Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 3181-3200 of 3,528

Analytics

Kaligis, Gideon Bartolomeus; Yulianto, Sri

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Kinerja pegawai menjadi rangkuman dalam hal kualitas, kuantitas, jam kerja dan juga kerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan oleh instansi atau perusahaan, namun dalam Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara belum adanya metode untuk menentukan pengelompokkan kinerja pegawai. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan adanya pengelompokan kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara, sehingga bisa menentukan kinerja pegawai yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini dengan melakukan perbandingan metode-metode clustering untuk mendapatkan metode yang lebih baik dalam pengelompokkan cluster terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Metode pengelompokkan data kinerja pegawai yang dibuat menggunakan metode clustering k-means, k-medoids, x-means dengan menggunakan lima atribut, yaitu: orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, dan kerjasama, kemudian diolah dengan bantuan rapidminer, sehingga membagi data menjadi dua cluster yang dikategorikan sebagai nilai tinggi dan rendah. Pada tahap berikutnya mencari nilai davies bouldin index memakai bantuan rapidminer pada setiap metode yang dipakai untuk melakukan perbandingan serta menentukan metode yang lebih optimal dalam clustering. Hasil nilai yang diperoleh dari metode davies bouldin index di setiap algoritma, yaitu: k-means sebesar -0.377, k-medoids sebesar -0.930, dan x-means sebesar -0.497, maka algoritma terbaik untuk pengelompokkan data kinerja pegawai dalam penelitian ini adalah algoritma k-means, karena memiliki nilai DBI yang terkecil.

Nilawati Nilawati; Ninsah Mandala Putri Sembiring

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Adolescence between the ages of 10-19 years, is a transitional period experienced by a person with physical and psychological changes. One of the health problems that occur in adolescents is anemia. This study aims to determine the incidence of anemia, the relationship between knowledge and menstrual history in the Working Area of ​​the Stungkit Health Center, Wampu District, in 2022. This type of research is an analytical survey with a cross sectional method approach. The number of samples used was 40 people. The data analysis technique uses the Chi Square test. the results obtained from 40 respondents, obtained a value of p = 0.001 (P> 0.05) this means that there is a relationship between knowledge and the incidence of anemia in young women. p value = 0.000 (P > 0.05) this means that there is a relationship between menstrual history and the incidence of anemia in young women. 

Vinsensius Bawa Toron; Paulinus Tibo

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini dengan judul Nilai-nilai Adat dalam Komunitas Basis (KBG). Penelitian dilakukan di Desa Tanalein, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah normatif sosiologis. Komunitas Basis Gereja (KBG) sejak  Gereja perdana telah terbentuk. Komunitas Basis Gereja yang ditekankan adalah nilai kesetiaan, hidup bersama, bekerja bersama, loyalitas, saling membagi, saling mendengar, bersama melakukan pelayanan Injil Kerajaan Al1ah dan bersama menyerukan pertobatan. Bertolak dari nilai-nilai dimaksud, Gereja lokal juga telah memiliki nilai budaya telah tumbuh dan berkembang. Gereja lokal melihat itu sebagai  kekayaan dalam pengembangan KBG. Koun dan wuu’ lolon dalam bercocok tanam yang diangkat dalam penelitian ini memiliki nilai-nilai kerjasama, saling mendengar dan bersyukur. Untuk menuju model KBG masa kini, maka prinsip Koun dan wuu’ lolon  yang telah merasuk di setiap klan dalam adat istiadat dalam hal ini bercocok tanam harus menjadi menjadi prinsip-prinsip yang menjiwai sebuah KBG. 

Afriansyah Afriansyah; Immanuel Womsiwor

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penyelenggaraan penyuluhan pertanian belum cukup optimal, sehingga belum mampu mewujutkan sumber daya manusia pertanian yang profesional, kreatif, inovatif, dan berwawasan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penghambat kelompok tani di Kabupaten Manokwari Papua Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan Teknik analisis data pengamatan langsung (participant observation) dan forum group discussion. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskritif dan ditampilkan secara tabel (tabulasi), dengan perhitungan frekuensi dan rataan skor. Hasil penelitian menerangkan bahwa Kemampuan kelompok dalam pemanfaatan sumber daya dan pelestarian lingkungan belum mencapai hasil yang maksimal, hal ini menyebabkan pengetahuan petani rendah. Keaktifan penyuluh dalam memberikan bimbingan kepada petani masih terlihat sangat kurang, disebabkan terbatasnya jumlah tenaga penyuluh dan luasnya wilayah kerja serta jumlah kelompoktani banyak, waktunya terbatas. Kemampuan kelompok dalam bekerjasama dengan mitra usaha yang mendukung kegiatan usaha tani baik dibidang sarana produksi, pengolahan, pemasaran dan permodalan.    

Masliha Masliha

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kanker serviks merupakan kanker perempuan terbanyak kedua dengan jumlah kasus 36.633 (17,2%) di Indonesia. Diantara upaya pencegahan kanker serviks adalah dengan peningkatan pemahaman wanita usia produktif tentang kanker serviks beserta segala permasalahannya menggunakan media saintifik booklet. Metode penelitian menggunakan desain penelitian quasi-eksperiment dengan jenis rancangan penelitian“One Groups Pretest-Posttest Design” Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 52 responden wanita usia subur di Desa Losarang Wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu dan analisa data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian: tingkat pengetahuan sebelum dilakukan intervensi sebanyak 26 orang (50%) termasuk kategori kurang dan sesudah dilakukan intervensi sebanyak 20 orang (38,4%) termasuk kategori baik. Uji Paired Samples Test, rata-rata perbedaan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi adalah sebesar 2,615. Artinya ada peningkatan pengetahuan sebesar 2,6 poin. Hasil perhitungan nilai “t” adalah sebesar 10.795 dengan p-value 0.000 (uji 2-arah). Hal ini berarti Ho ditolak. Kesimpulan: terdapat perbedaan yang bermakna tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah dilakukan intervensi berupa pendidikan kesehatan dengan media Booklet Masayu Menampik di Desa Losarang Kecamatan Losarang Wilayah Kabupaten Indramayu. Saran: hendaknya dalam upaya pencegahan kanker serviks, tenaga Kesehatan dalam hal ini perawat memberikan penyuluhan Kesehatan dengan menggunakan booklet Masayu Menampik agar Wanita usia subur di Desa Losarang Kabupaten Indramayu meningkat pengetahuannya tentang kanker serviks dan pencegahannya.    

Rafi’ah Rafi’ah; Iga Maliga; Ana Lestari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perawat selalu berhadapan langsung dengan bahaya sehingga risiko pekerjaannya sangatlah tinggi. Peran Perawat sangat di perlukan dalam suatu rumah sakit karena tenaga perawat sangatlah penting, yang berfokus pada menjaga, mengobati, memberi semangat, mengembalikan kesehatan yang optimal baik individu, keluarga dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko kesehatan dan keselamatan kerja pada perawat di rumah sakit. Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat di Rumah Sakit X yaitu Pada 26 Orang Perawat. Jumlah sampel yang akan diambil dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi (total sampling) yaitu berjumlah 26 orang. Penelitian ini menggunakan form isian identifikasi potensi bahaya yang disusun berdasarkan Job Description perawat. Hasil identifikasi risiko bahaya pada perawat bahaya yang teridentifikasi yang paling banyak dialami oleh perawat adalah bahaya Psikososial yaitu kelelahan kerja dan mengantuk (76,9%). Aktivitas mobilisasi dan perubahan posisi pasien risiko bahaya yang teridenfikasi pada responden adalah tangan tertimpa atau terjepit dan sakit punggung (69,2%). Risiko bahaya yang terindentifikasi untuk aktivitas pemasangan infus yaitu terkena cipratan atau cairan darah pasien dan tertusuk jarum (38,4%). Sehingga upaya pengendalian yang harus dilakukan yaitu dengan diberikan jam istirahat yang cukup, rotasi kerja, SOP kerja yang sesuai dan menyediaan APD yang sesuai dengan pekerjaan perawat agar terhindar dari kecekakaan kerja dan penyakit akibat kerja.  

Nourma Mahse; Nur Azizah; Eva Ratna

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Campak (Measles) dan Rubella (MR) adalah penyakit infeksi menular melaluisaluran napas yang disebabkan oleh virus Campak dan Rubella.  Puskesmas Jambur lak lak yang paling rendah cakupan imunisasi Measles, Rubella (MR) nya rendah yaitu 3,7%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi Measles, Rubella (MR) di Puskesmas Jambur Lak Lak Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2020. Jenis Penelitian merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jambur Lak Lak Kabupaten Aceh Tenggara sebanyak 51 orang dengan teknik total sampling dengan menggunakan Teknik analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan dengan pemberian imunisasi MR pada balita di wilayah kerja Puskesmas Jambur Lak Lak Kabupaten Aceh Tenggara adalah umur (p=0,006) pendidikan (p=0,332), Sikap (p=0,014), sumber informasi (p=0,084). Variabel yang tidak memiliki hubungan dengan pemberian imunisasi MR pada balita di wilayah kerja Pusekesmas Jambur Lak Lak Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2020 adalah pendidikan (p=0,332) dan sumber informasi (p=0,084). Diharapkan kepada tenaga kesehatan Di Puskesmas Jambur Lak Lak Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2020 untuk memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan kepada masyarakat terutama keluarga yang memiliki anak usia 9 bulan – 15 tahun secara rutin tentang imunisasi Measles.

Nur Fatimah Sam Pohan; Lasria Simamora; Edy Marjuang Purba

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Angka Kematian Ibu merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu. Hal ini terkait dengan fase kehamilan, persalinan dan nifas pada ibu dan fase tumbuh kembang pada anak. Berdasarkan data profil kesehatan Kabupaten Deli Serdang tahun 2019 Cakupan K1 di Kabupaten Deli Serdang mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2018 menjadi 98,58% pada tahun 2019. Demikian juga dengan cakupan K4 yang menurun menjadi 93,04%. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Ibu Dengan Kunjungan Ante Natal Care Di wilayah kerja Puskesmas Galang Tahun 2021. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang bersifat observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM II yang berkunjung sebanyak 36 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan uji bivariat didapatkan pengetahuan mempunyai nilai p-value sebesar 0,005<0,05 demikian juga tentang karakteristik umur nilai p-value 0,036 dan paritas mempunyai nilai p-value 0,907 sedangkan karakteristik pendidikan mempunyai nilai p-value 0,036<0,05. Dari hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kunjungan antenatal care, karakteristik pendidikan mempunyai hubungan yang signifikan dengan kunjungan antenatal care di wilayah kerja puskesmas Galang tahun 2021. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat memberikan konseling/penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan dan meningkatkan mutu pelayanan terutama dalam pelayanan antenatal sehingga ibu dapat termotivasi dalam melakukan pemeriksaan kehamilan khususnya dimasa pandemi Covid-19.

Sri Rahayuningsih; Dyah Rini Prihastuty

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari kegiatan Program Kemitraan bagi Msyarakat ini adalah memberikan Teknologi tepat guna bagi Usaha Kecil yang bergerak di bidang jasa pertamanan. Sasaran dari program kemitraan bagi masyarakat ini adalah pemilik usaha di bidang Jasa pertamanan. Permasalahan yang dihadapi oleh Ukm Jasa pertamanan adalah tidak adanya peralatan atau tehnologi Tepat Guna dalam mendukung kegiatan pertamanan tersebut, selain itu praktek manajemen usaha juga belum di sentuh dalam melakukan usaha, misalnya mempromosikan hasil taman yang di perbaiki atau yang dibuat, sehingga konsumen akan tertarik akan hasil kerja jasa pertamanan tersebut, Pengusul program kemitraan pada masyarakat sepakat dengan mitra untuk melakukan pengadaan teknologi tepat guna dalam pelaksanaan pekerjaan jasa pertamanan dan pemberian pengetahuan tentang promosi hasil jasa pertamanan. Kegiatan PKM ini telah dilaksanakan dengan Pengadaan TTG berupa Alat Pemotong Rumput. TTG (Alat Pemotong Rumput) tersebut telah di serah terimakan kepada Mitra. Kegiatan PKM ini juga telah memberikan Pelatihan Promosi melalui Media social kepada Mitra, sehingga lebih dikenal oleh masyarakat.

Esther Siringo-ringo

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Postpartum blues or often called baby blues or maternity blues is a mild psychological disorder that occurs temporarily, namely 2 days to 2 weeks after giving birth, which is characterized by anxiety, easy panic, fatigue, often blaming yourself and feeling unable to take care of the baby. This research aims to determine the relationship between husband's support, family support and adjustment to the new role as a mother with the incidence of postpartum blues in the working area of ​​the Sigompul Community Health Center, Lintong Nihuta District, Humbang Hsundutan Regency in 2023. Quantitative research with a cross-sectional design, was conducted in the working area of ​​the Community Health Center Sigompul Kec. Lintong Nihuta Kab. Humbang Hasundutan from January to May 2023. The respondents for this research were 80 people. Sampling was carried out using proportional sampling technique. The research instrument used was a questionnaire. Univariate and bivariate analysis used chi square (p<0.05).

Ika Agustina; Haria Saputri

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan penopang perekonomian Indonesia untuk saat ini. Tetapi, kenyataan di lapangan UMKM sulit berkembang. Hal ini dilatarbelakangi oleh pengelolaan keuangannya yang masih dicampuradukkan dengan keuangan pribadi para pelaku UMKM. Dalam kesempatan ini dilakukan penyuluhan tentang pengelolaan keuangan usaha dan praktik mencatat transaksi keuangan bagi UMKM di Kawasan Wisata Ciung Wanara dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM dalam menjalankan dan mengembangkan kegiatan usahanya. Harapan akhir dari kegiatan pengabdian ini adalah para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya yang pada akhirnya mampu menyerap tenaga kerja di sekitar mereka dan efek berikutnya akan mampu mengurangi angka pengangguran serta mengurangi angka kemiskinan

Cristhoper Noveno Ambertaso Putra; Muchtadi , Muchtadi; Hartono, Hartono

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This research aims to produce learning media for the Ethnomathematics Student Worksheet on Traditional Market Snacks in Pontianak City on the flat-sided building material that reaches the level of validity, practicality, and effectiveness. This study uses a 4D design model, which is modified into 3D, namely define (definition), design (design), development (development), without using the fourth stage, namely disseminate, because this refers to the initial goal of this research is to develop valid, practical and effective media contained in the third step of the development of this model, namely development. The subjects in this study were students of class VIII SMP Suster Pontianak with a total of 20 students. The instruments used in this study were validation sheets, questionnaires, and test questions. Based on the results of the first study, the validation of the Ethnomathematics Student Worksheet with an average value of 84,76% from expert activities was very valid with a very good category. The second is the value of practicality, seen from the value of the questionnaire filled in by the teacher, the percentage is 97% with very practical criteria. to see the effectiveness of the ethnomathematics-based student worksheet learning media compared to the Likert scale index, with a percentage of 81.11% in the very effective criteria.    

Desi Pramita Sari; Haryani Haryani

DHARMA EKONOMI 2022 sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharmaputra Semarang

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi, kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan pada PT. BPR Mandri Artha Abadi di Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. BPR Mandri Artha Abadi di Semarang dengan berjumlah 136 orang. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh anggota populasi dengan metode sensus. Penelitian ini menggunakan teknis analisis regresi berganda. Hasil pengujian hipotesis pengaruh variabel kompetensi terhadap kinerja karyawan ditunjukan nilait hitung =2,953 > t tabel =1,657 dan angka signifikansi sebesar 0,004 < = 0,05 sehingga signifikan. Dengan demikian hipotesis (H1) bahwa kompetensi berpengaruh berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan terbukti. Koefisien regresi variabel kompetensi atau β1 (beta) = 0,214 (positif) maka dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi kompetensi, semakin tinggi kinerja karyawan. Pengujian hipotesis pengaruh variabel kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan ditunjukan nilait hitung = 2,389> t tabel =1,657dan angka signifikansi sebesar 0,018 < = 0,05 sehingga signifikan. Dengan demikian hipotesis (H2) bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawanterbukti. Koefisien regresi variabel kepuasan kerja atau β2 (beta) = 0,215 (positif), maka dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi kepuasan kerja, semakin tinggi kinerja karyawan. Pengujian hipotesis pengaruh variabel komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan ditunjukan nilait hitung = 5,229>t tabel =1,657 dan angka signifikansi sebesar 0,000 <  = 0,05 sehingga signifikan. Dengan demikian hipotesis (H3) bahwa komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan terbukti. Koefisien regresi variabel komunikas atau β3 (beta) = 0,453 (positif), maka dapat diinterpretasikan bahwa semakin baik komitmen organisasi yang diberikan, semakin tinggi kinerja karyawan. Berdasarkan hasil penelitian ini, PT. BPR Mandri Artha Abadi di Semarang agar lebih memperhatikan kompetensi dari karyawannya, membuat kepuasan kerja yang baik dan meningkatkan komitmen organisasi agar dapat meningkatkan kinerja karyawan.

Tri Lestari Hadiati

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Sumber daya manusia memiliki peranan penting dalam memberikan pelayanan, karena tanpa sumber daya manusia suatu kegiatan tidak dapat berjalan dengan baik. Untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat diperlukan berbagai aspek penting, seperti pelayanan prima, profesionalisme dan budaya kerja.  Tujuan  dari  penelitian ini  adalah  untuk  mengkaji  dan  menganalisis  pengaruh  pelayanan  prima, profesionalisme dan budaya kerja secara bersama-sama pada kepuasan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pelayanan prima, profesionalisme dan budaya kerja pada kepuasan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Jadi dalam penelitian ini tidak menggunakan perlakuan terhadap variabel penelitian tetapi meneliti fakta-fakta yang telah terjadi dan telah dilakukan oleh subjek penelitian. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pelayanan prima berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kepuasan masyarakat, profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kepuasan masyarakat, budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan pada peningkatan kepuasan masyarakat di Kecamatan Candisari Kota Semarang.

Aditya Rachmadi; Mochamad Taufiq

DHARMA EKONOMI 2022 sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharmaputra Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis “Pengaruh Kompetensi, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Karyawan Pada Hotel Wimarion Semarang.” Metode pengumpulan data menggunakan kusioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sensus. Sampel sebanyak 54 responden merupakan Karyawan Pada Hotel Wimarion Semarang. Berdasarka hasil penelitian, dihasilkan bahwa variabel kompetensi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hal ini ditunjukan nilai t hitung lebih besar dari t table yaitu 2,250 > 1,675, dengan nilai sig. Sebesar 0,029 > 0,05 serta koefisien regresi (β1) bertanda positif sebesar 0,218 dapat diartikan bahwa semakin tinggi kompetensi yang dimiliki maka akan semakin tinggi kinerja karyawan. Jadi hipotesis terbukti. Variabel kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hal ini ditunjukan nilai t hitung lebih besar dari t table yaitu 2,264 > 1,675, dengan nilai sig. sebesar 0,011 < 0,05 serta koefisien regresi (β2) bertanda positif sebesar 0,280 dapat diartikan bahwa semakin memuaskan kompensasi yang diberikan maka akan semakin tinggi kinerja karyawan. Jadi hipotesis terbukti. Sedangkan variabel lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hal ini ditunjukan nilai t hitung lebih besar t tabel yaitu 4,437 > 1,675, dengan nilai sig. Sebesar 0,000 < 0,05 serta koefisien regresi (β3) bertanda positif sebesar 0,471 dapat diartikan bahwa semakin baik lingkungan kerja non fisik karyawan maka akan semakin tinggi kinerja karyawan. Jadi hipotesis terbukti.

Safira Fildza; Munawar Noor

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis implementasi kebijakan go digital dalam pelayanan administrasi kependudukan di  Dispendukcapil Kota  Semarang dan  faktor pendorong   serta   kendala-kendalanya.  Penelitian   ini   menunggunakan  pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian ini terdiri dari Kepala Bidang Administrasi Kependudukan, petugas loket pelayanan dan pemohon layanan administrasi kependudukan di Dispendukcapil Kota  Semarang.  Analisis  data  secara  deskriptif  kualitatif  mulai  dari  reduksi  data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi kebijakan go digital dalam pelayanan administrasi kependudukan di Dispendukcapil Kota Semarang didukung adanya komunikasi yang baik, sumberdaya, adanya diposisi dan struktur birokrasi. (2) Faktor pendorong meliputi adanya kewenangan untuk menyelenggarakan   pelayanan   administrasi   kependudukan;   adanya   perencanaan program  dan  kegiatan  yang  mendukung  pelaksanaan  Sistem  Administrasi Kependudukan;  adanya  koordinasi  yang  baik  dengan  organisasi  perangkat  daerah melalui Perjanjian Kerjasama. Faktor kendala yaitu belum optimalnya pelayanan publik berbasis teknologi informasi dan inovasi pelayanan administrasi kependudukan; belum optimalnya pengelolaan SIAK, capaian kepemilikan dokumen belum sesuai target; kurangnya keterpaduan, sinkronisasi data kependudukan antar instansi; dan belum adanya   Peraturan   Walikota   sebagai   pedoman   pelaksanaan   teknis   implementasi kebijakan go digital. Selain itu, kendala dari masyarakat yaitu kurangnya pengetahuan dan  kesadaran masyarakat untuk  penggunaan teknologi dalam  layanan administrasi kependudukan, dan kendala trouble jaringan.

Linni Susila Harianja; Parningotan Simanjuntak; Nursaima Ritonga

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Dalam pelaksanaan kegiatan posyandu belum berjalan dengan baik, dikarenakan adanya keraguan masyarakat membawa ke puskesmas karena khawatir akan penularan Covid-19. Selain kekhawatiran dari masyarakat pelaksanaan posyandu terhambat disebabkan puksesmas tidak dapat melakukan pelayanan kesehatan bergerak hingga ke seluruh wilayah kerja puskesmas dalam memberikan layanan imunisasi (Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Ibu Balita Untuk Melakukan Imunisasi Dasar Di Puskesmas Gunung Baringin Mandailing Natal Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi adalah semua ibu balita di Puskesmas Gunung Baringin Kecamatan Penyabungan Timur Mandailing Natal yaitu sebanyak 171 Orang dengan sampel 54 orang menggunakan metode simple random sampling pada bulan April- Juni 2022. Analisis menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian uji statistik Chi Square diperoleh hubungan pengetahuan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,019. Hubungan sikap dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,000. Hubungan umur dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,053. Hubungan pendidikan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,45. Hubungan pekerjaan dengan kunjungan ibu balita nilai p=0,001. Terdapat Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Ibu Balita Untuk Melakukan Imunisasi Dasar Di Puskesmas Gunung Baringin Mandailing Natal tahun 2022. Diharapkan dapat tenaga kesehatan dapat senantiasa memberikan pengetahuan, pemahaman dan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya posyandu dan manfaat posyandu bagi balita agar ibu balita termotivasi untuk berkunjung ke posyandu dan menunjukkan sikap yang peduli tentang pelaksanaandan kegiatan posyandu.      

Daniel Imam Hari Basuki; Darsono Darsono

JURNAL EKONOMI MANAJEMEN AKUNTANSI 2022 sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Putra Semarang

This study aims to analyze "The Influence of Competence, Work Motivation and Career Development on Employee Performance at PT Kayamas Intitama Semarang". Methods of data collection using a questionnaire. The sampling technique used random sampling technique. A sample of 60 respondents is an employee at PT Kayamas Intitama Semarang. Based on the results of the study, the competence variable has a positive effect on employee performance. This is indicated by the calculated t value that is greater than the t table, namely 5.608 > 1.672, with a sig value. of 0.000 <0.05 (significant). The magnitude of β1 0.402 (positive sign) means that the higher the competence, the higher the employee's performance. Work motivation has a positive effect on employee performance. This is with the calculated t value of 6.400 > t table, namely 1.672 with a sig. of 0.000 <0.05 (significant). The magnitude of β2 is 0.467 (positive sign), meaning that the better the work motivation, the higher the employee performance. Career development has a positive effect on employee performance. This is indicated by the calculated t value which is equal to 5.042 > t table which is 1.672 with a sig value. of 0.000 <0.05 (significant). The magnitude of β3 is 0.345 (positive sign), meaning that the higher the employee's career development, the higher the employee's performance.

Avilia Moza Pramesti; Wachid Fuady R

JURNAL EKONOMI MANAJEMEN AKUNTANSI 2022 sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Putra Semarang

This study aims to analyze "The Influence of Leadership Style, Workload, and Incentives on Employee Performance at CV Gemilang Abadi Semarang." Methods of data collection using a questionnaire. The sampling technique used random sampling technique. A sample of 82 respondents were employees at CV Gemilang Abadi Semarang. Based on the results of the study, leadership style has a positive effect on employee performance. This is shown by the value of t count is greater than t table, namely 3.632 > 1.664, with a sig value. of 0.001 <0.05. Leadership style (β1) has a positive sign of 0.266 which means that the better the leadership style, the higher the employee performance. Thus it can be concluded that H1 is accepted, so the hypothesis stating that leadership style has a positive effect on employee performance is proven. Workload has a positive effect on employee performance. This is shown by the t-value that is greater than the t-table, namely 3.941 > 1.664, with a sig. By 0.000 > 0.05. Workload (β2) has a positive sign of 0.295 which means that the more appropriate the workload is, the better the employee's performance. Thus it can be concluded that H2 is accepted, so the hypothesis stating that workload has a positive effect on employee performance is proven. Incentives have a positive effect on employee performance. This is shown by the greater t-count value of t-table, namely 8.699 > 1.664, with a sig. 0.000 < 0.05. Incentives (β3) have a positive sign of 0.590 which means that the higher the incentives given, the higher the employee's performance. Thus it can be concluded that H3 is accepted, so the hypothesis stating that incentives have a positive effect on employee performance is proven.

Rayana Rayana; Zainal Ruma; Muhammad Ilham Wardhana Haeruddin; Agung Widhi Kurniawan; Uhud Darmawan Natsir

Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah reward dan komitmen organisasi mempengaruhi disiplin kerja karyawan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 68 karyawan di PT. PLN (Persero) UP3 Makassar Utara. Kemudian Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan menggunakan Statistical Product and Servise Solution (SPSS) V.25.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel reward (X1) dan komitmen organisasi (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja dan variabel reward (X1)memiliki pengaruh positif dan signifikan yang lebih besar dibandingkan dengan komitmen organisasi (X2). Secara simultan kedua variabel bebas reward (X1) dan komitmen organisasi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat yakni disiplin kerja(Y).