Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 6061-6080 of 6,091

Analytics

Halili Halili

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2020 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Zakat is the third pillar of Islam that must be performed by Muslims worldwide. It is an obligation that all Muslims fulfill by giving basic foods and other wealth. In return, some of the underprivileged and deserving groups enjoy donations from fellow Muslims. Zakat is not receiving certain assets prescribed by religion. Rather, Zakat is donated in the form of benefits that may be categorized as things that are quite needed. Such as the donation of clean water after reviewing the amount of water that is not suitable for consumption and use. Another example is the benefit of sanitation that has efforts to reduce the symptoms of infectious and dangerous diseases. The formulation of the problem in this study is how the form of sanitation zakat and how the view of Islamic law on sanitation zakat. The data analysis method used in this research is descriptive qualitative method. In this study there are two things that will be analyzed, namely sanitation zakat and sanitation zakat in the view of Islam. Observation or observation is a data collection activity used to collect data in research through the five senses or can be interpreted as observation in systematic recording of symptoms that appear on the object of research. Sanitation in principle is a deliberate behavior in the culture of clean living with the intention of preventing humans from direct contact with dirt and other hazardous waste materials, with the hope that this effort will maintain and improve human health. Waste materials can cause health problems. These include human or animal feces, solid waste materials, domestic waste water (laundry, urine, bathing or laundry waste materials), industrial waste materials and agricultural waste materials.

Kusjuniati, Kusjuniati

AbstrakPemikiran sosioekonomi Al-Ghazali berakar dari sebuah konsep yang dia sebut sebagai fungsi kesejahteraan sosial islami. Seluruh karya Al-Ghazali memiliki konsep maslahat atau kesejahteraan sosial atau utilitas (kebaikan bersama). Imam Al-Ghazali mengidentifikasi semua masalah baik yang berupa masalih ( utilitas, manfaat ) maupun mafasid (disutilitas, kerusakan) dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Kesejahteraan (maslahah) dari suatu masyarakat tergantung kepada pencarian dan pemeliharaan lima tujuan dasar, yakni agama(al- dien), hidup atau jiwa (nafs), keluarga atau keturunan (nasl), harta atau kekayaan (mal) dan intelek atau akal (aql). Al-Ghazali menitikberatkan bahwa sesuai tuntuan wahyu, tujuan utama kehidupan umat manusia adalah untuk mencapai kebaikan di dunia dan di akhirat (maslahat al-din wa al-dunya) Kelima kebutuhan tersebut tidak akan terpenuhi dengan baik bila orientasi semua orang hanya terfokus pada kehidupan akhirat. Oleh karenanya melakukan aktivitas ekonomi merupakan sebuah keharusan bagi setiap orang bila mereka menginginkan keselamatan baik di dunia maupun akhirat. AbstractAl-Ghazali's socioeconomic thinking has its roots in a concept which he calls an Islamic social welfare function. All of Al-Ghazali's works have the concept of maslahat or social welfare or utility (the common good). Imam Al-Ghazali identified all the problems in the form of masalih (utility, benefits) and mafasid (disutility, damage) in improving social welfare. The welfare ( maslahah) of a society depends on the search and maintenance of five basic objectives, namely religion ( al-dien) , life or soul (nafs), family or offspring (nasl), wealth or wealth (mal) and intellect or reason (aql) ).Al-Ghazali emphasized that according to the revelation, the main purpose of human life is to achieve good in the world and in the hereafter (maslahat al-din wa al-duny a) These five needs will not be fulfilled properly if everyone's orientation is only focused on life hereafter. Therefore doing economic activity is a must for everyone if they want salvation both in the world and the hereafter.

Margiyati Margiyati; Novita Wulan Sari; Lusi Arifirohwati; Robin Herlex Pattola; Ruwita Dwiyanti +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masa remaja merupakan masa yang rawan dan kritis karena perkembangan emosi dan perilaku yang masih belum stabil. Banyak perilaku sehat serta perilaku tidak sehat berkembang selama masa remaja. Data menunjukkan berbagai ragam perilaku yang bersifat larangan banyak dilakukan oleh remaja seperti perilaku merokok, mengkonsumsi alkohol, seks bebas, pola makan tidak sehat dan kurang berolahraga. Meningkatnya perilaku hidup tidak sehat dan kenakalan remaja  ini juga didapatkan di SMP Islam Nurul Huda. Data hasil pengkajian menunjukkan 25% siswa laki-laki merokok di luar lingkungan sekolah, 2% siswa pernah melakukan hubungan seks di luar nikah saat berpacaran, 10% sering membolos sekolah, 35% sering makan makanan tidak sehat. Kepala sekolah menyampaikan Trias UKS belum optimal dijalankan sehingga edukasi baik tentang kesehatan fisik ataupun psikologis remaja kurang terfasilitasi. Lokasi sekolah tampak kotor, sampah dibuang sembarangan, dan kamar mandi tidak bersih. Kehidupan di sekolah merupakan masa keemasan untuk menanamkan nilai-nilai PHBS dan berpotensi sebagai agent of change untuk mempromosikan PHBS khususnya baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Perilaku ini perlu diedukasikan dengan strategi yang tepat pada remaja salah satunya melalui teman sebaya yang telah dilatih menjadi konselor. Kelompok konselor sebaya menjadi salah satu strategi baru untuk mengedukasi remaja karena periode remaja merupakan periode yang sangat dekat dengan peer group, membutuhkan pengakuan dari kelompok atau teman sebaya dan membutuhkan identitas baru yang bisa meningkatkan harga dirinya sehingga menjadi suatu pilihan yang tepat dalam upaya membentengi remaja dari pengaruh negative lingkungan dan membentuk perilaku hidup sehat pada remaja. Analisis fenomena tersebut menjadi latar belakang tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro bekerjasama dengan Puskesmas Rowosari untuk melaksanakan kegiatan   bertema,   “Pelatihan   Konselor   Sebaya   sebagai   Upaya   Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Remaja di SMP Islam Nurul Huda”. Hasil yang didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan terkait PHBS pada remaja, serta terbentuk kader kesehatan remaja yang berfungsi sebagai konselor sebaya du SMP Islam Nurul Huda.    

Machmuddah, Zaky; Utomo, St. Dwiarso; Setiawanta, Yulita

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The aim of the research is to find an empirical evidence concerning the implementation of customer perspective of Balanced Scorecard (BSC) in Assalaam Islamic Modern Boarding School Surakarta (AIMBS Surakarta). It is a case study research. Qualitative research design is conducted using semi-structured interviews with 27 members from different stakeholders. Research findings showed that customer perspective of BSC and attributes in strategy map of BSC have been implemented well in AIMBS Surakarta. Besides, the research found supporting factor of implementation of customer perspective of BSC in AIMBS Surakarta, namely: strong commitment from management to adjust the change. The limitation of the research is that the research findings can not be generalized. For future research, it is suggested that the researcher will add the numbers of research object so that the generalization of the research findings can be achieved. Thus, it will give clearer description about implementation of customers perpective of BSC in Islamic boarding schools

Rusmayani, Rusmayani

Evaluasi program ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan praktik pengalamanlapangan (PPL) mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Prodi Manajemen Pendidikan Islam(MPI) STAI Denpasar Bali Tahun 2018. Evaluasi program ini difokuskan pada evaluasi proses dan evaluasihasil. Evaluasi ini menggunakan model CIPP yang salah satu dimensinya adalah procces serta product. Datadikumpulkan melalui metode wawancara, dokumentasi, serta observasi. Data yang terkumpul kemudiandianalisis dengan tahapan penetapan kriteria mengenai kualitas, menganalisis dan menginterpretasi databerdasarkan kriteria, yang selanjutnya sebagai bahan pertimbangan pengambil keputusan untuk menentukankebijakan pelaksanaan program selanjutnya. Hasil evaluasi menunjukkan, bahwa 1) Pelaksanaan programPPL berjalan dengan lancar, dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, 2) semua pihak bekerja sesuaidengan tugasnya masing-masing, 3) pelaksanaan program tidak ada hambatan yang berarti, namun kedepannya perlu dipertimbangkan untuk memperpanjang waktu pelaksanaan PPL, 4) Visi, misi, dan tujuanProdi khusunya tujuan institusi untuk mencetak tenaga pendidik dan kependidikan islam yang handal danmumpuni sudah tercerminkan dalam pelaksanaan program PPL, 5) Untuk kompetensi personal dan sosial,rata-rata kepala sekolah memberikan nilai 91.67 dengan kategori sangat baik, sedangkan untuk kompetensipedagogik yang meliputi persiapan praktek perkantoran pendidikan dan praktek mengajar guru pamong rataratamemberikan nilai 88.92 berada pada kategori baik.

Irawan, Feri

In this modern age, homes are becoming an increasingly increasing number of basic needs for society. However, critical urban middle communities begin to adopt an Islamic lifestyle by utilizing a sharia-based mortgage facility on sharia housing provided by the Developer Property. The purpose of this study is to determine the influence of religious conformity factors and operational factors on consumers in purchasing home mortgages developer sharia. The research method used is multiple linear regression sourced from the primary data by distributing questionnaires to home consumers KPR developer sharia as much as 90 respondents. Sampling technique used is purposive sampling technique and data using SPSS software version 22 for windows. The results of this study indicate that religious conformity factors partially no significant effect on the purchase of home mortgage developer sharia with Sig value. (0.154> 0.05) and the value of t-count (-1.439 <1.987). Operational factors partially no significant effect on the purchase of home mortgages developer sharia with Sig value. (0.416> 0.05) and the value of t-count (0.818 <1.987). While simultaneously between the factors of religious suitability and operational factors also stated no effect on the variable home mortgages developer sharia.

Oktafila, Ferlinda Ayu

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

In Indonesia, there has been no unification or no entity which regulates adoption. Fostering or adoption is still causing problems for communities and governments. Not only in terms of the appointment, but also the problem of the division of property of the adoptive parents. Based on this, the authors raised the title "Judicial Review was borrowed against Children Raise In The Compilation of Islamic Law (Case Study sues Inheritance Case Number: 029 / Pdt.G / 2014 / PTA.Smg)".The formulation of the problem of legal writing this study is (1) How was borrowed Against Judicial Review Adopted In KHI (Compilation of Islamic Law)? (2) How does the provision of the foster child is based on was borrowed from the estate of her adoptive parents in the case of contested inheritance case Number : 029 / Pdt.G/ 2014 / PTA.Smg? This study uses normative juridical approach to the specification of descriptive analytical research, the research aims to describe the legal review inheritance rights of adopted children according to Islamic Law Compilation (Case Study sues Inheritance Case Number: 029 / Pdt.G / 2014 / PTA.Smg). Besides, in this study, the authors used secondary data consisting of secondary law and primary legal materials. How to collect data through library research. Library method is done by examining the primary legal materials, and secondary on granting was borrowed against adopted children. Research results obtained are based on a review of juridical was borrowed against the adopted child in Compilation of Islamic Law, a foster child who did not inherit from his adoptive parents can get the name of administration, where the provision of children's lift can be done through was borrowed, as stated in Article 209 KHI , Giving the foster child is based on was borrowed from the estate of her adoptive parents in the case of contested inheritance case Number: 029 / Pdt.G / 2014 / PTA.Smg namely, the adopted child can receive inheritance from her adoptive parents or heir through "was borrowed" a maximum the amount of 1/3 (one third) part of the overall property adoptive parents as article 209 Compilation of Islamic Law in Indonesia, with the proviso is not an heir and has not received agrant.

Jumari, Jumari

Ketika kita ingin memahami karakter seseorang, ada peribahasa bijak yang sering kita dengar, yakni: “Tak kenal, maka tak sayang”. Begitupulah bila kita ingin mendalami Ilmu Pendidikan Islam, maka perlu kita mengenali terlebih dahulu beberapa hal pokok (esensi) terkait Ilmu Pendidikan Islam. Tujuannya adalah agar pada pembahasan-pembahasan topik terkait berikutnya, tetap dalam satu kerangka konsep dasar pemikiran. Selain itu, hal ini bisa juga dimaknai sebagai “kunci pintu utama” sebelum memasuki ruang-ruang (topik-topik) bahasan yang lebih mendalam.Dalam topik utama bahasan makalah yang berjudul: “MEMPERBINCANG ESENSI ILMU PENDIDIKAN ISLAM” ini, penulis pilih beberapa istilah penting, yang sering overlapping (tumpang tindih/rancu) dalam penggunaannya, misalnya antara Pengetahuan dengan Ilmu (Pengetahuan Ilmiah), Pendidikan dengan Pengajaran, Ilmu Pendidikan dengan Ilmu Pendidikan Islam, serta antara Pendidikan Agama Islam dengan Pendidikan Islam.Sebagai pendahuluan, pengenalan beberapa istilah tersebut pada bagian ini akan penulis fokuskan pada pengertiannya secara etimologi (bahasa) dan secara terminologi (isi/materi) menurut beberapa ahli. Selanjutnya sebagai bahan diskusi, pengertian istilah berikut penjelasannya yang bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadis, serta menurut para ulama/tokoh yang berkontribusi terhadap perkembangan Pendidikan Islam, dapat dipaparkan pada topik-topik bahasan materi berikutnya, dengan harapan dapat membuka “kesadaran” intelektualitas ke-Islaman kita.

Sudarsono, Sudarsono

Sebagian ahli sejarah berpendapat, bahwa madarasah sebagai lembaga pendidikan Islam muncul dari penduduk Nisapur, tetapi tersiarnya melalui Perdana Menteri Bani Saljuk yang bernama Nizam al-Mulk, melalui Madarasah Nizamiyyah yang didirikannya pada tahun 1065 M. Selanjutanya, Gibb dan Kramers menuturkan bahwa pendiri madarasah terbesar setelah Nizam al_mulk adalah Salahuddin Al-Ayyubi. Sementara, di Indonesia diilihat dari sejarahnya setidak-tidaknya ada dua faktor penting yang melatarbelakangi kemunculan madrasah, yaitu: pertama, adanya pandangan yang mengatakan bahwa sistem pendidikan Islam tradisional dirasakan kurang bisa memenuhi kebutuhan pragmatis masyarakat; kedua, adanya kekhawatiran atas cepatnya perkembangan persekolahan Belanda yang akan menimbulkan perkembangan sekularisme, maka masyarakat Muslim-terutama para reformis berusaha melakukan upaya pengembangan pendidikan dan pemberdayaan madrasah. Kata “madrasah” adalah isim makan dari kata: darasa-yadrusu-darsan wa durusan wa dirasatan, yang berarti: terhapus, hilang bekasnya, menghapus, menjadikan usang, melatih, mempelajari. Dilihat dari pengertian ini, maka madrasah merupakan tempat untuk mencerdaskan atau menghilangkan kebodohan.

Muhayat, Imam

An improving of the education quality can be required at an educational supervision level. The word supervision as a form of supervision has a dual role that is academic, and clinical supervisions. The first is internal product and the second is more in the development of human resource competencies that carry out product realization. The word phrase appears the word supervisor, means observer. The role of the supervisor has to finds or identifies the capabilities and inability of the implementing personnel of the activity. The impact of these competencies affects the implementation of the program that has been determined. Therefore, in supervision activities, it is always necessary to report on the activities being carried out on the strengths and weaknesses of the implementation of these activities are immediately known well. The context of supervision in the millennial century with advances in technology and information requires policy makers and policy makers to understand the work space they carry out. The contents of the implementation of the activities to develop on increasingly information. Both, directly and indirectly, have influenced the results of the activities achieved. The context of supervision on the islamic education management which is at the level of norms and values ​​as an asset that cannot be valued only counts the completeness of the program, but also the indicators in the implementation of the program must be able to be controlled according to the predetermined program, so that future implications can be achieved, estimated clearly and thoroughly.

Rusmayani, Rusmayani; Qosim, Achmad; Kadir, Romadhon Azizi

Kitab kuning sebagai rujukan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Thailand Selatan umumnya menggunakan bahasa Arab dan Melayu yang di tulis dengan tulisan jawi. Hal ini bertolak belakang dengan bahasa yang digunakan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Mereka setiap harinya berbahasa melayu yang berbeda dengan buku-buku agama yang dipelajari Bahasa melayu mereka telah sedikit tercampur dengan bahasa Thailand. Pada pendidikan formal dari jenjang sekolah dasar semua pelajaran akademik menggunakan bahasa resmi kerajaan Thailand disatu sisi mereka harus mempelajari buku agama yang berbahasa berbeda. Bahasa inilah yang menjadi kendala mereka dalam mempelajari kitab kuning. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Upaya guru bahasa Arab dalam dalam menumbuhkan pemahaman isi kitab kuning bagi pelajar Ahmadi Wittaya Foundation School, 2) Faktor-faktor penyebab kurang fahamnya pelajar dalam mempelajari kitab kuning dan cara guru mengajar kitab kuning di Ahmadi Wittaya Foundation School. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan jenis penilitian yang digunakan yaitu jenis penelitian naturalistik. teknik pengumpulan data mengunakan tekknik Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Dalam teknik analisis data menggunakan Reduksi, Penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa 1) upaya yang dilakukan oleh guru bahasa Arab cukup maksimal, adapun metode yang digunakan, Tazwidul Mufrodat, Muthola’ah, Muhaddatsah dan Imla’ telah sesuai dengan kebutuhan dalam membelajarkan pelajar Ahmadi Wittaya Foundation School dalam membantu menumbuhkan pemahaman isi kitab kuning, 2). Penyebab kurang fahamnya Pelajar dalam mempelajari kitab kuning antara lain karena banyaknya bahasa yang dipelajari, kurangnya minat belajar padapelajar, kurangnya fasilitas media pembelajaran di sekolah, dan metode pembelajaran kitab kuning yang terlalu monoton. Cara guru  mengajar kitab kuning dengan menggunakan metode ceramah dan presentasi disetiap dan diakhir pembelajaran bab.

Sofha, Dewi; Utomo, St. Dwiarso

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2018 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Tax evasion could be seen as an ethical deed or not depends on several factors. They are among others: gender, religiosity and Love of Money (LoM). The goal of the current research is to examine the effect of gender, religiosity, and LoM towards tax evasion ethical perception. The population of the research is undergraduate (S1) accounting students of private universities in Semarang. The sample used in the researchcovers the undergraduate accounting students of Dian Nuswantoro University, Soegijapranata Catholic University, Sultan Agung Islamic University, State University of Semarang, and University of Muhammadiyah Semarang. The sampling technique used in the research is accidental sampling. As much as 100 questionnaires have been delivered to the chosen respondents and all of them are declared properly to use. The analysis results using Smart-Partial Least Squares (PLS) 3.0 model show that gender and religiosity have impact on tax evasion ethical perception, however LoM does not. The results of the research show that religiosity and LoM do not mediate the relationship between gender and tax evasion ethical perception.

Siti Supeni, Sindi Eka Putri, Yusuf &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2018 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan antara pembelajaran PendidikanKewarganegaraan (PKn) dan kegiatan ekstrakurikuler Kerohanian Islam (ROHIS) terhadappembentukan karakter siswa MAN 1 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018 berbentukdeskriptif kualitatif, dengan strategi studi evaluasi dengan pemberian penilaian untukmenarik suatu kesimpulan yang dilakukan secara struktual kepada responden sebagaisumber informasi untuk keterangan peranan pendidikan kewarganegaraan (PKn) dankegiatan ekstrakurikuler kerohanian islam (rohis) terhadap pendidikan karakter siswaMAN 1 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018. Sumber data berupa data primer dan datasekunder. Subyek penelitian antara lain: Wakil Kepala Sekolah, Pembina Rohis, PengurusRohis dan siswa anggota rohis. Obyek penelitian, peranan pendidikan kewarganegaraandan kegiatan ekstrakurikuler kerohanian islam (rohis) terhadap pendidikan karakter.Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi. Keabsahan datamenggunakan trianggulasi metode. Teknik analisis data terdiri: reduksi data, penyajiandata dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran PKn yang dilaksanakan guru telahberjalan dengan baik, siswa mampu memahami dan mengamalkannya, siswa bisamenghargari orang lain, bisa bertoleransi dengan sesamanya, berkata jujur, bersikap sopandengan orang lain. Kegiatan Rohis telah memberikan peran yang sangat berarti dalampembentukan karakter siswa, program-program yang direncanakan telah dijalankan denganbaik, sehingga siswa bisa terbiasa melakukan kegiatan yang bersifat positif, seperti halnyamelakukan sholat dhuha, menjalankan sholat wajib tepat waktu, melakukan bakti sosial,berperilaku sopan, dan berperilaku disiplin.Kata Kunci : Pembelajaran PKn, Kegiatan Rohis, Pembentukan Karakter

moh muthohir; Laksamana Rajendra Haidar; Husamuddin Islami

Jurnal Elektronika dan Komputer 2018 STEKOM PRESS

The purpose of this research is to produce tangible results in providing comfort or convenience in turning on or off the night life at home everyday, especially for people who forget to turn off the lights. The method used in making microcontroller-based home lighting control using an android smartphone is. This research method consists of several stages, analysis methods, design methods, implementation testing methods, and maintenance. The results achieved are improving the aspects of comfort and convenience for agencies, where this series of tools works after bluetooth devices are available on android smartphones. connected to a bluetooth module which is connected to the Arduino microcontroller. Basically, the principle of using this tool is that users must be able to operate a smartphone based on the Android operating system. The conclusion of this research is that the Arduino-based light control device using bluetooth can fulfill its function to control the lights properly and the device is designed to be minimalist and safety so it is safe to use.

Aini, Nur; Susilowati, Yeye; Indarti, Kentris; Age, Ratna Fauziyyah

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2018 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aims to examine and analyze the Influence of Corporate Age, Company Size, Leverage, Liquidity, Profitability and Environmental Performance on Disclosure of Islamic Social Reporting on companies listed in Jakarta Islamic Index (JII) in 2012 – 2015. Object of research on companies listed in Jakarta Islamic Index (JII) in the first period in 2012 - 2015 and obtained 56 companies that become the sample. Sampling technique using purposive sampling. The data analysis used in this research is OLS (Ordinary Least Squerst) multiple linear regression, to get a complete picture about the influence of each independent variable to the dependent variable.The results of this study found firm age, firm size, and liquidity significantly positive impact on the disclosure of Islamic social reporting, while leverage, Profitability and Environmental performance does not affect the disclosure of Islamic social reporting. Keywords: ISR, age of firm, company size, leverage, liquidity, profitability, environmental performan

Mansur, Ely

Sistem ekonomi konvensional saat ini telah mengakar kuat pada masyarakat Indonesia. seluruh tingkah laku ekonomi selalu dijiwai oleh pemikiran-pemikiran konvensional, yaitu praktik ribawi yang telah memasukan jurang kehancuran ekonomi di semua negara di dunia. Krisis ekonomi dunia berkepanjangan, seperti subprime mortgage di Amerika Serikat, Krisis ekonomi di Jepang, Yunani. Hanya satu sistem ekonomi yang mampu bertahan dari deraan krisis berkepanjangan itu, yaitu sistem ekonomi Islam atau syariah. Oleh karena itu, pengembangan ekonomi Islam harus terus digelorakan menggunakan cara-cara yang lebih strategis untuk  merubah praktik-praktik riba yang kasat mata menjanjikan tetapi mengalungkan kehancuran itu. Salah satu bentuk pengembangannya adalah dengan memodifikasi conten (isi) materi mata pelajaran IPS/Ekonomi dengan menyisipkan ekonomi Islam ketika  proses belajar mengajar di madrasah pada kurikulum 2013. Paradigma landasan fiosofis kurikulum 2013 sangat mendukung proses tersebut, intinya:konten pendidikan dari kehidupan bangsa masa kini memberi landasan bagi pendidikan untuk selalu terkait dengan kehidupan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan kemampuan berpartisipasi dalam membangun kehidupan bangsa yang lebih baik, dan memposisikan pendidikan yang tidak terlepas dari lingkungan sosial, budaya dan alam. Pendidikan ekonomi Islam seharusnya menjadi trend mark pada mata pelajaran IPS/Ekonomi, apalagi dalam praktik berekonominya. Praktik ekonomi Islam mengatur kegiatannya untuk selalu mengedepankan sifat saling menguntungkan, kejujuran, dan saling menolong satu sama lain serta menjauhkan sifat dzolim atau merugikan pihak tertentu dalam berbisnis karena muaranya adalah kemaslahatan masyarakat umum. Ekonomi Islam bukan hanya sekedar ilmu pengetahuan pasti yang terjebak hanya dalam hal analisis antar variabel-variabel ekonomi belaka, akan tetapi merupakan way of life akan ketetapan pasti batasan-batasan yang tidak boleh dilakukan dalam bertindak ekonomi manusia. Memperkenalkan dengan menyisipkan ekonomi Islam kepada siswa/siswi pendidikan dasar dan menengah di madrasah adalah sebuah keharusan yang sudah tidak dapat ditawar lagi sebagai bagian integral pengejawentahan kurikulum nasional terhadap KI 1 yaitu karakter spiritual. Dengan demikian ekonomi Islam tidak hanya di kenal oleh siswa madrasah yang telah menempuh studi di perguruan tinggi Islam saja, yakni STAIN, IAIN, dan UIN. Selain itu, karakter ekonomi Islam harus sudah terbentuk sejak dini yaitu sejak dibangku sekolah dasar atau menengah baik di jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), maupin Madrasah Aliyah (MA).

Istiqomah, Istiqomah

The role of teachers in Islam is very important. So the teacher is also called ustadz because it has a high commitment in carrying out its duties so that the quality of the work process can lead to the attitude of the continuous development of students. Besides, teachers are also referred to as mualim. He as a life sources in charge of transferring science both theoretical and practical. Teachers can also be referred to as murabbiy who prepare his students as creatures, because of the creativity that, he will be able to prepare himself well, so that the results of his creation does not cause damage to himself, others, and the environment. Also, the teacher as a murshid, he must be a role model, as a role model must certainly place himself properly and full. As a model the teacher can set an example for his or her students. In many ways the teacher is also placed in a position as mudarris, who acts as a dispenser of science and eraser of ignorance. In this perspective the teacher's sensitivity must always grow when he sees the reality of his students as it is with different kinds of differences. But from the fact it is realized also, that all students are believed to have the potential of each, so the teacher must be able to develop each potential that existed in the student. The last teacher as muaddib, this very important task a teacher is required to prepare children to be educated to be responsible people, so the quality of human civilization the better in the future. Because of the important role of teachers in Islam, the integral qualifications of the teaching profession can not be ignored either qualitatively or quantitatively so that the challenges of the times are always well answered.   Peran guru dalam Islam adalah sangat penting. Atas dasar itu setiap guru perlu berbekal kompetensi dengan imaji kreativitas. Sehingga guru juga disebut seorang serbabisa, multitalent. Wajar kemudian mendapat berbagai julukan, seperti disebut sebagai ustadz karena mempunyai komitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya agar mutu proses kerjanya  mampu membuahkan sikap pengembangan anak didiknya yang terus menerus. Selain itu guru juga disebut sebagai mualim. Ia sebagai kamus kehidupan yang bertugas menstransfer ilmu pengetahuan baik bersifat teoritis dan praktis. Guru dapat juga disebut sebagai murabbiy yang menyiapkan anak didiknya sebagai makhluk kreator, karena dari hasil kreativitasnya itu, ia dapat menyiapkan dirinya dengan baik, agar dari hasil kreasinya tersebut tidak menimbulkan kerusakan pada dirinya, orang lain, dan lingkungannya. Juga, guru sebagai mursyid, ia menjadi panutan, sebagai panutan tentu harus menempatkan dirinya dengan tepat dan purna. Sebagai model guru dapat memberikan teladan bagi para anak didiknya. Dalam berbagai hal guru juga ditempatkan pada posisi sebagai mudarris, yang berperan sebagai penebar ilmu pengetahuan dan penghapus kebodohan. Dalam perspektif ini kepekaan guru mesti selalu tumbuh pada saat menyaksikan realitas para muridnya seperti adanya dengan berbagai macam perbedaan. Namun dari kenyataan tersebut perlu disadari juga, bahwa semua murid tersebut diyakini mempunyai potensi masing-masing, sehingga guru pasti mampu mengembangkan masing-masing potensi yang ada pada muridnya tersebut. Yang  terakhir guru sebagai muaddib, tugas yang sangat penting ini seorang guru dituntut untuk menyiapkan anak dididiknya menjadi orang-orang yang bertanggung jawab, sehingga kualitas peradaban manusia semakin baik pada masa mendatang. Karena pentingnya peran guru dalam Islam itu, maka kualifikasi integral profesi guru tidak dapat diabaikan  baik secara kualitatif maupun kuantitatifnya sehingga berbagai tantangan zaman selalu terjawab dengan baik.

Kusjuniati, Kusjuniati

Penanganan wanprestasi nasabah perbankan syariah dapat dilakukan dengan cara menghindari wanprestasi nasabah pembiayaan melalui prudential banking dengan penerapan character, collateral, capacity, capital dan condition serta penerapan asas akad dalam Islam yaitu asas ilahiyah , asas al-hurriyah, asas al-musawah, asas al-‘adalah, al-ridha, ash-shidq dan al-kitabah. Sedangkan cara mengatasi wanprestasi  nasabah pembiayaan adalah dengan cara melakukan restrukturisasi melalui rescheduling, reconditioning dan restructuring serta fatwa Dewan Syariah Nasional- Majelis Ulama Indonesia.

Kurniawati, Kurniawati

It was discovered that FDIs’ contributes in reducing unemployment rate in Indonesia although is of adiminutive percentage compared to the present population. It was also been known that most of peoplehave no or very little knowledge about FDI. It has been therefore advised that, the government shouldencourage more foreign investments so as to increase the government fund and to reduce theunemployment rate in Indonesia and FDI should as well be disseminated to the country. The existingFDIs is one of strategy in Nawacita Vision to accelarate and transform economic country to lessenpoverty and unemployment .

Nisa, Fauzizah Nasyirotun; Kurniasari, Dian

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2017 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The purpose of this research are to analyze the practice of social responsibility disclosure on companies listed in the Jakarta Islamic Index (JII) and to test the effect of disclosure of corporate social responsibility toprofitability ROA (ratio of return on assets) and ROE (ratio of return on equity) as well as the company's reputation measured from the stock price. This research are conducted using a sample of 39 go public companies that has been registered at the Jakarta Islamic Index (JII) using annual reports from 2012 to 2014. Methods of sample selection using purposive sampling. The analysis model is a simple regression. The results showed that the level of social responsibility disclosure of significant effect on ROA on firm, level of social responsibility disclosure a significant effect on ROE and the company's reputation.