Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3701-3720 of 3,732

Analytics

Wahyudi, Amin

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Yayasan Li Ulil Albab is one of the foundations in Karanganyar Regency that keep growing and contribute in educating the nation's life as well as building the character of the next generation of intelligent, religious by managing. To be able to carry out this noble task, it is necessary to continuously improve the work ethic of teachers and employees as an important element in improving the quality and achievement of school. Based on these considerations, lectures, counseling and various activities for coaching in order to improve the work ethic of teachers and employees is important to do. This event is attended by 46 Teachers and School Workers under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar. The purpose of this activity is that the work ethic of teachers and employees of schools under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar can be improved, and maintained, so that teachers and employees will be motivated in working, discipline, always positively to the task and work and able to build good cooperation with fellow teachers and employees to realize the process of learning and teaching is good and able to produce graduates qualified and character. This activity is expected to provide benefits to various stakeholders of the school under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar, namely: First, for teachers and employees, this activity is useful to provide enlightenment and motivation so that it will increase the work ethic in carrying out its duties. Second, for the students, this activity will provide indirect benefits to the students, because with the work ethic of teachers and employees of high students will get a better service of teaching and learning process. Third, for the Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar, this activity will provide indirect benefits on improving the quality of the institution because it is supported by teachers and employees who have a good work ethic. The result of this coaching activity is the increasing work ethic of teachers and school employees under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar with an indicator of increasing morale, and discipline of teachers and employees in teaching and providing services to students that impact on student's learning achievement.Keywords: work ethic, teacher discipline, service to students

Ani Restuningsih, Mukhlis Mustofa &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Proses Pembelajaran pada jenjang Sekolah Dasar (SD) teramat krusial dalam pengembangan kecerdasan siswa sekaligus merupakan tonggak awal pembentukan karakter siswa. Pengembangan sikap, kemampuan, dan keterampilan dasar yang diperlukan siswa untuk hidup di masyarakat tersaji selama berlangsungnya proses pembelajaran. Tuntutan pemahaman materi pembelajaran lebih komprehensif dan bermakna bagi kehidupan siswa dimasa mendatang merupakan keniscayaan. Keberadaan Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai (IPS) sebagai salah satu mata pelajaran yang disajikan pada jenjang SD memiliki peran mulia penyiapan generasi mendatang menghadapi beragam ujian. Tujuan yang hendak dicapai dari pengabdian ini adalah: (1). Memberikan informasi kepada peserta agar mendapat tambahan wawasan ilmu pengetahuan tentang pembelajaran berbasis spasial (2) Memberikan teknik pelatihan kepada peserta agar dapat membuat draft pembelajaran berbasis spasial (3)Memberikan rancangan lembar kerja siswa berbasis spasial Pembelajaran Berbasis Spasial terdiri atas tujuh langkah. Ketujuh langkah tersebut adalah peyampaian tujuan pembelajaran, observasi, komunikasi dan konfir-masi, elaborasi dan integrasi, diskusi, kesimpulan, dan refleksi dan tindak lanjut. kesimpulan sebagai berikut: (1) Sosialisasi Program Pembelajaran Spasial dapat menigkatkan sikap peduli lingkungan dan sikap ilmiah siswa sekolah dasar.(2) Sosialisasi Pembelajaran berbasis spasial meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran berorientasi melek spasial. (3) Guru-guru dan pihak sekolah sudah melaksanakan pembelajaran berbasis spasial dengan melakukan integrasi dengan mata pelajaran yang lain denggan menggunakan media pembelajaran berbasis spasial. (4) Luaran yang dihasilkan yaitu RPP berorientasi pembelajaran berbasis spasial, dan implementasi program sekolah berbudaya spasial.Kata kunci: Pembelajaran IPS, Pembelajaran Spasial

Sumardiono, Lusiana Dewi Kusumayati &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan kebutuhan para guru di TK Negeri Gemolong akan variasi metode pembelajaran yang diterapkan oleh para guru TK Negeri Gemolong. TK Negeri Gemolong terus melakukan pengembangan baik fasilitas maupun SDM. Salah satu upaya yang dilakukan pihak sekolah yaitu menjalin kerjasama dengan tim pengabdian Program Studi Bahasa Inggris UNISRI untuk mengadakan workshop tentang metode pembelajaran. Metode pembelajaran merupakan salah satu kunci keberhasilan proses pembelajaran. Metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak-anak dan secara bervariasi diimplementasikan di kelas membuat anak-anak belajar tanpa beban dan tidak mudah bosan. Metode pelaksanan pengabdian dilakukan dengan cara ceramah dan praktek latihan menggunakan metode Whole Brain Teaching dengan rekan sejawat. Tim pengabdian UNISRI memberikan teori dalam bentuk ceramah, memberi contoh penerapan Whole Brain Teaching di kelas, kemudian para guru diminta menirukan dan mempraktekkan penerapan metode tersebut. Hasil dari pengabdian ini diharapkan bahwa kesadaran akan pentingnya penggunaan metode yang tepat dapat meningkat. Para guru dapat menggunakan metode Whole Brain Teaching sebagai salah satu metode alternatif yang dapat diterapkan dikelas.Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Whole Brain Teaching, Taman Kanak-Kanak

Sumaryanto, Untung Sriwidodo &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Karang Taruna merupakan salah satu anggota masyarakatyang rata rata masih berusia muda, mereka masih bersemangat besar untuk maju. Tidak terkecuali anggota Karang Taruna di Desa Papahan Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. Permasalahan yang ada adalah beragamnya kondisi sosial ekonomi, pendidikan, status sosial yang ada pada anggota Karang Taruna di Desa Papahan Kecamatan Tasikmadu tersebut, mereka ada yang bekerja, ada yang sekolah, kuliah dan banyak diantara mereka yang belum bekerja walaupun mereka sebenarnya sudah siap untuk bekerja (masih menganggur). Bagi anggota Karang Taruna yang belum bekerja mereka perlu dibekali Pengelolaan keuangan usaha kecil dan jiwa semangat kewirausahaan agar mau berwirausaha. Target penyuluhan adalah para anggota Karang Taruna di Desa Papahan Kecamatan Tasikmadu. Berdasarkan pengamatan saya, generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna Gebang setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMU, sebagian melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sebagian kerja di pabrik, dan sebagian besar masih menganggur. Berdasarkan kenyataan tersebut maka target pengabdian saya adalah adanya anggota karang taruna yang masih menganggur dan tertarik sebagai seorang wirausaha. Metode kegiatan adalah Penyuluhan bagaimana menumbuhkan jiwa wirausaha bagi anggota karang taruna di Desa Papahan Kecaamatan Tasikmadu. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan penyuluhan adalah sebagai berikut : Melakukan koordinasi dengan ketua karang taruna, mengenai pokok permasalahan yang dihadapi. Bahan-bahan penyuluhan disusun dalam bentuk makalah, kemudian diperbanyak sesuai dengan jumlah peserta penyuluhan. Penyampaian materi penyuluhan digunakan dengan beberapa metode yang relevan antara lain: metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi Setelah selesai acara para peserta diberikan angket/kuesioner untuk mengukur sejauh mana tujuan penyuluhan ini tercapai. Teknik evaluasi : dilakukan melalui metode tanya jawab dan kuesioner untuk mengukur kemampuan peserta terhadap materi penyuluhan.Kata Kunci: Kewirausahaan, Pemasaran Online, Ketrampilan

Sutianingsih, Sutianingsih

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2018 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The existence of the phenomenon of teacher performance degradation,can be seen fromteachers who do not do their job properly, the teachers whoteach only highly educated butless attention function. Improved performance canbe achieved by improving teachers' leadership style of principals and schoolwork climate. Therefore, the central issue in thisstudy is how much influence theprincipal's leadership style and school climate work onteacher performance.Thisstudy aims to analyze the influence of principal leadership style on teacherperformance and school climate effects work on teacher performance. Thehypothesis is that there is a positive effect between: the principal's leadershipstyle on teacher performance and the climate of the school work on teacherperformance.This study belongs to the kind of quantitative research using the surveymethod and descriptive analytic approach. The samples used were from allpopulation of 50 teachers SMA/SMKBina Nusantara Semarang. Techniquesof data collection through questionnaires. Data analysis technique used is thePearson product moment correlation, determination, and multiple linearregression. Furthermore, the data that has been collected is processed and theninterpreted, analyzed, and described according to the problem andresearchobjectives.Based on the results of this study concluded that theprincipal's leadership style and school climate is partially working (people) onthe performance of teachers.

Carorin, Carorin

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2018 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Dalam pelaksanaan otonomi daerah Pemerintah Kabupaten/Kota pada umumnya mempunyai 3fungsi yaitu alokasi, distribusi dan stabilisasi. Pelaksanaan fungsi Pemda di bidang alokasi antaralain adalah memberikan pelayanan dan fasilitas publik, yang diwujudkan dalam pembangunanterminal di Desa Widorokondang Kabupaten Pati. Dengan dibangunnya terminal ini akanmendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pati dan mendukung perkembangan kotasekitarnya, mengingat Kabupaten Pati letaknya cukup strategis yaitu berbatasan denganKabupaten Kudus, Jepara, Grobogan,Blora dan Rembang. Lokasi penelitian ini adalah DesaWidorokondang Kabupaten Pati. Adapun alat analisis yang digunakan Analisis net present value(NPV), Analisis payback period, Analisis Return on Investment (ROI), Analisis hasilpengembalian (internal rate of return)/IRR serta analisis kerjasama Pemerintah-Swasta.Kesimpulan yang diperoleh adalah Potensi kepadatan lalu lintas tinggi di kawasan ini akanmemberikan peluang pemasukan (Cash In Flow) sebesar Rp 149.743.501. Biaya investasipembangunan di kawasan ini sebesar Rp29.515.745.000. Dengan batas masa investasi 25tahun, maka didapatkan :DF 10%, Payback periode adalah 23 tahun, DF 12%, tidak layak (diatas 25 tahun), DF 14%, tidak layak (di atas 25 tahun)

Riyani, Luqman Alhakim

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari fenomena-fenomena kepemudaan yang harus senantiasa ditingkatkan, diantaranya tenggang rasa, kerja sama, kebersamaan, hard skill, soft skill, dan sebagainya, dan untuk mengembangkan potensi, bakat, dan minat pemuda yang implikasinya pada peningkatan soft skill dan hard skill baik dilingkungan keluarga, sekolah/tempat bekerja, maupun masyarakat. Bahasa sebagai media komunikasi verbal maupun tulisan memiliki peranan baik secara interpersonal maupun transaksional untuk menunjang kompetensi berkomunikasi sehingga pesan yang tersurat maupun tersirat akan tersampaikan dan difahami sesuai maksud dari interlocutor. Bahasa asing (Inggris) berperan sebagai media untuk memudahkan komunikasi pemuda dengan anggota masyarakat maupun dengan bacaan tertulis. Interaksi dengan anggota masyarakat bermakna bahwa pemuda memerlukan bahasa Inggris untuk berinteraksi dengan sesama pengguna bahasa Inggris untuk mencapai tujuan tertentu, diantaranya interaksi dengan tenaga pendidik bahasa Inggris (apabila pemuda masih menempuh pendidikan), interaksi dengan rekan kerja maupun relasi asing, dan sebagainya. Interaksi dengan bahasa cetak bermakna aktifitas pemuda terhadap bahasa tulis, diantaranya materi bacaan cetak maupun non-cetak berberbahasa Inggris, dan sebagainya. Materi pengabdian ini adalah strategi belajar mendiri menggunakan ebooks dan media sosial. Belajar mandiri merupakan suatu kegiatan belajar secara sadar baik didalam maupun diluar kelas sebagai bentuk tanggung jawab peserta didik untuk mencapai tujuan tertentu. Self-study dilatarbelakangi kesadaran dan kemauan peserta didik untuk belajar. Media sosial merupakan media komunikasi verbal maupun non-verbal sehingga dapat dipergunakan untuk mempraktikkan penggunaan bahasa secara interpersonal maupun transaksional. Pengabdian ini telah dilaksanakan pada 11 pemuda Desa Jetak 02/03, Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar. Pada hari Sabtu, 26 November 2016 pukul 16.00 -17.00. Hasil pengabdian ini adalah (1) para pemuda memahami penggunaan media sosial tidak hanya sekedar mengirim dan menerima informasi namun juga sebagai sarana praktik penggunaan bahasa Inggris secara tertulis; (2) pemuda memahami dan akan mencoba mempraktikkan belajar mandiri menggunakan ebooks sebab waktu mereka untuk belajar bahasa Inggris dibawah bimbingan guru hanya disekolah dan beberapa jam dilokasi les; dan (3) pemuda membentuk group blackberry dan whats up sebagai tindak lanjut dari pengabdian ini untuk mempraktikkan komunikasi non-verbal dengan sesama pengguna.

Alwi Suddin, Y. Djoko Suseno

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Penataan tempat UKM khususnya terus diupayakan oleh pemda berkaitan dengan pengelolaan yang semakin profesional. Pada kondisi saat ini tempat UKM mengalami perkembangan yang cukup signifikan dilihat dari jumlah pengunjung yang datang setiap tahunnya mengalami kenaikan. Dampak dari perkembangan UKM tersebut mengakibatkan semakin banyaknya kelompok Pedagang kecil yang ada di Terminal Ngabeyan Kartasura Sukoharjo. Metode pendekatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan di kelompok Pedagang Kaki Lima di Lingkungan terminal Ngabeyan Kartasura Sukoharjo adalah dengan memberikan solusi alternatif meliputi: (1) Penyuluhan sistem pengelolaan manajemen usaha kecil. (2) Penyuluhan sistem pemasaran dan promosi produk. (3) Penyuluhan sistem pengelolaan keuangan. Hasil yang dicapai : (1) Dengan adanya optimalisasi peran dan lembaga perbankan, persyaratan dan prosedur yang ditetapkan oleh lembaga penyalur kredit. (2) Keberhasilan penerapan dan pengelolaan usah kecil (pedaang tahu asongan), Nampak meningkatkan jumlah usaha kecil lain semakin bertambah menjadi usaha yang lebih baik. (3) Dengan keberhasilan dari pendekatan akan meningkatkan jumlah usaha kecil yang memperoleh kepercayaan mengelola kredit modal usaha dan mampu beroperasi secara bisnis (saling menguntungkan). (4) Usaha kecil sebagai kelompok pedagang dengan skala usaha dan berperan usaha kecil dalam penyerapan tenaga kerja selatif besar, sehingga pengembangan usaha tersebut merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. (5) Dalam rangka lebih mengembangkan usaha kecil, maka strategi yang dapat dilakukan usaha kecil adalah mengoptimalkan peran penyuluhan dan pendampingan dalam membina dan melakukan pendampingan para usaha kecil

Istiqomah, Istiqomah

The role of teachers in Islam is very important. So the teacher is also called ustadz because it has a high commitment in carrying out its duties so that the quality of the work process can lead to the attitude of the continuous development of students. Besides, teachers are also referred to as mualim. He as a life sources in charge of transferring science both theoretical and practical. Teachers can also be referred to as murabbiy who prepare his students as creatures, because of the creativity that, he will be able to prepare himself well, so that the results of his creation does not cause damage to himself, others, and the environment. Also, the teacher as a murshid, he must be a role model, as a role model must certainly place himself properly and full. As a model the teacher can set an example for his or her students. In many ways the teacher is also placed in a position as mudarris, who acts as a dispenser of science and eraser of ignorance. In this perspective the teacher's sensitivity must always grow when he sees the reality of his students as it is with different kinds of differences. But from the fact it is realized also, that all students are believed to have the potential of each, so the teacher must be able to develop each potential that existed in the student. The last teacher as muaddib, this very important task a teacher is required to prepare children to be educated to be responsible people, so the quality of human civilization the better in the future. Because of the important role of teachers in Islam, the integral qualifications of the teaching profession can not be ignored either qualitatively or quantitatively so that the challenges of the times are always well answered.   Peran guru dalam Islam adalah sangat penting. Atas dasar itu setiap guru perlu berbekal kompetensi dengan imaji kreativitas. Sehingga guru juga disebut seorang serbabisa, multitalent. Wajar kemudian mendapat berbagai julukan, seperti disebut sebagai ustadz karena mempunyai komitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya agar mutu proses kerjanya  mampu membuahkan sikap pengembangan anak didiknya yang terus menerus. Selain itu guru juga disebut sebagai mualim. Ia sebagai kamus kehidupan yang bertugas menstransfer ilmu pengetahuan baik bersifat teoritis dan praktis. Guru dapat juga disebut sebagai murabbiy yang menyiapkan anak didiknya sebagai makhluk kreator, karena dari hasil kreativitasnya itu, ia dapat menyiapkan dirinya dengan baik, agar dari hasil kreasinya tersebut tidak menimbulkan kerusakan pada dirinya, orang lain, dan lingkungannya. Juga, guru sebagai mursyid, ia menjadi panutan, sebagai panutan tentu harus menempatkan dirinya dengan tepat dan purna. Sebagai model guru dapat memberikan teladan bagi para anak didiknya. Dalam berbagai hal guru juga ditempatkan pada posisi sebagai mudarris, yang berperan sebagai penebar ilmu pengetahuan dan penghapus kebodohan. Dalam perspektif ini kepekaan guru mesti selalu tumbuh pada saat menyaksikan realitas para muridnya seperti adanya dengan berbagai macam perbedaan. Namun dari kenyataan tersebut perlu disadari juga, bahwa semua murid tersebut diyakini mempunyai potensi masing-masing, sehingga guru pasti mampu mengembangkan masing-masing potensi yang ada pada muridnya tersebut. Yang  terakhir guru sebagai muaddib, tugas yang sangat penting ini seorang guru dituntut untuk menyiapkan anak dididiknya menjadi orang-orang yang bertanggung jawab, sehingga kualitas peradaban manusia semakin baik pada masa mendatang. Karena pentingnya peran guru dalam Islam itu, maka kualifikasi integral profesi guru tidak dapat diabaikan  baik secara kualitatif maupun kuantitatifnya sehingga berbagai tantangan zaman selalu terjawab dengan baik.

Utomo, Agus Prasetyo; Murti, Hari

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Visi misi tahun 2020 untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia membutuhkan upaya nyatadari jajaran manajemen Universitas Stikubank untuk mewujudkanya, oleh karena itu perludiciptakan suatu kerjasama dari semua tingkat manajemen, dan stakeholder yang ada. Modelmanajemen kualitas Malcolm Baldrige Education Criteria for Performance Excellence(MBCfPE) mempunyai konsep dan prosedur yang menetapkan petunjuk dan kriteria yangmembantu perusahaan dalam mengevaluasi aktivitas perbaikan kualitas. Melalui pengukurankinerja dengan model MBCfPE ini, Universitas akan bisa melihat tingkat pencapaian di dalamproses menuju perguruan tinggi kelas dunia. Pengembangan sebuah model pre assessment bagiUniversitas diharapkan dapat membantu memberikan sebuah gambaran awal sejauh manakesiapan Universitas dalam menerapkan manajemen kinerja kelas dunia. Hasil olah datamenunjukkan bahwa manajemen kinerja Universitas secara umum hasilnya cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai score sebesar 668,55 dari skala 1000. Nilai ini menunjukkan bahwa upayayang dilakukan oleh manajemen Universitas untuk memberikan jaminan mutu pada masyarakatsudah cukup baik. Skor tersebut juga menunjukkan bahwa pendekatan tata kelola yang dilakukanUniversitas cukup sistematis, efektif, dan responsive. Hasil-hasil yang mengacu padapersyaratan-persyaratan mahasiswa dan stakeholder lainya, pasar, dan proses operasional,menunjukkan kinerja dan keunggulan yang baik. Untuk perbaikan kinerja Universitas perludibuat solusi khusus untuk implementasi peningkatan kinerja dari tiap-tiap kategori yangdirasakan kurang nilainya. Sementara itu untuk kategori yang nilainya sudah cukup baik masihperlu untuk terus ditingkatkan. Universitas perlu membangun sistem manajemen kinerja yanglebih baik kedepanya agar visi misi dan tujuan-tujuan strategis dimasa yang akan datang bisatercapai secara efektif dan eisien.

Nurrofi, Akhmad

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2016 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Employee performance in a company is needed. This researchconcerning employee performance problem, Samples used by all population are36 respondents with Samleng Census technique data analysis used instrumenttest, multiple regression analysis and hypothesis test.The results of this studyPartial regression coefficient Motivation work (X1) on employee workdiscipline. After analyzed obtained value tcount X1 (3.602)> ttable (2.03), thenHo is rejected and Ha accepted the conclusion of variables Motivation of workhave a positive and significant impact on employee discipline.2. PartialRegression Coefficient of Leadership Style (X2) on Employee Work Discipline.After analyzed, tcount X2 (4,549)> ttable (2.03), hence Ha accepted and Horejected conclusion of Leadership Variable have positive and significantinfluence to employee work discipline.Partial regression coefficient Motivationwork (X1) on employee performance. After analyzed obtained value tcount X1(1.396)> ttable (2.03), then Ho is rejected and Ha accepted the conclusion ofwork motivation variable and has no effect and not significant on employeeperformance.4. Partial Regression Coefficient of Leadership Style (X2) onemployee performance. After analyzed obtained value tcount X2 (3.895)> ttable(2.03), then Ha accepted and Ho rejected conclusion Variable Style Leadershave a positive and significant impact on employee performance.Regressioncoefficient Discipline work (Y1) on Employee Performance. After analyzedobtained tcount Y1 (6,075)> ttable (2.03), hence Ha accepted and Ho rejectedconclusion Variable of work discipline have positive and significant effect toemployee performance.

Ismail, Syarof Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi beberapa variabel, yaitu: (1) efektifitas kepemimpinan, (2) budaya organisasi, (3) etos kerja, dan (4) efektifitas kepemimpinan, budaya organisasi, etos kerja secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan.Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, yang mengambil sampel seluruh guru di MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan.Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian ex-post facto.Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner.Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi sederhana dan uji regresi ganda.Eksplanasi penelitian bersifat kausal korelasional deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Efektifitas kepemimpinan memberikan kontribusi signifikan terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan dengan kontribusi sebesar 24,20%; (2) Budaya organisasi memberikan kontribusi signifikan terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan dengan kontribusi sebesar 10,10%; (3) Etos kerja memberikan kontribusi signifikan terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan dengan kontribusi sebesar 38,20%; dan (4) Efektifitas kepemimpinan, budaya organisasi dan etos kerja secara simultan memberikan kontribusi signifikan terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan dengan kontribusi sebesar 72,50%.Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan, bahwa terdapat kontribusi yang signifikan efektifitas kepemimpinan, budaya organisasi, dan etos kerja terhadap kepuasan kerja guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan.Dengan demikian, ketiga variabel atau faktor tersebut dapat dijadikan prediktor tingkat kepuasan guru MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan.

-, Dahlia -

Wacana Hukum 2013 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstract: Jamsostek program is a form of economic and social protection programs to provideprotection in the form of compensation for the loss of income in the form of cash andprotection in the form of services, care or treatment at the time of a worker hit bycertain risks. Jamsostek existence as living safeguard employment in a company isvery beneficial, and therefore as a measure to ensure the life of labor, the companywill enter the workforce in Jamsostek program managed by PT. JAMSOSTEK.Key words: Jamsostek Program, Worker Protection Law

-, Supriyanta -

Wacana Hukum 2013 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK :Sistem peradilan pidana untuk pertama kali diperkenalkan oleh pakar hukumpidana dan para ahli dalam “criminal justice science” di Amerika Serikat seiringdengan ketidakpuasan terhadap mekanisme kerja aparatur penegak hukum daninstitusi penegakan hukum yang didasarkan pada pendekatan hukum danketertiban. Dalam literatur dikenal beberapa model peradilan pidana yakni CrimeControl Model, Due Process Model,Family Model dan Integrated Model.Kata Kunci : Sistem peradilan Pidana

Jananto, Arief

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Umumnya penelaahan kompetensi lulusan dilihat dari tempat kerja mereka saat ini atau dengan cara menelusuri dari angket-angket yang diisikan oleh alumni pada periode tertentu. Hal tersebut juga dapat dilakukan melalui temu alumni maupun melalui pusat informasi alumni pada tiap perguruan tinggi. Lalu bagaimana jika kompetensi tersebut dikaji pada saat sebelum mahasiswa lulus, dengan mengkaji dari nilai akademik yang telah diperoleh ? Dengan menggunakan teknik data mining khususnya metode asosiasi dengan algoritma apriori dapat digali suatu informasi dengan tingkat kepercayaan(min.confidence) suatu transaksi dengan tingkat dukungan(min. support) tertentu sehingga menghasilkan suatu aturan. Setiap matakuliah dalam sebuah kurikulum memiliki  muatan kompetensi tertentu dan sebuah kompetensi dapat disumbang oleh beberapa matakuliah.Dengan mengelompokkan nilai akademik mahasiswa ke dalam suatu kompetensi dan mengambil nilai rata-ratanya maka akan dapat diperoleh suatu peta kompetensi dengan menentukan pada tingkat rata-rata tertentu. Pencapaian kompetensi pada level minimum support 70% dan minimum confidence 75%  pada studi kasus yang dilakukan adalah pada 3 kompetensi. Yaitu Sistem Informasi (IS), System Integration (SI) dan Network and Communication (NC). Artinya bahwa sebanyak 70% calon lulusan program studi S1 Sistem Informasi tahun angkatan 2004 s/d 2007 mempunyai kompetensi yang lebih dibidang system informasi, integrasi system dan jaringan dan komunikasi dibandingkan dengan kompetensi lainnya. Selanjutnya tidak menutup kemungkinan penggunaan teknik, metode maupun algoritma yang lain dan memberikan suatu hasil yang berbeda. Penelitian ini masih dapat dikembangkan lebih jauh.Kata Kunci : Kompetensi, Data Mining, Asosiasi, Apriori

-, Sunarno

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstract : The working strike is the basic right of worker. Therefore, everyone can not stop implementing his right. If anyone is against this regulation, so can be punished.This right is implemented in according to regulation specially UU Nomor 13 Tahun 2003 and Kepmenakertrans Nomor: Kep-232/Men/2003 in order to evaluate as a legal working strike.The working stike can only be implemented at the certain factory, and there are no time’s regulation to implement working strike. Key words: The working strike and to implement

-, SUNARNO

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstraksi   Penyebab utama terjadinya perselisihan antara pekerja/buruh dengan pengusaha didominasi oleh masalah pengupahan, meskipun landasan hubungan perburuhan kita adalah Hubungan Industrial Pancasila. Oleh karena itu, untuk mengurangi masalah tersebut pemerintah mengeluarkan beberapa peraturan. Semua peraturan tersebut sebagai pelaksana dari UU Nomor  13 Tahun 2003 yang sifatnya imperative, oleh karenanya setiap pelanggaran dapat dijatuhi sanksi berupa denda, pidana kurungan , atau pidana penjara. Sanksi ini dimaksudkan agar pengusaha betul-betul memperhatikan masalah upah.  Ada beberapa kebijakan pengupahan yang melindungi pekerja/buruh, antara lain upah minimum dan upah kerja lembur Dasar perhitungan upah minimum dan upah lembur adalah upah pokok dan tunjangan tetap. Penangguhan upah minimum kepada gubernur, sedangkan masalah perbedaan besarnya upah lembur diajukan ke lembaga pengawas ketenagakerjaan.   Kata kunci: pengupahan dan melindungi

-, SUNARNO

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstract: There are two work agreement stated in UU No 13 2003 about labour. They are given-time work agreement and not-given time work agreement. Business people prefer to take the first  for practical reason when they intend to break ther work agreement. That is why government establish rules to protect he labours. However, there ar still some disobedience. Therefore, government still ned to find th solution. Keywords: some problems in given-time work agreement

Hakim, Lukmanul

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Organization as a system of behavior included input, process and output. A collection of people, facilities and infrastructure could be used as input for further processing. Form and the process can be the interaction of people involved in the organization. The form of output was a result of cooperation in implementing something to achieved the same goal. The general purpose of operation can not function when not translated into specific objectives. Its not easy to measure achievement objectives for organizations that do not produce tangible outputs such as in the College of Economics Totalwin Semarang engaged in the business of education services. In such organizations, faculty and staff input is a factor that perform a process inorder to create good output. One of the problems still faced by the existing College of Economics Totalwin Semarang until now was "Why do some lecturers work better than other lecturer?" One of the tasks Management College of Economics Totalwin Semarang was to identify the causes of things that could happen. Source of effectiveness of lecturers include motivation, ability, knowledge, skills, attitudes and stress. The differences are influenced by the motivation of work and that can lead to different performance of each faculty. The problem in this study were 1). Work motivation could affect on the performance of lecturers STIE Totalwin Semarang. 2). Which was the factor of work motivation could dominant affected the lecturerperformance in STIE Totalwin Semarang