Publication Search

72,550 articles from 668 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3281-3300 of 3,453

Analytics

Ika Damayanti Sipayung; Ridesman Ridesman; Riska Susanti Pasaribu; Lasria Yolivia Aruan; Esra S.M Tambunan

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The aim of the study was to find out the description of the knowledge of mothers about premature rupture of membranes at RSIA Artha Mahinrus Medan in 2022.Background: One of the causes of high maternal morbidity and mortality is caused by premature rupture of membranes. Premature rupture of membranes is the rupture of the membranes before there are signs of labor and wait one hour before the start of labor. The incidence of premature rupture of membranes is close to 10% of all deliveries (Manuaba, 2013). Purpose: This study aims to describe or describe the knowledge of mothers about premature rupture of membranes. Methods: The type of research used was descriptive with a cross-sectional approach, the population in the study There were 87 mothers giving birth with a sample of 53 respondents. The sample technique used was accidental sampling, the analysis used was univariate analysis. Results: The study concluded that the high knowledge of birth mothers is strongly influenced by education and experience. Where from 68 respondents with higher education who have good knowledge as many as 18 respondents (72.0%). Experienced birth mothers who had good knowledge were 23 respondents (60.5%). Conclusion: Knowledge of mothers about premature rupture of membranes during pregnancy is greatly supported by education and experience. Therefore it is suggested that all parties improve services, especially in providing information about the importance of preventing premature rupture of membranes.

Herianto Bangun

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Drugs are substances that can have certain effects on those who use them by inserting the drug into their bodies. This research aims to look at the factors that influence teenagers using drugs in Surbakti Village, Simpang Empat District, Karo Regency in 2022. The type of research used in this research is quantitative analytical with a cross sectional approach method where the sample is 30 respondents using simple random sampling techniques and the type of data used is primary data obtained directly from respondents and secondary data taken from the Village head's office. Based on the research results obtained, the chi-square statistical test results based on environment obtained p=0.977, namely there is no relationship between the environment and teenagers who use drugs. Based on personality, it was obtained that p=0.084, namely there is a relationship between personality and teenagers who use drugs. Based on family, it was found that p=0.163, namely there was no relationship between family and teenagers who used drugs. Based on education, it was found that p=0.104, namely there is a relationship between education and teenagers who use drugs. This means that p is smaller than the value of a (0.05) and thus Ho is accepted and Ha is rejected, which means there is no relationship between environment, personality, family and education and teenagers who use drugs.  

Linni Susila Harianja; Parningotan Simanjuntak; Nursaima Ritonga

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Dalam pelaksanaan kegiatan posyandu belum berjalan dengan baik, dikarenakan adanya keraguan masyarakat membawa ke puskesmas karena khawatir akan penularan Covid-19. Selain kekhawatiran dari masyarakat pelaksanaan posyandu terhambat disebabkan puksesmas tidak dapat melakukan pelayanan kesehatan bergerak hingga ke seluruh wilayah kerja puskesmas dalam memberikan layanan imunisasi (Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Ibu Balita Untuk Melakukan Imunisasi Dasar Di Puskesmas Gunung Baringin Mandailing Natal Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi adalah semua ibu balita di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Penyabungan Timur Mandailing Natal yaitu sebanyak 171 Orang dengan sampel 54 orang menggunakan metode simple random sampling pada bulan April- Juni 2022. Analisis menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian uji statistik Chi Square diperoleh hubungan pengetahuan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,019. Hubungan sikap dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,000. Hubungan umur dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,053. Hubungan pendidikan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,45. Hubungan pekerjaan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,001. Terdapat Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Ibu Balita Untuk Melakukan Imunisasi Dasar Di Puskesmas Gunung Baringin Mandailing Natal tahun 2022. Diharapkan dapat tenaga kesehatan dapat senantiasa memberikan pengetahuan, pemahaman dan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya posyandu dan manfaat posyandu bagi balita agar ibu balita termotivasi untuk berkunjung ke posyandu dan menunjukkan sikap yang peduli tentang pelaksanaandan kegiatan posyandu.      

Rima Iska Marito Marbun

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberkulosis. Umumnya setelah masuk ke dalam tubuh melalui rongga pernapasan, bakteri ini akan menuju ke paruparu.Tetapi bukan hanya di paruparu,bakteri ini juga dapat menuju organ tubuh lain,seperti ginjal, limpa, tulang dan otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Hubungan antara kejadian penyakit Tuberculosis paru dengan beberapa faktor kondisi rumah yaitu Kepadatan penghuni, Kamarisasi, Ventilasi, suhu, kelembaban, dan pencahayaan . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Dengan Uji Chi-Square, adapun sampel dalam penelitian ini yaitu 65 rumah. Hasil dari penelitian ini didapatkan kepadatan penghuni yang memenuhi syarat dan menderita penyakit TBC paru yaitu 11 rumah dan tidak memenuhi syarat sebanyak 39 rumah, yang tidak menderita dan memenuhi syarat sebanyak 14 rumah dan yang tidak memenuhi syarat yaitu 1 rumah. Kamarisasi yang memenuhi syarat dan menderita sebanyak 12 rumah dan tidak memenuhi syarat sebanyak 38 rumah, yang tidak menderita dan memenuhi syarat yaitu 15 rumah dan tidak memenuhi syarat yaitu 0 rumah. Ventilasi yang memenuhi syarat dan menderita sebanyak 15 rumah dan tidak memenuhi syarat sebanyak 35, yang tidak menderita dan memenuhi syarat yaitu 14 rumah dan tidak memenuhi syarat yaitu 1 rumah. Suhu yang memenuhi syarat dan menderita sebanyak 15 rumah dan tidak memenuhi syarat sebanyak 35 rumah, yang tidak menderita dan memenuhi syarat yaitu 14 dan tidak memenuhi syarat yaitu 1 rumah. Kelembaban yang memenuhi syarat dan menderita sebanyak 22 rumah dan tidak memenuhi syarat sebanyak 28 rumah, yang tidak menderita dan memenuhi syarat yaitu 14 rumah dan tidak memenuhi syarat yaitu 1 rumah.Pencahayaan yang tidak memenuhi syarat dan menderita sebanyak 17 rumah dan tidak memenuhi syarat sebanyak 33 rumah yang tidak menderita dan memenuhi syarat yaitu 4 rumah dan tidak memenuhi syarat yaitu 11 rumah. Kesimpulan yang didapatkan yaitu ada hubungan yang signifikan antara TBC paru dengan Kepadatan penghuni, Kamarisasi, Ventilasi, Suhu,dan Kelembaban,Tidak ada hubungan anatara TBC paru dengan Pencahayaan terhadap kejadian penyakit Tuberculosis Paru . Maka itu disarankan untuk mengadakan penyuluhan tentang bahaya serta penanganan penyakit Tuberculosi Paru secara rutin oleh tenaga kesehatan terkait PHBS.    

Maria Indah Setya Dewi; Rudina Azimata Rosyidah; Windadari Murni Hartini

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kebutuhan darah di Kabupaten Nagekeo cukup tinggi, namun ketersediaan darah masih terbatas. Hal tersebut menggambarkan kurangnya kesadaran dan minat dalam mendonorkan darah. Penelitian ini dilaksanakan di Instansi Polres Nagekeo NTT dengan pertimbangan bahwa instansi Polres sering menjadi tempat rujukan bagi pihak yang membutuhkan bantuan donor darah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan minat donor darah pada anggota Polres Nagekeo NTT. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik jenis korelasi dengan desain cross sectional. Subjek penelitian ini hanya dibatasi pada anggota kepolisian yang bertugas pada instansi Polres Nagekeo, tidak termasuk anggota kepolisian yang bertugas pada Polsek. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan anggota Polres Nagekeo yang berjumlah 142 orang, dan sampelnya sebanyak 60 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling karena teknik pengambilan sampel ini memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anggota populasi untuk diambil sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan minat donor darah pada anggota Polres Nagekeo NTT, yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,001 atau lebih kecil dari 0,05. Dilihat dari nilai Pearson Correlation dengan nilai 0,431 maka arah hubungan dua variabel ini bernilai positif, sehingga dapat disimpulkan pengetahuan tentang donor darah berhubungan secara positif terhadap minat donor darah dengan derajat hubungan korelasi yang cukup kuat.  

Mohammad Satrya; Ditte Ayu Suntara; Norma Jeepi Margiyanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The Intra Uterin Device (IUD) Family Planning (FP) Program in Indonesia has been declared less successful, in its implementation until now it has experienced obstacles that are felt, among others, there are still many PUS who are not interested in using IUD. Data from the Batam City Health Office in 2018 obtained the use of IUD as much as 3.8%, Implant 5.6% FOM 0.6% and MOM 0.3%. From these data, it was obtained that the use of IUD birth control was still very low compared to Implant.The purpose of this study was to determine the relationship between husband support and maternal interest in the selection of IUD contraceptives in the work area of the Bulang Health Center, Batam City.This study used an analytical design with a cross-sectional design. The sample selection was carried out by purposive sampling of 64 respondents. The independent variable in this study was husband support, while the dependent variable was the mother's interest in the selection of IUD contraceptives. Data collection of independent and dependent variables using questionnaire measuring instruments. Data processing includes editing, coding, scoring, tabulating. The analysis used is a univariate analysis using a frequency table to describe each variable and bivariate analysis using the Chi-Squere test.The results of the analysis using the Chi Square Test obtained probability values (p value) = 0.001 (p value >0.05). 

Nenden Siti Rohmah; Asep Bayu Dani Nandiyanto

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The Intra Uterin Device (IUD) Family Planning (FP) Program in Indonesia has been declared less successful, in its implementation until now it has experienced obstacles that are felt, among others, there are still many PUS who are not interested in using IUD. Data from the Batam City Health Office in 2018 obtained the use of IUD as much as 3.8%, Implant 5.6% FOM 0.6% and MOM 0.3%. From these data, it was obtained that the use of IUD birth control was still very low compared to Implant.The purpose of this study was to determine the relationship between husband support and maternal interest in the selection of IUD contraceptives in the work area of the Bulang Health Center, Batam City.This study used an analytical design with a cross-sectional design. The sample selection was carried out by purposive sampling of 64 respondents. The independent variable in this study was husband support, while the dependent variable was the mother's interest in the selection of IUD contraceptives. Data collection of independent and dependent variables using questionnaire measuring instruments. Data processing includes editing, coding, scoring, tabulating. The analysis used is a univariate analysis using a frequency table to describe each variable and bivariate analysis using the Chi-Squere test.The results of the analysis using the Chi Square Test obtained probability values (p value) = 0.001 (p value >0.05). 

Azriyansyah, Zikri

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Poverty is a problem faced by all countries in the world, especially in developing countries. Poverty is a complex problem that is influenced by many related factors, while this study aims to analyze how and how much influence the Human Development Index, Gross Regional Domestic Product and Unemployment Rate have on Poverty Rates in Indonesia in the period 2017 to 2021. This research using multiple regression analysis with panel data as the method of analysis. This research focuses on six provinces in Indonesia as cross section data and the time range from 2017 to 2021 as time series data. The results of the study show that simultaneously there is influence between the human development index variable Gross Domestic Regional Product and the response to poverty. Then partially, the human development index variable has a negative and significant effect on the poverty variable, and for the Gross Domestic Regional Product variable it shows positive and insignificant results on the poverty variable while the relaxation variable shows positive and significant results on the poverty variable. Furthermore, the coefficient of determination shows 99.6.

Sundari , Sundari; Novemy Triyandari Nugroho

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara parsial maupun simultan variabel efikasi diri, pengetahuan kewirausahaan dan motivasi terhadap minat berwirausaha bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UDB Surakarta. Jumlah responden diperoleh sebanyak 33 mahasiswa melalui google form. Penelitian termasuk cross sectional. Data diuji validitas dan reliabilitas, dan  analisis dengan menggunakan regresi linier berganda, uji statistic dan koefisien determinasi. Hasil secara parsial menunjukkan bahwa efikasi diri memiliki pengaruh positif signifikan terhadap minat berwirausaha. Pengetahuan Kewirausahaan memiliki pengaruh negative tetapi tidak signifikan dan Motivasi berpengaruh positif tidak signifikan terhadap minat berwirausaha bagi mahasiswa, Fikom  Universitas Duta Bangsa Surakarta. Secara simultan penelitian menunjukkan efikasi diri, pengetahuan kewirausahaan dan motivasi berpengaruh positif signifikan terhadap minat berwirausaha. Koefisien determinan sebesar 0,848 yang memiliki makna bahwa sebesar 84,8 persen variabilitas dari variabel efikasi diri, pengetahuan kewirausahaan dan motivasi dapat mempengaruhi minat berwirausaha. Sisanya 15,2 persen dipengaruhi variabel lain diluar model penelitian      

Fiteriya Fiteriya; Nanik Yuliwati

International Journal of Medicine and Health 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Excessive anxiety can affect pregnancy and fetal growth. Irrational anxiety makes pregnant women uneasy and triggers stress. Babies born to stressed mothers tend to be hyperactive children and have difficulty controlling emotions(Maulana, 2016). To determine the level of anxiety of pregnant women and the factors that influence it in dealing with childbirth anxiety in the remote waters of Dabong Village, Kubu District, Kubu Raya Regency, West Kalimantan. The research methodology uses this research method using an analytical research method with a Cross Sectional approach. The sample in this study were 31 pregnant women respondents. Data analysis using univariate and bivariate data analysis. The sampling technique used was total sampling. The research instrument consisted of a DASS (Depression Anxiety Stress Scale) questionnaire for anxiety levels. Data were analyzed using Chi-square statistical test to determine the relationship between two independent variables and the dependent variable, namely the level of anxiety and the factors that influence it (age, education, occupation, parity, level of knowledge). The results of the univariate data analysis showed that the anxiety level of many pregnant women experienced anxiety with a mild level of 12 pregnant women, 7 pregnant women, 6 pregnant women heavy. Bivariate data analysis with statistical test results obtained p value = 0.018 for age, statistical test results obtained p value = 0.043 for education, statistical test results obtained value for work p = 0.035, statistical test results obtained p value = 0.024 for parity and test results statistically obtained p value = 0.029 for the level of knowledge, on the anxiety of pregnant women, it can be concluded that there is an effect of the level of anxiety of pregnant women on anxiety in facing childbirth and the factors that influence it, The conclusion of the study is that pregnant women experience anxiety with levels of anxiety from mild to severe and there is an influence on the level of anxiety of pregnant women on anxiety in facing childbirth. There is a need for health education related to pregnancy and focusing on the psychology of pregnant women as well as family support, husbands (active roles) and the environment for pregnant women. Anxiety assessments for pregnant women are also carried out.

Rosalia Rosalia; Ita Herawati

International Journal of Medicine and Health 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Background: Breast milk is a liquid generated by the mother's breast glands in the form of natural food or the most nutrient-rich and high-energy milk created during pregnancy, which is always accessible and free of contaminants (Intan & Fitria, 2020). Breast milk is a diet that includes all of the essential nutrients for the growth and development of infants (Liliek Fauziah, 2020). Postpartum refers to the period of time between the birth of the baby and the expulsion of the placenta from the uterus and the next six weeks or approximately 40 days, which are accompanied by the recovery of organs related to the womb, which undergo changes such as injuries and others related to childbirth. Research Aim: The research aims to examine the relationship between postpartum mother anxiety and the ease of nursing during the Covid-19 epidemic. Research Design: The research employs the method of analytical observation with a cross-sectional design. The sample consists of 59 postpartum mothers who gave birth between January and April of 2022. The analysis of data uses Chi Square. Research Results: This study resulted in the distribution of the frequency of the influence of the Covid-19 pandemic anxiety on the smoothness of breastfeeding as many as 24 people (40.7%) while on smooth breastfeeding for postpartum mothers as many as 33 people (55.9%), who experienced Covid19 anxiety levels in postpartum mothers. the medium category was 19 people (32.2%), the level of anxiety of the Covid-19 pandemic in postpartum mothers was low as many as 16 people (10.2%) while breastfeeding was not smooth in postpartum mothers as many as 26 people (44, 1%) P value: 0.000 which is smaller than (0.05). Conclusion and recommendation: With increasing levels of anxiety during the COVID-19 pandemic, the ability of postpartum mothers to breastfeed will be hindered. From this finding, the researcher makes a recommendation or input to postpartum women, namely to regulate their emotions so that they do not have worry over anything, particularly the covid-19 epidemic. In order to make the breast milk that will be given to the baby smooth.

Irna Juita; Elfindri Elfindri

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi  pemanfaatan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) oleh Penderita Hipertensi di Puskesmas Agam Barat Kabupaten Agam. Penelitian ini mengunakan metode penelitian (mixed methods)/Metode pengumpulan data kuantitatif dan penelitian kualitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah Populasi dalam penelitian sebanyak 728 orang Puskesmas maninjau dan Puskesmas Lubuk Basung 320 orang menggunakan Purposive sampling. Penelitian kualitatif menggunakan wawancara, telaah dokumen dan observasi pada informan dan penelitian kuantitatif menggunanakan Analisa univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan, pengetahuan, kemudahan akses dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posbindu PTM oleh penderita hipertensi. Faktor yang yang paling berpengaruh adalah kemudahan akses. Input SDM sudah cukup dan untuk dari segi kualitas perlu dilakukan pelatihan, pembinaan, Dana sudah cukup dari BOK dan Nagari. Tempat sarana dan prasana yang kurang, proses pelaksanaan Pelaksanaan skrining PTM sudah maksimal seperti penyuluhan, pemeriksaan labor dan ditindak lanjuti jika ada masalah yang ditemukan saat pelaksanaa. Output PTM yang baik dan berkelanjutan belum mencapai target sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal, hal ini terlihat masih adanya masyarakat usia 15-59 tahun belum terskrining dengan baik. advokasi dan koordinasi kepada camat dan wali Nagari untuk membentuk Masyarakat dan Kampung Peduli Hipertensi, ambilance desa, peningkatan promosi kesehatan.

Risky Fatikasari; Anggray Duvita Wahyani; Rifatul Masrikhiyah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Humans need nutrients to live, grow, develop, move, and maintain health. Nutritional needs are not the same for everyone. The growth and development of school-age children, especially teenagers, depends on providing adequate and balanced nutrition. Teenagers have more a lot of activities that affect the amount of energy the body needs. If there is an imbalance between food intake and output of energy for a long time, it can also affect the value of a person's nutritional status. Nutritional status is one of the important elements in shaping health status. Nutritional status is a condition caused by a balance between food intake and nutritional needs. The purpose of this study was to determine the relationship between food intake, physical activity, and nutritional status in students of Vocation High School 1 Tegal City. The research design use analytic with a cross sectional design approach. The research instrument use a questionnaire and direct measurement. The number of samples in this study are 33 people. Sampling methode use simple random sampling. Statistical tests were carried out using the Somers’d test with a value of 0,05. If the p value is less than 0,05 then the results of the study are meaningful. From the results of the analysis, it finds that there is a relationship between food intake and nutritional status, and there was no relationship between physical activity and nutritional status.  

Ramli, Rachmat

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Acute Respiratory Infections (ARI) are upper and lower respiratory infections caused by infection or bacteria. According to WHO (2018), 40%-60% of the world's under-five population experience ARI. ARI occurs due to many factors, including LBW, Nutritional Status, Immunization Status, and Residential Density. This study aimed to determine whether there was a relationship between these factors and the incidence of ARI at the Batua Makassar Health Center. The design of this study used an analytical survey with a cross-sectional design. The research sample consisted of 90 children under five with a simple random sampling technique, and the measuring instruments used were questionnaires and KMS. Data analysis using chi-square test. The results of the study using the chi-square test obtained a value of P = 0.049 (LBW), P = 0.013 (nutritional status), P = 0.000 (research status), P = 0.001 (density of residence) because the -value = <0.05 then Ha is accepted, it means that there is a relationship of several factors to the incidence of ARI in toddlers at the Batua Makassar Health Center. From the results of this study, it can be said that the condition of LBW, nutritional status, immunization status, and density of residence has a significant relationship. Families are expected to add information by actively participating in activities carried out by health workers on reducing factors that can cause ARI in toddlers.

Siregar, Azhari Umar; Lubis, Asnarni; Darmana, Ayi; Suyanti, Retno Dwi

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2022 Universitas Veteran Bangun Nusantara

This study aims to determine students' learning difficulties in chemistry by using zoom in achieving cognitive, sociological and psychological aspects and to further examine the difficulties faced by students. Data collection using questionnaires and tests, then using the K-Means Cluster data analysis technique, with three clusters (groups) followed by crosstab and graph analysis, using SPSS IBM 22 and followed by the RASH model. the results obtained are that (a) cognitive aspects in the form of student thinking, followed by sociological aspects and psychological aspects related to students' internal factors (b) cognitive results are tested more deeply with the Expended Score Graph. The ICC is in accordance with the RASH Model, the difficult questions to work on are questions 10 and 13 are in the analysis (C4), the Outfit MNSQ value is between 0.5-0.15 and then from the Probability graph of Student Cognitive Ability is well distributed, thus the difficulty in the cognitive aspect lies in the questions presented. These results are very useful for identifying students' cognitive limitations in chemistry learning. Thus, from the results, it is explained that cognitive is the main difficulty, with the RASCH test it is known that the level of difficulty is at the analysis.

Luluk Purnomo; Sheli Dela Saputri; Sri Mintarsih; Wijayanti

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang : Masih banyak kasus ditemukan dengan keluhan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang masih kurang, dokter datang terlambat, perawat kurang peduli pada keluhan pasien, sehingga pasien merasa mutu pelayanannya tidak sesuai, oleh karena itu pasien akan mencari tempat pelayanan kesehatan yang lebih baik. Perilaku asertif merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan di Rumah Sakit. Tujuan : menganalisa hubungan perilaku asertif perawat dengan mutu pelayanan pada pasien. Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan quasi experimental dengan rancangan penelitian cross-sectional design. Pengambilan sampel menggunakan pursosive sampling dengan 37 responden. Instrumen penelitian menggunakan alat ukur instrumen perilaku asertif perawat Liesmangku Langit dengan 12 pertanyaan dan instrumen mutu pelayanan keperawatan pada pasien Nurul dan Anisa dengan 25 pertanyaan. Uji Normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan Analisa data Chi-Square. Hasil Penelitian : Hasil uji Shapiro-Wilk pada perilaku asertif yaitu 0,364 dan mutu pelayanan yaitu 0,145. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Chi-Square, diperoleh perilaku asertif dan mutu pelayanan dengan p value = 0,031 dimana <0,05. Kesimpulan : Ada hubungan antara perilaku asertif perawat dengan mutu pelayanan keperawatan.

Bambang Irawan; Mujiburrahman, Mujiburrahman

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyakit diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakit potensial KLB yang sering disertai dengan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sumber air bersih, perilaku cuci tangan pakai sabun dan penggunaan jamban sehat. Desain penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala keluarga di Lingkungan Kampung Sumbawa Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima yang berjumlah 673 KK. Sampel dalam penelitian ini 249 KK yang diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling dan di analisis dengan menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini semua variabel penelitian ini bermakna, yaitu: sumber air bersih berpengaruh terhadap kejadian diare (p value = 0,000 < 0,05), perilaku cuci tangan pakai sabun berpengaruh terhadap kejadian diare (p value = 0,000 < 0,05) dan penggunaan jamban sehat berpengaruh terhadap kejadian diare (p value = 0,002 < 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini: 1) Ada pengaruh sumber air bersih. 2) ada pengaruh perilaku cuci tangan pakai sabun. 3) penggunaan jamban sehat. Disarankan:  1) Bagi dinas kesehatan agar membuat kebijakan tentang PHBS dan menyediakan alat penyerap kadar air yang bernama Water Softener. 2) Bagi puskesmas agar lebih meningkatkan penyuluhan tentang PHBS. 3) Bagi kelurahan agar membuat program kesehatan tentang PHBS dan mengajukan ke dinas kesehatan. 4) Bagi masyarakat agar mau menerapkan PHBS untuk mencegah terjadinya penyakit, terutama penyakit diare. 5) Bagi Peneliti lain perlu adanya penelitian lebih lanjut dengan desain penelitian dan variabel yang berbeda untuk mengetahui faktor lain yang berpengaruh terhadap kejadian diare    

Ria Angelina Jessica Rotinsulu; Hindun Rahim

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman pendamping (termasuk air jeruk, madu, air gula), yang dimulai sejak bayi baru lahir sampai dengan usia 6 bulan. Terjadinya kerawanan gizi pada bayi disebabkan karena selain makanan yang kurang juga karena Air Susu Ibu (ASI) banyak diganti dengan susu botol dengan cara dan jumlah yang tidak memenuhi kebutuhan. Pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagian besar ditentukan oleh jumlah ASI yang diperoleh termasuk energi dan zat gizi lainnya yang terkandung di dalam ASI tersebut. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang mempunyai bayi 0 – 12 bulan. Jenis penelitian retrospektif dengan pendekatan Cross Sectional. Analisis data digunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu di Puskesmas Bengkol Kota Manado (p value = 0,338 > α = 0,05) dan ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu di Puskesmas Bengkol Kota Manado (p value = 0,001 < α = 0,05). Saran yaitu Suami dan keluarga tetap berperan aktif dalam mendukung/mendorong, memotivasi dan memberi nasehat kepada istri agar memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa susu formula dan makanan lain, juga Tenaga kesehatan dalam hal ini bidan selalu memotivasi ibu untuk tetap menyusui bayi sejak lahir sampai 6 bulan serta memberikan informasi tentang manfaat ASI eksklusif.    

Sri Lasmawanti; Maria Haryanti Butarbutar; Maya Ardilla Siregar; Armili Santi

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang; Kemandirian merupakan hal atau keadaan yang dapat berdiri sendiri tanpa tergantung pada orang lain, atau suatu kemampuan dasar manusia dalam menjaga fungsi tubuh dan kehidupan yang harus dimiliki, mandiri juga dikatakan dapat merawat diri sendiri atau dapat melakukan tugas sehari – hari seperti makan, minum, mandi, berjalan, duduk, BAB, BAK dan bergerak. Tujuan; penelitian in adalah untuk mengetahui dan menganalisis hubungan kesehatan fisik, pola tempat tinggal dan dukungan keluarga pada kemandirian lansia Di Desa Helvetia Tahun 2021. Metode; Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang berumur > 60 tahun yang berjumlah 60 responde. Pengambilan sampel yang digunakan adalah Total sampling, yaitu seluruh populasi dijadikan sampel yaitu sebanyak 60 responden. Hasil; Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan Uji Chi-Square test memperlihatkan bahwa nilai signifikan dengan Faktor kesehatan fisik p-value (0,000), Faktor pola tempat tinggal p-value (0,002), dan Faktor dukungan keluarga p-value (0,001). Hasil uji bivariat menunjukan bahwa ada hubungan faktor yang berhubungan dengan kemandirian pada lansia di Desa Helvetia Tahun 2021. Kesimpulan; dalam penelitian ini menunjukan bahwa secara statistik ada hubungan faktor yang berhubungan dengan kemandirian pada Lansia Di Desa Helvetia Tahun 2021. Kepada lansia diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang faktor kesehatan fisik, faktor pola tempat tinggal dan faktor dukungan keluarga dengan kemandirian.

Norman Alfiat Talibo; Petronela Mamentu

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penggunaan gadget pada anak sudah menjadi hal yang biasa, bahkan Indonesia adalah salah satu negara yang menjadi pengguna gadget terbesar di Asia, Namun kecendurangan penggunaan gadget pada anak yang tidak tepat akan menjadikan anak kurang peduli dengan kesehatan dan teman-teman yang ada dilingkungan sekitarnya. perkembagan bahasa dan kemampuan  sosial anak Salah satu fase tumbuh kembang pada anak memiliki ciri dan tugas Perkembagan  seperti keterampilan Orangtua harus mempertimbangkan seperti motorik kasar dan motorik halus, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat adanya hubungan antara pola asuh orangtua otoriter dan demokratis dengan lamanya penggunaan gadget pada anak usia prasekola di Kelurahan Mahawu Lingkungan VII Kota Manado. Metode  Desain penelitiian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Total Poupulasi dalam penelitian berjumlah 50 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan menggunakan seluruh populasi. ukur yang diigunakan dalam penelitian ini menggunakan kuisioner dianalisa menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05 05Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-square didapatkan nilai p value tersebut lebih kecil dari nilai signifakan sebesar (0,00<0,05) hasil penelitian ini menunukan bahwa didapati Ha diterima dan Ho ditolak.Kesimpulan yang diambil adalah terdapat hubungan antara pola asuh orang tua otoriter dan demokratis terhadap lamanya penggunaan gadget pada anak usia prasekolah. Diharapkan kepada para orang tua dapat menerapkan pola asuh yang demokratis terhadap anak mereka dalam penggunaan gadget.