SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

54,413 articles from 425 journals · 1,456 citations tracked

Showing 21-26 of 26

Analytics

Akhiles Shyantica Wisnumurti; Christy Mahendra; Suyudi; Rosalina Yani

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Aplikasi media pembelajaran huruf dan angka untuk anak usia dini dengan konsep gamifikasi berbasis android ini dilatar belakangi kurangnya pemahaman siswa-siswa PAUD Desa Karanggintung, pada materi huruf dan angka. Di PAUD Desa Karanggintung, para siswa belum memahami materi huruf dan angka tersebut dengan baik. Penggunaan metode pembelajaran yang konvensional, belum adanya pengembangan media yang lain, anak menjadi mudah bosan dan kurang berkonsentrasi pada pelajaran menjadi alasan kurangnya pemahaman pada materi huruf dan angka. Perlu diciptakan inovasi baru yang searah dengan tujuan penelitian yaitu terbangunnya media pembelajaran huruf dan angka dengan konsep gamifikasi berbasis android, guna meningkatkan motivasi belajar serta pemahaman pada anak. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).   Hasil evaluasi skala benchmark User Experience Questionnaire (UEQ), Aspek Daya Tarik (attractiveness) dengan nilai 2,43, Aspek Efisiensi (efficiency) dengan nilai 2,22, Aspek Kejelasan (perspicuity) dengan nilai 2,08, Aspek Ketepatan (dependability) dengan nilai 2,11, Aspek Stimulasi (stimulation) dengan nilai 2,45 dan Aspek Kebaruan (novelty) memperoleh nilai 2,23. Dengan demikian, maka keenam aspek UEQ memperoleh hasil  Excellent (baik sekali) di atas rata-rata. Aplikasi media pembelajaran ini dapat membantu meningkatkan pemahaman dan motivasi para siswa, pada pembelajaran materi huruf dan angka.

Tri Winarsih

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Fintech syariah mulai tumbuh dan berkembang di Indonesia. Perkembangan yang cukup dratis dikalangan umat islam menaruh kepercayaan besar berinvestasi syariah ditambah dukungan generasi milenia dan generasi Z yang lebih berminat atas sistem yang serba cepat dan sistematis ditengah industri pendanaan resakdana dinilai semakin tertekan. Awal mula berdirinya fintech syariah merupakan respon dari berkembangnya perusahaan fintech konvensional yang mengenakan bunga ditiap operasi kegiatannya. Fintech syariah yang tidak mengandung unsur: Riba (Bunga), Gharar (Ketidakjelasan), Maysir (Judi), Tadlis (Penipuan), Dharar (Bahaya), Zulm (Ketidakadilan), dan Haram serta sistem akad syariah terkait hukum kontrak online dimana memberlakukan asas-asas hukum kontrak syariah berdasarkan hukum islam menjadi fenomena baru di tengah perkembangan bisnis keuangan syariah. Tujuan penelitian yaitu memberikan gambaran literasi tentang pemahaman fintech syariah terkait teori, dasar hukum fintech syariah, manfaat, resiko, sistem akad fintech syariah dan perkembangan fintech syariah yang sedang berkembang di Indonesia. Pengunaan metode kualitatif deskriptif berupa pengamatan perilaku dengan studi literatur dari buku teks, artikel media massa dan literatur online dipakai sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian ini adalah semua transaksi fintech syariah memegang teguh prinsip syariah, dimana sistem akad dianggap sah apabila sejalan dengan hukum syariah ditengah perkembangan fintech syariah yang mulai diminati semua kalangan pembisnis syariah.

Sri Karmila Novita Sari; Muchtadi Muchtadi; Iwit Prihatin

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metodologi penelitian eksperimen. Yang digunakan untuk analisis data adalah hasil belajar siswa dengan ambang nilai KKM 80. Investigasi ini akan dilakukan di SMP Negeri 2 Pontianak. Peserta penelitian adalah siswa kelas tujuh. Siswa kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII B sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 29 dan 28 siswa yang menjadi sampel penelitian. Penyelidikan ini memanfaatkan materi pecahan kelas VII. Menurut hasil, pembelajaran problem posing mempengaruhi hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran tradisional. Jika disajikan dengan model pembelajaran konvensional, siswa mendapatkan skor rata-rata 62,32, namun jika disajikan dengan model pembelajaran problem posing, siswa mendapatkan skor rata-rata 81,97 lebih tinggi dari skor KKM..    

Robin Raja Salomon Sipayung; Sahat Saragih

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP. Penelitian ini termasuk dalam kategori eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Medan dengan sampel kelas VIII-Terpadu 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-Terpadu 2 sebagai kelas control yang dipilih dengan metode random sampling. Pada kelas eksperimen diberikan pembelajaran berbasis masalah sedangkan pada kelas control diberikan pembelajaran langsung/konvensional. Instrumen tes yang digunakan berupa soal uraian berjumlah 3 soal kemampuan berpikir kritis matematis yang telah dinyatakan valid. Berdasarkan data posttest, kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 85,08 dan nilai rata-rata padaa kelas control sebesar 77,06. Melalui analisis uji statistik data terbukti berdistribusi normal dan homogen sehingga dilakukan uji hipotesis. Hasil dari uji hipotesis menggunakan uji independent Samples Test diperoleh hasil Sig (2-tailed) yaitu sebesar 0,001 hal ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang merujuk bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Untuk memperkuat hasil uji maka dilakukan uji t satu pihak yang menunjukkan  nilai  pada taraf nyata a =0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP

Hari, Ngudi Hari Crista

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2023 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

The floor slab is designed to behave as a diaphragm during an earthquake (Ultimate limit states). Floor slabs are designed in such a way that deflection and vibration are within serviceability limit states. The criteria for the maximum plate deflection are used according to SNI 2847-2019. The analysis carried out is to compare the work of conventional concrete floor slabs and floor slabs as a result of the output analysis from the SAP 2000 software. The goal to be achieved in this study is to analyze the structure of conventional concrete slabs with the results of computer software to obtain the difference in plate reinforcement spacing so that it will be obtained optimal distance. From the conclusions of the research that has been carried out, it is obtained that conventional concrete floor slabs are narrower than the results of the spacing of the reinforcement from the software results, for the SAP output the spacing is more tenuous. Based on these results, for the selection of reinforcement spacing, it is recommended to use the smallest spacing. obtained by Manual analysis is at moment 11 of Mu = 11.109 kNm with a diameter used for Ø 10-100 mm reinforcement, while analysis with SAP 2000 software is obtained at moment 11 for M11 = 9.876 kN.m with a diameter used for plain reinforcement Ø10-150 .Based on the plate moment obtained by Manual analysis is at moment 22 of Mu = 7.454 kNm with a diameter used for reinforcement Ø 10-150 mm, while analysis with SAP 2000 software is obtained at moment 22 of Mu = 6.507 kN.m with a diameter used plain reinforcement Ø10-200.

Fera Sumodiharjo; Jorry F. Monoarfa; James U.L. Mangobi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa lebih meningkat ketika menggunakan model pembelajaran matematika realistik dibandingkan dengan menggunakan model konvensional. Studi ini dilaksanakan pada Semester genap 2021/2022 di SMP Negeri 3 Tondano. Siswa kelas VII D sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII C sebagai kelas kontrol dijadikan sebagai subjek penelitian. Dalam penelitian ini, tes digunakan untuk pengumpulan data, dan uji-t pada rata-rata dua kelompok dilakukan untuk analisis data. Berdasarkan hasil analisis data, nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 74,96, dengan standar deviasi 13,98 dan varians 195,51. Sebaliknya, nilai rata-rata kelas kontrol adalah 67,07, dengan standar deviasi 12,27 dan varians 150,66.  = 2.24  dan = l.67 merupakan kesimpulan dari pengujian hipotesis. Hasil menolak , menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan model pembelajaran matematika realistik rata-rata lebih baik dalam menyelesaikan masalah matematika daripada siswa yang menggunakan model tradisional pada materi garis dan sudut.