Publication Search

69,914 articles from 605 journals · 1,760 citations tracked

Showing 3381-3400 of 3,406

Analytics

Siti Supeni, Venny Andreany Sidauruk &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru PPKndalam melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Pembelajaran PPKn terhadappembentukan karakter disiplin siswa. Lokasi penelitian adalah di SMA Negeri 6Surakarta.Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatankuantitatif dengan rancangan penelitian yang bersifat deskriptif assosiatif.Populasipenelitian siswa Kelas X SMA Negeri 6 Tahun Pelajaran 2017-2018 sebanyak 136siswa dan keseluruhannya digunakan sebagai sampel dengan teknik sensus. Teknikpengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi dan studi pustaka.Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa peran guru PPKn dalam melakukan perencanaan pembelajaranberpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswadengan nilai t hitung 3,148 dan p value 0,002 < 0,05. Peran guru PPKn dalammelakukan pengelolaan pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadappembentukan karakter disiplin siswa dengan nilai t hitung 2,561 dan p value 0,012 <0,05. Peran guru PPKn dalam melakukan evaluasi pembelajaran berpengaruh positif dansignifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswa dengan nilai t hitung 3,120 danp value 0,002 < 0,05. Peran guru PPKn dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan danevaluasi Pembelajaran PPKn berpengaruh terhadap pembentukan karakter disiplin siswasebesar 32,3% sedang sisanya sebesar 67,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar modelpenelitian.Kata kunci : Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi Pembelajaran dan KarakterKedisiplinan

Eka Tripustikasari, Desty Rakhmawati &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Sokaraja merupakan salah satu Kecamatan yang termasuk dalam Kabupaten Banyumas, yang dipimpin seorang Bupati yang bernama Ir. Achmad Husein dan wakil nya yang bernama dr. Budhi Setiawan. Sokaraja selain sebagai pusat menimba ilmu bagi para santri yang berpusat di Masjid Kauman Sokaraja Tengah, tetapi Sokaraja juga sebagai tempat kelahiran pejuang seperti R.Separdjo Roestam, Gatot Soebroto, dan para petinggi lain di Indonesia. Sokaraja sangat terkenal dengan Soto Sokaraja, Batik Sokaraja dan Getuk gorengnya, sehingga kebanyakan mata pencaharian warga Desa Sokaraja sebagai penjual soto, pembuat batik dan produksi getuk goreng. Selain bermata pencaharian sebagai penjual soto, pembuat batik dan produksi getuk goring, tetapi banyak juga yang bermata pencaharian sebagai produsen tahu. Tahu adalah suatu produk makanan yang dibuat dari hasil penggumpalan protein kedelai. Produksi tahu masih belum dikenal banyak oleh masyarakat luas, dibandingkan dengan produksi getuk goreng, batik dan soto sokaraja yang sudah sangat dikenal masyarakat luas. Kurang dikenalnya produksi tahu di Sokaraja, bisa disebabkan kerena para produsen tahu hanya mampu membuat atau memproduksi tahu tanpa mengetahui bahwa nilai tambah dari produksi tahu itu sangatlah banyak.Seperti penambahan nilai tahu dengan membuat olahan makanan seperti kerupuk, nugget dan yang lainnya, yang nanti bisa dipasarkan.Kurang dikenalnya produksi tahu di Sokaraja, menyebabkan keuntungan dari produksi tahu masih tergolong minim.Karena berdasarkan hasil wawancara dengan produsen tahu, bahwa satu hari keuntungan yang didapat berkisar 100 ribu. Dengan adanya IbM ini diharapkan bisa menambah nilai tambah dari tahu atau ampas tahu dan menambah keuntungan bagi produsen tahu di Desa Sokaraja Tengah Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Karena rencana kerja dalam program IbM adalah dengan memberikan ketrampilan atau pelatihan bagi para produsen tahu di Desa Sokaraja Tengah Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas tentang bagaimana caranya agar tahu atau ampas tahu mempunyai nilai tambah yaitu dengan memproduksi tahu atau ampas tahu menjadi kerupuk yang dikemas dengan adanya izin dari Kementerian Kesehatan yang siap untuk didistribusikan atau dipasarkan. Selain itu juga akan dibuatkan aplikasi website atau media sosial via on-line untuk membantu memasarkan produk. Selain itu juga dalam pendistribusian krupuk tahu atau krupuk ampas tahu akan didistribusikan ke warung atau toko sekitar.Kata kunci: Desa Sokaraja Tengah, Produksi Tahu, Produksi Krupuk Tahu dan Produksi Krupuk Ampas Tahu.

Hardiyanti, Widhian; Febriatmoko, Bogy

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2018 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study is performed to test the effect of LDR, and BOPO toward NIM to increase ROA. The objective to analyze the effect of the bank financial ratios performance (LDR and BOPO) toward NIM to increase ROA in banking industry over period 2011-2013. Sampling technique used here is pusposive sampling. The data was taken Otoritas Jasa Keuangan (OJK). It is gained sample amount of 114 data. The analysis technique used here is multiple regression with the least square difference and hypothesis test using t-statistic to examine partial regression coefficient and f-statistic to examine the mean of mutual effect with level of significance 5%. In addition, classical assumption is also performed including normality test, multicolinearity test, and heteroscedasticity test. The result shows LDR and BOPO to have influence toward NIM at level of significance less than 5%, and LDR and BOPO, and NIM have influence toward ROA at level of significance more than 5%. Key words:LDR, BOPO, ROA, Net interest margin

Yenni Yenni; Andi Tenri Angka

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2018 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Stunting is defined as the condition of children aged 0 – 59 months, where the height for age is below minus 2 Standard Deviations (<-2SD) from the WHO median standard. The aim of the research is to determine the factors associated with the incidence of stunting in toddlers at Community Health Centers. Rumbia, Jeneponto Regency. The type of research used was an analytical survey with a cross sectional study approach. The sample was 72 toddlers in Rumbia village using a purposive sampling technique. The results of the research show that there is a relationship between maternal employment and the incidence of stunting in toddlers at the Rumbia health center, Jeneponto Regency with a p value = 0.034 < ? 0.05, there is a relationship between maternal education and the incidence of stunting among toddlers at the Rumbia health center, Jeneponto Regency with a p value = 0.003 < ? 0.05, there is a relationship between the number of children and the incidence of stunting in toddlers at the Rumbia health center, Jeneponto Regency with a p value = 0.016 < ? 0.05. Conclusion: There is a relationship between mother's employment, mother's education and number of children with the incidence of stunting among toddlers at the Rumbia Community Health Center, Jeneponto Regency.

Anita Trisiana, Vivit Dwi Puspitasari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk memperoleh gambaran pelaksanaan modelpembelajaran Project Citizen pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3. Penelitian inidilaksanakan pada siswa Kelas VIII A di SMP Negeri 3 Kebakkramat Tahun 2016/2017.Data dalam penelitian ini berupa karakter kreatif dan disiplin dalam PPKn sebelum dansetelah menggunakan model pembelajaran Project Citizen. Sumber data dalam penelitianini di peroleh dari guru, siswa, interaksi antara siswa dengan guru tempat dan peristiwasedang berlangsung. Prosedur penlitian menggunakan dua siklus yaitu, sikuls I dan siklusII, dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, observasi danrefleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan, dokumentasi, wawancara, tes, danmetode observasi. Validitas data menggunakan validitas isi dan validitas kontruksi.Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan kritis kooperatif.Berdasarkan hasil penelitian Tindakan Kelas yang telah dilaksanakan pada siswaKelas VIII A SMP Negeri 3 Kebakkramat dengan model pembelajaran Project Citizendalam PPkn maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ditunjukan dari kondisi awal ke siklusI dari 6 siswa menjadi 23 siswa peningkatan 17 siswa sebesar 53,13 jadi ketuntasanbelajar pada siklus I sebesar 71,88%. Pada siklus I ke siklus II dsari 23 siswa meningkatmenjadi 25 dengan prosentase sebesar 6,25% ketuntasan belajar pada siklus II sebesar78,13%.Kata Kunci : Karakter Kreatif, Disiplin, Model Project Citizen, PendidikanPancasila dan Kewarganegaraan

Hati Puspitasri, Ajeng Sukma

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui ada tidaknya korelasi kompetensi profesional guru PPKn dalam mengembangkan bahan ajar dengan prestasi belajar siswa kelas XII di SMA Kristen 1 Surakarta tahun 2015/2016.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini, populasinya adalah siswa kelas XII di SMA Kristen 1 Surakarta yang berjumlah 79 siswa. Sampel diambil dengan sampel jenuh yang berjumlah 79 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah menggunakan metode angket dan dokumentasi untuk memperoleh data-data siswa kelas XII SMA Kristen 1 Surakarta. Menggunakan teknik angket untuk mengetahui korelasi kompetensi profesional guru PPKn dan kemampuan mengembangkan bahan ajar dengan prestasi belajar siswa kelas XII di SMA Kristen 1 Suarakarta. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis hubungan dengan rumus product moment.Teknik analisis data menggunakan rumus korelasi ganda. Hasil analisis menunjukan bahwa rxy = 0,467 > r tabel 5% = 0,220 dan 1% = 0,286, dengan memiliki hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi profesional guru PPKn dengan prestasi belajar siswa kelas XII SMA Kristen 1 Surakarta”, terbukti kebenarannya. Sedangkan hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yang positif dan signifikan antara bahan ajar dengan prestasi belajar siswa kelas XII SMA Krsiten 1 Surakarta” menunjukan hasil analisis bahwa rxy = 0,5056 > r tabel 5% = 0,220 dan 1% = 0,286.Kata Kunci : Kompetensi Profesional, Bahan Ajar, Prestasi Belajar Siswa.

Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Stunting merupakan salah satu kondisi kegagalan pertumbuhan fisik yang diukur berdasarkan tinggi badanmenurut umur. Batasan stunting menurut WHO yaitu tinggi badan menurut umur berdasarkan Z‐score samadengan atau kurang dari ‐2SD di bawah rata‐rata standar. Studi pustaka ini bertujuan untuk mengetahuiprevalensi stunting pada anak usia sekolah di Indonesia, serta faktor risiko stunting dan upaya pencegahannya.Prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi yaitu 37,2% pada balita (Riskesdas, 2013), 27,6 sampai 37,7% pada anak laki‐laki usia 5 – 12 tahun dan 25,1 sampai 35,8% untuk anak perempuan. Angka tersebut masihmelebihi batas non public health WHO yaitu 20%. Stunting disebabkan oleh berat bayi lahir rendah (BBLR),defisiensi gizi kronis sejak bayi, kurangnya asupan kalori, protein, vitamin dan mineral, terutama vitamin D.Stunting mengakibatkan kemampuan pertumbuhan yang rendah pada masa berikutnya, baik fisik maupunkognitif, dan akan berpengaruh terhadap produktivitas di masa dewasa.Kata Kunci : Stunting, Faktor Risiko, Anak Usia Sekolah

Merkuria Karyantina, Adam Anasti Apriyanto, Nanik Suhartatik &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Salak merupakan buah asli Indonesia yang sangat melimpah serta sudah banyak dimanfaatkan sebagai produk olahan makanan misalnya: dodol, manisan salak, selai salak, keripik salak, dan lain sebagainya. Industri olahan salak ini memiliki limbah yang cukup melimpah serta belum dimanfaatkan masyarakat, yaitu biji salak. Biji salak dapat diolah menjadi kopi biji salak dan tepung biji salak. Oleh karena itu peneliti memiliki gagasan untuk mengolah kopi biji salak sebagai bahan baku pembuatan kue kuping gajah. Kue kuping gajah merupakan makanan kecil tradisional khas Indonesia yang banyak terdapat di pasar maupun pusat oleh-oleh, memiliki bentuk yang unik serta rasa yang manis, enak dan renyah, tipis serta bermotif. Penambahan ekstrak jahe pada pembuatan kue kuping gajah diharapkan akan menambah flavor pada kue kuping gajah. Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu substitusi kopi biji salak (10, 15, dan 20%) dan penambahan ekstrak jahe (5g, 10g, dan 15g/ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan substitusi kopi biji salak dan penambahan ektrak jahe yang memiliki sifat kimia yang baik, dan secara keseluruhan lebih disukai panelis adalah 10% kopi biji salak dan penambahan ekstrak jahe 10 g/15 ml air. Hasil penelitian kue kuping gajah mengandung aktivitas antioksidan 66,96% RSA DPPH; kadar lemak 26,17%; kadar abu 1,05%; kadar protein 8,78%; kadar air 3,54%; dan kadar gula total 59,76%.Kata kunci: kue kuping gajah, kopi biji salak, ekstrak jahe.

Sukmawati Melati Putri Kedaton; Suwandi Suwandi

Akuntansi dan Ekonomi Pajak: Perspektif Global 2016 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The study aims to analyze the influence of internal control systems and the use of information technology on the quality of financial reports, with human resource competence serving as a mediating variable. The study was conducted at 18 Community Health Centers (Puskesmas) in Gresik Regency, with the main indicators being internal control systems, the use of information technology, financial report quality, and human resource competence. Using purposive sampling, a sample of 70 respondents comprising the population of Puskesmas employees in the Gresik region was selected for the study. The Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS) method was used as the data analysis technique after all primary data were collected via a questionnaire specifically designed to represent the relevant variables. Based on the research results, the quality of financial reports has a positive impact when utilizing an information technology-based internal control system. However, human resource competence does not have a maximal impact on the utilization of the internal control system; nevertheless, a positive impact can be leveraged through the use of information technology. Further mediation analysis indicates that human resource competency mediates the correlation between internal control systems and financial statement quality. Conversely, human resource competency does not mediate the relationship between the utilization of information technology and financial statement quality. This study underscores the importance of internal control systems, the utilization of information technology, and human resource competency in producing optimal financial statement quality.

Wina Puspita Sari; Afina Ruqayyah; Rico Fernando Siregar; Adrian Maulana Malik Ibrahim; Arrumaisha Ghaida Puspitasari +2 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan 2016 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service activity is motivated by the importance of Strengthening digital communication capacity within environmental communities to support the sustainability of community-based environmental conservation movements. The MAT PECI Community (Indonesian Community for Ciliwung Care) as an active partner in conservation and education along the Ciliwung River still faces limitations in managing digital organizational communication, particularly in documentation, publication, and social media optimization aspects. This activity aims to enhance the capacity of community members in utilizing digital media as a means of communication, education, and environmental advocacy. The method used is Participatory Action Research with a participatory approach that involves the community actively from problem identification, planning, implementation, to evaluation. The program includes digital communication training, mentoring in social media content creation, basic photography and videography training, and the development of community digital publication strategies. The results show an increase in members’ understanding and skills in using social media, behavioral changes toward more structured documentation, greater awareness of the importance of digital communication, and the formation of a more directed organizational communication system. The findings indicate that strengthening community-based digital communication is effective in social empowerment and supports the sustainability of environmental conservation movements.

Saefurrohman, Saefurrohman; Ningsih, Dewi Handayani Untari

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Desain Motif batik merupakan salah satu kegiatan dalam pembuatan batik, baik itu untuk batik tulis,batik cap maupun printing. Dalam melakukan desai motif batik banyak yang bisa dilakukan dengan caramengali imajinasi maupun dengan menyimbolkan dari beberapa benda yang ada yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk alur tu;ilsan di selembar kain batik.Menarik atau tidaknya suatu batik tergantung pada desain motif yang dihasilkan sehingga disukai olehpelanggan. Kepiawaian desain motif juga akan mempengaruhi nilai jual suatu batik. Motif juga bisamenggambarkan dan mencirikan asal muasal satu batik dengan ciri khas lokalnya.Batik Fraktal adalah batik yang sentuhan desainnya (corak dan ragam hiasnya) dibuat dengan rumusrumus matematika yang dikerjakan dengan teknologi komputer. Secara proses pembuatan batik fraktalmenjadi satu produk batik dibagi menjadi 2 tahap, tahap pertama adalah pembuatan desain yang dilakukanoleh tim desain fraktal, dan tahap kedua dilakukan oleh tim pembuat batik. Bentuk Fraktal mudahdimodelkan dengan metode L-System. L-System terdiri dari himpunan karakter , kumpulan aturan yangdikembangkan ke setiap karakter menjadi string karakter yang

P. Sihombing, Ranto; Palupi, Monika; Dyah Ayu, Stephana; Purnamasari, Vena

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2015 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Environmental damage occurs at this time pushed corporations to change their business strategy into environmental strategy. Hence, performance measurement system is also used toward environmental. The Result of research conducted by Perego and Hartman (2009) has found relationship between environmental strategy and the use of performance measures mediated by performance measurement system (PMS). Based on the limitation of study conducted by Perego and Hartman (2009), this study replicate and meliorate by distributing questionnaires to corporate social responsibility (CSR) division of corporations in Indonesia. Because this division is part of the corporations, they are considered to understand more on the company's policy on social and environmental. Research of this study found that relationship between environmental strategy and the use of performance measurement system mediated manager sensitivity to environment and degree of congruity. Keywords: environmental strategy, uses performance measurement, company policy, sensitivity, congruity.

Yulianton, Heribertus; Sutanto, Felix Andreas; Mulyani, Sri

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pencatatan transaksi keuangan yang cermat dan tepat sesuai penggunannya akan menghasilkan informasi yang akurat dan up to date bagi setiap pemakai dan yang membutuhkan. Tak terkecuali perusahaan kecil dengan volume transaksi yang tidak sedikit di bagian pusat dan cabang juga membutuhkan pembukuan transaksi keuangan yang dimilikinya. Dalam menjawab permasalahan dan kesulitan yang dialami oleh pengusaha dalam mengambil keputusan yang terkait operasional keuangan perusahaan, perlu dibuat suatu sistem informasi keuangan bagi pengusaha kecil berbasis area. Pada penelitian ini dikembangkan Sistem Informasi (Sisfo) Keuangan yang berlaku pada pengusaha kecil, “Batik Wijayanti Semarang”. Sistem yang dikembangkan adalah antarmuka berbasis web yang dibangun menggunakan paket perangkat lunak HTML, PHP dan MySQL. Metode pengembangan sistem ini menggunakan konsep pengembangan sistem System Development Life Cycle (SDLC). Sistem pencatatan transaksi keuangan ini mengacu pada siklus akuntansi yang dimulai dari pencatatan transaksi ke jurnal, kemudian pencatatan penerimaan dan pengeluaran pusat dan cabang, sampai dengan menghasilkan laporan keungan dalam bentuk: Buku Besar, Neraca, Laporan Laba/Rugi, dan Laporan Perubahan Modal.   Kata kunci: sisfo keuangan, area, SDLC

Eniyati, Sri; Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan usaha layanan masyarakat milik pemerintah, letaknya yang strategis dan dekat dengan masyarakat terutama di daerah pedesaan. Tidak hanya melakukan layanan kesehatan umum, namun strategis sebagai pintu utama pembangunan kesehatan keluarga utamanya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta Keluarga Berencana (KB). Pendataan, pemrosesan data, dan penyajian informasi selama ini masih banyak dilakukan manajemen konvensional. Akibatnya sering menjadi hambatan dan ketidak akuratan dalam pendataan dan pelaporan, sehingga fungsi pengambilan keputusan pada setiap level manajemen juga terkendala. Untuk itu penelitian ini bertujuan merekayasa sistem informasi KIA dan KB dalam usaha peningkatan manajemen layanan kesehatan masyarakat, yang nantinya dapat diimplementasikan di setiap Puskesmas. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis dan desain yang digunakan adalah analisis dan desain terstruktur. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan, pemrosesan, pengarsipan, serta penyajian informasi dan pelaporan, dalam rangka membantu manajemen dalam pengambilan keputusan bidang KIA dan KB di Puskesmas.   Kata Kunci : Sistem Informasi, KIA, KB, Puskesmas

Munawaroh, Siti

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah pusat layanan masyarakat yang kegiatan utamanya melayani bidang kesehatan ibu dan bayi yang letaknya paling dekat dan perannya strategis di masyarakat. Peran Posyandu sangat penting karena sebagai garda depan sistem pelayanan masyarakat dalam memonitor kesehatan keluarga. Namun begitu belum ada informasi yang memadai untuk melakukan monitoring tentang hasil kegiatan Posyandu terutama pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi monitoring yang dapat dimanfaatkan oleh kader Posyandu di tingkat wilayah tertentu agar kesehatan ibu dan bayi tetap ter-monitor seperti kecukupan gizi, vitamin, berat dan tinggi badan, dan imunisasi. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis dan desain yang digunakan adalah berbasis Objek dengan tools UML. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan, pemrosesan, pengarsipan, serta penyajian informasi dan pelaporan yang berkaitan dengan perkembangan kesehatan Ibu dan bayi. Sehingga setiap kader kelompok Posyandu, Desa/kelurahan, Kecamatan, hingga Kabupaten dapat memonitor informasi perkembangan kesehatan keluarga.   Kata Kunci : Sistem Informasi, Monitoring, Posyandu

Nusantara, Agung

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2014 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Foreign Direct Investment flows to developing countries surged in the 1990s, to become their leading source of external financing. This raises in FDI volume make government must be generate domestic policies to push FDI inflows. The first step is identification macroeconomic determinants of FDI inflows.Globerman and Shapiro (2005) suggest the macroecomic variables, such as, market size, resources, and financial sector, may be associated with FDI inflows, especially in developingcountries. The problem is how far the macroeconomic variable can push FDI inflows, in condition, imperfect economic liberalisation.This study proofs that market size, included, domestic economy (GDP) and extention of domestic economy (Openness) significantly push FDI inflow. But debt variable, despite of associated with government policy, significantly impeded FDI inflows.Key words: Foreign Direct Investment, Market Size, and Financial Sector.

Meiranto, Wahyu; Widiastuti, Kiki; Puspitasari, Elen

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2014 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

One of the important role of Management Accounting Information System (MAS) is to provide information to the right people, the right way at the right time to improve management capabilities in understanding the circumstances around it, so it was able to identify the relevant activities appropriately. The purpose of this study is to empirically examine the role of MAS as variables that mediate the effect of information technology and interdependence on performance managerial of employees inthe local government enterprises are rural banks and financial institutions sub-Central Java (PD BPR BKK). The samples in this study were obtained according to the purposive sampling technique based on criteria derived from population consisting of employees or the manager at PD BPR BKK contained in Central Java. Data were analyzed using Partial Least Square (PLS) in a of Structural Equation Modeling (SEM). Role of characteristics of MAS as variable which mediate the effect of information technology and interdependence on managerial performance examined using Sobel Test. The results of this study indicate that information technology has an indirect positive effect and significant impact on managerial performance through MAS. Interdependence also has an indirect positive effect and significant impact on managerial performance through MAS. It can be concluded that the MAS has a role as a mediating influence between the variables information technology and interdependence on managerial performance.Keywords: management accounting information system, information technology, interdependence, mediating, managerial performance.

Wibisono, Setyawan; Munawaroh, Siti

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Puskesmas-Puskesmas di Kabupaten Demak, bahwa Puskesmas-Puskesmas ini tiap harinya melayani puluhan pasien yang datang. Saat ini sistem pengolahan data pasien tiap bagian masih dikerjakan dengan cara sistem manual atau belum memanfaatkan sistem informasi Puskesmas. Dengan masih digunakannya sistem manual dan beberapa puskesmas sudah menggunakan Simpuskesmas, maka muncul berbagai permasalahan dalam pengolahan data pasiennya. Masalah-masalah ini diantaranya adalah tingginya tingkat kesalahan dalam pengolahan data pasien (data pendaftaran, data pemeriksaan, data rujukan, dan data laboratorium) dan lambatnya proses pelayanan pasien misalnya pendataan dan pencarian data pasien. Masalah lain lagi yaitu puskesmas-puskesmas yang sudah menggunakan Simpuskesmas tdak mempunyai kseragaman system, karena tiap Puskesmas melakukan swadaya sendiri-sendiri untuk pengadaan SIMPUS. Penggunaan Simpuskesmas dengan teknologi komputer untuk pengolahan data pasien  sangat diperlukan, karena dapat memberikan beberapa keuntungan dan kemudahan dalam pelayanan pasien antara lain: mempercepat pelayanan, informasi yang lebih akurat, pencarian data lebih cepat, pembuatan laporan yang lebih cepat serta keseragaman Sistem Informasi Manajemen Puskesmas di wilayah Kabupaten Demak.. Dengan adanya program Simpuskesmas berbasis cloud computing kinerja Puskesmas dapat ditingkatkan, sehingga kualitas dan mutu pelayanan menjadi meningkat.   Kata Kunci : Keseragaman Sistem, Simpuskesmas, Cloud Computing

Februariyanti, Herny; Zuliarso, Eri

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Masalah utama yang di hadapi bangsa Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan, di era globalisasi adalah rendahnya tingkat kualitas sumberdaya manusia. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah pengembangan minat baca dan kebiasaan membaca. Dari fakta tersebut, perpustakaan diharapkan sebagai pusat kegiatan pengembangan minat baca dan kebiasaan membaca. Perpustakaan mempunyai tanggungjawab yang besar terhadap peningkatan dan pengembangan minat dan kegemaran membaca. Hal ini dilatari oleh peran dan fungsi perpustakaan sebagai pusat pengembangan minat baca. Teknologi informasi dan komunikasi atau ICT (Information and Communication Technology) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan global. Oleh karena itu, setiap institusi, berlomba untuk mengintegrasikan ICT guna membangun dan memberdayakan sumber daya manusia berbasis pengetahuan agar dapat bersaing dalam era global. Pada penelitian ini dibangun Sistem Perpustakaan Digital Jurnal Elektronik sehingga mudah diakses oleh pembaca. Sistem dapat melakukan perambaan (crawler) dari halaman web. Dari proses perambaan (crawler) ini kemudian akan diunggah. Dimana jurnal elektronik yang diunggah sudah dibuat dengan format PDF. Sistem Perpustakaan Digital hanya dapat diakses lokal di lingkungan Universitas Stikubank Semarang. Kata Kunci : Perpustakaan Digital, Crawler, Jurnal Elektronik

Jananto, Arief

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Umumnya penelaahan kompetensi lulusan dilihat dari tempat kerja mereka saat ini atau dengan cara menelusuri dari angket-angket yang diisikan oleh alumni pada periode tertentu. Hal tersebut juga dapat dilakukan melalui temu alumni maupun melalui pusat informasi alumni pada tiap perguruan tinggi. Lalu bagaimana jika kompetensi tersebut dikaji pada saat sebelum mahasiswa lulus, dengan mengkaji dari nilai akademik yang telah diperoleh ? Dengan menggunakan teknik data mining khususnya metode asosiasi dengan algoritma apriori dapat digali suatu informasi dengan tingkat kepercayaan(min.confidence) suatu transaksi dengan tingkat dukungan(min. support) tertentu sehingga menghasilkan suatu aturan. Setiap matakuliah dalam sebuah kurikulum memiliki  muatan kompetensi tertentu dan sebuah kompetensi dapat disumbang oleh beberapa matakuliah.Dengan mengelompokkan nilai akademik mahasiswa ke dalam suatu kompetensi dan mengambil nilai rata-ratanya maka akan dapat diperoleh suatu peta kompetensi dengan menentukan pada tingkat rata-rata tertentu. Pencapaian kompetensi pada level minimum support 70% dan minimum confidence 75%  pada studi kasus yang dilakukan adalah pada 3 kompetensi. Yaitu Sistem Informasi (IS), System Integration (SI) dan Network and Communication (NC). Artinya bahwa sebanyak 70% calon lulusan program studi S1 Sistem Informasi tahun angkatan 2004 s/d 2007 mempunyai kompetensi yang lebih dibidang system informasi, integrasi system dan jaringan dan komunikasi dibandingkan dengan kompetensi lainnya. Selanjutnya tidak menutup kemungkinan penggunaan teknik, metode maupun algoritma yang lain dan memberikan suatu hasil yang berbeda. Penelitian ini masih dapat dikembangkan lebih jauh.Kata Kunci : Kompetensi, Data Mining, Asosiasi, Apriori