah panjang komunal, fase transisi yang ditandai pergeseran ke rumah-rumah pribadi, serta fase perkembangan di mana permukiman menyebar mengikuti pembangunan infrastruktur jalan. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan meliputi nilai budaya Dayak Bulusu, kebijakan pemerintah, pertumbuhan penduduk, dan pembangunan akses jalan menuju kebun serta jalur utama desa. Studi ini menegaskan bahwa perubahan bentuk fisik desa tidak menghapus nilai-nilai budaya lokal, melainkan menunjukkan adaptasi masyarakat terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan kebijakan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perencanaan permukiman yang sensitif terhadap konteks lokal dan berkelanjutan.

Muhammad Athaya Atha; Rahayu Sulistyorini; Muhammad Irfan Affandi

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi di Provinsi Lampung mendorong terbentuknya kawasan peri-urban yang memiliki potensi strategis, salah satunya adalah Kecamatan Natar di Kabupaten Lampung Selatan. Kawasan ini terletak di sekitar Bandara Internasional Radin Inten II dan menunjukkan karakteristik ideal untuk dikembangkan sebagai kawasan aerotropolis. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis potensi demand dan dukungan sosial ekonomi terhadap pengembangan kawasan aerotropolis. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan triangulasi data melalui analisis dokumen perencanaan, penyebaran kuesioner kepada 101 responden pengguna transportasi udara, serta wawancara dengan enam pemangku kepentingan dari instansi pemerintah terkait. Hasil studi menunjukkan bahwa 92% responden menyatakan setuju terhadap pengembangan aerotropolis, didukung dengan tingginya intensitas penggunaan pesawat terbang dan potensi pertumbuhan infrastruktur. Selain itu, sinergi antara dokumen RTRW, RDTR, dan Tataran Transportasi Wilayah menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan kawasan ini. Studi ini menyimpulkan bahwa percepatan implementasi aerotropolis dapat menjadi strategi pembangunan wilayah yang terintegrasi dan berkelanjutan di Provinsi.

Anny Susilowati

Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Cyberattacks on critical infrastructure have become a major challenge in the era of global digitalization. The problem formulation in this study is how international law is applied to address cyberattacks on critical infrastructure in Indonesia, what challenges Indonesia faces in enforcing international law regarding cyberattacks on critical infrastructure, and what efforts are made to overcome these challenges in enforcing international law related to cyberattacks on critical infrastructure in Indonesia. The research method used in this study is normative legal research. The research results show that the enforcement of international law against cyberattacks on critical infrastructure in Indonesia faces significant challenges, such as unclear regulations, issues of state sovereignty, and disagreements between countries. Although Indonesia has participated in international initiatives such as the Budapest Convention and UNGGE, the international law enforcement mechanism is still ineffective in addressing cross-border cyberattacks. Indonesia's domestic law, such as the ITE Law, is still limited in dealing with threats from abroad. Therefore, closer international cooperation, updating domestic policies, and strengthening domestic legal and technological capacities are necessary to ensure more effective and responsive protection against cyber threats.

Wati, Vera; Wati, Vera; Nugrahantoro, Achmad; Irawan, Joko; Yusuf, Arif Maulana +1 more

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penerapan konsep kota cerdas menjadi arah strategis dalam mengelola kompleksitas urbanisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih adaptif dan kompetitif. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai permasalahan seperti keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi masyarakat, serta belum optimalnya integrasi teknologi dalam tata kelola kota. Kesenjangan ini dapat menghambat upaya membangun SDM yang berdaya saing tinggi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat mendukung transformasi kota cerdas dalam kerangka peningkatan daya saing manusia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif berbasis studi literatur, dengan fokus pada pemetaan peran kecerdasan buatan dalam mendukung pilar smart city: smart governance, smart economy, smart people, smart mobility, smart environment, smart society, dan smart living. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan mampu mendorong efisiensi layanan publik, memperkuat sistem pendidikan berbasis personalisasi, mendukung analitik data untuk pengambilan keputusan, serta menciptakan ekosistem inovatif yang merangsang pengembangan kompetensi SDM. Selain itu, sinergi antara pemerintah, sektor industri, dan lembaga pendidikan menjadi kunci dalam memastikan bahwa transformasi digital yang dilakukan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil dan berkelanjutan. Dengan pemanfaatan kecerdasan buatan secara inklusif dan etis, kota cerdas tidak hanya menjadi solusi teknologi, tetapi juga platform strategis dalam mencetak manusia yang unggul dan siap bersaing dalam era global.

Ardiansyah, Reza; Roidah, Ida Syamsu; Syah, Mirza Andrian

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Produksi padi di Indonesia, termasuk Kabupaten Sidoarjo, menghadapi berbagai tantangan seperti alih fungsi lahan, perubahan iklim, dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi produksi padi secara spasial di Kabupaten Sidoarjo dengan memanfaatkan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan meliputi analisis spasial untuk menggambarkan sebaran luas baku sawah, tanam, panen, irigasi, dan produktivitas di tingkat kecamatan, serta analisis deskriptif untuk menafsirkan hasil pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan sistem irigasi teknis dan luas baku sawah yang masih terjaga, seperti Kecamatan Tarik, Sukodono, dan Wonoayu, memiliki produktivitas yang relatif tinggi. Pemetaan spasial berbasis SIG terbukti efektif dalam mengidentifikasi wilayah potensial yang mendukung pengelolaan produksi padi secara lebih terarah. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan SIG sebagai alat strategis dalam perencanaan pertanian dan pengambilan kebijakan yang berbasis data spasial untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Sidoarjo.

Sehid Sehid; Roisul Adib

Jurnal Ekonomi Keuangan Syariah dan Akuntansi Pajak 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

In the economic sector, cooperatives are one form of collaboration in the field of economics. People trust this type of collaboration because they share a number of common needs in their lives. One of the pesantren-owned enterprises (BUMP) at Pondok Miftahul Ulum RU IV Putra is a cooperative that works to support and improve the local economy. This study aims to examine the role of Islamic boarding school cooperatives (kopontren) in improving students’ economic welfare and their contribution to the development of pesantren infrastructure. The research was conducted at Pondok Pesantren Miftahul Ulum RU IV Putra using a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that kopontren plays a strategic role in meeting students’ basic needs at affordable prices and serves as a practical learning platform that fosters entrepreneurship and self-reliance among students. Additionally, although its contribution to infrastructure is still limited, the kopontren has shown social concern through the provision of supporting facilities such as dormitory furniture and environmental maintenance. Collaboration between the cooperative management and pesantren leadership is a key factor in ensuring the sustainability of the cooperative as an integral part of the pesantren’s educational system.

Sehid Sehid; Roisul Adib

Jurnal Kendali Akuntansi 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

In the economic sector, cooperatives are one form of collaboration in the field of economics. People trust this type of collaboration because they share a number of common needs in their lives. One of the pesantren-owned enterprises (BUMP) at Pondok Miftahul Ulum RU IV Putra is a cooperative that works to support and improve the local economy. This study aims to examine the role of Islamic boarding school cooperatives (kopontren) in improving students’ economic welfare and their contribution to the development of pesantren infrastructure. The research was conducted at Pondok Pesantren Miftahul Ulum RU IV Putra using a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that kopontren plays a strategic role in meeting students’ basic needs at affordable prices and serves as a practical learning platform that fosters entrepreneurship and self-reliance among students. Additionally, although its contribution to infrastructure is still limited, the kopontren has shown social concern through the provision of supporting facilities such as dormitory furniture and environmental maintenance. Collaboration between the cooperative management and pesantren leadership is a key factor in ensuring the sustainability of the cooperative as an integral part of the pesantren’s educational system.

Utami, Anggita Fadhila; Supron, Muhamad; Triono, Triono; Setiyanto, Rudi

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah mendorong adopsi layanan cloud storage sebagai solusi utama dalam penyimpanan dan pengelolaan data digital. Kemudahan akses, skalabilitas, dan efisiensi biaya menjadi alasan utama banyak individu maupun organisasi beralih ke layanan ini. Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis perbandingan antara dua layanan cloud storage populer, yaitu Google Drive sebagai layanan komersial berbasis cloud publik, dan Nextcloud Server sebagai solusi open-source berbasis self-hosted. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif deskriptif, dengan fokus pada pengujian parameter teknis seperti kecepatan unggah dan unduh, efisiensi penggunaan bandwidth, kestabilan koneksi, serta estimasi biaya operasional tahunan. Pengujian dilakukan dalam tiga skenario akses: jaringan lokal (intranet), akses publik melalui layanan Cloudflare, dan koneksi ke cloud komersial. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Google Drive unggul dalam performa kecepatan dan kemudahan penggunaan, didukung oleh infrastruktur global dan optimisasi jaringan. Sementara itu, Nextcloud lebih menonjol dari sisi fleksibilitas konfigurasi, kontrol data secara penuh, serta efisiensi biaya jangka panjang. Berdasarkan analisis Total Cost of Ownership (TCO), Nextcloud menjadi pilihan ekonomis untuk penggunaan jangka panjang, terutama bagi institusi pendidikan dan organisasi dengan infrastruktur lokal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengguna dalam memilih layanan cloud storage yang paling sesuai dari sisi teknis, ekonomi, maupun kebijakan privasi data.

Arsipah Arsipah; Taufik Azis; Surono Surono

Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze the effect of Good Corporate Governance mechanisms on financial performance in infrastructure sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2019-2023 period. The GCG mechanism in question includes institutional ownership, board of directors, board of commissioners, and audit committee. The company's financial performance is measured using the Return on Assets (ROA) indicator. This research approach uses quantitative methods with panel data regression analysis techniques. The population in this study consisted of all infrastructure companies listed on the IDX during the observation period, and purposive sampling technique was used to determine the sample in accordance with certain criteria. The test results show that partially, only the audit committee variable has a positive and significant effect on financial performance. Meanwhile, the variables of institutional ownership, board of directors, and board of commissioners did not show a significant effect. These findings reinforce the importance of the audit committee's role in overseeing and ensuring effective governance to support the improvement of the company's financial performance.

Lala Amalia Marcelina; Ade Hani Puspa Dewi; Irdan Suwardana Yahya; Kaila Zalfa Alisha; Mawar Mawar

Presidensial : Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Land transportation infrastructure is an important component in supporting public mobility and national economic growth. This research aims to compare the management of land transportation infrastructure in Indonesia and Japan by highlighting the differences in strategies, policies, and innovations implemented in each country. The method used is a literature study with a qualitative approach that examines policy documents, institutional reports, and previous research. The results show that Japan has built an integrated and efficient land transportation system through long-term planning and high-tech support, while Indonesia still faces challenges in infrastructure equity, governance, and rapid urbanization. However, Indonesia is starting to show progress through national strategic projects, service digitization, and technological cooperation with Japan. The implication of this study confirms that improving the quality of governance, fairer distribution of infrastructure investment, and integration of technology in the transportation system are not only important, but are key prerequisites for Indonesia to realize an efficient, inclusive, and sustainable transportation system. In addition, lessons learned from Japanese practices show that collaboration among stakeholders, regular evaluation of policies, and long-term planning need to be part of the land transportation reform framework in Indonesia.

Nurul Mas’adah; Nur Lutfia Salim; Nor Latifah

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Industri farmasi menghasilkan limbah cair dan padat yang mengandung senyawa aktif seperti antibiotik, hormon, NSAID, logam berat, dan pelarut organik yang tergolong limbah B3 dan berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan efektivitas metode pengolahan limbah farmasi di Indonesia dan luar negeri, meliputi pendekatan fisik, kimia, biologi, hingga insinerasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kombinasi metode Advanced Oxidation Processes (AOP) dengan sistem biologi seperti reaktor anaerob-aerob memberikan efisiensi lebih tinggi dalam menurunkan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan senyawa farmasi aktif yang resisten terhadap degradasi. Di Indonesia, pengelolaan limbah masih terfokus pada IPAL konvensional dengan keterbatasan infrastruktur dan SDM, berbeda dengan negara maju seperti Jerman dan Swiss yang telah menerapkan sistem audit risiko berkala, teknologi pengolahan mutakhir, dan harmonisasi standar. Oleh karena itu, Indonesia perlu mengintegrasikan teknologi pengolahan lanjutan, memperkuat regulasi, serta meningkatkan kapasitas pengelolaan untuk memastikan pengolahan limbah farmasi yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Ervia Pratiwi; Abid Ramadhan; Andika Rusli

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi prospek penerapan teknologi blockchain dalam pengelolaan Zakat di Indonesia untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pendistribusian dana Zakat. Pengelolaan zakat di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal transparansi dan akuntabilitas, yang dapat menurunkan kepercayaan Muzakki terhadap lembaga zakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi pada Badan Pengumpul Zakat Kota Palopo untuk mengetahui potensi dan hambatan penerapan blockchain dalam sistem Zakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi blockchain mampu mencatat transaksi zakat secara permanen, tidak dapat diubah, serta memungkinkan Muzakki memantau penyaluran zakat kepada Mustahiq secara real time. Dengan sistem yang terdesentralisasi, blockchain dapat mengurangi risiko penyalahgunaan dana, meningkatkan efisiensi pengumpulan dan penyaluran Zakat, serta memastikan dana Zakat digunakan sesuai peruntukannya. Akan tetapi, pengenalan teknologi ini masih menghadapi banyak kendala. Ini termasuk infrastruktur teknologi yang terbatas, regulasi yang tidak mendukung, kurangnya literasi digital di kalangan penduduk, dan biaya implementasi yang relatif tinggi.

Robby Nugraha, Muhamad Reza; Andityo Nurrachman Halim; Fahriza Anshary; Dimas Gustoro; Rahma Nindya Ayu Hapsari +4 more

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia, dengan frekuensi kejadian yang terus meningkat setiap tahun. Dalam perencanaan infrastruktur, khususnya bangunan air, analisis banjir penting untuk menjamin keamanan struktur. HEC-RAS 2D banyak digunakan dalam pemodelan banjir karena efisien dan mampu memodelkan sebaran genangan secara akurat. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan data berkualitas, seperti Digital Elevation Model (DEM). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan banjir menggunakan HEC-RAS 2D pada perencanaan jembatan di Sungai Mempawah sebagai bagian dari desain awal jalan hauling pengangkutan bauksit di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, serta mengevaluasi kombinasi DEMNAS dan data terestris untuk mengatasi keterbatasan data. Analisis hidrologi menggunakan metode hujan-limpasan dan hidrograf debit menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetis Snyder. Simulasi dilakukan menggunakan konfigurasi mesh 5×5 m, interval komputasi 10 detik, koefisien Manning 0.06 dan periode ulang 100 tahun. Luas DAS sebesar 1324,09 km², curah hujan rencana 234.5 mm, dan debit puncak 2733.48 m³/s. Muka air banjir mencapai +39 meter, kedalaman 15 m, dan kecepatan 4.48 m/s. Freeboard antara muka air dan jembatan hanya 0.3 meter, di bawah standar minimum 0.5 meter, sehingga perlu penyesuaian desain. Kombinasi DEMNAS dan data terestris terbukti efektif dalam pemodelan banjir.

Achmad Maulidin; Rangga Pranata; Muhammad Taufiq Sumadi

Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Computer networks have become an important need for a company. At the moment. Because the wifi network contains the internet which plays a role in data transfer and communication to support the operations of the PT company. Muaratoyu Subur Lestari (PT.MSL) as a company operating in the palm oil sector relies heavily on the internet to increase company productivity. Every day, employees always report data to the head office. In uncovering the problem, researchers built a network using Cambium Access Points to improve connectivity and internet access in an area. Cambium Networks, as a leading network solutions provider, offers advanced technology to build reliable and efficient networks. This research focuses on implementing Cambium Access Points in a local network environment, with the aim of increasing internet access coverage and speed. Research methods include field surveys, analysis of user needs, and selection of devices that suit environmental characteristics. Implementation steps include configuring the Access Point, determining the location of the equipment installation strategy, and setting network parameters. Regular performance monitoring also ensures network stability and permissions. The research results show a significant increase in area coverage and signal quality, as well as an increase in internet access speed. Additionally, Cambium's Access Point solution proved reliable and easy to manage, making a positive contribution to employees in the mess through better access to information and online resources. This research provides an in-depth look at the potential of Cambium Access Point technology in supporting the development of reliable and efficient networks

Mostien Adi Puji Pembayu Muattininggar; Rana Karyana

Amphibious Journal 2025 Akademi Angkatan Laut

Penelitian ini membahas konsep pembentukan Batalyon Komposit Korps Marinir di Pulau Natuna Utara dalam rangka mendukung validasi organisasi Korps Marinir. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya dinamika geopolitik di kawasan Laut Natuna Utara yang rawan pelanggaran batas wilayah oleh kapal asing, sehingga menuntut kehadiran satuan tempur yang lebih permanen dan siap siaga. Permasalahan utama yang diangkat adalah belum optimalnya peran Kompi Komposit Korps Marinir yang masih berstatus sebagai satuan tugas yang kerap melakukan rotasi terhadap satuannya, disertai kendala infrastruktur, logistik, dan jumlah personel. Untuk itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan research and development model Borg and Gall, melalui studi pustaka, wawancara ahli, observasi, dan kuesioner. Analisis dilakukan terhadap struktur organisasi, kesiapan alutsista, serta efisiensi sistem operasi dalam mendukung validasi organisasi Korps Marinir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan Batalyon Komposit yang bersifat permanen sangat dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan pertahanan strategis, mempercepat reaksi terhadap ancaman, serta mengefektifkan tugas pengamanan wilayah perbatasan. Penelitian ini bermanfaat secara teoritis untuk memperkuat doktrin pertahanan laut berbasis pulau-pulau terluar, dan secara praktis sebagai masukan bagi pimpinan TNI AL dalam merumuskan kebijakan validasi organisasi yang berkelanjutan dan berdaya guna tinggi.

Afrizal Putra Prices

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Kota Padang merupakan salah satu kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat dan juga merupakan ibu kota dari Provinsi Sumatera Barat yang saat ini memiliki perkembangan di berbagai bidang seperti bidang ekonomi, transportasi dan perkembangan infrastruktur kota itu sendiri. Akibat perkembangan penduduk dan transportasi maka akan membutuhkan angkutan umum sebagai penunjang perkembangan tersebut. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data kinerja pelayanan angkutan sebagai bahan evaluasi dalam penataan angkutan umum di Kota Padang. Hasil dari penelitian ini yaitu Frekuensi tertinggi terdapat pada trayek 419 yaitu 39 Kend/jam sedangkan frekuensi terendah adalah sebesar 1 kend/jam yaitu pada trayek 404, 411, 412, 423, 444,445, 410A, dan 444B. Headway tertinggi yaitu pada trayek 404 dengan headway 596 menit, sedangkan headway terendah terdapat pada trayek 419 dengan headway 2 menit.Load factor tertinggi terdapat pada trayek 434 yaitu sebesar 56,17%  sedangkan load factor terendah terdapat pada trayek 423 yaitu sebesar 9,09%. Tingkat operasi tertinggi terdapat pada trayek 54, dengan nilai tingkat operasi sebesar 100%, kemudian tingkat operasi terendah terdapat pada trayek 423 dengan nilai tingkat operasi sebesar 2,44%

Saprudin A. Saleh; Lucyane Djaafar; Roni Lukum

Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

The purpose of this study was to determine how effectively the village infrastructure development program was implemented in Tayadun Village, Bokat Sub-district, Buol District. This research uses a qualitative research type. The author used indicators of goal achievement, integration, and adaptation to assess indicators of development effectiveness. The research collected data through interviews, literature study, and observation. Data analysis was conducted by reducing data, presenting data, and making conclusions. The results showed that the effectiveness of the implementation of the Tayadun Village infrastructure development program was quite effective, went well although there were still obstacles faced by the village government, and was carried out on time.  

Rizky Puspita Cahyaning Putri; Mulyani Santoso

Jurnal Akta Notaris 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Aktivitas bisnis transaksi kontrak merupakan salah satu penunjang Aktivitas bisnis transaksi kontrak merupakan salah satu penunjang perkembangan ekonomi. Tidaklah mengherankan kontrak yang melibatkan pihak asing dibuat di Indonesia namun ditulis menggunakan bahasa asing atau bahasa Inggris. Dengan perkembangan sebuah teknologi ini harus diiringi dengan berkembangnya peraturan-peraturan yang akan berlaku di masyarakat. Pemerintah perlu mendukung perkembangan teknologi informasi melalui infrastruktur hukum dan pengaturannya, sehingga pemanfaatan teknologi informasi dilakukan secara aman dan mencegah penyalahgunaannya dengan memperhatikan nilai-nilai yang terkandung di Indonesia. Yang kemudian muncul rumusan masalahnya yaitu; 1) Bagaimana bentuk Akta-akta Perjanjian dapat dibuat secara Billingual di Indonesia oleh dua warga negara? 2) Mengapa digital signature dapat digunakan dalam Pembuatan Akta-akta Perjanjian? 3) Bagaimana kekuatan hukum Akta-akta Perjanjian yang dibuat secara Bilingual oleh dua warga negara dengan menggunakan digital signature? Dalam menemukan jawaban atas rumusan masalahnya itu peneliti menggunakan metode pengumpulan data studi kepustakaan (library research) dan riset lapangan (field research). Hasil Penelitiannya yaitu bahwa Akta perjanjian yang dibuat dalam 2 bahasa apabila diterapkan pada Akta Perjanjian di bawah tangan dan akta Notaris kekuatan hukumnya sama dengan akta yang dibuat dalam 1 bahasa, yaitu sah dan mengikat. Dan Akta Perjanjian yang ditanda tangani secara elektronik antara Akta Perjanjian di bawah tangan dan akta Notaris memiliki kekuatan hukum yang berbeda. Kekuatan hukum Akta Perjanjian di bawah tangan yang ditanda tangani secara elektronik adalah sah dan mengikat. Sedangkan Akta Perjanjian yang disebut dengan Akta Otentik, jika ditanda tangani secara elektronik, maka akta Notaris terdegrasi menjadi akta yang dibuat di bawah tangan.

Rara Saulina Agatha; Galih Wahyu Pradana

Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This study aims to analyze the effectiveness of collaborative governance between PDAM Kota Surabaya and PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) in improving drinking water services. The main research question is how this collaborative governance is implemented and what factors influence its effectiveness. Collaborative governance, according to Ansell and Gash's theory, is a joint decision-making process involving public and private sectors to achieve common goals. This approach enables synergy between government and private companies in addressing resource limitations. The research method used is a qualitative approach with a case study, through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The results show that this collaboration improves the efficiency of clean water distribution, although there are challenges such as differing objectives and resource allocation. Factors such as trust, commitment, and effective communication play a crucial role in the success of the collaboration. The implications of this study highlight the importance of inclusive institutional planning and policy design that supports cross-sector collaboration to strengthen public service provision. This research contributes to the development of the collaborative governance concept in the drinking water supply sector and provides recommendations for government and private sectors to improve the quality of clean water services for the wider community.

Mindy Mindy; M. Afdal Samsuddin

Jurnal Ekonomi dan Keuangan 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze the influence of infrastructure and the quality of human resources (HR) on economic competitiveness in Central Java Province. In the era of globalization, competitiveness is an important indicator of regional progress. Infrastructure such as transportation, electricity, and digital connectivity support economic efficiency, while quality human resources increase productivity and innovation. Despite their importance, development imbalances remain a challenge in Central Java. This study uses panel data from BPS and is analyzed using the Fixed Effect Model (FEM) method based on Chow and Hausman tests. The results show that together, infrastructure and human capital have a significant effect on economic competitiveness. However, separately, both have a negative and insignificant influence, with regression coefficients of -0.000195 for infrastructure and -0.0176 for human capital. The Adjusted R-squared value of 0.3149 indicates that 31.49% of the variation in competitiveness is explained by these two variables. This finding is important for determining the direction of future regional development policies.