Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 21-40 of 173

Analytics

Maulidayani; Audia Amanda Br Tarigan; Futhri Raudhatul Kabry; Mawaddah Tun’nisa; Nur Aini +1 more

Proses pembelajaran yang efektif dan komunikatif menuntut adanya interaksi yang tidak sekadar transfer materi, melainkan juga pertukaran emosi positif dan terbangunnya keakraban antara guru dan siswa. Komunikasi merupakan "jantung" dari pembelajaran. Komunikasi interpersonal yang baik, ditandai dengan kedekatan, kepercayaan, dan keterbukaan, berperan krusial dalam menciptakan iklim kelas yang kondusif, meningkatkan motivasi belajar siswa, dan mendukung pencapaian hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam bagaimana praktik Komunikasi Interpersonal antara guru dan siswa berlangsung dalam proses pembelajaran di MIN 1 Medan, mengidentifikasi tanda-tanda efektivitas komunikasi tersebut, serta faktor-faktor penghambat yang muncul dan cara guru mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: observasi (pengamatan langsung terhadap interaksi di kelas), wawancara (mendalam dengan guru, kepala madrasah, dan siswa sebagai informan), serta dokumentasi sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tiga tahapan model Miles dan Huberman: Reduksi Data (Data Reduction), Penyajian Data (Data Display), dan Penarikan Kesimpulan (Conclusion Drawing/Verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi Interpersonal di MIN 1 Medan berjalan dengan baik dan efektif. Guru menerapkan pendekatan yang ramah, menggunakan bahasa sederhana, dan teknik pembelajaran aktif (tanya jawab, diskusi) untuk menghilangkan hambatan komunikasi. Efektivitas komunikasi ditunjukkan oleh keaktifan, keberanian siswa berpendapat, serta terbangunnya hubungan yang akrab dan saling percaya. Hambatan komunikasi, seperti perbedaan karakter siswa, suasana kelas yang kurang kondusif, dan kondisi emosional siswa, diatasi dengan pendekatan sabar, empati, dan kreativitas dalam metode mengajar. Dapat disimpulkan bahwa Komunikasi interpersonal yang positif dan akrab antara guru dan siswa merupakan kunci utama dalam menciptakan proses pembelajaran yang nyaman dan efektif di MIN 1 Medan. Guru berperan sentral sebagai komunikator yang adaptif, menjamin bahwa suasana kelas dirasakan siswa sebagai tempat yang aman dan menyenangkan.

Four Dofi Sidabutar; Sony Junaedi

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini menganalisis implementasi pendidikan karakter oleh Penyuluh dalam mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di SMP Negeri 2 Sumowono. Fokus penelitian meliputi strategi pengajaran, metode penyampaian nilai karakter, tantangan, serta faktor pendukung dan penghambat. Metode kualitatif digunakan dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan pendidikan karakter diterapkan melalui lima elemen utama yaitu Sejarah, Keagungan Tuhan, Budi Pekerti, Martabat Spiritual, Larangan dan Kewajiban dengan metode interaktif seperti diskusi kelompok, ceramah inspiratif, dan praktik langsung (role-play) untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan keteladanan Penyuluh. Faktor pendukung berupa kepemimpinan kepala sekolah, keterlibatan orang tua, dan lingkungan sekolah yang kondusif, sedangkan penghambat meliputi keterbatasan sarana, waktu, dan pengaruh negatif pergaulan. Dampak positif terlihat pada peningkatan kejujuran, kedisiplinan, kesantunan, dan toleransi siswa. Kesimpulannya, pendidikan karakter berhasil membentuk peserta didik penghayat kepercayaan berakhlak mulia, namun perlu upaya berkelanjutan untuk mengatasi hambatan dan memperkuat kolaborasi sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Yunus, Ryan; Fajri , Laksamana Rajendra Haidar Azani

Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika 2025 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

The development of generative artificial intelligence has opened opportunities for strengthening Islamic legal learning through a digital forum that remains connected to authoritative textual references. This study aims to design and build a web-based bahtsul masail discussion system using a multi-agent AI architecture and the Retrieval-Augmented Generation (RAG) method. The proposed system simulates the deliberative roles commonly found in pesantren-based Islamic legal discussion, namely Moderator, Mubahits, Mu'aridh, and Mushahih. The research applies a Research and Development approach with the Waterfall model, covering requirement analysis, interface design, multi-agent workflow design, implementation, functional testing, and evaluation. RAG is implemented by allowing users to upload PDF documents of kitab kuning and assign the documents to particular agent roles. The uploaded texts are then used as contextual grounding so that each agent can formulate arguments, rebuttals, and final decisions based on traceable references rather than unsupported model memory. The application is implemented using HTML, CSS, and JavaScript on the front end, while the AI reasoning process is orchestrated through an API-based large language model. Functional testing shows that the system can complete five sequential stages of bahtsul masail, display role-based responses, manage uploaded references, and present discussion history. The main contribution of this study is a system design that combines pesantren deliberation procedures with AI-based retrieval support to provide an interactive learning medium for Islamic law, while emphasizing that the final authority of legal validation remains with qualified scholars

Indah Permata Sari; Mario Kasduri

Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to examine the implementation of the group discussion method to improve students’ understanding of Islamic Religious Education material at SMA PAB 4 Sampali. The background of this research arises from the low level of student participation in conventional teacher-centered learning, which results in poor conceptual understanding. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The research subjects were eleventh-grade students taking Islamic Religious Education lessons. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, while data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the application of the group discussion method successfully increased students’ active participation, both in expressing opinions and listening to classmates’ ideas. Furthermore, group discussions created a collaborative learning atmosphere, allowing students to complement each other’s understanding of the material. Students’ learning outcomes improved, as evidenced by higher evaluation scores compared to before the method was applied. Therefore, the group discussion method can be an effective alternative learning strategy for Islamic Religious Education subjects.

Eliska, Eliska; Talitha Jasmine, Savina; Suryani Siregar, Jelita; Selvia Ramadani; Suci Ramadiah, Putri

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah cara hidup yang bersih dan sehat yang efektif dalam mencegah penyakit menular, khususnya pada anak usia sekolah. Studi ini menyelidiki bagaimana media video edukasi berdampak pada peningkatan pengetahuan siswa SDN 05 Pancur Batu mengenai CTPS. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 31 responden yang diberikan pretest, intervensi berupa video edukasi CTPS, dan posttest. Hasil analisis menunjukkan terdapat peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 8,13 pada pretest menjadi 8,71 pada posttest. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan (p-value = 0,001). Analisis N-Gain memperlihatkan sebagian besar siswa berada pada kategori sedang, dengan satu siswa mencapai kategori tinggi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa media video edukasi cukup berhasil untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai CTPS, meskipun diperlukan strategi pendukung lain seperti diskusi dan praktik langsung agar peningkatan lebih merata.

JAMRONI; Khotimah, Anis; dian, Pramukti

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Latar belakang : Di seluruh dunia, kemajuan teknologi digital telah mengubah perilaku, gaya hidup, dan cara orang bersosialisasi satu sama lain, terutama melalui penggunaan internet dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam kehidupan remaja. Remaja adalah usia transisi dari anak- anak ke dewasa, berkisar antara 10 dan 20 tahun. Pada masa transisi ini, orang biasanya mengalami kegelisahan, konflik dengan orang tua, keinginan untuk mencoba hal baru, dan fantasi tentang masa depan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan melalui penyuluhan bertema menjaga kesehatan mental di era digital yang diikuti oleh 52 siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Patuk Gunungkidul Yogyakarta. Dalam penyuluhan ini diberikan paparan tentang pengaruh media sosial dan teknologi digital terhadap kesehatan mental khususnya para remaja adalah sangat beragam, dilanjutkan dengan upaya pencegahan dan dukungan kesehatan mental online, kontrol diri, peranan orang terdekat, masyarakat dan pemerintah. Kegiatan penyuluhan ini diikuti peserta dengan antusias, dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi antara peserta dengan nara sumber selama kegiatan berlangsung. Pemaparan materi disampaikan secara interaktif dengan pemutaran video, permainan, diskusi dan berbagi tentang isu- isu terkini seputar masalah remaja yang sedang hangat diberitakan di media sosial. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk penyuluhan. Tujuan: agar siswa siswi dapat menjaga kesehatan mentalnya di era digital ini yang dampaknya ada yang positif juga dampak negatif. Sasaran: Siswa-siswi Kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Patuk Gunungkidul,  Yogyakarta. Hasil: Pada Siswa-siswi kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Patuk Gunungkidul, Yogyakarta menunjukkan pengetahuan yang meningkat setelah dilakukan penyuluhan tentang Edukasi Menjaga Kesehatan

Pipit Miranti, Indira; Melati, Putri; Saputra, Aji; Fajriatul, Ficki; Diyanatur, Asa +4 more

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program KKN INSANI (Inovasi dan Solusi untuk Pembangunan Masyarakat) di Desa Papringan, Banyumas. Program difokuskan pada empat bidang utama, yaitu sosial, ekonomi, kesehatan, dan teknologi informasi. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, diskusi bersama komunitas, pelaksanaan program, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dan penguatan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam mengoptimalkan potensi desa melalui kegiatan edukasi, pelatihan, dan inovasi berbasis lokal. Temuan ini menegaskan bahwa program KKN INSANI tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media pembelajaran kolaboratif bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan komunikasi, problem solving, dan kepemimpinan sosial. Dengan demikian, program ini berkontribusi terhadap pengembangan desa yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat.

Endah Pujiastuti; Suwandi, Dedy; Tamba, Tumanda; Muryati, Dewi Tuti

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bendera dan lambang Negara, Bahasa Indonesia, serta Lagu Kebangsaan merupakan cerminan kedaulatan, kemandirian, dan eksistensi negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, sekaligus sebagai jati diri bangsa dan identitas negara. Pada umumnya masyarakat mengetahui tentang bendera, bahasa, lambang negara, dan juga lagu kebangsaan serta menggunakannya dalam aktivitas bermasyarakat namun kurang memahami aspek yuridisnya secara baik dan benar. Hal ini dialami pula oleh para siswa di SMA Kesatrian 2 Semarang. Kegiatan PkM ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman para siswa SMA Kesatrian 2 Semarang tentang aspek yuridis penggunaan bendera, bahasa, lambang negara, dan lagu kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari berdasar UU Nomor 24 Tahun 2009. Kegiatan dilaksanakan melalui teknis penyuluhan hukum dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan bantuan hukum. Evaluasi kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode tanya jawab langsung serta kuesioner. Hasil pelaksanaan kegiatan PkM, para siswa menjadi lebih memahami aspek yuridis penggunaan bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Demikian pula dengan sanksi administratif dan pidananya. Ada peningkatan pemahaman siswa saat sebelum dan setelah dilaksanakan kegiatan.

saragih, wismaroh; Awaludin, Awaludin; Wagino, Wagino; Agusnu Putra, Irwan; Kurniawan, Dedi +1 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Program pengabdian kepada masyarakat bertujuan meningkatkan pendapatan petani sawit rakyat selama masa replanting dengan metode tumpang sari, untuk mengoptimalkan lahan perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan penyuluhan, diskusi, dan kunjungan ke kelompok tani di Desa Jaharun, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Program ini mengedukasi petani mengenai tanaman hortikultura, rempah, dan tanaman bernilai ekonomis lain yang dapat ditanam di sela kelapa sawit. Hasilnya menunjukkan bahwa tumpang sari memberikan pendapatan tambahan. Petani memilih ubi kayu dan pisang barangan karena cocok dengan kondisi agroklimat lokal dan memiliki pasar yang stabil. Simpulan pengabdian ini meningkatkan kesadaran dan keterampilan petani dalam memanfaatkan lahan secara produktif dan berkelanjutan. Kontribusi keilmuan kegiatan ini adalah membuktikan efektivitas tumpang sari dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan petani selama replanting kelapa sawit.

Triyono, Maman; Eni Purwanti

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Semarang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan yang dihadapi dalam penerapan Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal pemahaman guru Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa terhadap Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih fleksibel dan berpusat pada peserta didik, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di SMP Negeri 1 Ambarawa dan SMP Negeri 2 Sumowono. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan Kurikulum Merdeka telah melibatkan berbagai pihak, namun masih terdapat kendala dalam penyusunan modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Pelaksanaan Kurikulum Merdeka telah menunjukkan upaya inklusivitas, tetapi metode pembelajaran masih didominasi oleh ceramah dan diskusi dengan minimnya penggunaan media pembelajaran yang variatif. Evaluasi pembelajaran telah mencakup asesmen formatif dan sumatif, namun evaluasi berbasis proyek belum sepenuhnya terstruktur.

Ulfy Rohmawati; Mahluddin Mahluddin

Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa 2025 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The purpose of this research is to promote the active engagement of fourth-grade students at Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Muaro Jambi in Natural and Social Sciences (IPAS) learning by using the discussion approach. The key issue addressed in this research is a low degree of student participation, as shown by their lack of bravery to ask and answer questions, as well as restricted contact throughout the learning process. This research adopts a Classroom Action Research (PTK) technique based on the Kemmis and McTaggart model, with two cycles of preparation, action, observation, and reflection phases. The study included 27 pupils from Class IV A. Data collecting methods included observations, interviews, testing, and documentation. The study findings revealed a considerable increase in learning activities. In the first cycle, average student engagement varied between 52% and 56%, whereas in the second cycle, it jumped dramatically to 81% to 89%. This enhancement also had an influence on learning outcomes, as the class average score increased from 67 to 71, and the classical completion rate increased from 63% to 89%, surpassing the minimal criterion stipulated by the Learning Objective Completion Criteria (KKTP). As a result, it is possible to infer that using good conversation approaches improves student engagement and learning results in IPAS learning.

Rino Andreas; Adimas Maditra Permana; Priyanto Priyanto

Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Tujuan artikel ini untuk mengelaborasi peningkatan literasi informasi pustakawan, guru, dan pegiat literasi melalui Bimbingan Teknis yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari melibatkan narasumber dari berbagai institusi seperti D3-Komunikasi Terapan UNS, D3-Perpustakaan UNS, UPT Perpustakaan UNS, UMUKA, dan Kominfo, serta difokuskan pada materi kebutuhan informasi, penelusuran, evaluasi, analisis, sintesis, dan diseminasi informasi, yang sejajar dengan capaian literasi sebagaimana digariskan dalam literatur pelatihan literasi informasi.  Metode yang digunakan adalah program pelatihan interaktif terpadu, terdiri dari ceramah, studi kasus, simulasi praktik, diskusi kelompok, dan tanya jawab. Tiap narasumber memberikan sesi spesifik sesuai keahlian. Evaluasi dilakukan melalui pre‑test dan post‑test, observasi partisipatif, serta refleksi individu. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi literasi informasi para peserta: rata‑rata skor post‑test naik dibanding pre‑test; peserta melaporkan peningkatan kemampuan merumuskan kebutuhan informasi, memilih sumber yang relevan, mengevaluasi kredibilitas, melakukan analisis dan sintesis, serta menyebarkan informasi secara sistematis. Selain itu, partisipasi aktif dan sangat tingginya antusiasme peserta mencerminkan keberhasilan metode interaktif. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa pelatihan literasi informasi efektif meningkatkan kemampuan praktis pustakawan dan tenaga perpustakaan. Secara keseluruhan, Bimtek ini efektif meningkatkan literasi informasi secara sistematis, dan direkomendasikan sebagai model pelatihan berkelanjutan untuk penguatan layanan perpustakaan daerah.

Risti Puspita Sari Hunowu; Risti Puspita Sari Hunowu; Apsari Dj. hasan; Muhamad Alit Pratama Imran

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian khusus. Universitas Ichsan Gorontalo melalui program Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) berupaya untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kampanye komunikasi visual yang efektif untuk mendukung program Satgas PPKS. Kampanye dirancang dengan menggunakan pendekatan Design Thinking yang berfokus pada pemahaman kebutuhan target audiens dan menghasilkan solusi visual yang inovatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), observasi, dan studi dokumentasi. Media yang dirancang meliputi konten media sosial, poster, dan infografis. Proses penelitian meliputi lima tahap utama, yaitu empati, definisi masalah, ide, prototipe, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster dan infografis efektif dalam meningkatkan kesadaran civitas akademika terhadap isu kekerasan seksual.

Fasya Aqila Abiyyanada; Puspitojati, Endah; Munambar, Siwitri

Jurnal Agrifoodtech 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Persaingan yang semakin kompetitif dalam industri wedang uwuh di Imogiri mendorong UMKM Taruna Agro Nusantara untuk berinovasi melalui produk wedang uwuh siap saji dalam kemasan paper cup yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap atribut kemasan wedang uwuh. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui diskusi dengan pemilik UMKM dan pakar desain untuk merumuskan atribut kemasan. Selanjutnya, pendekatan kuantitatif dilakukan melalui analisis konjoin untuk mengetahui kombinasi atribut yang paling disukai konsumen. Atribut kemasan yang dipilih yaitu slogan, warna, informasi produk, dan ukuran kemasan yang kemudian ditentukan level atributnya. Dari 9 level atribut menghasilkan 54 stimuli yang kemudian direduksi menjadi 9 stimuli menggunakan  orthogonal array. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa Persentase tingkat penerimaan responden terhadap stimuli tertinggi yaitu pada stimuli 4 sebesar 78%  kategori tinggi dengan kombinasi slogan “manfaat terasa, tradisi terjaga”, berwarna merah, menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta berukuran 240 ml. Nilai kepentingan tertinggi terdapat pada atribut ukuran dengan nilai 47,147. Nilai kegunaan tertinggi untuk atribut slogan adalah “kehangatan dalam tiap genggaman”, atribut warna terdapat pada warna merah, atribut informasi terdapat pada informasi yang menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris, sedangkan nilai kegunaan tertinggi dalam atribut ukuran yaitu pada ukuran 240 ml. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan produk wedang uwuh siap saji yang lebih inovatif dan sesuai dengan selera pasar.

Eko Nursanty; Au Yong Hui Nee; Gita Sugiyarti; Aris Mardiyono; Tri Widayati +1 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pasar tradisional memainkan peran penting dalam memperkuat identitas budaya dan meningkatkan daya tarik pariwisata internasional. Pasar Seni di Kuala Lumpur adalah contoh utama dari keberhasilan transformasi pasar tradisional menjadi tujuan wisata budaya. Inisiatif community engagement ini merupakan kolaborasi antara Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang dan Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Malaysia, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan tentang strategi branding untuk Pasar Seni sebagai destinasi pariwisata internasional. Metode yang digunakan antara lain lokakarya partisipatif, diskusi dengan pemilik bisnis lokal, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pelestarian budaya, pemasaran digital, dan keterlibatan masyarakat lokal menjadi faktor kunci dalam memperkuat citra Pasar Seni sebagai destinasi wisata global. Rekomendasi diberikan untuk pengembangan strategi branding untuk pasar tradisional di Asia Tenggara.    

Ita Selviana Manik; Johari Manik; Nisma Simorangkir; Tahadodo Waruwu; Dorlan Naibaho

Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The purpose of this study was to determine the positive and significant influence of the discussion method on the interest in learning Christian Religious Education of class XI students of SMA Negeri 1 Sipoholon in the 2024/2025 Academic Year. The method used in this study uses a quantitative approach method. The population is all class XI students of SMA Negeri 1 Sipoholon in the 2024/2025 Academic Year totaling 205 people and a sample of 41 people is determined, which is 20% of the population. Data were collected using a positive closed questionnaire of 42 items. The results of data analysis show that there is a positive and significant influence of the discussion method on the interest in learning Christian Religious Education of class XI students of SMA Negeri 1 Sipoholon in the 2024/2025 Academic Year: 1) Analysis requirements test: a) positive relationship test obtained rxy value = 0.549> rtable (a = 0.05, n = 41) = 0.308 thus it is known that there is a positive relationship between variable X and variable Y. b) Significant relationship test obtained tcount value = 4.101> ttable (a = 0.05, dk = n-2 = 39) = 2.021 thus there is a significant relationship between variable X and variable Y. 2) Influence test: a) Regression equation test, obtained regression equation Y ̂="35","76"+1.13X. b) Regression determination coefficient test (r2) = 30.1%. 3) Hypothesis testing using the F test obtained Fcount> Ftable=(a=0.05, dk numerator k=16, dk denominator=n-2=41-2=39) which is 16.81> 1.51. Thus Ha, namely there is a positive and significant influence of the discussion method on the interest in learning Christian Religious Education of class XI students of SMA Negeri 1 Sipoholon in the 2024/2025 Academic Year, is accepted and H0 is rejected.

Putri Nurafifah Afifah; Putri Nurafifah; Olga Navelia; Muhammad Zainul Fikri; Nicky Rismansyah

Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif metode pembelajaran yang beragam dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang jenis-jenis dan tanda-tanda hari kiamat pada siswa kelas 5 SDN Sumberjaya 3 dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang dipakai adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan Kemmis dan McTaggart yang dilakukan dalam dua siklus melalui langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Terdapat 17 siswa yang menjadi subjek penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan di antara siswa, yang terlihat dari persentase ketuntasan belajar yang meningkat dari 30% di siklus sebelumnya menjadi 65% pada Siklus I, dan mencapai 100% di Siklus II. Penggunaan metode ceramah yang beragam, digabungkan dengan media visual, diskusi, dan interaksi aktif, terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi agama yang bersifat abstrak. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode ceramah yang bervariasi sebagai salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk Pendidikan Agama Islam di tingkat sekolah dasar.

Najamudin Najamudin

Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Aqidah Akhlak through a literature review that focuses on lecture and discussion methods. In learning Aqidah Akhlak, choosing the right method is the key to success in delivering material and shaping students' character. The lecture method is effective for delivering basic information systematically, while the discussion method emphasizes more on active student involvement and the development of critical thinking skills. This article reviews various scientific literature to analyze the advantages, disadvantages, and relevance of both methods in learning Aqidah Akhlak. The results of the study show that the use of both methods in an integrated manner can provide more optimal results, with lectures as an introduction and discussions as a deepening of the material. These findings provide a theoretical perspective for educators in designing effective learning strategies.

Jureid Jureid; Mukhlis Mukhlis; Mufti Fahrizal Harahap; Muhammad Danil

Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) menuntut mahasiswa untuk mampu mengelola program kerja secara efektif di tengah masyarakat. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum memahami secara mendalam prinsip-prinsip manajerial yang esensial, yaitu Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengendalian (POAC). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial mahasiswa STAIN Mandailing Natal melalui pelatihan POAC yang aplikatif dan partisipatif. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi, simulasi, dan evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 50%, serta kemampuan dalam menyusun program kerja berbasis POAC yang sistematis. Mayoritas peserta juga memberikan umpan balik positif terhadap metode pelatihan yang digunakan. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan POAC efektif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan riil di lokasi KKL. Pelatihan ini direkomendasikan sebagai program rutin institusi untuk memperkuat keterampilan kepemimpinan dan manajemen mahasiswa dalam konteks pengabdian masyarakat.

Faizatul Khoiriyah; Miftahul Jennah; Mulyadi Bagas Wicaksono; Agus Milu Susetyo

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2025 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This research aims to identify challenges and solutions in implementing discussion learning methods in Indonesian language subjects. Through a literature review, it was found that the main challenges lie in low student participation, teachers' lack of ability to manage discussions, and limited time and resources. Apart from that, the heterogeneity of students' abilities is also an obstacle. To overcome these challenges, this research presents several solutions, including: creating a conducive learning environment, providing space for exploration for students, improving teacher skills, motivating students, and improving classroom management. By implementing these solutions in an integrated manner, it is hoped that discussion learning can become more effective and achieve the desired learning goals. This research concludes that the successful implementation of the discussion method is very dependent on the joint efforts of various parties, including teachers, students and schools. Thus, discussion learning can be an effective means for developing students' language, critical thinking and collaboration skills.