Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 41-54 of 54

Analytics

Siti Aisah; Suhar Suhar; Saijun Saijun

Jurnal Nuansa : Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah 2023 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study has a formulation of the problem regarding how to apply Islamic business ethics in buying and selling transactions in traditional markets Sungai Bengkal Market and how to apply Islamic business ethics in buying and selling transactions in traditional markets in Sungai Bengkal Village based on the principles of Rasulullah Saw. This study uses qualitative methods, the type of data used in this study is primary data and data collection techniques are through observation, interviews and documentation so that the results of this study indicate that the application of Islamic business ethics has been going quite well. It is proven by the way traders carry out buying and selling transactions following the principles of Rasulullah SAW such as being honest, trustworthy, precise in weighing, not hoarding goods, not doing al-ghab/tadlis and mutual benefit. Most of them have implemented it even though they don't know that it is included in Islamic business ethics. This is caused by a lack of knowledge about Islamic business ethics and some of the traders also only have elementary and high school graduates.

Alviani Alviani; Shomedran Shomedran

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

This study aims to analyze the role of Village Owned Enterprises (BUMDes) in advancing society through the management of traditional markets in Bulang Village, Muara Enim Regency. This study used a qualitative descriptive method with data collection techniques through interviews, observation, and documentation of six respondents. The results of the study show that BUMDes have succeeded in increasing the income and economy of the community through four objectives of establishment: advancing the village economy, increasing village original income, optimizing local potential, and encouraging growth and economic equality. This has a positive impact on the community's economy. The quality of life in Bulang Village has increased related to: increased income, decent housing, healthy environment, social stability, health, education and job opportunities. Rural economic growth in Bulang Village achieves the characteristics of good economic growth, including rapid per capita product growth, increased community productivity, structure, and a significant level of urbanization. This shows that BUMDes plays an important role in driving the economy and improving the quality of life of village communities

Bayu Setiarto; Anang Widhi Nirwansyah

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study focuses on investigating the impact of the Covid-19 pandemic on the socio-economic conditions of traders in the Wage Market located in the Banyumas district of Indonesia, specifically in the city of Purwokerto. The Covid-19 outbreak in 2020 brought about significant social and economic challenges worldwide, including within local economies. Indonesia, like many other regions, experienced widespread social and economic transformations as a result. The objective of this research is to examine the specific changes in socio-economic conditions faced by traders at the Wage Market due to the Covid-19 pandemic. To achieve this, a qualitative research method will be employed, involving interviews with traders in the market. These interviews will be supplemented with data collection, including photographs taken during the interviews. The collected data will be carefully processed and analyzed, incorporating insights from reliable sources within the Pasar Wage. Through the findings obtained from the interviews, this study will shed light on the precise impact of Covid-19 on the socio-economic conditions of traders in the Pasar Wage. By exploring the experiences and perspectives of these traders, it aims to provide a deeper understanding of the challenges faced by local businesses in the wake of the pandemic.

Prasetyo Yuli Kurniawan; Setiawan Setiawan; Evi Rahmawati

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Campur kode berarti menggunakan dua bahasa atau lebih dalam waktu yang bersamaan. Kode mengacu pada bahasa berdasarkan ragam daerah, dialek sosial (siolek), ragam dan gaya, serta ragam pemakaian dan pencatatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan fenomena campur kode dalam komunikasi pada masyarakat desa Kedungbokor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber bahan penelitian adalah para pedagang pasar tradisional desa Kedungbokor yang melakukan transaksi jual beli dan komunikasi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pedagang pasar tradisional yang digunakan sebagai sumber data diidentifikasi terlebih dahulu. Pedagang pasar diobservasi dan diwawancarai oleh peneliti dengan menggunakan kuesioner.

Santi Rosalina; Heriziana Hz

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses interaksi dan transaksi yang terjadi di dalam pasar memudahkan transmisi penyebaran COVID-19. Ditambah lagi letak tempat berjualan para pedagang yang berdekatan dan pedagang, pembeli, maupun tukang parkir yang datang ke pasar belum semuanya menggunakan masker serta letak sarana cuci tangan yang minim membuat protokol kesehatan berjalan kurang maksimal (Hartiningsih dan Sari, 2020). Klaster di pasar dapat dicegah dengan menerapkan protokol kesehatan pada pedagang dan pengunjung. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan dan sikap para pedagang dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di kelurahan Sentosa Plaju.  Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 Pada Pedagang Pasar Tradisional Kelurahan Sentosa Plaju.  Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik melalui pendekatan cross sectional. Hasil : Berdasarkan hasil uji chi-square didapat nilai p Value = 0,000, ada hubungan antara umur responden dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan, Berdasarkan hasil uji chi-square didapat nilai p Value = 0,001 ada hubungan antara jenis kelamin responden dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan. Berdasarkan hasil uji statistik didapat nilai p Value = 0,000 ada hubungan antara pendidikan  dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Pasar Sentosa Plaju. Kesimpulan : Ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan pengetahuan, sikap dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada pedagang pasar tradisional di kelurahan Sentosa Plaju.

Suhairi; Putri Gusniati; Putri Sepfiani; Laila Fitria; Melsa Siagian

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pasar internasional menjadi tempat yang sesuai bagi pemilik usaha untuk menambah ekspansi wilayah sehingga meningkatkan pendapatan serta volume penjualan. Proses masuk pasar luar negeri tentu harus memiliki penelaah dan stratefgi yang tepat khususnya pada aspek pemasaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pemasaran bagi UMKM The Bloom Andaliman Artisan Tea dalam memasuki pasar global. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan tipe pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM The Bloom Andaliman Artisan Tea memanfaatkan peluang kebutuhan pasar global pada produk rempah tradisional dan UMKM The Bloom Andaliman Artisan Tea mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat dan pemerintah. Selain itu, tahapan strategi pemasaran yang dilakukan dengan menentukan sebuah keputusan manajemen ketika melakansakan kegiatan ekspor, menentukan jenis komditi pasar, menentukan segmen pasar, menentukan strategi operasional, melakukan analisis terlebih dahulu pada negara tujuan dan mampu menafisirkan proyeksi peta pemasaran di negara tujuan.  

Nurtekto

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Daging merupakan salah satu produk makanan yang bernilai gizi tinggi. Umumnya daging segar juga mudah rusak seiring dengan berjalannya waktu berjualan para perdagang. Tujuannya untuk mengetahui jenis mikroorganisme yang tumbuh pada daging dan juga laju dari pertumbuhan mikroorganisme tersebut pada daging. Metoda Analisa yang digunakan adalah jenis Identifikasi Mikroorganisme dan juga laju pertumbuhan mikrobia pathogen. Serta Analisa statistika menggunakan geometric mean. Berdasarkan hasil uji identifikasi mikrobia pathogen maka di dapatkan 2 jenis bakteri yaitu Bacillus. Sp dan Staphylococcus sp. Dimana morfologi bacillus dalam media selektif. Hal ini terlihat dari bentuk koloni yang besar-besar, koloninya menyebar atau dalam bentuk rantai, serta terbentuknya hemolisis pada beberapa spesies bacillus dalam media Blood Agar Plate. Sedangkan Staphylococcus sp di tandai dengan terbentuknya warna reddish-purple pada media tersebut yang menunjukkan karakteristik dari warna staphylococcus. Jadi dapat disimpulkan bahwa Bacillus sp dan Staphylococcus sp umumnya hidup pada daging segar yang berada di suhu ruang. Sebaiknya daging segar disimpan pada suhu freezer agar tidak mudah rusak oleh bakteri patogen.

Cristhoper Noveno Ambertaso Putra; Muchtadi , Muchtadi; Hartono, Hartono

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This research aims to produce learning media for the Ethnomathematics Student Worksheet on Traditional Market Snacks in Pontianak City on the flat-sided building material that reaches the level of validity, practicality, and effectiveness. This study uses a 4D design model, which is modified into 3D, namely define (definition), design (design), development (development), without using the fourth stage, namely disseminate, because this refers to the initial goal of this research is to develop valid, practical and effective media contained in the third step of the development of this model, namely development. The subjects in this study were students of class VIII SMP Suster Pontianak with a total of 20 students. The instruments used in this study were validation sheets, questionnaires, and test questions. Based on the results of the first study, the validation of the Ethnomathematics Student Worksheet with an average value of 84,76% from expert activities was very valid with a very good category. The second is the value of practicality, seen from the value of the questionnaire filled in by the teacher, the percentage is 97% with very practical criteria. to see the effectiveness of the ethnomathematics-based student worksheet learning media compared to the Likert scale index, with a percentage of 81.11% in the very effective criteria.    

Rizky Gunawan; Aldy Wiguna; Rahmi Widia Purnama

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini mengacu pada upaya yang dilakukan oleh seluruh masyarakat di Indonesia dalam rangka meningkatkan perekonomian yaitu Usaha Kecil Menengah (UMKM). Dalam rangka pembenahan birokrasi menjadi lebih agile, perlu dipertanyakan kesiapan pemerintah dalam praktik Agile Governance. Hasil tersebut menunjukkan tantangan UMKM dalam menghadapi Perusahaan Ritel Modern yang telah berdiri di setiap sudut kota yaitu Indomaret dan Alfamart. Hal ini terlihat dari jumlah gerai yang telah berdiri dimana Indomaret pada tahun 2020 mencapai 17.681 gerai, sedangkan Alfamart pada tahun 2020 tercatat sebanyak 15.102 gerai di seluruh Indonesia. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan implementasi Agile Governance dalam menangani permasalahan UMKM di setiap daerah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dari hasil yang telah disebutkan kesimpulannya, perusahaan retail seperti Indomaret dan Alfamart menjadi tempat persaingan yang ketat bagi Pasar Tradisional atau UMKM, namun jika pemerintah gesit dan mampu mensinkronisasikan kebutuhan masyarakat dan perekonomian maka akan berdampak kemajuan di suatu daerah dan Indonesia.

Camilus Isidorus Ikut

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini dilatar belakangi pilihan Pasar tradisional Kendala yang dihadapi pada pasar tradisional mengalami kesulitan dalam memenuhi kontinuitas barang, lemah dalam penguasaan teknologi dan manajemen sehingga melemahkan daya saing. Penelitian ini dilakukan untuk  menganalisa Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian (Studi Pada Pasar Tradisional Semarang).. Dalam penelitian ini menggunakan atribut   indikator faktor kualitas produk, harga, lokasi, promosi, pelayanan.sebagai variabel independen yang akan diteliti dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada 100  konsumen. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik accidental sampling. Analisa terhadap data analisa kuantitatif meliputi uji validitas, reliabilitas dan analisa Faktor. Hasil analisa tehadap 13 komponen indikator menghasilkan empat meliputi faktor 1: Harga terjangkau, Lokasi strategis, Potongan harga dan Hadiah atau bonus, faktor2: Kesesuaian harga, Lokas Mudah diketahui, Lokasi terjangkau, dan Iklan, faktor 3: Layanan ramah, Layanan cepat dan Memberi informasi dan faktor 4: Durabel dan Tampilan

Muh Wahyudi Mokobombang

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

The management of traditional markets has the potential to create and expand employment opportunities, especially for workers who lack adequate skills and expertise to work in the formal sector due to their low level of education, and as a place of business, small traders have many strategic values. both from an economic and socio-cultural perspective. The purpose of this study was to determine market management in Gowa Regency, especially the Sungguminasa people's market. The method used in this research is descriptive qualitative. The analysis in this study uses the theory proposed by Henry Fayol with the dimensions of Planning, organizing, commanding, coordinating, controlling. The results showed that the lack of optimal supervision and firmness of the officers regarding the collection of market levies on kiosks and stalls, inadequate facilities and infrastructure, as well as the condition of the narrow market land resulted in street vendors not being accommodated. Lack of ineffective placement personnel became an inhibiting factor in socialization process to traders. The researcher's suggestion is that the Gowa Regency Industry and Trade Department should fix the market effectively and efficiently and increase market optimization, it is necessary to take steps to improve the quality and quantity of human resources and other supporting resources, so that traders are placed in appropriate places and it is hoped that the Gowa Regency Industry and Trade Department will pay more attention to the facilities provided. is around the market.

Ni Komang Ayu Artiningsih, Ayu

Jurnal Agrifoodtech 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Makanan yang banyak kita jumpai dipasaran tradisional maupun pasar modern dalam proses pembuatan membutuhkan zat pewarna,  tanpa pewarna maka segala jenis makanan maupun minuman tidak akan punya daya tarik bagi konsumen, karena dengan pewarna maka produk mempunyai tekstur dan bisa menaikkan harga jual, disamping eksotik makanan yang menarik, untuk memberi daya tarik warna makanan. Namun demikian masih banyak makanan yang menggunakan bahwa pewarna sintetik yang kadang berbahaya bagi kesehatan manusia. Buah naga merupakan salah satu buah eksotik yang banyak dikonsumsi masyarakat, umumnya yang dikonsumsi adalah daging buahnya, sedangkan kulit buahnya dibuang sebagai sampah atau limbah yang pada suatu saat akan membebani lingkungan hidup. Sejauh ini kulit buah dari buah naga belum dimanfaatkan secara optimal, meskipun sebenarnya memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi bahan-bahan yang bermanfaat.  Salah satu potensinya adalah di manfaatkan menjadi zat pewarna  alami pada makanan. Bermacam-macam bahan pewarna saat ini banyak digunakan pada produk makanan, pewarna alami adalah pewarna yang aman untuk kesehatan,  dibandingkan pewarna sintetik.  Pewarna alami telah banyak diaplikasikan pada pangan, salah satunya yang diangkat  penelitian  adalah memanfaatkan limbah kulit buah naga sebagai pewarna alami, sehingga diharapkan dengan dimanfaatkannya limbah pertanian yang memiliki potensi sebagai bahan pewarna makanan dapat memberikan jaminan keamanan bagi konsumen juga mengurangi limbah yang akan  mencemari lingkungan.

Ihsan Al Muzzammil; Djatmiko Waloejono; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Kabupaten Batang memiliki panjang pesisir pantai ± 38,75 km yang membentang pada enam wilayah administrasi kecamatan (Kecamatan Batang, Kandeman, Tulis, Subah, Limpung, dan Gringsing). Pantai yang dimiliki Kabupaten Batang diantaranya adalah Pantai Buntu, Pantai Kuripan, Pantai Pelabuhan Perikanan, Pantai Jodo, Pantai Celong, Pantai Depok, Pantai Sigandu, dan Pantai Ujung Negoro dan lain-lain. Kegiatan perekonomian di Kabupaten Batang telah berkembang pesat seiring dengan tuntutan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakatnya. Kondisi tersebut dapat dilihat dari banyaknya jenis sarana perbelanjaan yang ada baik dalam skala kecil maupun menengah seperti pertokoan, minimarket, pasar tradisional, pasar hewan. Pusat perbelanjaan dengan konsep Beachwalk adalah pusat perbelanjaan yang menerapkan konsep semi terbuka dengan memiliki bentuk berupa pedestrian mall, yaitu sebuah pusat perbelanjaan yang retail-retail dan fasilitas pendukungnya dihubungkan oleh pedestrian berupa koridor terbuka ataupun semi terbuka dan bebas dari kendaraan sehingga penataan bangunannya direncanakan mengelilingi area pedestrian, ditambah dengan pengolahan lansekap yang turut memanfaatkan panorama pantai dan lautan sebagai point utama sehingga menghasilkan suasana baru dalam hal berbelanja dan rekreasi bagi masyarakat. Penekanan desain Pusat Perbelanjaan dengan Konsep Beachwalk di Kabupaten Batang adalah dengan menerapkan konsep arsitektur tropis modern dengan olahan bentuk yang tidak monoton sebagai salah satu upaya untuk menciptakan citra bangunan yang rekreatif, entertaint, dan terbuka.

Merkuria Karyantina, Adam Anasti Apriyanto, Nanik Suhartatik &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Salak merupakan buah asli Indonesia yang sangat melimpah serta sudah banyak dimanfaatkan sebagai produk olahan makanan misalnya: dodol, manisan salak, selai salak, keripik salak, dan lain sebagainya. Industri olahan salak ini memiliki limbah yang cukup melimpah serta belum dimanfaatkan masyarakat, yaitu biji salak. Biji salak dapat diolah menjadi kopi biji salak dan tepung biji salak. Oleh karena itu peneliti memiliki gagasan untuk mengolah kopi biji salak sebagai bahan baku pembuatan kue kuping gajah. Kue kuping gajah merupakan makanan kecil tradisional khas Indonesia yang banyak terdapat di pasar maupun pusat oleh-oleh, memiliki bentuk yang unik serta rasa yang manis, enak dan renyah, tipis serta bermotif. Penambahan ekstrak jahe pada pembuatan kue kuping gajah diharapkan akan menambah flavor pada kue kuping gajah. Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu substitusi kopi biji salak (10, 15, dan 20%) dan penambahan ekstrak jahe (5g, 10g, dan 15g/ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan substitusi kopi biji salak dan penambahan ektrak jahe yang memiliki sifat kimia yang baik, dan secara keseluruhan lebih disukai panelis adalah 10% kopi biji salak dan penambahan ekstrak jahe 10 g/15 ml air. Hasil penelitian kue kuping gajah mengandung aktivitas antioksidan 66,96% RSA DPPH; kadar lemak 26,17%; kadar abu 1,05%; kadar protein 8,78%; kadar air 3,54%; dan kadar gula total 59,76%.Kata kunci: kue kuping gajah, kopi biji salak, ekstrak jahe.