Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 721-740 of 917

Analytics

Linda Elvira Ndruru; Sugiyana Sugiyana; FR. Wuriningsih

The teaching and learning process is an ongoing interaction between teachers and students to acquire knowledge in accordance with learning objectives. Measuring the success of the teaching and learning process can be seen from the learning outcomes achieved by students. The purpose of this study was to determine whether the snowball throwing method was more effective in influencing student responsibility than the conventional method, the effect of the responsibility of students taught by the snowball throwing method on student achievement, and the effectiveness of using the snowball throwing method in improving student achievement. This type of research is quantitative with a True Experimental research design using a Pretest-Posttest Control Group Design. Data was collected by means of tests, observations, and documentation. After the data was collected, data analysis was carried out so that the average experimental class student responsibility was 3,25 higher than the control class average responsibility of 1,9 so that the snowball throwing method in the experimental class was more effective in influencing student responsibility. Student responsibility is very influential on student achievement of 83,0%. The use of the snowball throwing method was more effective in improving the learning achievement of fifth-graders at SD Kanisius Kurmosari Semarang in Catholic Religious Education subjects by 76,8497 or 76,8%. So, the use of the snowball throwing method is more effective in improving student learning outcomes.

Winda Soladari Bago; Yustinus Joko Wahyu Yuniarto; Andarweni Astuti

The problem in this study is that the low student learning outcomes are caused by several factors, one of which is the use of inappropriate methods, where the method used is still using conventional methods with the help of printed books, causing students' motivation to take part in religious education learning is low and students tend to be passive during teaching and learning process in the classroom. In addition to the learning method factor, the responsibility factor also affects learning outcomes where student learning responsibility also looks low. From the data obtained from the homeroom teacher of SD Kanisius Kurmosari Semarang, it was found that more than 50% or half of the number of students who did not reach the KKM, namely 80. This study aims to determine the differences in student responsibilities who are taught using the talking stick method and without using the talking stick method to fourth grade students at SD Kurmosari Semarang. And To find out the average learning outcomes in increasing the effectiveness of learning by using the talking stick method in fourth grade students at SD Kurmosari Semarang. The method used in this study is a quantitative method using experimental research. The design used in this research is True Experimental Design. The results showed that there was a difference in the average responsibility of the experimental class students who used the talking stick method and the control class without the talking stick method, there was a positive influence of responsibility on learning outcomes and there were differences in the average learning outcomes of the experimental and control classes as well as amplified by the N-Gain test.

Puput Novita Sari; Yayat Suharyat

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

This study aims to explain the implementation of the demonstration method in learning Islamic religious education at SMA Negeri North Tambun. This research uses a descriptive qualitative approach. Methods of data collection using non-participant observation methods, semi-structured interviews and documentation. The subjects of this study were the principal, Islamic education teachers and class XII IPA students. The data validity was done by using data triangulation technique and source triangulation technique. Data analysis includes data collection (data collection), data reduction (data reduction), data display (data presentation) and conclusion drawing / verification. The result of this research is that in teaching Islamic Education the teacher uses the demonstration method by applying three stages, namely preparation, implementation and evaluation of learning. Preparation for learning the teacher prepares learning tools, formulates goals to be achieved, prepares the necessary tools or media and estimates the time that will be used in learning. The supporting factors are the presence of professional teachers, media, adequate facilities and infrastructure, making it easier for students to understand what is being learned..

Ngifat Khoerunnisa; Slamet Mulyono; Chafit Ulya

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kesalahan berbahasa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan khususnya dalam pembelajaran teks puisi. Kesalahan berbahasa yang kerap kali timbul adalah pada tataran morfologis dan semantis. Meskipun puisi memiliki aturan tersendiri berupa licentia poetica, tetapi pemahaman maknanya bagi pembacanya tetap harus menjadi perhatian. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa pada tataran morfologiss dan semantis melalui metode yang telah digunakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD Negeri 3 Sidareja dan objeknya berupa puisi hasil karya yang telah siswa buat. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Sedangkan untuk menganalisis kesalahan berbahasa pada tataran morfologi dan semantis mengacu pada metode analisis kesalahan berbahasa menurut Tarigan (1990:68) berupa pengumpulan data, pengidentifikasian kesalahan berbahasa, penjelasan kesalahan berbahasa, pengklasifikasian, dan pengevaluasian kesalahan berbahasa yang kemudian diselaraskan dengan metode baca dan catat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut ditemukan kesalahan bahasa pada tataran morfologis dalam bentuk kesalahan penggunaan afiks (prefiks, sufiks, dan konfiks), kesalahan penggunaan kata ulang (reduplikasi), dan juga kesalahan dalam membentuk bentuk asal. Sementara pada tataran semantis ditemukan kesalahan berbahasa berupa kesalahan penggunaan kosa kata dan rangkaian kata dalam membentuk sebuah kalimat. Hal tersebut berakibat pada kerancuan makna, baik secara gramatikal, konseptual, dan lain sebagainya.  

Alwanda Putra; Nurmisda Ramayani

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Permasalahan penelitian menujukkan kepada guru yang masih menggunakan model pembelajaran yang monoton, metode yang digunakan kurang bervarian seperti hanya ceramah satu arah, penugasan yang tidak bervariatif, tanya jawab. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus dan untuk tiap siklusnya terdiri dari empat tahapan diantaranya perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi melalui Model Cooperative Learning tipe NHT pada mata pelajaran SKI. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X dengan jumlah siswa 36 siswa dengan perincian 17 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Hasil penelitian bahwa pada pelaksanaan siklus I terdapat  hasil peningkatan pemahaman belajar siswa diperoleh dari 36 siswa yaitu siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar sebanyak 21 siswa dan siswa yang tidak mencapai tuntas belajar sebanyak 15 siswa dengan persentase 58,33% dan dapat termasuk dalam kriteria baik. Pada siklus II, siswa sudah menunjukkan peningkatan hasil pemahaman yang sangat baik, dengan pencapaian ketuntasan belajar sebanyak 31 siswa dan yang tidak mencapai ketuntasan belajar 5 siswa dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 86,66% dan termasuk dalam kriteria sangat baik. Pada siklus I dan siklus II pemahaman siswa dengan menggunakan Model Cooperative Learning tipe NHT telah meningkat dan peningkatannya sebesar 28,33%. Berdasarkan dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan dengan Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Type Numberred Head Together (NHT)  pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dapat meningkatkan pemahaman belajar siswa kelas X  MAN 1 Langkat    

Shovi Yatul Istifadah; Nurul Anam

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Dunia modern menempatkan bahasa inggris sebagai bahasa Internasional yang menuntut setiap negara ketika berada dalam forum Internasional menggunakan bahasa inggris, mengingat akan pentingnya hal tersebut, sehingga menempatkan bahasa Inggris dalam kurikulum pendidikan nasional serta memberikan pelajaran bahasa inggris sejak dini terhadap anak usia dini menjadi penting dan urgen dilakukan. Dalam praktiknya pembelajaran bahasa inggris jelas berbeda dengan pelajaran lain yang sudah familiar dipeserta didik, sehingga dalam hal ini memerlukan metode khusus dalam pembelajarannya yang salah satunya adalah dengan mengajarkan lagu-lagu asing (Inggris) terhadap anak. Dengan demikian anak menjadi lebih suka dan memamahi dengan cepat dan menyenangkan.

Novita Chintia Moningka; Santje M. Salajang; Murni Sulistyaningsih

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada materi Bentuk Aljabar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tondano tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A dan siswa kelas VII B. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament pada materi Bentuk Aljabar. Direkomendasikan bagi calon peneliti selanjutnya untuk meneliti kembali kelayakan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament pada materi Bentuk Aljabar.  

Azzam Kautsar; Yayat Suharyat

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

The purpose of this study is to overcome the problem of learning that is not optimal in class XI students of SMA 1 Tambun Utara, and the lack of attractiveness in PAI lessons because the method used is too monotonous so that it makes students feel bored quickly, there are problems in the use of learning media that make student learning outcomes not good. In the case of SMA 1 Tambun Utara, the delivery of material by the teacher in the learning media uses the lecture method, where the teacher is more active in speaking and students tend to be silent to listen, thus making students unable to master the material well. To overcome it all, researchers suggest using new media such as demonstrations, as a way to increase students' interest in learning. The Demonstration Method is a medium that has elements of demonstration. This study is intended to answer the problem "Whether the use of demonstration methods in PAI subjects can improve student learning outcomes at SMA 1 Tambun Utara", these problems are discussed through classroom action research carried out through the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Research data obtained through classroom observation and documentation of the results of actions carried out data from effective teachers, with this research it will be known that there will be an increase or decrease in student learning outcomes after the implementation of the demonstration method in PAI subjects at SMA 1 Tambun Utara.

Cristiana Normalita de Lima; Mega Suteki; Beatus Tambaip

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Many parents and teachers do not care about the motor development of early childhood. This is because their paradigm only focuses on certain developments. Therefore, as a professional and good teacher, it is necessary to know what methods need to be used in developing AUD motor skills. This service aims to make AUD teachers know what learning methods can be used in the process of developing children's gross motor skills. This PKM was held at YAPIS Merauke Kindergarten and was attended by 11 YAPIS Merauke Kindergarten teachers. This activity was carried out in 4 sessions where in each session using the lecture method and question and answer discussion. In the end, teachers are expected to be able to create more varied learning methods to support early childhood development.

Moh. Fery Fauzi; Irma Anindiati; Auqi Lu’lu In Nada; Hosita Laili Rahma; Muhammad Lukman Arifianto +2 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Akreditasi sekolah menjadi suatu hal yang urgen bagi SMP Darul Faqih Indonesia apalagi setelah 3 tahun berdiri. Hasil akreditasi yang baik bisa memunculkan legacy dan citra baik seiring dengan peningkatan standar dan kualitas pembelajaran Tujuan kegiatan ini adalah untuk pelatihan dan pendampingan penyusunan borang akreditasi standar mutu proses pembelajaran.kepada mitra dalam menghadapi akreditasi perdana. Metode kegiatan ini dilaksanakan dalam 5 fase, yaitu: observasi persiapan penyusunan borang standar mutu proses pembelajaran; pemetaan, review, dan analisis SWOT potensi yang ada; pendampingan terhadap mitra dalam penyusunan borang akreditasi; pendampingan visitasi dan asesmen lapangan akreditasi sekolah; dan workshop peningkatan standar mutu proses pembelajaran pasca visitasi lapangan. Hasil pengabdian ini adalah SMP Darul Faqih Indonesia mampu meraih akreditasi perdana dengan predikat A (Unggul) dengan nilai 93. Dampak dari hasil akreditasi ini adalah kepercayaan masyarakat meningkat kepada potensi lembaga pendidikan baru yang meraih akreditasi unggul.  

Ansuryani Umar; Anetha L. F Tilaar; Victor R. Sulangi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini berfokus pada ekperimentasi model blended learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini membandingkan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model blended learning dan model pembelajaran langsung. Populasi adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 2 Tondano, dan sampel yang menjadi subjek penelitian adalah kelas VIIIA (Kelas Eksperimen) dan kelas VIIIB (Kelas Kontrol). Metode yang digunakan adalah model eksperimen semu dengan desain Randomized Subjects Posttest Only Control Group Design. Hasil analisis Uji-t mendapatkan thitung = 2,67 > ttabel = 1,68 dengan taraf nyata α = 0.05. Hal ini berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan nyang didapat adalah penggunaan model blended learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa.

Greiselah Manoka; Rosiah J. Pulukadang; Patricia V. J. Runtu

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan metode quasi experiment. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar Teorema Pythagoras siswa dalam dua kelas. Kelas yang pertama disebut Kelas Eksperimen dengan perlakuan (treatment) adalah model pembelajaran Berbasis Masalah, sedangkan kelas kedua disebut Kelas Kontrol dengan perlakuan adalah model Pembelajaran Langsung. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di kelas VIII SMP Negeri 5 Tabukan Utara, diperoleh perbedaan hasillbelajar siswa  yang signifikan antara siswa yang menggunakan modellPembelajaran Berbasis Masalah dengan siswa yang menggunakan model Pembelajaran Langsung. Rata-rata data post-test yang terkumpul dari Kelas Eksperimen, yaitu   lebih dari  rata-rata data post-test di Kelas Kontrol yang hanya .

A’thi Fauzani Wisudawati; Muhammad Isa

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Para mahasiswa dituntut untuk menyusun sebuah artikel ilmiah yang mereka refleksikan dalam sebuah publikasi. Keterampilan menulis dimunculkan melalui teori, dan fakta, serta mengkolaborasikan aspek-aspek tersebut mejadi sebuah gagasan ilmiah yang baik. Tantangan untuk meyusun artikel ilmiah membawa peluang bagi konsepsi pembelajaran secara mandiri (PLE). Penelitian ini membahas bagaimana keterlibatan mahasiswa dengan lingkungan belajarnya ketika mereka menyusun artikel ilmiah. Terdapat sembilan belas mahasiswa pascasarjana jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia sebagai peserta penelitian. Metode penelitian yang digunakan berupa observasi, kuesioner, dan wawancara mendalam untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik memiliki keterlibatan yang kuat dalam penggunaan teknologi atau perangkat digital untuk mendukung pembelajaran penulisan artikel ilmiah. Namun, kebutuhan untuk memanfaatkan perangkat atau sumber offline juga menunjukkan angka yang signifikan. Implikasi dari penelitian ini ditujukan kepada dosen mata kuliah penulisan akademik sebagai refleksi pengajaran 2.0 dan peserta didik sebagai referensi dan pembelajaran di masa depan.

Aisah Aisah; Winda Winarti; Ferry Ferry

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Jenis penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus bertujuan meningkatkan prestasi belajar matematika melalui pendekatan kontekstual pada siswa kelas VIII SMPN 1 Sungai Kakap. Subjek penelitian siswa kelas VIII SMPN 1 sebanyak 16 orang terdiri dari 10 orang laki-laki dan tujuh orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni tes dan Teknik analisis data dalam penelitian ini digunakan secara deskriptif. Siklus pertama dilakukan setelah siswa diberikan materi dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional atau metode biasa yang diterapkan oleh guru di sekolah tersebut dan siklus II siswa diberikan metode pembelajaran kontekstual. Metode ini memberikan kesempata bagi siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran. . Dari data yang telah diperoleh, pada pembelajaran konvensional siswa mendapatkan rata – rata nilai 54,08 dibandingkan dengan pembelajaran kontekstual yang mendapat rata – rata nilai 83.19 dan mencapai nilai diatas KKM.  

Kris Setyaningsih; Rabial Kanada; Ibrahim Ibrahim; Qulsum Qulsum

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Jenis penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus bertujuan meningkatkan prestasi belajar matematika melalui pendekatan kontekstual pada siswa kelas VIII SMPN 1 Sungai Kakap. Subjek penelitian siswa kelas VIII SMPN 1 sebanyak 16 orang terdiri dari 10 orang laki-laki dan tujuh orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni tes dan Teknik analisis data dalam penelitian ini digunakan secara deskriptif. Siklus pertama dilakukan setelah siswa diberikan materi dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional atau metode biasa yang diterapkan oleh guru di sekolah tersebut dan siklus II siswa diberikan metode pembelajaran kontekstual. Metode ini memberikan kesempata bagi siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran. . Dari data yang telah diperoleh, pada pembelajaran konvensional siswa mendapatkan rata – rata nilai 54,08 dibandingkan dengan pembelajaran kontekstual yang mendapat rata – rata nilai 83.19 dan mencapai nilai diatas KKM.

Rizki Mahendra; Yayat suharyat

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan dari pengabdian  ini adalah untuk penelitian  mengatasi permasalahan yang di alami pada Siswa Kelas XI di SMA 1 Tambun Utara Kabupaten Bekasi dalam pembelajaran agama Islam, yakni dalam proses belajar mengajar, dalam hal ini pada saat peserta didik mengikuti pembelajaran pendidikan agama Islam, peserta didik kurang termotivasi dalam berpartisipasi untuk mengajukan pertanyaan, serta kurang aktifnya peserta didik dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pendidik karena penggunanan metode pemebelajaran yang monoton. Maka atas problematika tersebut peneliti yang sedang berkontribusi pada kegiatan PPL Kampus Universitas Islam “45” akhirnya tertarik untuk menawarkan penerapan metode kisah sebagai usaha untuk mengatasi permasalahan diatas. Penelitian ini di lakasanakan di SMA 1 Tambun Utara Kabupaten Bekasi Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada tanggal 05-20 September 2022. Yang menjadi objek kegiatan ini adalah peseta didik Kelas IX di SMA 1 Tambun Utara. Kemudian setelah di terapkannya metode kisah ini terjadi peningkatan motivasi belajar dalam diri anak..    

Cintia Nugraha; Nazla Maharani U; Harjito Harjito

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Sarkasme merupakan satu dari berbagai bidang kajian yang memfokuskan pada tuturan beserta pemaknaanya. Pengarang Indonesia yang terkenal dengan penggunaan sarkasme yaitu Andrea Hirata. Berbagai novel dengan judul beragam selalu identik dengan sarkasme kehidupan masa kini. Sarkasme yang dihadirkan pun variatif  mulai dari yang paling kasar yakni sarkasme proposisi hingga sarkasme yang paling halus yakni like-prefixed sarcasm. Penelitian berjudul “Sarkasme Andrea Hirata dan Implementasinya dalam Pembelajaran” bertujuan mengkaji sekaligus membahas berbagai jenis sarkasme yang kerap digunakan beserta implementasinya dalam pembelajaran. Dalam menganalisis data, pendekatan yang digunakan yakni pendekatan kualitatif dengan deksriptif kualitatif sebagai metode analisisnya. Tahapan analisis yakni dengan mengumpulkan data, mencatat, mengidentifikasi, mengelompokkan dan tahap terakhir mengkaji data untuk dibahas lebih rinci dan mendetail. Melalui penelitian sarkasme dapat ditemukan berbagai macam pilihan sarkasme yang dapat dihadirkan dalam pembuatan teks bahasa Indonesia utamanya pada teks anekdot. Analisis ini turut menemukan satu pola baru sarkasme yang belum pernah dibahas sebelumnya

Lanang Aqsal Syahputra; Hasruddin Dute; Moh. Ali Mahmudi; Muh. Abdul Mukti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to obtain an overview of the application of the discussion method in Islamic Religious Education learning for class XI students at SMA Mandala Trikora Jayapura, and to determine the impact of the application of this method on students' learning enthusiasm. The discussion method is seen as one of the learning strategies that can encourage active involvement of students in the learning process, so it is expected to increase student participation, understanding, and learning motivation in following Islamic Religious Education learning in class. This study uses a qualitative approach with the researcher as the main instrument. The data sources in this study consist of primary data obtained from Islamic Religious Education teachers and class XI students of SMA Mandala Trikora Jayapura, as well as secondary data derived from various relevant references such as books, scientific journals, theses, and other supporting documents. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. The validity of the data is tested through credibility, transferability, dependability, and confirmability tests. Meanwhile, data analysis techniques are carried out through the stages of data reduction, data presentation (data display), and verification or drawing conclusions. The results of the study indicate that Islamic Religious Education learning at SMA Mandala Trikora Jayapura has implemented the discussion method as one of the learning strategies. This method is implemented through three stages: preparation, implementation, and evaluation. During the implementation stage, the teacher first provides an explanation to students, then randomly divides them into groups to discuss the material presented. The implementation of the discussion method has had positive impacts, including increased student engagement with peers and the teacher, increased self-confidence in expressing opinions, and improved speaking skills in front of peers. However, some challenges arise, such as some students being less active in thinking and discussing, resulting in passive participation in group activities.

Diah Harmawati; Dian Mayasari

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keadaan saat ini yang terjadi dalam pembelajaran mendorong semua pihak untuk melakukan pembelajaran secara daring dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas melakukan penyimpanan data berupa tugas dan file materi. Semua kegiatan yang dilakukan oleh guru saat ini harus dilakukan secara online. Para guru di TK AL-Fatah terbebani dengan besarnya file penyimpanan data karena harus mengirim data satu-persatu ke siswa didiknya melalui Whatsapp sehingga media penyimpanan Smartphone penuh. Dengan adanya permasalahan tersebut tim melakukan pengabdian masyarakay untuk menyelesaikan maslaah tersebut.  Google Drive sebagai media penyimpanan dan berbagi bahan ajar bagi guru TK Al-Fatah yang berbasis cloud yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu berupa workshop. Tim pengabdian melakukan pelatihan secara langsung dengan 1 narasumber sebagai pemateri workshop dan 2 pendamping untuk mendampingi guru dalam pelaksanaan workshop. Pelatihan ini dapat menambah pengetahuan guru dalam memanfaatkan Google Drive sebagai media penyimpanan bahan ajar.

Rizki Maulana; Satria Wiguna; Nurmisda Ramayani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Permasalahan penelitian menujukkan kepada guru Al-Qur’an hadist yang sudah menerapkan kurikulum 2013 dengan pendekatan E-Learning, namun guru tersebut cenderung hanya memperoleh hasil kognitif dari siswa dan bukan mengarah kepada soal-soal metakognitif, sehingga hasil nilai kognitif siswa di sekolah tersebut masih berada di bawah KKM yaitu 75. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus dan untuk tiap siklusnya terdiri dari empat tahapan diantaranya perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan Tes. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah siswa 29 siswa. Hasil penelitian bahwa hasil analisis penelitian yang didapat, maka akan disimpulkan bahwa penggunaan metode e-larning 5.0 dapat meningkatkan metakognisi siswa khususnya mata pelajaran A-qur’an hadist. Hal ini terbukti pada pra siklus dengan nilai rata-rata 51 kemudian meningkat pada siklus I dengan nilai rata-rata 66.20 kemudian meningkat lagi pada siklus II dengan nilai rata-rata 80. Sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa pada pra siklus 21% sedangkan pada siklus I adalah 59% kemudian meningkat lagi pada siklus II yaitu 90%. Selain meningkatkan metakognisis siswa aktivitas guru juga membantu membimbing dan mengambil kesimpulan dari materi pelajaran. Sedangkan aktivitas siswa, siswa dapat memperhatikan penjelasan guru selama proses pembelajaran berlangsung, siswa aktif dalam mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan guru.