Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3601-3620 of 3,732

Analytics

Asep Solihat; Ida Widyanti

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Morbili becomes one of the leading causes of death of children under five years. One of the efforts reductions the mortality rate is health promoting through provision of health education on immunization. Mother as a target in this effort is very effective because it has an important role in making health care decisions on children and families. The aim of research was determine the effect of health education on the knowledge morbili’s mothers with children. This type of research has a quasi-experimental research design with pre and post test without control design. Population of this study was 63 mothers with children in RW 10 and 11 Babakan Village of Pakutandang PHC. The sample was 13 participants, while the technique of sampling was using a purposive sampling. Test the validity of the questionnaire ranged from .646-.905 with a .896 reliability. Data collection tool is questionnaire knowledge about morbili. The results of the study, analyzed by t-test showed that before being given health education almost half of participants (46.1%) had knowledge level is less than the average is 8.3, whereas after being given health education almost all knowledge of the participants (76.9%) experienced an increase in average 15.7. So statistically revealed significant difference between the knowledge before and after about morbili in mothers, with ≤ ρ = .000  = .005. Suggestion. Public health centre shoud be increasing the dissemination and promotion of health to mothers who have children on the importance of disease prevention through immunization periodically.

Antonia Mayaningtyas; Nursalim Nursalim

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) didirikan pada tahun 2004 sebagai sebuah inisiatif bersama antara Kepolisian Federal Australia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI). Tujuan JCLEC adalah untuk memberikan layanan kependidikan yang difokuskan pada bidang  Anti  Teror  dan  Kejahatan  Lintas  Negara.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  menganalisis model pengembangan organisasi yang dilakukan oleh JCLEC dalam kapasitasnya membangun kerjasama multilateral dan untuk memberikan rekomendasi bagi masa depan JCLEC. Penelitian ini diarahkan untuk melakukan analisis bagaimana organisasi JCLEC dibangun dan dikembangkan dengan memperhatikan kondisi internal dan masalah yang terjadi dalam organisasi tersebut. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terdapat beberapa isu strategis, yaitu (1) Bagaimana JCLEC memberikan  pelayanan  terbaik  kepada  semua  stakeholder,  (2)  Ketidaksetaraan  SDM  antar  level dalam  struktur  organisasi,  (3)  Peran-peran  level  sub  manager  yang  belum  optimal,  (4)  JCLEC sebagai jembatan yang menghubungkan kepentingan banyak pihak, (5) Mempertahankan jaringan alumni dan prestasi, (6) Situasi pandemic Covid-19, (7) Persaingan NGO bersegmen sama, dan (8) Faktor politik antara pemerintah Indonesia dan Australia yang dapat mempengaruhi roda dan arah kebijakan JCLEC. Penelitian ini merekomendasikan JCLEC perlu mempertimbangkan pada upaya peningkatan kualitas pelayanan dari segi (1) pengembangan segi SDM atau personalia, (2) penempatan JCLEC secara strategis terhadap negara donor, (3) pengembangan dan pelaksanaan rencana pemasaran atau media komunikasi, (4) penguatan peran dewan pengawas dan dewan pembina JCLEC, dan (5) model daring dikembangkan untuk keberlanjutan JCLEC.

Mohammad Debby Rizani; Teguh Imam Rahayu

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kondisi persampahan Kota Mojokerto yang terdiri dari 2 kecamatan dan 18 kelurahan, pelayanan persampahan mencakup di 67% kelurahan, dengan kemampuan mengangkut 78,2% dari timbulan sampah kota sebesar 349 m3/hari dan dihasilkan dari 135.024   jiwa. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan strategi pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan metode diskriptif kualitatif. Pengambilan data dengan metode studi dokumen,diskusi kelompok terfokus, wawancara dan observasi  pada proses pengelolaan sampah. Kondisi pengelolaan sampah ditinjau dari aspek teknis operasional, kelembagaan, peraturan, pendanaan, peran serta masyarakat dengan mengacu pada teori dan analisis Strength, Weaknesess, Opportunity, dan Threath (SWOT). Pengelolaan sampah Pemerintah Kota Mojokerto dengan sistem kumpul-angkut-buang mengakibatkan timbulan sampah yang tidak terkendali di TPA serta biaya operasional tinggi, dilakukan uji coba pengurangan sampah dari sumber, pengolahan sampah skala kawasan dan skala kota tetapi belum memberikan hasil optimal, sampah  masuk  ke TPA  sebesar 273  m3 per hari.  Pemrosesan sampah di TPA dengan sistem control landill dan   laju timbulan sampah sebesar 1,6% pertahun dengan biaya pengelolaan sampah yang belum cost recovery.Pengembangan strategi pengelolaan sampah diprioritaskan pada optimalisasi pengurangan volume sampah dari sumber dengan melibatkan peran aktif masyarakat skala rumah tangga dan kawasan atau kelompok, peningkatan kualitas pengelolaan TPA sebagai tempat  pemrosesan  bukan  pembuangan,  peningkatan  cakupan  pelayanan  persampahan, peningkatan kerjasama dengan pihak swata,pengembangan sistem penghargaan dan sangsi, pemulihan biaya pengelolaan sampah, kerjasama regional dalam pengelolaan sampah, optimalisasi pemanfaatan  sarana  dan  prasarana  persampahan.  Strategi  bertumpu  pada  perubahan  pola  pikir untuk   mengelola   sampah   kota   bersama   antara   pemerintah   masyarakat   dan   swasta   dengan penerapan pengurangan, pemakaian kembali, daur ulang dan pembuangan yang aman bagi lingkungan.

Made Agtya Kusumayudha; Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan, faktor pendukung dan penghambat  Peraturan  Bupati  Kendal  nomor  24  Tahun  2019  tentang  Pelimpahan  Kewenangan Bupati Kendal Kepada Camat Kendal Dalam Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Kendal. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam ((In-depth- Interview), dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, metode data (display data), dan penarikan/ verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kegiatan pembangunan sarana prasarana dan kegiatan pemberdayaan masyarakat secara teknis relative mudah, meskipun belum semua masyarakat dapat menikmati hasilnya. Perubahan perilaku masyarakat yang diharapkan belum tampak signifikan, pelimpahan wewenang aturan yang cukup jelas namun konsistensi aturan yang ada pada badan pelaksana belum berjalan sesuai aturan. Kegiatan yang berhubungan dengan pelatihan, penertiban umum atau pengelolaan lembaga masyarakat kurang direspon oleh masyarakat. Faktor-Faktor yang mempengaruhi keberhasilan kebijakan adalah sumber daya manusia, dukungan masyarakat, kerjasama antar individu atau tim pelaksana kebijakan dan komunikasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kegagalan minimnya sumber anggaran, dan sikap serta perilaku masyarakat.

Rusliana, Alfina; Trisiana, Anita; Dwi Kencana, Aida Rahmawati

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pada masa pandemic seperti ini Indonesia sebagai Negara yang demokrasi ydan mementingkan rakyatnya harus dapat memastikan bala rakyat nya dalam keadaan baik – baik saja dimasa yang sulit ini. Pemenuhan kebutuhan seperti kebutuhan ekonomi, dan kebutuhan yang mungkin sulit didapatkan pada masa pandemic seperti ini perlu menjadi perhatian pemerintah. Banyak hal yang harus dipenuhi di masa pandemi seperti ini terutama yang bersangkutan dengan hak – hak warga Negara Indonesia. Pemerintah harus berupaya memenuhi segala hak yang harusnya diperoleh oleh warganya namun hilang dimasa pandemic seperti ini. Seperti tujuan penulisan jurnal ini, yang kami tulis untuk melihat dan menganalisis bagaimana cara kerja pemerintah dalam mengayomi masyarakat dan melindungi masyarakat sesuai dengan ketentuan UUD. Hak asasi sendiri merupakan seperangkat hak yang dari kita hidup ( lahir ) bahkan dari kita di dalam kandungan sudah diberikan tuhan yang maha esa. Hal ini pun tah luput dari UU yang ada di Indonesia yang juga ikut melindungi hak asasi manusia terutama warga Indonesia. UU juga mengatur bagaimana cara pemerintah dalam memberikan dan melindungi hak asasi manusia kepada warganya. Hak asasi manusia memiliki pengaruh yang sangat besar Berpengaruh besar terhadap perekonomian yang ada di Indonesia. Salah satunya banyaknya pengangguran karena di masa pandemic ini perusahaan banyak yang mem-phk para karyawannya. jika tidak melakukan phk maka perusahaan akan mengalami kebangkrutan. Pandemic covid dampaknya bukan hanya banyaknya pengangguran saja tetapi ke siswa/siswi dan mahasiswa karena harus belajar online. Hak asasi manusia yang harus di peroleh pada saat pandemic covid ialah hak yang berkaitan atas dasar kesehatan, hak dasar informasi yang harusnya diperoleh masyarakat, hak tentang atas dasar privasi, hak tentang pekerjaan dan beberapa hak lainnya yang harus didapatkan masyarakat terutama pada masa pandemmi seperti ini. Pada saat pandemic ini pemerintah juga telah banyak melakukan upaya seperti memberikan bantuan sembako. Pererintah juga serig melakukan razia protocol kesehatan dan memberi denda yang melanggar protocol kesehatan agar masyrakat jera.

Ismail, Syarof Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Outcome bermutu yanglulusannya mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Adapun sasarannya adalahsiswa-siswi MA Raudlotul Huffadz kurang mampu dan berminat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan sekolah yang dilakukan untuk memperbaiki mutu lulusan yang mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan harapan dari tahun ke tahun semakin banyak siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Banyaknya siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz yang kurang mampu, kita dari pihak sekolah atau madrasah mengupayakan agar bisa melanjutkan pendidikan dengan jalan beasiswa. Salah satu beasiswanya yakni kerjasama dengan ICMI untuk memperoleh beasiswa di STIKOM.

Mulyono, Joko; Djuniadi; Esa Apriaskar

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

Peristiwa kebakaran merupakan kejadian yang sangat umum terjadi, banyak faktor yang mempengaruhi, di antaranya ialah; hubung pendek arus listrik, kebocoran gas, putung rokok. Kebakaran yang terjadi pasti akan berujung pada kerugian baik itu kerugian materil maupun korban jiwa. Pencegahan sejak dini sangat diperlukan yaitu dengan penerapa sitem pendeteksi kebakaran atau alarm kebakaran. Rancangan alat pendeteksi kebakaran terdiri dari flame sensor sebagai pendeteksi api, sensor MQ-2 sebagai mendeteksi adanya asap dalam ruangan. Serta dilengkapi dengan mikrokontroler Arduino. Berdasarkan kedua sensor indikator kebakaran ini akan ditampilkan melalui LCD dan apabila terjadi kebakaran akan di iringi dengan suara peringatan dari buzzer. Uji coba sistem terlebih dahulu melalui software proteus 8 profesional dengan tujuan membangun suatu alat pendeteksi kebakaran secara otomatis menggunakan flame sensor dan sensor asap MQ2, yang dilengkapi dengan LCD LM016L berbasis mikrokontroller arduino. Hailnya mampu memberikan gambara kepada kalayak umum bagaimana sistem kerja dari alat pendeteksi kebakaran/ alarm kebakaran yang dapat di representasikan memalui software proteus.

Adhe Lisna Gayuh Sasiwi; Nelawati Radjamuda

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

Salah satu penyebab kematian ibu antara lain masih rendahnya pemahaman tentang kontrasepsi dan kesehatan reproduksi, rendahnya akses terhadap pelayanan kontrasepsi dan banyaknya pasangan usia subur (PUS) tidak mendapat pelayanan kontrasepsi, pada hal itu beresiko meningkatkan jumlah kematian ibu karena aborsi yang tidak aman (Budijanto, 2013).      Berdasarkan data wilayah kerja puskesmas Kombos pada tahun 2017 diketahui bahwa Jumlah peserta KB aktif berjumlah 3.711 (68,6%) dari total 5.408 Pasangan Usia Subur (PUS). Ini berarti masih ada 1.697 (31,4 %) PUS yang bukan merupakan peserta KB aktif. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan masih tingginya PUS yang tidak menggunakan alat kontrasepsi di wilayah kerja puskesmas Kombos tahun 2017.       Desain penelitian dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Penelitian ini telah dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas Kombos Kota Manado pada  bulan Mei 2019. Variabel dalam penelitian ini adalah mono variable yaitu Faktor PUS tidak menggunakan alat kontrasepsi. Populasi dalam hal ini adalah semua PUS yang bukan peserta KB aktif di puskesmas Kombos yaitu berjumlah 1697 peserta. Sampel dalam hal ini adalah sebagian PUS yang bukan peserta KB aktif di puskesmas Kombos yaitu berjumlah 94 peserta. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan aksidental sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner. Analisa data ada penelitian ini menggunakan tabel distribusi frekwensi. Faktor penyebab Pasangan Usia Subur (PUS) tidak menggunakan alat kontrasepsi di wilayah kerja puskesmas Kombos Kota Manado menunjukkan 19,1% ingin punya anak, 16,4 % takut efek samping, 15,3% tidak nyaman, 14,5% fertilitas (ingin banyak anak0, 14,5% tidak ingin, 9,2% masalah akses alat KB, 6,5% masalah kepercayaan/agama..    

Achmad Aprianor Firdaus; Rusmiati , Rusmiati; Syarkia, Syarkia

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Motivasi dan disiplin pegawai pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik  Kabupaten  Paser masih terbilang rendah, hal tersebut bisa dilihat dari absen untuk pegawai yang tidak masuk kerja tanpa ijin. Pendekatan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang ada pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Paser. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang ada pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Paser. Responden yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah 34 pegawai yang terdiri dari 25 orang pegawai negeri sipil dan 9 orang pegawai tidak tetap. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah dengan sampling jenuh, maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 34 pegawai pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Paser. Dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,302 yang berarti variabel yang diteliti memberikan pengaruh sebesar 30,2% terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Paser, sedangkan sisanya 69,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai Fhitung ˃ Ftabel atau 8,154 ˃ 3,3046 dan nilai probabilitas 0,001 ˂ 0,05. Menunjukkan bahwa motivasi dan disiplin berpengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Paser. Diharapkan kepada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik untuk terus memberikan motivasi kepada setiap pegawainya sehingga mereka bekerja dengan lebih baik lagi di masa yang akan datang.    

Fitri Ita Muniroh; Sudarwati Sudarwati; Istiqomah Istiqomah

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2021 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This research aims to see employee feelings in terms of organization, organization, and emotional intelligence at the Surakarta City Trade Office. The sampling technique used purposive sampling technique which resulted in a sample of 45 employees. Techniques for obtaining data using questionnaire techniques. The research method with data analysis techniques using validity, reliability, classical assumptions, multiple regression analysis and hypothesis testing. The results showed that simultaneously work ethic, organizational culture, and intelligence had a positive and significant effect on employee performance while partially work ethic had no effect on employee performance in the organization group and emotional intelligence had an effect on employee performance.

Enik Rahayu; Henry Yuliamir

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di Lingkungan STIEPARI Kota Semarang yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas SDM, Kepuasan kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 50 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pimpinan maupun pegawai. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas serta uji persyaratan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kualitas SDM, kepuasan kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja di Lingkungan STIEPARI Semarang.

Pujiyanto

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis adanya Manajemen Kasitif dan signifikan Kualitas Pelayanan service excelent terhadap kinerja Perusahaan PT Bank Perkreditan Rakyat Restu Klepu Makmur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan bersama-sama ada Manajemen Kasitif Makmur, sudah sesuai dengan misi yaitu mengetahui Standar Operasional Prosedur (SOP) khususnya dalam pelayanan ditujukan untuk memasarkan produkproduk, dan memberikan pelayanan prima kepada nasabah. Dalam menjalankan budaya kerja yang meliputi pelayanan prima, inovasi, keteladanan, professionalisme, Integritas, dan kerjasama sudah sesuai dengan SOP dan budaya kerja yang diterapkan dan diharapkan di BPR Restu Klepu Makmur. Para karyawan dalam memberikan pelayanan kepada nasabah juga sudah memperhatikan dan menerapkan strategi 5s, yaitu senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Kemudian saat melayani juga selalu memberikan edukasi produk, pelayanan, perhitungan margin, bagi hasil sampai manfaat perbankan. Penulis menyimpulkan bahwa manajemen pelayanan prima (service excellence) di BPR Restu Klepu Makmur, 80% sesuai dengan SOP yang ada.

Zumrotus Sa'diyah; Farida Isroani

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) upaya pustakawan dalam meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat; (2) kendala yang dihadapi pustakawan dalam meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan petugas Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat dan observasi. Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa ringkasan. Diantaranya: (1) upaya pustakawan untuk meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat adalah, menyediakan sarana dan prasarana, memperbarui koleksi buku secara berkala, memberikan layanan khusus untuk anak, desain ruangan yang nyaman, kerjasama dengan sekolah, menambah pustakawan yang bekerja di bidang pelayanan anak; (2) Kendala yang dihadapi pustakawan untuk meningkatkan minat baca anak di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat adalah, meja dan kursi terbatas, tempat bermain anak belum tersedia, kurangnya minat baca anak, ruang kegiatan anak kurang memadai, warna cat kamar kurang menarik, kurangnya petugas perpustakaan pada pelayanan anak.

Mukorobin Mukorobin

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Profil Budaya Organisasi Indomart Genuk Demak saat ini (current) dan yang diharapkan (preferred) masih didominasi oleh tipe budaya hierarchy dan market dengan gap sebesar 3%, maka tidak dibutuhkan perubahan budaya organisasi yang signifikan. Namun jika dilihat lebih detail terhadap keenam dimensi, ada lima dimensi yang menunjukan gap lebih dari 5% sehingga memerlukan perubahan budaya organisasi sebagai strategi peningkatan SDM pada perusahaan tersebut. Kelima dimensi tersebut adalah Kepemimpinan Organisasi, Pengelolaan Karyawan, Perekat Organisasi, Penekanan Strategis dan Kriteria Sukses.Strategi yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia pada Indomart Genuk Demak berdasarkan pada enam dimensi utama, yaitu : a). Kepemimpinan Organisasi : Menerapkan kepemimpinan organisasi yang lebih fleksible namun tidak juga melanggar aturan b). Pengelolaan Karyawan : melakukan pengelolaan karyawan yang lebih mengutamakan kerja sama tim, kesepakatan, partisipasi semua karyawan, lebih fokus pada pengelolaan intern perusahaan. c). Perekat Organisasi : mengurangi formalitas aturan aturan yang mendasari perekat organisasi. d. Penekanan Strategis : fokus pada internal perusahaan dan mengurangi fokus pada persaingan pasar e). Kriteria Sukses : menekankan kriteria sukses pada pengembangan SDM, kondisi internal perusahaan, kerja tim dan komitmen serta kepedulian akan sesama karyawan.Kata kunci: dampak, ritel modern, Indomart.

Mochammad Musafa’ul Anam; Muhammad Danang Setioko; Aprillia Rahmadian

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Sanitation and hygiene is a preventive effort that aims to prevent disease, especially in the environment and individuals to protect themselves from disease. This of course cannot be separated from our efforts in maintaining safety and health both in the environment where we live and in the workplace, especially in the kitchen. As an effort to improve the quality and quality of production, Ivanna Catering requires a guideline in implementing Hygiene, Sanitation and Work Safety in the Kitchen. The preparation of Standard Operating Procedures in the form of guidelines aims to assist in carrying out the functions of a professional and safe workplace. Of course, if food or drinks are processed without hygiene and sanitation standards, it can cause several diseases for consumers. In addition, by not applying good hygiene and sanitation standards, it may endanger employees.

Giena, Vike Pebri; Pawiliyah, Pawiliyah; Efrianto, Erwin

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Population. To realize healthy and quality elderly, health promotion must be carried out as early as possible, one of them through the formation and development of elderly posyandu groups. Purpose: This study aims to study the relationship of family support and the role of health volunteer with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center, Karang Tinggi District, Bengkulu Tengah Regency. Methods: This research uses analytic survey design with cross sectional approach. The population in the study were all elderly people who participated in the Posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center as many as 53 people. Sampling in this study using a total sampling technique. Data collection in this study uses primary and secondary data. Data analysis was performed univariately and bivariately. Results: The results obtained: (1) There is a relationship of family support with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karang Nanding Health Center, with a moderate relationship category; (2) There is a relationship between the role of health volunteer and the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center, with the category of moderate relationship; (3) There is a relationship between the role of health volunteer and family support with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karang Nanding Health Center, with a very close relationship category. Conclusion: The role of health volunteer and family support are factors related to the utilization of posyandu for the elderly. With the support from their families, the elderly tend to be more active in participating in posyandu activities for the elderly. Latar Belakang: Indonesia termasuk negara yang akan masuk ke penduduk struktur tua dengan persentase penduduk lansia mencapai 7,6% dari total penduduk. Untuk mewujudkan lansia sehat dan berkualitas, harus dilakukan pembinaan kesehatan sedini mungkin salah satu melalui pembentukan dan pembinaan kelompok posyandu lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan dukungan keluarga dan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karangnanding Kecamatan Karang Tinggi  Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain  survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh lansia yang mengikuti posyandu lansia di wilayah kerja wilayah kerja Puskesmas Karangnanding sebanyak 53 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karang Nanding, dengan kategori hubungan sedang;  Ada hubungan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karangnanding, dengan kategori hubungan sedang; Ada hubungan kategori peran kader sedang dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karang Nanding, dengan kategori hubungan sangat erat. Simpulan: Peran Kader dan Dukungan keluarga adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia. Dengan dukungan dari keluarga para lansia cenderung lebih aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia.

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Ravit Effendi; Wachid Fuady R

JURNAL EKONOMI MANAJEMEN AKUNTANSI 2021 sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Putra Semarang

Managing human resources optimally, in this case employees in an organization, both non-governmental organizations and governmental organizations, is very important in conditions with an increasingly high level of competition. Employees needed at this time are those who have the attitude to carry out their duties and responsibilities properly, so that the goals to be achieved can be realized. Various problems that are currently being faced require companies/organizations to find solutions that are fast, precise, and accurate, especially problems related to human resources in companies/organizations. In this condition, it cannot be denied that labor or employees are the lifeblood and the most important element that is needed by the company/organization, without employees it is difficult to achieve the desired goals. Sutrisno (2012) that the biggest real threat to economic stability is a workforce that is not ready to face the challenges and changes that are happening around it. Thus, efforts are needed to be able to create and form employees who have a loyal attitude towards work, have creativity, are able to demonstrate work innovation, have forward orientation, and have the ability to think critically.

Riffa Ismanti; Fifi Musfirowati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Air Susu Ibu (ASI) merupakan suatu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik, psikologis, sosial maupun spiritual. ASI mengandung nutrisi, hormone, unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi, serta anti inflamasi. Pijat oksitosin adalah suatu tindakan pemijatan tulang belakang dari nervus ke 5-6 scapula yang akan mempercepat kerja saraf parasimpatis untuk menyampaikan perintah ke otak bagian belakang sehinnga oksitosin keluar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI Pada Ibu Post Partum. Metode yang digunakan adalah Literature review menggunakan jurnal intervensi untuk mengatasi masalah pijat oksitosin dengan permasalahan terhadap produksi ASI yang dapat diakses full text. Tahun jurnal yang digunakan dibatasi 2012-2021. Berdasarkan telaah literature pada 5 jurnal didapatkan bahwa terapi pijat oksitosin dapat diberikan kepada ibu post partum dengan cara dipijat punggung ibu selama 10-15 menit dapat diberikan 2 sesi yaitu pagi dan sore. Hasil telaah literature review ini menunjukkan bahwa terapi pijat oksitosin dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum.  

Siti Rochmaedah; Mira Waas; Yofa de Kock

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2021 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Diastasis rectus abdominis (DRA) merupakan kondisi dimana terjadi peregangan otot abdomen oleh karena proses kehamilan dan persalinan. Salah satu upaya untuk mengembalikan keadaan normal dan meningkatkan kekuatan otot abdomen ibu serta mencegah terjadinya DRA pada ibu post partum yaitu dengan senam nifas. Tujuan penelitian adalah menganalisa pengaruh senam nifas terhadap kejadian diastasis rectus abdominis. Penelitian ini menggunakan desain pra eksperiment dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi adalah ibu postpartum dan besar sampel yaitu 20 responden. Hasil: Diastasis rectus abdominis sebelum dilakukan senam nifas berkisar antara 4.30-5.75 cm sedangkan sesudah dilakukan senam nifas berkisar antara 4.15-5.50 cm. Hasil uji statistic menggunakan paired t-test diketahui ? value 0.001 dimana kurang dari ? 0.05, dimana terdapat perbedaan kejadian Diastasis rectus abdominis pada ibu sebelum dan sesudah dilakukan senam nifas.. Kesimpulan secara statistik terdapat pengaruh senam nifas terhadap kejadian Diastasis rectus abdominis pada ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Namrole.