Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 421-439 of 439

Analytics

Ratnasari Ratnasari; Tria Puspita Sari

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar Belakang: Pemilihan kontrasepsi yang digunakan oleh wanita perlu mempertimbangkan pengaruh metode tersebut terhadap fungsi reproduksi sekaligus kesejahteraan umum. Alat kontrasepsi pil dan suntikan mempunyai permasalahan atau efek samping paling utama yaitu gangguan pola haid. Hasil studi pendahuluan pada akseptor KB pil dan suntik kombinasi didapatkan 2 dari 5 akseptor KB Pil Kombinasi mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Sedangkan akseptor KB Injeksi Kombinasi 1 dari 5 orang mengalami siklus haid yang tidak teratur. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan siklus menstruasi akseptor KB pil dan injeksi kombinasi. Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan Survey Analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Puskesmas Kerjo. Sampel yang diambil adalah akseptor KB pil dan injeksi kombinasi. Jumlah responden penelitian ini sebanyak 60, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Quota Sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket. Teknik analisa data pada analisis bivariat menggunakanT test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan siklus menstruasi akseptor KB pil kombinasi mayoritas normal (90%). Sedangkan siklus menstruasi pada akseptor KB injeksi kombinasi mayoritas juga normal (90%). Analisa bivariat padaperbedaan siklus menstruasi akseptor kb pil dan injeksi kombinasi menunjukkan nilait hitung lebih kecil dari t tabel (0,192 < 1,67065). Sehingga tidak ada perbedaan siklus menstruasi antara KB pil dan injeksi kombinasi. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan siklus menstruasi akseptor KB pil dan injeksi kombinasi.

Eka Yuninda Lutfiani; Tuti Anggarawati

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Depression is one form of psychiatric disorders in nature of feeling (affective or disorder) is characterized by melancholy, lethargy, feeling of no use, and despair. A nursing action that needs to be administered to patients with depression disorder with the provision of music therapy. Music therapy is a therapy that can improve the effects of analgesics, comfort effects that can reduce depression. Musik used with dangdut music fast rhythm. The purpose of this case study illustrates the changes in depression levels before and after the dangdut music therapy performed rapidly in the space Gatot Kaca RSJD Dr. Amino Gondhohutomo. This type of research is descriptive by using case study approach method. Subyek in this case study were two patients with mild to moderate depression, 18 to 20 years og age, and like dangdut music. Analysis was done descriptively and measured using an HRS-D scale assessment. The result of analysis after the music therapy dangdut fast rhythm for 4 times on subjects I and subjects II, showed that the occurrence of decreased depression rate with subjects I score 13 (mild depression) to 6 (normal) and subjects II 16 (moderate depression) to 12 (mild depression). Recommendations for nurse may continue nursing actions to lower dep levels.

Yustina Wuri Wulandari, Novea Stevani, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Nori merupakan olahan yang berbentuk lembaran kering yang terbuat dari rumput laut merah berjenisPorphyra. Rumput laut jenis ini tidak dapat ditemukan di Indonesia, karena hanya dapat tumbuh di Negarayang beriklim sub-tropis. Penelitian ini merupakan upaya inovasi untuk mengganti bahan baku pembuatannori menggunakan daun kangkung yang banyak dan mudah ditemukan di Indonesia. Tujuan penelitianini adalah untuk memperoleh produk nori kangkung dengan perbedaan lamanya waktu pengeringan danpenambahan konsentrasi karagenan terhadap karakteristik nori daun kangkung.Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktoryaitu lama waktu pengeringan (8, 10, dan 12 jam) dan perbandingan penambahan karagenan (0,5; 1; dan 1,5%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lamanya waktu pengeringan 12 jam dengan penambahankaragenan 1% yang hampir menyerupai nori komersial dan paling disukai. Nori kangkung dengan perlakuantersebut memiliki kadar air 12,673%; kadar abu 5,230%; kadar gula total 5,676%; kadar serat kasar 7,603%;uji kekuatan tarik 7,7167 N/; warna (3,8533); kerenyahan (2,900); tekstur (3,700); flavor kangkung (2,513);dan tingkat kesukaan keseluruhan (3,113).Kata kunci: Karagenan, pengeringan,nori, kangkung

Febi Diningtyas Listyawati, Sri Winarti, Murtiningsih &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Mie gluten free merupakan mie yang dibuat dari tepung selain terigu yang baik bagi anak penyandangautis. Gadung dan mocaf memiliki kandungan pati yang tinggi sehingga baik dikembangkan untuk produkmie bebas gluten. Salah satu upaya untuk memperbaiki karakteristik mie gadung-mocaf yaitu denganpenambahan gliserol sebagai plasticizer (pemlastis). Selain itu, guna memperbaiki tampilan mie dilakukanpenambahan sebagai pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi perlakuan terbaikantara tepung gadung-mocaf dan penambahan gliserol untuk menghasilkan mie yang disukai konsumen.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor yaitu proporsitepung (gadung:mocaf) (80%:20%; 70%:30%; 60%:40%) dan penambahan gliserol (1%; 2%; 3%). Data-datayang diperoleh dianalisis menggunakan analisa ragam, bila terdapat perbedaan nyata dilakukan uji duncan(DMRT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah proporsi tepung gadung: tepung mocaf60%:40% dan penambahan gliserol 1%, yang menghasilkan mie kering dengan karakteristik kadar air 7,20%;kadar abu 1,49%; kadar pati 68,59%; kadar amilosa 12,55%; daya patah 10,44%; daya rehidrasi 118,89%; cookingloss 2,85%; dan elastisitas 29,24%. Hasil uji sensoris adalah nilai rata-rata warna 3,90 (agak suka); rasa 3,75(agak suka); tekstur 3,70 (agak suka); dan aroma 3,60 (agak suka). Hasil perlakuan terbaik dianalisa kadarprotein adalah 3,02%, warna L 48,6; a*24,4; b*14,2 dan aktivitas antioksidan 385,00 (mg/ml).Kata kunci : mie kering, tepung gadung, tepung mocaf, gliserol.

Raden Sugiarto, Irma Laxiana &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Sampai saat ini perkakaoan Indonesia cenderung meningkat baik luas areal maupun jumlah produksidan masih didominasi oleh Perkebunan Rakyat, namun peningkatan produksi tersebut ternyata tidakdiimbangi dengan penyiapan sarana pengolahan yang memadai dan cocok untuk diterapkan di PerkebunanRakyat. Permasalahan di tingkat internasional mutu biji kakao Indonesia adalah mutu yang masih dianggaprendah. Salah satu penyebab rendahnya mutu biji kakao Indonesia adalah keasaman relatif tinggi (pHkurang dari 5,5). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi antara pemeraman buah denganmodifikasi kotak fermentasi yang menghasilkan pH biji kakao kering 5,5. Perlakuan dalam penelitian ini:fermentasi biji kakao di dalam kotak kecil (K), fermentasi biji kakaodiantara kotak dalam dan kotak luar (A),dan fermentasi dalam kotak tanpa sekat (B). Yangdikombinasikan dengan pemeraman buah dengan variasilama pemeraman; 0 hari (H0); 4 hari (H4)dan 6 hari (H6). Rancangan dalam penelitian ini menggunakanmetode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, dengan 3 kali ulangan yang berarti ada 27 unit percobaan(3x3x3). Pengamatanselama fermentasi adalah pH dan suhu timbunan biji.Analisa yang dilakukan padabiji kakao kering:kadar air,pH, indeks fermentasi dan nilai uji-belah.Data yang diperoleh ditabulasi dandianalisis varian. Jika terjadi perbedaan nyata dengan selang kepercayaan 5% dilanjutkan dengan Uji Duncan’sMultiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemeraman buah 4 hari dalam kotak antara(A)menghasilkan biji kakao kering dengan pH berkisar 5,5 dan kadar air 7,5 % yang sesuai StandarMutu(SNI: 2323:2008) yang ditetapkan.Kata kunci : fermentasi;kakao;pemeraman buah

Anita Trisiana, Dela Ayu Kaswadi, Eko Wulandari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kedudukan manusia sebagai makhluk sosial, mempunyai arti bahwa manusiatidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Sedangkan kedudukan manusiasebagai makhluk berbudaya memiliki arti bahwa manusia diberi budi pekerti dan akalpikiran untuk menciptakan suatu budaya. Dalam hal ini, agar terciptanya keserasian darikedua aspek tersebut perlu adanya komunikasi ataupun interaksi antar sosial budaya.Karena manusia diciptakan dengan budayanya masing-masing dan lingkungan sosialyang berbeda-beda. Komunikasi antar sosial budaya ini sangat penting, karenatujuannya adalah untuk mengatasi perbedaan budaya dan lingkungan sosial. Karenapada saat kita berinteraksi dengan orang lain pasti melibatkan orang yang berbeda latarbelakang sosial dan budaya tidak hanya itu saja komunikasi sosial budaya ini jugabertujuan untuk mempelajari nilai-nilai sosial budaya seseorang yang sedangberinteraksi dengan kita. Namun, dalam komunikasi perlu adanya norma atau nilaisosial budaya. Hal ini bermaksud agar pada saat berkomunikasi seseorang memilikipedoman atau aturan agar tidak menyimpang atau bahkan menyinggung seseorang yangterlibat dalam interaksi tersebut karena adanya perbedaan latar belakang antara sosialbudaya. Seiring berjalannya waktu, saat ini komunikasi mulai melibatkan interaksiorang-orang yang berbeda tingkat modernitasnya. Perkembangan teknologi komunikasiberkembang sangat pesat di era globalisasi saat ini. Tidak menutup kemungkinan akanterjadi permasalahan baru yang timbul akibat dari globalisasi tersebut, misalnya akanadanya perubahan unsur kebudayaan yang sangat cepat, tidak sesuainya unsur yangsaling berbeda sehingga menimbulkan ketidakserasian kehidupan sosial untukmemecahkan permasalahan tersebut perlu adanya penyesuaian terhadap perubahanunsur budaya agar tercipta keserasian dalam kehidupan sosial.Kata kunci: Komunikasi, Sosial budaya, Globalisasi.

AnitaTrisiana, Yohanes Sudarmodjo, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media sosial dan motivasi belajarterhadap prestasi belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa kelas VII SMP Negeri1 Gatak Sukoharjo 2017/2018.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Gatak Sukoharjo. Subjek dalam penelitian iniadalah siswa kelas VII berjumlah 74, kelas kontrol berjumlah 31 siswa dan kelas eksperimenberjumlah 41 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif yaitu mendeskripsikandata yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksudmembuat kesimpulan yangberlaku untuk umum atau generalisasi. Metode penelitian eksperimen yaitu digunakan untukmencari pengaruhperlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan.Berdasarkan hasil uji-t independent sample t test media sosial, motivasi belajar, dan prestasibelajar ada perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol yang artinyakeduanya memiliki media sosial yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian tersebut media sosial,motivasi belajar, dan prestasi belajar untuk kelas kontrol dan kelas eksperimenkeduanya yangberbeda. Kelas kontrol untuk hasil media sosial, motivasi belajar, dan prestasi belajar lebih tinggidibandingkan kelas eksperimen.Kata Kunci : Media Sosial, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar

Simplesius Sandur

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2018 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

The questions about relation between philosophy and religion always raise discussions among scholars and philosophers. It is not only about “philosophic” and “religious” problem but aslo extends to the truth and role of both in a society. Maimonides offers his solution to resolve this issue. He proposes a harmonization of both “truths” since they came from the same  Source.  In  Maimonides’  mind,  philosophy  and  religion  have  an essential role in establishing a society. Maimonides, of course, does not stand  alone  to  resolve this probem.  His main  sources are  Platonic  and Aristotelian  philosophy  interpreted  by  Arabic  masters  in  Arabic philosophical tradition particularly by Al-Fārābi. Maimonides tries as he can to analyze Judaism philosophically. He establishes his concept on relation between philosophy and religion on the thesis natural division of human beings.

Istiqomah, Istiqomah

The role of teachers in Islam is very important. So the teacher is also called ustadz because it has a high commitment in carrying out its duties so that the quality of the work process can lead to the attitude of the continuous development of students. Besides, teachers are also referred to as mualim. He as a life sources in charge of transferring science both theoretical and practical. Teachers can also be referred to as murabbiy who prepare his students as creatures, because of the creativity that, he will be able to prepare himself well, so that the results of his creation does not cause damage to himself, others, and the environment. Also, the teacher as a murshid, he must be a role model, as a role model must certainly place himself properly and full. As a model the teacher can set an example for his or her students. In many ways the teacher is also placed in a position as mudarris, who acts as a dispenser of science and eraser of ignorance. In this perspective the teacher's sensitivity must always grow when he sees the reality of his students as it is with different kinds of differences. But from the fact it is realized also, that all students are believed to have the potential of each, so the teacher must be able to develop each potential that existed in the student. The last teacher as muaddib, this very important task a teacher is required to prepare children to be educated to be responsible people, so the quality of human civilization the better in the future. Because of the important role of teachers in Islam, the integral qualifications of the teaching profession can not be ignored either qualitatively or quantitatively so that the challenges of the times are always well answered.   Peran guru dalam Islam adalah sangat penting. Atas dasar itu setiap guru perlu berbekal kompetensi dengan imaji kreativitas. Sehingga guru juga disebut seorang serbabisa, multitalent. Wajar kemudian mendapat berbagai julukan, seperti disebut sebagai ustadz karena mempunyai komitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya agar mutu proses kerjanya  mampu membuahkan sikap pengembangan anak didiknya yang terus menerus. Selain itu guru juga disebut sebagai mualim. Ia sebagai kamus kehidupan yang bertugas menstransfer ilmu pengetahuan baik bersifat teoritis dan praktis. Guru dapat juga disebut sebagai murabbiy yang menyiapkan anak didiknya sebagai makhluk kreator, karena dari hasil kreativitasnya itu, ia dapat menyiapkan dirinya dengan baik, agar dari hasil kreasinya tersebut tidak menimbulkan kerusakan pada dirinya, orang lain, dan lingkungannya. Juga, guru sebagai mursyid, ia menjadi panutan, sebagai panutan tentu harus menempatkan dirinya dengan tepat dan purna. Sebagai model guru dapat memberikan teladan bagi para anak didiknya. Dalam berbagai hal guru juga ditempatkan pada posisi sebagai mudarris, yang berperan sebagai penebar ilmu pengetahuan dan penghapus kebodohan. Dalam perspektif ini kepekaan guru mesti selalu tumbuh pada saat menyaksikan realitas para muridnya seperti adanya dengan berbagai macam perbedaan. Namun dari kenyataan tersebut perlu disadari juga, bahwa semua murid tersebut diyakini mempunyai potensi masing-masing, sehingga guru pasti mampu mengembangkan masing-masing potensi yang ada pada muridnya tersebut. Yang  terakhir guru sebagai muaddib, tugas yang sangat penting ini seorang guru dituntut untuk menyiapkan anak dididiknya menjadi orang-orang yang bertanggung jawab, sehingga kualitas peradaban manusia semakin baik pada masa mendatang. Karena pentingnya peran guru dalam Islam itu, maka kualifikasi integral profesi guru tidak dapat diabaikan  baik secara kualitatif maupun kuantitatifnya sehingga berbagai tantangan zaman selalu terjawab dengan baik.

Sugiaryo, Deni Kristiyanto &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh “PenerapanMetode Debat Aktif Berbasis Pendidikan Karakter Terhadap Prestasi BelajarPPKn Kelas VIII di SMP N 23 Surakarta 2016/2017. Jenis penelitian yangdigunakan adalah Penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain pretest postesgroup design. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII G sebagai kelaskontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional dan H sebagai kelaseksperimen, yang menggunakan pembelajaran metode debat aktif berbasispendidikan karakter. yang masing masing kelas berjumlah 34 siswa. Penelitian inidilakukan dua kali pertemuan setiap kelas, dan diberikan pretest dan postest untukmengukurnya. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi,dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji t test.Hasilpenelitian menunjukan bahwa penerapan metode debat aktif pada hasil belajarsiswa pada kelompok eksperimen rata-rata 63,53, pada kelompok kontrol rata-rata64,56. Nilai p =0,651 (p>0,05 Data posttest hasil belajar siswa pada kelompokeksperimen rata-rata 87.79,. Pada kelompok kontrol rata-rata 74.56. Nilai p=0,000 (p<0,05). Data selisih pretest-posttest hasil belajar siswa pada kelompokeksperimen rata-rata 24.26, pada kelompok kontrol rata-rata 10.00. Nilai p =0,000(p<0,05), yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajarsiswa sesudah perlakuan, dimana diketahui bahwa kelompok eksperimen (metodedebat aktif berbasis pendidikan karakter) mendapatkan peningkatan hasil belajaryang lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Dengan demikian ada“Pengaruh Metode Debat Aktif Berbasis Pendidikan Karakter EfektifMeningkatkan Prestasi Belajar PPKn Kelas VIII di SMP N 23”.Kata Kunci : Metode Debat Aktif, Pendidikan Karakter, Prestasi Belajar, PPKn.

Rusmayani, Rusmayani

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional dengan kovariabel kemampuan numerik dan ekspektasi karir. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XI SMA Dharma Praja Badung tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan cara random sampling. Rancangan dalam penelitian ini adalah Post test only control group design dengan analisis statistik anakova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan (1) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional (2) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan oleh kovariabel kemampuan numerik dan kovariabel ekspektasi karir (3) Hasil belajar TIK siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen projek menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran asesmen konvensional setelah dikendalikan secara simultan oleh kovariabel kemampuan numerik dan ekspektasi karir (4) Kemampuan numerik dan ekspektasi karir berkontribusi terhadap hasil belajar TIK dan (5) Terdapat kontribusi secara simultan antara kemampuan numerik dan ekspektasi karir terhadap hasil belajar TIK.

Sutanta, Edhy

Dinamik 2012 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi rancangan struktur database dalam SIAPT terhadap hasil-hasil penelitian sebelumnya dan sampel rancangan strukutr database yangg sedang digunakan pada saat ini. Evaluasi didasarkan pada parameter yang diturunkan dari definisi database yang diberikan oleh James Martin pada tahun 1975. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi dua permasalahan utama pada rancangan struktur database dalam SIAPT. Pertama, sebagian besar perancang umumnya tidak memperhatikan aspek fleksibitas struktur database. Perubahan-perubahan kebutuhan informasi (dan data) di masa mendatang cenderung tidak diantisipasi dengan baik. Kedua, adanya perbedaan pandangan tentang konsep sistem dan subsistem oleh para perancang, sehinga rancangan struktur database umumnya terbatas untuk level subsistem dan tidak dapat memenuhi kebutuhan baru yang berakibat pada munculnya kerangkapan data (data redundancy) dalam database. Dua hal tersebut telah menjadi penyebab utama terjadinya fenomena “tambal sulam” aplikasi SIM dan struktur database dalam SIAPT.

-, SUNARNO

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstraksi   Penyebab utama terjadinya perselisihan antara pekerja/buruh dengan pengusaha didominasi oleh masalah pengupahan, meskipun landasan hubungan perburuhan kita adalah Hubungan Industrial Pancasila. Oleh karena itu, untuk mengurangi masalah tersebut pemerintah mengeluarkan beberapa peraturan. Semua peraturan tersebut sebagai pelaksana dari UU Nomor  13 Tahun 2003 yang sifatnya imperative, oleh karenanya setiap pelanggaran dapat dijatuhi sanksi berupa denda, pidana kurungan , atau pidana penjara. Sanksi ini dimaksudkan agar pengusaha betul-betul memperhatikan masalah upah.  Ada beberapa kebijakan pengupahan yang melindungi pekerja/buruh, antara lain upah minimum dan upah kerja lembur Dasar perhitungan upah minimum dan upah lembur adalah upah pokok dan tunjangan tetap. Penangguhan upah minimum kepada gubernur, sedangkan masalah perbedaan besarnya upah lembur diajukan ke lembaga pengawas ketenagakerjaan.   Kata kunci: pengupahan dan melindungi

-, WIDIASTUTI

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstract Koperasi aktif, pasif dan beku adalah konsep administrasi yang digunakan oleh Dinas Koperasi untuk mengkategorikan koperasi berdasarkan kinerjanya. Namun atas perbedaan ketiga kategori tersebut tidak menyebabkan perbedaan akibat hukum artinya bagi koperasi yang diklasifikasikan pasif  karena tidak pernah melaksanakan rapat  anggota tidak menyebabkan koperasi yang bersangkutan kehilanagan status badan hukumnya, demikian juga bagi koperasi beku. Padahal apabila dikaji menurut UU Perkoperasian kedua klasifikasi koperasi tersebut tidak memenuhi kriteria sebagai koperasi berbadan hokum.   Kata kunci: Koperasi pasif dan beku, badan hukum Â

Saefurrohman, Saefurrohman

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Bergaul dalam dunia maya dengan bergabung dalam suatu milis, banyak membawa manfaat.Tidak hanya wawasan keilmuan kita yang makin berkembang, namun prospek perkembangan bisnis kitajuga layak diharapkan. Dengan banyak bergaul, aktif menyumbang ide dan pemikiran, tentunya denganetiket milis yang sesuai, jaringan rekan-rekan yang berpotensi sebagai mitra bisnis maupun klien, jugabertambah. Melalui aktif sumbang ide dan masukan di group milis, khususnya seputar topik yangbersinggungan dengan produk bisnis, kredibilitas serta image kita sebagai sang ahli pemecah solusi.Aktifitas dan keikutsertaan kita dalam sebuah media komunikasi, sumbang ide dan pemikiran yang adamembutuhkan sebuah media penyampai yang efektif dan mudah dikenal. Disinilah peran email denganbeberapa kelebihan seperti lebih murah dan lebih cepat sampai dibanding surat, tidak mengganggu sepertitelepon, dan tidak merepotkan seperti faks. Dengan email perbedaan lokasi dan wilayah waktu tidak begitumenjadi penghalang dalam berkomunikasi. Bahkan ada bukti menunjukkan bahwa email mengarahkanstruktur informasi menjadi egaliter, di mana semua orang sederajat. Patut disayangkan penggunakan email,banyak orang dirugikan karena tidak mengerti cara menyesuaikan gaya komunikasi di medium barutersebut.

Diartono, Dwi Agus

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Proses pencarian dan keakuratan data secara cepat dan mudah akan menjadi masalah dalammenentukan suatu keputusan. Sistem pencarian data secara manual sering menjadi penyebab utama darikelambatan proses pencarian maupun ketidakakuratan data yang didapat. Hal ini disebabkan adanya“human error..” dalam melakukan pencatatan dan pencarian data, terutama ketika data yang tersediaberjumlah sangat besar. Masalahnya, pengguna sistem seringkali melakukan kesalahan dalam menuliskankeyword, terutama pada proses pencarian literatur berbahasa asing karena penulisan dan pengucapansebuah kata seringkali berbeda.  Kesalahan yang sering terjadi adalah pengguna sistem menuliskan katayang dicari sesuai dengan  bagaimana kata itu diucapkan dalam bahasa Indonesia. Metaphone Algorithmadalah algoritma yang dapat mengatasi perbedaan pengucapan dan penulisan sebuah kata.  Algoritma inidiungkapkan pertama kali oleh Lawrence Philips pada bulan Desember, 1990.  Algoritma ini dapatdigunakan sebagai salah satu alternatif dalam menyelesaikan masalah kesalahan ketik pada prosespencarian literatur di perpustakaan.

Murti, Hari

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Pemakaian perangkat teknologi informasi atau komputer pada UKM bukan tanpa resiko, apalagi jika perangkat tersebut terpasang dalam basis jaringan dan internet. Operasi pemanfaatan teknologi informasi pada UKM dimungkinkan terdapat perbedaan dibanding dengan bisnis dengan skala besar (enterprise). Perbedaan pendekatan penerapan TI dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh UKM. Namun keamanan komputer memiliki standar yang harus dipenuhi untuk menjamin keamanannya. Data atau informasi dianggap aman jika memenuhi persyaratan berupa kerahasiaan (confidentiality), integrasi (integraty), dan Otentikasi (othentication). Persyaratan tersebut merupakan bagian dari aspek keamanan yang harus dipenuhi. Model pengendalian resiko dan pembebasan dari bahaya ancaman keamanan terhadap sumber daya informasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pencegahan (preventive) dan penyembuahan atau perbaikan (recovery/corrective). Model pengendalian tersebut harus dapat diimplementasikan oleh UKM baik pada bagian front-office maupun back-office. Upaya perlindungan terhadap perangkat teknologi ionformasi harus dimulai dari atasan (top manjemen). Tanpa danya kemauan dari top manajemen maka tidak mungkin system keamanan dapat diimplementasikan. Top manajemen pada UKM dapat memutuskan prioritas manajemen atau manfaat keamanan sistem informasi. Setiap ukuran keamanan yang dirancang manajer usaha kecil dan menengah untuk menjaga keamanan komputer dan sistem informasi UKM harus diterapkan system keamanan secara yang komprehensif terhadap semua system yang berpotensi terhadap hilangnya keamanan computer. Langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk pengendalian keamanan berupa pengendalian dan proteksi, melakukan  monitoring dan auditing, serta selalu memahami masalah-masalah yang muncul terhadap ancaman dan serangan. Kata kunci : UKM, implementasi, keamanan, dan pengendalian

Saefurrohman, -

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Sistem Informasi Geografi tidak hanya menangani peta atau gambar, tetapi yang terpenting adalah kemampuan menangani database dalam volume besar. Konsep database merupakan pusat dari SIG dan merupakan perbedaan utama antara SIG dan sistem drafting sederhana atau sistem pemetaan komputer yang hanya dapat memproduksi keluaran berupa grafik yang baik. Pengembangan Database Sistem Informasi yang terbentuk memiliki stuktur topologi data spasial , dan bisa digunakan sebagai data dasar untuk membuat bermacam aplikasi yang berbasis Sistem Informasi Geografi. Database internal terbentuk secara otomatis dari hasil rancangan data spasial, database ekternal bisa direlasikan dengan database internal untuk menghasilkan database Sistem Informasi Geografi yang baru hasil penggabungan.

Nugroho, Hieronimus Edhi

Dinamik 2003 Universitas Stikubank

Pembelajaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang diselenggarakan oleh Universitas Stikubank. Meskipun saat ini kegiatan pembelajaran sudah dikomputerisasi, akan tetapi sistem yang digunakan masih belum memenuhi harapan pelaksana kegiatan. Di Universitas Stikubank, kegiatan pembelajaran meliputi lima sub kegiatan pokok : 1) Pendaftaran Rencana Studi Sementara; 2) Penetapan Rencana Studi Tetap; 3) Perkuliahan; 4) Ujian; 5) Hasil Penilaian Ujian. Kelima kegiatan tersebut terkait satu sama lain dan harus dilaksanakan secara berurutan. Salah satu perbedaan utama antara Sistem Rencana Studi di Universitas Stikubank dengan Perguruan T'inggi lain adalah di Universitas Stikubank, kegiatan pendaftaran rencana studi semester berikutnya berlangsung saat semester aktif belum berakhir sehingga menyebabkan ada dua buah data rencana studi pada satu semester berjalan, yaitu data rencana studi semester aktif dan data rencana studi semester berikutnya. Pada perguruan tinggi lain hal semacam ini tidak terjadi karena kegiatan pendaftaran rencana studi dilakukan setelah semester aktif selesai atau dengan kata lain setelah Kartu Hasil Studi dikeluarkan, dengan demikian untuk tiap semester hanya ada satu data rencana studi. Perbedaan ini menyebabkan diperlukannya strategi pengelolaan data secara khusus. Tujuan dari pendaftaran rencana studi semester berikutnya pada semester aktif adalah untuk mendapatkan secara faktual iumlah peserta mata kuliah sehingga dapat diperoleh keputusan yang lebih tepat. Dapat disimpulkan bahwa seluruh kegiatan yang berkaitan dengan perkuliahan baik langsung atau ticlak langsung telah berhasil dikomputerisasi.