Publication Search

58,296 articles from 461 journals · 1,579 citations tracked

Showing 41-60 of 65

Analytics

Febriyani Ishak

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk menemukan langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw sehingga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X1 SMA Negeri 1 Larompong. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing siklus pembelajaran dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 50,42% dan siklus II sebesar 72,69%. Berdasarkan data hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diterapkan pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa Kelas X1 SMA Negeri 1 Larompong. Adapun langkah-langkahnya, yaitu: (1) Menyampaikan materi pembelajaran dengan melakukan tanya jawab, (2) Membagi siswa menjadi beberapa kelompok asal yang terdiri dari 6 siswa perkelompok berdasarkan tingkat pencapaian sebelumnya dengan tetap memperhatikan faktor heterogen lainnya, kemudian membagikan LKS dan masing-masing 2 orang siswa dalam setiap kelompok menerima LKS dengan materi yang sama, (3) Mengarahkan siswa dalam kelompok ahli dan membimbing siswa dalam setiap kelompok untuk mengeluarkan pendapat, tanggapan atau pertanyaan dan masing-masing ada 2 orang siswa yang harus menguasai materi ahli untuk dijelaskan ke kelompok asal, (4) Mengarahkan tim ahli kembali ke kelompok asal dan membimbing siswa dalam diskusi kelompok asal untuk menjelaskan materi yang telah dibahas di kelompok ahli secara bergantian, (5) Meminta perwakilan setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya, meminta tanggapan dari kelompok lain, dan meminta siswa menyimpulkan materi dengan cara ditunjuk langsung.

Titi Anjarini; Suyoto

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

proses pembelajaran saat guru menyajikan pembelajaran masih menggunakan metode ceramah da belum inovatif , penjelasan guru kurang menarik, serta materi disajikan dengan melakukan praktik atau percobaan langsung namun kenyataan yang secara terjadi materi masih disajikan dengan metode penugasan yang hanya menggunakan ranah C1-C3, sedangkaan saat ini pada kurikulum merdeka pendidik dituntut untuk menyajikan perangkat pembelajaran yang lengkap yang di dalamnya ada berbasis proyek. 2)  Peserta didik lebih tertarik jika proses pembelajaran dilaksanakan dengan melakukan percobaan atau praktik langsung terutama di kelas IV khususnya pada mata pelajaran IPAS yaitu pada materi proses fotosistesis dan perubahan wujud zat. Tujuan penelitian ini: 1) mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis proyek terintegrasi HOTS di Sekolah Dasar, 2) mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran berbasis proyek terintegrasi HOTS di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode angket yang ditujukan kepada ahli media, materi, praktisi dan respon peserta didik. Hasil dari pengembangan mendapatkan penilaian ahli media mendapatkan rata-rata 3,6. Hasil penilaian ahli materi mendapatkan rata-rata 3,6. Hasil penilaian dari praktisi mendapatkan rata-rata 3,7. Sehingga dari ketiga uji kevalidan tersebut dikategorikan sangat valid. Uji coba skala terbatas mendapatkan rata-rata 3,6 dan dikategorikan sangat praktis. Pada uji coba luas mendapatkan rata-rata 3,7 dan dikategorikan sangat praktis. Sehingga produk sudah memenuhi yaitu sangat valid dan sangat praktis

Rahman A. Ghani; Ernawati Ernawati; Has’ad Rahman Attamimi

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Pada Pendidikan anak usia dini, penilaian yang dilakukan untuk mengukur pencapaian perkembangan anak usia dini adalah menggunakan penilaian autentik.dengan melakukan pengamatan terhadap tingkat pencapaian perkembangan masing-masing individu dan dapat merancang pembelajaran sesuai kebutuhan. Dengan demikian, guru harus mencatat setiap perkembangan yang dapat diamati setiap hari. Kegiatan PKM ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru-guru di Gugus 3 dan Gugus 4 PKG PAUD Kecamatan Cimanggis Kota Depok dalam memanfaatkan kemajuan tehnologi khususnya dalam merancang instrumen dan mengimplementasikan Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini Berbasis G-Form sehingga memberikan kemudahan dalam melakukan penilaian dan merekap penilaian menjadi laporan perkembangan akhir semester. Pelaksanaan Kegiatan PKM ini dirancang dalam 3 sesi pertemuan. Pada sesi pertama diisi dengan pembekalan tentang prinsip penilaian Anak Usia Dini. Pada sesi 2, peserta mendapat materi tentang bagaimana membuat instrument penilaian dari kompetensi dasar yang akan dicapai oleh anak usia dini. Sedangkan pada sesi ke 3, para  peserta  mengikuti  kegiatan Workshop/ mengkolaborasikan instrumen ke dalam G-form dengan praktek langsung.

Herry Yoram Mende; Jorry F. Monoarfa; Oltje T. Sambuaga

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian dimaksudkan guna melihat perbedaan hasil rata-rata belajar siswa menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dan model pembelajaran langsung pada materi Lingkaran. Subjek yang dipergunakan merupakan kelas VIII SMP Negeri 3 Tomohon semester genap tahun ajaran 2021/2022 yang meliputi satu kelas eksperimen yakni kelas VIII.4 (model pembelajaran Contextual Teaching and Learning) serta satu kelas kontrol yaitu kelas VIII.5 (model pembelajaran langsung). Data diambil dari hasil belajar siswa melalui tes sesudah diberi perlakuan. Hasil post-test pada kelas eksperimen dengan hasil x̅1 = 69,4667 dan hasil post-test pada kelas kontrol dengan hasil x̅2 = 59,6923. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t untuk taraf nyata 0,05 menunjukkan nilai thitung = 2,116066 > ttabel = 2,052385 yang berarti H0 ditolak. Dengan demikian disimpulkan rata-rata hasil belajar siswa pada model pembelajaran Contextual Teaching and Learning masih lebih baik dibanding pada model pembelajaran langsung dalam penerapan pada materi Lingkaran di SMP Negeri 3 Tomohon.

Ansuryani Umar; Anetha L. F Tilaar; Victor R. Sulangi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini berfokus pada ekperimentasi model blended learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini membandingkan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model blended learning dan model pembelajaran langsung. Populasi adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 2 Tondano, dan sampel yang menjadi subjek penelitian adalah kelas VIIIA (Kelas Eksperimen) dan kelas VIIIB (Kelas Kontrol). Metode yang digunakan adalah model eksperimen semu dengan desain Randomized Subjects Posttest Only Control Group Design. Hasil analisis Uji-t mendapatkan thitung = 2,67 > ttabel = 1,68 dengan taraf nyata α = 0.05. Hal ini berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan nyang didapat adalah penggunaan model blended learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa.

Greiselah Manoka; Rosiah J. Pulukadang; Patricia V. J. Runtu

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan metode quasi experiment. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar Teorema Pythagoras siswa dalam dua kelas. Kelas yang pertama disebut Kelas Eksperimen dengan perlakuan (treatment) adalah model pembelajaran Berbasis Masalah, sedangkan kelas kedua disebut Kelas Kontrol dengan perlakuan adalah model Pembelajaran Langsung. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di kelas VIII SMP Negeri 5 Tabukan Utara, diperoleh perbedaan hasillbelajar siswa  yang signifikan antara siswa yang menggunakan modellPembelajaran Berbasis Masalah dengan siswa yang menggunakan model Pembelajaran Langsung. Rata-rata data post-test yang terkumpul dari Kelas Eksperimen, yaitu   lebih dari  rata-rata data post-test di Kelas Kontrol yang hanya .

Diah Harmawati; Dian Mayasari

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keadaan saat ini yang terjadi dalam pembelajaran mendorong semua pihak untuk melakukan pembelajaran secara daring dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas melakukan penyimpanan data berupa tugas dan file materi. Semua kegiatan yang dilakukan oleh guru saat ini harus dilakukan secara online. Para guru di TK AL-Fatah terbebani dengan besarnya file penyimpanan data karena harus mengirim data satu-persatu ke siswa didiknya melalui Whatsapp sehingga media penyimpanan Smartphone penuh. Dengan adanya permasalahan tersebut tim melakukan pengabdian masyarakay untuk menyelesaikan maslaah tersebut.  Google Drive sebagai media penyimpanan dan berbagi bahan ajar bagi guru TK Al-Fatah yang berbasis cloud yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu berupa workshop. Tim pengabdian melakukan pelatihan secara langsung dengan 1 narasumber sebagai pemateri workshop dan 2 pendamping untuk mendampingi guru dalam pelaksanaan workshop. Pelatihan ini dapat menambah pengetahuan guru dalam memanfaatkan Google Drive sebagai media penyimpanan bahan ajar.

Fuadi, Salis Irvan; Feri Tulistiyono

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kualitas pendidikan yang baik dipengaruhi salah satunya standar pendidik dan tenaga kependidikan. Kualitas tenaga pendidik mempunyai peranan yang cukup penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran, karena tenaga pendidiklah yang berhadapan langsung dengan peserta didik, mengelola kelas, membimbing siswa dan memberikan ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi positif peserta didik terhadap guru praktik pengalaman lapangan PAI FITK UNSIQ di SMK Darunnajah Banjarnegara. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa PPL PAI FITK UNSIQ tahun 2022. Metode peneliatian dengan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara . Hasil penelitian ini adalah 1). Dalam proses pembelajaran dikelas atau saat praktik mengajar, Guru PPL secara keseluruhan sudah sangat baik. Hal ini mencakup sikap, membuka dan menutup pembelajaran serta penguasaan materi yang cukup bagus. 2) Dalam Personal Sosial yang meliputi Kepemimpinan, Tanggungjawab, Sosialisasi, Kedisipilinan dan Kerapian Guru PPL PAI FITK sudah mendapat respon dan pengamatan yang baik dari peserta didik.    

Abdul Haris Muchtar; Asri Pertiwi; Muhammad Adzandra Kostrada; Hani Ismalia; Istifachatus Salamah +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses interaksi belajar mengajar yang dilakukan oleh SMA Perguruan Cikini masih terbilang sangat tradisional dan belum memanfaatkan teknologi dengan cukup baik. Learning Management System atau LMS. Dengan adanya LMS untuk SMA Perguruan Cikini siswa dan guru serta administrasi sekolah bisa melakukan proses belajar mengajar dan menyampaikan informasi kepada seluruh warga sekolah. Selain itu proses belajar mengajar pun juga terbilang efektif karena guru bisa langsung memberikan materi secara langsung dan siswa bisa mendownload materi tersebut secara langsung di dalam website LMS tersebut Pada tahap program yang dilaksanakan dalam pembuatan serta pengembangan dari LMS untuk SMA Perguruan Cikini ini yaitu Observasi lokasi sekolah untuk memudahkan tim pengembang dalam melakukan interaksi dan sistem kerja yang efisien, Lalu menganalisa kebutuhan, hambatan, serta permasalahan yang terjadi pada SMA Perguruan Cikini dalam proses belajar dan mengajarnyaProgram pembuatan LMS untuk SMA Perguruan Cikini ini adalah untuk meningkatkan kualitas dari pembelajaran serta interaksi antara guru dan siswa di SMA Perguruan Cikini. Di Dalam Program ini team pengembang berusaha memaksimalkan LMS untuk bisa dipakai dengan baik serta menjadi sistem andalan dan sistem percontohan untuk sekolah sekolah lain yang ada di jakarta ini, Khususnya sekolah SMA Perguruan Cikini lain yang bisa memakai sistem ini dengan menyesuaikan teknologi sistem yang sudah ada didalam LMS tersebut. Untuk jangka waktu pendek pihak SMA Perguruan Cikini akan memasukkan seluruh database Siswa & Guru yang akan dimasukkan kedalam sistem tersebut. Pihak sekolah akan mulai memasukkan satu persatu data data informasi murid yang saat ini masih menjadi penyimpanan data secara tradisional mulai ingin melakukan migrasi data secara modern untuk dimasukkan kedalam LMS Perguruan Cikini yang sudah dibuat ini. Selain itu pun juga nantinya guru akan mulai menyimpan seluruh materi yang akan disediakan untuk bisa diakses oleh seluruh siswa yang akan melihat materi dari SMA Perguruan Cikini tersebut.    

Puji Hartono

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh learning organisasi dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai. Selain itu penelitian ini  menguji pengaruh variabel intervening kepuasan kerja pada hubungan pengaruh learning organisasi dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai. Untuk menguji variabel tersebut, obyek yang digunakan adalah pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Batang sejumlah 135 orang pegawai.  Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa learning organisasi dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai. Demikian juga pengujian hubungan tidak langsung learning organisasi dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening terhadap kinerja pegawai yang menunjukkan hasil pengaruh positif dan signifikan.  

Andi Fatmawati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penggunaan berbagai pendekatan pembelajaran, metode dan media dalam pembelajaran mempunyai peran yang besar terhadap pencapaian tujuan pembelajaran. Salah satu bidang studi yag sulit dipelajari oleh siswa di sekolah dasar yaitu IPA. Fakta di lapangan ditemukan bahwa guru dalam menyampaikan materi hanya menggunakan metode konvensional sehingga proses pembelajaran menjadi belum optimal, pembelajaran fakta dan konsep masih mengandalkan guru sebagai satu-satunya sumber belajar, siswa kurang dilibatkan secara langsung dalam proses pembelajaran, motivasi belajar IPA siswa kelas VIII masih kurang, dan siswa mudah lupa terhadap pelajaran yang telah dipelajarinya karena hanya menghafal tidak secara langsung mengamati media belajar yang nyata sesuai materi. Berdasarkan hal tersebut, mendorong peneliti untuk melakukan suatu penelitian tindakan yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan penerapan metode eksperimen upaya peningkatan motivasi belajar IPA pada Kelas VIII MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun pelajaran 2021-2022. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan terjadi peningkatan daya serap kelompok pada Siklus I dan II sebesar 68,82% dan 84,49%. Sedangkan peningkatan ketuntasan kelompok pada Siklus I dan II sebesar 60,00% dan 90,00%. Dan peningkatan ketuntasan individu pada Siklus I dan II masing-masing sebanyak 12 dan 18 siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen memiliki efektivitas dan dapat meningkatkan motivasi belajar IPA pada siswa Kelas VIII MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun pelajaran 2021-2022.    

Hasanah, Fajar Uswatun

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi insektisida di Hutan Donoloyo, mengembangkan multimedia interaktif identifikasi serangga menjadi media pembelajaran, mengetahui kualitas multimedia interaktif berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media dan guru biologi, serta aplikasi dalam pembelajaran . Aplikasi multimedia interaktif dalam pembelajaran Metode penelitian menggunakan metode eksplorasi dengan melakukan pengamatan langsung terhadap jenis Serangga. Instrumen penilaian kualitas multimedia interaktif berdasarkan aspek materi, penyajian dan kebahasaan, dengan desain analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Hutan Donoloyo terdapat 7 ordo yang terdiri dari 13 spesies insekta. Penelitian identifikasi serangga dapat digunakan untuk penyusunan multimedia interaktif. Penilaian kualitas multimedia interaktif oleh ahli materi dan ahli media memperoleh nilai akhir 85 dengan persentase 94,44% sehingga dikategorikan sangat valid dan guru biologi SMA N 1 Jatisrono memperoleh nilai akhir 82 dengan persentase 82 % sehingga dikategorikan sangat valid sedangkan guru biologi SMA N 1 Slogohimo memperoleh skor 86 dengan persentase 86% sehingga dikategorikan sangat valid. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif cocok untuk dijadikan referensi guru sebagai salah satu media pembelajaran tentang identifikasi serangga.

Prayoga, Andi Sugistino; Waitau, Enjel Kostansa; Jannah, Mahfudhotul; Ardana, Rahma Shavira; Rachamaningrum, Fania

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pelaksanaan pendidikan jarak di berbagai sekolah mulai dari tingkat dasar, menengah, atas dan sampai perguruan tinggi telah menimbulkan berbagai masalah baru yang pemerintah sendiri itu belom siap dalam mengakumulasi hak-hak dalam semua hal terutama dalam pendidikan. seiring dengan perkembangan teknologi yang ada di Indonesia saat ini, belum menganal system pendidikan jarak jauh yang sudah di atur oleh pemerintah. Dengan demikian system pendidikan jarak jauh menjadi alternatif ketika siswa ataupun mahasiswa tidak bisa tatap muka secara langsung di dalam lingkungan sekolah ataupun kampus. Tujuan penulisan ini adalh untuk mengetahui seberapa besar tingkat kualitas dan kuantias dalam keefektifan pembelajaran jarak jauh di Indonesia siapa dan apa feed back yang telah didapatkan oleh para palajar pada masa pandemi covid-19 di Indonesia ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode untuk mencari data yang kemudian dikumpulkan dan bersifat pemahaman serta tak bisa di ukur dengan angka, mengutamakan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antar konsep yang sedang dikaji secara imperis. Sehingga hasil penelitian kualitatif tidak terlepas dari subjektivitas peneliti. Sebagai mana yang dikemukakan oleh Semiawan bahwa hasil penelitian komulitatif sangat di pengaruhi oleh pandangan,pemikiran dan pengetahuan peneliti. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan jarak jauh di indonesia telah kurange fektif oleh karena itu dalam penelitian ini kami sebagai peneliti berharap penulisan ini bisa di implementasikan oleh pemerintah agar masyarakat khususnya para pelajar yang menerapkan metode daring atau online bisa terpenuhi dan berjalan dengan efektif sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)

Suardin Suardin; Muhammad Yusnan; Wa Ode Dian Purnamasari

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri 4 Lakudo adalah untuk membantu mahasiswa menjadi lebih mahir dalam mengelola kegiatan Program Pengenalan Lapangan Prasekolah. Mahasiswa akan berlatih melakukan observasi langsung terhadap budaya sekolah, observasi untuk mengembangkan kompetensi, dan observasi langsung terhadap proses pembelajaran di kelas selama kegiatan pengabdian ini. Guru, staf dan dosen pembimbing di SD Negeri 4 Lakudo turut membimbing mahasiswa dalam melakukan kegiatan obsevasi ini sehingga dapat direalisasikan dalam kegiatan selanjutnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan metode survey lapangan. Program ini melibatkan kepala sekolah dan guru SD Negeri 4 Lakudo. Hasil pengabdian ini menunjukkan pencapaian yang sangat baik dari indikator yang ditetapkan untuk observasi, sikap, dan kedisiplinan. Dengan bobot skor 1048,34 dan nilai rata-rata 87,37,  Hal ini menandakan bahwa siswa dipersiapkan untuk melaksanakan praktik mengajar di SD Negeri 4 Lakudo dalam pelaksanaan Pengenalan Lapangan Prasekolah (PLP).  

Winarti, Puji

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar mahasiswa PGSD UNDARIS dalam perkuliahan konsep dasar IPA Fisika secara daring, faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut. Subjek penelitian adalah 16 mahasiswa PGSD UNDARIS semester genap tahun akademik 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada tahap identifikasi kesulitan belajar mahasiswa menunjukkan bahwa rata-rata kesulitan belajar mahasiswa untuk seluruh indikator capaian adalah sebesar 60,90 %. Jika di lihat dari karakteristik indikator capaian yang mahasiswa memiliki tingkat kesulitan dengan prosentasi tinggi adalah capaian indikator yang membutuhkan percobaan/ pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Kemudian faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar konsep dasar IPA Fisika yang dialami mahasiswa PGSD Undaris adalah faktor internal berupa faktor motivasi dari dalam diri mahasiswa serta faktor eksternal yaitu suasana rumah yang kurang mendukung, faktor ekonomi keluarga, faktor penyajian perkuliahan oleh dosen,faktor ketersediaan sarana dan prasarana penunjang serta karakteristik materi perkuliahan. Selanjutnya upaya dosen untuk mengatasi kesulitan mahasiswa adalah membangkitkan motivasi mahasiswa dengan penyajian perkuliahan yang dinilai menarik dan mengganti bahan dan alat praktikum dengan alat dan bahan yang mudah ditemui di lingkungan sekitar mahasiswa.

setiawati, beta; setyowati, ratini

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kemampuan Bahasa Inggris siswa-siswa SMK Mandala Bhakti Surakarta harus diperbaiki. Salah satu indikator rendahnya kemampuan Bahasa Inggris para siswa adalah skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC rata-rata masih berkisar 200 sementara nilai maksimalnya adalah 990. Pada umumnya, para siswa belum mengetahui strategi dalam mengerjakan English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang terdiri dari tujuh bagian yang berbeda yaitu (1) Listening: photos (2) Listening: question and response (3) Listening: short conversation (4) Listening: short talks (5) Grammar: Incomplete sentences (6) Grammar: text completion (7) Reading comprehension. Pelatihan sangat diperlukan oleh para siswa karena TOEIC adalah tes yang sekarang ini banyak dipakai untuk kepentingan bekerja di perusahaan multinasional maupun internasional.       Masalah rendahnya skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC para siswa di SMK Mandala Bhakti Surakarta diminimalisir oleh tim dengan cara memberikan pelatihan intensif TOEIC preparation serta memberikan strategi jitu untuk mengerjakan soal-soal TOEIC dengan cepat dan tepat pada para siswa. Sebelum melaksanakan kegiatan, tim terlebih dahulu melakukan studi pendahuluan melalui observasi dan wawancara, baik dengan guru- guru Bahasa Inggris maupun siswa-siswa SMK Mandala Bhakti. Observasi dilakukan dengan cara memberikan pre-test English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC untuk memperoleh data tentang kondisi kemampuan Bahasa Inggris mereka dan langsung menganalisis tingkat kesulitan tertinggi pada rata-rata siswa sehingga tim dapat mengetahui kebutuhan materi yang akan digunakan untuk pelatihan. Tim juga akan melakukan wawancara terhadap guru-guru Bahasa Inggris untuk mengetahui latar belakang secara umum siswa-siswa di SMK Mandala Bhakti dan kondisi kemampuan Bahasa Inggris para siswa. Studi pendahuluan ini dilakukan agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan kontribusi pada siswa-siswa SMK Mandala Bhakti dalam meningkatkan pemahaman dan ketrampilan Bahasa Inggris khususnya dalam mengerjakan TOEIC dengan hasil yang optimal. Hasil dari studi pendahuluan digunakan oleh tim untuk menyusun rencana pengajaran, materi, serta metode pembelajaran yang akan digunakan dalam pelatihan TOEIC.       Kegiatan pelatihan berlangsung selama dua bulan dengan intensitas pertemuan satu kali seminggu dalam durasi 100 menit tiap pertemuan. Lama waktu yang dibutuhkan ini terkait dengan pertimbangan agar kegiatan pelatihan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Peserta pelatihan berjumlah 100 siswa kelas XI yang terdiri dari siswa program keahlian farmasi dan keperawatan.       Setelah pre-test, pelatihan TOEIC, dan evaluasi berlangsung, diharapkan siswa-siswa SMK Mandala Bhakti khususnya kelas Farmasi XII-2 dan XII-3 dan Keperawatan XII-1 dan XII-2 memiliki kemampuan penguasaan dalam mengerjakan soal-soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang memadai terutama dalam tiga kemampuan dasar yang dilatihkan yaitu listening, structure, dan reading comprehension. Di samping itu, pelatihan ini juga ditujukan agar siswa-siswa terbiasa dengan tipe-tipe soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC dan mengenali strategi cepat untuk menjawabnya dengan cepat dan tepat. Kemampuan ini diharapkan akan menunjang pencapaian tujuan sekolah yang menggunakan hasil tes English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC sebagai sertifikat pendamping ijazah bagi para lulusan sekolah tersebut. Kata Kunci: Pelatihan,TOEIC, strategi, pre-test

Prihastari, Ema Butsi; Widyaningrum, Ratna

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tantangan dalam menyajikan pembelajaran bermakna yang mengajarkan konsep secara terbimbing dan dapat mengevaluasi kemampuan peserta didik secara langsung serta beraneka ragamnya kearifan lokal Surakarta yang masih belum terintegrasi dengan materi pembelajaran khususnya di Sekolah Dasar menjadi alasan untuk mengadakan pengabdian ini. Tujuan yang dicapai dari program pengabdian ini pelatihan pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Kearifan Lokal yang dilaksanakan di kecamatan Banjarsari dapat menambah wawasan dan membantu para guru Sekolah Dasar di kecamatan Banjarsari dalam mengkontruk pengetahuan peserta didik dan mengurangi paradigma teacher centered melalui integrasi kearifan lokal Surakarta yang dikaitkan dengan materi ajar. Metode pelaksanaan yang dilakukan melalui metode pendekatan: a) partisipatif, b) penyadaran, c) pembelajaran (teori dan praktek), dan d) reflektif. Sedangkan, mekanisme pelaksanaan pengabdian meliputi: a) persiapan dan b) pelaksanaan pelatihan meliputi penyajian materi, penugasan membuat LKPD, evaluasi kegiatan,  refleksi serta penutupan kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi dan refleksi didapatkan perubahan yang signifikan dan peningkatan dalam mengintegrasikan kearifan lokal yang berbentuk lembar kerja guna meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Apriyanto, Ahmad

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Peran media pembelajaran ditengah pandemi Covid-19 sangat membantu dosen dan mahasiswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran meski dari rumah. Hypersay adalah salah satu contoh media pembelajaran yang dapat digunakan ditengah pandemi Covid-19. Media tersebut dapat memberikan presentasi interaktif dengan menggunakan file powerpoint biasa dan mengubahnya menjadi sesi langsung. Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisa strategi pembelajaran yang tepat menggunakan hypersay dalam membantu dosen menyampaikan presentasi di tengah pandemi; 2) mendeskripsikan peran hypersay dalam membantu dosen menyampaikan presentasi pembelajaran di tengah pandemi; dan 3) menganalisis dampak penggunaan hypersay dalam pembelajaran di tengah pandemi. Jenis penelitian ini adalah penelitian referensi. Keabsahan data pada penelitian ini dengan berbagai sumber dan perpanjangan waktu. Teknik analisis data penelitian ini dengan metode komparasi konstanta. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Dalam menyusun strategi pembelajaran harus memperhatikan beberapa aspek agar mahasiswa tidak terbebani dan dapat memahami materi pembelajaran secara maksimal; 2) Hypersay  berperan dalam membantu proses pembelajaran secara online. Salah satunya adalah membantu dosen untuk menyampaikan live presentasi dan memberikan penilaian kepada mahasiswa; 3) Penggunaan hypersay berdampak positif bagi pembelajaran online, karena memiliki banyak fitur yang mendukung.

Wicaksono, Anggit Grahito; Jumanto, Jumanto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Hasil survei TIMSS menunjukkan Indonesia berada di posisi bawah jika dibandingkan dengan beberapa negara di Asia. Upaya yang dapat ditempuh dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah adanya pelatihan penyusunan soal HOTS bagi guru. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah (1) memberikan pemahaman tentang ciri-ciri dan cara pengembangan soal HOTS yang berkualitas baik; (2) memberikan pengalaman langsung dalam mengubah soal biasa menjadi soal HOTS; dan (3) pengembangan soal HOTS bagi guru-guru di SD Djama’atul Ichwan Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Target luaran yang dihasilkan melebihi target luaran yang diharapkan yaitu jumlah guru yang hadir dan mampu mengembangkan perangkat soal HOTS berjumlah 25 guru meningkat dari 21 guru yang ditargetkan. Hasil kuesioner tanggapan guru terhadap pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa materi pelatihan pengembangan soal HOTS sangat diminati dan dibutuhkan guru dalam pengembangan pembelajaran abad 21 dan menunjang era revolusi industri 4.0. Guru merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian yang dilaksanakan karena dapat menjadi wawasan keilmuan baru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran di sekolah. Luaran yang dihasilkan berupa perangkat soal HOTS sesuai dengan materi yang diampu guru serta implementasinya dalam pembelajaran di kelas, serta publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.

Prastianto, Rudi Walujo; Mustain, Mahmud; Pratikno, Herman; Handayanu, Handayanu; Miftakh D.S, Dwi Purnomo H, Zuhud Ubaidillah &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Inovasi teknologi untuk pendidikan mutlak dibutuhkan di era Revolusi Industri 4.0, karena teknologi digital dapat memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat di sektor pendidikan. Fleksibilitas, efektifitas dan efisiensi penggunaan teknologi yang tepat dapat menembus ruang dan waktu dalam menjembatani komunikasi antar para pemangku kepentingan dalam proses pendidikan. Penerapan sistem monitoring pembelajaran online sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Departemen Teknik Kelautan FTK-ITS dengan mitra sekolah Al Uswah Surabaya, menjadi solusi terhadap sistem yang masih konvensional yang kurang efektif dan efisien serta rentan terhadap ketidakakuratan akibat kesalahan manusia. Pada akhirnya, dengan sistem ini dapat memperbaiki pelayanan dan kinerja, sehingga efektivitas dan efisiensi proses tersebut meningkat. Parameter penting yang direkam menjadi database oleh sistem monitoring pembelajaran terkait kehadiran siswa, kehadiran guru dan durasi waktu proses belajar mengajar dapat dianalisis secara statistik deskriptif. Fitur sistem yang mampu diakses orang tua siswa, bahkan dapat menjadi media promosi untuk meningkatkan reputasi sekolah serta peran serta orang tua/wali siswa dalam mendukung kesuksesan kegiatan pendidikan. Sistem elektronik ini tidak akan memberikan hasil optimum jika tidak diiringi dengan perubahan pemahaman dan perbaikan budaya belajar mengajar guru, siswa, serta manajemen sekolah. Atau sebaliknya, dengan kehadiran sistem ini secara tidak langsung dapat memaksa untuk terjadinya perubahan budaya belajar-mengajar ke arah yang lebih baik secara bertahap. Dalam penelitian ini parameter penting terkait kegiatan proses belajar mengajar selanjutnya dianalisis untuk menemukan hubungan yang mendukung hipotesis terkait peningkatan budaya belajar mengajar dan reputasi sekolah melalui penggunaan sistem berbasis teknologi komunikasi dan informasi ini.