Publication Search

70,876 articles from 631 journals · 2,111 citations tracked

Showing 21-38 of 38

Analytics

Andi Rezkiawati Anma; Zakiyah Ramdlani Hamnzah; Ferdinandus Sampe

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2025 CV. Aksara Global Akademia

Kecenderungan mahasiswa ilmu kesehatan untuk menjadi wirausahawan sangat penting bagi keberlanjutan bisnis kesehatan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi niat mahasiswa kesehatan untuk menjadi wirausahawan. Pendekatan kualitatif diterapkan untuk melengkapi penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan wawancara mendalam. Lima mahasiswa diwawancarai dan analisis konten diterapkan untuk menganalisis temuan. Mahasiswa menganggap kewirausahaan sebagai sesuatu yang diinginkan dan lebih mungkin memiliki niat berwirausaha. Kecenderungan mahasiswa untuk menjadi wirausahawan tergolong sedang. Mahasiswa ilmu kesehatan cenderung berinovasi dan meningkatkan pemberian layanan kesehatan, sehingga kewirausahaan menjadi hal yang diinginkan. Program pendidikan dan pelatihan kewirausahaan dapat meningkatkan niat berwirausaha secara signifikan di kalangan mahasiswa ilmu kesehatan. Disarankan agar lembaga pendidikan kesehatan membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memulai dan mengelola usaha mereka sendiri.

Irkhamsyah, Vicky; Majid, Aldiansyah Fathul; Cholil, Saifur Rohman

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

. Ekspor memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, memberikan kontribusi terhadap devisa negara dan meningkatkan daya saing di pasar internasional. Menentukan produk ekspor unggulan menjadi tantangan karena harus mempertimbangkan berbagai faktor, seperti nilai ekonomi, permintaan pasar, stabilitas harga, dan keberlanjutan produksi. Keputusan yang kurang tepat dapat berdampak pada efisiensi, daya saing produk lokal, dan bahkan ketergantungan pada pasar global. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis data untuk membuat keputusan yang tepat dalam pemilihan produk ekspor unggulan. Penggunaan sistem pendukung keputusan (SPK) dapat membantu mempermudah proses ini dengan menyediakan analisis berbasis data yang lebih objektif. Metode MOORA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis) dapat digunakan untuk menentukan bobot kriteria, membantu pengambil keputusan untuk menilai seberapa penting setiap faktor yang terlibat. Sementara itu, TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) digunakan untuk memilih alternatif terbaik berdasarkan kedekatannya dengan solusi ideal yang diinginkan. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi yang lebih objektif dan akurat, mendukung pengambil kebijakan serta pelaku usaha dalam menetapkan strategi ekspor yang optimal. Dengan cara ini, daya saing produk lokal dapat ditingkatkan secara berkelanjutan, memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan meningkatkan posisi negara di pasar global  

Ema Aulina Silitonga; Yessy Febriani; Elfina Okto Posmaida Damanik; Purnama Yanti Purba

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kalkulasi biaya standar sebagai alat pengendalian manajerial pada usaha Penjahit Vina di Pematangsiantar. Biaya standar digunakan untuk mempermudah perencanaan, pengendalian, dan evaluasi kinerja keuangan, serta mendukung pengambilan keputusan strategis dalam operasional usaha. Penelitian ini mengelompokkan komponen biaya menjadi biaya tetap, seperti sewa tempat, gaji karyawan tetap, dan penyusutan alat, serta biaya variabel yang mencakup bahan baku, benang, dan aksesori produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan biaya standar membantu usaha dalam mengidentifikasi penyimpangan biaya aktual dari standar yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pemilik usaha dapat lebih efektif mengontrol biaya p2roduksi, meningkatkan efisiensi, dan menetapkan harga jual yang kompetitif. Kesimpulan ini memberikan rekomendasi praktis bagi usaha kecil di sektor konveksi untuk memanfaatkan biaya standar sebagai alat manajerial yang mendukung keberlanjutan bisnis.

Hakim, Ghaeril Juniawan Parel; Simangunsong, Gandi Abetnego; Muhammad Raf'i Rusafni; Wien Kuntari

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Gigs Wear adalah sebuah startup konveksi yang bertujuan menyediakan layanan pembuatan lanyard, ID card, dan kaos custom berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Penelitian ini menggunakan metode design thinking untuk merancang antarmuka pengguna (UI) website Gigswear.co. Dengan fokus pada kebutuhan pengguna, lima tahapan design thinking diterapkan, yakni empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Pengujian dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS), yang menunjukkan hasil sangat baik dengan tingkat keberhasilan rata-rata 100%. Temuan ini membuktikan efektivitas pendekatan design thinking dalam meningkatkan pengalaman pengguna, yang pada akhirnya mendukung keberlanjutan usaha Gigs Wear.

Akilah Nur; Anggun Sri Utami; Deswita Dwi Cahyani; Gusti Silvana Amalia; Julia Aktaviani Putri

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Koperasi multipihak merupakan suatu bentuk kerja sama antara berbagai pihak, seperti pemerintah, sektor swasta, lembaga keuangan, dan masyarakat, dengan tujuan untuk mencapai kesejahteraan bersama. Dalam konteks pengembangan ekonomi, koperasi multipihak memainkan peran penting dalam mendukung keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merupakan sektor vital dalam perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran koperasi multipihak dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM melalui penyediaan akses keuangan, pelatihan, pemasaran, dan jaringan pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pengumpulan data melalui analisis dokumen dan sumber informasi yang tersedia di internet, termasuk laporan pemerintah, artikel, dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi multipihak dapat memperkuat UMKM dengan menyediakan fasilitas pembiayaan yang lebih terjangkau, pelatihan manajerial, serta memfasilitasi kolaborasi antara UMKM dengan berbagai sektor lain. Namun, tantangan yang dihadapi antara lain ketidakcocokan antara kepentingan berbagai pihak dan kurangnya koordinasi yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa koperasi multipihak memiliki potensi besar untuk mendukung keberlanjutan usaha kecil dan menengah (UMKM), asalkan ada sinergi yang baik antara semua pihak yang terlibat. Rekomendasi kebijakan yang dihasilkan adalah perlunya peningkatan dukungan dari pemerintah dalam hal regulasi, serta penguatan kapasitas koperasi untuk mengelola kolaborasi antar pihak secara efektif.

Kineta, Aulya; Diah Hari Suryaningrum

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi pengembangan yang diterapkan oleh toko kelontong di Kecamatan Gayungan untuk bersaing dengan toko ritel modern. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan wawancara terhadap 22 pelaku usaha toko kelontong yang terdaftar di Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Surabaya. Strategi pengembangan meliputi permodalan, manajemen keuangan, mutu produksi, strategi pemasaran, legalitas usaha, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toko kelontong menggunakan modal internal (seperti tabungan pribadi) dan eksternal (seperti pinjaman bank dan bantuan pemerintah). Mereka juga melakukan manajemen keuangan dengan pembukuan sederhana dan penganggaran, memilih pemasok berkualitas untuk memastikan mutu produk, menggunakan strategi pemasaran online melalui aplikasi PEKEN Surabaya dan WhatsApp, mengurus legalitas usaha seperti NIB (Nomor Induk Berusaha), serta melakukan kegiatan tanggung jawab sosial. Strategi ini bertujuan mengembangkan dan mempertahankan keberlanjutan usaha toko kelontong di tengah persaingan dengan ritel modern.

Retno Hartati; Widianingsih; Ria Azizah

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan  pengabdian masyarakat adalah pengenalan metode dan teknologi tepat guna  dengan metode akuamber  untuk teknik memadukan  usaha bertanam sayur mayur  dengan budidaya ikan dalam wadah ember.  Pelaksanaan  kegiatan di lahan  sempit, pekarangan  dan masih terkena sinar matahari karena tanaman sayuran dan ikan membutuhkan sinar matahari.   Hasil usaha dapat dimanfaatkan konsumsi, peningkatan gizi bagi Balita dan anak  serta anggota keluarga yang lain. Bahkan dapat dikonsumsi bersama dalam kegiatan rukun tetangga (RT/RW) dan kegiatan PKK sebagai usaha swadaya masyarakat.  Keberlanjutan kegiatan  PPM kepada  kelompok sasaran  dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga dengan menerapkan aplikasi probiotik pada budidaya polikultur antara ikan dan tanaman sayuran skala rumah tangga.

Sri Suyati; Khamimah; Siti Aminah

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang memiliki potensi besar di bidang batik dan makanan olahan. Salah satu kelompok pengrajin, batik Sanggar Tapak Dara, mengalami penurunan penjualan dan kurangnya daya saing. Untuk mengatasi masalah ini, direncanakan pelatihan dan pendampingan. Tujuannya adalah meningkatkan pendapatan, motivasi, ketrampilan menggunakan media sosial dan Marketplace dalam memasarkan, serta daya saing anggota pengrajin. Manfaatnya termasuk peningkatan motivasi dan ketrampilan, serta daya saing pengrajin. Dengan menerapkan metode-metode secara terintegrasi dan berkelanjutan, Sanggar Batik Tapak Dara dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan kinerja bisnis mereka dan menghadapi tantangan dalam era perekonomian digital. Diharapkan kegiatan ini akan membantu meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha masyarakat pengrajin batik Tapak Dara.

Agus Wahyudianto

Akuntansi dan Ekonomi Pajak: Perspektif Global 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to evaluate the sustainability of culinary café businesses through business feasibility analysis. Business sustainability in the culinary sector is becoming increasingly important along with changes in people's consumption patterns and environmental demands. This research uses a business feasibility analysis method to assess the financial, economic, social and environmental aspects that influence the sustainability of a culinary café. Data was collected through surveys, interviews and direct observation of café operations. The research results provide a holistic picture of the sustainability of culinary café businesses and identify key factors that influence business performance and impact in various dimensions. The implications of these findings can provide guidance for business owners, government and other stakeholders to improve the sustainability of culinary café businesses.  

Alifiarisma Maricar; Sunu Priyawan

Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

PT. Varia Usaha Beton Sidoarjo is a manufacturing company that produces concrete products and provides services, where the products produced definitely produce a high environmental impact. The application of environmental accounting itself is needed to support the company's operational activities to identify, measure, evaluate and report environmental accounting as control over the responsibility for negative impacts from the company's operational activities. The triple bottom line concept is also a theory that looks not only from the profit aspect but also from the people and planet aspect.  This research aims to find out how environmental accounting is implemented in relation to the triple bottom line concept towards a green economy in order to achieve sustainability at PT. Varia Usaha Beton Sidoarjo.  This research uses a qualitative descriptive research design with a case study approach.  The data in this research was obtained from observations and interviews by researchers with parties related to the research.  Based on the results of research at PT. Varia Usaha Beton, it is known that the company has implemented environmental accounting, but the recording carried out does not yet have a separate account.  The company has been responsible for managing and minimizing environmental costs to improve company performance, which is related to the triple bottom line concept towards a green economy in order to achieve company sustainability through managing waste and the products produced.

Ayu Gusniasari; Elyanti Rosmanidar; Bella Arisha

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian menggunakan data primer yang dikumpulkan lewat observasi dan wawancara. Teknik analisis dilakukan secara kualitatif (fild research), Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai analisi keberlanjutan usaha usaha tempe Mbah Sibo Desa Bunga Tanjung Nipah Panjang, maka dapat di tarik kesimpulan bahwa: Permodalana yang dilakukan oleh usaha tempe Mbah Sibo Modal yang digunakan oleh Mbah Sibo dalam menjalankan usahanya yaitu menggunakan modal sendiri, tanpa melibatkan instansi-instansi kepemerintahan baik desa ataupun kelurahan Jaringan bisnis yang dilakukan oleh usaha tempe Mbah Sibo. jaringan usaha tempe Mbah Sibo dibentuk mulai dari lingkungan rumah seperti, kumpulan arisan, kumpulan ibu-ibu PKK atau kumpulan pengajian, hal ini bisa di mulai dari perkumpulan orang tua, murid atau jaringan online dan lain sebagainya. Strategi Pemasaran yang dilakukan oleh Mbah Sibo. Bauran pemasaran terdapat seperangkat alat pemasaran yang terbagi menjadi: 1. Stratregi produk terdiri dari atribut produk, pemberian merek, pengemasan produk. 2. strategi harga. 3.  Saluran distribusi 4. strategi promosi. 5. strategi pemasaran tempe terdiri dari empat kelompok alternatif strategi yang akan dilakukan adalah terdiri dari kekuatan:  1). Mempertahankan mutu produk, agar konsumen tetap memilih produk 2). Mempertahankan pasar yang sudah ada dan mencari pasar yang baru. Kelemahan: 1). Jumlah produk yang terbatas menyebabkan masyarakat sekitar Ketika membeli tempe sering kehabisan. 2). Mencari alternatif saluran pemasaran 3). Meningkatkan kesempatan promosi yang ada. Ancaman: 1). Meningkatkan perluasan pasar untuk daerah yang belum terlayani. Peluang: 1). Melakukan penambahan modal agar dapat melakukan produksi lebih banyak lagi. 2). Memperluas jangkauan pemasaran.  

Fangela Myas Sari; Siska Dewi; Nur Rokhman

Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Indonesia's development and financing for its country comes from the income of MSMEs in Indonesia. MSMEs are the economic cycle in Indonesia and MSMEs have a very high influence on improving the economy in Indonesia. More entrepreneurs and MSMEs will increase the economic value of a country, namely Indonesia, because the economy will grow in proportion to the growth of MSMEs with MSMEs, people are required to become entrepreneurs and as a producer and is expected to be able to import its products abroad to increase income from abroad and domestically. The survival of MSMEs is very important for the continuity of MSME businesses, for this reason the government provides various kinds of stimuli so that MSMEs are able to survive under certain conditions, especially during the Covid-19 pandemic. MSMEs need to make improvements in terms of financial governance. This understanding starts from an early age, namely in the MSME environment to support government programs that intensify calls for Indonesian people to comply with reporting which plays a very important role in the country's development. The main problem obtained from observations of MSMEs in Api-api village, Wonokerto is that they do not understand financial governance for MSME entities for business sustainability, so it is necessary to hold a workshop regarding strengthening financial governance of MSMEs to improve business sustainability in Api-Api Village, Kec. Wonokerto Regency Pekalongan. Goals and targets of community service in Api-Api Village, Kec. Wonokerto Regency Pekalongan is so that the public understands good financial governance and how to prepare financial reports for community businesses in Api-Api Village, Kec. Wonokerto Regency Pekalongan. The number of participants was 30 MSME business actors. The implementation method is carried out by presenting workshop material directly (offline) in Api-Api Village, Kec. Wonokerto Regency Pekalongan. The output of this community service is in the form of scientific journal publications in the ITS NU Pekalongan Community Service Journal and cinematic videos of the implementation of community service.

Teguh Epinda; Yuhendri L.V

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keberlanjutan usaha merupakan hal penting yang perlu diperhatikan wirausaha. Permasalahan keberlanjutan usaha sanjai di Bukittinggi dilihat dari profit, people dan planet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi dan literasi keuangan sebagai faktor penting untuk keberlanjutan usaha sanjai di Kota Bukittinggi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Informan kunci penelitian ini adalah wirausaha sanjai di Kota Bukittinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan dokumentasi. Proses analisis data penelitian kualitatif Miles, Huberman, dan Saldana digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Inovasi dan literasi keuangan merupakan faktor penting untuk keberlanjutan usaha sanjai di Kota Bukittinggi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman untuk menjaga keberlanjutan usaha sanjai di Kota Bukittinggi

Varah Iftitah Aulia; Juliana Kadang; Harnida Wahyuni Adda

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Business continuity, which is closely related to the long-term maintenance of the system in accordance with environmental, economic and social considerations, is an important point that needs to be considered by every MSME actor. The store business is one of the new MSMEs that is of concern so that it continues to carry out business continuity by being carried out based on currently related internal and external factors. Toreko created a unique business idea from brownies, innovating brownies into brownies cookies and using raw materials from mocaf flour. mocaf itself is a modified cassava flour product. The purpose of this article is to describe and analyze the sustainability position of the toreko business through a SWOT analysis, formulate alternative strategies that can be implemented by the toreko after knowing the position of the sustainability position of the business it has. The aggressive strategy is the main choice strategy obtained from the results of IFAS and EFAS. The SWOT matrix is used to determine and arrange the steps for implementing the strategy related to the choice of strategy. An aggressive strategy is carried out until the threat that the store has is smaller than the opportunities that exist. Improving sales promotions and maintaining satisfaction with customer loyalty is the key to realizing business continuity properly.

Mochamad Firmansyah; Saifudin Mutaqi

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

CSR menjadi salah satu alternatif pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Melalui berbagai program yang ditawarkan perusahaan, masalah sosial masyarakat dapat teratasi terutama peningkatan ekonomi dan masalah pendidikan. Gagasan CSR menekankan bahwa tanggungjawab perusahaan bukan lagi mencari profit semata, melainkan juga tanggungjawab sosial dan lingkungan. CSR telah menjadi cara perusahaan untuk membangun citra positif perusahaan di mata masyarakat dan pemerintah, hal inilah juga yang dilakukan oleh TelkomGroup, melalui Program Community Involvement Development (CID). Melalui kegiatan CSR tersebut. Salah satu program yang di buat adalah pengembangan usaha mitra binaan UMK kepada masyarakat yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia sebagai upaya peningkatan perekonomian pada bidang usaha. TelkomGroup mengalami peningkatan keuntungan dibanding sebelum penerapan CSR. Dengan menjalankan CSR, TelkomGroup mampu meningkatkan penerimaan masyarakat sebagai perusahaan teknologi informasi di tengah era digitalisasi. Diharapkan di masa mendatang, dapat menjadi salah satu perusahaan yang dapat mensejahterakan masyarakat Indoensia secara keberlanjutan. Dengan meng-valuasi program CSR pada TelkomGroup, diharapkan mendapat informasi terkait keberhasilan program yang dibuat.

Wilda Yulia Rusyida

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Keberlanjutan usaha adalah suatu proses berjalannya usaha baik yang meliputi pertumbuhan, pengembangan, strategi mempertahankan kelangsungan usaha, dan pengembangan usaha dimana semua itu mengarah pada keberlangsungan dan eksistensi usaha. Kelangsungan usaha adalah jenis konsistensi dalam kondisi operasi bisnis. Dampak keterampilan manajerial, literasi keuangan, dan manajemen risiko terhadap strategi kelangsungan hidup UMKM dibahas dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan data primer dan bersifat kuantitatif. Pasar Batik Setono Kota Pekalongan menjadi fokus penelitian. 96 responden yang dipilih secara acak dari sampel dengan menggunakan metode insidental, juga dikenal sebagai random sampling, menjadi sampel. Analisis regresi berganda adalah metode untuk mengolah dan menganalisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketrampilan manajerial tidak berpengrauh terhadap keberlangsungan hidup UMKM.

Harris Yulian Firdaus

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Dewasa ini pemerintah Indonesia mempercepat pertumbuhan investasi pada Indonesia guna mewujudkan penciptaan lapangan kerja baru serta peningkatan pendapatan per kapita di seluruh masyarakat Indonesia. Namun kebijakan itu memiliki resiko pada lingkungan karena peningkatan aktivitas industrial yang menimbulkan pencemaran. Pembangunan berkelanjutan merupakan tahapan dari pembangunan (lahan, kota, bisnis, dan masyarakat) yang berpedoman atas pemenuhan kebutuhan saat ini dengan tidak mengorbankan pemenuhan kebutuhan dari generasi yang akan datang. Syarat dalam perizinan pada bagian hukum lingkungan yaitu jika aktivitas usaha itu wajib mempunyai AMDAL. Dokumen tersebut tertuang pada Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 Pasal 1 angka 35 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2012 Pasal 1 angka 1 tentang Izin Lingkungan. Metode yang digunakan ialah Metode Pustaka, merupakan metode pembelajaran dari berbagai macam bacaan referensi serta hasil dari gubahan sebelumnya yang sama dan berguna untuk mendapatkan landasan teori pada studi kasus yang akan dikaji dalam penulisan saat ini.

Zaenudin, Nurul; Rochmani, Rochmani

DINAMIKA HUKUM 2022 Universitas Stikubank

Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup. Manusia sebagai makhluk hidup yang memiliki akal untuk memanfaatkan sumberdaya akan menyebabkan perubahan pada lingkungan. Kegiatan yang dilakukan oleh pelaku usaha harus memiliki tanggungjawab terhadap keberlangsungan dan keberlanjutan lingkungan hidup. Kewajiban yang harus dilakukan juga diatur oleh pemerintah pada Undang-Undang No. 32 tahun 2009 dan selanjutnya diganti dengan Undang-Undang No. 11 tahun 2020. Perbedaan pengkajian dan jenis sanksi yang diterapkan apabila tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penerapan sanksi administratif yang ada pada kedua peraturan tersebut apakah akan memberikan dampak terhadap ketaatan pelaku usaha. Analisis hukum lingkungan yang disampaikan pada penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Penerapan sanksi administratif terhadap pelaku usaha yang tidak memiliki rekomendasi persetujuan lingkungan akan mendapatkan sanksi administratif dan setiap pelaku usaha yang melanggar atau melakukan pencemaran terhadap lingkungan akan dikenakan sanksi pidana. Setelah mendapatkan sanksi administratif, pelaku usaha yang tidak memiliki rekomendasi persetujuan lingkungan wajib menyusun dokumen DELH dan/atau DPLH sebagai komitmen dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup yang disebebkan oleh kegiatan yang dilakukan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2021, sanksi administratif terdapat tambahan jenis yaitu denda admnistratif yang besaran nominalnya ditentukan berdasarkan kesalahn yang dilakukan pelaku usaha. Pada peraturan terbaru tidak terdapat sanksi pidana kepada pelaku usaha yang melakukan pencemaran pada lingkungan hidup. Adanya integrasi pengurusan izin usaha akan memberikan dampak positif, karena sebagai kegiatan preventif. Hal ini akan mengurangi sengketa hukum lingkungan.     Kata Kunci : Lingkungan, Hukum, Sanksi Administratif, Pidana, Denda