Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 501-520 of 561

Analytics

Filemon Filemon

Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

The purpose of human creation based on the context of Genesis 1:26-28 is that humans were created to relate to other creatures and also to fellow human beings where God wants humans to be fruitful and multiply to fill the earth. Allah created man to fulfill His plan and all His creations belong to Him. The image of God in man reflects the personality of God before man fell into sin. And humans who were created in God's image have the responsibility to subdue all of His creation as a responsibility for God's sovereignty as His representative on earth.

Rifqi Muhammad; Gustina Gustina

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

With the anti-NKRI and anti-Pancasila movements, Indonesian society is agitated. This movement creates a feeling of insecurity in society. Sheikh Kholil Bangkalan has five principles of love for the homeland. This article aims to explore the implications of Sheikh Kholil Bangkalan's five principles of love for the homeland on security psychology. The implications can be seen through the cognitive, affective, psychomotor, and spiritual aspects. Then the scope of the implications for themselves, fathers, educators, children, students, families, neighbors, schools, communities, and the country Conclusion: First, the five principles of patriotism that are applied to oneself, family members, educators, students, and society will bring a sense of security. Second, to create a sense of security, the five principles of patriotism are given the meaning of cognitive, affective, psychomotor, and spiritual aspects. Third, create personal protectors and spreaders of security for individuals, families, neighbors, and communities, nationally and internationally, who have knowledge, feelings, attitudes, and spirituality about the five principles of love for the homeland. Fourth, security is actually a gift from Allah SWT to humans who defend their homeland with love and faith.    

Sukriadi Sukriadi; Dwi Noviani; Nyimas Anisah Muhammad; Andre Bahrudin

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Al-Qur’an sebagai Firman Allah menjadi petunjuk bagi seluruh manusia. Dalam memahami petunjuk-petunjuk Al-Qur’an tersebut dengan benar maka diperlukan ‘Ulumul Qur’an, yaitu ilmu yang membahas atau mengkaji Al-Qur’an itu, yang di dalamnya memuat seluruh bahasan tentang Al-Quran mulai dari tafsir Al-Qur’an yang merupakan induk dari segala macam kajian mengenai Al-Qur’an sampai pada ilmu bacaan Al-Qur’an. Namun sangat disanyangkan karena sangat sedikit yang tertarik mengkaji ‘Ulumul Qur’an terutama dalam aspek An-nahari wal laili yang merupakan cabang dari ‘Ulumul Qur’an. Padahal memahami An-nahari wal laili ini akan menambah hazanah keilmuan dalam memahami Al-Qur’an secara sempurna. Sehingga dilakukan penelitian untuk memberikan pemahaman tentang pengertian An-nahawi wal-laili, pendapat ulama tentang An-nahawi wal-laili, metode untuk menentukan An-nahawi wal-laili serta menjelaskan contoh surat dan ayat-ayat An-nahawi wal-laili. Pada penelitian ini digunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan instrumen studi pustaka dari beberapa buku, jurnal dan artikel ilmiah lainnya.    

Ana Bella Puandina; Ja’far Assagaf

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This article will examine Islamic counseling associated with the study of philosophy, from the aspects of ontology, epistemology, then axiology. Philosophical values ​​can feed direction and permananan about Islamic counseling. The research method used is literature review or literature study. Integrativity in the main science of Islamic counseling, namely, psychology, communication and Islam. Furthermore, from an epistemology perspective, it is concerned with the implementation and professionalization of the counselor. Then from the aspect of axiology in Islamic counseling which aims to provide assistance provided by counselors to clients in order to find ethical and aesthetic values ​​for the existence of essential (pure) happiness, namely happiness that comes from Allah SWT, the Almighty.

Nur Hikmatus Sobah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

One of the benefits of the semiotic approach is being able to examine in more detail the communication conveyed by works of art. In the current digital era, works of art can take the form of photography, videography, and so on, where these works of art can provide meaning or representation of a communication message. One of the works of art in the form of videography is video clips. One example of a video clip is a song entitled "Perfect My Day" sung by Rey Mbayang, which used to be trending 1 on YouTube in the music category. The background of this video is Dinda Hauw's documentary film when she is going through the process leading up to childbirth, this makes the writer interested in analyzing Ferdinand De Saussure's semiotics because the writer also has personal experience in dealing with the birth process. In this research, the researcher uses Ferdinand De Saussure's semiotic analysis method and examines the signs that refer to the video clip for the song "Sempurnaka Hariku" sung by Rey Mbayang. These signs are data such as images and other visual elements, as well as other supporting data, which will be studied and interpreted in the form of words and language. The results of the research on the video clip for the song "Perfect my day" sung by Rey Mbayang has signifiers and signifieds. It can be analyzed that the overall meaning of the various signs in the semiotic analysis is an explanation that the video clip tells about the struggles of the process of giving birth to Rey Mbayang and Dinda Hauw's first child from the beginning of the process full of anxiety, resignation, and pain until after birth it changes with a feeling of emotion, relieved and happy also grateful to have been given the mandate and gift in the form of a son from Allah SWT. The sign is that in the process of struggling to give birth, there is the role of the husband and family which are very important to support the success of the process.

Robingun Suyud El Syam; Ali Mu’tafi

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keluarga merupakan pondasi pendidikan bagi anak. Rusaknya bangunan rumah tangga berakibat buruk bagi pendidikannya. Tujuan penelitian mengungkap manajemen strategik entititas setan dalam merusak mahligai rumah tangga, untuk kemudian dicari langkah antisipasinya dalam konteks pendidikan Islam. Dengan pendekatan teoritik, disimpulkan, bahwa setan mempunyai entitas yang bertugas merusak keutuhan rumah tangga yang disebut divisi Dasim. Manajemen mereka terstruktur rapih dengan melibatkan agen konspirasi global dari unsur manusia, yakni tukang sihir, pelakor dan pebinor. Capain tertinggi dari progam ini adalah perceraian. Kejahatan terstuktur mereka dilancarkan melalui tiga segmen: pra nikah, rumah tangga dan pasca cerai. Solusi untuk mengatasi gangguan ini, dengan memahami hakikat pernikahan dan menjalani bahtera rumah tangga dengan semangat ibadah untuk memperoleh ridha Allah. Penelitian merekomendasikan agar manajemen ini menjadi solusi mempertahankan rumah tangga yang bahagia.    

Woran, Ramlen; Sinaga, Janes; Sinambela, Juita Lusiana

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Tujuan penelilian ini adalah untuk memahami dasar perjanjian Allah kepada Abraham dan apa saja yang dijanjikan Allah kepada Abraham, serta korelasinya kepada umat Allah sepanjang zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian studi literatur. Abraham adalah salah satu tokoh terpenting dalam Perjanjian Lama. Melalui Abraham, Allah membuat perjanjian dengan seluruh umat manusia. Abraham memiliki kesetiaan dan kepatuhan terhadap perintah Allah. Kesetiaan dan kepatuhan kepatuhan Abraham ditunjukkan dengan melakukan perintah Allah dalam meninggalkan negrinya dan mengorbankan anaknya. Allah mengadakan perjanjian kepada Abraham sejak dipanggil keluar dari negrinya, Allah berjanji memberikan tanah, keturunan dan penyertaan berkat. Perjanjian Allah kepada Abraham berkelanjutan bagi keturunannya dan bagi setiap umat pilihan-Nya.

Junaidi Junaidi

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Surat Paulus kepada jemaat di Roma merupakan surat yang paling unik diantara surat-surat lainnya. Dari keunikan itu bermunculan polemik tentang pokok-pokok pengajaran yang ditulisnya kepada jemaat di Roma menjadi tema yang muktahir diantaranya ialah ‘kebenaran Allah, kebaikan Allah, kedaulatan Allah, kasih karunia (anugerah) Allah, dan hukum Allah.’ Kristus Yesus menjadi sentral pemberitaan merupakan kekuatan Injil tidak terbantahkan oleh siapapun. Kematian Kristus adalah alasan kuat dalam pemberitaannya sekalipun mereka sudah percaya baik dari golongan Yahudi maupun Yunani atau orang bersunat dan tidak bersunat bahkan hukum Taurat tidak dapat diperbandingkan dengan kematian Kristus yang memberi jaminan keselamatan hidup yang kekal. Tujuan penelitian ini ialah dibenarkan, diperdamaikan dan dimerdekakan oleh kematian Kristus Roma 5-8 karena inti berita yang khas sebagai dogma teologi bagi orang yang percaya kepada-Nya. Metodologi penelitian yang digunakan ialah metodologi kualitatif dan analisis deskriptif serta pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian ialah menarasikan tentang praktik apologetika karena diperhadapkan pada permasalahan pokok pengajaran iman kepada Yesus Kristus, melainkan umat manusia harus menyadari bahwa Kristus yang diutus oleh Bapa ke dalam  dunia untuk menyelamatkan orang berdosa sebab hanya Allah saja yang dapat menyelamatkan umat-Nya bukan manusia mencari keselamatan dengan berbagai cara yang ditempuhnya.    

Netty Netty

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Konsep mengerjakan keselamatan itu sangatlah penting karena mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar itu berarti orang percaya lagi menghidupi iman, berjalan sebagai seorang pengikut Kristus, hidup sebagai seorang murid Kristus. Dan berbicara mengenai keselamatan, maka keselamatan merupakan inti berita injil. Karena keselamatan itu adalah anugerah Allah tanpa anugerah Allah maka manusia tidak akan mendapat keselamatan. Keselamatan mencakup seluruh aspek kehidupan kristiani, baik hubungan dengan Allah, maupun dalam hubungan dengan sesama manusia. Tujuan penelitian ini ialah setiap orang percaya harus mengerjakan keselamatan selama di dunia ini supaya mendapatkan kehidupan yang kekal. Peneliti menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian ini ialah mengerjakan keselamatan bukan kehendak orang percaya tetapi berdasarkan anugerah dan kehendak-Nya. Kesimpulan: keselamatan kekal mutlak dianugerahkan oleh Yesus Kristus kepada orang percaya yang terus-menerus setia melakukan perintah-Nya sampai mati. Mengerjakan keselamatan sebagai bukti cinta kasih orang percaya kepada Kristus Yesus. 

Septinus Hia

Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Agama-agama yang ada di Indonesia memiliki kepercayaan masing-masing. Salah satunya agama Kristen yang percaya kepada Yesus sebagai Tuhan yang telah menebus dan menyelamatkan manusia yang percaya kepada-Nya. Tetapi ada juga kelompok Kristen yang tidak sependapat dengan pandangan tersebut seperti Saksi Yehuwa. Pengikut Saksi Yehuwa tidak percaya dengan ajaran-ajaran yang diajarkan oleh Kristen pada umumnya. Saksi Yehuwa memiliki cara pandang tersendiri tentang Tuhan bagi mereka hanya ada satu Tuhan yaitu Yehuwa dan Yesus bukanlah Tuhan atau penebus dosa umat manusia melainkan Yesus hanya ciptaan dan hanya menebus dosa Adam saja. Saksi Yehuwa yang dipelopori oleh Charles Taze Russell (pendiri Saksi Yehuwa) mulanya bernama Siswa-Siswa Alkitab yang telah ada sejak tahun 1931. Tujuan penelitian ini ialah untuk menemukan Tuhan mana yang disembah oleh Saksi Yehuwa. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil yang ditemukan ialah umat Kristen menyembah kepada Tuhan Yesus sebagai Allah yang hidup sedangkan Saksi Yehuwa menyembah pada Allah yang menebus Adam pada masa PL. Kesimpulan: Tuhan yang benar dan hidup yang telah berinkarnasi di dalam Yesus Kristus; yang harus disembah oleh Saksi Yehuwa dan orang Kristen pada umumnya bahkan orang-orang non-Kristen.       

Muhammad Fiqri

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Divorce is an act that is lawful, but hated by Allah SWT. The consequences of divorce between husband and wife are among them hadhanah (child rearing). Each husband and wife fight over who is most entitled to have a role in the hadhanah. In particular, the status of the child is still not mumayyiz, so the mother has an important role in the right to care according to the as-Syafi'i school. This type of research uses library research (library research) which is qualitative analytic in nature. The data analysis technique is by analyzing the opinion of the as-Shafi'i school of thought regarding the right to hadhanah along with its legal analysis. The results of this thesis research are first, hadhanah rights are given to mothers before the age of 7 or 8 years, after that the child is given the right to choose between father and mother as long as the mother has not married another man. Setting the age of 7 or 8 is not the final limit for hadhanah, but it is the right for children to determine who to have hadhin. Second, the analysis of the as-Shafi'i school uses the argument from al-Quran sura at-Tahrim verse 6, which contains the general basis of hadhanah, then sura al-Baqarah verse 233, which contains the role of the mother in caring for her child, such as breastfeeding, caring. So the father's role in this case provides a living for the mother for breastfeeding. Third, the analysis of the opinion of the as-Shafi'i school is very relevant to the current family phenomenon. Where is the function of the father to make a living and the mother is at home. If parenting is given to the father, it is feared that the hadhanah will not be maximized.

Junus Arril Metson Rindengan

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Artikel ini membahas tentang pandangan teologis predestinasi yang ditinjau dalam teologi Perjanjian Baru. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, disertai studi literatur sebagai alat penggumpulan datanya akan disajikan analisis yang komprehensif. Hasil kajian tersebut didapati bahwa secara alkitabiah khususnya dalam tataran perjanjian baru tidak benar kalau ada yang berpendapat bahwa Allah telah memilih sebagian orang untuk diselamatkan dan menolak yang lainnya. Begitu juga dengan pernyataan “sekali selamat tetap selamat”, merupakan ajaran yang tidak Alkitabiah.

Siti Nurhasanah; Rani Febrianni; Muhammad Saleh

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pemikiran Muhammad Natsir tentang pembaruan pendidikan di pesantren Al fatah tanjung Pura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library reseach) dengan pendekatan pendekatan filosofis. Metode yang digunakan untuk menganalisa data adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammad Natsir mengemukakan pemikirannya tentang pembaruan pendidikan Islam, yaitu Pertama, peran dan fungsi pendidikan Islam yang pada intinya memberi perhatian lebih pada aspek afektif peserta didik serta menjauhkan setiap hal yang dapat menghambat potensi yang dimilikinya, Kedua, Integrasi ilmu umum dengan ilmu pendidikan agama Islam dalam satu kurikulum, Ketiga,  Tauhid sebagai landasan pendidikan Islam serta mewujudkan manusia yang mengabdi kepada Allah swt. sebagai tujuan pendidikan Islam, 4) Pendidikan kepemimpinan dalam lembaga pendidikan. Adapun implementasi pemikiran Muhammad Natsir tentang integrasi ilmu umum dengan ilmu agama Islam dalam satu kurikulum telah berjalan dengan baik. Indikatornya adalah dalam penyusunan kurikulum, pesantren Al fatah tanjung Pura  menggunakan tiga kurikulum yang disatukan, dari tiga kurikulum tersebut terdapat mata pelajaran umum serta mata pelajaran agama Islam seperti tahfidz dan mentoring.  

Adinda Siti Mukhlisha; Yayat Suharyat

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Al-Qur’an dan Hadist berfungsi sebagai sumber utama pedoman untuk menempuh kehidupan pemeluk agama Islam di seluruh dunia. Allah SWT juga menurunkan firman-firmannya kepada Nabi Muhammad SAW yang disebut dengan Hadist. Al-Qur’an disebut sebagai kitab utama atau ummul kitab, penuntun, pedoman dan petunjuk umat manusia. Dengan adanya perkembangan kehidupan dunia maka akan berkaitan dengan perubahan peradaban umat manusia. Peradaban adalah kumpulan bentuk-bentuk kemajuan yang berupa keberadaan material, ilmu pengetahuan, seni, sastra, atau sosial dalam suatu masyarakat atau masyarakat yang sejenis. Al-Qur’an dan Hadits sebagai petunjuk pemeluk agama Islam perlu untuk diterapkan dalam kehidupan agar dapat mewujudkan peradaban yang hakiki. Rusaknya akhlak dan perilaku manusia yang melenceng dari  Al-Qur’an dan Hadits akan menyebabkan keruntuhan peradaban sehingga perlu untuk memperbaiki hal tersebut dengan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT yaitu menjalankan semua kewajiban dan menjauhi semua larangannya agar tercipta peradaban yang maju yang memiliki nilai - nilai yang baik.    

Susi Susyanti Aripin; Yayat Suharyat

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Jihad dimaknai di dalam Al Qur`an dengan arti yang sangat luas. Secara harfiah adalah mencurahkan semua kemampuan untuk perjuangan menegakkan sebuah keadilan dan memerangi segala bentuk kejahatan untuk kebaikan yang disyariatkan dalam agama. Jihad adalah salah satu perintah kewajiban bagi setiap individu muslim yang dikerjakan sesuai dengan kaidah islam (Al Qur’an dan hadits). Makna lain dari jihad dalam konteks keislaman, yaitu melawan hawa nafsu yang ada pada diri kita sendiri dari kejahatan ataupun rasa malas, dengki, sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa “Jihad yang paling utama adalah berjihad berjuang melawan hawa nafsu” (Ibnu Najjar dari Abu Dzarr). Setiap bentuk jihad apapun yang dikerjakan sepatutnya ditujukan demi menegakkan sebuah kebenaran agama islam yang membawa keindahan, kebaikan, keselamatan dunia akhirat serta jihad diniatkan semata mengharapkan ridho Allah SWT.    

Pira Suswita; Darul Ilmi

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Retorika dakwah merupakan suatu seni berbicara yang dapat mengajak seseorang kepada jalan Allah sesuai kaidah-kaidah Islam. Dalam beretorika seorang komunikator tidak hanya memperhatikan gaya bahasa, akan tetapi juga memerlukan bahasa tubuh untuk membujuk audien, karena gaya bahasa dan bahasa tubuh yang indah merupakan akar dalam beretorika. Penelitian ini terfokus untuk menjawab Bagaimana Retorika Dakwah Ustadz Handy Bonny Pada Channel Youtube Handy Bonny. Untuk mengindikasi persoalan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analisis), dan proses pengumpulan data di lakukan melalui observasi, dokumentasi, dan teknik kepustakaan. Penelitian ini mengambil tiga judul video ceramah ustadz Handy Bonny pada channel youtube Handy Bonny. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahawa gaya bahasa yang digunakan ustadz Handy Bonny adalah gaya bahasa percakapan dengan menggunakan lansung dan tidaknya pencapaian makna berupa retoris yang mana memiliki unsur asonansi, eufemismus, hiperbola dan litotes. Pada unsur asonansi ustadz Handy Bonny melakukan pengulangan kata diantaranya seperti pada kata-kata “gagal dalam percintaan”. Pada unsur eufemismus ustadz Handy Bonny memberikan ungkapan-ungkapan yang dapat menyinggung perasaan mad‟u nya, diantaranya seperti padaa kalimat “Kata Allah, hei sayang. Akutu sayang sama kamu kata Allah, Akutu slalu mencintai kamu, aku tau kamu sudah melampoi batas, tapi please jangan pernah berputus asa dari rahmatku, aku masih menerima kamu. Balikannya sama Allah aja”. Kata hiperbola dalam ceramah usatadz Handy Bonny diantaranya seperti kata “Mabuk dan Termuntahkan”. Unsur litotes dalam video dakwah Ustadz Handy Bonny diantaranya seperti pada kalimat “Bukan berarti ustadz itu slalu baik, ada buruknya juga. Handy Bonny pasti ada buruknya juga, Donkems ada buruknya juga. Bukan berarti Hndy Bonny lebih baik dari Donkems, atau Domkems lebih buruk dari pada Handy Bonnya. Nggak ada yang tau”. Untuk menunjang beretorika agar saat penyampaian pesan, pesan dapat tersampaikan dengan baik, ustadz Handy Bonny menampilkan gerakan tubuh dengan sikap badan yang tidak kaku, penampilan dan pakaian yang sesuai dengan tren anak muda, ekspresi dan gerak tangan serta kontak mata yang mampu menarik perhatian mad‟u.

Ula Muvida Toyiba; Alfiah Aulia Ilmiana; Azis Mayardhi; Hudedi Hudedi; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Islam adalah agama dakwah, yaitu agama yang menyeru dan mengarahkan pemeluknya untuk selalu menyebarkan dan mengirimkan ajaran Islam kepada seluruh umat manusia. Kemudian, kegiatan dakwah berkembang dengan dinamika yang berbeda dalam situasi dan kondisi yang berbeda. Dakwah harus dilakukan sesuai dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini. Karena konversi dakwah mempengaruhi penyerahan agama dan sebaliknya, dakwah lambat menyebabkan disintegrasi agama. Karena hubungan timbal balik inilah, Islam membebankan kewajiban berdakwah kepada setiap orang beriman. Dalam Q.S Al Baqarah ayat 256 berbunyi “LaaIkrooHafiddiin” yang berarti tidak ada paksaan dalam konteks keberagamaan yang diyakininya. Kemudian Q.S Al Imran ayat 19 yang berisi “bahwa Allah SWT bertanya kepada orang-orang buta huruf (sudahkah kamu masuk islam) jika mereka masuk islam, berarti mereka telah mendapatkan petunjuk. Namun jika mereka berpaling dari hal tersebut maka kewajiban kita hanyalah menyampaikan. Dalam dua konteks pembahasan tersebut maka kita tidak diperbolehkan untuk memaksa orang lain masuk islam atau memaksa ikut meyakini agama selain islam. Seperti halnya Ketika ada masyarakat yang terkena musibah, kita kirimkan sembako namun mewajibkan mereka untuk bersyahadat terlebih dahulu walaupun konteksnya mereka sedang berdakwah, maka berdosalah ia. Adapun para ulama yang membolehkan dan tidak membolehkannya dalam pengucapan tersebut. Para ulama yang melarang mengucapkan Selamat Natal karena berdasarkan interpretasi QS. Maryam ayat 23-26. Dalam ayat ini, Jibril menyuruh Maryam yang melahirkan Isa al-Masih untuk meraihnya akar kurma dan mengambil buah yang matang untuk dimakan. Tanggal tersebut menunjukkan bahwa Isa al Masih tidak lahir pada musim dingin, jadi tanggal 25 Desember bukanlah kelahiran putra Maryam. Adapun para ulama yang membolehkan Selamat Natal didasarkan pada QS. Al Mumtahanah ayat 8. Allah swt. Dalam ayat ini Allah tidak melarang berbuat baik kepada orang yang tidak memerangi umat Islam. Oleh karena itu, mengucapkan Selamat Natal adalah hal baik kepada non muslim, maka perbuatan tersebut diperbolehkan. Penerapan ini dijamin oleh undang-undang Negara pasal 29 ayat 2 yang berbunyi “Negara menjamin tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadah menurut agama dan kepercayaan itu”. Jadi ibadah di islam itu indah dan dapat berupa larangan.  

Zahra Asyidda Najibullah; Silmi Aulia; Budiyanto Budiyanto; Irfan Khairudin; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dakwah merupakan usaha untuk mengajak manusia ke jalan Allah. Secara istilah dakwah bisa dipahami dengan perintah mengadakan seruan kepada manusia untuk Kembali dan hidup sepanjang ajaran Allah yang benar, dilakukan dengan penuh kebijaksanaan dan nasehat yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan yang terkandung dalam penyampaian dakwah di Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat Gambaran Hari Kiamat” serta bentuk pesan yang dipergunakan dalam menyampaikan nasihat supaya dapat diterima oleh mad’u nya terkhususnya mad’u yang masih muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka (library research) adalah penelitian yang objek kajiannya menggunakan data Pustaka berupa buku – buku sebagai sumber datanya. Membaca, menelaah dan menganalisis berbagai literatur yang ada berupa Al Qur’an Haidst, kitab, maupun hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian terhadap kandungan pesan dakwah dalam Konten Youtube Kata Ustadz Episode “Anak Muda Menangis Saat Melihat  Gambaran Hari  Kiamat” menyebutkan bahwa konten tersebut mengandung unsur pesan dakwah nasihat tandzir yaitu sebuah pesan dakwah dengan menyebutkan peristiwa akhirat dalam penyampaian dakwahnya, dengan menyebutkan berbagai peristiwa seperti tanda – tanda, azab neraka sehingga objek eksperimen dapat menggambarkan seperti apa yang dimaksud dengan peristiwa akhirat.  

Muhammad Amin; Hermanto Harun; Yuliatin Yuliatin; Syamsiah Syamsiah

Jurnal Politik Hukum 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah :Ingin mengetahui praktik pemberian uang hantaran dalam perkawinan, Ingin mengetahui persepsi masyarakat terhadap melembaganya adat dalam tradisi hantaran masyarakat  desa dan Ingin mengetahui perpektif hukum islam terhadap uang hantaran di desa Kembang Tanjung Kabupaten Batang Hari.Latarbelakang penelitian ini diawali dari (Grand Tour) penulis melihat bahwa pada masyarakat desa Kembang Tanjung Kabupaten Batanghari: 1). Masih terlihat adanya perbedaan pada jumlah uang hantaran dalam peminangan. 2) masih terlihat pada masyarakat desa Kembang Tanjung dalam menentukan jumlah uang hantaran dilihat dari tingginya rendahnya pendidikkan anak perempuannya.Hasil penelitian mahar merupakan pemberian wajib bagi calon suami kepada calon istri sebagai bukti ketulusan hati calon suami untuk menimbulkan rasa cinta kasih pada seorang istri kepada calon suaminya.. Agama tidak menetapkan jumlah minimum dan jumlah maksimum dari mahar. Hal ini dikarenakan  perbedaan tingkatan kemampuan manusia dalam memberikannya. Mahar boleh dilaksanakan dan diberikan dengan kontan atau utang. Hantaran di Desa Tanjung Kembang ditetapkan dengan melihat  pendidikan, pekerjaan perempuan dan kebiasaan jumlah ditetapkan di kampung tersebut. Penetapan jumlah dan waktu uang hantaran diberikan ditentukan dengan cara kesepakatan dari kedua belah pihak, tetapi tetap saja keputusannya dari pihak perempuan. Pihak laki-laki akan meminta jumlah uang hantaran dikurangi seandainya tidak ada kemampuan untuk memenuhinya. Praktek pemberian uang hantaran membebankan mempelai laki-laki yang ekonominya menengah ke bawah dan yang mempunyai berbagai tanggungan sehingga berakibatkan penundaan perkawinan. Hal ini dapat kita lihat berdasarkan penelitian,  setelah terjadi penundaan perkawinan Simpulan dari penelitian ini 1) Penetapan jumlah uang hantaran dengan melihat kepada pendidikan, pekerjaan perempuan dan kebiasaan jumlah ditetapkan di kampung tersebut.. 2., tradisi pemberian hantaran sudah dikenal oleh masyarakat setempat dan dilaksanakan dari dahulu kala.  Tradisi ini yang disebut dengan adat dianggap baik oleh masyarakat selanjutnya dilestarikan dan tidak boleh ditinggalkan. 3).Mahar menjadi salah satu kewajiban pertama suami kepada istri, bukan hadiah atau seserahan,” sebutnya. Dalil mengenai mahar telah diatur dalam firman Allah, Q.S An-Nisa ayat 4 yang artinya: “Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.

Mohamad Fatkhurohman; Robingun Suyud El Syam

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Agama dan sains merupakan kekuatan yang mampu mentransformasi kehidupan manusia. Harmonisasi diantara keduanya berusaha mengarahkan dan memberikan kesejahteraan bagi umat manusia. Namun, karena ketidaktahuan atau kemalasan seingkali manusia menganggap ada dikotomi antara keduanya, padahal keduanya terkait kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap relasi sains dan agama: materi besaran dan satuan dalam meningkatkan keimanan peserta didik. Melalui penelitian kualitatif korelasi, menyimpulkan: Dalam fisika, besaran diartikan sebagai sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Sebuah besaran dinyatakan dengan angka diikuti dengan satuan. Angka tanpa diikuti satuan akan menjadi sesuatu yang tidak bermakna. Idealnya sebuah alat ukur memiliki akurasi, presisi dan sensitivitas yang baik sehingga tingkat kesalahannya relatif kecil dan data yang dihasilkan akan akurat. Ukuran adalah sesuatu yang sangat mendasar dalam bidang apapun. Ukuran erat kaitannya dengan takaran, dan dosis  yang sesuai dengan maksud firman Allah Swt dalam surat Al Qamar (54): 49, yang esensinya Apa yang terjadi pada semua makhluk sudah ditetapkan oleh Allah. Segala sesuatu menurut ukuran, yaitu suatu sistem dan ketentuan yang telah ditetapkan, tetapi manusia wajib berusaha, ketentuan-Nya diserahkan kepada usaha manusia. Dengan memahami konsepsi ini peserta didik akan bertambah nilai keimanannya.