Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 41-60 of 584

Analytics

Tri Novita Idris; Lita Lita

Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Pasien CHF sering mengalami intoleransi aktivitas akibat kelelahan dan sesak napas. Salah satu intervensi untuk mengatasi masalah tersebut adalah mobilisasi dini. Tujuan penerapan mobilisasi dini ini adalah untuk menganalisis efektifitas mobilisasi dini terhadap tekanan darah, denyut nadi dan saturasi oksigen. Metode penelitian ini menggunakan Studi Kasus. Jumlah responden penerapan ini berjumlah 2 pasien terbagi menjadi pasien intervensi dan pasien kontrol. Hasil penerapan menunjukkan setelah dilakukan mobilisasi dini kepada pasien intervensi didapatkan peningkatan tekanan sistolik sebesar 10 mmHg dan diastolik sebesar 10 mmHg. Sedangkan pasien kontrol terjadi peningkatan tekanan sistolik sebesar 10 mmHg, namun tekanan diastolik tetap. Denyut nadi pada pasien intervensi mengalami peningkatan 18x/menit. Sedangkan pasien kontrol terjadi peningkatan 23x/menit. Saturasi oksigen pada pasien intervensi mengalami kenaikan 5% dan pasien kontrol tidak mengalami kenaikan pada saturasi oksigen. Jadi dapat disimpulkan dari penerapan ini bahwa ada pengaruh mobilisasi dini terhadap tekanan darah, denyut nadi dan saturasi oksigen di ruangan krisan RSUD Arifin Achmad. Disarankan kepada perawat dan pihak rumah sakit agar tetap dapat mengembangkan penerapan mobilisasi dini menjadikan intervensi ini sebagai rujukan asuhan keperawatan dalam mengendalikan status hemodinamik.  

Quranayati Quranayati; Srie Wahyuni; Rouzatul Nafisah; Putri Ayu Ariska; Meli Sahara

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Toddler age is often called the golden period because during this period brain nerve development occurs, especially myelination, as well as a critical period. The golden period can be achieved if toddlers' nutritional needs are optimally met. On the other hand, if babies and toddlers do not get the food they need, the golden period will change into a critical period, thus disrupting their growth and development. The level of education of parents will affect the health and well-being of children, because this is inseparable from the nutritional status of children. Mothers with a high level of education will have a clearer opportunity to absorb information compared to mothers with less or no education. With a good level of education, it is hoped that a mother will be willing and able to behave well in order to improve her child's nutritional status. This Community Service activity aims to provide health education on balanced nutrition to reduce stunting in the community, especially mothers with toddlers in Desa Cangguk, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara. This activity used a participatory approach involving lecturers, students, health workers, and the community. The results showed an increase in public understanding and awareness of stunting prevention. It is hoped that this activity will raise public awareness about balanced nutrition for children

Ilham Holik, Dido; Pertiwi, Winda; Azizah; Suseno, Rahayu

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kecap merupakan produk fermentasi kedelai yang berperan penting sebagai bumbu penyedap dalam masakan. Berdasarkan rasa dan kekentalannya, kecap dibedakan menjadi kecap manis dan kecap asin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknologi filling otomatis sebagai solusi dalam meningkatkan efisiensi proses pengemasan botol kecap pada skala UMKM. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Permintaan pasar yang tinggi terhadap kecap manis mendorong tumbuhnya industri kecil. Namun, UMKM ini menghadapi kendala dalam hal kapasitas produksi dan konsistensi mutu produk. Salah satu proses yang memerlukan waktu lama dan tidak efisien adalah pengemasan manual. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan solusi teknologi berupa filling machine semi otomatis. Teknologi ini mempercepat proses pengisian botol, mengurangi kehilangan produk akibat tumpahan, serta meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga kerja. Meskipun memerlukan investasi awal yang cukup besar dan ketergantungan pada listrik, penggunaan filling machine semi otomatis terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi kecap di skala UMKM.

Safitri, Legy; Hambali, Hambali; Sirait, Zulkarnain

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem Supply Chain Management (SCM) dalam pengelolaan persediaan sembako di Toko Grosir Rohman guna meningkatkan efisiensi operasional dan mengatasi permasalahan kehabisan atau kelebihan stok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sistem SCM yang dirancang berbasis website menggunakan PHP dan MySQL, dengan pemodelan UML untuk menganalisis kebutuhan dan perancangan sistem. Hasil dari implementasi sistem menunjukkan peningkatan akurasi data stok, efisiensi dalam proses pemesanan, serta tersedianya informasi real-time yang membantu pengambilan keputusan. Dengan sistem ini, Toko Grosir Rohman mampu mengelola persediaan sembako secara lebih optimal, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan memperkuat daya saing usaha.

Wijaya, Sky Xavier; Kenichiro, Yoshie; Felim, Filbert; HS, Christnatalis; Prabowo, Agung

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Deteksi nyeri secara objektif merupakan tantangan penting dalam dunia medis, terutama bagi pasien yang tidak mampu menyampaikan rasa sakitnya secara verbal, seperti bayi, lansia, atau penderita gangguan komunikasi. Teknologi non- invasif berbasis sensor menjadi solusi potensial untuk mengatasi keterbatasan metode subjektif. Penelitian ini bertujuan meninjau secara sistematis literatur terkini mengenai penerapan Radar MIMO dan algoritma kecerdasan buatan dalam deteksi nyeri non-invasif. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020, melalui penelusuran basis data IEEE Xplore, ScienceDirect, PubMed, Google Scholar, dan SpringerLink untuk periode 2021– 2025. Dari hasil seleksi diperoleh 17 artikel inklusi yang mencakup penggunaan Radar MIMO, UNBC-McMaster, BioVid, Medical Imaging (CT/MRI), Radar SISO, serta studi review, survey, bibliometrik, dan teoretis. Dari sisi algoritma, CNN dan SVM menjadi pendekatan paling dominan, diikuti Neural Network dan metode lain, dengan tren yang mengarah pada penggunaan multimodal untuk meningkatkan akurasi. Hasil penilaian kualitas dengan GRADE menunjukkan mayoritas studi berkualitas sedang, dengan keterbatasan utama pada ukuran sampel kecil, pelabelan nyeri yang belum konsisten, bias populasi, serta kurangnya validasi klinis nyata. Kesimpulannya, Radar MIMO dan algoritma deep learning memiliki potensi besar untuk deteksi nyeri non-invasif. Namun, penelitian lanjutan perlu difokuskan pada pembangunan dataset yang lebih inklusif, standarisasi pelabelan nyeri, serta pengujian dalam konteks klinis, dengan memperhatikan aspek etika dan privasi agar teknologi ini dapat diimplementasikan secara luas dalam layanan kesehatan.

Iren Grecia br Sinaga; Rispi Aeni Nurhalifah; Tanti Amalia Hidayat; Abdilah Abdilah

Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This paper discusses the role of the global minimum tax in addressing tax avoidance by multinational corporations in Indonesia. This policy is the result of an agreement between the OECD/G20 (Organization for Economic Co-operation and Development) in the Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) 2.0 project, which aims to reduce global tax avoidance practices by multinational corporations (MNEs). With a minimum rate of 15%, the GMT is expected to create fiscal justice and strengthen the tax base in developing countries like Indonesia. This research uses a qualitative approach based on a review of literature from the OECD, IMF, and academic journals. The analysis shows that the implementation of the GMT has positive potential in increasing state revenues, but also poses administrative challenges and the risk of reducing investment competitiveness. The Indonesian government needs to adjust tax regulations and strengthen fiscal administration capacity to optimize the benefits of this policy. This study also confirms the importance of international cooperation in the successful implementation of the GMT and reducing the potential for tax avoidance by multinational corporations. Furthermore, regular monitoring and evaluation are needed to assess the impact of this policy on the Indonesian economy and to ensure that the implementation of the GMT does not hinder economic growth and investment in strategic sectors.

I Kadek Agus Yudi Luliana

Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to analyze the issue of online gambling in Indonesia and examine the urgency of extradition agreements as a legal instrument to prosecute online gambling operators who conduct their activities from abroad. Although gambling has been declared a criminal act under the Indonesian Criminal Code (KUHP) and the Electronic Information and Transactions Law (ITE Law), its enforcement has not been effective due to the transnational nature of this crime, in which gambling operators run their platforms from other countries, placing them beyond the direct reach of Indonesian jurisdiction. The research employs a normative legal methodology, examining statutory regulations, principles of criminal law, and relevant legal literature. The objects of study include the 1945 Constitution, the Criminal Code, and the ITE Law as the legal foundations for combating online gambling, as well as provisions concerning extradition within the framework of international cooperation. The findings indicate that although Indonesia normatively possesses legal grounds to prosecute perpetrators abroad through the principles of personality and protection, implementation remains hindered by state sovereignty and jurisdictional limits. Government efforts to block gambling websites have proven ineffective, as new sites continually emerge. Therefore, extradition agreements are essential and urgent as a solution to overcome jurisdictional barriers, enabling the transfer of offenders to Indonesia for prosecution and ensuring state protection for citizens from the harmful impacts of online gambling.

Puji Lestari; Tri Umari; Donal Donal

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

“Hallyu” (the Korean Wave) refers to the popularity of everything originating from Korea. Aims to examine the description of students’ K-Pop celebrity worship behavior before and after receiving group counseling with the Cognitive Restructuring technique, analyze the differences in students’ behavior, and test the effect of the counseling on reducing celebrity worship tendencies. The findings are expected to provide theoretical contributions to the field of guidance and counseling, particularly regarding the application of Cognitive Restructuring to mitigate obsessive behaviors, as well as practical benefits for school counselors and institutions in helping students reduce celebrity worship tendencies so they can remain focused on academic and social development. The research employed an experimental method with a One-Group Pretest–Posttest design. The subjects consisted of eight tenth-grade students at SMK Negeri 1 Kuantan Mudik who were identified as having a high level of K-Pop celebrity worship. The instrument used was a 19-item K-Pop celebrity worship scale that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using the Wilcoxon test and N-Gain calculations to determine treatment effectiveness. The results showed that prior to receiving group counseling with Cognitive Restructuring techniques, most students were categorized as having high or moderate levels of celebrity worship. After the intervention, all students experienced a decrease in celebrity worship behavior, falling into the low category. This demonstrates that group counseling using Cognitive Restructuring is effective in helping students shift irrational thinking patterns toward more rational ones, enabling them to control excessive celebrity worship behavior.  

yani, Tri Oktawi; Devi Maya Sofa

Administrasi keuangan adalah dasar utama dalam mengelola lembaga pendidikan, yang memastikan pembagian sumber daya dilakukan secara transparan dan efisien guna mendukung proses belajar- mengajar. Di era digital saat ini, teknologi seperti spreadsheet Excel telah muncul sebagai jawaban utama untuk mengatasi hambatan administrasi manual, termasuk kesalahan hitung dan pemborosan waktu di bidang pendidikan. Alat digital semacam ini bisa meningkatkan produktivitas hingga 50% di lingkungan kecil, dengan keuntungan seperti penghematan waktu. Namun, di sekolah-sekolah pedesaan seperti SMP di Indonesia, penerapan digital seringkali terkendala oleh kurangnya infrastruktur dan kemampuan sumber daya manusia, sehingga butuh penelitian khusus untuk memahami dampaknya. Administrasi keuangan sekolah meliputi pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan laporan bulanan yang tepat. Masalah umum seperti proses manual dengan buku besar sering kali menimbulkan kesalahan matematika, penundaan laporan, dan efisiensi operasional yang rendah, khususnya di lembaga kecil seperti SMP. Penelitian Rusmiati (2025) menyoroti keefektifan alat digital untuk skala kecil dalam transformasi manajemen keuangan sekolah, tapi belum sepenuhnya fokus pada konteks pendidikan pedesaan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi penerapan keuangan berbasis Excel sebagai solusi digital untuk meningkatkan efisiensi administrasi di SMP Negeri 2 Laut Tador. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dengan pendekatan triangulasi untuk memahami fenomena secara mendalam. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam semi terstruktur, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Excel meningkatkan efisiensi melalui penghematan waktu hingga 50%, kemudahan penggunaan, dan pengurangan kesalahan, meskipun ada hambatan infrastruktur awal.

Wima, Cut Wima Umiana; Mu’alimin Mu’alimin; Mukaffan Mukaffan

Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

This study examines the role of teachers as Islamic counselors in addressing various psychological problems experienced by students, such as learning anxiety, academic stress, low self-confidence, difficulty controlling emotions, and social problems such as bullying. Teachers serve not only as instructors, but also as murabbi, mursyid, and moral role models in guiding students' spiritual and emotional development. The study used a qualitative method with a library study approach, where data were obtained through relevant literature related to Islamic counseling, Islamic education, and student psychology. The results of the study indicate that the implementation of Islamic counseling through strategies such as mau'izhah hasanah, tazkiyah an-nafs, prayer and dhikr, empathy development, and collaboration with guidance and counseling teachers and parents has been proven to reduce students' anxiety and stress levels, increase learning motivation, strengthen morals and character, and provide spiritual peace. Thus, teachers play a strategic role in creating a holistic educational environment and supporting students' psychological well-being. In addition, the implementation of Islamic counseling also plays a role in building students' mental resilience in facing academic and social pressures. In the long term, this will strengthen the Islamic values ​​applied in students, while creating a more resilient and noble generation.

Devisius Odo; Devisius Odo; Jannus Marpaung; Redi Ratiandi Yacoub

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem telemetri guna memantau kinerja panel surya pada beberapa lokasi dengan menggunakan komunikasi jarak jauh dan platform Internet of Things (IoT). Metode pemantauan konvensional memiliki keterbatasan dalam menyediakan data secara real-time pada area yang luas, sehingga evaluasi kinerja jarak jauh menjadi kurang efisien. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancang sebuah sistem pemantauan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor INA219 untuk mengukur tegangan dan arus, modul GPS Neo-M8 untuk identifikasi lokasi, modul Real-Time Clock (RTC) DS3231 untuk pencatatan waktu, serta modul LoRa RA-02 sebagai media komunikasi nirkabel. Setiap node pengirim dilengkapi dengan modul MicroSD untuk menyimpan data pengukuran secara lokal. Data hasil pengukuran dikirimkan melalui LoRa ke unit penerima dan ditampilkan secara real-time pada platform Thinger.io. Hasil kalibrasi menunjukkan bahwa sensor INA219 memiliki rata-rata galat pengukuran arus sebesar 0,71% dan galat pengukuran tegangan sebesar 0,1%. Pengujian GPS menunjukkan koordinat lokasi yang stabil dengan tingkat akurasi sekitar ±3 hingga ±8 meter. Seluruh data pengukuran berhasil dikirim, disimpan, dan ditampilkan tanpa kehilangan data yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menyediakan pemantauan parameter panel surya secara jarak jauh yang andal dan efisien dalam kondisi lapangan.

Ni’matuzzakiyah, Evi

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pendidikan, khususnya bagi santri di pondok pesantren yang menghadapi jadwal padat dan tuntutan akademik tinggi. Kajian ini mengusung tema “Belajar Mantap, Hidup Hebat” untuk menekankan bahwa pembelajaran yang konsisten dan berorientasi spiritual dapat mendorong keberhasilan baik dalam dimensi duniawi maupun ukhrawi. Motivasi dipahami melalui tiga ranah, yaitu intrinsik, ekstrinsik, dan religius, dengan dorongan agar santri mampu mengintegrasikan ketiganya sehingga motivasi belajar tidak hanya bersumber dari insentif eksternal, tetapi juga dari kesadaran diri dan niat yang tulus karena Allah SWT. Tantangan umum—seperti manajemen waktu, adaptasi dengan kehidupan kolektif, godaan teknologi, tekanan prestasi, serta masalah kesehatan fisik dan mental—dibahas bersama solusi praktis, termasuk penggunaan teknik Pomodoro sebagai strategi manajemen waktu yang efektif. Kajian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara usaha, doa, dan istiqamah dalam menuntut ilmu, dengan tujuan memberdayakan santri agar mampu mempertahankan motivasi, mengatasi hambatan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rijaal Qurrota A’yuni; Dea Nurazizah; Bayu Cahyadi; Abdul Rohman; Hasni Radhwatul Awaliyah

Jurnal Pelayanan Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The phenomenon of children not attending school in Situhiang Village is still a serious problem that has an impact on the social, emotional, and sustainable development of children's education. This service program aims to design and implement mentoring based on the Asset Based Community Development (ABCD) approach by involving parents, teachers, and the community as the main subjects in overcoming the causes of children not attending school. The ABCD method is used through the stages of asset mapping, expectation formulation, strategy design, action plan determination, and implementation of continuous mentoring. The results of the activity showed that the main causes of school absenteeism were related to children's negative experiences, family economic conditions, and social environmental pressures. Mentoring has succeeded in increasing parental awareness, strengthening community support, and creating a safer, more comfortable, and child-friendly learning environment. This program also fosters the collective commitment of residents to maintain the sustainability of education through the formation of education care groups. These findings confirm that community empowerment through an asset-based approach is effective in reducing children's risk of school dropouts, increasing primary education participation, and encouraging children's social inclusion in the community.

Fadhillah Azztul Zuhri; Apriliani Annisa Fitri; Mustamin Effendi Nasution; Denisa Tri Anggini; Bagas Pratama +7 more

Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Social media has become an integral part of adolescent life, including that of junior high school students. While it offers benefits in terms of communication and access to information, social media also brings negative impacts on students’ ethical development, such as impolite behavior, the spread of hoaxes, and cyberbullying. This study aims to describe the strategies implemented by SMP Negeri 05 Kota Bengkulu in addressing the negative effects of social media on student ethics. The research employed a descriptive qualitative method with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that the school implements five main strategies: (1) internal policies such as prohibiting the use of mobile phones during class hours, (2) integration of character education into the curriculum, (3) implementation of digital literacy programs, (4) collaboration with parents in monitoring social media use at home, and (5) positive utilization of social media for publishing student work and promoting digital ethics campaigns. These strategies have proven effective in shaping responsible digital behavior and reinforcing students’ ethical values. These findings align with previous studies that emphasize the importance of character education, digital literacy , and school–parent collaboration in fostering students’ digital ethics. Through an educational and preventive approach, school strategies can serve as an effective solution in addressing ethical challenges in the digital era.

Muhammad Nizar Ibrahim; Muhammad Bahri Musthofa; Zudan Rosyidi; Muifah Muifah

Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Difficulty reading and writing is still a fundamental problem for some elementary school students, even though these two abilities are an important foundation in understanding various subjects. In the context of madrasah ibtidaiyah education, teachers play a strategic role in helping students overcome literacy barriers in order to be able to achieve basic competencies optimally. This study aims to describe the efforts of teachers in overcoming reading and writing difficulties experienced by three 5th grade students at MIN 1 Gresik. The research method uses a descriptive qualitative approach with observation, interview, and documentation techniques. The research subjects included grade 5 teachers and three students who experienced literacy barriers. The results of the study showed that teachers carried out various strategies, including adding special tutoring hours outside of regular learning, providing gradual exercises according to students' abilities, and utilizing visual media and educational games to increase learning motivation. Teachers also apply an individualized approach so that students are more focused and confident. In addition, parental involvement is optimized through intensive communication so that reading and writing exercises can continue at home. The obstacles faced include time constraints, differences in basic abilities, and low student concentration. Nevertheless, the perseverance and creativity of teachers have proven to be able to drive significant progress in the development of students' basic literacy.

Mukhlis Ainur Rahman; Nuru Aini; Nor Halimah; Siti Nur Khofifah; Devita Sari +3 more

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Perkembangan sistem informasi seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang signifikan, berperan dalam penyimpanan, pengelolaan, dan pendistribusian informasi. Salah satu contohnya adalah dalam pengelolaan data instalasi kabel serat optik. Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan, sebagai instansi pemerintah, menghadapi tantangan dalam pencatatan data serat optik yang masih dilakukan secara konvensional menggunakan perangkat lunak Excel. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti merancang dan mengembangkan "Sistem Informasi Instalasi Kabel Serat Optik di Kabupaten Bangkalan." Tujuan dari sistem ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data, menyederhanakan proses pencatatan, dan mempercepat akses informasi kepada pihak terkait. Hasil pengelolaan data dalam sistem informasi ini mencakup empat proses utama: pengelolaan data titik instalasi, pengelolaan data lokasi, pengelolaan data pengguna, dan pengelolaan data kecepatan internet. Penerapan metode waterfall dalam perancangan sistem informasi ini memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data. Perancangan sistem informasi ini terdiri dari lima (5) perancangan utama yaitu: 1) Menampilkan halaman pengunjung ketika aplikasi diakses, 2) Menerima dan mengolah data berdasarkan tindakan CRUD (create, read, update, delete), 3) Melakukan verifikasi data login dan menampilkan pesan error apabila data login salah, 4) Menyediakan fitur pencarian data, dan 5) Menghasilkan laporan data instalasi.

Motammimah; Qurratul A’yun

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Wanita memiliki banyak masalah  pada  area  vagina.  Kebanyakan  kasus  yang  terjadi  adalah  keputihan.  Keputihan  atau  dalam bahasa  medis  disebut  dengan  flour  albus  merupakan  keluarnya  cairan  yang  berlebihan  dari vagina  yang  bukan  darah  haid. Pengobatan  keputihan  non  farmakologis  dapat  dilakukan  dengan  perubahan  tingkah  laku  personal  hygiene,  psikologis,  serta menggunakan daun sirih. Daun sirih telah terbukti secara ilmiah dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans pada berbagai konsentrasi (20-100%).  Berdasarkan  data  yang  didapat  di  Desa Majungan Kecamatan Pademawu kabupaten Pamekasan  pada  tanggal  18  Juli  2025  terdapat remaja usia reproduktif yang mengalami keputihan sejumlah 8 orang, rata –rata usia 18-22 tahun. Berdasarkan data yang didapat di Desa Majungan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan pada tanggal 18 Juli 2025 terdapat remaja usia reproduktif yang mengalami keputihan sejumlah 8 orang dari 35 remaja lainnya,  rata –rata  usia  18-22  tahun  wanita  usia  reproduktif  di  Desa Majungan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan ini belum pernah mengetahui banyak manfaat pada daun sirih hijau, sehingga tim  pengabdian  kepada  Masyarakat  tertarik  untuk  melakukan  Pendidikan  Kesehatan dalam  bentuk  penyuluhan  terkait  manfaat  air  rebusan  daun  sirih  terhadap  fluor  albus pada wanita usia reproduktif di Desa Majungan Kecamatan Pademawu.

Nurul Laili; Ro’isah; Ainul Yaqin Salam

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Permasalahan yang menimpa remaja dikatakan kompleks yang berkaitan dengan pergaulan, perilaku pacaran, prestasi yang bermasalah di sekolah, dan lain-lain. Berdasarkan hasil survei didapatkan data bahwa seperempat remaja menyatakan mulai berpacaran pada usia 15 tahun dan gaya pacaran yang dilakukan seperti berpegangan tangan, ciuman, dan ada beberapa remaja yang pernah meraba bagian tubuh yang sensitif pada pasangannya. Faktor dominan perilaku seksual di pedesaan adalah teman sebaya sedangkan di perkotaan dipengaruhi oleh pengetahuan. Kurangnya bimbingan dan konseling dari orang tua menyebabkan remaja melakukan perilaku seksual yang berakibat pada kehamilan, akibat yang lain seperti remaja tertular peyakit mematikan, dan tingginya kasus kriminalitas. Berdasarkan analisa tersebut maka dukungan keluarga berbasis family centered care yang melibatkan orang tua dalam mengatasi permasalahan remaja. Tujuan dari PKM ini adalah meningkatkan dukungan kelurga berbasis family centered care dalam mencegah perilaku seksual beresiko pada remaja. Metode yang digunakan adalah ceramah dan konseling tentang dukungan keluarga berupa emosional, informasional, penghargaan dan instrumental. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta baru mengetahui bentuk-bentuk dukungan yang harus diberikan kepada anak remaja, selain itu ada beberapa peserta yang membiarkan anaknya pacaran tanpa dibekali pengetahuan yang cukup, selama pelaksanaan peserta antusias sehingga banyak pertanyaan yang muncul tentang perilaku seksual beresiko pada remaja. Hasil kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu strategi dalam mencegah dan menguarangi perilaku seksual beresiko pada remaja.

Maulidayani; Audia Amanda Br Tarigan; Futhri Raudhatul Kabry; Mawaddah Tun’nisa; Nur Aini +1 more

Proses pembelajaran yang efektif dan komunikatif menuntut adanya interaksi yang tidak sekadar transfer materi, melainkan juga pertukaran emosi positif dan terbangunnya keakraban antara guru dan siswa. Komunikasi merupakan "jantung" dari pembelajaran. Komunikasi interpersonal yang baik, ditandai dengan kedekatan, kepercayaan, dan keterbukaan, berperan krusial dalam menciptakan iklim kelas yang kondusif, meningkatkan motivasi belajar siswa, dan mendukung pencapaian hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam bagaimana praktik Komunikasi Interpersonal antara guru dan siswa berlangsung dalam proses pembelajaran di MIN 1 Medan, mengidentifikasi tanda-tanda efektivitas komunikasi tersebut, serta faktor-faktor penghambat yang muncul dan cara guru mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: observasi (pengamatan langsung terhadap interaksi di kelas), wawancara (mendalam dengan guru, kepala madrasah, dan siswa sebagai informan), serta dokumentasi sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tiga tahapan model Miles dan Huberman: Reduksi Data (Data Reduction), Penyajian Data (Data Display), dan Penarikan Kesimpulan (Conclusion Drawing/Verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi Interpersonal di MIN 1 Medan berjalan dengan baik dan efektif. Guru menerapkan pendekatan yang ramah, menggunakan bahasa sederhana, dan teknik pembelajaran aktif (tanya jawab, diskusi) untuk menghilangkan hambatan komunikasi. Efektivitas komunikasi ditunjukkan oleh keaktifan, keberanian siswa berpendapat, serta terbangunnya hubungan yang akrab dan saling percaya. Hambatan komunikasi, seperti perbedaan karakter siswa, suasana kelas yang kurang kondusif, dan kondisi emosional siswa, diatasi dengan pendekatan sabar, empati, dan kreativitas dalam metode mengajar. Dapat disimpulkan bahwa Komunikasi interpersonal yang positif dan akrab antara guru dan siswa merupakan kunci utama dalam menciptakan proses pembelajaran yang nyaman dan efektif di MIN 1 Medan. Guru berperan sentral sebagai komunikator yang adaptif, menjamin bahwa suasana kelas dirasakan siswa sebagai tempat yang aman dan menyenangkan.

Darmawati Darmawati; Abdullah Firdaus; Jaya Jaya

This study, titled “Happiness According to Hamka and Its Relevance to Efforts to Overcome Mental Distress,” is motivated by the increasing mental strain experienced by modern society, which is reflected in rising levels of stress, anxiety, loss of life meaning, and various forms of depression. These symptoms indicate a deeper spiritual and emotional imbalance that cannot be resolved solely through clinical approaches, but requires insights from philosophical and religious thought. The purpose of this research is to reexamine Hamka’s concept of happiness and identify its relevance in supporting efforts to reduce mental distress in contemporary life. Using a qualitative-descriptive method with a library research approach, this study reviews Hamka’s key writings such as Tasawuf Modern, Falsafah Hidup, and Lembaga Budi alongside literature on psychology and mental health. Through a hermeneutic-philosophical analysis, the study finds that Hamka defines happiness as inner tranquility rooted in faith, sincerity, and spiritual connection with God, rather than material satisfaction or outward pleasures. He emphasizes that true happiness is achieved when intellect, emotion, and faith interact harmoniously, allowing individuals to manage desires, accept destiny, and uphold moral awareness. This perspective is highly relevant for addressing mental distress today, as Hamka highlights the importance of spiritual strengthening and purification of the soul as forms of internal healing capable of fostering resilience and emotional stability.