Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 4381-4400 of 4,507

Analytics

Ivien Aryo Puspita Wardani; Sumarwanto; Choirul Amin

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Indonesia mempunyai kebudayaan yang  berbeda dengan negara lain dan mempunyai kekhasannya tersendiri pada setiap daerahnya. Cirebon merupakan kota yang memiliki kondisi dan potensi seni budaya yang sangat beragam seperti, jenis obyek wisata, kesenian, maupun berbagai macam jenis hasil kerajinan. Tari Topeng adalah salah satu tarian tradisional yang berkembang diwilayah parahyangan. Selain sebagai media hiburan, tarian ini juga pernah dijadikan sebagai media komunikasi dakwah islam di Cirebon oleh Sunan Gung Jati. Pusat Seni Tari Topeng memiliki fungsi agar pelaku seni tari dapat mengembangkan dan melestarikan tari topeng Cirebon sekaligus mendukung sektor pariwisata yang berbasis wawasan ilmu pengetahuan tradisional daerah sehingga menghasilkan suatu rangkaian budaya yang bersifat positif dan kreatif. Pusat Seni Tari Topeng merupakan bangunan yang menjadi pusat dari berbagai macam kegiatan seni tari topeng yang berisi tempat latihan tari indoor dan outdoor serta tempat perlengkapan seni dan ruang pertunjukan seni tari topeng. Filosofi pendekatan bangunan ini menggunakan pendekatan nilai hiburan tradisional yang mengandung unsur-unsur dari aspek kehidupan. Sehingga harus membuat suatu tempat yang memiliki arti simbolik dan memiliki nilai Pendidikan dan menggunakan pendekatan Konsep Arsitekur Neo-Vernakular. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

M. Daeni; Husnul Rizqi

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sampah merupakan persoalan yang kompleks. Pertumbuhan penduduk yang tinggi berdampak besar bagi produksi sampah. Produksi sampah tidak sebanding dengan pengelolaan sampah, dan  luas  lahan  yang  terbatas.  Kota  Semarang  mengelola  sampah  dengan  sistem  sanitary landfill yang  mampu menghasilkan   gas  metana  dari sisa sampah menghasilkan listrik  dan biogas.  Meskipun  sudah  menggunakan  sanitary  landfill  namun  masih  belum  mencukupi. Jumlah dan kualitas SDM, sarana prasarana pengelolaan sampah masih belum mencukupi. Pemerinath Kota Semarang telah pula melakukan pengaturan dengan menerbitkan Perda 6 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi kebijakan khususnya pasal 17 Perda Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah. Penelitian   ini  dilakukan   dengan   metote   deskriptif   kualitatif,   yang   pengumpulan   datanya dilakukan dengan observasi, dan wawancara mendalam didukung data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa   Pemerintah Kota Semarang sudah melaksanakan amanat sebagaimana pasal 17, namun belum optimal, karena produksi sampah yang terus bertambah, belum  sepenuhnya  didudkung  oleh  sarana  prasarana  yang  makin  baik,  kualitas  SDM  yang belum memenuhi dan partisipasi masyarakat yang rendah.

Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) merupakan dua ukuran yang selalu digunakan untuk menilai keberdayaan perempuan dan kontribusi pembangunan kepada perempuan. Ukuran dalam IPG adalah sama dengan IPM yang menunjukan dua indikator dampak dalam pembangunan ini memiliki kesetaraan yang harus diwujudkan bersama. Kajian ini bertujuan untuk mengurai perkembangan IPG dan IDG untuk mengetahui factor dominan yang mempengaruhi keberadaan IPG dan IDG. Hasil ananlisis secara keseluruhan pencapaian IPG dan IDG Kota Surakarta menunjukan posisi diatas capaian rata-rata Provinsi Jawa Tengah. Meskipun mengalami penurunan, beberapa indikator pembentuk IPG dan IDG menunjukan posisi yang lebih baik daripada posisi Jawa Tengah bahkan nasional. Pada indikator yang berkontribusi terhadap menurunnya posisi IPG dan IDG, selain dipengaruhi factor eksternal yaitu kebijakan pemerintah, aksesibilitas perempuan terhadapsumberdaya pembangunan, juga karena belenggu stereotype bahwa perempuan harus berada di ranah public, tidak dapat dielakan. Oleh karena diperlukan langkah-langkah affirmatif untuk mewujudkan pencapaian IPG dan IDg yang terus meningkat dari waktu ke waktu, melalui peningkatan capaian indikator pembentuk.

Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Covid-19 tidak menghentikan langkah langkah warga Kota Semarang dalam memilih calon pemimpin mereka dimasa yang akan datang. Meskipun banyak ahli yang menyangsikan pelaksanaan pilkada, bahkan beberapa kajian sebelumnya diprediksi akan menimbulkan kegaduhan, dianggap tidak demokratis dan mengorbankan kesehatan, namun asumsi itu patah dengan melihat angka partisipasi dalam pilkada yang menigkat dibandingkan pilkada sebelumnya. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 6 tahun 2020 tentang Tahapan- Tahapan Pencoblosan dan Pemungutan Suara dengan Menerapkan Protokol Kesehatan pada Pilkada 2020 telah memberikan solusi menjawab banyak kekawatiran  akan  meluasnya  penyebaran  covid-19  ini.  Pertanyaan  mendasar dalam penelitian ini adalah bagaiamana tingkat partispasi warga dalam pilkada di tengah pandemic covid-19. Tujuannya untuk mengekplorasi tingkat partisipasi masyarakat dan factor yang mendukung atau menghambatnya. Hasilnya menakjubkan. Seacra nasional tingkat partisipasi mencapai 76,13 persen, Provinsi Jawa Tengah mencapai 74,34 dan Kota Semarang 68, 62 persen. Beberapa factor yang mempengaruhi tingkat partisipasi ini adalah kesadaran masyarakat yang semakin baik, penyelenggaraan pilkada yang menjamin aman dan jauh dari peneluranan, serta partispasi pemilih pemula yang muali bergerak untuk memajukan daerahnya.

Maya W. Pramesti; Dyah Kusumawati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pemerintah memerlukan kemitraan untuk memenuhi tugas dan kewajiban dalam melaksanakan pelayanan publik, tak terkecuali pelayanan kesehatan. Kemitraan dengan Fasilitas Kesehatan Swasta merupakan upaya BPJS Kesehatan dalam memenuhi  tugas  dan  kewajiban  melaksanakan  pelayanan  kesehatan  publik. Dalam urusan publik, penting menerapkan good governance, termasuk dalam kemitraan. Tujuan penelitian menganalisis penerapan good governance serta mengetahui faktor pendorong dan penghambat dalam kemitraan guna memberikan pelayanan kesehatan di Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan teknis analisis data Miles dan Heberman serta uji trangulasi sumber digunakan untuk memverifikasi dan memvalidasi data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan good governance dalam kemitraan guna memberikan pelayanan kesehatan di Kota Semarang telah dilaksanakan. Meski   demikian,   terdapat   beberapa   prinsip   good   governance   yang   belum terlaksana  secara  optimal,  diantaranya  daya  tanggap  (responsiveness), berorientasi konsensus (consensus orientation), dan berkeadilan / keseimbangan (equity). Faktor pendorong penerapan good governance adalah keterbukaan informasi dan transparasi, upaya saling memahami (mutual undestanding) dan saling menyesuaikan (mutual adjustment) serta komitmen kemitraan yang kuat dan mengikat. Faktor penghambatnya adalah perbedaan perspektif antar sektor dan tidak adanya konsesnsus dalam kemitraan.

Noviana Noviana; Munawar Noor

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan peneltian untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi, faktor pendukung dan penghambat pelayanan pengujian kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Semarang. Pendekatan kualitatif sebagai dasar unuk mendeskripsikan dan menganalisis pelayanan pengujian kendaraan bermotor dan faktor pendukung dan pendukung implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelayanan kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Semarang secara umum relative baik berdasarkan analisis variabel komunikasi, sumber daya,disposisi, struktur birokrasi, Faktor  pendukung  kir  kendaraan  bermotor   diantaranya  kecukupan   SDM,  alat  uji  kendaraan. kendaraan operasional dan sistem pelayanan online (daring). Sedangkan faktor diantaranya kualitas SDM sekitar 20% berpendidikan Sd dan SMP dan berumur diatas 50 tahun sehingga kurang taktis dalam pelayanan, terbatasnya   sosialisasi ke masyarakat terkait sistem online (melalui e-KIR, serta BLU-e),  dan  juga  tidak  sebandingnya antara  jumlah  populasi  kendaraan yang  selalu  bertambah dengan SDM yang menangani kir kendaraan bermotor.

Chandra Istiani

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang Untuk UNESCO World Heritage Site 2020 Dalam Upaya Meningkatkan Minat Kunjungan Wisatawan” ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui potensi internal kondisi Kawasan Kota Lama Semarang, 2) Mengetahui potensi eksternal berupa atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan ancilliary di Kawasan Kota Lama Semarang, 3) Mengetahui upaya revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang dalam meningkatkan minat kunjungan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang ditujukan untuk menata Kawasan Kota Lama Semarang agar terlihat lebih tertata dari segi infrastruktur jalan, infrastruktur bangunan, dan infrastruktur sosial. Pembenahan dilakukan agar Kawasan Kota Lama Semarang menjadi daya tarik wisata yang nyaman bagi para wisatawan.

Raden Sulistiyanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Artikel ilmiah ini ditulis untuk mengundang antara lain untuk mempelajari sejarah semarang, sambil bersenang-senang rekreasi. Artikel ilmiah ini ditulis dengan studi literatur dan metode wawancara. Hasil dari artikel ilmiah ini adalah, menjadi mengerti tentang sejarah kita, dan muncul dari nasionalisme kita, dan muncul dari sejarah conciusnes, sebagai panduan pendidikan perilaku dan karakter yang baik, dan kepribadian keluarga, kepribadian masyarakat, dan kepribadian bangsa. Rekreasi, tersedia dengan tur kota, mengunjungi situs sejarah di Semarang. Kota Semarang, memiliki banyak situs sejarah. Rekreasi di Situs Sejarah Semarang ini, tidak terlalu mahal. Ada, rekreasi keagamaan di Kuburan Syekh Jumadil Kubro, ada Schooll Building History, ada sejarah gedung pemerintah, ada sejarah food courner. Memiliki situs sejarah yang menyenangkan untuk rekreasi, akan muncul pengetahuan sejarah Semarang, munculnya nasionalisme, dan munculnya kesejarahan sejarah, dan munculnya karakter dan kepribadian Indonesia.

Nuryanti; Zusrotin; Eko Heri Widiastuti; R.Soelistijanto

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Community service with counseling steps carried out by the Extension Team of the Department of History Education, Faculty of Teacher Training and Education, Ivet University in Purwoyoso Village, Ngaliyan District, Semarang City, has succeeded in increasing public awareness of the importance of a healthy environment and making absorption through Biopori. Human life, cannot be separated from the environment around the house where you live. Both the natural environment and the social environment. We breathe requires air from the environment. Eating, drinking, keeping healthy, everything involves the environment. From the environment, humans can take advantage of parts of the environment such as animals, plants, water, air, sunlight, salt, wood, mining products and so on for their daily needs. But it is not only humans who live like that. Other living things such as animals and microbial animals and plants can also live because of their environment. A healthy environment in the form of shady plants and trees can be a source of oxygen and become a shelter for residents. Apart from being a shelter for residents, it is also a place for residents to chat and play with children. The role of Biopores is also important, as water infiltration when it rains so that it can provide water for the plants around it, so that the plants around it become fertile.

Wendi Muhammad Fadhli

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2020 Universitas Muhamadiyah Manado

Factors influencing the readiness of coastal communities for tsunami events include knowledge, attitudes, fulfillment of basic needs, preparation for handling victims and disaster management. The results of the interview of researchers on March 8, 2019 with the secretary of Lurah Tondo, from 2013-2018 there had never been a simulation or counseling about the tsunami disaster in the Tondo Village. The purpose of this study is to analyze the factors that influence the preparedness of coastal communities against tsunami in Tondo Kelurahan, Kota Palu h. This type of research is quantitative with an analytical approach using cross sectional design. The population in this study are all coastal communities in Tondo, Palu City, totaling 362 families. The sample was 96 people, with cluster sampling technique. The results of the study of 96 respondents good knowledge as much as 45.8%, sufficient knowledge 28.1% and 26% less knowledge. Pearson chi-square test results p value: 0,000. Good attitude as much as 33.3%, enough attitude 54.2% and lack of attitude 12.5%. Pearson Chi-Square test results p value value: 0.001. Fulfillment of basic needs were fulfilled 55.2% and not fulfilled as much as 44.8%. Chi-Square test results p value value: 0.002. Conclusion there is a relationship of knowledge, attitudes and fulfillment of basic needs with the preparedness of coastal communities against the tsunami in the Village of Tondo, Palu City

Kuncara Nata Waskita; Vivi Rosalina

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2020 Universitas Muhamadiyah Manado

Diabetes Mellitus is a group of chronic metabolic disorders due to abnormal metabolism of carbohydrates, fats, and proteins, characterized by hyperglycemia which is results in long-term microvascular, macrovascular and neuropathic complications. Oral antidiabetic therapy is the main pharmacological therapy to treat type II diabetes mellitus. This therapy can be oral antidiabetic therapy. Thus, to find out the effectiveness of either combination or single of antidiabetics on diabetes mellitus patients, researchers conducted a studies of inpatients at RSUD Madiun. This study included as non-experimental observational study with a cross-sectional study design at RSUD Madiun. Data were collected from Medical Records in October 2018. The sampling method that used in this study was non probability with purposive sampling technique, so there are 58 patients as a total sample. The results showed that the effectiveness of controlling blood sugar levels when using an effective single ADO was Metformin, because Metfomin was able to reduce blood sugar levels with an average length of stay of 6.17 and the effectiveness of controlling blood sugar levels when using an effective combination of ADO was Metformin and acarbosa, because Metfomin and acarbosa are able to reduce blood sugar  average length of stay 7 days inpatient.

Imelda Iskandar; Sumarni Sumarni; Julia Novita

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

The nutritional problems faced in Indonesia today remain the same, namely that many children suffer from malnutrition. The national movement to increase breastfeeding is one of the government's efforts to improve the health status of mothers and children. However, the achievement of exclusive breastfeeding has not been achieved, one of the reasons is the breastfeeding factor. Meanwhile, the point in the success of providing exclusive breastfeeding and continuing it for up to 2 years is related to a mother's understanding of lactation management. So this service activity is carried out to teach mothers who are young pregnant, late pregnant and have just given birth to a 1 month old baby to participate so that their knowledge increases. The method in this activity is a pre-test before providing information related to breastfeeding and lactation management, then continuing with the post-test to see the success of the activity. The mothers' enthusiasm was seen to be very high and resulted in a strong determination to be able to provide exclusive breast milk to their babies. The success rate of this activity was 80%, judged from the responses and questions from the participants.

Rizky Budiyanto, Amelia; Muzayanah, Muzayanah

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Berdasarkan pasal 28 H ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Pemerintah Daerah memiliki  tanggung jawab untuk memenuhi hak atas layanan kesehatan warganya sehingga warganegara berhak mendapatkan layanan kesehatan. Dengan demikian Pemerintah Kota Semarang mengesahkan Peraturan Walikota Semarang Nomor 43 Tahu 2017 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan. Fakir Miskin an anak terlantar di pelihara oleh negara, hal itu tertuang pada pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Melalui program UHC, Pemerintah Kota Semarang memberikan pelayanan kesehatan pada warganya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan jaminan kesehatan terutama bagi warga miskin dan tidak mampu demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tipe penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif, yaitu dengan menggambarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori-teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum positif yang berkaitan dengan permasalahan. Penelitian yuridis-normatif sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh penulis, karena dalam penelitian ini penulis berusaha menguraikan kenyataan-kenyataan yang ada atau fakta yang ada dan mendeskripsikan sebuah masalah yang terdapat pada pelaksanaan Peraturan Walikota Semarang No 43 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan. Dengan adanya PBI maupun UHC hal itu telah membantu masyarakat dari segi biaya, namun perlu ditambahkan bahwa Perwal Kota Semarang Nomor 43 Tahun 2017 tersebut belum mengatur lebih rinci mengenai untuk rawat jalan sehingga masih menimbulkan beban biaya yang dirasakan oleh masyarakat. Dan juga pemerintah masih perlu melakukan sosialisasi mengenai program UHC, terbukti di tahun ke-3 (tiga) program tersebut berjalan masih ada masyarakat yang belum mengetahui program tersebut. Sayang rasanya bilamana program tersebut manfaatnya belum bisa dirasakan oleh masyarakat secara keseluruhan. Kata kunci: Implementasi, Jaminan Kesehatan, Warga Miskin  

Prameswari, Galuh Puspa; Andraini, Fitika

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

In our daily needs as a human being cannot be separated from the natural resource that is bestowed by God Almighty, especially water. People choose to consume drinking water produced by the Drinking Water Depot (AMD) business because of the need for clean and healthy water for consumption. But it turns out that health is not always guaranteed because the drinking water produced by the drinking water depot (AMD) refills is still found many germs that cause disease (pathogens) and is not safe for consumption because it does not meet the standard of eligibility. Issues to be discussed are the legal protection of consumers for their rights being violated by business actors in refill drinking water depots in Semarang City, and the settlement mechanisms that can be taken to resolve various violations of refilled drinking water depots that do not have a business license in Semarang City. The approach method used in this research is a normative juridical approach using secondary data in the form of library materials, documents, and other laws and regulations related to the research that will be discussed. And the analysis technique used is descriptive analytical. Legal Protection for Water Depot Consumers whose Rights are Violated by Business Actors of Refill Drinking Water Depot in Semarang City, are regulated in Article 60 and Article 62 of the Consumer Protection Law as well as in Article 28 of the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 736 / Menkes / Per / IV / 2010 concerning Procedures for Supervision of Drinking Water Quality, while the Settlement Mechanism that Can Be Taken to Resolve Various Violations of Refill Drinking Water Depots that Do not Have Business Permits in Semarang City are regulated in Article 47 and Article 48 of the Consumer Protection Law.   Keywords: Consumer Protection, Drinking Water Depot (AMD), Business License

Euis Kusumarini; Ahmad Syafie Adha

Jurnal DIKMAS 2020 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Laporan Pengabdian Kepada Masyarakat ini disusun dalam rangka pemecahan masalah: Bagaimana caranya untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan pada anak jalanan usia sekolah  dalam program Wajib Belajar Nasional dan Bagaimana cara membangun kesadaran dan motivasi  belajar bagi anak jalanan usia sekolah agar menjadi harapan masa depan sebagai kualitas dalam kemajuan pembangunan bangsa negara RI pada  baik bagi pihak peserta didik/ anak jalanan itu sendiri pun orang tua/wali, keluarga, pihak sekolah, pemerintah dan pihak lain  yang turut bisa mampu mendukung secara materil dan moril serta Diharapkan nantinya adalah bahwa dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat bermanfaat dan bisa berkelanjutan jika cukup berhasil akan hasilnya  untuk diharapkan dari para peserta didik yakni anak jalan usia sekolah terdapat perubahan sifat watak karakter dan nilai baik pengetahuan keterampilan dan perubahan sikap karakter yang dilihat dari adanya prestasi kecakapan keahlian yang bermanfaat bagi dirinya dan orang banyak dengan nyata sehingga tujuan dari Wajib Belajar Cukup berperan serta, segi adanya Bimbingan Konseling Belajar untuk Anak Jalanan Usia Sekolah adalah hal yang paling cukup efektif dan efisien dilakukan dengan prosedur dan proses yang benar sesuai kondisi dan komunikatif serta kemampuan ilmu pendidikan yang dimilki oleh Konselor dalam memberikan layanan Bimbingan Konseling tersebut. Serta kesadaran motivasi serta dukungan dari peserta didik anak jalanan usia sekolah tersebut orangtua/wali keluarga pihak pemerintah steakholder  dapat berhasil mensolusikan tingkat pengangguran kriminalitas dan buta huruf atau berkelanjutan pendidikan hingga pada Wajib Belajar Nasional dapat cukup terpenuhi.

Kurniawan, Itok Dwi; Harjono, Harjono; Yulianti, Sri Wahyuningsih; Septiningsih, Ismawati

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Wabah Covid-19 sudah hampir menyebar di seluruh dunia. Masa pandemi Covid-19 di Indonesia belum diketahui secara pasti berakhirnya kapan karena penyebarannya sudah merata di seluruh wilayah NKRI. Pengabdian ini menggunakan metode normatif dan eksploratif. Ada beberapa upaya pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yaitu provinsi dan kabupaten/kota antara lain pendirian rumah sakit darurat khusus Covid-19, kebijakan terkait pembatasan transportasi, dan pemberian bantuan langsung tunai atau jaring pengaman sosial. Pengabdian ini mengkaji beberapa perilaku masyarakat yang menjadi kendala dari upaya pemerintah dalam penanggulangan covid. Hasil dari pengabdian ini diharapkan mampu membentuk karakteristik masyakarat yaitu heroik, patuh dan sadar diri, dan gotong royong terutama dalam menanggulangi wabah covid-19.

Triyanto, Triyanto; Dzulhijjah, Alifi Kurnia

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The purpose of this research is to find out the effectiveness of the Surakarta City GenRe Program in strengthening civic responsibility. The research method used in qualitative research with a case study method. GenRe Program is able to be a good forum for the formation of adolescent characters, especially in strengthening civic responsibility. This success can certainly be achieved by various factors. As for one of the factors that influence that is related to strategy. Some of the strategies needed are (1) Maximizing SDM by managing GenRe Program services; (2) Establishing and developing PIK R in several regions; (3) Developing the GenRe Program; (4) Increasing the GenRe program partnership; (5) Develop coaching and evaluation periodically. Thus the GenRe program is able to produce teenagers who can be educated consistently and in accordance with their capacities through maximizing their potential while forming civic responsibility Keywords: GenRe Program, Raising Potential for Youth

Erni Suprapti; Diana Dayaningsih; Febri Santosa; Mimin Indah Lestari; Kistia Rita Santi +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Balita adalah masa yang membutuhkan perhatian ekstra baik bagi orang tua maupun bagi kesehatan. Perhatian harus diberikan pada pertumbuhan atau perkembangan, status gizi sampai pada kebutuhan akan imunisasi. Status gizi balita merupakan hal penting yang harus diketahui oleh setiap orang tua, perlunya perhatian lebih dalam tumbuh kembang di usia balita didasarkan fakta bahwa kurang gizi yang terjadi pada masa emas ini bersifat irreversibel atau tidak bisa pulih kembali (Marimbi, 2010). Gizi kurang adalah gangguan kesehatan akibat kekurngan atau ketidakseimbangan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan, aktivitas berfikir dan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan. Kurang gizi masih merupakan permasalahan serius bagi anak-anak di Indonesia tidak terkecuali anak yang berasal dari perkotaan. Hampir seluruh daerah di Indonesia melaporkan adanya kasus gizi kurang bahkan gizi buruk di wilayahnya. Masyarakat RW 5 kelurahan Rowosari kecamatan Tembalang kota Semarang merupakan Sebagian besar ibu rumah tangga memiliki anak yang berusia antara bayi hingga remaja. Dari 90 balita yang ada di RW 5 Kelurahan Rowosari   Kecamatan Tembalang Semarang Kota, 7 balita beresiko tinggi mengalami gizi kurang. Berdasarkan data bulan November 2019, 7 balita tersebut mengalami penurunan berat atau berat badan yang menetap tiap bulannya. Sebanyak 14% ibu balita di RW 5 tidak mengetahui makanan sehat untuk balita di atas tiga tahun. Sebanyak 17% ibu balita membiarkan anaknya jika tidak mau makan.Kader Posyandu tidak pernah memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu yang mempunyai balita yang pengalami penurunan Berat Badan maupun Balita yang masuk dalam kategori status gizi kurang.Berdasarkan permasalahan serta peluang yang telah dijelaskan diatas, TIM Pengabdian masyarakat ingin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Revitalisasi Posyandu Balita Nusa Indah dalam upaya peningkatan pengetahuan kader tentang gisi Balita , dengan tujuan mengoptimalkan peran kader dalam upaya meningkatkan pengetahuan tentang gizi Balita di Posyandu Nusa Indah RW 5 Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang    

Dwi Putri Sulistiya Ningsih; Ida Rahmawati; Rafidaini Sazarni; Mika Oktarina; Violita Siska Mutiara

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 memberikan dampak secara global pada perekonomian dan juga kesehatan, salah satunya masalah kesehatan ibu dan anak. Kehidupan masyarakat di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dengan tingkat perekonomian menengah kebawah secara tidak langsung menjadi kelompok yang terdampak akibat pandemic Covid-19. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dalam meminimalisir dampak dari Pandemi Covid-19 ini terhadap kesehatan ibu dan juga nutrisi anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendampingan kepada masyarakat di Kelurahan Malabero untuk dapat meminimalisir dampak kesehatan akibat Covid-19 terhadap Ibu dan Anak. Metode: Metode yang digunakan yaitu pendampingan dengan penyuluhanmenggunakan leaflet dan brosur. Sasarannya adalah Ibu-Ibu yang tinggal di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu. Hasil: Peran aktif ibu-ibu pada saat pelaksanaan kegiatan, tampak dari keaktifan ibu-ibu saat diskusi dan sesi tanya jawab. Simpulan: Harapannya dengan dilaksanakan kegiatan ini agar masalah kesehatan yang masih terjadi pada ibu dan anak-anak dapat diminimalisir seperti kasus kematian ibu, diare pada anak, stunting, dan lainnya. 

NLP Yunianti Suntari; A. A Sri Wahyuni

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background : Tourism in Bali is also followed by positive and negative impacts on the Balinese people. The positive impact is such as the large number of jobs that are able to absorb labor, while the negative impact is the emergence of social issues such as human trafficking which can threaten the young generation of Bali. Method : Activities by providing education about human trafficking. And provide life skills training. Target adolescents, both those who attend school and drop out of school. Result : Lentera Anak Bali (LAB) is an independent non-profit organization engaged in child protection to obtain their rights. LAB sees the importance of these children’s problems by involving the local government, social services, education offices, health offices and community leaders. In an effort to build awareness of the vulnerability of these children and make preventive education efforts against the possibility of being caught in human trafficking,by conducting outreach to officials, the caring community, and the youth themselves.These adolescents are given education on safe life skills (free of prostitution),understanding of human trafficking, education on health and welfare, and examination of reproductive organs. With this facilitation, it is hoped that they can protect themselves and become counselors for their teenage friends. Conclusion : this activity can increase public understanding of the danger of human trafficking. (1) There is a group of young urban workers who receive assistance from the human trafficking prevention team. (2) Youth groups who received training on safe life skills (prostitution free), understanding of human trafficking, health education, and examination of reproductive organs.